Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 April 2024

Mindanao State University dan International Office IAIN Cirebon Kolaborasi dan Riset di Bidang Halal

CIREBON, FC – International Office IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mencatat sejarah baru dengan menggelar diskusi yang menggairahkan secara daring tentang meningkatkan kolaborasi dalam riset halal. 

Para profesor terkemuka dari Mindanao State University (MSU) Filipina, bersama dengan akademisi dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyatakan kegembiraan luar biasa mereka dalam membangun kemitraan jangka panjang untuk memperkuat riset internasional di bidang halal. Sabtu, (20/04/2024).

Acara info session tersebut diinisiasi oleh International Office IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang melibatkan Ketua Lembaga Penjaminan Halal (LPH) IAIN Syekh Nurjati Cirebon  Mariyah Ulfah, M.Esy beserta auditor halal, Dr. Evi Roviati dan Dr. Novianti Muspiroh, sebagai pembicara kunci. 

Diskusi dipandu dengan apik, memaparkan tren riset dan sertifikasi halal di Indonesia, serta menampilkan praktik terbaik LPH IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Profesor-profesor dari Mindanao State University (MSU) yang turut hadir dalam acara tersebut antara lain Profesor Najifah Macaraya (Sosiologi), Profesor Mohamed Nashief Disomimba (Direktur LPH MSU), Profesor Maulawi Dean Calimba (Pionir Sertifikasi Halal di Filipina), Profesor Isnira Baginda (Dekan Fakultas Islamic Studies, MSU), dan Dr. Sadic Novaisa. 

Mereka menegaskan antusiasme mereka untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan rekan-rekan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan produk halal berkualitas tinggi.

Info session tersebut mencakup beberapa poin kunci, termasuk kerjasama riset, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan literasi halal dalam konteks ASEAN, serta harmonisasi aspek hukum terkait industri halal di Indonesia dan Filipina.

Salah satu inisiatif menarik yang diungkapkan adalah pembukaan jurusan baru (S1) dalam bidang Halal Food Science and Technology yang bisa dicanangkan sebagai joint degree antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Mindanao State University.

Dalam waktu dekat, IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga akan menyelenggarakan International Halal Research Symposium yang akan mengundang para ahli riset halal dari negara ASEAN, Australia, UK, dan European Union untuk mempromosikan industri halal dari segi hukum, kesehatan, dan ekonomi.

Ketua Pusat LPH Mariyah Ulfah, M.Esy menyampaikan Efektivitas Halal secara Self Declare untuk Program Sertifikasi halal untuk UMK di Indonesia. Sejauh ini Puast LPH IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah membantu sekitar 8000an Sertifikat halal bagi UMK secara gratis dan berbayar.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Evi Roviati, S.Si. M.Pd sebagai perwakilan auditor halal menyatakan bahwa halal saat ini merupakan tren saat ini dalam penelitian halal dan industri di Indonesia sementara Dr. Novianti Muspiroh, M.P. juga menyatakan bawa halal saat ini juga merupkan life style masyarakat dunia.

Direktur International Office IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lala Bumela Sudimantara, Ph.D., menyatakan bahwa kolaborasi internasional semacam ini adalah langkah kunci untuk internasionalisasi kampus di tingkat ASEAN dan lebih jauh lagi. 

Dia menegaskan pentingnya proses ini sebelum MoU signing ceremony dilakukan dengan MSU, serta menyoroti bahwa akan ada lebih banyak kolaborasi di bidang lain yang akan segera digali.

Dengan antusiasme dan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya akan memperkuat hubungan antara kedua lembaga, tetapi juga akan membawa manfaat signifikan bagi komunitas global yang semakin peduli akan produk halal dan pembangunan manusia yang berkelanjutan. 

Harapan terbesar adalah bahwa kerja sama ini akan menjadi tonggak penting dalam menghadapi tantangan kompleks yang dihadapi industri halal saat ini. 

Dengan demikian, rekaman acara info session tersebut akan menjadi saksi dari langkah besar ini menuju masa depan yang lebih terang bagi masyarakat di wilayah ASEAN dan di seluruh dunia. 

Anda dapat mengakses rekaman acara tersebut melalui kanal IOP Diary: Info Session with Mindanao State University (Philippines) (youtube.com).

Jumat, 19 April 2024

IAIN Cirebon Siap Terima Mahasiswa Internasional Lewat Beasiswa SN GES

 

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar rapat penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Mandiri dengan sorotan khusus pada persiapan penerimaan mahasiswa internasional melalui program beasiswa Syekh Nurjati Global Excellence Scholarship (SN GES).

Rapat yang dipimpin oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Profesor Dr. H. Aan Jaelani, dan dihadiri oleh para dekan, wakil dekan, kepala bagian, dan kepala pusat terkait tersebut berlangsung pada Jumat, (19/04/2024).

Pada kesempatan tersebut, diprioritaskan persiapan teknis terkait penerimaan mahasiswa internasional melalui SN GES, serta penekanan terhadap tawaran kuota mahasiswa asing untuk tahun akademik 2024-2025. Dalam rapat tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menegaskan akan menawarkan 20 kuota mahasiswa asing melalui jalur SN GES, yang menawarkan beasiswa penuh selama delapan semester, dilengkapi dengan asuransi dan uang bulanan selama periode tersebut.

