Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 April 2020

Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon, Berikan Bantuan Wastafel dan Hand Soap Ke Sejumlah Masjid dan Mushola

Ketua Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg saat menyerahkan bantuan wastafel dan hand sanitizer kepada DKM Masjid dan Mushola. (Foto/Ist)
CIREBON, FC - Gerak cepat yang dilakukan Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon menjadi bagian dari tugas untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Selain mendirikan posko penanganan covid 19 di Jalan Perjuangan, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon juga membagikan wastafel, masker, nasi kotak juga penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, mushola dan permukiman warga, antara lain di RW 10 Widyasari Sunyaragi, RW 06 Harapan Mulya dan RW 11 Mekar Mulya, Nuansa Majasem. 

Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg, yang akrab disapa Kang Yani, kepada Fokus Cirebon mengatakan, selain kegiatan tersebut di atas, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta para relawan juga melakukan Talk Show Online bersama dengan dr H Edy Sugiarto MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Kegiatan Talk Show ini dilakukan guna menyerap berbagai informasi mengenai data-data perkembangan penyebaran covid 19 di Kota Cirebon. Termasuk data ODP, PDP maupun OTG serta pasien positif yang meninggal.

"Kegiatan talk show ini sangat membantu kami untuk mengetahui persis perkembangan Covid 19 di Kota Cirebon, termasuk upaya pencegahan yang akan kami lakukan baik untuk masyarakat maupun kewaspadaan bagi seluruh Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta relawannya," kata Kang Yani, Jum'at (24/4/2020).

Selain itu, Kang Yani juga menjelaskan langkah-langkah dari gerakan Satgas Covid 19 IAIN Cirebon yang sudah dan yang tengah dilakukan di masyarakat. 

Kegiatan satgas ini, kata Kang Yani difokuskan pada dua hal, yaitu upaya pencegahan melalui edukasi, konseling dan pendampingan. Kemudian melalui aksi penanggulangan dampak sosial ekonomi.

"Inilah yang sedang kami lakukan dan kami juga sudah membagikan sejumlah wastafel serta hand sanitizer kepada sejumlah masjid, mushola serta penyemprotan disinfektan ke permukiman warga. Bahkan juga membagikan masker, nasi kotak kepada Ojol. Semua kami lakukan untuk membantu Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus covid 19 di masyarakat," terangnya.

Kegiatan yang digelar bersama para relawan Satgas ini, kata Kang Yani, juga mendapat respon positif masyarakat. 

"Masih ada sejumlah program yang nanti kami gulirkan ke masyarakat. Intinya, kami ingin membantu program Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid 19 di masyarakat, dengan tetap menjalankan protap sekaligus juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga jarak, social distanching, psycal distancing dan stay at home," tandas Kang Yani.


Dijelaskan, Satgas juga membuka donasi. Termasuk untuk pengadaan APD dan sembako yang akan disumbangkan ke rumah sakit dan masyarakat terdampak. (din)

Kamis, 23 April 2020

Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid 19, Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon Lakukan Rapid Test

Sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti Rapid Test, upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kota Cirebon
CIREBON, FC - Cepatnya penyebaran virus Covid 19 indonesia, membuat sejumlah daerah melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebarannya. Termasuk langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Cirebon.
Namun sayang, perjalan wabah yang sudah merespon sejumlah warga, perawat dan dokter yang akhir ikut terpapar oleh virus Covid19 ini, pejabat di Kota Cirebon baru sebagian yang mengikuti rapid tes untuk mengetahui terpapar virus atau tidak. 
Kendati begitu, upaya-upaya tetap dan terus dilakukan, begitu pula dengan apa yang sudah dilakukan oleh para anggota DPRD Kota Cirebon, dimana sebagian dari mereka telah mengikuti rapid test.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj Affiati AMa kepada media, Kamis (23/4/2020). “Hari ini sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti rapid test di Gedung Diklat BKKBN,” kata Affiati.
Menurut Affiati, rapid test dilakukan sebagai langkah deteksi awal seseorang terinfeksi virus atau tidak. Kegiatan ini, kata dia, hasil kerjasama DPRD dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon.
“Kendati masih dalam masa bekerja dari rumah, pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon tetap aktif melaksanakan tugas dan fungsinya,” ungkapnya.
Masih kata Affiati, diantaranya yakni memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam melaksanakan upaya penanggulangan Covid-19. “Kami dukung penuh penanganan virus Covid-19 ini sampai benar-benar selesai,” katanya. (bam)

11 dokter di Kota Bekasi Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan Ketua IDI Cabang Kota Bekasi

