Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 31 Juli 2024

Komitmen Pemkab Cirebon Lindungi RT, RW Dan BPD Melalui BPJS Ketenagakerjaan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (31/7/2024).

Dalam nota kesepakatan itu, Pemkab Cirebon mendaftarkan RT, RW, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon selalu berkomitmen mendukung dan siap bersinergi untuk menjamin perlindungan kerja terhadap RT, RW, dan BPD.

“Pada prinsipnya, niat kebaikan kenapa tidak kita sinergikan bersama. Prinsipnya, bagaimana tenaga kerja kita berhak mendapatkan perlindungan, agar sama-sama melindungi mereka,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon siap bekerja sama untuk membahas lebih lanjut terkait perlindungan terhadap RT, RW, dan BPD bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menyebut, pembayaran iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk RT, RW, dan BPD mulai dilakukan pada Agustus 2024.

Jumlah RT dan RW di Kabupaten Cirebon yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 12.300 jiwa. Sementara itu, untuk BPD yang terdaftar sebagai peserta sekitar 3.000 jiwa.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, Novri Annur menjelaskan, mengapresiasi komitmen Pemkab Cirebon yang telah mendaftarkan RT, RW, dan BPD sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa atau UU Desa.

“Alhamdulillah, perangkat non-ASN di Kabupaten Cirebon sudah terlindungi. Insyaallah teman-teman RT, RW dan BPD ter-cover (BPJS Ketenagakerjaan),” kata Novri.

Novri mengatakan, perangkat paling penting dan pertama dalam struktur pemerintahan adalah RT dan RW. Sehingga, lanjut dia, pemerintah melindungi mereka dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJS.

Ia juga menyampaikan, tren positif kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon. Ia menyebut, 90 persen lebih perusahaan di Kabupaten Cirebon telah mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“PR kita ke depan adalah melindungi tenaga kerja bukan penerima upah, seperti tukang becak, penjual nasi, petani, dan lainnya,” ucapnya.

Share:

Mendapat Keistimewaan di Wisuda Magister Ke 29, Prof Dr H Suteja M.Ag Paparkan Kemajuan Pascasarja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

 

Prof Dr H Suteja, M.Ag, Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 



Cirebon, FC - Hari kedua kegiatan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke 29 IAIN Syekh Nurjati Cirebon membawa keistimewaan tersendiri. Selain dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepribadian RI juga wisuda Magister tahun ini terbanyak mencapai 145 mahasiswa.

Demikian dinyatakan langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Suteja M.Ag saat disambangi media Fokus Cirebon usai melaksanakan kegiatan wisuda di Ballroom Apita Hotel, Jl Tuparev Cirebon, 31 Juli 2024.

"Hari kedua kegiatan wisuda ke 29 ini, kita mendapatkan keistimewaan tersendiri, yakni dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI. Kemudian dari sisi waktu pelaksanannya sudah sangat baik, bahkan semua pimpinan juga hadir," terangnya.

Jadi, kata Prof Suteja, bisa dikatakan pimpinan kita dan kepanitiaan kita semakin bagus. Namun yang paling penting adalah pihak pimpinan maupun panitia serta keluarga dan para wisudawan (mahasiswa) semuanya merasa puas atas pelaksanaan kegiatan wisuda ke 29. Karena kita tahu bahwa ukuran sebuah kegiatan adalah kepuasan yang diterima.

Prof Suteja juga menjelaskan, bahwa di era digital ini, wisudawan kita sudah dibekali dengan wawasan digital dan ke depan tentu kita sangat optimis, karena kita sudah UIN Siber dan sudah memiliki Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) serta sudah digitalisasi layanan.


Ditegaskan, bahwa kepuasan Pasca Sarjana tahun 2024 ini, bisa dilihat dari apresiasi yang diberikan Dirjen. Di mana  Januari tahun kemarin sudah di SK kan oleh Dirjen untuk membuka PJJ S2 M.PAI. 

"Setelah itu kami kumpul bersama para petinggi LP2M, LPM, dan Gugus Mutu Pascasarjana serta pimpinan pascasarjana dan sepakat target tahun pertama 200 peserta PJJ PAI, dan sekarang terbukti sudah150 lebih dan  sudah menjangkau ke Jawa serta Bali. 

Selain itu lanjutnya, peserta PJJ yang kemarin wawancara, itu berasal dari negara Jepang. "Yang menjadi istimewa lagi, laporan ini oleh pusat direspon baik bahkan dijawab mantap," terangnya. 

Di akhir perbincangannya, Prof Suteja menegaskan, bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sudah menggunakan layanan digital, bahkan infrastruktur kita pun sudah siap dan kita berharap PJJ S2 PAI kita bisa mengunduh dana LPDP. 

"Jadi optimisme kita bukan karena obsesi tapi karena fakta dan data," tutupnya. (Nurudin)
Share:

Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda RPJPD Kota Cirebon 2025-2045

CIREBON - DPRD Kota Cirebon melalui rapat paripurna menyetujui Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Rabu, 31 Juli 2024, di ruang Griya Sawala.K

Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana mengatakan, rapat kali ini merupakan tindak lanjut penyampaian raperda RPJPD oleh Pj Walikota.

Ruri menjelaskan, RPJPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan rentang waktu 20 tahun yang memuat visi, misi dan arah pembangunan jangka panjang daerah.

“Sehingga penting adanya keselarasan dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kota,” katanya.

Selain itu, RPJPD menjadi Acuan dalam penyusunan RPJMD dan RKPD untuk jangka waktu lima tahun, serta acuan bagi calon kepala daerah dalam menyusun visi misi dalam pilkada 2024.

Usai disetujui, Ruri pun meminta kepada pemda untuk segera melakukan percepatan proses evaluasi raperda RPJPD 2025-2045, mengingat masa jabatan DPRD berakhir 12 Agustus 2024.

“Harapannya, pembahasan hasil evaluasi Gubernur masih bisa dilakukan oleh DPRD periode 2019-2024,” tambahnya.

Ketua Pansus Raperda RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon, Andi Riyanto Lie SE mengatakan, pembahasan raperda tersebut dapat terselesaikan kurang dari tiga minggu.

Adapun isi raperda tentang RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon terdiri dari 6 Bab dan 9 pasal.

“Berdasarkan hasil pembahasan oleh pansus, maka raperda RPJPD ini sepakat diparipurnakan dan disetujui menjadi perda,” katanya.

Sementara itu, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan, usai disetujui menjadi perda RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon, dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan Rancangan Teknokratik (Ranteku) RPJMD Kota Cirebon 2025-2029.

“Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa Rantek RPJMD tersebut akan menjadi rujukan dalam penyusunan Visi dan Misi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, pada tahapan Pilkada serentak tahun 2024,” katanya.

Selain itu, Agus pun memohon kepada seluruh pihak agar dapat mengawal dan berpartisipasi dalam pelaksanaan RPJPD maupun RPJMD.

“Dan semoga 20 tahun ke depan, cita-cita Cirebon Emas tahun 2045 dapat terwujud, tentunya dengan ridho dan rahmat Allah SWT,” pungkasnya. (Ara)

Share:

Staf Ahli Kepresidenan RI Hadiri Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 UIN Siber Cirebon

Prosesi wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 Hari Kedua yang dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI.



CIREBON, FC – Di hari kedua, kegiatan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke 29 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diikuti sebanyak 700 wisudawan dan dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI, Drs Joko Purwanto MPd MM.


Wisuda dua hari, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2024 ini bertempat di Ballroom Apita Hotel jalan Tuparev Kabupaten Cirebon dan dibuka secara resmi melalui sidang senat terbuka UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada hari kedua wisuda Sarjana, Magister dan Doktor terbagi sebanyak, Prodi FEBI 322 orang, Prodi FASYA 135 orang, Prodi FDKI 116 orang, Magister 124 orang dan Doktor 3 orang. Jumlah keseluruhan di hari kedua, wisuda Sarjana, Magister dan Doktor berjumlah 700 orang.

Dalam Pidatonya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang sudah menempuh perkuliahan hingga akhirnya hari ini sukses mencapai gelar kesarjanaan.

Menurut Prof Aan, transformasi kelembagaan dari Institut ke universitas Siber ini, terdapat 4 hal perbedaan, pertama layanan digital, bahwa dengan perubahan menjadi UIN Siber ini semua layanan bersifat digital dan itu sudah kita lakukan, satu contoh di bidang akademik, mulai penerimaan atau  pendaftaran mahasiswa sampai dengan kelulusan semuanya dilakukan dengan layanan digital, kemudian di perkuliahan kita kenal dengan PJJ dan layanan digital bidang-bidang lainnya.

