Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 28 Februari 2025

Tim Paduan Suara Jurusan PMI UIN Siber Cirebon Juara Satu Dalam Lomba Paduan Suara PMI Se-Indonesia

CIREBIN, FC - Tim Paduan Suara Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih juara 1 dalam lomba  paduan suara jurusan PMI Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini bertemakan mewujudkan kreativitas, mempererat kolaborasi, dan meraih prestasi, dengan tujuan penguatan rasa kekeluargaan dan wadah kreatifitas mahasiswa PMI. 

Acara ini diikuti oleh berbagai PTKIN se-Indonesia dan berlangsung dari tanggal 8-23 Februari 2025. Proses penilaian dilakukan dari tanggal 23-26 Februari 2025.

Paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyanyikan Mars Pengembangan Masyarakat Islam. Pengumuman pemenang dilakukan pada acara Closing Gebyar PMI tepatnya tanggal 27 Februari 2025 di Auditorium FDK Lt. 4 Gedung Abjan Soelaeman Bandung. Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan dari PTKIN se-Indonesia.

Seluruh tim paduan suara dari Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kejuaraan ini. "Kami bersemangat dan semoga ini menjadi langkah awal untuk prestasi-prestasi lainnya," paparnya.

Shofwatunnisa, Ketua Himpunan Mahasiswa PMI. "Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada UIN Sunan Gunung Jati Bandung yang telah mewadahi kegiatan ini, serta kepada para seluruh dosen dan rekan-rekan mahasiswa dari himpunan yang mendukung penuh dalam proses seleksi  lomba ini."

Ketua Jurusan PMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Turasih, M.Si, juga menyampaikan pesan yang mendukung dan memotivasi.

"Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan untuk kita semua, menunjukkan bahwa siapa pun yang berusaha selalu memiliki peluang untuk menjadi juara. Semoga semakin banyak prestasi lagi di masa yang akan datang." terangnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Naila Farah, M.Ag. memberikan apresiasi atas prestasi ini. “Selamat atas prestasi yang ditorehkan yang telah mengharumkan nama FDKI terutama Jurusan PMI. Kita mendukung penuh segala bentuk kegiatan mahasiswa yang positif.” ujarnya.

Ditegaskan bahwa, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada masyarakat. Sebagaimana salah satu lirik dalam Mars PMI, kami bangga PMI-ku, menjadi bagian sejarah peradaban mewujudkan masyarakat mandiri. (din)

Share:

Ketua dan Sekretaris Jurusan BSA UIN Siber Cirebon Tandatangani Pakta Integritas

CIREBON, FC - Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas bagi Ketua dan Sekretaris untuk periode 2025-2027. 

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kelas Internasional FUA dan dihadiri oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), para Wakil Dekan, serta seluruh civitas akademika FUA.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag dalam sambutannya agar Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) dan enam jurusan di lingkungan FUA segera menerjemahkan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor. 

Prof Aan berharap agar pimpinan fakultas dan jurusan yang baru dilantik dapat memaksimalkan kinerja serta membawa kemajuan bagi lembaga. 

Semenara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin (FUA), Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag menegaskan bahwa pihak fakultas bersama seluruh jurusan di bawahnya siap untuk melaksanakan seluruh perjanjian kinerja yang telah ditetapkan oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam acara ini, Erfan Gazali, MSI yang telah resmi dilantik sebagai Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab didampingi oleh Rijal Mahdi, M.A sebagai Sekretaris Jurusan BSA. Keduanya menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa jabatan periode 2025-2027.

Acara penandatanganan Pakta Integritas diawali dengan Munggahan sebelum datangnya bulan Ramadhan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi serta bentuk sinergi dalam mewujudkan tata kelola akademik yang lebih baik. 

Dengan adanya panandatangan pakta integritas ini, diharapkan kepemimpinan baru di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas akademik dan administrasi, serta semakin memperkuat visi dan misi UIN Siber Syekh Nurjati sebagai universitas yang unggul dan mendunia.

Share:

Kamis, 27 Februari 2025

Wisuda Perdana UIN Siber Cirebon : Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani Berikan Beasiswa S2 untuk 5 Wisudawan Berprestasi Luar Biasa

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon telah menggelar prosesi wisuda yang luar biasa, dengan mengukuhkan sarjana, magister, dan doktor baru pada Rabu hingga Kamis, 26-27 Februari 2025, di salah satu hotel bergengsi di wilayah Kedawung, Kabupaten Cirebon. 

Wisuda kali ini terasa istimewa karena menjadi prosesi perdana pasca transformasi kelembagaan yang mengubah statusnya dari IAIN Cirebon menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU).

Acara yang berlangsung meriah ini menandai tonggak sejarah penting bagi universitas yang kini semakin bergerak maju menuju visi besar : Menjadi universitas Islam Siber yang unggul dan berkelas dunia. Dalam pidato resminya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, memaparkan visi transformasi lembaga yang tidak hanya memperkuat pendidikan Islam, tetapi juga menempatkan universitas ini sebagai pelopor dalam pengembangan sumber daya pendidikan Islam yang terbuka di dunia.

“Kami ingin menjadi universitas yang berbasis siber dengan tata kelola yang modern dan berbasis teknologi untuk keberlanjutan mutu dan layanan pendidikan. Pendidikan masa depan yang kami cita-citakan adalah pendidikan yang berjejaring, digital, dan virtual,” ungkap Prof. Aan dengan penuh keyakinan. 

Prof Aan juga menegaskan bahwa universitas ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global, serta membentuk watak peradaban bangsa yang bermartabat.

Pendidikan berbasis teknologi yang diperkenalkan oleh UIN Siber Cirebon, lanjut Prof. Aan, akan mendorong mahasiswa untuk menjadi sumber daya manusia yang kreatif dan profesional dengan pembelajaran berbasis multimedia digital. 

Di samping itu, UIN Siber Cirebon juga menawarkan program pendidikan jarak jauh dan pendidikan berbasis siber yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia untuk merasakan manfaat dari pendidikan berkualitas.

Beasiswa S2 untuk Wisudawan Berprestasi

Tidak kalah menarik, pada hari kedua prosesi wisuda, sejumlah wisudawan mendapatkan penghargaan istimewa berupa beasiswa S2 yang akan membebaskan mereka dari biaya studi lanjutan. 

Beasiswa ini diberikan kepada wisudawan-wisudawati yang menunjukkan prestasi luar biasa di bidang akademik maupun organisasi. Beberapa nama yang berhasil meraih beasiswa ini antara lain:

1. Osamah Naufal Rahman (Fakultas Syariah, Hukum Keluarga), Ketua Umum Senat Mahasiswa Institut Periode 2024. Peserta KKN Internasional Angkatan I di Malaysia Tahun 2023

2. Ratu Lintang Lestari (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Bimbingan Konseling Islam), Juara Harapan 2 MSQ PTKIN Tingkat Nasional Tahun 2022, Juara 1 MSQ Nasional Tahun 2019, Juara 1 MTQ Virtual Nasional Tahun 2021, dan Juara 4 MTQ Nasional Tahun 2021.

3. Dede Al Mustaqim (Fakultas Syariah, Hukum Ekonomi Syariah), Juara 1 KTI Internasional dalam berbagai jurusan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024J, uara 1 Lomba Esai Nasional dalam Maction Summit Tahun 2021.

4. Ana Azwar Nasim (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Pendidikan Bahasa Arab) Juara 1 Artikel Ilmiah Nasional dalam International Competition of Arabic Festival, Juara 3 Esai Bahasa Arab Tingkat ASEAN dalam Festival Sastra Arab.

5. Myla Lestari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Ekonomi Syariah) Juara 1 Terbaik Team SDGs Competition, Juara 3 SDGs Project Video dalam Global Youth Innovation Summit Chapter Singapore and Malaysia Competition.

Pemberian beasiswa ini menjadi simbol penghargaan kepada para mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memberikan kontribusi besar melalui prestasi-prestasi mereka dalam kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Mewujudkan Pendidikan Islam Masa Depan

Dengan berbagai program unggulan yang ditawarkan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya berkompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki daya saing global. Ini adalah langkah besar menuju pendidikan Islam yang lebih modern, terbuka, dan berbasis teknologi.