Meskipun demikian, bagi calon mahasiswa internasional yang tidak terpilih dalam kuota 20 ini, mereka masih dapat mendaftar melalui seleksi beasiswa parsial SN GES. Langkah ini diharapkan akan meningkatkan jumlah mahasiswa asing di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Penting untuk dicatat bahwa respon terhadap beasiswa SN GES telah luar biasa, terutama dari negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Antusiasme yang tinggi dari warga Filipina menunjukkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon semakin dikenal sebagai destinasi pendidikan yang menarik bagi siswa internasional yang ingin meraih keunggulan akademik dan memperdalam pemahaman agama dan budaya Islam yang inklusif.

Tidak hanya itu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga akan meningkatkan upaya promosi dan kolaborasi internasional untuk menjangkau lebih banyak calon mahasiswa potensial di seluruh dunia. Melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan dan organisasi terkait di berbagai negara, diharapkan antusiasme dan minat terhadap beasiswa SN GES akan terus meningkat, memperkuat posisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat pendidikan yang berdaya saing global.

Rapat ini juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru, terutama bagi calon mahasiswa internasional, berjalan lancar dan efisien. Persiapan teknis yang matang diperlukan untuk memastikan pengalaman pendidikan yang memuaskan bagi semua pihak yang terlibat.

Bupati Imron Lantik 3.868 PPPK For.aso Tahun 2023

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pelantikan dilaksanakan di Grand Ballroom Apita Hotel, Kecamatan Kedawung, Jum’at (19/4/2024).

Imron menyebutkan, jumlah PPPK yang dilantik sebanyak 3.868 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.989 merupakan tenaga kesehatan, 1.803 tenaga guru, dan 76 lainnya tenaga teknis.

“Ribuan pegawai yang baru dilantik itu merupakan PPPK formasi tahun 2023 untuk lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” kata Imron.

Pegawai yang baru saja dilantik, lanjut Imron, untuk memberikan pelayanan terbaik, salah satunya agar tetap memastikan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, harus mampu menghasilkan individu yang cerdas, berdaya saing, berkepribadian unggul, serta memiliki moralitas dan kepedulian sosial.

Menurutnya, pelantikan PPPK tersebut merupakan sebuah anugerah tiada tara dalam mewujudkan tekad suci dan pengabdian pada bangsa dan negara.

Imron menambahkan, bahwa pemerintah daerah memastikan seluruh tenaga honorer di Kabupaten Cirebon berkesempatan mengikuti seleksi dan menjadi PPPK.

“Nanti akan ada kajian di SKPD mana saja yang membutuhkan formasi untuk PPPK, yang akan dilakukan oleh BKPSDM,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E, M.Si mengungkapkan, bahwa diangkatnya tenaga honorer menjadi PPPK ini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) terbaik di Kabupaten Cirebon.

Ditambahkan Ayu—sapaan akrab Wabup Cirebon, pembangunan Kabupaten Cirebon tidak hanya berbicara soal kemantapan infrastruktur saja. “Dilantiknya pegawai tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan ini juga merupakan bagian dari meningkatkan indeks pembangunan manusia,” ujarnya. (din)

Kamis, 18 April 2024

Bupati Imron Minta PKK Mampu Merubah Stigma Masyarakat Untuk Kemajuan Kabupaten Cirebon Ke Depan

KABUPATEN CIREBON - Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cirebon menggelar pertemuan rutin sekaligus halalbihalal dengan mengusung tema “Tingkatkan Persatuan dengan Menjalin Harmoni dan Memperkuat Silaturahmi” di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (18/4/2024).

Ketua DWP Kabupaten Cirebon, Hj. Ella Komalasari Hilmy Riva’i dalam sambutannya menyatakan, tujuan utama dari tema tersebut hakekatnya adalah untuk menambah keakraban dan kedekatan, serta memperkuat rasa persaudaraan bagi seluruh keluarga besar TP PKK dan DWP di lingkungan Kabupaten Cirebon.

“Di momen halalbihalal ini, kami menyampaikan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Ella.

Sementara, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, di bulan yang fitri ini, tentu semuanya telah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dan semoga dalam bulan Syawal ini semuanya dalam keadaan suci kembali.

Dikatakan Imron, dirinya sebagai manusia biasa, mungkin ada salah dan khilaf. Maka dirinya, baik secara pribadi maupun selaku Bupati Cirebon, serta atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

“Halalbihalal merupakan tradisi yang ada di Indonesia, maka marilah kita saling mengikhlaskan dan saling memaafkan,” ujar Imron.

Berharap dalam kegiatan ini, lanjut Imron, dirinya menginginkan agar ke depan, Kabupaten Cirebon bisa semakin maju, terutama apabila peran perempuan di Kabupaten Cirebon dominan untuk kemajuan bersama.