Dijelaskan, transformasi digital ini, kata Prof Aan, ditandai pertama infrastruktur, di mana kita sudah memiliki gedung Siber, serta berjalannya layanan digital lainnya. Transformasi digital kelembagaan ini, ucapnya, difokuskan pada dua (2) hal ini. 

Pertama, terwujudnya tata kelola digital pada perguruan tinggi yang bisa melayani dengan lincah, kolaboratif, dan akuntabel pada bidang administrasi, umum, akademik, dan kemahasiswaan. Transformasi digital pada bagian ini menekankan perubahan struktur kelembagaan dengan digitalisasi sebagai kata kunci untuk percepatan layanan yang lincah dan pencapaian dampak dari program yang diprioritaskan, misalnya pencapaian akreditasi unggul pada program studi dan institusi. Digitalisasi seluruh dokumen yang dibutuhkan pada sembilan kriteria akreditasi tiap saat dapat diakses untuk memenuhi kebutuhan evidence dalam visitasi akreditasi.

Kedua, kebutuhan layanan yang cepat dapat menghasilkan out-put, out-come, bahkan dampak dari program yang dilaksanakan dan juga terwujudnya efisiensi anggaran. Capaian program dan kebermanfaatannya akan diproyeksikan untuk pencapaian visi kampus, bahkan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Misalnya, digitalisasi layanan akan mengurangi jumlah pemakaian dan penggunaan kertas (paperless) yang menyebabkan penggunaan anggaran lebih efisien.

Prof Aan menjelaskan, bahwa wisuda hari ini masih menggunakan IAIN tapi status kelembagaan kita sudah berstatus UIN yang didasarkan kepada Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024.

Namun demikian pada pelaksanaan wisuda hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri, di mana para wisudawan dihadiri oleh kedua orang tua dan masuk mendampingi ke dalam ruangan untuk menyaksikan prosesi wisuda putra-putrinya.

Menurut Prof Aan, wisuda hari ini juga merupakan wisuda terakhir IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan pada Oktober 2024 mendatang menjadi wisuda pertama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Di akhir pidatonya, alumni ini adalah orang-orangnya yang hebat dan sukses yang dibuktikan dengan selesainya kalian yang sekarang sudah menjadi sarjana.


Sementara itu, Staf Ahli Kepresidenan, Drs Joko Purwanto MPd MM dalam paparnya sebagai keynote speakernya memberikan ucapan selamat dan menginginkan kemajuan lebih dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)
Share:

Selasa, 30 Juli 2024

Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber Cirebon, Prof DR H Aan Jaelani M.Ag Paparkan 'World Class University dari Kampus Cirebon Untuk Dunia

Prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka wisuda program sarjana dan magister ke- 29, bertempat di salah satu hotel di Cirebon, Selasa, 30 Juli 2024.

Acara yang penuh khidmat ini dibuka oleh Ketua Senat Prof Dr. h Farihin, M.Pd. dan dihadiri oleh seluruh anggota senat.

Dalam wisuda ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mewisuda 572 mahasiswa dari Prodi FITK dan Prodi FUA 130 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia”.

Menurutnya, era globalisasi dan revolusi industri 4.0 ini, perguruan tinggi di seluruh dunia menghadapi tantangan besar untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Di tengah dinamika perubahan yang cepat ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi untuk menjadi universitas berkelas dunia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Menjadi universitas berkelas dunia bukanlah sekadar ambisi, tetapi sebuah keharusan. Hal ini berarti kita harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan dunia," ujar Prof Aan.

Prof Aan menegaskan, hari ini adalah bukti dari kerja keras dan dedikasi kalian selama menempuh pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Namun, ingatlah bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru. 

Di era digital ini, kalian dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sebagai universitas yang mengedepankan konsep siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar. 

Kita telah memanfaatkan platform digital untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, penelitian kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas. Langkah ini adalah bagian dari upaya kita untuk 
menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Untuk mewujudkan visi menjadi "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia" kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan terus menjalin kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka, industri, dan organisasi global. Kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman internasional, serta memperkaya wawasan dan keterampilan mereka.

Sebagai perguruan tinggi siber, kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan literasi digital dan etika digital di kalangan mahasiswa. Teknologi adalah alat yang sangat kuat, namun penggunaannya harus selalu didasari oleh nilai-nilai moral dan etika yang kuat. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah kita.

"UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon didirikan dengan satu tujuan mulia: memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas kepada semua lapisan masyarakat," terangnya.

Dalam dunia yang semakin digital ini, jelas Prof Aan, pendidikan tidak boleh lagi menjadi hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Melalui pendekatan siber, kita membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang memiliki semangat untuk belajar dan berkembang.

"Kampus siber adalah solusi inovatif untuk mengatasi berbagai kendala dalam memperoleh pendidikan tinggi, seperti keterbatasan geografis, biaya yang tinggi, dan waktu yang terbatas. Demikian juga dengan teknologi digital, kita mampu menghadirkan ruang kelas ke dalam rumah, di mana pun kita berada. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dengan fleksibilitas yang lebih besar, menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menjadi pusat keunggulan akademik yang diakui 
secara global. Kita percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat memberikan pendidikan yang setara, jika tidak lebih baik, dengan pendidikan konvensional.

"Kita memiliki fasilitas pembelajaran 
digital yang canggih, kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, dan tenaga pengajar yang kompeten dan berdedikasi. Namun, visi ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, kita terus menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan, industri, dan organisasi baik di dalam maupun luar negeri," ucapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, membuka peluang penelitian dan pengembangan, serta meningkatkan daya saing lulusan kita di pasar kerja global.

Prof Aan mengingatkan bahwa kalian adalah harapan masa depan. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa kebaikan bagi masyarakat. Gunakanlah ilmu yang telah kalian peroleh untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan menghadapi tantangan global. Ingatlah selalu bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita memberikan manfaat bagi orang lain.

Wisuda adalah bukti dari komitmen dan ketekunan kalian. Di balik toga dan ijazah yang kalian terima hari ini, terdapat cerita tentang usaha tanpa kenal lelah, malam-malam panjang yang dihabiskan untuk belajar, dan tantangan yang telah kalian hadapi dengan tekad dan semangat. 

Kalian telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai. Namun, wisuda juga merupakan titik awal dari perjalanan baru. Gelar yang kalian peroleh hari ini bukanlah akhir dari segala-galanya. Sebaliknya, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. 


Tanggung jawab untuk menerapkan ilmu yang telah kalian pelajari untuk kebaikan masyarakat, untuk terus belajar dan mengembangkan diri, dan untuk menjadi individu yang berkontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Kalian adalah bagian dari perjalanan besar ini. Kalian adalah bukti nyata l bahwa pendidikan tinggi yang berkualitas dan mudah diakses bukanlah mimpi, tetapi kenyataan. Dengan segala ilmu dan keterampilan yang telah kalian peroleh, kami berharap kalian dapat menjadi duta dari visi ini, menginspirasi dan membantu orang lain untuk meraih pendidikan tinggi yang mereka impikan.

Ingatlah bahwa kemajuan teknologi bukanlah akhir dari segalanya. Di balik setiap inovasi, terdapat semangat untuk memperbaiki kehidupan manusia, untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih adil. Gunakanlah ilmu dan teknologi yang kalian kuasai untuk membawa perubahan positif, untuk membuka peluang bagi mereka yang belum mendapatkannya, dan untuk selalu berusaha meningkatkan diri.

"Akhir kata, saya mengucapkan selamat sekali lagi kepada para wisudawan/ti. Teruslah bermimpi besar, berjuang, dan 
berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita," tandasnya. (din)

Share:

Senin, 29 Juli 2024

Puncak Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 : Konser Budi Doremi dan Penghargaan Bergengsi dari Kemenkumham

CIREBON – Malam puncak peringatan Hari Jadi Cirebon ke-597 berlangsung meriah dengan ribuan warga yang memadati Balai Kota Cirebon pada Sabtu malam (27/7/2024). Acara ini diisi oleh berbagai pertunjukan seni, mulai dari senam poundfit, zumba, hingga penampilan band lokal.

Acara semakin spesial dengan penampilan istimewa dari Budi Doremi yang menghibur dengan berbagai lagu populer. Di momen tersebut, Kota Cirebon juga menerima penghargaan bergengsi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat.

