Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 21 Juni 2020

HMJ IQTAF IAIN Cirebon Menggelar Dirasah Digital Menghafal Al Quran


FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar Dirasah Digital.

Acara yang berlangsung via live instagram itu mengusung tema "Menghafal Al-Qur'an Metode Lauh". Minggu, (21/6/2020)

Qotrunnada, selaku Divisi Minat dan Bakat HMJ-IQTAF mengatakan, acara ini sebagai upaya membudayakan menghafal Al-Qur'an bagi masyarakat, atau khususnya bagi kalangan mahasiswa.

"Untuk di Indonesia sendiri bisa kita terapkan metode ini, jika memang lebih banyak kemanfaatan yang di dapat, untuk menambah kualitas dan menjaga pribadi penghafal Al-Qur'an," kata Nada

Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengaku, Kegiatan bertujuan untuk memupukkan semangat dalam menghafal Al-Qur'an.

"Dalam menghafal Al-Qur'an memang biasanya masing-masing individu mempunyai metode tersendiri, metode ini hanya penawaran saja dan mungkin bisa jadi pilihan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga merupakan identitas dari jurusan mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu sendiri.

Nadia Abdurrahman, selaku narasumber menyampaikan, jika dilihat dari segi bahasa, kata lauh sendiri dalam bahasa arab mempunyai arti 'papan' jadi bisa diartikan menghafal Al-Qur'an menggunakan media papan.

"Metode ini biasa dilakukan oleh orang-orang di negara Maroko, al-Jazair, Tunisia dan sekitarnya yang berada disetikar kawasan ujung Afrika, mereka masih menggunakan alat tradisional yaitu papan. Papannya sendiri terbuat dari pelapah pohon zaitun sedangkan qira'at yang biasa mereka baca ialah qira'at warasy," ujar alumnus Institut Imam Nafie Tanger Maroko itu.
  
Akan tetapi, kata dia, menghafal Al-Qur'an dengan metode apapun itu baik, tergantung pribadi masing-masing lebih nyaman lebih suka dengan metode yang seperti apa.


"Kalau metode lauh sendiri tidak hanya khatam secara hafalan, tetapi khatam secara tulisan, karena penekanan dengan metode lauh yaitu penalaran atau gambaran ayat-ayat yang dihafalkan. Semakin banyak melibatkan anggota tubuh untuk menghafal semakin banyak juga faedah yang dirasakan bagi orang yang menghafalkan Al-Qur'an," ujarnya. (Fal)

Kamis, 18 Juni 2020

BUMN Resmi Mengangkat M.Adji Sebagai Direktur Operasi Dan Komersial PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)


FOKUS MAKASAR-- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengangkat M. Adji sebagai Direktur Operasi dan Komersial PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

Hal tersebut sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV Nomor SK : 210/MBU/06/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV yang dibacakan melalui video conference pada, Kamis (18/6).

Sebelumnya, M. Adji menjabat sebagai Direktur Utama PT IPC Terminal Petikemas sejak April 2017 hingga Juni 2020. Beliau menggantikan Riman S. Duyo yang telah menjabat sebagai Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo IV periode 2017-2020.

Corporate Secretary PT Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto mengatakan, pengangkatan M. Adji sebagai Direktur Operasi dan Komersial adalah sebagai bentuk penyegaran yang dilakukan oleh Kementerian BUMN.

“Pengangkatan direktur baru dalam sebuah perusahaan adalah hal yang biasa, ini juga sebagai bentuk penyegaran bagi Perseroan,” kata Toto.

Dia juga berujar, seluruh jajaran Komisaris, Direksi, Staf dan Karyawan PT Pelindo IV mengucapkan terima kasih atas semua pengabdian dan dedikasi Bapak Riman S. Duyo selama menjabat sebagai Direktur Operasi dan Komersial, di mana beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV periode 2016 - 2017.

