Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 30 September 2025

Dorong Digitalisasi Desa Inklusif, Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar ToT dan Kick Off Smart Village 2025

 

CIREBON, MJ – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi memulai program Cirebon Smart Village 2025 dengan menggelar kegiatan Trainer of Training (ToT) dan Kick Off Meeting di Aula Diskominfo, Selasa (30/9/2025).

Agenda ini menjadi langkah awal percepatan transformasi digital di tingkat desa, dengan fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi pelayanan publik.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, serta dihadiri perangkat desa dan Relawan TIK (RTIK) Kabupaten Cirebon.

Mereka dipersiapkan sebagai “kader digital” yang akan menerapkan konsep Smart Village di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Bambang menegaskan, Smart Village bukan sekadar pemanfaatan teknologi, melainkan transformasi tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengakselerasi digitalisasi desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Bambang juga menekankan tujuan utama program adalah membangun desa profesional, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Desa diharapkan mampu mengelola potensi sumber daya lokal secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Untuk memperkuat implementasi program, kegiatan ToT menghadirkan narasumber dari Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon.

Sinergi lintas sektor ini diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan konsep desa cerdas yang inklusif, berkelanjutan, dan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah.

Kick off ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Cirebon dalam mempersiapkan desa menghadapi era digital. (din)

Share:

Dukungan Penuh, Pemkab Cirebon Berantas Knalpot Brong dan Peredaran Miras

 

CIREBON - Halaman Mapolresta Cirebon pada Senin kemarin dipenuhi pemandangan tak biasa. Ribuan knalpot brong dan botol minuman keras menumpuk rapi, menunggu giliran untuk dimusnahkan.

Barang-barang sitaan itu merupakan hasil operasi Polresta Cirebon selama satu bulan terakhir.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Kasatpol PP Kabupaten Cirebon, Imam Ustadi, yang mewakili Bupati Cirebon.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Cirebon mendukung penuh langkah kepolisian dalam pemberantasan miras maupun knalpot brong.

“Sesuai arahan Bupati, kami terus melakukan patroli penertiban di wilayah Kabupaten Cirebon. Para penjual miras akan kami tindak tegas, karena miras bisa merusak masa depan generasi muda. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Imam.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan sedikitnya 2.560 knalpot brong berhasil disita dari pengguna jalan.

Selain itu, petugas juga mengamankan 1.980 botol miras pabrikan, 7.347 botol ciu, dan 426 liter tuak.

Semua barang bukti itu dimusnahkan sebagai bukti nyata keseriusan aparat dalam menciptakan ketertiban di wilayah hukum Cirebon.

“Ini adalah komitmen kami. Penggunaan knalpot brong sudah sangat meresahkan masyarakat, karena menimbulkan polusi suara, sementara peredaran minuman keras jelas merusak generasi penerus. Kami tidak akan segan menindak tegas pengguna maupun penjualnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, instruksi tegas datang dari Kapolda dan adanya surat edaran Gubernur Jawa Barat untuk memberantas penggunaan knalpot brong serta pemberantasan peredaran minuman keras.

Polisi pun rutin melakukan penyisiran di titik-titik rawan, baik di pusat kota maupun pelosok jalan. Langkah serupa juga diterapkan pada penjual miras yang kerap menjadi sumber keresahan warga.

Suasana pemusnahan berlangsung khidmat sekaligus memberi pesan kuat kepada masyarakat. Suara knalpot brong yang biasanya bising kini berganti dengan suara gerinda pemusnah, sementara ribuan botol miras dihancurkan menggunakan kendaraan berat jenis stum.

Dengan operasi berkelanjutan ini, Polresta Cirebon berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga ketertiban dan kesehatan lingkungan.

“Mari bersama-sama kita ciptakan Kabupaten Cirebon yang tertib, aman, dan nyaman untuk semua,” tutupnya.

Share:

Senin, 29 September 2025

Pelatihan Integritas Akademik: Bekal Moral Mahasiswa FASYA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

 

CIREBON – Fakultas Syariah (FASYA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter. 

Melalui Pelatihan Integritas Akademik Mahasiswa, FASYA menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika dalam dunia pendidikan tinggi.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami bahwa keberhasilan akademik bukan hanya diukur dari capaian nilai, tetapi juga dari proses yang ditempuh dengan penuh integritas. Dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Emphaty, Humanist, Active, Transparent, and Impressive), pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak sekadar cerdas, tetapi juga bermartabat.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para mahasiswa diajak berdialog, berdiskusi, hingga merenungkan pentingnya menjaga kejujuran dalam menulis karya ilmiah, ujian, maupun aktivitas akademik lainnya. 

Lebih dari itu, pelatihan ini menjadi pengingat bahwa integritas adalah fondasi utama yang akan membawa mereka sukses, baik di bangku kuliah maupun dalam perjalanan hidup setelah lulus.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademis yang berprestasi, tetapi juga pribadi yang menjunjung tinggi nilai moral dan etika. (din)

Share:

Renja DPRD Kota Cirebon Tahun 2026 Resmi Disahkan

CIREBON – Rencana Kerja DPRD Kota Cirebon tahun 2026 resmi disahkan melalui rapat paripurna DPRD, Senin (29/9/2025) di Griya Sawala.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menyampaikan, penyusunan rencana kerja DPRD tahun 2026 sebagai acuan dan kerangka kerja untuk melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenang sesuai peraturan perundang-undangan.

Rencana kerja tersebut juga menjadi dasar bagi Sekretariat DPRD dalam penyusunan anggaran guna mendukung pelaksanaan tugas dan wewenang dewan.

“Maksud dari penyusunan rencana kerja DPRD tahun 2026 sebagai acuan kerja melaksanakan fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan,” katanya.

Andrie menambahkan, penyusunan renja dilakukan untuk menyesuaikan jumlah hari berbasis anggaran selama 2026 serta menciptakan perencanaan yang efektif dan efisien.

Ia pun meminta seluruh anggota DPRD, baik pimpinan maupun alat kelengkapan dewan, untuk mendukung pelaksanaan rencana kerja tersebut.

“Keberhasilan sebuah rencana kerja sangat bergantung pada komitmen seluruh anggota DPRD dalam melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenang masing-masing alat kelengkapan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH juga menyampaikan laporan Badan Musyawarah DPRD terkait penyusunan renja tahun 2026.

Salah satu poin yang disampaikan yaitu rencana kerja DPRD Kota Cirebon akan memaksimalkan kapasitas dan sinergi alat kelengkapan dewan dalam menjalankan kewenangan, tugas, dan fungsinya.

Lebih lanjut, strategi tersebut merupakan penjabaran dari visi dan misi DPRD Kota Cirebon yang akan diuraikan ke dalam sasaran yang hendak dicapai.

“Guna mendorong tercapainya hal tersebut, maka sasaran prioritas rencana kerja DPRD Kota Cirebon diarahkan kepada bidang pemerintahan, ekonomi, keuangan, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya. (din)

Share:

Camat Talun : Dapur MBG Ciperna Talun Resmi Dilaunching, Wujud Kebersamaan dalam Berbagi

CIREBON, FC – Sebuah langkah nyata dalam mempererat kepedulian sosial kembali ditunjukkan melalui peresmian Dapur MBG Ciperna Talun.

Acara penuh kekeluargaan ini diresmikan langsung oleh Camat Talun, Abdul Roup, didampingi Kapolsek Talun AKP Ngatija, serta Danramil Talun Kapten Arh. Fatkhurrohman.

Hadir pula Kuwu Desa Sampiran, Sujito, serta keluarga besar MBG yang dipimpin Kenji Muriawan, Ketua Yayasan Kemuliaan dalam Berbagi, bersama para undangan yang turut merasakan hangatnya suasana kebersamaan.

Dalam sambutannya, Camat Talun Abdul Roup menyampaikan apresiasi atas inisiatif mulia ini. “Dapur MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan, tapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, saling peduli, dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketua Yayasan Kemuliaan dalam Berbagi, Kenji Muriawan, menegaskan bahwa dapur ini hadir sebagai wadah untuk berbagi kepada sesama. “Kami ingin memastikan bahwa nilai kemanusiaan terus tumbuh. Dapur ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bersama-sama membantu dan memberi manfaat,” ungkapnya penuh semangat.

Suasana peresmian berlangsung sederhana namun sarat makna. Warga yang hadir tampak antusias, menyambut baik hadirnya dapur MBG sebagai pusat solidaritas sosial yang akan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan.