Kota Cirebon dianugerahi penghargaan inventarisasi kekayaan intelektual komunal, yang terdiri dari tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional dan tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional. Penghargaan ini merupakan pengakuan negara terhadap kekayaan intelektual komunal yang dimiliki oleh Kota Cirebon.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perayaan Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini. “Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 ini bukan hanya sebagai bentuk syukur dan refleksi perjalanan panjang kota ini, tetapi juga sebagai momentum untuk merayakan dan menghargai kekayaan budaya serta potensi lokal yang kita miliki. Penghargaan dari Kemenkumham ini menjadi bukti nyata pengakuan atas kekayaan intelektual dan budaya kita,” ujarnya.

Untuk diketahui, tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional tersebut diantaranya Tari Topeng Cirebon, Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Jamasan Cirebon, Goong Renteng, Upacara Perkawinan Kasultanan Cirebon, Tari Bedaya Rimbe, dan Maca Babad.

Sementara, tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional diantaranya Empal Gentong, Sega Bogana dan Docang. Tidak hanya itu, ada juga penghargaan kategori bangunan cagar budaya Kota Cirebon berdasarkan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 165 Tahun 2024.

Pj Wali Kota juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga dan pihak yang telah berkontribusi dalam merayakan Hari Jadi Cirebon ke-597. Ia berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai warga Kota Cirebon.

“Mari kita bersama-sama membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan sejahtera,” ajaknya.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan Kota Cirebon akan terus berkembang dan menjadi kota yang semakin baik di masa depan. (din)

Share:

PJ Bupati Cirebon Hadiri Rapat Koordinasi Terkait Inflasi Bersama Kemendagri

KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSI menghadiri rapat koordinasi terkait inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertanian (Kementan), dan sejumlah lembaga lainnya secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, Senin (29/7/2024).

Pemerintah pusat hingga daerah terus berupaya menjaga inflasi. Kemendagri dalam rapat tersebut, menyampaikan tentang komitmen pemerintah dalam menyusun strategi untuk menjaga inflasi.

Kemendagri tak ingin pemerintah bertugas seperti pemadam kebakaran, artinya bergerak ketika muncul masalah saja. Namun, berbagai strategi telah disiapkan jauh-jauh hari, dari jangka menengah hingga panjang untuk mengantisipasi inflasi.

Kemendagri mengingatkan tentang kolaborasi dan sinergitas harus dikedepankan, agar strategi penanganan inflasi bisa berjalan baik.

“Tentunya, kerja sama dengan para gubernur, bupati, dan wali kota dalam pelaksanaannya di daerah masing-masing,” kata Tomsi Tohir, Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri saat rapat virtual.

Tomsi juga menjelaskan soal grafik kenaikan harga komoditas pertanian, seperti bawang, cabai, hingga beras dalam lima tahun terakhir. Kenaikan harga selalu terjadi pada periode yang sama.

“Upaya-upaya yang kita lakukan untuk jangka menengah ke depan, jadi perhatian kita,” sambungnya.

Ia menginstruksikan, agar semua berkoordinasi untuk mengawasi distribusi komoditas yang bisa menyumbang inflasi. Ia juga meminta agar semua lembaga kemudian mengevaluasi.

Sementara itu, perwakilan dari Kementan menyampaikan tentang kenaikan harga pada cabai rawit. Hal ini terjadi, karena kekeringan yang terjadi di Jawa Timur. Selain itu, Kementan juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan harga, seperti bawang merah, cabai merah, dan komoditas lainnya.

Hal serupa juga dilakukan Perum Bulog. Kepala Divisi Perencanaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Epi Sulandari mengaku telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengendalikan harga beras.

Ada empat strategi utama yang dilakukan Bulog, yaitu menjaga stok beras agar cukup, meningkatkan penyaluran stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), persiapan bantuan pangan, dan komunikasi publik. Pihaknya juga telah mengimpor beras.

“Menyusun strategi pengendalian harga beras dengan berkoordinasi ke seluruh kantor wilayah dan pemerintah daerah. Bulan ini, memang umumnya terjadi kenaikan harga (beras). Hal ini disebabkan suplai berkurang, karena selesainya masa panen,” jelas Epi.

Perum Bulog telah turun langsung untuk mengendalikan harga, salah satunya yakni dengan program Warung Masyarakat dan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi). (din)

Share:

Minggu, 28 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Evaluasi Layanan Di MPP Dan Buat Peta Investasi

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi melakukan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Cirebon, Jumat (26/7/2024), untuk melihat kondisi pelayanan dan fasilitas di tempat tersebut.

Dalam peninjauan itu, Wahyu menyampaikan rencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi layanan publik di MPP Kabupaten Cirebon.

“Kami berkunjung ke MPP hari ini, untuk melihat langsung kondisi layanan publik yang ada di sini. Kami akan melakukan evaluasi secara keseluruhan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, terdapat layanan yang sudah optimal, namun ada juga yang masih perlu perbaikan. Selain evaluasi layanan, pihaknya juga menyampaikan rencana untuk membuat peta promosi investasi.

“Kami akan membuat peta promosi investasi, sehingga lebih mudah menawarkan potensi investasi kepada para investor yang akan datang ke Kabupaten Cirebon,” ujarnya menambahkan.

Ia juga menekankan pentingnya mengoptimalkan layanan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kita akan mengoptimalkan pemberian kemudahan layanan NIB, sehingga pelaku usaha dapat menempuh proses pembuatannya dengan lebih mudah. Dengan cara ini, mereka bisa mengantongi NIB,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki layanan, khususnya dalam perizinan bisnis dan aspek teknis lainnya.

“Jika layanan sudah baik, maka teknis layanannya akan menjadi lebih optimal,” tukasnya. (Ara)

Share:

Mahasiswa KKN Kelompok 139 Desa Warujaya Bangun Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

CIREBON, FC - Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berusaha untuk membuktikan pengabdiannya di masyarakat dengan keilmuan yang diperoleh dari hasil studi di kampusnya. Mereka adalah mahasiswa KKN Kelompok 139 Desa Warujaya dengan dosen pembimbing lapangan Aan Mohamad Burhanudin.

"Program kegiatan ini hasil dari assesment lapangan mahasiswa kkn kel 139 Desa Warujaya atas bimbingan Dosen DPL," ujar Aan Mohamad Burhanudin.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mengkaryakan dirinya dengan meluncurkan sejumlah program di masyarakat. Salah satunya adalah menciptakan kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Dusun 3 Desa Warujaya. Program ini dilaksanakan berdasar kebutuhan masyarakat setempat.

Aan Mohamad Burhanudin menjelaskan bahwa agenda kegiatan tersebut bernama 'budi daya magot' bertempat kegiatan di Dusun 3  (tempat budidaya ikan) Desa warujaya, Kecamatan Depok, kabuoaten Cirebon. Dengan tema KKN "Desa Mandiri Pengelolaan Sampah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat".

Aan Mohamad Burhanudin menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi sampah, pakan alternatif ternak dan meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan capaian kegiatan yakni kandang magot 80 persen perkembangan magot umur 1 hari (penetasan telur).

Sementara peserta pada kegiatan ini, kata Aan Mohamad Burhanudin di antaranya perangkat desa, para peternak, warga dusun 3, dan mahasiswa KKN selaku fasilitator.

Aan Mohamad Burhanudin juga menjelaskan, bahwa untuk target dan harapan pada kegiatan ini targetnya adalah masyarakat mampu mengelola sampah, dengan harapan Desa Warujaya bersih sampah, sekaligus pemberdayaan dan peningkatan ekonomi.

"Nara sumber dalam kegiatan bapak Heri selaku pengusaha magot," terang Aan Mohamad Burhanudin. (Ara)

Share:

Sedekah Laut Di Desa Citemu, Tradisi Pesisir Yang Menjaga Alam Dan Budaya

KABUPATEN CIREBON — Upacara adat sedekah laut atau Nadran, yang merupakan tradisi nelayan di pesisir utara, kembali digelar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (28/7/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensyukuri hasil tangkapan ikan yang melimpah, serta berharap peningkatan hasil pada tahun mendatang, sembari memohon keselamatan dalam mencari nafkah di laut.

Penjabat Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan, apresiasinya terhadap masyarakat Desa Citemu yang telah melestarikan budaya sedekah laut.

Menurut Wahyu, tradisi ini sangat baik untuk terus dijaga, karena melalui rasa syukur dan sedekah, masyarakat tidak hanya memelihara budaya, tetapi juga berharap mendapatkan berkah dan hasil laut yang melimpah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi masyarakat di Desa Citemu yang telah memelihara budaya sedekah laut. Ini adalah hal yang baik untuk dilestarikan,” ujarnya.