“Sukses selalu untuk Bapak Riman dan selamat menjalankan amanah yang baru sebagai Direktur Operasi dan Komersial di PT Pelindo IV buat Bapak M. Adji,” ujarnya.

Berikut susunan Direksi PT Pelindo IV yang baru:

1. Direktur Utama : Prasetyadi

2. Direktur Teknik : Prakosa Hadi Takariyanto

3. Direktur Operasi dan Komersial : M. Adji

4. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) : M. Asyhari

5. Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis : I M. Herdianta

6. Direktur Keuangan : Choirul Anwar. (dade)

Kepala Divisi Damri Tinjau Langsung Penerapan Protokol Kesehatan


FOKUSJAKARTA - Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis Damri, Sandry Pasambuna dan Direktur Teknik & Fasilitas Damri, Arifin beserta jajaran Kepala Divisi Damri meninjau langsung penerapan protokol kesehatan dalam masa transisi new normal di Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Kantor Damri Logistik, Kantor Cabang Jakarta, Kantor SBU Transjakarta Busway Koridor 1 & 8 dan Kantor Divisi Regional 1.

"Peninjauan ini adalah bentuk pelaksanaan untuk menindaklanjuti dan memastikan implementasi protokol kesehatan untuk bus sehat (bebas COVID-19) telah dilaksanakan dengan baik di lapangan," kata Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis Damri, Sandry Pasambuna, Kamis (18/6).

Memastikan pula proses penanganan untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 di dalam transportasi publik sudah berjalan sesuai protokol kesehatan pada perusahaan sesuai Surat Edaran Direksi Damri Nomor : 0007/HK.005/SED/00/DU/V-2020 tanggal 15 Mei 2020 tentang Protokol umum dalam rangka penanganan Covid-19 di Lingkungan Damri, dan protokol Covid-19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pernomalan baru sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 41/2020 tentang Perubahan atas Permenhub No. PM 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tanggal 20 Mei 2020 tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Covid19 Di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemi, Surat Edaran Kepala BNPB selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tanggal 6 Juni 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 serta Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

Manajemen mengapresiasi atas kinerja tim Damri di lapangan terkait penanganan protokol Covid-19, juga terhadap kesiapan bus sehat (armada Damri) serta Damri Logistik untuk melayani masyarakat pada masa transisi menuju new normal, sekaligus meninjau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pengemudi dari Pemerintah. 

"Damri sebagai salah satu perusahaan transportasi darat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan kenyamanan kepada pelanggan guna mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan fase menuju new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat," ujarnya. (dade)

New Normal, Momentum PT Pelabuhan Indonesia II Percepat Pelayanan Ke Digital


FOKUS JAKARTA - Era normal baru menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC untuk mempercepat pergeseran layanan kepelabuhanan ke arah digital. IPC akan terus mendorong semua pemangku kepentingan, terutama para pengguna jasa untuk bersama-sama melakukan transformasi ke arah aktivitas bisnis digital.

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan transformasi menuju digitalisasi di pelabuhan itu tidak hanya terbatas pada penerapan teknologi, namun juga menyangkut proses dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kuncinya adalah kolaborasi.

"Butuh komitmen kuat semua pemangku kepentingan untuk mempercepat digitalisasi kepelabuhanan,” Arif Suhartono, Kamis (18/6).  

Transformasi digital yang dilakukan IPC terbagi menjadi 2dua fokus, yakni internal dan eksternal. Di lingkup internal, IPC telah menerapkan sistemisasi dan menggunakan aplikasi digital, baik di sisi laut maupun di sisi darat yang mencakup terminal pelabuhan, pergudangan serta area pendukung lainnya.

"Di sisi laut, misalnya, IPC memanfaatkan teknologi inaportnet serta aplikasi digital lain seperti VMS, VTS, MOS, SIMOP untuk aktivitas labuh, kapal pandu, kapal tunda, kepil dan tambat. Di sisi terminal ada aplikasi TOS, NPK TOS, dan Car Terminal Operating untuk kegiatan bongkar muat serta pemindahan barang. Sedangkan di area pendukung IPC sudah memanfaatkan aplikasi Behandle Operating System, Warehouse Operating System, serta Autogate System," ujarnya. 