Dengan hadirnya Dapur MBG Ciperna Talun ini, diharapkan bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan juga simbol nyata dari kepedulian yang menyatukan banyak pihak mulai dari pemerintah, aparat, tokoh desa, hingga masyarakat umum. (Bambang HS)

Share:

Sabtu, 27 September 2025

Ratusan Rumah Terdampak Limbah TPA Kopi Luhur, DPRD Minta Pemkot Cirebon Bertindak

CIREBON – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG) melakukan inspeksi mendadak ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur dan sejumlah sumur warga terdampak, Sabtu (27/9/2025).

Inspeksi tersebut, menyusul laporan warga yang mengeluhkan sumur yang tercemar limbah TPA. Hasilnya, peninjauan menunjukkan sebanyak 138 rumah terdampak limbah di RT 01 RW 07 Kelurahan Sumurwuni, Kecamatan Harjamukti. Laporan juga menyebutkan adanya dampak di RW 04 RT 04 Kalilunyu, yang masih dalam proses pendataan.

“Tadi di RT 01 RW 07 itu ada 138 rumah yang terdampak limbah dari TPA. Perlu dipahami ini yang terdampak ratusan rumah yang jika per rumahnya diisi 4 sampai 5 orang maka hampir 500-an warga yang terdampak, belum lagi tadi ada laporan di RW 04 RT 04 Kalilunyu yang masih dalam proses pendataan,” ungkap Harry, Kamis (18/9/2025).

Harry menambahkan, limbah atau lindi dari TPA Kopiluhur sudah masuk ke lingkungan warga hingga memengaruhi kualitas air sumur.

“Tadi kita lihat langsung kondisi di lapangan, memang ada air limbah atau lindi dari TPA yang masuk ke lingkungan warga. Airnya terasa lengket dan agak licin, meskipun hari ini tidak terlalu keruh karena musim kemarau. Namun saat musim hujan, warga mengatakan air menjadi sangat keruh,” jelasnya.

Masih kata Harry, masalah air bersih menjadi perhatian utama karena warga di wilayah terdampak tidak memiliki akses jaringan PDAM dan selama ini mengandalkan sumur.

“Warga di sini membeli air galon untuk kebutuhan minum. Pemerintah Kota, Dinas Lingkungan Hidup, dan PDAM harus segera memberikan bantuan berupa kiriman air bersih dan mencari solusi jangka panjang. Apakah itu perluasan jaringan PDAM atau pembangunan sumber air artesis baru,” ujarnya.

Harry mengakui, sudah ada bantuan pengeboran air dari wakil walikota, namun terkendala kurangnya pipa paralon untuk disalurkan ke rumah warga. Sebab itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius mengingat jumlah warga terdampak bisa mencapai 500 jiwa.

“Ini baru data dari satu RT saja. Kita harus melihat keseluruhan wilayah terdampak, agar penanganannya benar-benar menyeluruh,” tegasnya.

Meski demikian, Harry mengapresiasi progres pengelolaan di TPA Kopiluhur yang kini beralih dari sistem open dumping menjadi controlled landfill.

“Sekitar 40 persen area sudah diperbaiki. Masih ada waktu hingga Desember untuk menyelesaikan sisanya, dan kami mendorong agar seluruh proses bisa tuntas tepat waktu,” pungkasnya.

Sementara itu, Petugas TPA Kopiluhur, Jawahir mengatakan, saat ini sudah melakuan upaya untuk mengurangi dampak terhadap warga, dengan membangun parit di sekitar TPA Kopiluhur.

“Sudah ada beberapa kolam parit yang dibangun untuk menampung air agar tidak sampai ke permukiman masyarakat, terutama saat musim hujan. Semoga upaya ini bisa meminimalisasi dampak yang dialami oleh masyarakat,” katanya. (din)

Share:

Kamis, 25 September 2025

Buka Turnamen Dandim Cup II, Wabup Jigus: Ajang Sportivitas dan Pencetak Bibit Atlet Muda

 


KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Dandim Cup II di Kabupaten Cirebon, Kamis (25/9/2025).

Turnamen yang digelar oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.

Dalam sambutannya, Wabup Jigus sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah menyelenggarakan turnamen ini.

Menurutnya, sepak bola bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan, terutama di kalangan generasi muda.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wahana untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menanamkan nasionalisme,” kata Jigus.

“Melalui sepak bola, kita bisa membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan bersemangat juang dengan nilai yang sejalan dengan jiwa TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, bermain dengan semangat persaudaraan, dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang lebih penting adalah kebersamaan dan semangat yang kita bangun bersama melalui kegiatan ini,” ucapnya.

Jigus berharap turnamen ini berjalan lancar, aman, dan mampu melahirkan bibit atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di level lebih tinggi.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, menjelaskan bahwa turnamen Dandim Cup II digelar pada 25 September hingga 11 Oktober 2025.

Ajang ini diikuti oleh 16 tim sepak bola yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Bandung hingga Jawa Tengah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit atlet sepak bola. Kami ingin turnamen ini memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” jelas Yusron.

Menurutnya, Dandim Cup telah menjadi agenda rutin. Setelah sukses pada gelaran pertama, tahun ini diharapkan turnamen kedua bisa memberikan energi baru bagi perkembangan sepak bola lokal, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwilayah.

“Kami berharap turnamen ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. (din)








Share:

Rabu, 24 September 2025

UIN Siber Cirebon Perkuat Jaringan Akademik Antar Negara

CIREBON - Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerja sama riset internasional dengan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Penelitian yang berlangsung pada 17-24 September 2025 ini mengangkat tema “Moderasi Beragama dalam Perspektif Indonesia dan Mesir: Studi Komparatif Literatur Kementerian Agama RI dan Al-Azhar Asy-Syarif.”

Tim peneliti terdiri dari Dr Hj Umayah MAg, Amin Iskandar Lc MAg, dan Prof Dr Kamal Abdelaziz Ibrahim Hassanin dari Mesir.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat jejaring akademik antarnegara serta memperkaya wacana moderasi beragama (wasathiyah) di level global.

Selama di Kairo, tim berkesempatan berdialog langsung dengan dua tokoh penting Al Azhar, yaitu Prof Dr Muhammad Abdu Daim Al-Jindi, Sekretaris Jenderal Majma’ Buhuts al-Islamiyah (Lembaga Riset Al Azhar), dan Prof Dr Abdullah Muhyi Ahmad ‘Azb, Guru Besar Universitas Al Azhar sekaligus mantan Dekan Fakultas Ushuluddin.

Prof ‘Azb menjelaskan bahwa konsep wasathiyah (moderasi) merupakan jalan tengah yang menolak segala bentuk ekstremitas, baik dalam akidah, akhlak, fikih, maupun muamalah.

Sementara itu, Prof Jindi menyampaikan bahwa Al Azhar telah menerbitkan beragam literatur moderasi beragama dalam bentuk diktat kuliah, prosiding, artikel ilmiah, khutbah, hingga konten digital yang disosialisasikan secara luas.

Selain dialog, tim peneliti juga melakukan penelusuran literatur di Perpustakaan Universitas Al Azhar untuk mengumpulkan referensi terkait moderasi beragama versi Mesir.

Literatur tersebut nantinya akan dikaji dan dibandingkan dengan dokumen resmi milik Kementerian Agama Republik Indonesia, guna menyusun analisis komparatif yang mendalam.

Riset ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dan Mesir sebagai dua negara yang aktif dalam mempromosikan nilai-nilai Islam moderat di tengah dinamika global keagamaan saat ini.

Share:

Dukung Program Kampus Berdampak, Diskominfo Terima Mahasiwa Magang STMIK/IKMI Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menerima mahasiswa magang program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon.

Kegiatan serah terima mahasiswa magang itu digelar di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025).

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto dalam sambutannya mengatakan, Kampus Berdampak merupakan program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Kampus Berdampak sebagai penguat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kampus Berdampak ini menyasar lima poin, yakni pengabdian mesyarakat, kewirausahaan dan inovasi, magang dan pembelajaran industri, penguatan SDM dam riset, serta transformasi tata kelola perguruan tinggi,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti program Kampus Berdampak akan mendapatkan nilai selama satu semester.

