Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 30 September 2024

Pemerintah Kota Cirebon menggelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menggelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024 di Ruang Rapat Prabayaksa Setda Kota Cirebon pada Senin, 30 September 2024. 

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nomor: B-1125/DJAI/AI.01.02/09/2024 mengenai Undangan Mengikuti Evaluasi Tahap II. Pemerintah Kota Cirebon terpilih sebagai salah satu dari dua ratus empat puluh satu (241) Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas.

Rapat dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, M. Arif Kurniawan, S.T., yang menekankan pentingnya komitmen dari seluruh perangkat daerah. “Seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus evaluasi Smart City harus berkomitmen dalam pelaksanaan survei secara serius dan profesional,” tegasnya.

Dalam pembukaan acara, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menyampaikan agenda pelaksanaan survei Program Smart City. Ia menjelaskan bahwa survei akan dilakukan melalui pengisian kuesioner di Google Form, yang dimulai dari tanggal 1 hingga 14 Oktober 2024. 

“Pada tanggal 8 Oktober 2024, kami akan melakukan evaluasi perkembangan survei dengan target minimal pencapaian 50%,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa finalisasi survei enam dimensi Smart City dijadwalkan pada tanggal 15-18 Oktober 2024, kemudian diikuti dengan pengunggahan dokumen antara tanggal 18 hingga 22 Oktober 2024.

Kepala Bidang Layanan e-Government, Eka Purnomo Sidik, M.Pd., memberikan pemaparan mengenai pola survei yang digunakan. Ia menyampaikan lebih lanjut terkait survei Smart City 2024 yang tetap menggunakan sistem sebelumnya, yaitu melalui Google Form sebagai media pengumpulan data. 

“Survei ini mencakup enam dimensi Smart City, dengan tiga subdimensi di setiap dimensi,” ujarnya.

Berdasarkan arahan Kemenkominfo RI melalui sosialisasi secara daring, setiap subdimensi memerlukan 50 responden. Total terdapat 18 program atau kegiatan yang akan disurvei, dan hanya program atau kegiatan yang telah tercantum dalam Masterplan Smart City Kota Cirebon yang akan dijadikan objek survei. 

“Tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur sejauh mana masyarakat mengenal dan memahami program atau kegiatan Smart City di Kota Cirebon sebagai penerima manfaat,” jelasnya.

Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dan memastikan proses evaluasi berjalan sesuai rencana guna mendukung implementasi program Smart City di Kota Cirebon, serta mewujudkan visi kota cerdas yang lebih baik bagi masyarakat. (nur)

Share:

Rabu, 25 September 2024

Audit Mutu Internal Humas UIN Siber Cirebon Dorong Peningkatan Layanan Digitalisasi dan Informasi Publik

CIREBON, FC - Proses Audit Mutu Internal (AMI) yang digelar oleh Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), pada 24 September 2024 berlangsung dengan lancar dan produktif. 

Kegiatan ini diawali dengan paparan profil oleh tim humas dan publikasi, yang memaparkan kinerja, pencapaian, serta langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan untuk mendukung upaya digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga.

Audit Mutu Internal (AMI), yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024, bertujuan untuk menguji dan merekam kualitas layanan di bidang dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga di perguruan tinggi secara sistemik dan independen. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan menghadirkan dua auditor berkompeten, yaitu H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dan Wulandari, MA.,Hum.. 

Kehadiran kedua auditor ini disambut hangat oleh tim Humas, yakni Pranata Humas Ahli Muda H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, Pranata Humas Pertama Oktavianus Bere, S.Sos., serta Bekti Sugiyono, S.Kom., Staf Humas.

H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dalam perannya sebagai auditor, menekankan pentingnya AMI sebagai alat evaluasi dalam menjaga kualitas pelayanan publik, terutama di bidang dokumentasi dan publikasi. 

“Audit ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh proses layanan kehumasan dan branding lembaga di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan, sehingga mampu memberikan informasi yang akurat, transparan, dan berdaya saing,” jelasnya.

Proses audit dilanjutkan dengan sesi wawancara yang mendalam, pengecekan dokumen, dan peninjauan langsung terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim humas dan publikasi. 

Wulandari, salah satu auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), memberikan apresiasi atas upaya progresif tim humas dan publikasi dalam mendigitalisasikan sejumlah dokumen penting, seperti majalah internal, laporan tahunan, dan publikasi lainnya. 

“Saya melihat tim humas telah berhasil mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek, menjadikan akses informasi lebih efisien dan modern,” ujar Wulandari.

Selain itu, Wulandari juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan konsistensi dalam digitalisasi, agar layanan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan tetap relevan dan up-to-date.

 “Digitalisasi bukan hanya sekadar mengubah bentuk dokumen menjadi digital, tetapi juga bagaimana informasi tersebut bisa diakses dengan mudah, cepat, dan akurat oleh para stakeholder, baik internal maupun eksternal,” tambahnya.

Para auditor berharap hasil audit ini dapat menjadi motivasi bagi tim humas dan publikasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus meningkatkan mutu layanan. 

Penekanan diberikan pada pentingnya melengkapi dokumen sesuai dengan standar Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang menjadi acuan dalam manajemen mutu di lingkungan perguruan tinggi.

H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Pranata Humas Ahli Muda, menanggapi hasil audit dengan penuh semangat dan komitmen untuk terus berbenah. 

Menurutnya, proses audit ini memberikan banyak insight yang akan dijadikan pijakan dalam meningkatkan kualitas layanan. 

"Kami bertekad untuk memberikan informasi yang semakin akurat, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh stakeholder, sehingga peran kami sebagai jembatan informasi bagi institusi dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya proses Audit Mutu Internal ini, Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu memberikan layanan dokumentasi, publikasi, dan branding yang berkualitas tinggi, mendukung upaya institusi untuk meraih daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Share:

Senin, 23 September 2024

Pengurus RW 08 Dilantik, Kuwu Sindangjawa Tekankan Kerukunan dan Partisipasi Warga Dalam Pembangunan

 

Pelantikan Pengurus RT-RW 08, KBK Sindangjawa di Resto Kafe Duren Montong


CIREBON, FC - Pengukuhan dan pelantikan Pengurus RT - RW 08, Kota Baru Keandra (KBK), Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Resmi digelar, bertempat di Resto Kafe Montong Durian, Minggu, 22 September 2024.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna, S.Pd didampingi Sekdes dan perangkat desa lainnya. Bahkan hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat dalam kegiatan pelantikan ini.

Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna menyampaikan, dengan dilantiknya kepengurusan RW 08 KBK ini, diharapkan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan ditingkatkan. Baik di bidang lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya. 

Yayat Supriyatna juga menekan soal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi roda penggerak pembangunan untuk segera dilaksanakan sebaik mungkin di KBK. 

"Masalah PBB, Desa Sindangjawa dari  sekian persennya adalah berasal dari KBK, maka diharapkan warga KBK melalui kepengurusan RT-RW yang ada segera menggerakkan untuk tercapainya target yang diminta Pemkab kepada Desa Sindangjawa, dan kami akan segera kembali berkoordinasi dengan pihak pengembang KBK terkait SPPT yang belum diterima pihak desa," jelasnya.

Selain itu, katanya, dengan memasuki tahun politik Pilkada di Kabupaten Cirebon, seluruh perangkat RT-RW agar tidak masuk dalam ranah politik saling dukung mendukung, namun hak politik tetap disalurkan, hal ini untuk menjaga Trantibmas dalam rangka menjaga kerukunan, kedamaian di lingkungan masing-masing RW dan Desa Sindangjawa.

Mengenai Posyandu dan lainnya, jika memang dimungkinkan, maka di RW 08 KBK ini bisa segera diadakan. Seluruh perangkat RT-RW tinggal mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan tersebut.

Yayat Supriyatna juga meminta agar masyarakat di RW 08 KBK, bisa bergotong royong dan saling bekerjasama dengan baik dengan seluruh perangkat RT-RW demi terlaksananya program di lingkungan RW 08 KBK. 

"Tapi memang dengan tanggungjawab yang tinggi para pengurus RT-RW ini, honornya masih jauh dari harapan dan ini hanya sebagai bentuk tali kasih saja dari kami, namun demikian dengan kondisi ini kami berharap pelayanan harus terus berjalan dengan baik sebagai tugas pengurus RT-RW di masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang dapat dihubungi, Hafidzudin, berharap Pemkab Cirebon bisa lebih memperhatikan benefit atau honorarium RT-RW sebagai garda terdepan di masyarakat bawah. Para pengurus ini memiliki tanggungjawab  tinggi karena langsung bersentuhan dengan lapisan masyarakat dan warga di bawah.