Untuk eksternal, khususnya pengguna jasa, sejak beberapa tahun lalu IPC sudah memperkenalkan platform E-Service yang memudahkan pelayanan secara online. E-Service tersebut di antaranya layanan registrasi, booking, billing, tracking, pembayaran, dan pengaduan pelanggan (e-care).

"Selama pandemi Covid-19, berbagai platform digital yang disiapkan IPC terbukti efektif menjamin kelancaran layanan kepelabuhanan," ungkap Arif.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan di era normal baru ini, pemanfaatan platform e-Service akan diperkuat. Pihaknya mendorong pengguna jasa terus memanfaatkan e-Service dan melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan penerapan protokol kesehatan, di mana aktivitas pertemuan langsung atau tatap muka diminimalisir.

"IPC hanyalah satu mata rantai yang ada dalam rantai logistik. Di pelabuhan ada 18 institusi atau lembaga lain yang juga menjadi bagian dari sistem logistik nasional. Jika semua pelayanan di Pelabuhan bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi, maka akan tercipta model bisnis baru di pelabuhan yang lebih cepat, lebih mudah dan transparan. Sejak lima tahun lalu IPC sudah memperkenalkan Port Community System (PCS) yang bisa digunakan sebagai platform bersama bagi semua pemangku kepentingan di pelabuhan," katanya.

PCS merupakan sebuah sistem yang bisa memfasilitasi pertukaran informasi, data dan dokumen secara cepat dan mudah. Namun pemanfaatannya memang belum secepat yang diharapkan, karena mengubah kebiasaan-kebiasaan lama. Saya yakin era normal baru ini mendorong kita semua untuk mengarah pada pemanfaatan platform digital yang akan mempercepat semua pelayanan di pelabuhan. (dade)

Polres Kepulauan Seribu Bersama Pelaku Wisata Dan Pengelola Wisata Resort Bahas SOP Protokol Kesehatan


FOKUS JAKARTA - Polres Kepulauan Seribu menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan Penerapan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata yang diadakan di Dermaga 22 Marina Ancol.

Wakapolres Kepulauan Seribu KP Asep Alhuda, S.T didampingi Kasat Binmas saat membuka acara menyatakan, bahwa kegiatan Forum Group Discussion ini merupakan kegiatan rutin di Polri khususnya Sat Binmas. 

Saat ini kita menghadapi pasca New Normal terkait Covid-19 yang akan diterapkan oleh pemerintah dalam waktu dekat dengan mengedepankan protokol kesehatan 

"Kami, Kapolres Kepulauan Seribu mengajak kepada rekan rekan pelaku usaha wisata dan pengguna jasa bahari untuk sama sama mentaati dan nantinya dilaksanakan dengan benar dan baik terkait SOP protokol kesehatan yang akan kita bahas dan kita sepakati bersama," ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, Polres bersama pelaku wisata dan pengelola wisata resort membahas bagaimana SOP (Standar Operasional Prosedur) Protokol Kesehatan yang akan diterapkan di pulau pulau wisata yang ada di Kepulauan Seribu.

"Jadi nanti di setiap pulau pulau wisata menyiapkan konsep protokol kesehatan sesuai aturan dan jika ditemukan ada wisatawan yang terindikasi terpapar Covid-19, petugas atau pihak tempat wisata mengerti bagaimana tindakan dan langkah awal menanganinya," kata Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu AKP Juhri, Kamis (18/6).

Forum Group Discussion menghasilkan kesepakatan dan ditandatangani oleh Ketua Asosiasi Pengelola Resort Kepulauan Seribu Sumargono dan Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu AKP Zuhri Mustofa, S.H., M.H. 