Selain itu, Wahyu berharap, tradisi sedekah laut dapat menjadi atraksi wisata yang menarik di Desa Citemu, sehingga dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga kelestarian laut, agar dapat terus memberikan manfaat dan kebaikan bagi alam dan masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap nelayan di sini memelihara laut dengan baik, sehingga memberikan kebaikan untuk alam kita,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori menyoroti pentingnya menjaga aspek utama dalam tradisi sedekah laut, yakni semangat atau rasa syukur masyarakat pesisir yang menjadi inti dari kegiatan ini.

Hasan berharap, semangat menjaga laut dan mencari ikan terus menjadi tradisi yang diwariskan. Ia juga melihat potensi tradisi ini, untuk dijadikan acara tahunan yang dapat menarik wisatawan ke pesisir Kabupaten Cirebon.

“Harapannya, ini bisa menjadi event tahunan di Kabupaten Cirebon, yang dapat menarik di pesisir pantai di Cirebon,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Citemu, Heritianto, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam acara sedekah laut. Ia menyatakan bahwa masyarakat hari ini bergembira ria melaksanakan acara syukuran ini.

Upacara Nadran ini tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian alam laut.

Tradisi yang diadakan setiap tahun ini, menjadi simbol budaya yang kaya dan potensi wisata yang menjanjikan bagi Kabupaten Cirebon.

“Masyarakat hari ini bergembira melaksanakan acara syukuran atau sedekah laut. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya,” tuturnya. (Ara)

Share:

Sabtu, 27 Juli 2024

Kota Cirebon Tuan Rumah West Java Swimming Series 2024 Rekor Bersejarah Catherine Surya Terpecahkan

 

CIREBON – Sejarah 31 tahun rekor yang dipegang oleh salah satu atlet dari Kota Cirebon yang namanya diabadikan pada kolam renang milik Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan Provinsi Jawa Barat yaitu Catherine Surya terpecahkan. 

Rekor ini terpecahkan dari penyelenggaraan kejuaraan renang West Java Swimming Series 2024 di Kolam Renang Catherine Surya, Kompleks Stadion Bima Kota Cirebon.

Event yang berlangsung selama tiga hari sejak 26 Juli ini berhasil menyedot perhatian 1.307 atlet dari dari 87 perkumpulan yang berasal dari 24 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dengan semangat juang tinggi, para perenang mempertandingkan 3.387 nomor, menciptakan atmosfer kompetisi yang sengit.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dipilihnya Kota Cirebon sebagai lokasi penyelenggaraan acara bergengsi ini.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih atas pemilihan Kota Cirebon sebagai tempat penyelenggaraan series kedua dalam rangka Piala Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

Pj Wali Kota berharap ke depannya masih ada agenda-agenda olahraga lain yang dapat meningkatkan prestasi dan perekonomian melalui sport tourism.

“Semoga momentum ini menjadi inspirasi bagi para atlet muda untuk terus berprestasi,” tuturnya.

Ketua Umum Pengprov Akuatik Jawa Barat, Verdia Yosef, menyatakan kekagumannya terhadap Kota Cirebon.

“Kota Cirebon sangat luar biasa. Di sini, kita berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Catherine Surya sejak tahun 1993. Alhamdulillah, rekor itu sekarang telah terpecahkan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Barat, Asep Sukmana, menyampaikan bahwa penunjukan Kota Cirebon sebagai tuan rumah sangat tepat.

“Selain memiliki atlet legendaris seperti Catherine Surya, Kota Cirebon juga memiliki fasilitas kolam renang yang layak dan bertaraf internasional. Kami berharap, semoga lebih banyak rekor baru terpecahkan di sini,” harapnya. (Nisa)

Share:

Jumat, 26 Juli 2024

Pj Wali Kota Cirebon Apresiasi CEF ke-9: Momentum Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Inovasi UMKM

CIREBON – Kantor Perwakilan (KPw) Cirebon kembali menyelenggarakan acara tahunan bergengsi, ‘Ciayumajakuning Entrepreneur Festival’ (CEF) ke-9, yang digelar di Taman Kota Kuningan. Event ini dimulai dengan acara pembukaan yang bertajuk “Akselerasi Ekonomi dan Keuangan yang Masif, Digital, Inklusif dan Hijau” pada Jumat malam (26/7/2024), dengan suasana yang sangat meriah.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu (25-28/7/2024), menampilkan partisipasi dari total 112 UMKM dari seluruh Ciayumajakuning. Berbagai jenis usaha, mulai dari halal food, kopi, fashion, craft, hingga produk pangan, terlibat dalam kegiatan ini. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan ekonomi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah aglomerasi tersebut, termasuk Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi tinggi terhadap festival ini. Opening ceremony dihadiri Bupati/Wali Kota beserta jajaran pejabat daerah lainnya (Forkopimda) dari Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Menurut Pj Wali Kota, CEF bukan sekadar festival semata, melainkan langkah besar dalam upaya pengembangan potensi ekonomi di daerah, khususnya di wilayah Ciayumajakuning.

“Event seperti ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk kita semua dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi,” ujarnya.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, CEF ke-9 diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan UMKM serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning.

Pj Wali Kota menambahkan, dengan melibatkan 112 UMKM dari berbagai sektor, CEF memberikan kesempatan berharga bagi para pelaku usaha untuk berinovasi dan berkembang. “Kolaborasi dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memaksimalkan potensi ekonomi yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Cirebon, Anton Pitono mengatakan, CEF ke-9 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024 dan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2024. Menurut Anton, festival ini memiliki tujuan strategis yang mendalam dalam mendukung bauran kebijakan ekonomi.

Anton menjelaskan bahwa CEF 2024 dirancang untuk mendukung berbagai kebijakan penting, seperti pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, serta integrasi ekonomi dan keuangan inklusif, termasuk ekonomi syariah.

“CEF 2024 juga berperan dalam mendukung ekonomi dan keuangan digital, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), serta Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia Aja, sejalan dengan program strategis Pemerintah Daerah,” ungkap Anton.

Festival ini menjadi sinergi positif dalam upaya memperkuat ekonomi daerah serta mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan digital secara inklusif dan ekonomi hijau. 

“CEF ke-9 adalah momen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor UMKM, yang merupakan backbone dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif dan menjaga stabilitas harga. UMKM berkontribusi sebesar 61% terhadap perekonomian nasional, sehingga perannya sangat krusial,” tambahnya. (din)

Share:

Fikar dan Wika 2024, Langkah Nyata Wujudkan Kampung Wisata Arab di Cirebon

CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Festival Kampung Arab (Fikar) dan Wisata Kampung Arab (Wika) Muharram 2024, Jumat (26/7/2024). Acara yang bertemakan “Festival Panjunan Akulturatif” ini dilaksanakan di depan Masjid Merah Panjunan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam pembentukan Kampung Wisata Arab Panjunan. “Kegiatan Festival Kampung Arab dan Wisata Kampung Arab ini adalah bagian dari program unggulan tahun 2024 yang bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata budaya di Kota Cirebon,” ujarnya.

Untuk diketahui, Program Fikar dan Wika ini sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Meski sempat tertunda karena adanya perubahan administrasi parsial, acara ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik.

Pj Wali Kota menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Kampung Arab Panjunan, salah satunya adalah keberadaan gedung-gedung tua yang bersejarah. 

“Rumah-rumah tua di Kampung Arab Panjunan memiliki daya tarik tersendiri. Jika diubah menjadi cafe dengan konsep Arabian, ini akan menjadi daya tarik wisata,” jelasnya.

Festival ini tidak hanya menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi lokal melalui pariwisata. “Kami berharap Fikar dan Wika ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengumumkan bahwa kegiatan ini menjadi kick off atau penanda awal dari rangkaian pembentukan Kampung Wisata Arab Panjunan. Program ini sudah digagas sejak dua tahun yang lalu dan kini mulai direalisasikan.

“Festival Panjunan ini merupakan titik awal dari upaya kami membentuk Kampung Wisata Arab Panjunan yang telah direncanakan selama dua tahun terakhir,” ujar Agus Sukmanjaya.

Festival ini akan menampilkan berbagai macam acara, mulai dari penampilan seni budaya, bazar UMKM, ngaji sejarah, hingga ziarah ke makam Pangeran Pekarungan. “Kegiatan ziarah ini dimaksudkan untuk mengingatkan kita kepada orang tua dan leluhur kita,” tambah Agus.