Ia memastikan, Pemkab Cirebon melalui Diskominfo mendukung penuh pelaksanaan magang Kampus Berdampak bagi mahasiswa STMIK/IKMI Cirebon.

“Kami mendukung kegiatan MBKM dalam mengimplementasikan kebijakan Satu Data Satu Peta Kabupaten Cirebon,” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, program Kampus Berdampak di Diskominfo Kabupaten Cirebon bakal berjalan selama tiga bulan.

Kegiatannya meliputi pelatihan pengolahan data dan statistik sektoral, penyusunan metadata, visualisasi dan analisis data, serta pelatihan pengolahan data spasial.

“Dengan adanya program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon diharapkan memberikan kesemapatan bagi mahasiswa untuk memperkaya, dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata. Tentunya, sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa,” tandasnya. (din)








Share:

Selasa, 23 September 2025

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jadi Tuan Rumah MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon

 

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Pemerintah Kota Cirebon melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) resmi membuka perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Cirebon. 

Acara yang dipusatkan di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini dibuka pada Selasa malam (23/9), dihadiri ratusan peserta dari berbagai kafilah se-Kota Cirebon.

Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Qur’ani dalam Mewujudkan Masyarakat Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan”, MTQ kali ini bukan hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat Cirebon.

Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Cirebon, Drs. Sutikno, A.P., M.Si., menegaskan pentingnya MTQ sebagai media penguatan syiar Islam di tengah masyarakat modern.

“MTQ adalah wadah strategis untuk menanamkan nilai Qur’ani agar menjadi spirit dalam kehidupan sosial masyarakat yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, SE. Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an bagi generasi muda.

“Kami berharap MTQ ke-57 ini menjadi momentum membumikan nilai Qur’ani yang mampu membentuk masyarakat Kota Cirebon yang lebih religius dan harmonis,” ungkapnya.

Selaku tuan rumah, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya.

“Kami bersyukur UIN Siber dipercaya menjadi pusat perhelatan MTQ ke-57. Sebagai mitra strategis Pemerintah Kota, kami siap menyukseskan acara ini dan menjadikannya ajang memperkuat sinergi pendidikan, dakwah, dan pengembangan masyarakat,” tegas Prof. Aan.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan dewan juri oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati, S.Pd., yang sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-57. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi tema yang diangkat tahun ini.

“MTQ harus menjadi penggerak dalam membumikan Al-Qur’an, sehingga tercipta masyarakat Kota Cirebon yang setara, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutur Wakil Wali Kota.

Perhelatan MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifzhil Qur’an, hingga Fahmil Qur’an. Ajang ini diharapkan menjadi wadah melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama baik Kota Cirebon ke tingkat provinsi maupun nasional. (din)

Share:

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan RI, Kejari dan Pemkab Cirebon Tanam 100 Pohon di Pasalakan

KABUPATEN CIREBON — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan dan ketahanan pangan.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Selasa (23/9/2025).

Bupati Cirebon, Imron, bersama Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, turut hadir dan secara simbolis menanam pohon di lokasi kegiatan. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak.

Imron menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari Kabupaten Cirebon dalam mendorong kesadaran lingkungan melalui aksi nyata. Ia menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan program prioritas nasional.

“Kita peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden melalui program Asta Cita,” ujar Imron.

“Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kejaksaan yang ke-80 ini, kami mengucapkan terima kasih kepada kepala Kejari atas pelaksanaan kegiatan penanaman pohon. Kami berharap, Desa Pasalakan ini, ke depan, akan menjadi lebih hijau dan sejuk,” lanjut Imron.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan menyebut, sebanyak 100 pohon ditanam dalam kegiatan ini.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata Kejaksaan dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

“Kami dari Kejari Kabupaten Cirebon bersama pemda melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dan ketahanan pangan,” kata Yudhi.

“Hari ini kami menanam sekitar 100 pohon yang Insyaallah akan memberikan banyak manfaat bagi wilayah sekitar,” sambungnya.

Yudhi menambahkan, bahwa ke depan, Kejari bersama pemda akan terus mendorong pelaksanaan program ketahanan pangan sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ia juga berharap, kegiatan ini memberikan kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat, serta menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi momentum kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang lingkungan dan pangan. (din)








Share:

Inspeksi ke Dapur MBG, Komisi III Pastikan Pengolahan dan Distribusi Sesuai Prosedur

 

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar inspeksi ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Miftahul Ulum Kesambi, Selasa (23/9/2025).

Yayasan tersebut merupakan salah satu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Cirebon, berlokasi di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd menerangkan, inspeksi tersebut merupakan langkah tegas DPRD untuk memastikan program MBG dari pemerintah pusat berjalan dengan baik.

Seluruh tahapan ditinjau langsung, mulai dari tempat datangnya bahan masakan, dapur, ruang penyimpanan, pengepakan, hingga distribusi MBG.

“Sidak (inspeksi mendadak) ke dapur MBG di Yayasan Miftahul Ulum Karyamulya ini, menjadi upaya DPRD memastikan bahwa progaram MBG ini berjalan baik di Kota Cirebon,” katanya.

Yusuf menekankan agar seluruh tahapan dan prosedural yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional untuk program MBG diterapkan secara serius, sehingga kebutuhan gizi penerima MBG dapat tercukupi maksimal.

Ia juga mengingatkan staf di SPPG agar memiliki langkah mitigasi dalam menjalankan kewajibannya. Sehingga, proses dari hulu ke hilir dapat diawasi dengan ketat.

“Karena sudah ada prosedur, ini cukup bagus, dan harus dipertahankan bahkan lebih baik. Selain itu harus ada mitigasi sebelum semua diproses, diperhatikan betul, agar seluruh aktivitas di dapur MBG benar-benar terpantau dan aman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SPPG Yayasan Miftahul Ulum Fandy Suharianto menerangkan, seluruh proses yang dilakukan di dapur MBG sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah pusat melalui BGN.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu ahli gizi dan akuntan berasal dari BGN, serta 47 orang karyawan yang membantu seluruh proses MBG berjalan optimal.

“Untuk di Kelurahan Karyamulya ada 4000 penerima, mulai dari P3 Posyandu meliputi ibu hamil dan menyusui, serta sekolah tingkat PAUD hingga tingkat SMA,” katanya.

Ia juga menuturkan, hingga saat ini di Kota Cirebon baru delapan dapur MBG yang beroperasi. Sementara, dapur MBG yang dibutuhkan di Kota Cirebon seharusnya sebanyak 38 dapur.

“Idealnya Kota Cirebon berdasarkan data butuh 38 dapur, artinya masih ada 30 dapur lagi yang dibangun,” tuturnya.

Turut mengikuti sidak, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon R Endah Arisyanasakanti SH, dan anggota Komisi III DPRD yaitu Indra Kusumah Setiawan AMd, dan Stanis Klau. (din)

Share:

Sivitas Akademika UIN SSC Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terpilihnya Pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia

 


CIREBON, FC – Sivitas Akademika Fakultas Syariah (FASYA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia periode terbaru.

Dalam pemilihan yang digelar pada Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia, terpilih :

Prof. Dr. Muhammad Maksum, M.A sebagai Ketua,

Prof. Dr. M. Nashiruddin, S.Ag., M.A., M.Ag sebagai Sekretaris, dan

Prof. Dr. Khusniati Rofiah, M.S.I sebagai Bendahara.

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi atas amanah yang diberikan kepada para tokoh akademisi tersebut. 

Menurutnya, kepemimpinan baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN dalam menjawab tantangan zaman, memperkokoh keilmuan, serta memperluas kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Selamat kepada Prof. Muhammad Maksum, Prof. Nashiruddin, dan Prof. Khusniati Rofiah. Semoga mampu membawa Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN semakin maju, adaptif, dan inovatif,” ungkapnya.

Dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), sivitas akademika FASYA UIN SSC berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung kiprah forum dalam membangun iklim akademik yang berkualitas, humanis, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (din)

Share:

Senin, 22 September 2025

Rapat Kerja Nasional Pos Pelayanan Terpadu 2025: Perkuat Transformasi Posyandu demi Kesejahteraan Masyarakat

JAKARTA – Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Rakornas yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya istri Menteri Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Masmidah Abdul Mu’ti, serta istri Menteri Pekerjaan Umum Irma Dody Hanggodo.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, yang kini dituntut bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cirebon, Noviyanti Edo, S.E., yang turut hadir dalam Rakornas ini menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran dan fungsi Posyandu.