Prosesi wisuda ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan perayaan transformasi besar yang membawa UIN Siber Cirebon menuju masa depan yang lebih cerah. Diharapkan, para wisudawan yang telah dilantik akan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kini bukan hanya sebuah nama, tetapi telah menjadi pusat pendidikan tinggi Islam yang siap bersaing di kancah global. Dengan visi besar dan komitmen yang kuat, universitas ini menjanjikan masa depan cerah bagi para lulusannya, yang kini siap mengukir prestasi lebih besar di dunia pendidikan dan profesional. (din)

Share:

Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A Berikan Apresiasi Tinggi pada Program Mahasantri Mukim Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Cirebon

 

CIREBON, FC – Ma'had Al-Jami'ah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  sukses menggelar acara Pembukaan Program Mahasantri Mukim Gelombang II Tahun Akademik 2024/2025. 

Acara yang berlangsung meriah di Aula Qodim tersebut dihadiri oleh berbagai pimpinan universitas dan tokoh penting, termasuk Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E, M.Si, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof. Dr. Hajam, M.Ag. Kamis, (27/02/2025).

Turut hadir dalam acara ini, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, yang memberikan sambutan penuh apresiasi terhadap program Mahasantri Mukim ini.

Sebanyak 612 mahasantri Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang baru bergabung dalam program ini hadir dalam acara pembukaan. Program Mahasantri Mukim Gelombang II ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keislaman yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi serta penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan peran penting Ma'had Al-Jami'ah dalam mentransformasikan ilmu keislaman di tengah pesatnya kemajuan teknologi. 

"Kemajuan teknologi harus kita manfaatkan, namun perlu disaring dengan nilai-nilai luhur agama dan tradisi yang telah diwariskan oleh ulama-ulama besar kita, seperti Sunan Gunung Djati dan Syekh Nurjati," ujar Prof. Aan dengan penuh semangat.

Sementara itu, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., juga menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab bagi mahasantri. 

"Penguasaan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan Bahasa Arab sebagai bahasa utama dalam memahami sumber-sumber keislaman, baik yang klasik maupun modern, memiliki peran strategis dalam pengembangan akademik, profesional, dan spiritual mahasantri. Kedua bahasa ini membuka jendela ilmu pengetahuan global serta memperkuat identitas keislaman," jelasnya.

Program Takhosus Bahasa yang ada di Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, baik lisan maupun tulisan. 

Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan para mahasantri menghadapi tantangan global sekaligus tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan utama mereka.

Acara pembukaan ini menandai dimulainya perjalanan akademik dan spiritual bagi 612 mahasantri yang akan menuntut ilmu di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas spiritual yang kokoh, siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu yang mumpuni.

Dengan semangat yang menggelora, Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menjawab tantangan masa depan dengan menciptakan mahasantri yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam dunia global. (din)

Share:

Direktur PTKIN Ucapkan Selamat kepada Wisudawan UIN Siber Cirebon, Dorong Peningkatan Peran Perguruan Tinggi di Masyarakat

Direktur PTKIN Kementerian Agama RI, Prof Dr Fhil. Sahiron, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Perdana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, di Wisuda Hari Kedua.


CIREBON, FC – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Prof. Dr. Fhil. Sahiron, M.A, mengucapkan selamat kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon serta para wisudawan dan wisudawati yang di wisuda sebanyak 935 mahasiswa. 

Pada wisuda di hari kedua ini, UIN Siber Syke Nurjati Cirebon mewisuda sebanyak 468 wisudawan. Jumlah ini terdiri dari FEBI 149 wisudawan, FDKI 250 wisudawan, Magister 60 wisudawan dan Doktor 9 wisudawan.

Dalam sambutannya, Prof Dr H. Fhil. syahiran menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.

"Kementerian berharap agar peran dan fungsi perguruan tinggi untuk pengabdian masyarakat diperbesar dan diperluas lagi. Memang selama ini perguruan tinggi sudah melakukan pengabdian dengan mengirimkan mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan kegiatan lainnya," ujarnya.

Selain mahasiswa, Prof. Fhil. Sahiron juga menekankan agar para dosen tidak hanya hadir dalam kegiatan akademik dan pengajian, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai problem sosial, seperti kemiskinan, masalah keluarga, ekonomi, dan tantangan yang dihadapi anak muda.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fhil. Sahiron juga menyoroti pentingnya kesiapan lulusan agar tidak menjadi bagian dari angka pengangguran di Indonesia. 

Ia menekankan bahwa institusi dan civitas akademika harus mampu mengantisipasi hal ini demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Jadi intinya, bagaimana institusi dan civitas akademika mampu mengantisipasi agar lulusan tidak menganggur. Ini masalah yang harus mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas lulusan adalah melalui pengembangan Carier Development Center (CDC) atau Pusat Pengembangan Karir. 

Menurutnya, CDC dapat memberikan pelatihan, kajian, penelitian, serta workshop untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan tambahan agar siap berwirausaha atau memiliki keahlian tertentu di dunia kerja.

Lebih lanjut, Prof. Dr Fil. Syahiron juga menyinggung pentingnya digitalisasi dalam pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa PTKIN di seluruh Indonesia sudah mengadopsi sistem pembelajaran online, termasuk di UIN Siber Cirebon. Oleh karena itu, upaya pengembangan akses pendidikan digital perlu terus diperkuat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Naila Farah, M.Hum, menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan berbagai keterampilan, baik akademik maupun non-akademik, kepada mahasiswa. 

Tahun ini, FDKI telah memiliki laboratorium media untuk mengasah kemampuan mahasiswa agar mampu bersaing di industri setelah lulus.

“Kami juga memiliki program magang di lembaga pemerintahan dan swasta, termasuk kerja sama dengan industri agar lulusan FDKI bisa diterima di dunia kerja. Wisuda perdana FDKI tahun ini meluluskan 241 mahasiswa,” jelasnya.

Selain itu, UIN Siber Cirebon juga membekali mahasiswa dengan program digitalisasi, yang memungkinkan mereka memiliki keterampilan di bidang teknologi dan digital. Semua pembelajaran kini berbasis digital, termasuk dalam program-program perkuliahan.

Sebagai penutup, Dr. Naila Farah  menyampaikan harapannya agar para wisudawan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

“Semoga lulusan UIN Siber Cirebon dapat membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan mampu bersaing di dunia kerja,” tutupnya. (ADV/Nurudin)

Share:

Siap Sukseskan Temu Inklusi Nasional Ke-6, SIGAB Indonesia Gandeng Pemkab Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025).

Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti.

Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel.

Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon.

“Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi.

“Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi.

Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah.

“Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni.

“Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya.

Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa.

Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (din)

Share:

Sukseskan Temu Inklusi Nasional Ke-6, SIGAB Indonesia Gandeng Pemkab Cirebon February 27, 2025 Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025). Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti. Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel. Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon. “Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi. “Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya. Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025. “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi. Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah. “Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni. “Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya. Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa. Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (DISKOMINFO) Berita CirebonCirebonDifabelInfo CirebonKabupaten CirebonPemkab CirebonSIGAB IndonesiaTemu Inklusi Nasional Share: Pemkab Cirebon dan Polresta Cirebon Sidak Pasar, Harga Bapokting Masih Stabil Meski Ada Kenaikan Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Search … Search Berita Terbaru Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Pemkab Cirebon Luncurkan 42 Sekolah Lansia Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Pemkab Cirebon Luncurkan 42 Sekolah Lansia Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Hadiri Panen Raya Jagung, Wabup Jigus Dukung Program Ketahanan Pangan Kategori Artikel (10) Bupati (235) Ekonomi (32) Government (238) Pendidikan (14) Perangkat Daerah (129) Sekretaris Daerah (41) Sosial & Kesehatan (62) Umum (103) Wakil Bupati (32) Wisata & Budaya (17) Tags BansosBatikBayi kembar SiamBerita CirebonBudayaBupati CirebonCirebonDinas SosialDinsosDisabilitasDiskominfo Kabupaten CirebonDisnakerDisporaDLHDPPKBP3AEkonomiHari IbuHilmy Riva'iIdul AdhaImronInflasiInfo CirebonJawa BaratJigusJobfairJob fairKabupaten CirebonKesehatanKurbanLebaranPemkab CirebonPencakerPilkadaPilkada 2024Pj Bupati CirebonPMIPolresta CirebonRakorSekdaSekretaris DaerahSekretaris Daerah Kabupaten CirebonSeniWahyu MijayaWakil Bupati CirebonWisata



KABUPATEN CIREBON — Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia menggelar rapat koordinasi rencana Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (27/2/2025).

Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan suksesnya acara Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Durajaya, Kecamatan Greged pada Agustus 2025 nanti.

Perlu diketahui, Temu Inklusi Nasional merupakan forum dua tahunan yang dilaksanakan untuk membahas bagaimana permasalahan pembangunan bisa diselenggarakan dengan lebih inklusif, yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat difabel.

Pemkab Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk turut mensukseskan Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025 tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan inklusif di Kabupaten Cirebon.

“Bentuk dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu bagaimana menyikapi inklusifitas pembangunan,” ujar Dangi

“Kami telah menyelenggarakan musrenbang khusus difabel, yaitu bagaimana kami mengakomodasi kebutuhan teman-teman difabel untuk bisa masuk ke program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah Temu Inklusi Nasional ke-6 Tahun 2025.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah diberi kehormatan untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Inklusi Nasional se-Indonesia ke-6 Tahun 2025. Kami ingin buktikan bahwa Kabupaten Cirebon ramah difabel,” jelas Dangi.

Sementara itu, Direktur SIGAB Indonesia, M Joni Yulianto mengatakan, tujuan diadakannya Temu Inklusi Nasional tersebut adalah untuk menyebarluaskan kebijakan pembangunan inklusif yang sudah diterapkan di beberapa daerah.

“Tujuannya adalah masalah-masalah inklusif itu bisa dipahami semua orang dan apa yang sudah diterapkan di beberapa daerah berkaitan dengan pembangunan inklusif bisa disebarluaskan,” tutur Joni.

“Serta nantinya kita memberi rekomendasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah tentang bagaimana pembangunan yang lebih inklusif dan menyetarakan,” ucapnya.

Dari Temu Inklusi Nasional sebelumnya, sudah banyak rekomendasi yang telah menjadi kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, salah satunya yaitu indikator desa inklusi yang telah diakomodasi melalui Keputusan Menteri Desa.

Pada rapat koordinasi tersebut, turut hadir Kepala Bagian (Kabag) Kesra, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Desa Durajaya, dan stakeholder pengampu lainnya. (Ara)

Share:

Utamakan Pelayanan, Desa Sampiran Prioritaskan Kepuasan Masyarakat


CIREBON, FC – Pemerintah Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, terus mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Dengan mengusung motto Kerja Cepat, Kerja Tepat, dan Kerja Bermartabat, Kuwu Sampiran, KH Sujito, menekankan pentingnya pelayanan yang optimal sebagai bentuk tanggung jawab kepada warga.

Menurut Kuwu Sujito, pelayanan yang baik menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. “Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa puas dan dapat bersinergi dengan baik dalam membangun desa ini,” ujarnya.

Pada tahun 2025, Pemerintah Desa Sampiran telah merencanakan berbagai program strategis yang mencakup penataan lingkungan dan infrastruktur, pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan aspek sosial-keagamaan, hingga pelestarian budaya lokal.

Meski demikian, Kuwu Sujito menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa saja. Ia mengajak seluruh stakeholder, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, dan elemen lainnya, untuk turut serta dalam membangun Desa Sampiran menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Kami berharap ada peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam setiap program yang dijalankan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bisa membawa Desa Sampiran ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bermartabat, Desa Sampiran terus berupaya menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat. (din)

Share:

Rabu, 26 Februari 2025

Program Pascasarjana UIN Cirebon Gelar FGD Revisi KUHAP: Menjawab Tantangan Hukum Pidana Modern

CIREBON, FC– Program Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan nama Cyber Islamic University (CIU), menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Revisi KUHAP: Sejauhmana KUHAP Menjawab Tantangan Hukum Pidana Modern”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Februari 2025, bertempat di Auditorium Pascasarjana lantai III, dengan tujuan untuk memberikan kontribusi pemikiran mengenai Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (R. KUHP) yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.

FGD ini dihadiri oleh sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H., Dr. H. Dudung Hidayat, S.H., M.H., Dr. H. Rusman, S.H., M.H., Dr. H. Hermanto, S.H., M.H., dan Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A. Hadir pula dalam acara tersebut, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, yang menyampaikan sambutan sekaligus menegaskan urgensi FGD ini sebagai upaya kontribusi akademik dalam pembentukan undang-undang.

Menurut Prof. Jamali, kegiatan ini penting dalam rangka urun rembug mengenai pembentukan undang-undang yang sedang dibahas oleh DPR RI, sesuai dengan amanat UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. 

Prof. Jamali menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat, khususnya kalangan akademisi, birokrat, dan aparat penegak hukum (APH), sangat diperlukan agar undang-undang hasil revisi dapat diterima dengan baik oleh publik.

Para narasumber memberikan sejumlah rekomendasi penting yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas revisi RUU KUHAP. Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H., dalam paparannya menekankan pentingnya melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, termasuk akademisi, NGO, birokrat, dan aparat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim, dan pengacara) dalam pembahasan revisi KUHAP. Hal ini, menurutnya, penting agar setiap perubahan undang-undang dapat diterima oleh masyarakat secara luas.

Sementara itu, Dr. H. Dudung Hidayat, S.H., M.H., dari Universitas Gunung Jati Cirebon, menyarankan agar pengaturan tentang penyelidikan lebih jelas dalam RUU KUHAP, mengingat pentingnya fungsi penyelidikan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang oleh penyidik. 

Selain itu, Dr. H. Rusman, S.H., M.H., mengkritik adanya ketidaksesuaian dalam pasal-pasal tertentu dalam RUU tersebut, seperti ketidaktermasukkannya pengertian penyelidikan, yang sangat esensial dalam mencegah kesewenangan penyidik.

Dr. H. Hermanto, S.H., M.H., mengingatkan bahwa penyelidikan adalah bagian integral dari penyidikan yang harus tetap dipertahankan dalam RUU KUHAP. Ia juga menyoroti potensi masalah dalam pengaturan kewenangan penyitaan barang bukti tanpa izin dalam keadaan mendesak, yang menurutnya perlu diawasi secara ketat.

Selain itu, para narasumber juga mengusulkan agar konsep Restorative Justice dimasukkan dalam RKUHAP. Hal ini akan memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus-kasus ringan dengan pendekatan yang lebih mengedepankan pemulihan hubungan sosial daripada sekadar menghukum pelaku.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Sugianto juga menyatakan keprihatinannya terhadap proses revisi RUU KUHAP yang terkesan terburu-buru, mengingat rencana pengesahan yang dijadwalkan pada 21 Maret 2025. 

Ia mengusulkan agar pengesahan ini ditunda sampai revisi tersebut benar-benar dapat diterima oleh publik dan tidak memunculkan masalah di lapangan.

Dengan mengusung tema yang relevan dengan perkembangan hukum pidana modern, FGD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembahasan dan penyempurnaan RUU KUHAP yang sedang berlangsung. 

Para akademisi dan praktisi hukum yang terlibat dalam diskusi ini berharap agar hasil dari forum ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi DPR RI dan pemerintah dalam memperbaiki sistem hukum acara pidana di Indonesia.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat luas dalam proses pembuatan undang-undang, agar hasilnya benar-benar memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. 

Revisi KUHAP yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan sistem peradilan yang lebih transparan, adil, dan responsif terhadap tantangan hukum pidana modern. (din)

Share:

Pakar Hukum dan Praktisi Berdiskusi, Upaya UIN Siber Cirebon Gagas Rekomendasi Revisi KUHAP


CIREBON, FC–  Focus Group Discussion (FGD) menjadi diskusi hangat para praktisi dan pakar hukum tentang “Revisi KUHAP, Sejauh Mana RKUHAP Menjawab Tantangan Hukum Pidana Modern” yang digagas Pascasarjana UIN Siber Cirebon melalui Kegiatan FGD di Lantai 3 gedung Pascasarjana, Rabu, (26/02/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Prof Dr H Jamali, M.Ag.

Diskusi ini menghadirkan pakar hukum, praktisi hukum, akademisi serta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk membedah secara mendalam berbagai aspek dari Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).