Agus Sukmanjaya juga menyebutkan bahwa Festival Panjunan akan berlangsung sepanjang tahun sebagai bagian dari upaya promosi budaya pariwisata dan untuk menginspirasi warga Panjunan agar bisa menggali potensi yang ada di wilayah mereka. 

“Kami ingin warga Panjunan terinspirasi untuk memaksimalkan potensi yang ada di lingkungan mereka,” jelasnya.

Secara paralel, pembangunan infrastruktur di Panjunan juga sedang berjalan. “Secara fisik, infrastrukturnya sedang kami bangun dan diharapkan bisa selesai sebelum akhir tahun ini, karena ini merupakan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat,” ungkap Agus.

Selama enam bulan ke depan, akan ada berbagai event seperti ini yang diadakan di lokasi yang berpindah-pindah, mengingat di Panjunan terdapat tiga RW. Dengan adanya kegiatan ini, Pemkot Cirebon optimis bahwa Kampung Wisata Arab Panjunan akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Ara)

Share:

Penanaman 10 Ribu Mangrove, Cegah Abrasi dan Tingkatkan Potensi Wisata Bahari

CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus berupaya melakukan pengembangan pariwisata. Saat ini, sektor unggulan pariwisata Cirebon meliputi kuliner, religi, sejarah, dan budaya, sementara sektor bahari belum dimanfaatkan secara optimal.

Pantai Kejawanan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata tambahan di Kota Cirebon karena memiliki kawasan hutan mangrove yang luas.

“Potensi pariwisatanya sangat luar biasa. Hutan mangrove bisa diperluas lagi. Ada rencana pembangunan jalur pejalan kaki di PPN Kejawanan,” kata Penjabat (Pj) Walikota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi saat meninjau kawasan Pantai Kejawanan, Jumat (26/7/2024).

Pj Wali Kota menyatakan bahwa wisata hutan mangrove bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati suasana pantai, tetapi juga spot-spot baru yang menarik.

“Ini bisa menjadi daya tarik baru di kawasan wisata bahari Kejawanan (WBK). Pasir di sekitar mangrove sangat halus seperti di Pantai Jimbaran, Bali. Semoga bisa lebih modern dan instagramable,” ungkapnya.

Namun, Pj Wali Kota menekankan pentingnya perhatian terhadap kebersihan selama pengembangan. Ia meminta masyarakat dan pedagang untuk menjaga kebersihan kawasan.

“Sampah masih banyak terlihat, terutama sampah plastik. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, karena sampah plastik membutuhkan puluhan tahun untuk terurai,” jelasnya.

Pj Wali Kota juga mengapresiasi upaya Laskar Agung Macan Ali Nuswantara dan para pecinta lingkungan yang telah menanam 10 ribu pohon mangrove, di kawasan Kejawanan dalam rangka memperingati Hari Jadi Cirebon ke-597.

“Pemeliharaan adalah yang paling penting. Kami berharap kolaborasi terus berlanjut untuk merawat mangrove ini. Jika ada yang mati, segera diganti agar bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini akan berlangsung selama satu bulan. Menurutnya, penanaman mangrove ini diharapkan dapat mencegah abrasi dan mengurangi dampak rob yang sering terjadi di pesisir Kota Cirebon.

“Hari ini kami menanam 10 ribu mangrove dan akan terus melanjutkan hingga satu bulan ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi pantai di Kota Cirebon sangat kritis akibat abrasi dan rob yang tinggi. Tak hanya itu, tingkat arus dan kadar garam yang tinggi menjadi tantangan utama. Pihaknya berkolaborasi dengan Pemkot Cirebon dan PPN Kejawanan membuat Gerak Setara, yaitu Gerakan Semai Tanam Pelihara.

“Jadi, setelah penanaman itu ada gerakan untuk merawat pohon mangrove, ini yang terus kita gelorakan,” ucapnya. (din)

Share:

Kamis, 25 Juli 2024

Dosen BSA FUA UIN Siber Cirebon Hadiri Lokakarya Konvensi Nasional RKKNI Bidang Penerjemah

JAKARTA - Berbagai ahli dan praktisi di bidang penerjemahan dari seluruh Indonesia berkumpul untuk menghadiri Lokakarya Konvensi Nasional Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) Bidang Penerjemahan yang berlangsung di Hotel Wyndham Jakarta. Acara yang digelar selama tiga hari (24-26 Juli 2024) ini bertujuan untuk merumuskan standar profesionalisme dalam bidang penerjemahan secara nasional.

Konvensi ini dihadiri oleh lebih dari 60 peserta yang terdiri dari penerjemah profesional, akademisi, perwakilan industri, badan dan lembaga pemerintahan dan pihak terkait lainnya. 

Salah satu fokus utama konvensi ini adalah penyusunan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) khusus untuk penerjemahan. KKNI ini diharapkan dapat menjadi panduan yang jelas bagi pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan karir bagi para penerjemah di Indonesia. 

Dengan adanya KKNI yang terstruktur, diharapkan akan tercipta konsistensi dalam penilaian kompetensi penerjemah serta peningkatan kualitas layanan penerjemahan secara keseluruhan.

Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa KEMDUKBUDRISTEK, Iwa Lukmana menjelaskan pentingnya KKNI dalam mengatur dan mengembangkan profesi penerjemah di Indonesia. 

“Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) ini akan membantu meningkatkan profesionalisme penerjemah, memperjelas standar yang harus dicapai, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerjemahan,” ujarnya.

Turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan konvensi nasional ini, H. Rijal Mahdi, Lc., MA selaku Dosen Jurusan Bahsa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati. 

Secara terpisah, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag selaku dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati  mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengakuan eksistensi dan kapasitas dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus memontum untuk mempersiapakan lulusan Jurusan BSA UIN Siber Syekh Nurjati cirebon sesuai dengan profil lulusan sebagai pengalih bahasa atau penerjemah.

Di sela-sela kegitan konvensi, Rijal Mahdi berkesempatan untuk mengkoordinasikan beberapa kegiatan yang mungkin dapat dikolaborasikan antara PUSTANDA KEMDUKBUDRISEK dengan UIN Siber Syekh Nurjati antara lainnya adalah dengan berkonsultasi dengan Penanggung Jawab Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penurur Asing atau BIPA KEMDIKBUDRISTEK untuk mengadakan pelatihan BIPA untuk akademisi UIN Siber Syekh Nurjati. 

"Besar harapan kegiatan ini dapat diselanggarakan dalam waktu dekat di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon," ujarnya. (din)

Share:

UIN Siber Cirebon Gelar Entry Meeting Evaluasi Program Cyber University dengan Inspektorat Jenderal Kemenag RI

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Entry Meeting Evaluasi Program Cyber University bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara ini berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024, di ruang Rapat Senat lantai 2 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan PJJ PAI, Ketua dan Sekretaris LPM, Ketua dan Sekretaris SPI, Kepala Perpustakaan, Kepala PTIPD, Kepala PIPD, Kabag Umum dan Layanan Akademik, para Kabag TU Fakultas, Kasubbag Layanan Akademik, Kasubbag TUPRT, Kasubbag Pascasarjana, dan JF Pranata Humas.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya menjelaskan bahwa langkah besar ini merujuk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 860 tahun 2022, yang menetapkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project Perguruan Tinggi Keagamaan Islam berbasis siber.

“IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai Pilot Project PTKI berbasis siber akan menjalankan tiga hal pokok, yakni melaksanakan program pendidikan berbasis siber sebagai advokasi Gerakan Open Islamic Education Resources (OIER), menyelenggarakan proses belajar mengajar berbasis Digital Multimedia University (DMU) untuk mengembangkan perguruan tinggi keagamaan Islam sebagai pusat penciptaan dan transmisi pengetahuan, serta menyelenggarakan pendidikan jarak jauh berbasis teknologi atau universitas siber yang terhubung secara digital dan virtual,” ujar Prof. Aan.

Visi ini menjadi langkah signifikan dalam mendorong transformasi pendidikan keagamaan Islam di Indonesia menuju era digital. Dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dan sumber daya digital, IAIN Syekh Nurjati Cirebon berupaya menjadi pelopor dalam menghadirkan inovasi dan kemajuan dalam dunia pendidikan tinggi keagamaan.