“Tujuan Rakornas Posyandu 2025 adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan peran Posyandu dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera, melalui evaluasi implementasi kebijakan, penyebaran praktik baik, peningkatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan digitalisasi data. Dengan begitu, Posyandu semakin efektif sebagai ujung tombak pelayanan publik,” ungkap Noviyanti.

Rakornas Posyandu 2025 diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan inovasi antar daerah. 

"Dengan penguatan transformasi dan dukungan teknologi digital, Posyandu diproyeksikan mampu berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia," tandasnya. (Nur)

Share:

GRAND OPENING GEBYAR BAHASA ARAB 2025 “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”

 

CIREBON – Selasa, 23 September 2025, suasana Gedung ICC UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipenuhi antusiasme sivitas akademika dan para pecinta bahasa Arab. Acara Grand Opening Gebyar Bahasa Arab 2025 resmi dibuka dengan mengusung tema “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa, dosen, serta tamu undangan hadir memeriahkan pembukaan yang digelar mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya insan akademik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab sekaligus mengasah keterampilan berbahasa di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa internasional yang memiliki peran strategis di dunia pendidikan, budaya, hingga teknologi informasi. Gebyar Bahasa Arab 2025 pun dikemas tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan kolaborasi.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari lomba pidato, kaligrafi, debat berbahasa Arab, hingga seminar inspiratif bersama tokoh-tokoh hebat di bidangnya. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Dengan semangat kebersamaan, Gebyar Bahasa Arab 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital tanpa kehilangan akar budaya serta nilai-nilai keilmuan Islam.

👉 Ayo meriahkan Gebyar Bahasa Arab 2025!

Mari ikuti kompetisi, serap inspirasi, dan rayakan keindahan bahasa Arab di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Nisa)

Share:

Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum Atas Raperda Perubahan APBD 2025

CIREBON – Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon memberikan pemandangan umum atas penyampaian Walikota Cirebon tentang Raperda Perubahan APBD tahun 2025. Hal itu disampaikan saat rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Senin (22/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan Perda Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat minggu kedua September tahun anggaran berkenaan.

Hal itu sesuai dalam peraturan pemerintah nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 177. Selanjutnya sesuai pasal 178 ayat 1, setelah disampaikan pembahasan perda tersebut dilaksanakan oleh kepala daerah dan DPRD.

“Pembahasan rancangan perda tentang perubahan APBD, berpedoman pada perubahan RKPD, perubahan KUA dan PPAS. Sementara persetujuan raperda tersebut paling lambat dilakukan 3 bulan sebelum tahun anggaran berkenaan berakhir,” jelasnya.

Andrie juga menyampaikan, raperda perubahan APBD 2025 selanjutnya dibahas secara komprehensif oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemda Kota Cirebon.

“Hal ini harus segera dibahas secara komprehensif, mengingat deadline waktu sampai dengan 30 September, harus sudah ditetapkan untuk difasilitasi gubernur,” tambahnya.

Pemandangan umum disampaikan juru bicara masing-masing fraksi. Untuk Fraksi Golkar disampaikan Indra Kusumah Setiawan AMd, Fraksi NasDem Laurentia Mellynda, Fraksi Gerindra Ruri Tri Lesman.

Selanjutnya, Fraksi PDIP oleh Imam Yahya SFil MSi, Fraksi PKS Nurani H Karso SIP, Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP, Fraksi PAN Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, dan Fraksi PKB Prisilia.

Juru bicara Fraksi NasDem, Laurentia menekankan bahwa capaian pendapatan yang sesuai target yang ditetapkan sangat penting. Ia juga menyoroti penurunan PAD, menurutnya hal tersebut bukan sekadar koreksi teknis tapi masih lemahnya mencari sektor pendapatan yang potensial.

Ia juga menyebut, sejumlah infrastruktur perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Seperti di sektor pendidikan di wilayah pesisir Kota Cirebon.

“Alokasi pendidikan tergolong besar, namun kami menilai porsi itu belum tercermin di lapangan. Seperti di wilayah pesisir, masih ada kerusakan bangunan hingga membuatnya kurangnya fasilitas kelas,” katanya.

Juru bicara Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP juga menyoroti penurunan PAD sebesar Rp 22,6 miliar, apalagi pemerintah daerah dinilai masih bergantung dari transfer pusat maupun provinsi.

Maka dari itu, ia menyarankan kepada pemda agar membuat kajian PAD agar sejumlah sektor PAD yang potensial dapat terpetakan.

“Kami mendorong pemda untuk terus mencari sektor PAD yang potensial. Inilah pentingnya kajian PAD, supaya dalam proses ke depan, tidak ada lagi debatable, dan punya data yang terukur,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, perubahan APBD tahun anggaran 2025, yaitu pendapatan direncanakan sebesar Rp 1,733 triliun. Sedangkan untuk belanja direncanakan sebesar Rp 1,780 triliun. Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp 47 miliar.

Menanggapi pemandangan umum dari masing-masing fraksi, Edo menyampaikan akan terus mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar dialokasikan untuk program yang lebih diprioritaskan.

Sehingga, hal itu dapat menjawab setiap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik agar terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Cirebon.

“Kami berharap, sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipekruat. Sehingga, keputusan anggaran yang ditetapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)

Share:

Minggu, 21 September 2025

HUT ke 80 Tahun PT KAI, Wali Kota Cirebon Apresiasi Transformasi Layanan dan Inovasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengenang pengalaman masa kecilnya saat menaiki kereta api, ketika itu masih banyak pedagang berjualan di lorong kereta dan beberapa penumpang masih merokok di dalam gerbong. 

Suasana itu berbeda jauh dengan kondisi saat ini, di mana kereta bersih, rapi, dan nyaman. Kenangan masa kecil ini menjadi bukti perjalanan panjang transformasi layanan KAI.

“Dulu, saya pernah mengalami naik kereta masih ada yang jualan,  merokok, dan berdesakan. Sekarang semuanya sudah bersih, nyaman, dan bertransformasi dengan baik," cerita Wali Kota saat menghadiri family gathering perayaan hari ulang tahun ke-80 PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Kantor Daop 3 Cirebon, Minggu (21/9/2025)

Menurut Wali Kota, PT KAI tidak hanya menjaga layanan, tetapi juga terus berinovasi dengan teknologi untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Kontribusi KAI bagi masyarakat juga dinilai besar.

"Saya berharap di usia ke-80 ini, PT KAI semakin melayani masyarakat dengan lebih prima,” ujar Wali Kota di hadapan jajaran manajemen PT KAI dan para peserta family gathering.

Wali Kota juga menyoroti perhatian PT KAI terhadap estetika kota. Salah satu contoh nyata adalah penataan taman heritage di Krucuk, yang menjadi gerbang masuk Kota Cirebon. Taman ini menampilkan identitas budaya lokal, menciptakan kesan pertama yang menarik bagi pengunjung

"Terima kasih PT KAI telah merubah taman ini menjadi lebih rapi dan representatif," ucapnya 

Ia juga menyampaikan bahwa trotoar di sekitar stasiun akan segera dirapikan agar lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara KAI dan Pemkot Cirebon dalam menciptakan kota yang tertata dan nyaman. 

Penataan taman, fasilitas publik, dan gerbang masuk kota menjadi simbol sinergi yang nyata antara perusahaan dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat identitas Kota Cirebon sebagai kota yang bersih, nyaman, dan ramah bagi pengunjung.

Wali Kota menilai, perayaan HUT ke-80 PT KAI di Daop 3 Cirebon menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kereta api di Indonesia sekaligus motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. 

“Semoga PT KAI terus melayani dengan baik, menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, dan senantiasa berinovasi. Sinergi dengan Pemkot Cirebon diharapkan semakin erat demi kemajuan bersama,” harapnya.

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, menekankan bahwa kesuksesan KAI tidak terlepas dari dukungan   pemerintah daerah. Dengan tema ‘Semakin Melayani’, perjalanan KAI selama 80 tahun penuh tantangan dan pencapaian, yang tidak lepas juga dari dukungan masyarakat yang setia menggunakan layanan kereta api.

 “Berkat dukungan semua pihak, termasuk Pemkot Cirebon, KAI mampu menjaga kepercayaan publik," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menambahkan bahwa penataan ulang taman di Kota Cirebon menjadi salah satu bentuk kontribusi KAI bagi pembangunan kota.

