Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag saat berpidato dihadapan ratusan mahasiswa wisuda sarjana ke XXVII
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 24 Oktober 2023
Wisuda IAIN Cirebon Ke XXVII Cetak Wisuda Sarjana Yang Unggul
Hasil Pilwu Serentak 2023, Muhammad Uto Hafid Terpilih Sebagai Kuwu Cirebon Girang
CIREBON, FC - Rasa gembira dirasakan para tim sukses Pilwu Desa Cirebon Girang No urut 3. Mereka dengan suka cita meluapkan kebahagiaannya setelah ini setelah Muhammad Uto Hafid setelah mampu meraup suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Kuwu Cirebon Girang terpilih.
Kegembiraan ini telah membuktikan bahwa perjuangan tim sukses dalam memperjuangkan kandidatnya.
Perjuangan tim sukses ini akhirnya membuahkan hasil, setelah calonnya mampu mengungguli suara dari 4 calon lainnya.
"Kami bersyukur pada Allah SWT yang telah meridhoi langkah kita, sehingga perjuangan ini membuahkan hasil yang membahagiakan. Kami juga turut mengucapkan terimakasih pada seluruh warga yang dengan tulus ikhlas menyumbangkan suara hak pilihnya pada sosok pemimpin baru Muhammad Uto Hafid, semoga beliau dapat menjalankan amanah tugasnya dengan baik sesuai visi misinya dan mampu membangun pemerintahan dengan perubahan yang lebih baik," ucap para tim suksesnya.
Tim sukses lainnya, kepada media menyatakan, dengan terpilihnya kuwu baru di pemerintahan desa Cirebon Girang, diharapkan desa kita lebih maju sesuai visi dan program yang digulirkan calon terpilih.
"Tetapi yang lebih penting, jangan kecewakan kami semua warga masyarakat yang telah mendukungnya," tuturnya yang enggan disebut namanya.
Di sisi lain tokoh masyarakat, H.Amin menuturkan, demokrasi Pilwu sudah berakhir dengan lancar dan kondusif. Bahkan situasi pada hari pelaksanaan berjalan aman dan nyaman.
"Kami berharap dan memohon seluruh warga masyarakat di Desa Cirebon Girang terutama pada seluruh tim sukses dari seluruh para calon baik yang menang maupun yang kalah, marilah kita untuk bergandengan tangan mempererat tali persatuan kesatuan untuk dapat saling menerima perbedaan politik dan pilihan, dengan tetap membangun rasa persaudaraan agar bisa kembali bersama untuk saling mengisi, membantu dan bahu membahu membangun kesatuan dan kemajuan di desa kita. Demikian juga ucapan selamat bagi yang terpilih dan jangan lupa setelah menjadi pemimpin," tandasnya. (Bambang HS)
Senin, 23 Oktober 2023
PT Astra Inisiasi Produk Turunan Tape Ketan Bakung Cirebon, Rasanya Bikin Lidah Ketagihan
Tape Ketan Bakung Cirebon menjadi makanan pilihan bagi wisatawan, kemanjaan rasa yang dipilih bikin badan rileks dan menyegarkan.
Jumat, 20 Oktober 2023
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) yang insya Allah berdasarkan informasi SK Perpresnya akan keluar dalam waktu dekat atau tepatnya mudah-mudahan pas di hari santri nasional. ujar ReKtor IAIN Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani saat menyambut Direktur Diktis Prof Dr Zainul Hamdi dan Ibu Ana Hasbie Juru bicara Menteri Agama RI di Cirebon.

Dengan lahirnya Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) dari rahim Kementerian Agama, maka salah satu program prioritas Menteri Agama RI Gus Yaqut Kholil Qoumas telah tercapai dengan baik, mahasiswa UIN Siber tersebar di 37 Provinsi di Indonesia. ujar Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Zainul Hamdi saat memberikan konfirmasi di Cirebon, Jum’at (13/10/2023)
Menurutnya, perubahan bentuk ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan dan digitalisasi campus secara menyeluruh agar kiprah UIN Siber di masyarakat semakin mendunia. “Perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi keilmuan Agama Islam dengan sains serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” terangnya. “Semoga cita-cita dan harapan mulia ini terwujud” harapnya. Makanya kami datang selain untuk mengevaluasi sarana prasarana, server, bandwith, LMS, SIM, SDM dan lainnya.

Pada kesempatan berbeda, juru bicara Menteri Agama RI ibu Ana Hasbie berharap agar perubahan bentuk ini diikuti dengan adanya perubahan peningkatan mutu dan kualitas. Penguatan bidang Sarpras, SDM Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting terlebih khusus learning menejemen sistemnya harus bagus, mudah diakses dan fleksibel.