"Sebagai garda terdepan, peran RT-RW di masyarakat sangat strategis bagi pemerintah daerah. Terutama dalam pembangunan, maka sudah sepantasnya pemerintah daerah memberikan kelayakan honorarium bagi para Ketua RT dan RW agar bisa bekerja lebih baik dan maksimal," tandasnya.

Sementara itu, di akhir kegiatan pelantikan, acara dilanjut dengan kegiatan ramah tamah. (Aulia)

Share:

Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Bagi IKM

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, serta pengetahuan pelaku usaha kecil dalam memasarkan produk secara lebih efisien.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, MPd menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan ini. Sebab, IKM memiliki peran sentral dalam pembangunan ekonomi daerah.

“IKM menjadi core pembangunan Kabupaten Cirebon, karena pembangunan harus diawali dari pengusaha kecil yang menjadi representasi ekonomi mikro,” ujarnya.

Hilmy juga menambahkan, bahwa pelatihan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemkab Cirebon dengan pihak swasta, khususnya Indomaret.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh ilmu baru yang berguna dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan Indomaret. Saya yakin, para peserta akan mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama terkait cara memasarkan produk mereka dengan lebih baik,” kata Hilmy.

Lebih lanjut, ia menyebut, Indomaret bisa memberikan kurasi yang tepat dan membimbing para pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produk serta cara pemasaran.

“Saya berharap, IKM bisa naik kelas dari semua aspek, baik dari segi produksi, pemasaran, maupun kualitas produk,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Industri Indomaret Cabang Cirebon, Ricky Mario, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan pemaparan terkait peran Indomaret dalam membantu IKM berkembang.

Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Indomaret dalam membina mitra IKM, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami dari Indomaret, selalu berusaha untuk memberikan pelatihan kepada mitra IKM. Dengan harapan, mereka bisa naik kelas dan produk mereka bisa semakin dikenal luas,” ujar Ricky.

Ia juga berharap, produk-produk hasil pelatihan ini nantinya bisa dijual di jaringan ritel Indomaret.

Dalam pelatihan ini, para peserta diajak untuk memahami strategi pemasaran yang lebih efektif, mulai dari branding hingga distribusi produk.

Indomaret juga menyediakan sesi khusus untuk mengevaluasi produk-produk IKM yang berpotensi untuk dipasarkan melalui jaringan mereka.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha IKM yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini, dan berharap dapat segera menerapkan ilmu yang mereka peroleh dalam mengembangkan usahanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon melalui penguatan IKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal. (Ara)

Share:

Minggu, 22 September 2024

Dede Al Mustaqim Mahasiswa UIN Siber Cirebon Raih Juara 1 LKTI Internasional

CIREBON, FC - Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 7 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon atau yang dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. 

Dede berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Internasional Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyah) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Karya ilmiah yang mengantarkan Dede ke puncak prestasi ini berjudul “Tinjauan Qira'ah Mubadalah dan Maqashid Syariah dalam Pelaksanaan Hadhanah oleh Ibu Single Parents Akibat Perceraian.” 

Dalam karya ini, Dede mengupas secara mendalam bagaimana perspektif Qira’ah Mubadalah dan Maqashid Syariah dapat diterapkan dalam pelaksanaan hak hadhanah atau pengasuhan anak oleh ibu single parent pasca perceraian.

Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 7 Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, berhasil meraih prestasi luar biasa sebagai Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Internasional yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Islamic International Talent (IIT) ke-IV. 

Acara ini resmi dibuka pada Rabu, 18 September 2024, oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyah) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Dede menceritakan persiapan intensif yang ia lakukan sebelum mengikuti LKTI Internasional tersebut. Kompetisi ini diikuti oleh 27 peserta dari berbagai negara, termasuk Turki. 

Proses seleksi dimulai dengan penilaian naskah karya tulis dan dilanjutkan dengan tahap presentasi bagi 5 besar finalis. Melalui presentasi yang memukau, Dede berhasil dinobatkan sebagai Juara 1, mengalahkan peserta dari berbagai penjuru dunia.

Acara IIT IV dengan tema "Building and Realizing Gen Z Who Are Religious, Superior, and Competent in the Scientific Field Through International Islamic Talent Competitions" ini dilaksanakan selama 7 hari secara daring, dari tanggal 18 hingga 24 September 2024. 

Berbagai cabang lomba yang diadakan meliputi Debat Hukum, LKTI, Hifdzul Hadist, dan Qira’atul Kutub. Dede menambahkan.

Peserta lomba berasal dari berbagai universitas dalam negeri, seperti UIN Mahmud Yunus Batusangkar, UIN Syekh M Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, UIN Jakarta, Universitas Syiah Kuala, UIN Suska Riau, IAIN Langsa, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Paciran Lamongan Jawa Timur, dan LIPIA Jakarta. 

Selain itu, terdapat juga peserta dari luar negeri, yaitu Universitas Al-Azhar Mesir, Yarmouk University Yordania, dan Universitas Holy Quran Yaman. pungkasnya.

Prestasi ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari pihak kampus. Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Akhmad Shodiqin, S.Ag, M.H, menyatakan rasa bangganya atas prestasi Dede. 

“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing di tingkat internasional dan memiliki kualitas yang tak kalah dengan mahasiswa dari negara lain,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. “Keberhasilan Dede menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak mahasiswa berdaya saing global dan terus berinovasi dalam bidang keilmuan,” tuturnya.

Prestasi Dede Al Mustaqim ini sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan daya saing internasional dan menjadi Cyber Islamic University yang terus melahirkan generasi muda berprestasi. 

Dengan pencapaian ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus dengan reputasi global yang unggul di bidang akademik dan penelitian.

Share:

Mahasiswa BKI UIN Siber Cirebon, Wujudkan Konseling Humanis di Rutan Kelas 1 Cirebon

CIREBON FC – Sembilan mahasiswa semester 7 dari Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), tengah menjalani Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Rutan Kelas 1 Cirebon. 

Kegiatan ini berlangsung sejak 26 Agustus hingga 27 September 2024 dan bertujuan memberikan pengalaman praktis serta pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek bimbingan konseling di lingkungan rutan.

Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., selaku pembimbing PPL, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa BKI. 

"PPL di Rutan Kelas 1 Cirebon memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dan menerapkan ilmu bimbingan konseling dalam situasi nyata. Mereka dapat memahami tantangan yang dihadapi oleh warga binaan dan mengasah keterampilan konseling dalam menghadapi berbagai kasus," ujarnya.

Pendampingan langsung dari pihak rutan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan PPL ini. 

Aji Krisnanto, A.Md.P., yang merupakan Kepala Subseksi Administrasi Perawatan dan pamong kegiatan PPL di Rutan Kelas I Cirebon, turut membimbing mahasiswa dalam memahami dinamika pelayanan kepada warga binaan. 

"Kami berupaya memberikan wawasan dan bimbingan kepada mahasiswa mengenai proses bimbingan konseling yang tepat di lingkungan rutan. Mereka tidak hanya belajar tentang administrasi perawatan, tetapi juga keterampilan dalam berinteraksi dan memberikan dukungan psikologis kepada warga binaan," jelas Aji Krisnanto.

Selama menjalani PPL, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan rutin dan khusus yang dilakukan di rutan. 

Mereka mendampingi kegiatan apel pagi bersama petugas, upacara bendera, kegiatan pramuka setiap Jumat, serta pemeriksaan kesehatan warga binaan yang berada di sel mapenaling. 

Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan bimbingan mental dan spiritual, mengajar pelajaran qiroati, bahasa Inggris, Mandarin, dan matematika.

Salah satu peserta PPL, Lailatus Saidah, mengungkapkan pengalamannya yang sangat berharga selama mengikuti program ini. 

"Kami benar-benar mendapat kesempatan untuk memahami kehidupan warga binaan dan mencoba membantu mereka melalui konseling. Kami juga melakukan sesi konseling dua kali seminggu, menghadapi beragam kasus seperti narkoba, sajam, dan penggelapan uang. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa dalam memahami kebutuhan mereka," tutur Lailatus.

Program PPL ini diharapkan mampu memberikan bekal yang signifikan bagi mahasiswa BKI dalam menjalani karier di bidang bimbingan konseling. 

Dengan bimbingan dari Dr. Hj. Rina Rindanah dan pendampingan dari Aji Krisnanto, mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam menghadapi situasi nyata dan membantu mereka menjadi konselor yang lebih kompeten dan humanis.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Rutan Kelas 1 Cirebon dalam membentuk generasi konselor Islam yang berkualitas dan siap memberikan bimbingan bagi masyarakat, terutama di lingkungan yang penuh tantangan seperti rutan.