Dalam FGD ini ada lima narasumber, di antaranya Guru Besar Hukum, Prof. Dr H Sugianto, SH MH, advokat dan dosen Dr H Hermanto, SH MH, Dr H Dudung SH MH, Dr H Rusman SH MH serta Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon.

Dr H Hermanto SH MH kepada media menyatakan bahwa Revisi KUHAP ini belum layak untuk disahkan. Sebab pengesahan ini sangat menjadi kebutuhan berkaitan dengan akan berlakunya KUHP baru nanti pada Januari 2026.

"Yang dianggap tidak layak itu adalah rancangan di dalamnya, kenapa karena masih banyak hal yang belum tercover dan disinkronisasikan dengan berbagai pihak terutama dalam hal ini dengan pihak Kepolisian yang dalam hal ini sebagai pintu gerbang daripada keadilan itu di dapat oleh para pihak, kenapa proses penyelidikan itu dihilangkan padahal keberadaannya sangat penting untuk mencari unsur pidana itu ada atau tidak sebelum menentukan adanya tersangka," jelasnya.

Dr Hermanto juga menjelaskan banyak hal terkait RKUHP yang seyogyanya harus ditunda. Seperti juga salah satu fokus utama dalam diskusi ini adalah konsep restorative justice, yang semakin menjadi perhatian dalam sistem hukum pidana modern. 

Para Narasumber FGD juga menyoroti pentingnya pendekatan ini untuk memberikan keadilan yang lebih humanis, terutama dalam kasus-kasus tertentu yang seharusnya dapat diselesaikan di luar jalur peradilan formal.

Selain itu, perdebatan juga berkembang mengenai sistem penahanan dalam hukum pidana. Salah satu isu yang mencuat adalah perlunya pembatasan waktu yang lebih ketat dalam proses penyelidikan hingga penyidikan agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan atau kriminalisasi berlarut-larut. 

Sejumlah narasumber menilai bahwa sistem yang ada saat ini masih membuka peluang terjadinya ketidakpastian hukum bagi tersangka.

“KUHAP yang kita gunakan saat ini masih merupakan produk hukum lama yang dibuat dalam konteks sosial-politik yang berbeda. Padahal, hukum seharusnya dinamis dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Dr H Hermanto SH, MH dan Dr H Dudung SH MH, narasumber dalam FGD.

Selain dua isu utama tersebut, diskusi juga membahas berbagai aspek lain dari RKUHAP, termasuk transparansi dalam proses peradilan, hak-hak tersangka dan korban, serta optimalisasi peran lembaga-lembaga pengawas dalam sistem peradilan pidana.

Dengan semakin berkembangnya dinamika sosial dan teknologi, revisi KUHAP dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa sistem hukum di Indonesia tetap relevan, adil, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat. FGD ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penting dalam proses penyempurnaan RKUHAP sebelum diimplementasikan dalam sistem peradilan Indonesia. 

Sementara itu, Pakar Hukum sekaligus juga guru besar, Prof Dr H Sugianto SH MH, menyatakan bahwa FGD ini untuk mendapatkan rekomendasi dan rekomendasi itu akan disampaikan ke pihak DPR RI. (din)

Share:

Forum Komunikasi Guru Ngaji Kota Cirebon Gelar Silaturahmi Kebangsaan

 

CIREBON, FC – Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN) Kota Cirebon menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, unsur pemerintah, perbankan, serta tamu undangan lainnya yang berperan dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan di Indonesia.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Forum Komunikasi Guru Ngaji menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman. 

"Melalui acara ini, kita ingin mengingatkan kembali pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kepatuhan terhadap Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan berbangsa dan bernegara," ujar salah satu panitia.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama serta memperkuat peran guru ngaji dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Para tamu undangan yang hadir menyambut baik acara ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, semangat kebhinekaan dan nilai-nilai kebangsaan dapat terus terjaga di tengah masyarakat Kota Cirebon. (Ara)

Share:

Meriahnya Munggahan Manara : Pawai Obor, Angklung, dan Barongsai Sambut Ramadhan

KABUPATEN CIREBON - Suasana malam Kota Baru Keandra (KBK) dipenuhi cahaya obor yang menyala-nyala, alunan musik angklung yang syahdu, dan atraksi barongsai yang memukau, membuat acara Munggahan Manara semarak dan  meriah.

Warga Manara, termasuk anak-anak dari Rumah Qur'an Al Muhita Manara di bawah pimpinan Ustaz Ismail, dan anak anak manara lainnya antusias mengikuti kegiatan Munggahan Manara dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara yang berlangsung pada Rabu malam (26/2) pukul 19.30 WIB ini dimulai dengan pawai obor yang melintasi jalan utama KBK serta memasuki cluster-cluster perumahan. Kilauan api obor yang dibawa peserta menambah kehangatan suasana, menciptakan pemandangan yang begitu memukau. 

Iringan musik angklung semakin menghidupkan suasana, sementara atraksi barongsai memberikan sentuhan budaya yang unik dan menarik perhatian warga, terutama anak-anak.

Ketua RW 008 Cluster Manara, M. Nurudin, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Acara Munggahan ini bukan hanya bentuk syukur menyambut Ramadhan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga.

Tagline Manara Rukun Guyub Sedulur Kabeh benar-benar terasa malam ini,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan, terutama dalam momentum keagamaan lainnya.

Selain aspek spiritual dan kebersamaan, M. Nurudin juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. 

“Kita harus tetap kompak, tidak hanya dalam acara seperti ini, tetapi juga dalam menjaga lingkungan, mulai dari infrastruktur, saluran air, penghijauan, hingga aspek sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan di Manara.”

Senada dengan itu, Ustaz Ismail menambahkan bahwa kegiatan Munggahan memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak Manara. “Adanya obor dan angklung ini memberikan kesan yang luar biasa. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujarnya.

Panitia acara, Ucu, Deden dan Ivan juga membagikan cerita di balik persiapan acara ini. Menurut mereka, persiapan sudah dimulai sejak dua hari sebelumnya, termasuk penyediaan bambu, minyak tanah, serta berbagai perlengkapan lainnya. 

“Kami ingin acara ini benar-benar meriah, apalagi dengan adanya angklung dan barongsai. Ini sesuatu yang baru bagi warga, terutama anak-anak generasi Manara,” ujar mereka dengan penuh semangat.

Kemeriahan Munggahan Manara ini menjadi bukti nyata kekompakan dan semangat gotong royong warga. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya dalam menyambut Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.



"Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak, baik donatur maupun warga Manara secara keseluruhan atas partisipasi baik tenaga dan waktunya sehingga kegiatan Munggahan menyambut datangnya bulan suci ramadhan bisa terlaksana dengan sukses dan meriah," ujar Ketua RT 003, Hendri kepada media. (Rafani)
Share:

Wisuda Perdana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Menuju Universitas Islam Siber Berkelas Dunia

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar wisuda Perdana di tahun 2025 dengan mengusung visi besar menjadi Universitas Islam Siber yang Unggul dan Berkelas Dunia. Wisuda tersebut digelar di salah satu hotel di bilangan Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon.

Pada wisuda Perdana ini, UIN Siber Cirebon meluluskan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Kegiruan (FITK) sejumlah 230 wisudawan, Fakultas Syariah (FS) sebanyak 130 wisudawan, Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA) sebanyak 123 wisudawan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, menegaskan bahwa universitas ini siap menjadi pelopor dalam pendidikan Islam terbuka berbasis siber yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan masa depan yang inovatif, inklusif, dan berbasis digital. Dengan tata kelola berbasis siber, UIN Siber siap mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan global," ujar Prof Aan Rektor UIN Siber Cirebon.

Rektor Aan juga juga menjelaskan tentang misi besar UIN Siner Cirebon yakni Pendidikan Jarak Jauh Berbasis Digital. Menurutnya sebagai perguruan tinggi berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki misi untuk mengembangkan sistem akademik modern melalui pendidikan jarak jauh berbasis digital, kemudian juga meningkatkan kualitas riset dan pengabdian masyarakat dengan pemikiran global.

Selain itu, kata Rektor Aan, memanfaatkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan big data untuk mendukung pembelajaran, serta membangun kolaborasi internasional dengan dunia usaha dan organisasi global.

