Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 17 Januari 2024

Kondisi Bangunan Kantor SDN 2 Sampiran Terlihat Rapuh dan Membahayakan

PRIHATIN : Bangunan kantor SDN 2 Sampiran, Kecamatan, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terlihat tidak layak huni dan karena rapuh dapat membahayakan.


CIREBON, FC - Pendidikan dasar bagi anak anak sebagai generasi penerus bangsa yang diperoleh dari pendidikan salah satunya Sekolah Dasar (SD), harus menjadi perhatian serius para pegiat pendidikan, baik itu guru, kepala sekolah, orang tua, masyarakat l, termasuk bupati, maupun Kepala Dians Pendidikan.

Karena belajar bukan hanya mengantarkan ilmu pengetahuan kepada anak anak, tetapi juga belajar salah satunya dapat dipengaruhi oleh suasana belajar yakni ruangan yang bersih dan nyaman. 

Hal itu disampaikan oleh salah satu pegiat pendidikan Kabupaten Cirebon, Bambang HS, yang peduli terhadap pendidikan generasi penerus dengan mendapatkan pendidikan yang baik dan benar. 

Namun Bambang sangat prihatin ketika melihat ada salah satu sekolah dasar dengan kondisi yang sangat memprihatinkan bagi Ruang belajar anak serta para guru dan kepala sekolah. Betapa tidak, ruangan yang seharusnya nyaman untuk belajar, untuk mengkoreksi nilai dan menjalankan tugas-tugas keguruan maupun tugas-tugas sekolah, ternyata dipandang kurang layak dan dipastikan tidak nyaman. 

Padahal peran seorang guru dan kepala sekolah sangat berarti bagi maju mundurnya kualitas pendidikan, apalagi berada di pendidikan dasar. Namun dengan kondisi bangunan kantor yang demikian tidak layak untuk dihuni atau ditempati itu, akan berdampak besar terhadap kinerja para guru dan kepala sekolah.

"Ruang kantor Guru SDN 2 Sampiran sangat memprihatinkan kondisinya, di mana atap bangunannya sudah rapuh, dan sewaktu-waktu bisa Ambruk," tutur Bambang HS kepada media, Rabu, (17/1/2024).

Untuk itu, Bambang HS berharap, agar ada perhatian dari dinas terkait untuk peduli dan melihat langsung serta memperbaiki agar bangunan tersebut terlihat layak dan nyaman untuk membangun kinerja para guru dan kepala sekolah.

"Saya yakin, bu Yesi Yusnianingsih juga akan sepemikiran dengan saya, sebab kondisi kantornya sudah sangat tidak layak untuk ditempati sebagai layaknya kantor. Apalagi sekarang sedang musim hujan ditakutkan ada hal-hal yang tidak diinginkan, maka sebelum terjadi lebih baik segera oleh dinas terkait dibangun dan diperbaiki agar kantor guru tersebut lebih layak dan lebih nyaman untuk bekerja," pintanya. 


Bambang juga menegaskan, walau dengan kondisi bangunan kantor guru di SDN 2 Sampiran yang tidak layak, tetapi para guru dan kepala sekolah tetap menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, hanya terkadang ada rasa takut akan bahaya dari kondisi bangunan yang sudah rapuh ini. (din)

LPTK IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Pengukuhan Guru Profesional Dengan Kelulusan 95,62 Persen

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag saat memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta PPG yang lulus, di acara Pengukuhan Guru Profesional Dalam Jabatan Tahap 2, di Hotel Prima, Kita Cirebon.



FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan pengukuhan Guru Profesional Dalam Jabatan (DalJab) tahap 2, Rabu, 17 Januari 2024. 

Kegiatan pengukuhan ini berlangsung khidmat di ruang auditorium salah satu hotel di Kota Cirebon dan dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat PTKI Pengembangan Agama RI, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Para Wakil IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kepala Biro AUAK IAIN Cirebon, Direktur Pascasarjana IAIN Cirebon, Para Dekan di lingkungan IAIN Cirebon, para Wakil Dekan, Kabag TU FITK, Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi PPG, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Seksi PAI, Kepala Penmad sewilayah 3 Cirebon, Kepala BAZNAS dan tamu undangan lainnya.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dr H Saifudin, M.Ag menegaskan, bahwa kegiatan pengukuhan ini dihadiri oleh 168 guru dan merupakan yang tertinggi sepanjang pelaksanaan PPG yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan prosentase kelulusan sekitar 95,62 persen.

Dr H Saifudin, M.Ag menjelaskan 168 guru ini terdiri dari mata pelajaran PAI 93 guru, mata pelajaran Fiqih 16 guru, mata pelajaran Akidah Akhlak 22 guru, mata pelajaran Qur’an Hadist 20 Guru, mata pelajaran Bahasa Arab 2 Guru, dan mata pelajaran SKI 15 guru.

Mereka peserta yang lulus, lanjutnya,  berasal dari daerah yang tersebar di 15 Kab/Kota (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Sumedang, Bogor,Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pekalongan, Karawang, Kota Binjai, Tangerang, Brebes).

"Yang saat ini dikukuhkan, lulus 131 dari 137 atau 95,62 persen. Jumlah kelulusan ini berdasarkan Mata Pelajaran PAI, Qur’an Hadist, Akidah Akhlak dan SKI, lulus 72 dari 77 atau 93,5%, Lulus 14 dari 14 atau 100%, Lulus 16 dari 16 atau 100%,  Lulus 15 dari 15 atau 100%. Kemudian Fikih lulus 14 dari 15 atau 93,3%, Retaker lulus 37 dari 44 atau 84 %. Sedang total Retaker saat ini, atau peserta yang belum lulus sebanyak 16 orang," paparnya.

Dr H Saifudin M.Ag juga menegaskan, bahwa LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah melahirkan 1.315 Guru Profesional sejak tahun 2021.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jalenai M.Ag dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta PPG yang dikukuhkan sebagai Guru Profesional Dalam Jabatan Tahap 2.

Prof Aan secara tegas menyatakan bahwa perubahan mendesak terkait digitalisasi perguruan tinggi dan rencana transformasi lembaga menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), adalah suatu keniscayaan. 


“Digitalisasi ini tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga merupakan jalan menuju terciptanya lingkungan pendidikan yang adaptif dan inovatif. Jadi jadikan media digital itu sebagai media pembelajaran," tuturnya. 

Rektor Aan juga berpesan, kepada para alumni, agar semua teori yang sudah diperoleh harus menjadi basik atau dasar kuat kita, sehingga nuansa  akademik menjadi bagian penting saat kita mengajar, baik itu dalam bersikap,  berprilaku dan lainnya, yang semua itu berbasis pada pendidikan yang kita dapatkan. (din)