Share:

Sabtu, 21 September 2024

Pj Bupati Cirebon Tegaskan Pentingnya Dukungan DPRD Baru Dalam Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon periode 2024-2029 resmi dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan baru bagi para wakil rakyat yang akan bertugas selama lima tahun ke depan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan penting terkait peran DPRD dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wahyu meminta para anggota DPRD yang baru dilantik untuk dapat berperan aktif dalam mendorong pembangunan daerah.

Ia menekankan, bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat krusial untuk mencapai tujuan pembangunan yang diharapkan.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi dalam waktu dekat adalah penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. Wahyu Mijaya mendorong DPRD agar dapat memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada tersebut, terutama dalam hal pengawasan dan dukungan terhadap kebijakan yang akan diterapkan.

“DPRD memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kebijakan, serta menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan. Kami sangat berharap, DPRD dapat bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak dan berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Wahyu juga menekankan, bahwa selain peran dalam Pilkada, DPRD perlu berkolaborasi bersama pemerintah daerah pada berbagai aspek pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, DPRD harus mampu mengidentifikasi prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung pelaksanaan program-program yang telah direncanakan pemerintah daerah.

“Kerja sama yang solid antara pemerintah dan DPRD, akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegas Wahyu.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya kompetensi dan profesionalisme anggota DPRD yang baru dilantik. Ia berharap, dengan latar belakang yang beragam, para anggota DPRD ini dapat menghadirkan perspektif segar dalam merumuskan kebijakan dan memberikan solusi inovatif untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Kami mengharapkan anggota DPRD periode ini, memiliki komitmen yang kuat dan profesional dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Wahyu juga berharap para anggota DPRD dapat lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dan mampu menyerap serta menyalurkan aspirasi tersebut dengan baik.

Menurutnya, salah satu tugas utama DPRD adalah menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil dapat benar-benar mencerminkan kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan penuh dari masyarakat, Kabupaten Cirebon diharapkan dapat mencapai berbagai target pembangunan dan memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warganya,” tutupnya. (Nisa)

Share:

Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Siber Cirebon Praktek Pengalaman Lapangan di Rutan Kelas 1 Cirebon

CIREBON, FC – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengalaman praktis di bidang Bimbingan Konseling, sembilan mahasiswa semester 7 Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Cirebon memulai Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Rutan Kelas 1 Cirebon.

Kegiatan ini berlangsung dari 26 Agustus hingga 27 September 2024.

Mahasiswa yang mengikuti PPL ini antara lain Lailatus Saidah, Putty Hati Imany, Tiara Hoeroliyah Safitri, Dina Sulistiawati, Devy Fitriani, Fauziyah Nur Umamah, Leni Nurlaeni, Moh. Isro Mubarok, dan Andi Muhamad Amri. 

Mereka akan mendalami berbagai aspek layanan bimbingan dan konseling yang ada di Rutan Kelas 1 Cirebon, berinteraksi langsung dengan warga binaan, dan memahami dinamika kehidupan di dalam rutan.

Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., selaku pembimbing PPL, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa. 

"Kegiatan PPL ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman dan pengalaman praktis terkait kegiatan bimbingan konseling di lapangan. Ini sangat penting dalam mempersiapkan mereka menjadi konselor yang profesional," ujarnya.

Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Reinhards Indra Pitoy, Bc. IP., S.H., mengapresiasi kehadiran mahasiswa BKI dalam kegiatan ini. 

"Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada warga binaan," katanya.

Aji Krisnanto, A.Md.P, selaku pamong kegiatan PPL dan Kepala Subseksi Administrasi Perawatan Rutan Kelas I Cirebon, juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sangat membantu dalam berbagai kegiatan di rutan, mulai dari administrasi perawatan hingga bimbingan kepada warga binaan.

Lailatus Saidah, salah satu peserta PPL, mengungkapkan pengalaman uniknya selama menjalani PPL di Rutan Kelas 1 Cirebon. 

“Kami mengikuti berbagai kegiatan yang ada di rutan, baik kegiatan rutinan, bulanan, maupun tahunan. Kegiatan rutinan meliputi apel pagi bersama petugas, upacara bendera yang dilakukan oleh warga binaan, dan pramuka setiap Jumat,” ujarnya.

Untuk kegiatan bulanan, mahasiswa turut terlibat dalam pemeriksaan kesehatan warga binaan yang berada di sel mapenaling. Selain itu, kegiatan tahunan seperti peringatan Maulid Nabi juga menjadi bagian dari pengalaman mereka di rutan.

“Selama PPL, kami dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Adper (Administrasi Perawatan), BHPT (Bimbingan dan Penyuluhan Terpadu), dan Bimgiat (Bimbingan Kegiatan). Pada bagian Adper, kami membantu dalam pendataan warga binaan dan bertugas di klinik," jelasnya.

"Di BHPT, kami mengikuti berbagai kegiatan bimbingan mental seperti Bintal Nasrani, Bintal Muslim, Bintal Anak-Anak, serta mengajar pembelajaran qiroati, bahasa Inggris, Mandarin, dan matematika,” kata Lailatus lagi.

Pada bagian Bimgiat, mahasiswa turut membantu proses kunjungan setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis. 

Selain itu, mereka juga melaksanakan sesi konseling sebanyak dua kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat. 

“Konseli yang datang untuk sesi konseling memiliki beragam latar belakang kasus, mulai dari narkoba, sajam, hingga penggelapan uang,” tambahnya.

Pengalaman PPL ini memberikan pemahaman mendalam bagi mahasiswa mengenai dinamika kehidupan di Rutan Kelas 1 Cirebon, serta membantu mereka mengembangkan keterampilan bimbingan konseling yang efektif dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga binaan. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalani karier mereka sebagai konselor di masa depan.

Share:

Jumat, 20 September 2024

English Contest 2024: Membangkitkan Potensi dan Keterampilan Bahasa Inggris di Tingkat Nasional

CIREBON, FC – Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris, English Department Student Association (EDSA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sukses menggelar English Contest (E-Con) 2024, sebuah kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional 

Acara yang berlangsung dari 3 hingga 20 September 2024 ini menarik peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP/MTs, SMA/MA/SMK, hingga Universitas.

Rangkaian perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di kalangan pelajar serta mengembangkan potensi akademik dalam lingkungan kompetitif. 

Acara ini diselenggarakan di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan antusiasme tinggi dari peserta dan pendukungnya.

Kompetisi terdiri dari kategori Spelling Bee dan Storytelling untuk SMP/MTs, Short Story Writing dan Speech untuk SMA/MA, serta Speech untuk Universitas. 

Peserta datang dari berbagai sekolah di Indonesia, termasuk SPK Kinderfield Highfield School Cirebon, SMAN 2 Bandar Lampung, SMP Santa Maria Cirebon, SMP Al-Azhar, MAS Darussalam Kasomalang, SMK Cendikia Kota Cirebon, SMAK Plus Penabur Cirebon, SMA Luhur Al-Kautsar, SMAN 1 Ciwaringin, MAN 3 Cirebon, IDN Boarding School Akhwat, SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, MAN 2 Cirebon, hingga Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Majalengka.

Para peserta berkompetisi dengan semangat tinggi. Berikut adalah daftar pemenang dari setiap kategori:

Speech University: Juara pertama diraih oleh Nadia Indah Safhira (Universitas Pendidikan Indonesia), juara kedua oleh Dhiya Ghisya Aulia (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon), dan juara ketiga oleh Miftah Rizki (Universitas Majalengka). Juara harapan: Alya Zafira (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Syaghiefah Khilda (UIN Sunan Kalijaga).

Spelling Bee: Juara pertama diraih oleh Nayla Felisha Nugraha (SMP Al-Azhar 5), juara kedua oleh Taqiyya Isy Karimah (SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo), dan juara ketiga oleh Regina Martha Odelia Tantri (SPK Kinderfield Highfield School Cirebon). Juara harapan: Zavier Gibran Alfarezel (SMPIT Al-Mutazam 2 Kuningan), Akhdan Nizar Akmal Kusmardana (SMP Cirebon Islamic School), dan Affan Nararya Alghifary (MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan).

Storytelling: Juara pertama diraih oleh Abdurrahman Kahleef Akbar (MTS Husnul Khotimah 2 Kuningan), juara kedua oleh Sean Timothy Sutanto (SMPK Plus Penabur Cirebon), dan juara ketiga oleh Khanzanevay Fauziyyah Utoro (SMP Islam Al-Azhar 5 Cirebon). Juara harapan: Justin Victory Sutopo (SMPK Plus Penabur Cirebon) dan Jovita Valencia Effendi (SMPK Plus Penabur Cirebon).