"Dengan fokus pada model pendidikan inklusif, universitas ini bertekad menjadi trendsetter dalam integrasi ilmu pengetahuan berbasis siber," terangnya.

Mengenai Roadmap Transformasi Digital 2023-2027, Rektor Aan menegaskan bahwa untuk mencapai visinya, UIN Siber telah merancang Roadmap Transformasi Digital yang mencakup peningkatan SDM Dosen dan Tenaga Kependidikan.

Selain itu, pengembangan platform e-learning dan produksi konten digital, pembangunan infrastruktur digital berbasis AI dan big data, serta kolaborasi dengan industri, organisasi internasional, serta institusi pendidikan lainnya.

Menurut Rektor Aan, transformasi ini bertujuan menghasilkan lulusan transformatif, berdaya saing global, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja.

"Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan dan civitas akademika dalam mewujudkan cita-cita UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai universitas Islam berbasis siber yang unggul dan berkelas dunia," tandasnya. 

Sementara itu, usai kegiatan wisuda, Dekan FUAD, Dr H Anwar Sanusi M.Ag kepada media fokus Cirebon menyatakan bahwa kita berharap dari apa yang dilakukan atau kesuksesan para alumni di 2024 kemarin, kampus kita menjadi penyumbang terbesar karena bisa lolos CPNS dari sebanyak 35 orang.

"Ini tentu tidak mudah, artinya mereka tidak menyia-nyiakan peluang dan kesempatan yang ada. Tantangan ini bisa mereka jawab dengan adanya mata kuliah materi yang disampaikan atau diajarkan dosen dan ternyata itu sesuai dengan tuntutan yang terjadi di lapangan," papar Anwar.

Artinya, bahwa kebutuhan mereka di lapangan itu sudah terpenuhi dengan pengajaran yang diberikan oleh para dosen di lingkungan Fakultas Ushuludin dan Adab.

Anwar juga menegaskan bahwa ada terobosan baru mengenai pasar kita di lapangan, yakni pertama adalah pasar yang ada di Kementerian Agama sendiri yakni penyuluh. 

Mengenai tentang penyuluh ini, kita akan mempersiapkan mata kuliah khusus untuk menjawab bahwa mata kuliah khusus ke penyuluhan, sehingga sehingga setelah lulus mereka sudah siap. Kedua untuk menjadi guru, sejak kebijakan Dirjen Pendis yakni guru guru madrasah baik d PAI baik di SPI kemudian di Akidah Akhlak, di ilmu Al-Qur'an dan Tafsir serta di ILHA, itu semua sudah kita persiapan untuk.menjawab tantangan di luar. 

Artinya, mata kuliah ini adalah milik kita dan jurusan ini bisa menjadi jalan, sehingga lulusan dari alumni kita punya kesempatan besar untuk menjadi guru dan ini hampir menjawab setiap tahunnya kepada semua alumni untuk guru guru madrasah bidang studi yang diambil pada jurusan tersebut.

"Dari jurusan tersebut, peluang kerja di itu sudah ada, tinggal bagaimana teman teman bisa menyikapi bisa punya prestasi tentu dengan peningkatan kualitas," pintanya. (ADV/din)

Share:

Wakil Wali Kota Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Harga Terjangkau Menjelang Ramadan

CIREBON, FC - Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota Cirebon giat memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan yang cukup bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, tanpa khawatir akan lonjakan harga atau kekurangan pasokan kebutuhan sehari-hari. 

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Jagasatru pada Selasa (25/2/2025). 

Tujuan utama dari peninjauan ini adalah memastikan bahwa kebutuhan pokok yang biasa dibutuhkan masyarakat selama bulan Ramadan dapat tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau. Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memantau kondisi pasar dan menjaga agar inflasi di wilayah Kota Cirebon tetap terkendali. 

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Cirebon untuk menjaga stabilitas ekonomi, khususnya dalam hal harga bahan pokok yang selalu mengalami fluktuasi menjelang Ramadan. 

"Kami ingin agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang, tanpa ada kekhawatiran akan ketersediaan bahan pokok," ujar Wakil Wali Kota.

Menyadari bahwa Ramadan identik dengan lonjakan kebutuhan konsumsi, Wakil Wali Kota juga mengingatkan para pedagang agar tetap mengutamakan pelayanan yang baik kepada pembeli, sekaligus menjaga agar harga tetap stabil. 

"Kebutuhan masyarakat biasanya akan melonjak saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Maka dari itu, kita perlu menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga barang agar tidak ada pihak yang dirugikan," tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga memberikan pesan penting kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja selama bulan puasa. Ia mengingatkan agar tidak terbawa nafsu belanja berlebihan. "Mari kita belanja dengan bijak dan sesuai kebutuhan," pesannya.

Dengan berbagai langkah yang telah dan akan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon, diharapkan Ramadan tahun ini dapat berjalan dengan lancar, penuh kedamaian, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. 

"Pemerintah Kota Cirebon terus berkomitmen untuk memastikan bahwa harga bahan pokok tetap terjangkau, sehingga ibadah dan aktivitas sehari-hari selama Ramadan dapat berjalan dengan optimal," tuturnya. (Azis)



Share:

HUT Ke-67 Perumda Tirta Giri Nata, Wakil Wali Kota Dorong Sinergitas Layanan Air Bersih yang Lebih Baik


CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI, menjadi pembina upacara dalam rangka Peringatan HUT Ke-67 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Rabu (26/2/2025). 

Perayaan ini menjadi momen yang tidak hanya mengenang perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga sebagai refleksi untuk semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa peringatan HUT ke-67 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata memiliki makna yang mendalam. Menurutnya, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki peran strategis, Perumda Tirta Giri Nata telah membuktikan eksistensinya dalam menyediakan air bersih berkualitas bagi masyarakat Kota Cirebon.

"Perumda Air Minum Tirta Giri Nata memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan, terutama dalam memastikan tersedianya akses air bersih yang layak bagi warga Kota Cirebon," ujar Wakil Wali Kota.

Visi pembangunan Kota Cirebon yang dicanangkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yaitu Cirebon Setara Berkelanjutan, menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Perumda Tirta Giri Nata, sebagai salah satu BUMD, memainkan peran vital dalam mewujudkan visi ini.

"Salah satu fokus utama kami dalam visi Setara Berkelanjutan adalah meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk penyediaan air bersih. Ini merupakan bagian dari upaya kita semua untuk memastikan bahwa Kota Cirebon berkembang secara berkelanjutan, dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan," tambah Wakil Wali Kota.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menyebutkan bahwa tantangan dalam pengelolaan air bersih akan semakin kompleks seiring dengan pesatnya urbanisasi, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Perumda Tirta Giri Nata perlu terus beradaptasi dan mengembangkan strategi yang lebih inovatif.

"Tantangan ke depan akan semakin besar, dan kita perlu memastikan bahwa Perumda Tirta Giri Nata dapat menghadapi tantangan tersebut dengan profesionalisme tinggi. Sinergi antara BUMD, pemerintah daerah, dan sektor swasta akan sangat penting untuk menciptakan layanan yang lebih baik bagi masyarakat," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh karyawan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga kualitas layanan air bersih di Kota Cirebon. 

"Semangat inovasi dan pelayanan prima yang sudah ditunjukkan oleh Perumda Tirta Giri Nata harus terus dipertahankan dan ditingkatkan," ungkapnya.

Wakil Wali Kota mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk menjadikan peringatan HUT Ke-67 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon. 

"Mari kita terus bekerja sama dalam mewujudkan Cirebon Setara Berkelanjutan melalui kontribusi nyata BUMD dalam pembangunan daerah," tutupnya. (Azis)



Share:

Selasa, 25 Februari 2025

SMSI Kabupaten Cirebon Rayakan HUT ke-8 dengan Bakti Sosial untuk Anak Panti Asuhan

 


KABUPATEN CIREBON  - Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon menggelar bakti sosial dengan menyambangi Graha Yatim dan Dhu'afa Yayasan Harapan Robbani, di jalan Kesambi Dalam No. 15/95, Kesambi, Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, guna memberikan bantuan sembako untuk anak-anak panti.

