-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa Asing BIPA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tebar Kebaikan di Penghujung Ramadan

Minggu, 15 Maret 2026 | Maret 15, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T10:47:20Z

 



CIREBON, FC — Suasana hangat dan penuh makna terasa di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada pekan terakhir Ramadan 1447 Hijriah. Para mahasiswa Pembelajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) Angkatan ke-2 dari UPT Bahasa tidak hanya menunjukkan semangat belajar di kelas, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial yang menyentuh hati.


Di tengah padatnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), para mahasiswa asing ini dengan penuh keikhlasan menyisihkan sebagian uang pribadi mereka untuk terlibat dalam kegiatan berbagi sedekah ta’jil kepada masyarakat sekitar kampus. Aksi sederhana namun bermakna ini menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan mampu melampaui batas bahasa, budaya, dan kebangsaan.


Mahasiswa yang berasal dari berbagai negara seperti Senegal, Nigeria, Yaman, Filipina, dan Thailand tersebut tampak antusias saat turun langsung ke lapangan. Dengan senyum ramah dan semangat kebersamaan, mereka membagikan ta’jil kepada warga yang tengah menanti waktu berbuka puasa. Kehadiran mereka pun disambut hangat oleh masyarakat.


Tak hanya belajar Bahasa Indonesia, para mahasiswa ini juga tengah menempuh pendidikan di berbagai program studi, di antaranya Ekonomi Syariah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Tadris Bahasa Inggris, Hukum Tata Negara, Ilmu Al-Qur’an dan Hadits, Akuntansi Syariah, hingga Tadris Biologi. Hal ini menunjukkan keberagaman latar belakang akademik yang berpadu dalam semangat belajar dan berbagi.


Pihak UPT Bahasa menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan inisiatif para mahasiswa BIPA tersebut. Di tengah keterbatasan sebagai perantau, mereka justru mampu menunjukkan empati yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.


Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya sebatas pada aspek linguistik, tetapi juga menyentuh nilai-nilai budaya dan kemanusiaan. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kebersamaan lintas bangsa.


“Terima kasih kami sampaikan kepada para mahasiswa asing pecinta Bahasa Indonesia yang telah menunjukkan semangat luar biasa. Kalian bukan hanya belajar bahasa, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan kampus.


Di penghujung Ramadan, langkah kecil para mahasiswa BIPA ini menjadi pengingat bahwa kebaikan dapat hadir dari siapa saja dan di mana saja. Mereka bukan hanya pembelajar Bahasa Indonesia, tetapi juga duta kemanusiaan yang membawa pesan persaudaraan dalam keberagaman. (Ara)

×
Berita Terbaru Update