Foto/Ilustrasi
BEKASI – Lagi-lagi akibat ketidak jujuran pasien, para medis menjadi ladang sasaran covid 19. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bekasi, Komaruddin Askar di Bekasi, menjelaskan penyebab 11 dokter di Kota Bekasi, positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
“Mereka terinfeksi akibat ketidakjujuran pasien yang sebelumnya melakukan kontak dengan pasien corona,” ujarnya kepada awak media, Kamis (23/4/2020).
Pasien yang bersangkutan, lanjut dia, baru berkata jujur usai seluruh dokter yang sempat memeriksanya, terpapar virus Corona atau Covid-19.  ke 11 dokter tersebut merupakan dokter umum dan spesialis.
Komaruddin mengimbau kepada para dokter dan tenaga medis lainnya agar bekerja secara profesional, dengan selalu mengenakan APD lengkap, terutama saat bersentuhan dengan pasien.
“Artinya sesuai tingkat di mana dia kerja, harus pakai APD. Entah bekerja di poli, UGD atau di ruang isolasi, tetap pakai APD, baik level 2, 3 atau 1. Dan jangan terlalu sering kontak dengan pasien,” tandasnya.(*)

Rabu, 22 April 2020

Koperasi Forwami Gelar Kegiatan Bakti Sosial Salurkan Bantuan Paket Sembako


JAKARTA- Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok.

Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan itu diberikan langsung kepada kalangan buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) maupun para pengemudi ojek di pelabuhan itu.

Bakti sosial ini dalam rangka membantu sesama disaat masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, sekaligus bertepatan dengan menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

"Bantuan yang disalurkan ini berasal dari sejumlah rekan Jurnalis/Media yang sehari-hari meliput kegiatan di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya, serta para pelaku usaha eksportir maupun perusahaan jasa pengurusan transportasi dan perusahaan bongkar muat di pelabuhan Priok," kata Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, Abdul Habib, Rabu (22/4), saat menggelar bakti sosial.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) Ire Djafar, Ketua Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Nurtakim, dan Staf Koperasi TKBM Priok maupun sejumlah pekerja IPC dan anak usahanya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 125 paket Sembako, telah dibagikan secara langsung antara lain di kantor Koperaai TKBM Tanjung Priok, dan di sekitar Pos 8 Pelabuhan Priok yang menjadi salah satu tempat mangkal para ojek motor dan buruh pelabuhan yang sedang menunggu pekerjaan.

"Meskipun jumlah dan nilai bantuan itu tidak seberapa, namun dirinya berharap bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita para buruh pelabuhan dan tukang ojek di pelabuhan Priok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire Djafar mengungkapkan berterimakasih kepada semua pihak dan donatur yang sudah berpartisipasi membantu menyukseskan baksos tersebut. "Semoga Allah SWT membalaskan dengan pahala atas semua niat baik kita ini," ungkap Ire.

Ketua STKBM Tanjung Priok, Nurtakim mengatakan mengapresiasi kegiatan baksos untuk menumbuhkan rasa empati kemanusian yang di inisasi teman-teman media di pelabuhan itu. "Semoga dihari-hari berikutnya kegiatan baksos seperti ini bisa terus dilakukan dengan harapan yang menerima bantuan juga lebih banyak lagi," kata Nurtakim. (dade)

Satu Tenaga Medis Positif Terpapar Covid-19, Wali Kota Minta Pasien Jujur Saat Dirawat di Rumah Sakit

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH
CIREBON, FC -  Wali Kota Cirebon membenarkan ada satu tenaga medis di RSD Gunung Jati yang positif terpapar Covid-19. Isolasi sudah dilakukan pelayanan IGD di RSD Gunung Jati sudah normal kembali. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., membenarkan adanya satu orang tenaga medis yang positif terpapar Covid-19. “Ada salah satu karyawan medis, perawat, positif Corona,” ungkap Azis, saat melakukan jumpa pers dengan wartawan, Rabu, 22 April 2020 di gedung Setda Kota Cirebon. 

Atas kejadian tersebut, kemarin malam RSD Gunung Jati langsung melakukan tindakan. Yaitu menutup sementara IGD pada Selasa (21/4) malam. Juga melakukan deteksi siapa saja yang telah berhubungan dengan tenaga medis tersebut. 

“Hasilnya, 61 orang terdeteksi melakukan kontak dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut,” ungkap Azis. 

Mulai semalam telah dilakukan screening terhadap 61 orang yang melakukan kontak langsung dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut. Hingga siang ini, lanjut Azis, screening sudah dilakukan terhadap 19 orang dan 18 orang dinyatakan negatif. 

“Satu orang diduga positif Covid-19 dan akan segera dilakukan pemeriksaan lanjuta,” ungkap Azis. 

Tes dan screening dilakukan dengan metode CT Scan  dan sebanyak 61 orang itu telah melakukan isolasi secara mandiri. 

Dijelaskan Azis permohonan pengajuan uji swab sebenarnya sudah dilakukan sejak 20 hari lalu. 

Namun hasilnya baru keluar kemarin malam dan manajemen RSD Gunung Jati langsung melakukan sejumlah tindakan. 

Perawat tersebut diduga terpapar Covid-19 dari seorang PDP yang dirujuk ke RS Waled, Kabupaten Cirebon. 

“Dulu pernah melayani pasien yang komplain terkait pelayanan di RSD Gunung Jati,” ungkap Azis. 

Selain satu satu tenaga medis ada 3 orang lainnya yang sebelumnya pasien di RSD Gunung Jati juga dinyatakan positif Covid-19. 