"Telah didapat kesepakatan dari acara Forum Group Discussion ini dan telah kami tandatangani bersama," ungkapnya.

Sementara isi kesepakatan adalah sebagai berikut, satu jam sebelum pemberangkatan kapal disemprot menggunakan cairan desinfektan, wisatawan melakukan pengisian quisioner yang disediakan oleh Resort dan Travel Agen, Petugas ticketing wajib memakai masker dan face shiel, Menyediakan Hand Shanitizer, Wisatawan dan petugas wajib menggunakan masker, barang bawaan wisatawan dilakukan penyemprotan cairan desinfektan, melakukan pengecekan suhu tubuh kepada wisatawan sebelum masuk kapal.

Selain itu, pada saat menunggu pemberangkatan wisatawan melakukan social distancing minimal satu meter, Kapasitas Transportasi dan Cottage hanya 50 persen dari kapasitas sebenarnya, Resort wajib menyediakan alat cuci tangan dengan sabun, Karyawan resort (Front Office, Restaurant, Mini Shop dan Dive Shop) wajib menggunakan Face Shield, masker dan sarung tangan, Jaga jarak pada saat Breakfast, Lunch, Coffe break dan Dinner, Resort menyediakan masker, Resort menyediakan ruang khusus untuk wisatawan dengan suhu diatas 37.5 °C.

Sementara itu, kegiatan Forum Group Discussion dihadiri Wakapolres Kepulauan Seribu KP Asep Alhuda, S.T., Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu AKP Zuhri Mustofa, S.H., M.H., Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono, S.H., M.M., Kapolsek Kepulauan Seribu Utara AKP Fery Budiharso, S.E, dr. Andi Rismayanti, Masing masing Manager Pulau Resort 7 orang, Anggota Sat Binmas Polres Kepulauan Seribu dan Urusan Kesehatan Bagian Sumber Daya Manusia Polres Kepulauan Seribu. (dade)

Dr H Sumanta MAg : Wisuda Tahun 2020, IAIN SNJ Cirebon Dilaksanakan Secara Online


FOKUS CIREBON -  Masih berada di masa pandemi Covid 19, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, pelaksanaan wisuda tahun 2020 di kampus setempat dapat segera dilaksanakan secara online.
“Jika melihat kalender akademik, seharusnya pada bulan tiga (Maret) itu dilaksanakan wisuda. Namun pelaksanaan wisuda itu terhalang. Nah, mudah-mudahan wisuda ini bisa dilaksanakan oleh kita melalui online,” kata Sumanta dalam acara launching program Menara Perti dan Akmal Sejati yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) kampus setempat secara virtual, Kamis (18/6/2020).
Untuk itu, dia meminta kepada para dekan dan kepala jurusan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar dapat menyosialisasikannya kepada calon wisudawan dan wisudawati untuk bisa melaksanakan wisuda secara online.
“Karena kita lihat keputusan pemerintah, (kuliah) oline itu sampai akhir tahun ini. Padahal, mahasiswa membutuhkan ijazah itu untuk berbagai kebutuhan, baik kebutuhan kerja maupun kebutuhan untuk meneruskan studinya di strata 2 atau strata 3,” paparnya.
Sehingga, melihat hal itu pihaknya merasa perlu mengambil solusi dalam pelaksaan wisuda. Untuk itu, Sumanta pun meminta agar hal ini dapat ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga dengan para dekan terkait rencana tersebut. (din)

Selasa, 16 Juni 2020

PKB KIR Dishub Kota Cirebon Tetap Berikan Pelayanan Dengan Mengutamakan Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) KIR Dishub Kota Cirebon tetap memberikan pelayanan.

Bagi UPT PKB, pelayana merupakan misi utama dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat pada umumnya.

"Sekalipun di tengah Pandemi Covid 19, pelayanan tetap kami berikan, tetapi dengan tentu menjalankan protokol kesehatan," ujar Erik, Penguji senior Dishub Kota Cirebon.