Aksi bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke- 79 dan Hari Ulang Tahun Serikat Media Siber Indonesia (HUT SMSI) ke-8 pada tanggal 7 Maret 2025.

Penyaluran paket sembako dipimpin langsung oleh Toto M Said, selaku ketua SMSI Kabupaten Cirebon.

Toto mengatakan  bahwa bantuan sembako ini adalah bentuk komitmen dari pengurus SMSI Kabupaten Cirebon untuk mendukung masyarakat, khususnya anak-anak Yatim Piatu.

“Hari ini kebetulan merupakan peringatan hari jadi SMSI yang ke-8, yang dirayakan serentak oleh pengurus SMSI di seluruh tanah air. Sebagai ungkapan rasa syukur, kami mengadakan kegiatan sosial di panti asuhan. Ini adalah manifestasi kepedulian kami terhadap anak-anak di panti. Berbagai rejeki kami bagi kepada mereka. Karena rezeki yang kami peroleh dari Allah, terdapat hak anak-anak ini di dalamnya. Hal ini perlu kami sebarkan kepada orang lain, termasuk kepada anak-anak di panti asuhan ini,” ungkap Toto, Selasa (25/2/2025).

Menurut Toto, program serupa ini telah diadakan beberapa kali sebelumnya dan menjadi bagian dari dedikasi SMSI Kabupaten Cirebon untuk memberikan  manfaat bagi sesama.

"Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih acuh terhadap yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab sosial kita, yang tidak hanya terkait dengan profesi kita sebagai jurnalis, tetapi juga sebagai anggota dari komunitas yang lebih luas," jelasnya.

Toto berharap agar bantuan yang disalurkan kepada anak-anak yatim ini dapat dimanfaatkan dengan baik, membawa kebahagiaan, dan memberikan sedikit keringanan bagi mereka. "Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua sponsor yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini," ungkapnya.

Sementara itu, Rika, salah satu pengurus yayasan panti asuhan mengaku bersyukur dengan bantuan sembako yang disalurkan SMSI Kabupaten Cirebon.

“Kami mengucapkan terima kasih pada SMSI Kabupaten Cirebon atas bantuan sembako dan lainnya. Ini yang kami pergunakan untuk menghidupi anak-anak sehari-hari, semoga Allah SWT membalas kebaikannya,' ucapnya. (din)

Share:

Dinsos Kabupaten Cirebon Salurkan Alat Bantu Untuk Puluhan Penyandang Disabilitas

KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon menggelontorkan bantuan berupa alat bantu untuk 80 penyandang disabilitas. Penyaluran alat bantu itu dilaksanakan di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (25/2/2025).

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus ini, menyerahkan secara simbolis bantuan bagi penyandang disabilitas didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani.

Jigus mengatakan, penyaluran alat bantu disabilitas, seperti tongkat hingga kursi roda itu merupakan implementasi dari undang-undang.

“Pemkab Cirebon wajib memberikan atau memenuhi hak penyandang disabilitas. Jadi, alhamdulillah melalui Dinas Sosial, kita memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas,” ucap Agus.

Jigus menyebut, bahwa Kabupaten Cirebon memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Sehingga, pemerintah berkewajiban memenuhi hak penyandang disabilitas, salah satunya memberikan alat bantu untuk aksesibilitas. Tak hanya itu, Pemkab Cirebon juga terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi disabilitas.

“Supaya disabilitas mendapatkan haknya sebagai warga negara, ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya (penyerapan tenaga kerja disabilitas),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani menjelaskan, penyaluran bantuan berupa alat bantu merupakan upaya mengembalikan fungsi sosial penyandang disabilitas. Sehingga, mereka bisa merasakan kemandirian dalam melakukan hal-hal dasar.

“Sebanyak 80 disabilitas (penerima bantuan) yang tersebar di Kabupaten Cirebon,” ucap Fitri—sapaan akrab Kadinsos.

Fitri menjelaskan, pemenuhan hak bagi disabilitas itu merupakan perwujudan dari implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas. Pemerintah pusat dan daerah harus memberikan pelayanan inklusif dengan memberikan perlindungan hak-hak disabilitas dalam pelayanan sosial. (din)

Share:

Senin, 24 Februari 2025

Pejabat Baru UIN Siber Cirebon Dilantik, Perkuat Tata Kelola Akademik dan Kelembagaan Berbasis Digital



CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), resmi melaksanakan pelantikan serta pengambilan sumpah dan janji jabatan tertentu di lingkungan universitas untuk periode 2025-2027. 

Acara ini berlangsung di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) lantai 4 dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.

Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari puncak transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang kini semakin berkembang dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Statuta Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi berbasis digital.

Pelantikan ini mencakup berbagai posisi strategis, termasuk wakil rektor, dekan fakultas, serta pimpinan Pascasarjana. Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik:

Para Wakil Rektor :

Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. – Wakil Rektor Bidang Akademik

Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum

Prof. Dr. Hajam, M.Ag. – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama

Para Dekan Fakultas:

Dr. H. Saifuddin, M.Ag. – Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dr. H. Didi Sukardi, M.H. – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Dr. Naila Farah, M.Ag. – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA. – Dekan Fakultas Syari’ah

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag. – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab

Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana:

Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag. – Direktur Pascasarjana

Prof. Dr. H. E. Sugianto, M.H. – Wakil Direktur Pascasarjana

Acara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta perwakilan mahasiswa. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam meningkatkan mutu pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia juga berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi serta mampu membawa universitas menuju keunggulan akademik dan institusional.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin siap dalam menghadapi tantangan pendidikan berbasis digital serta terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Dan untuk informasi selengkapnya bisa mengunduh link dibawah ini :

332_SK Ketua dan Sekretaris Lembaga 2025

333_SK Ketua dan Sekretaris SPI. 2025

334_SK Ketua dan Sekretaris UPT, Pusat 2025

335_SK Pengelola Lab Fakultas 2025

336_SK Wakil Dekan 2025

337_SK Ketua Rumah Moderasi 2025

331_SK Kajur,Kaprodi, Sekjur, Sekprodi 2025

Share:

Wakil Wali Kota Ajak ASN Wujudkan Visi Pembangunan Kota Cirebon

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati SPdI, memberikan arahan dalam apel pagi yang digelar di halaman Balai Kota Cirebon pada Senin (24/2). 

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr Drs H Agus Mulyadi MSi. Turut hadir dalam kesempatan itu, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota mewakili Wali Kota Cirebon yang sedang mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang bersama seluruh Kepala Daerah se-Indonesia, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon untuk bersatu dalam satu gerbong pembangunan, demi mewujudkan visi besar Kota Cirebon, yakni "Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman, dan Berkelanjutan pada tahun 2029" yang dikenal dengan "Setara Berkelanjutan".

"Dalam menjalankan visi ini, kita bukan hanya sekadar menanamkan slogan, namun harus menjadi pedoman hidup dalam setiap langkah pembangunan. Saya ingin mengajak semua ASN untuk berperan aktif dan berkomitmen mewujudkan visi tersebut," ungkap Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. 

"Dukungan dari semua pihak sangat penting, terutama dari Pak Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan masyarakat. Kita harus bekerja bersama untuk mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan," tambahnya.

Menurut Wakil Wali Kota, ASN harus memiliki integritas dan etos kerja tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik. 

"Dengan transformasi digital yang optimal, kita bisa meningkatkan efisiensi dan mempercepat pencapaian pembangunan. Semoga kita bisa menjadikan pekerjaan ini sebagai ladang pengabdian dan amal soleh untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon," tutupnya.



Share:

Bupati-Wabup Cirebon Canangkan 12 Program Prioritas Di 100 Hari Kerja

KABUPATEN CIREBON — Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melaksanakan rapat pimpinan (rapim) tentang program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman hadir dalam rapat yang digelar di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Senin (24/2/2025).

Agus mengatakan, sebanyak 12 program yang jadi prioritas selama 100 hari kerja. Belasan program prioritas itu dari mulai infrastruktur hingga kesehatan masyarakat.

“Atas izin Pak Bupati, saya melaksanakan rapim dengan para kepala perangkat daerah membahas tentang 100 hari kerja. Insyaallah optimis,” kata Agus usai rapim.