 “Taman-taman ini menonjolkan ciri khas Kota Cirebon, seperti bata merah dan Tugu Udang, sebagai bagian dari program TJSL PT KAI," ujarnya.

Selain itu, di taman tersebut ada tulisan ‘Kota Cirebon’ sebagai tanda selamat datang bagi pengunjung. "Kami ingin berkontribusi secara nyata bagi pembangunan kota sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya. (din)



Share:

Sabtu, 20 September 2025

Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers : Gaya Menulis Khas Menjadi Kunci Sukses Karier

 


CIREBON — Memiliki gaya menulis khas bukan hanya soal estetika, tapi bisa menjadi penentu arah karier. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers RI, Muhammad Jazuli, S.HI., M.I.Kom., dalam sesi hari kedua Writing Clinic yang diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Karir di Cirebon.(20/09).

Dalam pemaparannya bertajuk "Pentingnya Menulis dengan Gaya Khas dalam Menunjang Karir", Jazuli menekankan bahwa di era digital yang penuh dengan banjir informasi, gaya penulisan yang unik dapat menjadi pembeda sekaligus identitas seorang penulis.

“Tulisan yang menonjol dan punya karakter akan lebih mudah dikenali, diingat, bahkan dipercaya. Ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tapi juga soal membangun citra diri,” ujar Jazuli di hadapan peserta.

Lima Kunci Mengembangkan Gaya Menulis

Untuk membantu peserta mengembangkan gaya menulis pribadi, Jazuli membagikan lima kiat praktis:

1. Kenali Diri dan Nilai yang Ingin Disampaikan

“Mulailah dengan memahami siapa kita dan apa yang ingin disampaikan. Kejujuran dalam tulisan akan terasa lebih kuat dan mengena,” ujarnya.

2. Latihan Menulis Secara Konsisten dan Reflektif

Menurutnya, keterampilan menulis tidak lahir dari teori semata, tetapi melalui praktik rutin dan refleksi terhadap hasil tulisan sendiri.

3. Baca Berbagai Jenis Tulisan

Membaca beragam genre, dari fiksi hingga opini, akan memperkaya gaya dan memperluas perspektif.

4. Minta Umpan Balik

Jazuli mendorong peserta untuk tidak ragu menerima kritik. “Umpan balik adalah cermin. Kita bisa tahu mana yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

5. Eksperimen dengan Format dan Gaya

Ia juga menyarankan agar penulis mencoba berbagai bentuk tulisan untuk menemukan suara dan format terbaik yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Tiga Kunci Sukses dari Jazuli

Menutup sesi, Jazuli berbagi tiga prinsip hidup yang ia yakini sebagai fondasi menuju kesuksesan, yaitu:

1. Ibadah yang benar,

2. Taat kepada orang tua,

3. Menjaga akhlak dalam hubungan sosial.

“Jika tiga hal ini dijaga, insyaAllah kesuksesan akan mengikuti,” pungkasnya.

Sesi ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terutama mahasiswa dan penulis muda yang ingin mengembangkan kemampuan menulis untuk mendukung karier mereka di berbagai bidang. (din)

Share:

Jumat, 19 September 2025

Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Cegah Korupsi melalui Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan bersama jajaran kepala perangkat daerah, Jumat (19/9/2025).

Rapat koordinasi ini berfokus pada dua agenda utama, yaitu Evaluasi Perbaikan Tata Kelola melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) serta Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). 

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Koordinasi dan Supervisi KPK yang telah melakukan pendampingan dan supervisi terhadap Pemerintah Kota Cirebon. 

Menurutnya, dukungan dari KPK sangat penting untuk memastikan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan bebas dari tindak pidana korupsi. Wali Kota meminta kepada seluruh perangkat daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan. 

"Mulai dari peningkatan kualitas layanan, keterbukaan informasi, penyelenggaraan forum konsultasi publik, hingga kemudahan dalam akses layanan bagi masyarakat,” tegas Wali Kota.

Ia menambahkan, hasil SPI yang tengah berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2025 diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan, seiring dengan upaya perbaikan menyeluruh yang dilakukan oleh seluruh perangkat daerah.

"Jangan ragu menyampaikan kendala yang dihadapi, agar Tim KPK dapat memberikan solusi yang tepat. Ini penting demi keberlangsungan pemerintahan yang bersih dan kredibel di masa depan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya hingga lima tahun ke depan, seluruh unsur pemerintahan di Kota Cirebon harus bekerja secara tegak lurus sesuai peraturan. Ia memastikan akan terus turun langsung ke lapangan untuk mengawasi jalannya program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Tiga hal yang menjadi fokus saya adalah tata kelola pemerintahan yang baik, tata kelola keuangan yang baik, dan tata kelola pembangunan yang baik. Ketiganya menjadi fondasi kita dalam membangun Kota Cirebon yang maju dan bebas korupsi,” katanya.

Wali Kota kembali menekankan pentingnya kolaborasi, integritas, dan kesungguhan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. "Semoga kerja sama yang erat antara Pemerintah Kota Cirebon dan KPK dapat terus terjalin dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan terpercaya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan komitmen bersama penguatan sinergi pemberantasan korupsi oleh kepala daerah dan Ketua DPRD se-Jawa Barat yang digelar sebelumnya di Gedung Pakuan, Bandung.

“Kami harapkan, komitmen tersebut bukan hanya menjadi pernyataan simbolik dari kepala daerah atau ketua DPRD, tapi juga menjadi komitmen nyata seluruh jajaran pemerintah daerah, baik di eksekutif maupun legislatif,” ujar Arif.

Ia juga menambahkan bahwa strategi pemberantasan korupsi tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pendekatan pendidikan antikorupsi sejak dini. "Mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, serta pembinaan kepada ASN, BUMD, dan penyelenggara negara lainnya," pungkasnya.



Share:

Wabup Jigus Pimpin Apel Harhubnas 2025

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang dirangkaikan dengan Apel Kebangsaan di Taman Parkir Sumber, Jumat (19/9/2025).

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Jigus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon yang telah menginisiasi apel bersama tersebut.

“Apel ini menjadi momentum penting bagi kemajuan Kabupaten Cirebon. Tema Harhubnas tahun ini, ‘Bhakti Transportasi untuk Negeri’, selaras dengan semangat kebangsaan bahwa transportasi adalah urat nadi kehidupan,” kata Jigus.

Ia menuturkan, transportasi memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian sekaligus perekat persatuan bangsa.

Menurut dia, sistem transportasi yang baik dapat memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

“Dengan transportasi maju, daerah bisa saling terhubung, kesenjangan antarwilayah berkurang, dan masyarakat semakin mudah mengakses pendidikan, kesehatan, maupun peluang ekonomi,” ujarnya.

Jigus menambahkan, apel kebangsaan yang digelar bersamaan, menjadi ruang untuk memperkuat sinergi menjaga persatuan, terutama dalam situasi politik saat ini.

Ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap berkomitmen menjaga kondusivitas Kabupaten Cirebon.

“Kita juga punya kewajiban mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan,” tuturnya.

Selain itu, ia mengajak insan perhubungan, aparatur sipil negara, pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam memajukan sektor transportasi.

“Mari jadikan sektor perhubungan sebagai lokomotif pembangunan daerah dan bangsa, serta momentum Harhubnas ini untuk memperkuat rasa syukur dan cinta tanah air,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah digelar dalam rangka Harhubnas 2025.

Kegiatan tersebut antara lain, bakti sosial berupa pembagian sembako kepada sopir angkot, pengusaha jasa transportasi, hingga pengemudi ojek daring, serta pembagian helm gratis bagi masyarakat.

Dishub pun menggelar edukasi keselamatan lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran tertib jalan dan menekan angka kecelakaan.

“Kami mengampanyekan pentingnya keselamatan lalu lintas agar masyarakat lebih disiplin di jalan,” ujar Hilman.

Ia menekankan, bahwa transportasi menjadi urat nadi pembangunan sekaligus berpengaruh terhadap inflasi. Karena itu, kata dia, penyediaan transportasi publik yang layak harus menjadi perhatian bersama.

