PT Astra Inisiasi Produk Turunan Tape Ketan Bakung Cirebon, Rasanya Bikin Lidah Ketagihan

 

Tape Ketan Bakung Cirebon menjadi makanan pilihan bagi wisatawan, kemanjaan rasa yang dipilih bikin badan rileks dan menyegarkan.


CIREBON, FC - Kabupaten Cirebon dengan segala potensi yang dimilikinya masih menjadi tempat yang menyenangkan bagi para wisatawan. Daerah yang berdekatan dengan kawasan pegunungan dan laut Utara, Kabupaten Cirebon banyak memiliki spot-spot dan sejumlah makanan serta minuman tradisional yang diburu setiap wisatawan.  

Seperti tape ketan Bakung Cirebon, kuliner ini bisa menggoyang lidah dan menghilangkan rasa haus yang meminumnya. Selain rasanya yang berbeda, Tape Ketan ini menjadi nikmat bila saat suhu dingin maupun udara panas tengah terik.

Kendati Tape Ketan ini dikenal banyak orang, namun tak sedikit juga masyarakat harus tahu nikmatnya Tape Ketan ini. Maka untuk memajukannya, masyarakat di Kecamatan Jambang melalui Sentra Tape Ketan Bakung Cirebon, Grow Up Institute dan PT Astra Inisiasi Pelatihan Inovasi Produk Turunan Tape Grow Up Institute bekerja Sama dengan PT. Astra menggelar pelatihan produk turunan tape bakung yakni “kue lumpur tape surge dan moci ketan tape”.

Untuk diketahui, bahwa DSA Jamblang sudah melingkupi lima desa antara lain Desa Jamblang, Desa Sitiwinangun, Desa Wangunharja, Desa Bakung Lor dan Desa Bakung Kiduk. Masing-masing desa punya potensi dan keunikan yang saling terintegerasi.

Sementara Kecamatan Jamblang terutama desa Jamblang, Desa Wangunharja dan Bakung Lor merupakan desa binaan PT Astra dan Grow Up Institute. Dalam pelatihan ini Grow Up Institute membawa instruktur yang merupakan Praktisi Ahli Tentang Olahan Makanan. Pelatihan ini menjadi penting dikarenakan tape ketan bakung merupakan salah satu ciri khas Cirebon tentang produk kuliner. 

Tape ketan bakung perlu adanya inovasi karena produk tape ketan sudah sangat umum dan perlu adanya peningkatan hasil dari tape ketan sehingga produk tape ketan dapat bervariasi. 

Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi “harapan baru inovasi makanan khas” dalam produk olahan tape ketan bakung. Sehingga dapat menjadi variasi baru dalam mengkonsumi tape ketan.

Masyarakat yang terlibat dalam pelatihan berharap ilmu yang didapat bermanfaat dan produk turunan tape ketan bakung sebagai peluang usaha baru.

Produksi olahan Tape Bakung selain dijual langsung berupa tape ketan, kini tape ketan diolah kembali menjadi inovasi produk turunan baru diantaranya brownis tape ketan, lumpur surga tape, puding tape, permen tape.

Salah satu produk makanan hasil fermentasi tradisional Cirebon ialah tape ketan bakung. Secara historis, tape ketan bakung sudah ada Cirebon masih menjadi kerajaan. Pertama kali dibuat istri para raja untuk persembahan para pengikutnya.

Tape Ketan Bakung merupakan jajanan khas yang hanya diproduksi di Cirebon, tepatnya di Kecamatan Jamblang. Terbuat dari beras ketan dan ragi yang dibungkus daun pisang, tape ketan bakung dibuat melalui proses fermentasi yang cukup lama, sehingga menghasilkan rasa unik, manis dan asam.

Tape ketan bakung tak hanya bisa dimakan langsung, melainkan dapat disajikan untuk toping seperti es krim, kue, maupun minuman yang menyegarkan.

Ciri khas dari tape bakung sendiri yaitu warna ketan yang hijau. Warna tersebut berasal dari daun katuk yang kaya akan manfaat. Seperti mencegah infeksi bakteri, mencegah obesitas, mempercepat penyembuhan dan mencegah sambelit.

Ciri khas lainnya terletak pada rasanya yang manis, asem dicampur aroma khas dan tekstur nyang lembut dan kenyal.

Keunikan lainnya yang membedakan dari jenis tape ketan lainnya, terletak pada proses fermentasi ketan yang sudah dicampurkan dengan ragi tape khas Cirebon.

Proses pembuatannya, dimulai dari pemilihan ketan yang telah dibersihkan dan direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, ketan ditiriskan dan dikukus hingga matang. Adonan ketan selanjutnya dibungkus dalam daun pisang selama beberapa hari hingga menjadi lengket.

Saat ini tape ketan bakung sudah menjadi sangat popular dan menjadi buah tangan wajib bagi wisatawan yang berkunjung di Cirebon. Terlebih saat menjelang Ramadan atau Idul Fitri. Para penjual tape ketan bakung akan banjir menerima pesanan.

Selain menjadi camilan, tape ketan bakung juga dapat digunakan untuk membuat kue tradisional seperti serabi ketan dan klepon.

Mengenai penamaan Es tape keta bakung ternyata kata bakung sendiri berasal dari sebuah tempat yaitu Desa Bakung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Minuman ini memiliki perpaduan rasa manis dan asam. 

Adapun rasa manis nya berasal dari daun katuk sehingga terasa lebih alami, sedangkan rasa asamnya berasal dari ketan yang sudah di fermentasi.

Dalam pengolahannya ternyata membutuhkan waktu yang tidak sebentar, kurang lebih 4 jam untuk fermentasi ketan. Termasuk di dalamnya terdapat beberapa teknik khusus sehingga bisa menghasilkan citarasa yang pas.


Es tape ketan bakung tak hanya menghiasi berbagai kuliner khas Cirebon, bahkan minuman ini sudah melegenda karena sudah ada sejak dulu. Dan salah satu nya diciptakan oleh masyarakat desa Bakung dengan mengolah tape ketan.

Es Tape Ketan Bakung menjadi minuman favorit masyarakat Cirebon karena memiliki rasa yang khas serta manis alami. Selain itu harga dari es tape ketan bakung sangat terjangkau.

Jadi bagi anda yang sedang berkunjung ke Cirebon jangan lupa untuk menikmati sensasi kesegaran Es Tape Ketan Bakung cirebon.

Terkini