Dalam rapat tersebut, hadir juga para camat se-Kabupaten Cirebon untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon.

Program 100 hari kerja ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Imron dan Agus Kurniawan Budiman.

“Ada 12 program prioritas. Ada yang berkaitan dengan Dinas Sosial (Dinsos), perizinan, Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait dengan BPJS, Dinas Pendidikan, dan lainnya,” lanjut Agus.

“Alhamdulillah, nanti ada sekolah unggulan, di antaranya jenjang SD dan SMP. Kemudian, terkait infrastruktur jalan, tadi dibahas dengan PUTR, dan dinas lainnya lengkap,” tuturnya.

Agus mengatakan, untuk realisasi 100 hari kerja di sektor infrastruktur akan disinkronkan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

“Mungkin dalam beberapa hari ke depan, kita rapat dengan TAPD terkait ini. Nanti akan membahas terkait dengan 100 hari kerja,” ucap Agus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i menjelaskan, 12 program prioritas itu sangat realistis untuk direalisasikan pada program 100 hari kerja. Hal ini juga berdasarkan dengan kalkulasi kekuatan finansial Pemkab Cirebon.

“Memang ada infrastruktur, ada mekanisme keuangan berbeda. Tapi, minimal launching dilakukan di 100 hari kerja. Misalnya, sarana prasarana ruang kelas, baik renovasi ataupun ruang kelas baru,” ungkap Hilmy.

“Minimal (diluncurkan) di 100 hari kerja, penyelesaiannya tergantung mekanisme keuangan dan administratif,” pungkasnya. (din)









Share:

Minggu, 23 Februari 2025

Wali Kota Cirebon Ikuti Retret Pembekalan Kepala Daerah di Magelang

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi, bersama dengan ratusan kepala daerah lainnya mengikuti Retret Pembekalan Kepala Daerah 2025 yang digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Dalam acara ini, para kepala daerah mengikuti serangkaian kegiatan, termasuk pengarahan dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta materi pembekalan terkait isu-isu penting seperti pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, secara resmi membuka acara Retret Pembekalan Kepala Daerah 2025 pada Sabtu (22/2/2025). 

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai ajang untuk memperkuat koordinasi antar kepala daerah, agar mereka dapat bekerja secara lebih sinkron dan efektif. 

"Retret ini menjadi momentum bagi kepala daerah untuk saling mengenal dan berkolaborasi demi kemajuan daerah masing-masing," ujar Tito.

Retret tersebut dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota. Mereka mengenakan seragam Satpol PP sebagai bagian dari simbol kebersamaan dan kedisiplinan. 

Tito juga mengapresiasi sejumlah daerah yang sudah memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan antar kepala daerah. 

"Saya berharap hubungan yang terjalin di sini akan membantu mengurangi hambatan-hambatan yang selama ini ada, dan memudahkan kita untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik," tambahnya.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat dalam membentuk mental seorang pemimpin daerah. 

"Di sini, kami dilatih untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dan lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti senam pagi dan latihan baris-berbaris menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat kebersamaan dan disiplin di kalangan kami sebagai pemimpin daerah," kata Effendi.

Retret ini terdiri dari dua gelombang. Gelombang pertama, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025, diikuti oleh 505 kepala daerah dari seluruh Indonesia. 

Acara ini dilaksanakan setelah pelantikan kepala daerah pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Sementara itu, gelombang kedua akan melibatkan 40 kepala daerah lainnya, dan penjadwalan kegiatan ini akan menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi terkait hasil Pilkada.




Share:

Bakti Amal dan Kajian Terjemah Al-Qur'an : Bangun Peradaban Ilmu Melalui Cinta Pustaka UIN Siber Cirebon

CIREBON  – Dalam semangat kebersamaan menyambut bulan suci Ramadhan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, Komunitas Cinta Pustaka Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), berkolaborasi dengan Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Al-Munawwarah dalam menyelenggarakan Bakti Literasi & Kajian Terjemah Al-Qur'an bertajuk “Membangun Peradaban Melalui Ilmu dan Kepedulian”. 

Bertempat di Masjid Jami’ Al-Munawwarah, Kota Cirebon, acara ini sukses mempertemukan masyarakat, pelajar, dan akademisi dalam satu momen penuh inspirasi dan kepedulian sosial.

Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz H. Ahmad Khoirudin, Lc., M.H. (Ketua Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum/PKBH UIN SSC) memberikan kajian mendalam mengenai terjemahan ayat-ayat suci Al-Qur’an serta mengulas nilai-nilai aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tausiyah inspiratif yang beliau sampaikan menggugah semangat peserta untuk semakin memahami makna Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Komunitas Cinta Pustaka UIN SSC, dengan keterlibatan aktif Syibli Maufur, M.Pd. (Kepala Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon), Rifaldi Shafar (Ketua Komunitas Cinta Pustaka), Rahmadian Fatmawati (Ketua Pelaksana Komunitas Cinta Pustaka), serta jajaran panitia lainnya. Kehadiran Bapak Suwarso, S.Kom. dari DKM Masjid Al-Munawwarah beserta Remaja Masjid semakin menguatkan sinergi dalam menyukseskan acara ini.

Selain kajian, acara ini juga diisi dengan kegiatan bakti amal, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Bantuan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, menegaskan pentingnya berbagi dalam meraih keberkahan hidup.

Keterlibatan aktif pelajar dari berbagai sekolah di Cirebon turut memperkaya acara ini. Peserta dari SMAN 1 Kota Cirebon, SMAN 2 Kota Cirebon, SMAN 6 Kota Cirebon, SMAN 8 Kota Cirebon, SMA Yadika Kota Cirebon, SMK Yadika Kota Cirebon, dan SMPN 3 Kota Cirebon hadir dengan antusias, berpartisipasi dalam sesi kajian dan diskusi yang menggugah pemikiran.

Lebih dari sekadar kajian dan bakti sosial, acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan UIN SSC kepada masyarakat, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya (Wilayah 3). Dengan memperkenalkan lingkungan akademik dan keislaman yang kuat, acara ini juga menjadi ajang promosi bagi Perpustakaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat literasi keislaman dan PKBH UIN SSC sebagai layanan hukum berbasis syariah.

Dengan harapan yang besar, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai jembatan dalam memperkuat pemahaman terhadap Al-Qur’an, membangun kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara UIN SSC, masyarakat, dan dunia pendidikan. Semoga langkah kecil ini menjadi pijakan menuju ridho Ilahi dan keberkahan bagi kita semua.

Share:

UKM EL-FAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Juara Dinus Futsal Cup 2025

 

SEMARANG – Prestasi gemilang kembali diraih oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EL-FAHD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang jugadikenal dengan Cyber Islamic University (CIU). 

Tim futsal kebanggaan kampus ini berhasil menjuarai Dinus Futsal Cup 2025, sebuah turnamen nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh UKM Bola dan Futsal Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang pada tanggal 20-23 Februari 2025 di GOR Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Perjalanan UKM EL-FAHD menuju juara penuh tantangan dan semangat pantang menyerah. Mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan di Grup A, tim ini sukses melaju ke babak semifinal. 

Di semifinal, mereka berhadapan dengan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dalam pertandingan yang sangat ketat. Dengan strategi yang matang dan kerja sama tim yang solid, UKM EL-FAHD berhasil mengalahkan ITENAS dan melaju ke final, bertemu Universitas Semarang (USM).

Partai final berjalan sengit, dengan kedua tim menampilkan permainan terbaik mereka. Namun, semangat juang tinggi dan determinasi tim EL-FAHD akhirnya membuahkan hasil. 

Ahmad Dendi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol tunggal yang menakjubkan di babak kedua, membawa timnya meraih kemenangan 1-0. Gol tersebut menjadi penentu, dan sorak-sorai kemenangan bergema di lapangan.

Tak hanya berhasil meraih gelar juara, dua pemain EL-FAHD juga meraih penghargaan individu. Ahmad Dendi dinobatkan sebagai Top Skor dengan 7 gol sepanjang turnamen, sementara Tubagus Al-Furqon Sasi Kirana terpilih sebagai Best Player berkat penampilan luar biasanya di setiap pertandingan. 

Kedua pemain ini berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah FEBI, membuktikan bahwa prestasi akademik dan olahraga bisa berjalan seiring.