“Harapan kami seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga sektor swasta dapat bersama-sama memikirkan ketersediaan transportasi publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (din)

Share:

Kamis, 18 September 2025

Cek Kesehatan Gratis Sudah Menjangkau Hampir 30 Juta Penerima Manfaat

JAKARTA – Hingga pertengahan September 2025, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah menjangkau hampir 30 juta orang. CKG merupakan program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam upaya membangun sistem kesehatan yang adil, menyeluruh, dan fokus pada pencegahan.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini sudah menjangkau sebanyak 29,8 juta penerima manfaat,” ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (18/9).

Masyarakat yang sudah mendaftar CKG tercatat sebanyak 32,3 juta orang yang tersebar di 10.226 puskesmas di seluruh Tanah Air. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program CKG pada 10 Februari 2025 sebagai bagian dari strategi nasional membangun sistem kesehatan yang adil. 

Selain pelaksanaan nyata dari PHTC, program ini juga bagian dari Asta Cita untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang sehat, produktif, dan terlindungi sejak dini. Layanan ini diberikan gratis minimal satu kali dalam setahun.

Tahun ini pemerintah menargetkan 60 juta penerima manfaat dan cakupan penuh secara bertahap untuk seluruh rakyat Indonesia. CKG melibatkan puskesmas, posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, dan komunitas.

Endang menjelaskan, dari 29,8 juta masyarakat yang sudah mendapatkan layangan kesehatan gratis, 5,9 juta di antaranya adalah peserta didik yang berasal dari 91.184 sekolah. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk pesantren di 38 provinsi.

Endang mengatakan, sebaran dari masyarakat peserta cek kesehatan gratis meliputi perempuan dengan total 17.176.524 orang dan laki-laki sebanyak 12.688.214 orang. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat.

“Tentu kita bisa mengerti karena jumlah populasi yang sangat besar di provinsi-provinsi tersebut. Tapi tentu kita juga menginginkan supaya provinsi-provinsi lain segera juga mengejar dengan rate yang sama,” ujarnya.

Provinsi yang jumlah peserta CKG masih kecil, kata Endang, adalah Provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan. Untuk mengejar target 60 juta penerima manfaat tahun ini, Endang mengatakan pemerintah akan terus mengoptimalkan tren pendaftar dan kehadiran periode 10 Februari hingga 17 September 2025, yakni 603.059 pendaftar dan 491.597 orang setiap hari, baik di puskemas maupun di sekolah.

Data penyakit yang terdeteksi

Terkait hasil pemeriksaan kesehatannya, Endang memaparkan, untuk bayi baru lahir didapati lima masalah kesehatan tertinggi. Meliputi kelainan saluran empedu, berat lahir rendah, penyakit jantung bawaan kritis, hipotiroid kongenital, dan defisiensi enzim G6PD (kelainan yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim pelindung sel darah merah).

Sementara, pada anak balita adalah gigi karies, anemia, stunting, gizi kurang, dan perkembangan tidak normal. Dan untuk hasil pemeriksaan masyarakat dewasa, top lima masalah kesehatan tertinggi adalah kurangnya tingkat aktivitas fisik, karies gigi (gigi berlubang), obesitas sentral, kelebihan berat badan (overweight) & obesitas, serta hipertensi.

“Jadi pesan kami, pertama tolong CKG ini dimanfaatkan. Sekolah-sekolah juga dikunjungi dan orang tua mengizinkan anak-anaknya untuk cek kesehatan gratis,” kata Endang. Pesan kedua, Endang meminta masyarakat mengubah gaya hidup dengan lebih banyak berolah raga dan mengurangi makanan minuman manis, asin, dan berlemak.

“Ketiga, kalau sudah diketahui hasilnya dan harus diobati, obatnya harus diminum untuk mencegah penyakit yang lebih berat,” tutup Endang. (Nur)

Share:

Rabu, 17 September 2025

UIN Siber Cirebon Resmi Tandatangani MoU Program BIB Dengan Puspenma Kemenag RI

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Selasa (17/9/2025). 

Kerja sama ini terkait pelaksanaan Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang diinisiasi Kemenag.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan dirangkaikan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan BIB untuk Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses beasiswa serta memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berbasis teknologi.

“MoU ini mengukuhkan komitmen UIN Siber dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama melalui Beasiswa Indonesia Bangkit. Harapannya, mahasiswa, khususnya di program PJJ, dapat memperoleh pendidikan berkualitas dengan dukungan beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puspenma Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui beasiswa BIB dan LPDP menjadi kunci dalam penguatan pendidikan tinggi.

“Kami akan terus mendorong perguruan tinggi untuk memiliki tata kelola administrasi dan pengelolaan karir yang matang, agar beasiswa bisa dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

MoU ini mencakup kerja sama dalam penyelenggaraan, pendampingan, dan pengelolaan program BIB, termasuk kesiapan administrasi maupun akademik bagi para penerima beasiswa.

Acara penandatanganan turut dihadiri jajaran pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari para wakil rektor, kepala biro, dekan, kepala UPT, dosen, hingga mahasiswa PJJ, serta perwakilan dari Puspenma Kemenag RI. (Nur)

Share:

UIN Siber Cirebon dan Puspenma Kemenag RI Teken MoU Pelaksanaan Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. 

MoU tersebut terkait Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama, Rabu, (17/09).

Acara berlangsung di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan dirangkai dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan BIB untuk Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Turut hadir Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., para Wakil Rektor, Kepala Biro AKU, para dekan, Kepala UPT PJJ, Kepala UPT Admisi dan Promosi, Ketua dan Sekretaris Jurusan PJJ S1 dan S2, serta perwakilan mahasiswa PJJ PAI Reguler.

Dari pihak Puspenma hadir Kepala Puspenma Dr. Ruchman Basori, M.Ag., Dr. Hj. Siti Maria Ulfa, S.Pd.I, M.S.I, Syamsudin Prasetyo, S.E., M.Soc.Policy., M.A., Achmad Taufiq, S.Ag., M.Pd., dan Siska Merrydian, S.Si., M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses beasiswa sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berbasis teknologi.

Penandatanganan MoU ini mengukuhkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama melalui Beasiswa Indonesia Bangkit

"Harapannya kerja sama ini memberi peluang lebih luas bagi mahasiswa, terutama di program PJJ, untuk meraih pendidikan berkualitas dengan dukungan beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Ruchman Basori menyampaikan apresiasi dan komitmen Kementerian Agama RI untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai skema beasiswa, termasuk LPDP.

Dr. Ruchman Basori juga berterima kasih kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang telah menjadi mitra strategis dalam menyukseskan program BIB. 

"Ke depan, kami akan melakukan jemput bola dengan melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kepedulian serta kualifikasi di bidang ini. Selain itu, tata kelola administrasi dan pengelolaan karir di perguruan tinggi perlu semakin matang agar beasiswa dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

MoU ini memuat kesepakatan kedua pihak untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan, pendampingan, dan tata kelola program Beasiswa Indonesia Bangkit, termasuk memastikan kesiapan administrasi serta kualitas akademik penerima beasiswa di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan dokumen MoU oleh Prof. Aan Jaelani dan Dr. Ruchman Basori, yang disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan kampus dan perwakilan Puspenma. 

Kerja sama ini diharapkan memperkuat peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sebagai pelopor pendidikan tinggi keagamaan berbasis teknologi sekaligus mendukung agenda nasional peningkatan kualitas SDM melalui program beasiswa Kementerian Agama. (din)

Share:

Bupati Imron Minta Pejabat Kreatif dalam Kontrak Kinerja 2025

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menegaskan kontrak kinerja pembangunan tahun 2025 harus menjadi momentum bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menjalankan program pelayanan publik.

Hal itu ia sampaikan saat penandatanganan kontrak kinerja di Ruang Paseban Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Selasa (16/9/2025), yang dihadiri para pimpinan perangkat daerah.

Menurut Imron, kontrak kinerja tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, melainkan juga sebagai komitmen pejabat untuk bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kesuksesan pembangunan daerah ada di tangan bapak-ibu semua. Dari pejabatlah evaluasi dan capaian itu bisa terlihat,” kata Imron.

Ia menekankan, pejabat harus mampu berinovasi, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan sosial.

“Jangan sekadar menunggu instruksi. Pejabat harus kreatif mencari solusi. Kalau ada kebutuhan mendesak masyarakat dan tidak bertentangan dengan aturan, segera laksanakan,” ujarnya.