Erik menjelaskan, protokol kesehatan ini sesuai aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, seperti penyemprotan disinfektan, penggunaan masker, penyediaan soap sanitizer (sabun dan air) serta lainnya.

Erik menginginkan, dengan kita tetap patuh terhadap imbauan dan aturan pemerintah, walaupun saat ini tengah memasuki masa Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau New Normal, maka ini bisa membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid 19.

"Kami utamakan kebersihan lingkungan, pelayanan dan protokol kesehatan, sehingga kami bisa tetap bekerja dan melayani konsumen dengan baik, tertib dan tetap menjaga kesehatan bersama," paparnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto ATD, menyatakan, protokol kesehatan menjadi garda terdepan yang mesti dilakukan sebagai usaha bersama dalam memutus mata rantai Covid 19. 

Saat ini, kata Ujianto, masyarakat justru menjadi garda terdepannya, waktu awal adalah para medis dan dokter, tetapi saat ini adalah masyarakatnya. 

"Jadi, cepat tidaknya Covid 19 ini hilang, tergantung bagaimana kehidupan masyarakatnya dan ini harus menjadi perlawanan bersama," katanya. 


Dishub sendiri bersama instansi terkait lainnya sudah melakukan berbagai upaya, termasuk dalam menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai wabah Covid 19 ini.

Ada sejumlah titik check point' yang kami dirikan, termasuk penutupan sejumlah jalan protokol, semua ini dalam rangka pelayanan dan percepatan penanganan untuk memutus mata rantai Covid 19. (din)

Perkuat Silaturrahmi, IAIN SNJ Cirebon Gelar Halal Bihall Virtual


FOKUS CIREBON - Keluarga besar civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara halal bihalal virtual, Selasa (16/6/2020). Kegiatan yang dilangsungkan melalui aplikasi Zoom ini bertema “Merawat Kebhinekaan Berbasis Ukhuwwah Pada Era New Normal”.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pasca menjalani ibadah puasa selama satu bulan lamanya, umat muslim pun tetap dituntut untuk dapat mengontrol nafsunya. Hal itu dilakukan demi kebahagiaan hidup di dunia, maupun di akhirat.
“Perbaikan ini tidak saja hanya dari sisi kesehatan, tapi juga bisa mengantarkan kita menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga kita semua tidak kebablasan menuruti syahwat kita dan tidak pula mengekang syahawta kita. Namun kita hahrus memenejnya,” ujar dia.
Bangsa Indonesia, kata Sumanta, terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan bahasa yang berbeda. Namun, situasi pandemi ini dapat menyatukan perbedaan tersebut. Pasalnya, berbagai aktivitas gotong-royong untuk membantu sesama masyarakat yang terdampak Covid-19 saat ini tidak terhalang perbedaan tersebut. Tetapi, perbedaan ini dapat menjadi kekuatan yang dapat menyatukan berbagai unsur di masyarakat.
Sekarang kita saling bahu membahu untuk saling tolong menolong. Ini sangat perlu untuk diterapkan dalam bernegara, karena kita mempunyai suku dan bahasa yang beranekaragam. Dan ini bisa dijadikan perluang untuk memperkuat bangsa Indonesia. Karena keberagaman ini adalah sunatullah yang harus dapat memperkuat,” paparnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini, dirinya juga mengingatkan kembali nilai-nilai Syekh Nurjati yang namanya kini digunakan kampus tersebut. Syekh Nurjati adalah seorang alim ulama sekaligus guru dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa, khususnya di Cirebon. Bahkan, dalam masa keemasannya, Cirebon dijadikan tempat rujukan untuk menuntut ilmu para santri di Asean. (din)

Senin, 15 Juni 2020

Melalui Aplikasi Zoom, FUAD IAIN Cirebon Gelar Halal Bihalal Dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Guna menjalin tali silaturrahmi di masa pandemi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual.