Sebagai Manajer; M. Rifqie Iskak Dimyatie, Pelatih; Dody Dahwana Putera, Asisten Pelatih; Dika Arif Darmawan. Dan inilah nama para pemain UKM EL-FADH:

1. Abin Dwi Ramadhan (Hukum Tata Negara - Fasya)

2. Fadel Muhamad Rizki (IAT - FUA)

3. Juliyanto (SKI - FUA)

4. Perdi Pirmansyah (SKI - FUA)

5. Zamaluddin (BKI - FDKI)

6. Dadan Ramdhan (PMI - FDI)

7. Tubagus Al-Furqon Sasi Kirana (Ekos - FEBI)

8. M. Irfan Padang (Ekos - FEBI)

9. Daffa Ahmad Faqih (Ekos - FEBI)

10. M. Fuad Ismail (Ekos - FEBI)

11. Oying Abdul Muhyi (HTN - Fasya)

12. Febri Aulia (HTN - Fasya)

13. Febry Zendry Maulana (HTN - Fasya)

14. Ahmad Dendi (Ekos - FEBI)

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Ketua Umum UKM EL-FAHD, Fadel Muhamad Rizki, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag, Pembina UKM EL-FAHD, Tommy Saladin, M.Ag, serta Presiden DEMA Universitas Miftahul Rizqi yang mendukung tim melalui Kementerian Olahraga. Dukungan moral dan materi dari pimpinan universitas sangat berarti dalam perjalanan tim menuju prestasi ini.

Fadel berharap kemenangan ini akan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. 

"Dengan semangat kemenangan ini, UKM EL-FAHD berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan berusaha meraih prestasi lebih tinggi di turnamen-turnamen mendatang," ujarnya. (din)


Share:

Mahasiswa UIN Siber Cirebon Luncurkan Aplikasi Poricare untuk Mitigasi Banjir

CIREBON - Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dari Jurusan Tadris Biologi yang tergabung dalam tim N2M dengan penuh semangat menyelenggarakan acara peluncuran aplikasi Poricare. 

Kegiatan ini menjadi tahap akhir implementasi inovasi mereka dalam ajang lomba Innovillage, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk mitigasi banjir. Sabtu, (22/02/2025).

Poricare merupakan sistem digital berbasis sensor dan pemetaan yang dirancang untuk mendukung pembuatan serta pemeliharaan biopori secara lebih efektif dan efisien. 

Acara peluncuran ini berlangsung di ruang kelas MA Nurul Huda Munjul dan dihadiri oleh berbagai pihak yang memberikan dukungan terhadap inovasi ini, termasuk masyarakat sekitar, siswa, para guru, Ketua Jurusan Dr. Evi Roviati, S.Si., M.Pd., dosen pembimbing tim N2M Bambang Ekanara, M.Pd., pihak desa, serta mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB diawali dengan sambutan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan desa yang berharap aplikasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

Ketua Jurusan serta dosen pembimbing turut memberikan apresiasi atas kerja keras tim N2M dalam menghadirkan solusi inovatif yang berbasis ilmu pengetahuan dan berdampak nyata di lapangan.

Selanjutnya, tim N2M memaparkan berbagai fitur unggulan dalam aplikasi Poricare, di antaranya:

1. Sensor Water Level - Memungkinkan pengguna untuk memantau ketinggian air tanah guna menganalisis efektivitas biopori dalam menyerap air hujan.

2. Peta Lokasi Biopori (Map) - Memudahkan pengguna untuk melihat lokasi biopori yang telah dibuat.

3. Sensor Curah Hujan - Memberikan informasi terkait intensitas curah hujan yang dapat digunakan untuk menentukan strategi terbaik dalam mitigasi banjir.

Penerapan biopori sebagai solusi resapan air sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan, yang bertujuan menciptakan lingkungan perkotaan yang aman dan tangguh. 

Dengan fitur-fitur unggulan yang dimiliki, Poricare tidak hanya menjadi alat edukasi tetapi juga solusi nyata dalam membangun komunitas yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Tim N2M juga melakukan demonstrasi langsung mengenai cara kerja aplikasi Poricare. Peserta yang hadir dapat melihat secara langsung cara mengakses aplikasi, tampilan antarmuka yang mudah digunakan, hingga fitur-fitur utama yang telah dikembangkan. 

Demonstrasi ini bertujuan agar masyarakat, terutama siswa dan perangkat desa, dapat memahami cara menggunakan aplikasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjadi selama sesi presentasi dan demonstrasi. 

Para peserta menunjukkan minat besar terhadap inovasi ini, terutama dalam hal potensi implementasi Poricare di daerah lain yang menghadapi permasalahan banjir serupa.

Peluncuran aplikasi Poricare ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan aksi nyata untuk mengatasi permasalahan banjir dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis teknologi. 

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, masyarakat, dan pemerintah desa, inovasi ini berpotensi berkembang lebih luas serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan.

Sebagai tim pengembang, tim N2M berharap aplikasi ini tidak hanya berhenti pada tahap perlombaan, tetapi juga dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah air, hijau, dan bebas banjir.

Share:

Jumat, 21 Februari 2025

Pemkab Cirebon Persiapkan Verifikasi ODF Oleh Tim Provinsi Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Sosialisasi Verifikasi Open Defecation Free (ODF) secara hybrid di Ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (21/2/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah persiapan sebelum verifikasi ODF oleh tim dari Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Februari 2025.

Dalam sambutan Bupati Cirebon Imron, yang dibacakan oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mochamad Syafrudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses sanitasi sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam persiapan verifikasi ODF ini,” katanya.

Ia menjelaskan, kesehatan adalah hak asasi setiap warga masyarakat, dan pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa semua warga mendapatkan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.

Oleh karena itu, Pemkab Cirebon harus berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan verifikasi ODF, merupakan bukti nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Sanitasi yang baik adalah faktor penting dalam mendukung kualitas hidup. Praktik buang air besar sembarangan (BABS) tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi sumber utama penyebaran penyakit, seperti diare, kolera, dan kecacingan,” ujarnya.

Dengan adanya verifikasi ini, kata dia, dipastikan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon benar-benar terbebas dari kebiasaan tersebut.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha, untuk bersama-sama memastikan bahwa fasilitas sanitasi di setiap wilayah terus terjaga dan berfungsi dengan baik,” sambungnya.

“Mari kita tunjukkan kepedulian kita, dengan turut serta dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi berupa jamban sehat bagi masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Cirebon, Edi Susanto, menjelaskan bahwa deklarasi ODF Kabupaten Cirebon telah dilakukan pada 27 Desember 2024 lalu.

Deklarasi ini merupakan pernyataan kepala daerah, bahwa masyarakat Kabupaten Cirebon telah terbebas dari perilaku BABS.

“Kini, kami bersiap untuk proses verifikasi oleh Tim Verifikator ODF Provinsi Jawa Barat,” ungkap dia.

Verifikasi ODF akan berlangsung dalam tiga tahap. Pada 24 Februari 2025, dilakukan verifikasi dokumen secara daring yang melibatkan kepala daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, serta kepala desa/kelurahan.

Selanjutnya, pada 25 Februari 2025, tim akan turun ke lapangan untuk meninjau kondisi di 12 kecamatan dan desa/kelurahan yang dipilih berdasarkan beberapa kriteria.

Seperti, desa pertama dan terakhir yang mendeklarasikan ODF, desa rawan BABS, serta desa dengan akses jamban tertinggi dan terendah.

Terakhir, pada 26 Februari 2025, hasil verifikasi akan diplenokan dan dipresentasikan kepada pemerintah daerah.

Edi menyampaikan, berbagai persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan verifikasi, termasuk koordinasi dengan 60 petugas kesehatan lingkungan puskesmas pada 18 Februari 2025 dan diskusi lintas sektor dengan Bagian Kesra, perangkat daerah terkait, serta BAZNAS pada 19 Februari 2025.

“Kami berharap dengan adanya verifikasi ini, Kabupaten Cirebon benar-benar bisa mendapatkan pengakuan sebagai daerah bebas BABS,” ungkapnya.

“Selain itu, status ODF ini juga menjadi pintu masuk untuk verifikasi Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025,” pungkasnya. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support