Imron menilai kontrak kinerja akan menjadi tolak ukur keberhasilan masing-masing perangkat daerah, sehingga setiap indikator yang disepakati harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Kontrak ini adalah alat ukur kinerja sekaligus bahan evaluasi. Transparansi dan akuntabilitas harus dijaga,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pejabat agar peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya menekankan aspek formal aturan, tetapi juga etika dan cara berkomunikasi.

“Kita ini bangsa timur, ada tata krama. Menyampaikan kebijakan pun harus bijak, supaya masyarakat merasa dilayani dengan baik,” ujar Imron.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa kontrak kinerja 2025 menjadi instrumen untuk memperkuat integritas pejabat.

“Tujuannya adalah membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Cirebon,” katanya.

Dengan penandatanganan kontrak kinerja tersebut, Pemkab Cirebon menargetkan seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan capaian pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (Nur)








Share:

Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Mengikuti Proses Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025

CIREBON, - Bagian Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti proses Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025 yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Selasa, 16 September 2025.

Audit ini merupakan bagian dari pelaksanaan kalender akademik tahun 2025/2026 sesuai SK No. 824 Tahun 2025.

Proses audit dipimpin oleh auditor Umamatul Bahiyah dan Listiana Ikawati dengan menghadirkan tim auditee yang terdiri dari Mohamad Arifin, Bekti Sugiyono, dan Amelia Ayu Lestari.

Listiana Ikawati membuka sesi visitasi dengan menjelaskan bahwa penilaian awal telah dilakukan secara online. Visitasi ini bertujuan untuk klarifikasi dokumen yang sebelumnya telah diunggah ke platform e-SAMI.

Ketua tim auditee, Mohamad Arifin, memaparkan kesiapan dan kelengkapan dokumen yang telah disiapkan. Hardcopy dokumen ditunjukkan oleh Bekti Sugiyono, sementara Amelia Ayu Lestari mencatat poin-poin penting dan temuan dari auditor.

Selama sesi klarifikasi, auditor memberikan sejumlah masukan terkait dokumen dan indikator penilaian, seperti analisis SWOT, deskripsi tugas, Rencana Tinjauan Manajemen (RTM), serta SOP Kehumasan.

Di akhir kegiatan, Umamatul Bahiyah menekankan pentingnya menindaklanjuti temuan minor agar hasil audit dapat maksimal.

“Segera lengkapi temuan yang ada agar bagian Humas bisa memperoleh nilai maksimal dalam audit mutu internal,” ujarnya.

Audit Mutu Internal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tahun 2025 dilaksanakan dalam empat tahap, yakni pengisian dokumen (19 Agustus – 4 September), penilaian online (8-12 September), visitasi/klarifikasi (15 – 26 September), dan tindak lanjut hingga 30 September 2025. (din)

Share:

Selasa, 16 September 2025

Pemkab Cirebon Dorong Peningkatan Kualitas-Daya Saing Pencaker Lewat Pelatihan Kerja DBHCHT

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon secara resmi membuka Pelatihan Kerja Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) di Aula UPTD BLK Plumbon, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Cirebon dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi pencari kerja.

Bupati Cirebon, Imron, dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan kerja merupakan program unggulan yang sejalan dengan visi-misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, yang menitikberatkan pada pendidikan dan pelatihan kerja.

“Saya menyambut baik pelatihan kerja ini sebagai langkah nyata menyiapkan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan memiliki daya saing di pasar kerja,” ujar Imron.

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Kabupaten Cirebon terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2020, TPAK berada di angka 63,79 persen, kemudian meningkat menjadi 66,16 persen pada 2023.

Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan signifikan dari 11,52 persen pada 2020 menjadi 7,65 persen pada 2023.

“Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan yang fokus pada peningkatan keterampilan mulai menunjukkan hasil,” tutur Imron.

“Namun, upaya ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan masyarakat, khususnya para pencari kerja,” ucapnya menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis Sertifikat Izin Operator (SIO) forklift kepada peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi.

Imron berpesan agar seluruh peserta pelatihan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan diri dan memperluas peluang kerja.

“Selamat mengikuti pelatihan dan berjuang mencapai tujuan serta cita-cita demi kemajuan masyarakat Kabupaten Cirebon,” tutup Imron.

Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 656 warga telah mengikuti pelatihan kerja sepanjang tahun 2025 melalui Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja yang bersumber dari APBD serta DBH CHT.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, dalam laporannya mengatakan, hingga saat ini Disnaker telah melaksanakan 41 paket pelatihan yang mencakup 13 subkejuruan dengan jumlah peserta mencapai 656 orang.

Sementara dalam pembukaan pelatihan hari ini, hadir 160 orang peserta yang mewakili 14 paket dari 7 subkejuruan, berasal dari beberapa kecamatan seperti Plered, Weru, Ciwaringin, Gegesik, Lemahabang, serta masyarakat umum.

“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki keterampilan dan daya saing dalam dunia kerja,” ujar Novi.

“Ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon,” kata Novi.

Novi berharap, pelatihan ini dapat membuka peluang kerja baru bagi para peserta.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Cirebon dalam mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal. (din)






Share:

Pemkab Cirebon Dorong Visitasi PKN Tingkat II Jadi Wadah Pembelajaran Strategis

 


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima kunjungan peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dari Pusat Pendidikan Administrasi Lemdiklat Polri, Senin (15/9/2025).

Kegiatan berlangsung di Ruang Paseban – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon dan diikuti oleh puluhan peserta yang akan melakukan studi lapangan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala mewakili Bupati Cirebon Imron, mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Cirebon sebagai lokus visitasi kepemimpinan nasional.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada Kabupaten Cirebon sebagai lokus Visitasi Kepemimpinan Nasional PKN Tingkat II. Semoga kunjungan ini memberi kesan positif dan pengalaman yang bermanfaat,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan, visitasi menjadi bagian dari kurikulum PKN Tingkat II sebagaimana diatur dalam Keputusan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1/K.1/PDP.07/2023.

Tujuan visitasi adalah untuk menghubungkan teori pelatihan dengan praktik pelayanan pemerintahan secara nyata di lapangan.

“Teori yang diajarkan kadang perlu dilengkapi dengan seni manajerial yang bersifat kondisional. Karenanya, sangat beruntung para peserta yang melengkapi proses pembelajaran mereka dengan visitasi di lapangan,” tuturnya.

Ia menambahkan, data dan informasi yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi solusi alternatif atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam birokrasi dan pelayanan publik.

Dalam era reformasi, menurutnya, pemimpin harus semakin adaptif menghadapi tantangan dan ekspektasi masyarakat yang dinamis terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan potensi wilayah Kabupaten Cirebon, yang memiliki kekayaan industri kreatif dan ekonomi lokal seperti batik Trusmi, rotan, industri kuliner khas, serta pasar kain Tegalgubug yang terbesar di Asia Tenggara.

Hendra menyebut, potensi itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.

“Kami berharap kehadiran para peserta dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak—baik dalam memperkaya pengetahuan peserta maupun memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Pusat Pendidikan Manajemen (Pusdikmin) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, AKBP Henny Purwanto, mendorong peserta Visitasi (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI agar mampu mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dalam konteks nyata pemerintahan daerah.

“Tujuan utama visitasi ini adalah memfasilitasi peserta dalam mengaktualisasikan kepemimpinan dan manajemen strategis, serta mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi,” kata Henny dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, setiap tahun tema visitasi selalu berbeda, menyesuaikan konteks dan isu strategis di daerah yang dikunjungi.

Untuk tahun ini, subtema yang diangkat adalah “Kolaborasi Lintas Sektoral dalam Mendorong Produktivitas Pertanian”.

Menurut Henny, visitasi difokuskan pada pencapaian tujuan dan sasaran yang konkret, antara lain memperluas wawasan peserta terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) organisasi pemerintahan, meningkatkan tanggung jawab, serta mengidentifikasi keunggulan kompetitif organisasi dalam negeri.

“Kami berharap peserta mampu merumuskan strategi peningkatan keunggulan organisasi, dan pada akhirnya mampu menyusun tugas, serta menyajikan hasil optimal dari proses pembelajaran ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama visitasi diharapkan memberi kontribusi nyata dalam penguatan peran kepemimpinan strategis di lingkungan masing-masing.