Speech Senior High School: Juara pertama diraih oleh Valerie Geraldine Gunawan (SMAK Plus Penabur Cirebon), juara kedua oleh Amanda Pitter (SPK Kinderfield Highfield Cirebon), dan juara ketiga diraih oleh Jason Felix Kenzhie (SMAK Plus Penabur Cirebon). Juara harapan: Alyssa Davina Azzahra (SMAN 2 Bandar Lampung) dan Kinan Sahirah Abdullah (SMAN 1 Cirebon).

Short Story Writing: Juara pertama diraih oleh Annabelle Charlotte Effendi (SPK Kinderfield Highfield School Cirebon), juara kedua oleh Haridh Mubarok Khoerullah (SMA Al Islam Islamic Boarding School), dan juara ketiga oleh Ghumaisha (SMK IDN Boarding School Akhwat). Juara harapan: Nadhira Kamila (SMA Islam Al-Azhar Cirebon) dan Husna Zakiya (MA Al Hikmah Cirebon).

Acara ini tidak hanya menumbuhkan rasa percaya diri para peserta dalam kemampuan berbahasa Inggris mereka, tetapi juga memperluas jaringan antar sekolah dan universitas di Indonesia. Kompetisi ini memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan berbicara di depan umum, serta kreativitas dalam penulisan cerita pendek.

Selain itu, E-Con 2024 berhasil memfasilitasi pembelajaran interaktif melalui sesi komentar dari juri yang menginspirasi generasi muda untuk lebih berani tampil dan berkompetisi di kancah nasional. Kesuksesan acara ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk bersaing dalam kompetisi internasional di masa mendatang.

Salah satu peserta menyatakan, “I am very happy and excited to be able to attend this grand final. It feels amazing!” (Saya sangat senang dan excited bisa hadir di grand final ini. Rasanya sungguh luar biasa!), ujar Abdurrahman Kahleef Akbar dari MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme para peserta yang tidak hanya datang dari Cirebon, tetapi dari berbagai kota di Indonesia. Kami berharap acara ini bisa menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus ajang silaturahmi antar pelajar dan mahasiswa,” ujar M. Ulul Yazidane, Ketua Umum EDSA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Share:

Kamis, 19 September 2024

Lewat Workshop, SPI UIN Siber Cirebon Siap Tingkatkan Daya Saing Internasional


CIREBON, FC – Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), semakin mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing internasional. 

Pada Kamis, 19 September 2024, SPI mengadakan Workshop Manajemen Risiko dan Peta Risiko yang diselenggarakan di Auditorium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dengan dihadiri oleh 35 peserta terdiri dari dosen dan tenaga administrasi dari berbagai unit kerja. 

Ketua pelaksana, Haulah Nakhwatunnisa, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko di lingkungan kampus. 

"Sebanyak 35 peserta terdiri dari dosen dan tenaga administrasi dari berbagai unit kerja mengikuti workshop ini, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasional universitas," ujarnya.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag, dalam sambutannya menekankan bahwa manajemen risiko adalah langkah strategis yang harus dikuasai oleh setiap institusi pendidikan untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas di era digital. 

"Dengan manajemen risiko yang baik, kita bisa lebih siap menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing di kancah internasional," tegasnya saat membuka acara.

Acara ini dipandu oleh Agus Nurohman Sidiq, S.H., yang memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar dan interaktif. Narasumber utama dalam workshop ini adalah Dr. Siti Maghfiroh, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., CTA., QIA., CRA., CRP., CRMP., CPOF., CHRP, dosen dari UNSOED dan juga pakar manajemen risiko dengan pengalaman luas. 

Dalam penyampaiannya, Dr. Siti Maghfiroh membahas pentingnya penerapan manajemen risiko di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang.

"Manajemen risiko yang efektif bukan hanya tentang mengatasi masalah, tetapi juga bagian dari strategi untuk menjaga keberlanjutan universitas di masa depan," ujar Dr. Siti Maghfiroh. 

Ia juga memberikan panduan tentang bagaimana menyusun peta risiko yang terintegrasi dengan operasional universitas, dengan tujuan untuk mengantisipasi dampak negatif sekaligus memaksimalkan peluang yang ada.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam upaya menciptakan tata kelola universitas yang lebih baik dan tangguh dalam menghadapi risiko, sejalan dengan visinya sebagai universitas Islam berbasis siber yang mendunia. (din)

Share:

Pascasarjana UIN Alaudin Makasar Gelar Benchmarking Ke Pascasarjana UIN Siber Cirebon

CIREBON, FC - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar benchmarking ke Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU). 

Kegiatan benchmarking ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024, di Ruang Sidang Pascasarjana UIN SSC, dengan tujuan memperdalam pemahaman tentang implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., serta sejumlah Kaprodi dari berbagai program studi (PAI, MPI, HKI, Ekos, SPI, PMI, dan PJJ). Jajaran pimpinan lainnya seperti Kepala PPID, Kasubbag TU Pascasarjana, dan tenaga kependidikan turut hadir untuk menyambut rombongan delegasi dari UIN Alauddin Makassar yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, bersama timnya yang terdiri dari Dr. H. Abdul Rahman Sakka,Lc.,M.Pd.I.,, Dr. Syamsuddin, S.Ag., M.Pd.I., Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd., dan Dr. Habib, SKM., M.Kes.

Dalam sambutannya, Prof. Jamali memaparkan transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang telah resmi beralih status dari IAIN menjadi UIN Siber sesuai dengan Perpres No. 60 Tahun 2024, yang diterbitkan pada 21 Mei 2024. Ia menekankan bahwa UIN SSC telah menjadi bagian dari pilot project Kementerian Agama RI dalam pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), yang hingga kini telah melahirkan enam program studi PJJ, termasuk PJJ PAI Magister.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari inisiatif ini. Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di UIN SSC telah dirancang untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa, memungkinkan mereka untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa batasan jarak,” tutur Prof. Jamali. Ia juga menyampaikan bahwa model PJJ yang dikembangkan UIN SSC telah menjadi acuan bagi banyak kampus lain di Indonesia.

Sementara itu, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dari sivitas akademika UIN SSC. Ia menekankan bahwa benchmarking ini merupakan bagian dari upaya UIN Alauddin untuk mempelajari lebih dalam tentang penerapan sistem PJJ, yang hanya dimiliki oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami sangat tertarik dengan pengembangan PJJ yang sudah berhasil diterapkan di sini. Ini adalah inovasi luar biasa yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital,” ujar Prof. Hasyim.

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan mengenai PJJ, tetapi juga memperkuat hubungan akademik antar kedua institusi. Diskusi mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam pengelolaan program studi berbasis jarak jauh menjadi fokus utama, yang diharapkan mampu memperkaya wawasan kedua belah pihak dalam mengembangkan program pendidikan yang lebih inklusif dan modern.

Acara yang berlangsung hingga siang hari ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoA) antara Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan jarak jauh dan memperkuat sinergi kelembagaan di masa depan.

Benchmarking ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi lebih erat antara kedua perguruan tinggi, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. (din)

Share:

Hadiri Forum Rektor PTKIN di Jakarta, Ini Kata Rektor UIN Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag

CIREBON, FC - Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), menghadiri Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berlangsung pada 17-19 September 2024 di Jakarta. 

Acara ini mengangkat tema sentral “Penguatan Kelembagaan Melalui Peningkatan Akreditasi Perguruan Tinggi”, yang menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan daya saing akademik di PTKIN.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis terkait pengelolaan kepegawaian di era jabatan fungsional (JF) turut dibahas secara mendalam. Beberapa isu penting yang dibahas meliputi kenaikan pangkat, mutasi, dan rotasi pegawai, serta penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Isu-isu ini dipandang krusial untuk menunjang akreditasi program studi dan lembaga perguruan tinggi.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia di lingkungan PTKIN untuk mendukung target akreditasi institusi. 

“Kunci keberhasilan akreditasi tidak hanya terletak pada aspek akademis, tetapi juga pada manajemen sumber daya yang profesional. Kenaikan pangkat dan mutasi pegawai harus dikelola dengan baik, sesuai dengan kebutuhan institusi,” ujarnya.

Menurut Prof. Dr. Slamet Wahyudi Dewan Ekskutif BAN-PT, Permendikbudristek 53/2023 merupakan landasan penting bagi perguruan tinggi dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. 

“Akreditasi adalah bentuk penilaian mutu perguruan tinggi yang dilakukan sesuai dengan kriteria Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), dan ini harus didukung dengan SPMI yang terencana dan berkelanjutan,” ujar Prof. Slamet.

Prof. Slamet juga menyoroti pentingnya sinergi antara SPMI dan manajemen perguruan tinggi untuk mencapai akreditasi yang optimal. 