Acara yang berlangsung via Aplikasi Zoom itu bertemakan “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”. Senin, (15/6/2020)

Dekan I FUAD, Dr. Hajam, M.Ag mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan Fakultas UAD, harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat sehingga staf dan dosen dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.


Apalagi, lanjut Hajam, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar Fakultas UAD siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim Halal Bihalal civitas akademika Fakultas UAD ini dilaksanakan pula kegiatan Webinar,” katanya.

“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita baik dosen maupun karyawan dan mendapat Rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri kedepannya,” ujarnya.

Menurutnya, Halal Bihalal ini merupakan tradisi, hanya saja sekarang berbeda, yaitu dilaksanakan secara virtual,” tandasnya.

Dr. H. Sumanta, M.Ag, Selaku Rektor sekaligus narasumber pada acara ini memaparkan, bahwa Minal Aidzin wal Faidzin menjadi kalimat tahniah setelah kita berpuasa sebulan penuh.

“Selain itu, berperang melawan nafsu tafrith dan juga ifrath sekaligus menjadi doa agar kita tergolong orang-orang yang kembali ‘fitri’ dari pemikiran menyimpang dan berhasil dalam memoderasi cara beragama (tidak ekstrim kiri maupun kanan),” katanya.


Bahkan, lanjut dia, kampus sebagai wahana strategis dalam mengimplementasikan moderasi beragama harus tetap mampu melakukan upaya-upaya inovasi sebagai tuntutan dari adanya kebijakan kampus merdeka.

“Oleh karena itu, para dosen harus mampu menjadi penggerak dan motivator untuk mengembangkan kreativitas mahasiswanya agar tetap produktif walaupun di masa pandemi,” ujarnya.

Narasumber lainnya, yakni Prof. Dr. H. Sukron Kamil, M.Ag, memaparkan tentang konsep kampus merdeka. Yaitu ‘merdeka’ dari tekanan pencapaian skor, tradisi, dan birokrasi yang resisten terhadap perubahan, serta harus pula ‘merdeka’ dari pola pikir dan gerakan fundamentalisme Agama.


“Oleh karena itu, dosen sebagai agen perubahan sosial harus siap melakukan perubahan dan menyuarakan Islam Wasathiyah agar terwujudnya khairul ummah untuk menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” ujar Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (din)

Sambut HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Paket Beras


FOKUS JAKARTA -  Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, didampingi Wakapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP W Nititalessy, S.Sos. M.M, membagikan paket beras. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke 74.

"Kami membagikan 250 karung beras, masing-masing berisi 5 Kg dan kita bagikan kepada para petugas kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).Giat ini terkait dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan nasyarakat terdampak wabah virus Covid-19 (Corona)," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, Senin (15/6), bertempat di Dermaga Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).

Dijelaskan, beras tersebut diberikan kepada ABK Kapal sebanyak 230 karung, dan petugas kebersihan Pelabuhan Sunda kelapa sebanyak 20 karung.

Kegiatan ini, kata Kapolsek sebagai bentuk wujud kepedulian dan solidaritas sosial Polri, khususnya Polsek Kawasan Sunda Kelapa terhadap ABK Kapal dan Petugas Kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa yang dimana situasi saat ini terkait Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan Masyarakat terdampak Virus Covid- 19 (Corona).

 "Ini guna meringkankan beban masyarakat, buruh dan merupakan solidaritas serta perhatian Polri yang dimana dengan adanya wabah Virus Covid-19 (Corona) di Indonesia pada saat ini," ungkap Riyanto. (dade)

Wakil Walikota Cirebon : Masa AKB, Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai arahan Pemprov Jabar.

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, berharap di fase AKB ini semua bisa beradaptasi. Dimana protokol pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan.

“Tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lainnya, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun,” kata Eti.

Eti juga meminta kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon untuk mensosialisasikan adaptasi baru ini di sejumlah lokasi wisata yang ada di Kota Cirebon.