Dr. H. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., Inspektorat Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, yang juga menjadi penanggung jawab dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa kehadiran tim Inspektorat Jenderal yang terdiri dari Mahmudah Pengendali Teknis, Ifrokhatul Khusnah Ketua Tim, Mudrik Zamzami, Ketua Sub Tim, Jamilludin Ali Anggota Sub Tim, Eliyana Rahmach Ketua Sub Tim, dan Fajar Harmanto anggota Sub Tim. 

Tujuan utamanya adalah untuk melakukan monitoring program siber dengan modal awal PJJ PAI. Ia menekankan bahwa Inspektorat saat ini tidak hanya berperan sebagai auditor tetapi juga sebagai kawan dan tim yang bersama-sama membangun Kementerian Agama.

"Perubahan paradigma Inspektorat Jenderal ada empat poin: 1) Pendampingan, 2) Monitoring dan evaluasi program, 3) Melakukan audit, dan 4) Investigator terhadap Dumas. Kami juga melakukan upgrading semua elemen UIN SSC dan memastikan kesiapan serta kelengkapan sarana dan prasarana terkait program siber," ujar Ruchman Basori.

Mahmudah, Pengendali Teknis Inspektorat Jenderal, dalam paparannya menjelaskan urgensi dilakukannya evaluasi Program Cyber University pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah untuk mengakselerasi terciptanya Universitas Siber Terdepan di Indonesia dan dunia.

Evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengembangan kelembagaan, kesiapan Lembaga Penjaminan Mutu, dukungan anggaran, sarana dan prasarana, serta memastikan outcome yang mencakup dua hal utama: memberikan potret lapangan apakah pencapaian UIN Siber sudah dapat dijadikan legacy sesuai dengan target program prioritas Menteri Agama, dan mengevaluasi capaian UIN Siber menjadi salah satu kampus unggulan tingkat nasional serta menduduki peringkat 10 besar perguruan tinggi terkemuka tingkat Asia.

Evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat langkah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan inovasi dan kemajuan di bidang pendidikan tinggi keagamaan Islam berbasis teknologi digital, sehingga mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. (din)

Share:

Selasa, 23 Juli 2024

Beranda Profil Pemerintahan Layanan Digital Archives PPID EVENT DOKUMEN PENGUMUMAN GALERI FOTO BERITA POTENSI DAERAH AGENDA JDIH Home Wisata & Budaya Disbudpar Kabupaten Cirebon Promosikan Seni Budaya Melalui Festival Talun Ngangeni Disbudpar Kabupaten Cirebon Promosikan Seni Budaya Melalui Festival Talun Ngangeni

KABUPATEN CIREBON — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon menggelar Festival Talun Ngangeni 2024. Festival yang bertujuan untuk mempromosikan seni dan budaya Kabupaten Cirebon, khususnya di wilayah Kecamatan Talun.

Festival Talun Ngangeni digelar pada Sabtu (20/7/2024) dan Minggu (21/7/2024) di kawasan wisata kuliner Rindoe Talun. Berbagai kegiatan meramaikan Talun Ngangeni, seperti kirab seni dan buaya yang diramaikan 11 desa, pertunjukan seni dan budaya, perlombaan tari dan karaoke, hingga bazar produk ekonomi kreatif (ekraf) Kabupaten Cirebon.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Drs Abraham Mohammad MSi mengatakan, Festival Talun Ngangeni juga merupakan bagian dalam memperingati Tahun Baru Islam 1446 Hijriah.

Abraham menyebut, Kabupaten Cirebon memiliki ragam kekayaan kebudayaan dan ekraf. Sehingga, lanjut dia, pihaknya terus berinovasi untuk mengembangkan potensi dan kekayaan Kabupaten Cirebon, baik dalam sektor budaya, pariwisata, maupun ekraf.

“Kegiatan ini menggabungkan unsur kebudayaan, keagamaan, entertainment, dan exhibition. Kegiatan Festival Talun Ngangeni sudah menjadi agenda tahunan, yang pada tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-4 sejak tahun 2020,” ucap Abraham.

“Kegiatan ini semoga dapat memberikan akses pasar seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Cirebon tentang kebudayaan Cirebon, dan mendapat peran dalam geliat ekonomi yang begitu dinamis saat ini,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Kecamatan Talun merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Cirebon. Enam desa wisata pun telah ditetapkan di Kecamatan Talun.

“Festival Talun Ngangeni merupakan sebuah festival budaya yang diselenggarakan bersamaan dengan mempromosikan potensi produk ekonomi kreatif, dan dikolaborasikan dengan pertunjukan seni sebagai bentuk sadar wisata melalui identitas,” tambahnya.

Ia mengapresiasi semua pihak yang turut menyukseskan Festival Talun Ngangeni. Abraham juga berharap, Festival Talun Ngangeni menjadi penggerak kegiatan serupa di kemudian hari.

Senada disampaikan Kepada Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suryadilaga SPar, Festival Talun Ngangeni bertujuan untuk mempromosikan seni dan budaya Kabupaten Cirebon. (Ara)


“Kegiatan ini merupakan suatu festival budaya untuk mengangkat dan mempromosikan potensi budaya, serta seni khas daerah,” kata Bayu.

Share:

Senin, 22 Juli 2024

TPA Regional Di Desa Walahar Dilirik Investor Asing

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menyebutkan bahwa ada salah satu investor asing telah menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Senin (22/7/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyebut, investor tersebut menawarkan untuk mengelola sampah di lahan seluas 8 hektar dengan kapasitas hingga 2.000 ton per hari dan dapat mengatasi masalah sampah di Kabupaten Cirebon, yang notabene mencapai 1.200 ton per hari.

Selain kapasitas yang besar, sistem pengelolaan yang diusulkan juga ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu.

Saat ini, Pemkab Cirebon dan investor tengah dalam tahap penjajakan untuk mencapai kesepakatan.

Lahan seluas 35 hektar telah disiapkan oleh Perhutani, namun hanya 8-10 hektar yang diperlukan untuk pengelolaan sampah 2.000 ton per hari.

Proyek TPA regional ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan mekanisme yang mengikuti arahan Pemprov.

“Kami sangat membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang baik di Cirebon Raya,” ujar Wahyu.

Pemkab Cirebon berharap proses lelang investasi ini, tidak membebani pemerintah daerah dengan tipping fee yang besar. Komunikasi intensif dengan masyarakat sekitar juga telah dilakukan.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon,” tutupnya. (din)

Share:

Sabtu, 20 Juli 2024

Upaya Peningkatan Penanganan Stunting, Pemkab Cirebon Terima Penghargaan Bapak Dan Ibu Asuh Anak Stunting Di Harganas Ke-31

KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon mendapatkan kehormatan besar dengan menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024.

Pada acara Malam Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra yang digelar di Hotel Aston Cirebon, Sabtu (20/7/2024), Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima gelar sebagai “Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting” dari BKKBN Jawa Barat.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyatakan, pihaknya sedang berupaya mengoordinasikan langkah-langkah penanganan stunting bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan internal pemerintahan.

Tujuannya adalah agar semua pihak, dapat berperan sebagai bapak dan ibu asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting.

“Dengan berbagai langkah ini, kami berharap, kasus stunting di Kabupaten Cirebon dapat semakin berkurang dan mencegah munculnya kasus stunting baru,” ujar Wahyu.

Kabupaten Cirebon, kata dia, juga telah dipilih sebagai lokasi perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Wahyu menjelaskan, bahwa menjadi tuan rumah Harganas tidak hanya berdampak pada penanganan stunting, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon.

“Menjadi tuan rumah membawa banyak hal positif bagi Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Ia berkomitmen untuk mengoptimalkan berbagai langkah penanganan stunting, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama untuk mencapai kemajuan bangsa.

“Bapak Presiden RI selalu menyampaikan, bahwa keluarga adalah pondasi utama untuk mencapai kemajuan bangsa,” kata Hasto.

BKKBN juga tengah mengembangkan Indeks Pembangunan Keluarga, yang mengukur tiga dimensi, yakni ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan.

Secara nasional, hasil pengukuran tersebut menunjukkan, kalau indeks ketentraman berada di skor hampir 60, indeks kemandirian di skor 52,49, dan indeks kebahagiaan disebut tertinggi.

Untuk Provinsi Jawa Barat, indeks kebahagiaan berada di angka 70,85, sementara indeks kemandirian di angka 51, dan indeks ketentraman di angka 58. (din)

Share:

Jumat, 19 Juli 2024

Workshop Batik Jumputan, Inovasi Hasil Kolaborasi UIN Siber Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga

CIREBON, FC - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dimulai pada hari Selasa, 10 Juli 2024. 