SPMI, menurutnya, mencakup proses penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan tinggi, yang menjadi fondasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. 

“Implementasi SPMI harus diintegrasikan dalam manajemen perguruan tinggi, dan data serta informasi terkait SPMI harus akurat melalui PD Dikti,” tambahnya.

Prof. Slamet, menekankan bahwa otonomi perguruan tinggi dalam mengelola mutu pendidikan sesuai dengan pasal 62 dan 63 UU Dikti adalah aspek penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan. 

“Penjaminan mutu bukan hanya soal akuntabilitas, tetapi juga tentang menciptakan sistem pendidikan yang transparan dan terukur, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Forum ini menjadi wadah bagi para rektor PTKIN untuk mendiskusikan tantangan dan peluang dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan akreditasi, terutama dalam konteks penjaminan mutu pendidikan tinggi. 

BAN-PT sebagai lembaga yang berwenang dalam pengembangan sistem akreditasi juga menjadi topik diskusi, di mana akreditasi dipandang sebagai indikator utama dalam mengukur kualitas perguruan tinggi.

Melalui diskusi ini, diharapkan PTKIN dapat terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menjalankan prinsip-prinsip SPMI yang otonom, terstandar, akurat, berkelanjutan, dan terdokumentasi.

Kegiatan Forum Rektor ini dihadiri oleh para rektor PTKIN se-Indonesia, yang bersama-sama mencari solusi untuk memperkuat kelembagaan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan. 

Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat menjadi pedoman bagi PTKIN dalam meningkatkan mutu dan akreditasi perguruan tinggi, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Share:

Pemkab Cirebon Terima Penghargaan CNN Award 2024

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menerima penghargaan kategori Quick Response in Dealing Community Problems dalam ajang CNN Indonesia Award 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menerima langsung penghargaan tersebut di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (17/9/2024).

Pemkab Cirebon telah membentuk tim analitik media untuk menganalisis keluhan masyarakat. Sehingga, Pemkab Cirebon merespons langsung berbagai permasalahan yang ada.

Salah satunya, saat peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Cirebon. Pemkab Cirebon langsung merespons, tim evakuasi langsung terjun dan bergerak menjangkau warga terdampak. Bantuan logistik pun disalurkan secara efisien.

“Program pengelolaan sampah juga ditingkatkan. Dengan melibatkan masyarakat, pemerintah berhasil mengurangi volume sampah yang mencemari lingkungan,” ujar Wahyu.

“Langkah-langkah konkret ini membuktikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Selalu siap sedia mengatasi segala tantangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, Jabar memiliki potensi besar. Bahkan, jumlah populasi terbesar di Indonesia, yakni 50 juta jiwa.

“CNN Indonesia Award bukan sekadar penghargaan, melainkan wadah inspirasi yang menyorot dedikasi dan kerja keras mereka di berbagai bidang,” kata Bey Machmudin dalam sambutannya.

Bey mengungkap, Provinsi Jabar kaya akan budaya dan sumber daya alam, juga gerakan besar yang dipenuhi dengan inovasi dan semangat kolaborasi yang tidak pernah pudar.

“Di tengah tantangan global, Jawa Barat terus menyalakan obor harapan untuk Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia mengatakan, semangat yang menyala lahir dari inspirasi besar yang pernah memanaskan Kota Bandung, yakni Bandung Lautan Api, hal itu dijaga dalam bingkai pembangunan berkelanjutan.

“Semangat ini tidak hanya menjadi simbol lokal, tetapi juga dorongan kuat bagi kita semua untuk tetap berinovasi dalam setiap bidang kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga lingkungan hidup,” jelasnya.

Ia pun percaya, pembangunan tidak hanya tentang insfrakstruktur atau angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang keberanian dalam menghadapi tantangan.

“Kita memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

“Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program yang membawa perubahan positif, baik di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi hingga lingkungan hidup,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, Bey mengatakan, peran media sangatlah penting. Media sebagai agen perubahan, mampu menyatukan aspirasi masyarakat, menyuarakan kebenaran, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat, dan tentunya untuk Indonesia,” pungkasnya. (din)

Share:

Rabu, 18 September 2024

Febi UIN Siber Cirebon Perkuat Daya Saing Internasional di Konferensi Bisnis Islam Malaysia

PENANG MALAYSIA — Dalam upaya meningkatkan daya saing internasional, dua dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Hj. Dewi Fatmasari,M.Si, dan Hj. Nining Wahyuningsih, S.E,MM, berkesempatan menjadi presenter di acara The 5th UUM International Islamic Business Management Conference 2024, yang diselenggarakan oleh University Utara Malaysia (UUM). 

Konferensi tersebut bertempat di Bertam Resource, Penang, Malaysia, yang digelar mulai tanggal 17-18 September 2024, dengan tema utama "Empowering Halal Green Economy and Digitalisations Toward Maqosit Shariah."

Dr. Hj. Dewi Fatmasari, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan FEBI, mempresentasikan artikel berjudul "Analysis of the Inflation Rate, Exchange Rate, and BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) on the Net Asset Value of Islamic Stock Mutual Funds for the Period 2013-2022." 

Dalam paparannya, ia mengungkapkan analisis mendalam tentang bagaimana variabel-variabel ekonomi seperti inflasi dan nilai tukar mempengaruhi kinerja reksa dana saham syariah selama hampir satu dekade. 

Penelitiannya dianggap relevan dengan upaya peningkatan stabilitas dan pertumbuhan keuangan Islam, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, Hj. Nining Wahyuningsih, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah di FEBI, mempresentasikan artikel berjudul "Accountability, Transparency, and Islamic Good Corporate Governance on Muzakki Trust in LAZISMU Cirebon Regency." 

Kajiannya menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat serta bagaimana tata kelola perusahaan yang baik sesuai prinsip syariah mampu meningkatkan kepercayaan muzakki terhadap lembaga amil zakat.

Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keterlibatan dua dosen FEBI di panggung internasional. 

"Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi FEBI, sekaligus menjadi bukti bahwa kita mampu bersaing di level internasional. Saya berharap kontribusi ini dapat semakin memperkuat peran FEBI dalam mengembangkan ekonomi Islam dan mendorong implementasi Maqosit Shariah di berbagai sektor," ujarnya.

Konferensi ini dihadiri oleh akademisi dan praktisi dari berbagai negara, yang berdiskusi tentang tantangan dan peluang dalam mengembangkan ekonomi halal yang ramah lingkungan serta digitalisasi dalam kerangka Maqosit Shariah. 

Kehadiran dosen-dosen FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di acara ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan internasional dan menegaskan komitmen mereka dalam pengembangan ilmu ekonomi Islam yang berkelanjutan.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Islam dalam mengangkat isu-isu kritis yang relevan dengan perkembangan ekonomi syariah global. (din)

Share:

Sabtu, 14 September 2024

Seminar Nasional: Politik Pemerintahan dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024

CIREBON, FC - UIN Siber Cirebon mengadakan kegiatan seminar nasional dengan tema "Politik Pemerintahan dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024". 

Acara ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif dan strategi dalam mempersiapkan Pilkada yang akan diadakan serentak pada tahun depan. 

Dalam seminar ini, H.M. Arifin M.Pd.I, Pranata Muda Humas UIN Siber Cirebon, menyampaikan tanggapan dan pandangannya tentang pentingnya persiapan politik dan pemerintahan menjelang Pilkada. 

Menurutnya, seminar ini merupakan platform yang sangat berharga bagi semua pihak untuk membahas isu-isu krusial dan merumuskan strategi yang efektif. 

Arifin menggarisbawahi bahwa penyelenggaraan Pilkada serentak memerlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pemilihan untuk memastikan hasil yang akurat dan diterima oleh semua pihak. 

Selain itu, Arifin juga mengajak peserta seminar untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menyumbangkan ide-ide yang konstruktif. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, praktisi politik, dan mahasiswa, yang berdiskusi secara mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan Pilkada serentak. 

Seminar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perbaikan proses demokrasi di Indonesia. (din)

Share:

Ucapan Selamat Mengalir Kepada Gita dan Adji Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

CIREBON, FC - Gita Fadhilah dan Adji Firmansyah Mahasiswa dari UIN Siber Cirebon ditetapkan sebagai penerima beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 Cirebon.

Dua mahasiswa UIN Siber Cirebon, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ini diumumkan sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam negeri tahun 2024.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik dan kontribusi mereka di bidang pendidikan. H.M.Arifin M.Pd.I, Pranata Muda Humas UIN Siber Cirebon, menyampaikan ucapan terima kasih dan atas penghargaan kepada BAZNAS. 