“Juga, di rumah makan dan di hotel yang sebagian sudah buka. Standar operasional pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 lebih besar lagi,” tandasnya.


Eti Herawati juga mejelaskan, pasien positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah delapan orang. Adapun total kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah 10 kasus, dan dua diantaranya meninggal dunia.

“Masyarakat kami imbau tidak lengah, meskipun zero positif Covid-19 akan tetapi protokol kesehatan wajib dilaksanakan,” katanya.

Eti menambahkan, test swab secara masif dan rapid test masih terus dilakukan Pemkot Cirebon, terutama di lokasi yang padat aktivitas dan ditemukan kasus positif Covid-19. (Olan)

Pesawat Hawk 200 Jatuh Di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau


FOKUS JAKARTA - Dikabarkan, TNI AU melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma Fajar Adriyanto. Bahwa pada hari Senin pagi jenis Pesawat Hawk 200 jatuh di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau. 

Dalam berita itu disampaikan Pilot dinyatakan selamat setelah berhasil keluar dari pesawat. 

"Pesawat tempur jenis Hawk 200. Nomor lambung 0209. Jatuh di ujung runway 5 KM sebelum mendarat,” kata Marsma TNI AU, Fajar Adriyanto, Senin (15/6).

Dia mengungkapkan pilot sempat eject dari pesawat dan dinyatakan selamat. Tim SAR sedang menuju ke lokasi untuk evakuasi. (dade)

Untuk Menjaga Kesehatan Personil, 100 Anggota Kodim 0608/Cianjur Dirapid Tes


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 anggota personel Kodim 0608/Cianjur yang bertugas di perbatasan, pasar, dan tempat keramaian selama masa Pandemi covid-19, Dirapid tes, Senin (15/6), di Aula Badak Putih, Makodim Cianjur.

"Hari ini kami melaksanakan rapid tes bagi petugas kami yang sering ke lapangan dan ke zona rawan. Kami siapkan 100 personel untuk diperiksa. Tujuan rapid tes untuk mengetahui sejauh mana perkembangan personel di lapangan yang sudah dua bulan lebih kontak dengan warga masyarakat," kata Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Rapid tes tersebut,  dilakukan untuk para Babinsa yang digelar perdana. Selanjutnya rapid tes akan dilakukan kepada anggota Kodim yang tugas di kantor beserta Ibu-ibu Persit. "Berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, jelas Dandim, tidak ditemukan anggota yang terinfeksi Covid-19, ini yang dirapid tes ada 100 personil hasilnya tidak ada yang terinfeksi covid-19," ujarnya.

Kegiatan tersebut, kerjasama antara Kodim 0608 dengan pemerintah daerah Kabupaten Cianjur. "Kami utamakan khusus yang tugas di lapangan dulu," ungkap Rendra. (dade)

Di Masa Pandemi, FUAD IAIN SNJ Cirebon Perkuat Silaturrahmi Dengan Kegiatan Halal Bihalal dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Tali silaturrahmi di masa pandemi, dapat memberikan warna dan kekuatan tersendiri. Untuk itu, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual, Senin, (15/6/2020).
Acara yang berlangsung via aplikasi Zoom ini bertema “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”.
Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan fakultas ini harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat, sehingga mereka dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.
Apalagi, kata dia, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.
“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim halal bihalal civitas akademika FUAD ini dilaksanakan pula kegiatan webinar,” ujar Hajam.
Menurutnya, halal bihalal merupakan tradisi. Hanya saja, dalam situasi pandemi sekarang ini pelaksanaanya berbeda, yaitu dengan cara virtual.
“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita, baik dosen maupun karyawan dan mendapat rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut, Dr H Sumanta Hasyim MAg memaparkan, minal aidzin wal faidzin menjadi kalimat tahniah setelah berpuasa sebulan penuh. (din)