Kegiatan visitasi ini juga menjadi ruang kolaboratif antara peserta PKN dengan pemerintah daerah, yang tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih inovatif dan adaptif. (Nur)







Share:

Didapuk Ketua KONI 2025-2029, Wabup Jigus: Siap Angkat Prestasi Olahraga ke Level Lebih Tinggi

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon agar mampu mengangkat prestasi atlet daerah ke level lebih tinggi, baik di Jawa Barat maupun nasional.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon tahun 2025 yang digelar dengan agenda tunggal Pemilihan Ketua Umum masa bakti 2025-2029.

“Kami berharap ketua KONI yang terpilih nanti dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mendorong prestasi atlet,” kata Imron di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025).

Ia menilai capaian atlet Kabupaten Cirebon masih berada di peringkat 22 Jawa Barat. Dengan kepengurusan baru, target realistis yang dipasang adalah masuk 15 besar.

“Minimal bisa masuk 15 besar. Itu target yang realistis,” ujarnya.

Imron menegaskan, keberhasilan atlet tak bisa dilepaskan dari tiga faktor utama, yakni dukungan keluarga, peran pelatih, dan pembinaan organisasi olahraga di bawah KONI.

“KONI harus bisa menjadi rumah besar bagi olahraga di Kabupaten Cirebon, sehingga prestasi dapat terukur dan kita tahu posisi Kabupaten Cirebon akan berada di level mana,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Arief Prayitno, mengapresiasi kekompakan pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Cirebon serta dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Musorkablub.

“Ini bentuk indikasi bahwa olahraga di Kabupaten Cirebon tidak hanya jalan di tempat. Insyaallah akan naik. Mudah-mudahan nanti ketua yang baru bisa membuat terobosan signifikan,” ujarnya.

Musorkablub kemudian menetapkan Agus Kurniawan Budiman. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Cirebon dan akrab disapa Jigus ini, didapuk sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon terpilih periode 2025-2029.

Jigus menyatakan siap meningkatkan prestasi olahraga dengan menggandeng seluruh pengurus cabor, pengurus KONI, serta masyarakat. Ia menargetkan peringkat Kabupaten Cirebon dapat naik ke level belasan.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Cirebon berada di rangking 22 se-Jawa Barat. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya pengurusan yang baru, akan ada penambahan medali dan perbaikan rangking,” katanya.

Terkait dinamika organisasi, termasuk keberatan salah satu pihak yang berencana menempuh jalur hukum, Jigus menyebut hal itu wajar dalam proses berorganisasi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru fokus pada pembinaan atlet menghadapi Porprov Jabar.

“Kita ada 47 cabor, nanti akan ditentukan skala prioritas agar bisa bersaing dengan daerah lain. Hingga saat ini belum ada penambahan cabor baru,” ujar Jigus. (din)







Share:

Agus Kurniawan Budiman Terpilih Pimpin KONI Cirebon, Wujud Kebersamaan Insan Olahraga

CIREBON – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Offroom Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025). 

Dalam forum ini, H. Agus Kurniawan Budiman resmi ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon periode 2025–2029.

Agus, yang juga menjabat Wakil Bupati Cirebon, terpilih secara aklamasi. Seluruh peserta Musorkablub yang terdiri dari 41 cabang olahraga (cabor) aktif, dua cabor nonaktif, dua Badan Fungsional Keolahragaan (BFK), serta perwakilan KONI Jawa Barat kompak memberikan dukungan penuh. Suasana penuh kebersamaan itu menegaskan kepercayaan kuat terhadap kepemimpinan Agus.

Bupati Cirebon, H. Imron, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat persatuan insan olahraga. 

Ia berharap kepengurusan KONI yang baru mampu menjadi motor penggerak peningkatan prestasi sekaligus pemersatu masyarakat melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Agus yang akrab disapa Jigus menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga Kabupaten Cirebon dengan semangat kolaborasi.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh dukungan dari pengurus KONI, seluruh cabor, dan tentunya jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dengan sinergi semua elemen, saya yakin kita bisa membawa olahraga Cirebon semakin berprestasi,” ucapnya penuh optimisme.

Musorkablub ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum silaturahmi dan tekad bersama untuk mengangkat harkat olahraga di Kabupaten Cirebon. 

Semangat kekeluargaan yang mengalir di forum tersebut mencerminkan harapan baru: bahwa olahraga tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang untuk merajut persaudaraan dan kebanggaan daerah. (din)

Share:

Sabtu, 13 September 2025

Kontingen Kota Cirebon Siap Berlaga di POPDA XIV Jawa Barat, Wali Kota Beri Motivasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo melepas Kontingen Kota Cirebon yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-14 Jawa Barat Tahun 2025, Sabtu (13/9/2025). Ajang ini akan berlangsung pada 17 hingga 29 September di Kota Bandung dan Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan rasa bangganya atas kesiapan para atlet muda yang akan membawa nama baik daerah. 

Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam POPDA bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan sebuah momentum untuk membuktikan kualitas pembinaan olahraga.

“Doakan semuanya untuk anak-anak yang berjuang. Mudah-mudahan dari hasil latihan yang sudah dijalani, saatnya tunjukkan bahwa Kota Cirebon bisa juara," ujarnya.

Wali Kota yakin Kota Cirebon tahun ini bisa meraih banyak medali. Ia mengingatkan kepada para atlet untuk serius dalam bertanding.

"Inilah ajang untuk meraih prestasi dan membawa nama Kota Cirebon lebih besar melalui olahraga,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya membenahi sarana dan prasarana olahraga agar semakin memadai bagi para atlet. Ia tak lupa mengapresiasi peran para pelatih, pembina, orang tua, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang konsisten mendampingi para atlet.

“Berjuanglah dengan sepenuh hati, insya Allah hasilnya akan baik. Saya percaya, para atlet yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik Kota Cirebon, hasil dari proses pembinaan panjang dan semangat pantang menyerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispora Kota Cirebon, Edi Siswoyo, menjelaskan bahwa kontingen Kota Cirebon pada POPDA XIV Jawa Barat tahun ini berjumlah 270 orang, yang terdiri dari atlet, pelatih, serta ofisial. Para atlet akan bertanding di 17 cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, panjat tebing, taekwondo, hingga tarung derajat.

“Keikutsertaan di POPDA ini adalah wujud kerja keras dan sinergi semua pihak. Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat Kota Cirebon, agar para atlet bisa tampil percaya diri dan menorehkan prestasi terbaik. Semoga target medali yang kita harapkan bisa tercapai,” harapnya. (din)



Share:

Jelang FGD, Media Siber Harus Jadi Kekuatan Baru Membangun Daerah

INDRAMAYU - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu, Ihsan Mahfudz, menegaskan bahwa media siber memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah pada era digital. 

Hal itu disampaikan jelang pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Media dalam Mewujudkan Kemajuan Daerah, yang digelar di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu, Sabtu, 13 September 2025.

Dalam FGD nanti, Ichank panggilan akrab  Ihsan Mahfudz, menyampaikan bahwa media siber tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah. 

 “SMSI hadir untuk memastikan media siber di Indramayu mampu memberikan informasi yang akurat, mendidik, dan sekaligus mengangkat potensi lokal agar dikenal lebih luas,” ujarnya.

Media sebagai Mitra Strategis Pembangunan

Menurutnya, media siber di bawah naungan SMSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan pemberitaan yang positif, media berperan dalam mempromosikan potensi ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, hingga budaya lokal.

 “Kami ingin media siber menjadi kekuatan baru yang memperkuat demokrasi, membuka ruang investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Literasi Digital dan Penangkal Hoaks

SMSI juga menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi, media siber diharapkan mampu menjadi penangkal hoaks dan disinformasi, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Inovasi Teknologi Media

Selain itu, Ketua SMSI Indramayu mengajak seluruh anggota SMSI untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital terkini seperti SEO, media sosial, big data, dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing media lokal sekaligus memperluas jangkauan publikasi daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional.

FGD nantu akan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, akademisi, praktisi media, mitra strategis serta organisasi pers di Kabupaten Indramayu. Forum tersebut menjadi ruang dialog bersama untuk memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Indramayu melalui ekosistem digital yang sehat.

“SMSI Indramayu berkomitmen menjadi mitra pemerintah daerah sekaligus garda terdepan dalam membangun peradaban informasi di era digital,” pungkas Direktur Fokus Pantura ini. 

Sementara itu, sebagai pemateri pada FGD nanti akan diisi oleh narasumber Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Wakil Ketua Umum SMSI, Yono Hartono dan Akademisi Dr. Masduki Duryat. (Nur)

Share:

Definition List

Unordered List

Support