Selanjutnya Azis juga meminta agar setiap pasien yang datang ke rumah sakit untuk memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya saat ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Terlebih saat ini tengah terjadi pandemi Covid-19 yang melanda ratusan negara di dunia. 

“Sehingga rumah sakit bisa memberikan penanganan medis yang tepat dan melindungi orang lain juga,” ungkap Azis.

Sementara itu Direktur Utama RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin, menjelaskan jika layanan di IGD RSD Gunung jati sejak pukul 11.00 WIB tadi sudah kembali normal. 

“Sebelumnya kami telah melakukan screening dan sterilisasi,” ungkap Ismail. 

Sedangkan perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini tengah menjalani isolasi di RSD Gunung Jati. 

Saat melakukan pelayanan kepada pasien, tenaga medis di RSD Gunung Jati juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). “Minimal APD level 2,” ungkap Ismail. (*)

Release DKIS Kota Cirebon
Rabu, 22 April 2020

BKIPM Jakarta Berikan Bantuan Sembako Dan Ribuan Paket Ikan Kepada Masyarakat


JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BKIPM Jakarta menyerahkan bantuan berupa ribuan paket ikan sehat bermutu dan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta (termasuk Kepulauan Seribu).

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo secara simbolis terhadap penerima dan disaksikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (22/4), di Jakarta.

"Kami memberikan bantuan ikan ke Pemda DKI dalam rangka berpartisipasi melawan COVID-19. Kepada Pemda DKI kami memberikan bantuan sebanyak 10 ton 500 kilo, baik ikan segar dan ikan olahan,” kata Edhy, saat via telekonferensi bersama media saat kegiatan Soft Launching Bulan Mutu dan Karantina Tahun 2020.

Edhy, mengatakan KKP melaksanakan kegiatan ini secara serentak di 47 wilayah dengan jumlah bantuan yang sama. Penyerahan dilaksanakan melalui UPT yakni Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) setempat.

“Bantuan ikan ini dari KKP dan sumbangsih para pelaku usaha yang menjadi donator. Para pengusaha di sektor perikanan menunjukan antusiasme tinggi untuk membantu penanganan COVID-19 melalui BKIPM KKP. Kita berharap bisa ditiru jajaran ditjen di KKP lainnya,” ujarnya.

Pemberian bantuan ikan, lanjutnya, untuk dikonsumsi masyarakat karena dapat membantu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah infeksi COVID-19. Pasalnya, protein dan omega-3 pada ikan merupakan unsur gizi penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

"kita tahu ikan mengandung gizi yang luar biasa besar, protein yang tinggi. Protein adalah salah satu zat penguat imunitas, dengan omega-3 nya (ikan) yang di atas 300 hampir 400 (Mg)," ujarnya.

Sementara itu, kelompok penerima bantuan ikan dari KKP di antaranya adalah masyarakat dari kalangan nelayan, petambak garam, pembudidaya, masyarakat sekitar UPT BKIPM, Pondok Pesantren, pekerja informal, serta tenaga medis yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. ( dade)

Selasa, 21 April 2020

Kapolsek Muara Baru Bersama HNPN Bagikan 500 Sembako Kepada Warga Penjaringan Jakut


JAKARTA - Kita tunjukkan dalam kondisi di rumah saja, kita tidak menjadi semakin Individualis,tetapi semakin peduli satu sama lain. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. "Tidak bisa Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting”. Mengutip kalimat Presiden Jokowi pada 18 April 2020.

Karena itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru bersama Stakeholder Pelabuhan Muara Baru memberikan 500 paket Sembako kepada warga masyarakat Muara Baru RW. 01 Penjaringan Jakarta Utara. Kegiatan pemberian paket sembako yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP. Slamet Riyanto,S.H., S.I.K.,M.Si, didampingi oleh James (Stakeholder Ketua HNPN Muara Baru) dan Personil Polsek Kawasan Muara Baru.

Paket sembako yang berisi Indomie, satu kg gula, satu kg Minyak Goreng dan lima Liter Beras dikemas di dalam plastik diterima oleh Ketua Rw. 01 Hery dan dibagikan kepada warga masyarakat Rw. 017, kaum Dhuafa, Janda, Lansia, Jompo dan Yatim Piatu. Dari warga Rt. 01 sampai warga Rt. 11 Kec. Penjaringan Jakut.

“Pembagian sembako ini sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak dalam menghadapi wabah virus corona serta sebagai bentuk empati dan ikatan sosial kepada masyarakat," kata AKP. Slamet riyanto, Rabu (21/4).

Kapolsek berpesan kepada Pak RW. 01 agar masyarakatnya dalam menghadapi wabah virus corona ini tetap tenang dan tidak panik, mematuhi aturan kebijakan pemerintah dan protokol kesehatan serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaxs) dan bijaklah dalam bermedia sosial.

"Kegiatan pembagian sembako ini mendapat respon positif dan ucapan terima kasih dari warga masyarakat Penjaringan Jakarta Utara atas kepedulian Kapolsek Muara Baru dan Stakeholder Pelabuhan Muara Baru," ujarnya. (dade)