“Kampus UIN siber syekh nurjati harus mampu menyelenggarakan integrasi keilmuan agama Islam dan sains yang memiliki distingsi atau pembeda terhadap prodi yang ada pada perguruan tinggi lain. kerja kolektif, kolegial dan prosedural bisa cepat juga transformasi. Tidak ada yang merasa dilangkahi, dan saling respek. Semoga menjadi “lesson learn” untuk kita semua, pentingnya memperkuat sinergitas,” lanjut Ana.
Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN Siber harus menjadi momentum perubahan mindset dari seluruh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders, sehingga mampu mengantarkan sebagai wolrd class university,” imbuh Rektor.
Sebelum Perpes UIN Siber Syekh Nurjati terbit, para pihak secara intensif melakukan pertemuan untuk membahas PMA tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN agar kampus bisa membuka Fakultas baru dan prodi-prodi PJJ lainnya baik S1 maupun S2.
Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali Hafid, M.Pd.I menyampaikan bahwa pilot projek Menteri Agama RI telah dilaksanakan dengan baik sesuai arahan pak Rektor, pak Dirjen, pak Direktur maupun pak Dekan FITK, dan telah melakukan transformasi digital secara bertahap dan sistematis di prodi PJJ PAI, baik LMS, peningkatan kualifikasi dan skill SDM, conten creator, penyusunan modul dan proses peningkatan mutu dalam pelayanan Pendidikan jarak jauh ini. ujar Ali
Kamis, 19 Oktober 2023
Bupati Imron Launching SiDITA, PAD Retribusi Tenaga Kerja Asing Bakal Meningkat
KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) yang sudah membuat inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat melakukan launching Sistem Digitalisasi Retribusi Tenaga Kerja Asing (SiDITA) di Hotel Patra Cirebon, Kamis (19/10/2023).
Menurut Imron, apa yang dilakukan oleh Disnaker ini sangat bagus, apalagi bisa menunjang PAD yang lebih tinggi. "Ini merupakan inovasi yang dibuat oleh Kadisnaker, dimana kedepan PAD untuk retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA) bisa meningkat," katanya.
Ia mengungkapkan, pada era globalisasi saat ini, Indonesia masih memerlukan investor asing, dan sebagai negara anggota World Trade Organization (WTO), yang harus membuka kesempatan masuknya TKA.
Imron juga mengatakan, trend keberadaan TKA yang berdomisili dan bekerja di Kabupaten Cirebon semakin meningkat jumlahnya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
"Keberadaan TKA yang meningkat, diharapkan menjadi daya ungkit terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi penggunaan TKA," lanjutnya.
Dijelaskan Imron, bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Permenaker Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, serta Perda Kabupaten Cirebon Nomor 4 Tahun 2022 tentang Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing.
"Pemberi kerja yang mempekerjakan TKA, dikenakan retribusi untuk pengesahan RPTKA perpanjangan bagi TKA yang bekerja di lokasi, dalam satu kabupaten/kota dengan nilai retribusi besarnya US$100 (seratus dollar Amerika Serikat) per jabatan per orang per bulan," jelas Imron.
Sehingga, kata Imron, untuk meningkatkan PAD dari sektor retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon adalah melalui inovasi sistem pembayaran retribusi yang lebih mudah.
"Biasanya, transaksi pembayaran yang dilakukan secara manual dengan langsung mendatangi loket pada bank persepsi yang ditunjuk pemerintah daerah (bank BJB), tetapi belum memberikan kemudahan layanan pembayaran, yang berakibat pada capaian target penerimaan pendapatan retribusi daerah," ungkap Imron.
"Sehingga, dengan diterapkan inovasi sistem pembayaran digitalisasi melalui virtual account SiDITA ini, kami optimis, pada tahun anggaran 2024 dapat melebihi target penerimaan," sambungnya.
"Karena inovasi ini, dapat memangkas alur transaksi pembayaran secara manual dan transaksi dapat dilakukan dimanapun pun, kapan pun, dan dari bank mana pun, sehingga lebih efisiensi waktu dan tenaga," tambahnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah TKA di Kabupaten Cirebon saat ini tercatat sebanyak 412 orang.
Ratusan TKA tersebut berasal dari 21 negara yang bekerja pada 70 perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon.
Bahkan kata Novi, pihaknya mampu mencapai terget PAD sektor penarikan retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Cirebon. "Capaian retribusi Oktober 2023, dari target Rp1 Miliar kini sudah tercapai Rp2,5 Miliar, artinya lebih dari 255 persen capaiannya," jelas Novi.
Ia menambahkan, bahwa sistem digital SiDITA ini merupakan pelayanan berbasis virtual account pertama yang dilaunching dari kota/kabupaten se-Jawa Barat.
"Sistem digital SiDITA ini untuk mempermudah pembayaran retribusi pembayaran TKA yang bekerjasama dengan bank BJB. Sehingga nantinya, perusahaan yang mempekerjakan TKA bisa memanfaatkan program ini dengan mudah," imbuhnya. (Ara)
