Acara pembukaan berlangsung meriah di Desa Giriasih, Girijati, dan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. KKN ini melibatkan mahasiswa dari kedua universitas dengan tujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Lailatus Saidah dan Rendi Perdana dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berperan sebagai penanggung jawab Program Kerja Workshop Batik Jumputan dalam kegiatan KKN Kolaborasi Kelompok 90 di wilayah Dusun Jorong, Kelurahan Girijati. Lailatus Saidah, yang akrab disapa Ela, menjelaskan urgensi dari program kerja ini.

"Salah satu program kerja dari KKN Kelompok 90 di Dusun Jorong adalah Workshop Batik Jumputan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Juli 2024, pukul 14.30 bersama ibu-ibu PKK yang ada di Dusun Jorong, Kelurahan Girijati," ungkap Ela.

Ketua Kelompok 90 KKN Kolaborasi, Iqra Huud Zackyjatsono dari UIN Sunan Kalijaga, juga menuturkan pentingnya program ini dalam memberdayakan masyarakat. "Kami berharap melalui Workshop Batik Jumputan ini, ibu-ibu PKK dapat mengembangkan keterampilan dalam berwirausaha" jelas Iqra.

Rahayu Lestary, S.Pd., Ketua Ibu PKK Dusun Jorong, yang juga merupakan istri dari Kepala Dukuh Dusun Jorong, sangat antusias dengan program ini. 

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 90 yang telah menginisiasi kegiatan Workshop Batik Jumputan. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru," ujar Rahayu.

Kepala Dukuh Dusun Jorong, Sardiyono, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. 

"Saya sangat mengapresiasi upaya mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 90 yang telah memilih Dusun Jorong sebagai lokasi kegiatan. Workshop Batik Jumputan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kami," tutur Sardiyono.

KKN Kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini merupakan langkah nyata dalam menjalin sinergi antara dunia akademis dan masyarakat. 

Melalui program-program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi perkembangan desa.

Workshop Batik Jumputan pada 21 Juli 2024 mendatang diharapkan menjadi salah satu kegiatan yang mampu meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha pada masyarakat Dusun Jorong, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat. (din)

Share:

Seminar Kesetaraan Gender di Era Digital Sukses Digelar di SMKN 1 Gebang


GEBANG, FC – Seminar bertajuk "Memperkuat Pemahaman Kesetaraan Gender di Era Digital" sukses diselenggarakan di SMKN 1 Gebang pada Jumat,19 Juli 2024. 

Acara ini merupakan kolaborasi antara Karang Taruna Gebang Ilir, SMKN 1 Gebang, dan KKN Reguler Kelompok 56 UIN Syekh Nurjati Cirebon. Seminar ini menghadirkan Imelda Triadhari sebagai pemateri utama dan Jihan Meilinda Alfiani sebagai moderator.

Dalam paparannya, Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, menekankan pentingnya memperjuangkan kesetaraan gender di era digital. 

"Kesetaraan gender di lingkungan sekolah adalah fondasi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi semua siswa, tanpa memandang jenis kelamin. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan dan diskriminasi gender," ujar Imelda.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan penjelasan mendalam tentang kesetaraan gender dan berbagai bentuk kekerasan serta pelecehan seksual yang sering terjadi di lingkungan sekolah. 

Ia juga menyoroti kekerasan dalam pacaran (toxic relationship) yang menjadi perhatian penting dalam pendidikan remaja.

Ia menjelaskan bahwa pelecehan seksual di sekolah bisa berupa tindakan fisik, verbal, atau non-verbal yang tidak diinginkan dan berdampak negatif pada korban. Contohnya termasuk komentar yang merendahkan, sentuhan tidak senonoh, dan penyebaran rumor yang bersifat seksual.

"Kita harus peka dan berani melaporkan setiap tindakan pelecehan seksual. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut akan kekerasan atau pelecehan," tegas Imelda.

Selain itu, Imelda juga menyoroti kekerasan dalam pacaran atau yang sering disebut sebagai toxic relationship. Ia menjelaskan bahwa toxic relationship adalah hubungan yang tidak sehat dan penuh dengan kekerasan emosional, fisik, atau psikologis.

Hal ini sering kali terjadi di kalangan remaja dan bisa berdampak buruk pada perkembangan mental dan emosional mereka.

"Remaja perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tanda-tanda toxic relationship, seperti manipulasi, kontrol berlebihan, cemburu yang tidak sehat, dan kekerasan fisik atau verbal. Mereka harus diajarkan untuk mengenali dan mengambil langkah tegas untuk keluar dari hubungan yang merugikan ini," jelas Imelda.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan teman-teman dalam mendukung korban kekerasan dalam pacaran. "Dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting bagi korban untuk merasa aman dan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan menghargai."

Seminar ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMKN 1 Gebang dan Karang Taruna Gebang Ilir. Mereka berharap kegiatan ini dapat mengedukasi banyak siswa mengenai pentingnya kesetaraan gender.

"Semoga dengan adanya seminar ini, para siswa dapat lebih memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital yang penuh dengan tantangan baru," kata Kepala Sekolah SMKN 1 Gebang.

Imelda mengakhiri dengan mengajak semua peserta seminar untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender dan melawan segala bentuk kekerasan dan pelecehan. 

"Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraan gender dan keberanian untuk melawan kekerasan, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi semua," tutupnya.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis tetapi juga mengajak peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kesetaraan gender. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta, diharapkan seminar ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan setara di SMKN 1 Gebang dan masyarakat sekitar. (Ara)

Share:

Dosen FUA UIN Siber Cirebon Ikuti Program Sertifikat Internasional Tentang 5D Thinking Model dalam Pendidikan

TURKI – Dua dosen dari Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Andri Azis Putra dan Muhammad Ikhsan Ghofur, M.A., berpartisipasi dalam “Online Certificate Program Summer 2024: on 5D Thinking Model” yang diselenggarakan oleh Institute of Integrated Knowledge di Hartford USA, bekerja sama dengan Uskudar University (Turki). 

Program pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari 15 hingga 18 Juli 2024, dan ditujukan untuk meningkatkan pembelajaran berbasis agama, kemampuan berpikir kritis, serta berorientasi pada praktik dan moralitas. Kamis, (18/07/2024).

Pelatihan ini menghadirkan para ahli yang kompeten dalam bidang pengembangan cara berpikir holistik dan komprehensif di dunia pendidikan. Di antara para ahli tersebut adalah Dr. Necati Aydin, seorang profesor ekonomi yang mengeksplorasi kesejahteraan dari perspektif multidisiplin; Ms. Uzma Ahmed, Direktur Pendidikan dan Pelatihan di Institute of Integrated Knowledge, yang merancang program 5D untuk anak-anak; Dr. Saba Irshad Ansari, seorang sarjana terkemuka dengan gelar PhD dalam Studi Islam dari Aligarh Muslim University, India; dan Ms. Nadine Kamal.

Secara umum, pelatihan ini menjelaskan tentang lima dimensi berpikir sebagai alternatif pendekatan dalam dunia pendidikan, yaitu: Analytic Thinking, Analogical Thinking, Critical Thinking, Meditative Thinking, dan Moral Thinking. 

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah menghadirkan unsur ketuhanan dalam setiap aspek pendidikan, terutama dalam membentuk narasi yang disampaikan kepada peserta didik. 

Saat ini, narasi dalam dunia pendidikan cenderung memberikan kesan independen kepada ciptaan dalam berkreasi, padahal sebenarnya Tuhan adalah sebab utama dari proses tersebut.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag.,memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya dua dosen ini. Menurut Dr. Anwar, mencari alternatif dalam pengembangan dunia pendidikan merupakan suatu keharusan untuk memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat. “Integrasi antara ilmu umum dan aspek religiusitas adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.

Selain itu, Dr. Anwar juga mengapresiasi kemudahan yang ditawarkan oleh jaringan siber atau internet, yang memungkinkan para akademisi untuk bertukar pikiran dan berbagi wawasan demi kemajuan kemanusiaan di masa depan.

Partisipasi dalam program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi dosen dalam metode pengajaran yang inovatif tetapi juga memperkuat jaringan internasional UIN Syekh Nurjati Cirebon. Ini adalah langkah positif dalam upaya mengoptimalkan pendidikan berbasis agama, memperkaya kemampuan berpikir kritis, dan membentuk generasi yang lebih bermoral. (din)


Dengan mengikuti program sertifikat internasional ini, Dr. Andri Azis Putra dan Muhammad Ikhsan Ghofur, M.A., menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih holistik dan berorientasi pada nilai-nilai moral dan religiusitas. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kurikulum dan metode pengajaran di Fakultas Ushuluddin dan Adab, serta memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai institusi pendidikan yang unggul di tingkat internasional.