"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas dukungannya yang berkelanjutan kepada mahasiswa kami. Beasiswa ini merupakan dorongan besar untuk mereka agar terus mengejar impian dan berkontribusi lebih dalam bidang pendidikan," ungkap H.M. Arofin. 

Sementara Gita dan Adji, yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam studi mereka, merasa bersyukur atas kesempatan ini dan berkomitmen untuk memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk mencapai prestasi akademik dan profesional yang lebih tinggi. (din)

Share:

Jumat, 13 September 2024

Mahasiswa FITK UIN Siber Cirebon, Naila Sa'adatu Darain, Raih Juara 2 Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Cirebon

CIREBON, FC - Naila Sa'adatu Darain, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Jurusan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 2 Putri Cabang MHQ 30 Juz pada penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke 50 tingkat Kabupaten Cirebon. 

Tentu saja, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Siber Cirebon. 

Lomba MTQ yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Kabupaten Cirebon ini merupakan ajang bergengsi yang menguji kemampuan tilawah, hafalan, serta pemahaman terhadap Al-Quran. 

Naila tampil memukau di hadapan dewan juri dengan bacaan yang merdu dan penuh penghayatan, serta penguasaan tajwid yang sangat baik. 

Humas UIN Siber, H.M.Arifin, M.PdI  menyatakan rasa bangganya atas pencapaian Naila. 

"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang-bidang keagamaan seperti MTQ. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi bakat serta usaha keras Naila," ungkapnya. 

Tentu saja, pencapaian prestasi ini  merupakan hasil dari kerja keras Naila serta iringan doa keluarga, orang-orang terdekat Naila serta bimbingan dari para dosen dan dukungan teman-teman Naila di kampus. 

"Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya, terutama keluarga dan lingkungan kampus yang selalu memberikan semangat," ujar Naila. 

Prestasi Naila ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. UIN Siber Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (din)

Share:

Monev TPPS 2024: Soroti Capaian dan Rencana Percepatan Penurunan Stunting

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menyambut kehadiran perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).

Kunjungan tersebut dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Semester II tahun 2024. Acara berlangsung di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon.

Hadir sejumlah perangkat daerah termasuk Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, AP., M.Si, yang juga menjabat Sekretaris TPPS Kota Cirebon. 

Lalu ada Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera DP3APPKB, Lis Triswanah, S.K.M. serta sejumlah undangan dari berbagai instansi terkait: Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Cirebon, Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Cirebon, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon. Tak terkecuali perwakilan TPPS Kecamatan Kejaksan, Puskesmas Kejaksan, Puskesmas Pamitran, serta perwakilan TPPS Kelurahan Sukapura.

Kepala DP3APPKB, Suwarso Budi Winarno menjelaskan, pentingnya komitmen seluruh stakeholder dan pimpinan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini sejalan dengan arahan Wakil Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Stunting Tahun 2024.

“Kita perlu menjaga dan melampaui target capaian penurunan stunting, serta memperluas fokus pada pencegahan stunting. Tidak hanya pada keluarga yang sudah mengalami stunting, tetapi juga keluarga yang berisiko,” katanya.

Budi mengungkapkan pula hasil Rakor Forum Komunikasi Perubahan Perilaku Lintas Agama. Ada intervensi untuk keluarga berisiko stunting, lantas memperjelas langkah kolaborasi kegiatan pencegahan stunting yang melibatkan pembagian makanan untuk keluarga berisiko stunting.

Pembagian peran yang jelas dalam penanganan percepatan dan penurunan stunting bagi lintas sektor dan lainnya, diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 34 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting Di Kota Cirebon, yang memuat detail tugas dan target setiap pihak terkait.

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS), Lis Triswanah menyebutkan, data prevalensi stunting di Kota Cirebon berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023 menunjukkan peningkatan menjadi 19,90% dari sebelumnya 17%.

Namun, prevalensi stunting berdasarkan data pengukuran Rutin Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2023, menunjukkan penurunan menjadi 11,66% dari 12,83% pada tahun sebelumnya. Ini merupakan harapan dari capaian percepatan penurunan stunting. “Data e-PPGBM diperoleh melalui posyandu dan penimbangan balita,” bebernya.

Lis menambahkan hasil intervensi pencegahan stunting yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024, 99,71% balita diukur dengan prevalensi stunting sebesar 13,01%. Dari 185 calon pengantin yang diperiksa, ditemukan tujuh mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Inovasi terbaru dari TPPS Kota Cirebon termasuk aplikasi data stunting di ekosistem Cirebon Satu Data dan program “Sehate” (satu hari satu telur) serta “Sipenting” (Siaga Penanggulangan Stunting) untuk sinergitas lintas sektor.

Tim Monev TPPS Provinsi Jawa Barat meliputi Bappeda Provinsi Jawa Barat dan BKKBN Provinsi Jawa Barat. Ada Virta Pramudita, Ekawati Agustiana, Hendra Kurniawan, Safira Dian Maryadianti, Ricky Perdana Kusuma, dan Juanto.

Monev bertujuan memantau aktivitas dan kesesuaian TPPS Kota Cirebon dengan arahan pusat. Evaluasi memastikan fungsi-fungsi koordinasi TPPS berjalan efektif, dan identifikasi intervensi yang perlu dilakukan. Termasuk edukasi perubahan perilaku dan pemantauan gizi.

Rekomendasi kegiatan monev mencakup perlunya komitmen bersama dalam mencapai sasaran, memantau data sasaran, dan memastikan intervensi dilakukan dengan tepat. Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) yang sudah berjalan baik di Kota Cirebon serta perlu dokumentasi data yang lengkap untuk mencerminkan hasil kerja TPPS.

Akhir kegiatan, Kepala Bidang KBKS, Lis Triswanah, menyampaikan terima kasih kepada tim Monev TPPS Provinsi Jawa Barat. Pihaknya berharap Kota Cirebon dapat mencapai zero stunting pada tahun 2024. “Semoga ke depannya Kota Cirebon dapat mencapai zero stunting dan tidak ada lagi balita stunting baru,” harapnya.

Share:

PJ Bupati : Kabupaten Cirebon Targetkan 15.097 Jiwa Ikuti Program KB

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya memantau kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi di Rumah Sakit (RS) Sentra Medika, Kecamatan Gempol, Kamis (12/9/2024).

Pelayanan KB MOW tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Kontrasepsi Sedunia, yang diperingati setiap 26 September.

Wahyu mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Kabupaten Cirebon dimulai sejak tanggal 11 hingga 25 September 2024.

Kabupaten Cirebon menargetkan 15.097 jiwa mengikuti program KB, dari mulai kondom, MOW, hingga intra uterine device (IUD).

“Untuk (target) MOW, kita targetkan 83 orang. Hari ini, di Rumah Sakit Sentra Medika sudah dilaksanakan dan sudah melebihi target,” ujar Wahyu.

“Di sini sudah ada 119 orang, dimana 118 perempuan dan satu laki-laki. Ini dalam satu hari sudah melebihi target,” ucapnya usai memantau pelayanan KB MOW di RS Sentra Medika.

Ia menyebut, jumlah pengakses layanan KB di RS Sentra Medika kemungkinan besar akan terus bertambah. Ia juga berharap, Pemkab Cirebon mampu mencapai target secara keseluruhan.

“Kalau untuk yang 15.097 itu, layanan di berbagai fasilitas kesehatan, puskesmas, dan lainnya,” imbuhnya.

“Kami mengimbau kepada pasangan yang sudah menikah, untuk mengikuti program Keluarga Berencana. Sehingga tingkat kelahiran kualitasnya terjaga, disamping kualitas pendidikan, kesehatan dan lainnya untuk putra-putri kita. Supaya lebih baik kualitas hidupnya,” tutup Wahyu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jabar Fazar Supriadi Sentosa mengatakan, KB MOW merupakan Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Ia tak menampik, di Jabar pengguna MKJP masih rendah, sehingga perlu adanya akselerasi. BKKBN Jabar mengapresiasi antusiasme masyarakat Kabupaten Cirebon, yang telah mengakses pelayanan KB MOW.

“Mudah-mudahan pelayanannya terus berjalan, baik saat ada momentum maupun yang statis,” ucap Fazar.

Fazar menyebut, Jabar memiliki target paling tinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya terkait pelayanan KB, baik yang jangka panjang maupun pendek.