Share:

Prodi PGMI UIN Siber Cirebon Raih 5 Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang PD-PGMI Indonesia Award 2024

BANDAR LAMPUNG - Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih lima penghargaan pada ajang PD-PGMI Indonesia Award 2024. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Kerja Nasional ke-10 Perkumpulan Dosen PGMI se-Indonesia yang diselenggarakan di UIN Raden Intan Lampung. Jum’at, (19/07/2024).

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd., Ketua Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyatakan bahwa Prodi PGMI berhasil meraih lima penghargaan bergengsi, yang terdiri dari:

1. Prodi Teladan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan berdasarkan prestasi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

2. Prodi Teladan Penelitian Peringkat 3 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan dana hibah penelitian yang diterima dari pendanaan luar negeri maupun dalam negeri.

3. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI yang dikelola oleh Prodi PGMI, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, meraih Jurnal Teladan Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena jurnal tersebut telah terakreditasi SINTA 2 dan memiliki impact factor tertinggi di antara jurnal lainnya.

4. Jurnal Paling Banyak Disitasi oleh Jurnal Internasional Bereputasi Terindeks Scopus Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

5. Jurnal Sitasi Tertinggi Versi Google Scholar Peringkat 1 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

Selain itu, Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I, dosen PGMI yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 1 FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menerima penghargaan sebagai Dosen Teladan Penelitian Peringkat 3 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika Prodi PGMI serta dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan rektorat. 

Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, kami mendorong semua dosen di lingkungan Prodi PGMI untuk terus produktif menghasilkan karya ilmiah, baik dalam bentuk buku ajar, artikel jurnal nasional dan internasional terindeks Scopus, maupun karya ilmiah lainnya. 

Di bidang penelitian, kami mendorong kolaborasi dosen untuk melakukan penelitian di tingkat lokal maupun nasional. Di bidang pengabdian kepada masyarakat, kami terus mendorong dosen untuk berkontribusi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional," jelasnya.

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. berharap Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat terus meraih prestasi dan menjadi lebih unggul di tingkat nasional maupun internasional. "Dengan penguatan ini, kami berharap Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin maju dan unggul," tutupnya. (din)

Share:

Fakultas Syariah Cirebon Lakukan Benchmarking ke Dirjen Mahkamah Agung


JAKARTA - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan kunjungan ke Dirjen Mahkamah Agung dalam kegiatan benchmarking bertajuk “Mengenal Peradilan Elektronik di Pengadilan Agama”. 

Kunjungan ini disambut hangat oleh Dr. Arif Hidayat, SH., MM., Plt. Direktur Pembinaan Administrasi PA Badan Peradilan Agama, beserta sejumlah Hakim Yudisial.Kamis, (18/07/2024).

Dr. Arif Hidayat dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan Fakultas Syariah UIN Siber.Syekh Nurjati Cirebon “Kami siap mengenalkan sistem peradilan elektronik di pengadilan agama di kesekretariatan Mahkamah Agung ini,” tuturnya. 

Turut mendampingi dalam penyambutan ini adalah Tarno, Kasubdit Bimbingan dan Monitoring Pengadilan Agama; Lala, Kasubdit Data; Rendra dan Yudi, Hakim Yudisial; Rina, Kasubdit Pengembangan; Arif Gunawan, Kabag Ortala; Ica, Kasubdit Tata Kelola; dan Maimun. 

Edy Setyawan, Lc., MA., Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat. 

“Selama kami bekerjasama lewat posbakum, lembaga kami merasa sangat puas karena kami terlayani dengan baik. Jika diizinkan, kami ingin kembali bekerjasama dengan pengadilan agama agar mahasiswa kami bisa menambah wawasan,” ujarnya.

Urgensi Kunjungan: Edy Setyawan menyampaikan pentingnya kunjungan ini, mengingat tingginya volume perkara yang ditangani Badilag, termasuk 33 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) dan 446 satuan kerja (satker). 

Dengan jumlah aparatur pengadilan agama di Indonesia mencapai 12.323 orang dan rerata perkara yang diterima per tahun sebanyak 630.000, sebagian besar adalah perkara cerai yang mayoritas diajukan oleh perempuan.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang kekurangan hakim di pengadilan agama dan pentingnya mendorong lulusan untuk masuk ke sektor ini. Salah satu cara efektif adalah dengan jemput bola, membuka kesempatan bagi lulusan dan mengadakan acara bimbingan belajar,” jelas Edy Setyawan.

Prestasi dan Inovasi: Edy Setyawan juga menyoroti prestasi Ditjen Badilag seperti penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dan penghargaan dari MenPAN-RB sebagai tokoh perubahan di lingkungan peradilan. 

Selain itu, Ditjen Badilag mencatat rekor MURI untuk pemasangan CCTV terbanyak di satker dan mendapat bintang 5 dalam majalah IT terbesar se-Indonesia.

Peradilan Elektronik: Peradilan elektronik pertama kali dikenalkan pada 2018 melalui kunjungan ke Arab Saudi, dimulai dengan pendaftaran via email, pembayaran elektronik, dan pemanggilan elektronik. Namun, pada awalnya, sistem ini hanya berlaku untuk pengacara. 

Pada Agustus 2019, fitur ini diperluas mencakup persidangan secara elektronik. Evaluasi pada tahun 2022 menunjukkan bahwa sistem ini sudah terakomodir melalui surat tercatat jasa pos untuk tergugat dan pemohon, yang tetap berjalan.

“Jika Anda bekerja sendiri, hasilnya akan biasa saja. Namun, bersinergi dengan kekuatan lain pasti menghasilkan hasil yang luar biasa,” pungkas Dr. Arif Hidayat.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pengadilan Agama, serta meningkatkan wawasan mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan sistem peradilan elektronik yang semakin maju. (din)

Share:

Mahasiswi Ekonomi Syariah FEBI UIN Siber Cirebon Raih Prestasi di Global Youth Innovation Summit 2024

 

SINGAPURA - Kabar membanggakan datang dari Myla Lestari, mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Myla berhasil meraih prestasi gemilang di ajang Global Youth Innovation Summit (GYIS) Chapter Singapore and Malaysia Competition yang diselenggarakan oleh Global Youth Action di International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur, Malaysia, dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2024.

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Myla Lestari, mahasiswi semester 8 Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, berhasil meraih juara 1st Best Team SDGs Competition dan 3rd Place SDGs Project Video.

Muhammad Dhiyaaul Firdaus, Ketua Pelaksana acara sekaligus founder Pemuda Mendunia (Global Youth), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di kancah internasional,” tuturnya.

Myla Lestari juga menyampaikan pandangannya tentang acara tersebut. “Acara GYIS Chapter Singapore and Malaysia Competition merupakan platform yang tepat bagi para pemuda untuk berkontribusi dan berinovasi demi masa depan yang lebih berkelanjutan. Kompetisi ini mendorong para peserta untuk mengembangkan solusi inovatif untuk berbagai tantangan Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkapnya.

Acara GYIS Chapter Singapore and Malaysia Competition merupakan platform yang tepat bagi para pemuda untuk berkontribusi dan berinovasi demi masa depan yang lebih berkelanjutan. Kompetisi ini mendorong para peserta untuk mengembangkan solusi inovatif untuk berbagai tantangan Sustainable Development Goals (SDGs).

Detail Kegiatan:

Nama Kegiatan: Global Youth Innovation Summit Chapter Singapore and Malaysia Competition

Waktu dan Tempat: 15 – 18 Juli 2024 di International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur, Malaysia

Penyelenggara: Global Youth Action

Peserta: Mahasiswa dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia

Narasumber: Ahmad Ali bin A. Karim (IIUM), Dr. Irina Safitri Zen (IIUM)

Prestasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon:

o 1st Best Team SDGs Competition

o 3rd Place SDGs Project Video

Dr. H. Didi Sukardi, MH, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh Myla. “Semoga prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di kancah internasional,” ujarnya.

Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa UIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa. 

Dukungan penuh dan dorongan untuk terus berkarya dan berprestasi di kancah internasional sangat diperlukan untuk menginspirasi generasi muda lainnya. Mari kita dukung para pemuda Indonesia untuk terus berkarya dan berprestasi di kancah internasional. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support