Jabar menargetkan 299.000 jiwa mengakses layanan KB pada peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tahun ini.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni, ia mengapresiasi masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah mengakses layanan KB di momen rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

Eni mengatakan, Pemkab Cirebon bekerja sama dengan rumah sakit terkait pendistribusian tenaga medis yang melayani program KB pada peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

“Di sini semua dilayani, baik yang menggunakan kondom, IUD, MOW dan lainnya. MOW itu (target) 83, sudah melebih target. Hari ini sudah 119,” kata Eni. (din)

Share:

Kamis, 12 September 2024

Pemkab Cirebon Pastikan Stok Pangan Beras Aman Untuk Beberapa Bulan Ke Depan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras, berada dalam kondisi aman untuk beberapa bulan mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, yang menyebutkan bahwa stok beras di wilayahnya mencapai 35 ribu ton.

“Informasi dari Bulog, ketersediaan pangan untuk Cirebon, khususnya Kabupaten Cirebon, sudah aman. Untuk beras saja, tersedia 35 ribu ton, dengan 14 ribu ton tersimpan di salah satu gudang di Kabupaten Cirebon,” katanya usai meninjau kondisi gudang di Tuk Kedawung, Cirebon, Kamis (12/9/2024).

Ia menambahkan, bahwa penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Cirebon akan mencapai 2.800 ton, sementara penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diperkirakan sekitar 1.000 ton per bulan.

Selain beras, Wahyu juga menyebutkan, bahwa stok komoditas lain, seperti gula dan minyak goreng masih mencukupi.

“Cadangan gula ada 62 ton dan minyak goreng 17 ton. Jadi, untuk beberapa komoditas yang menjadi perhatian kami, stoknya cukup aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Ramaijon Purba menegaskan, bahwa ketersediaan beras di wilayahnya sangat aman, dengan stok mencapai 61 ribu ton. Bulog Cirebon telah menyerap 76 ribu ton gabah dan beras dari panen lokal.

“Kami menyerap gabah 5.400 ton dan beras 72.500 ton. Jika disetarakan dengan beras, totalnya 76 ribu ton. Kebutuhan penyaluran wilayah kami hanya 6.100 ton, artinya stok ini bisa bertahan hingga 10 bulan ke depan,” ungkap Ramaijon.

Ia berharap, panen tidak terganggu, sehingga beras yang ada saat ini dapat tersalurkan sebelum masa panen berikutnya, guna menjaga kesegaran dan kualitas stok.

Dengan ketersediaan yang memadai, Pemerintah Kabupaten Cirebon optimis dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat tanpa kendala dalam waktu dekat. (Olan)

Share:

Rabu, 11 September 2024

Penutupan MTQH Ke-50 Tingkat Kabupaten, Ini Pesan PJ Bupati

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri penutupan Musabaqah Tillawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon 2024 di Kecamatan Pasaleman, Selasa (10/9/2024) malam. Wahyu Mijaya memberikan motivasi kepada para pemenang dan peserta lainnya yang gagal menjadi juara.

Dalam sambutannya, Wahyu mengucapkan selamat kepada kontingen Kecamatan Pasaleman yang menjadi juara umum MTQH ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam perencanaan hingga penutupan MTQH ke-50, termasuk kepada dewan juri, kepala Polsek, Komandan Danramil, dan lainnya.

“Selamat untuk Kecamatan Pasaleman yang menjadi juara umum MTQH ke-50,” ucap Wahyu dalam sambutannya di acara penutupan MTQH ke-50 tingkat Kabupaten Cirebon.

“Selanjutnya, bagi yang belum mendapatkan juara, jangan pernah putus asa. Jangan pernah merasa gagal, jangan pernah demikian. Karena, bisa jadi yang hari ini belum berhasil, justru di kemudian hari yang akan berhasil dan mendapatkan lebih baik,” tambahnya.

Selain memotivasi peserta yang gagal menjadi juara, Wahyu juga mengingatkan kepada para juara, agar tak terlena dengan apa yang telah dicapai. Ia mengingatkan, agar terus belajar dan mempertahankan apa yang telah dicapai.

“Ini adalah sebuah proses. Suatu perlombaan itu pasti ada yang menang, ada yang belum berhasil. Dalam kehidupan kita, ini yang harus kita menangkan. Bagaimana kita bisa memenangkan, mengendalikan diri sendiri, bagaimana bisa menjawab tantangan kehidupan,” tuturnya.

Menurutnya, perlombaan merupakan media untuk mengukur kemampuan yang telah dipelajari. Namun, lanjut Wahyu, ada yang lebih penting dari sekadar perlombaan, yakni mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting, kita bisa mengimplementasikannya (Al-Qur’an dan hadis) dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Sekadar diketahui, para pemenang pada gelaran MTQH ke-50 bakal bertanding mewakili Kabupaten Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat. Wahyu berharap, mereka bisa bersaing dan terus belajar demi bisa mengharumkan Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi. (Ara)

Share:

Upaya Lintas Agama dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kota Cirebon

CIREBON - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Cirebon menyelenggarakan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Perubahan Perilaku Lintas Agama dalam Percepatan Penurunan Stunting. 

Dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon (DP3APPKB) selaku Sekretaris TPPS Kota Cirebon, kegiatan rapat koordinasi tersebut  berlangsung di Aula Kantor DP3APPKB serta dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk Bapelitbangda, Bakesbangpol, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, dan perwakilan penyuluh agama dari berbagai agama.

Peran Agama dalam Intervensi Perubahan Perilaku

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menekankan pentingnya peran pemuka agama dalam melakukan intervensi perubahan perilaku di kalangan generasi muda. 

Intervensi ini terutama difokuskan pada edukasi persiapan pernikahan serta pentingnya menjaga hubungan sosial yang sehat untuk mencegah perilaku yang merugikan seperti seks bebas. Pemuka agama diharapkan terus berperan aktif dalam memberikan bimbingan di tempat ibadah masing-masing guna menciptakan mindset positif di kalangan masyarakat, khususnya dalam mencegah stunting.

Pendekatan Lintas Agama untuk Penurunan Stunting

Diskusi juga mengangkat pentingnya pendekatan lintas agama dalam membantu percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik seperti:

Aktif minum tablet tambah darah (TTD)

Bumil teratur periksa kehamilan

Cukupi konsumsi protein hewan

Datang ke posyandu setiap bulan

Eksklusig ASI selama 6 bulan

Dalam konteks ini, kolaborasi antara Dinas Kesehatan, DP3APPKB, dan lembaga agama diharapkan dapat menjadi kekuatan utama untuk mempercepat upaya penurunan angka stunting di Kota Cirebon.

Kolaborasi dalam Edukasi Keluarga dan Pra-Nikah

Kepala DP3APPKB menekankan pentingnya peran KUA dalam bimbingan perkawinan sebagai bagian dari strategi penurunan stunting. Bimbingan ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama puskesmas, Komisi Perlindungan Anak, dan DP3APPKB. Hal ini menjadi upaya untuk memberikan pembekalan bagi calon pengantin agar lebih siap secara fisik dan mental, serta memahami pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi selama enam bulan pertama.

Gereja Katolik Santo Yusuf Bunda Maria juga mendukung upaya ini dengan menyelenggarakan kursus pra-perkawinan selama tiga bulan. Kursus tersebut mencakup materi tentang pencegahan stunting bagi pasangan calon pengantin. Selain itu, gereja juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Pelayanan Kesehatan pra Nikah, Bimbingan Perkaawinan dan Pendampingan Keluarga bagi Catin, Ibu Hamil dan Pasca Persalinan Ibu Menyusui adalah hak semua warga negara tanpa memandang agama namun teknis pelaksanaan  dan pencatatan pernikahan dilakukan oleh pemangku kepentingan yg berbeda sesuai agama masing masing diharapkan tidak menjadi kendalakendala.

Sementara itu, pengakuan pernikahan secara agama (Isbath Nikah) telah dilakukan secara aktif dan rutin setiap tahun dengan melibatkan kolaborasi seluruh stakeholder.

Solusi untuk Tantangan Administratif dan Ekonomi

Beberapa perwakilan peserta rapat menyoroti masalah administratif dan biaya pernikahan. Dinas Sosial menyinggung banyaknya anak yang tidak memiliki NIK karena orang tuanya tidak memiliki buku nikah. KUA menyarankan agar keluarga yang belum memiliki buku nikah dapat mengunjungi kantor KUA untuk melakukan pengukuhan pernikahan.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB menyatakan bahwa sosialisasi mengenai stunting ditujukan untuk semua keluarga, termasuk keluarga yang mampu, agar mereka dapat memberikan asupan gizi yang tepat bagi anak-anaknya. Terkait biaya pernikahan, pihak DP3APPKB menegaskan bahwa biaya tersebut sebenarnya dapat ditekan jika dokumen persyaratan diurus secara mandiri.

Penutup

Rapat ini menegaskan pentingnya sinergi lintas agama dan lembaga dalam percepatan penurunan stunting di Kota Cirebon. Kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang signifikan dalam upaya mengurangi angka stunting.

DKIS Kota Cirebon

Share:

Pemkab Cirebon Terus Mengakselerasi Penangan Penyakit Menular dan Tidak Menular

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan deteksi dini preventif dan respons penyakit di Hotel Aston Cirebon, Selasa (10/9/2024).

Wahyu menyebut, Pemkab Cirebon terus mengakselerasi penanganan penyakit, baik menular maupun tidak menular.

Rapat koordinasi yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon itu dihadiri camat, kapolsek, komandan koramil, direktur rumah sakit, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), hingga profesi lainnya.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bisa menangani permasalahan kesehatan, seperti demam berdarah dengue (DBD), tuberkulosis (TB), kematian ibu dan anak, stunting, dan lainnya.

“Diharapkan, selain kita bisa sama-sama sinergi, juga agar dapat melihat pemetaan lebih jelas, seperti pemetaan per kecamatan. Apa masalahnya (di kecamatan), kita cari inovasi,” kata Wahyu usai menghadiri rapat koordinasi.

“Bisa lebih mudah selesaikan masalah. Penanganan itu bukan melulu urusan Dinkes, ini penanganan bersama,” ujarnya menambahkan.

Wahyu menyebut, Pemkab Cirebon memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus DBD, TB, dan lainnya. Hingga Juli 2024, lanjutnya, DBD di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.400 kasus, enam di antaranya meninggal dunia.

“Ini menjadi perhatian lebih bagi kita. Bagaimana penanganannya. Kita buat acara ini untuk kolaborasi semuanya,” ucap Wahyu.

Senada disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah MM, bahwa kasus DBD sepanjang 2024 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kita terus mengupayakan untuk menekan, agar jangan sampai ada kematian,” ucap Neneng.

Ia menjelaskan, pasien DBD yang meninggal dikarenakan terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan. Ia juga mengimbau, agar masyarakat menjaga lingkungannya, terutama soal jentik nyamuk di sekitar rumah.

“Harusnya ada Jumantik (juru pemantau jentik) dalam satu keluarga, harus memeriksa jentik. Nanti ada inovasi di kecamatan yang daerahnya endemis. Kasus (DBD) banyak menyebabkan kematian, maka kita dorong adanya Jumantik, bisa kasusnya menurun dan tidak ada kematian,” jelasnya. (din)

Share:

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Dan Bimtek Untuk Tingkatkan Konsumsi Ikan Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Bazar & Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dalam rangka menyosialisasikan gerakan gemar makan ikan di Kabupaten Cirebon.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor DKPP Kabupaten Cirebon pada Selasa (10/9/2024) ini, dihadiri perwakilan perangkat daerah dan dibuka untuk masyarakat umum.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi menyatakan, Kabupaten Cirebon memiliki produksi ikan yang melimpah, baik dari laut maupun budi daya.

Namun, komoditas ini lebih banyak dijual, karena nilai ekonominya yang tinggi, sehingga masyarakat cenderung mengesampingkan konsumsi ikan secara mandiri.

“Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan intervensi pemerintah melalui berbagai program, termasuk bimtek ini, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, mulai dari tingkat PKK hingga desa,” kata Erus.

Ia menjelaskan, DKPP akan membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) dari tingkat desa hingga kabupaten, guna mendorong konsumsi ikan sebagai kebutuhan penting bagi pengentasan stunting, peningkatan gizi, dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon masih tergolong rendah, dengan rata-rata konsumsi per kapita sebesar 34,56 kilogram per tahun.

“Sementara itu, di Provinsi Jawa Barat sudah mencapai 41 kilogram, dan secara nasional 56 kilogram per tahun,” ungkap Wahyu.

Melalui sosialisasi ini, Wahyu berharap, gerakan gemar makan ikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan dan gizi keluarga.

“Kami berupaya mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan,” tutupnya. (Ida)

Share:

Wujudkan Wadah Kreasi, UIN Siber Cirebon Menggelar Kegiatan Cyber-X FITK 2024

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Siber Cirebon mengadakan kegiatan Siber-X FITK 2024 - Digital Creative Competition. Pembelajaran Digital: Cyber Islamic University ini menjadi momentum terbaik bagi para peserta di bidang digital creative competiton.

Ajang Digital Creative Competition 2024 ini bertujuan mendorong inovasi dalam bidang pendidikan digital di lingkungan universitas berbasis Islam. 

Sejak dibukan pada 10.September 2024, peserta berlomba-lomba menunjukkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis daring.

Pembelajaran Digital : Cyber Islamic University ini mencerminkan visi UIN Siber Cirebon untuk menjadi pionir dalam transformasi digital di perguruan tinggi Islam. 

Kompetisi ini menjadi wadah bagi para peserta untuk berkreasi melalui karya digital yang mencakup aplikasi pendidikan, konten kreatif, hingga materi pembelajaran yang interaktif. 

Pranata Muda, H.M.Arifin, M.Pd.I  menyatakan bahwa kompetisi ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada nilai-nilai Islam yang harus tercermin dalam setiap inovasi yang dikembangkan. 

"Kita ingin melihat bagaimana peserta mampu menggabungkan teknologi dengan prinsip-prinsip ajaran Islam, sehingga mampu menghasilkan produk yang tidak hanya canggih tetapi juga bernilai edukatif dan religius," ujarnya. 

M.Arifin juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kompetisi ini. Ia menilai bahwa tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern, khususnya di era digital.

“Transformasi digital dalam pendidikan adalah keharusan yang tidak bisa dihindari. Dengan adanya kompetisi seperti ini, kita berharap dapat melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya mahir secara teknologi, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat," ujar Aririn. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan Islam agar dapat bersaing di kancah global. 

"Cyber Islamic University yang menjadi tema besar kompetisi ini adalah refleksi dari keinginan kita untuk membangun universitas yang mampu memberikan akses pendidikan berkualitas dengan nilai-nilai Islam secara global. UIN Siber Cirebon harus menjadi pelopor dalam hal ini," tandasnya. (din)


Share:

Selasa, 10 September 2024

Pemkab Cirebon Gelar Pertandingan Persahabatan Lawan Persib Legend di Stadion Watubelah

KABUPATEN CIREBON — Pertandingan sepak bola persahabatan antara Forkopimda Kabupaten Cirebon dan Persib Legend digelar di Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Senin (9/9/2024).

Gelaran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2024 dan menjadi momentum apresiasi perkembangan infrastruktur olahraga di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, MPd turut mengomentari potensi para pemain lokal. Menurutnya, keberadaan stadion representatif seperti Watubelah, bisa menjadi sarana yang baik untuk pengembangan atlet lokal.

“Lapangan Stadion Watubelah sudah cukup representatif untuk digunakan, bahkan dalam kompetisi seperti Liga 3 atau Liga 2. Ini tentu bisa mendukung pembinaan atlet-atlet lokal,” jelas Hilmy.

Meski demikian, Hilmy mengakui, bahwa aspek keamanan stadion, terutama di area pemagaran, masih diperlukan perhatian yang lebih.

“Kami sudah menganggarkan perbaikan pagar di tahun 2025, walaupun hanya sebagian. Dalam waktu dekat, saya juga akan mengajukan proposal ke Kemenpora,” tambahnya.

Dengan potensi besar dari para pemain lokal dan dukungan infrastruktur yang semakin baik, Hilmy berharap, Kabupaten Cirebon bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Ia menuturkan, bahwa revitalisasi stadion diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp250 miliar. “Kita harus siap jadi tuan rumah Porprov, dan potensi atlet lokal kita juga semakin baik,” tutupnya.

Sementara itu, Zaenal Arif, salah satu pemain Persib Legend, memuji kualitas Stadion Watubelah yang dinilai sudah memenuhi standar internasional.

“Kalau melihat Stadion Watubelah Kabupaten Cirebon, saya menilai sudah sangat bagus, karena standarnya internasional. Rumput dan lapangannya telah memenuhi syarat,” ujar Zaenal usai laga.

Namun, ia juga mencatat beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal penataan dan pengamanan. “Ada beberapa hal yang harus dibenahi, seperti penataan dan pengamanan,” tambahnya.

Selain menyoroti fasilitas stadion, Zaenal juga mengapresiasi potensi para pemain muda dari Kabupaten Cirebon, yang dinilainya memiliki talenta menjanjikan.

“Saya lihat ada beberapa pemain lokal yang punya skill dan semangat bagus. Mereka hanya butuh pembinaan dan kesempatan lebih untuk mengasah kemampuan mereka,” imbuhnya. (Ara)

Share:

Definition List

Unordered List

Support