Maka, masih kata Imron, kuncinya harus merubah stigma masyarakat, yang menyatakan bahwa perempuan itu adalah makhluk yang lemah dan seolah-olah dipandang sebelah mata, baik di peran sosial, politik dan keagamaan. Padahal, di dalam sejarah peradaban manusia, peran perempuan sangat dominan sekali.

“Kami ingin melihat, bagaimana peran PKK dan DWP ini, terutama peran ibu-ibu untuk bisa merubah peradaban Kabupaten Cirebon, dari yang negatif menjadi positif di segala bidang,” tukasnya. (din)

Komisi III DPRD Meminta Manajemen RSD Gunung Jati Maksimalkan Pelayanan

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sukarjo

CIREBON, FC – Jajaran anggota Komisi III DPRD menggelar rapat kerja bersama manajemen RSD Gunung Jati dan RS non-pemerintah, Senin (1/4/2024) di Griya Sawala gedung DPRD.

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPRD meminta manajemen rumah sakit memaksimalkan pelayanan bagi warga Kota Cirebon.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo, di mana fasilitas sarana prasarana dan pelayanan rumah sakit perlu ditingkatan.

Menurutnya, melalui pembahasan isu strategis 2023 ini perlu ada upaya perbaikan dari manajemen rumah sakit. Khususnya pelayanan kepada masyarakat.

“Prosentasenya sebetulnya cukup kalau berbanding dengan penduduk Kota Cirebon, karena kebanjiran pasien daerah lain jadi berkurang,” ujar Benny.

Selain itu, ia menilai perlu meningkatkan pengawasan oleh Dinas Kesehatan terhadap RS non-pemerintah yang ada di Kota Cirebon, baik berupa monitoring maupun evaluasi pelayanan.

Kemudian, ia pun menyebut akan menindaklanjuti berlakunya BPJS hanya tiga hari kerja kepada Dinas Kesehatan dan pihak terkait.

“Tentang BPJS tiga hari kerja, kami akan tindaklanjuti Dinkes dan pihak BPJS, karena kita tidak menginginkan adanya permasalahan tentang batas kepengurusan BPJS tadi,” ujarnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon dr Tresnawaty SpB menyampaikan, harus ada kesamaan persepsi dalam kepengurusan BPJS. Sehingga, pada hari libur pun tetap dapat melayani.

Selain itu, Komisi III menekankan agar pemerintah, baik dari tingkat kota hingga RT atau RW dapat melakukan pembaruan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Soal data kependudukan juga, seperti yang meninggal, mutasi yang tidak dilaporkan, masih masuk dalam DTKS, sehingga menjadi beban, karena preminya masih ada,” tutur Tresnawaty.

Merespons hal di atas, Direktur Utama RSUD Gunung Jati Kota Cirebon dr Katibi MKM menyampaikan pihaknya akan menjalankan rekomendasi Komisi III dalam optimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit.

“Ada beberapa potensi asset RS yang perlu dioptimalkan, kami juga akan berusaha menjalankan rekomendasi DPRD terkait penambahan fasilitas tempat tidur,” katanya.

Turut hadir, anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik SH, dan Cicih Sukaesih. (din )

Mahasiswa IAIN Cirebon Juara 1 Kompetisi Sains Pelajar Nasional Bidang Ilmu Sosiologi

FOKUS CIREBON, FC - Mimin Widaningsih, mahasiswa semester 6 dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Gadis kelahiran kota Bandung 22 April 2003  telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara I dalam Kompetisi Sains Pelajar Nasional pada bidang ilmu Sosiologi. 

Kompetisi bergengsi ini menarik peserta dari seluruh penjuru tanah air, namun Mimin berhasil menonjol dan mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Mimin sendiri, tetapi juga bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kamis, (18/04/2024).

Selain meraih gelar juara I dalam kompetisi tersebut, Mimin juga menjadi salah satu penerima beasiswa magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Yayasan Bakrie Center Foundation. Beasiswa ini merupakan pengakuan atas potensi dan prestasi akademis yang luar biasa dari Mimin. 

Dengan beasiswa magang MBKM ini, Mimin memiliki kesempatan untuk belajar dan berkontribusi dalam lingkungan yang profesional dan dinamis di Yayasan Bakrie Center Foundation sebagai fasilitator pendampingan psikososial yang menjadi ranah pekerjaan sosial (social welfare). 

Selama 6 bulan Mimin langsung berkiprah bersama para profesional dan pengalamannya tersebut dikonversikan ke dalam 20 sks mata kuliah di Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. 

Prestasi dan kesempatan ini merupakan langkah besar bagi Mimin untuk mengembangkan diri lebih jauh dalam bidang pengembangan masyarakat Islam serta memperluas jaringan dan kolaborasi.

Sementara itu, kesibukan Mimin saat ini tidak hanya terfokus pada akademik, tetapi juga melibatkan diri dalam kegiatan pengembangan diri dan kegiatan sosial di masyarakat, seperti mengikuti magang, proyek sosial, dan perlombaan. 

Mimin menegaskan pentingnya mengambil setiap kesempatan yang ada untuk mencoba hal-hal baru dan menyarankan rekan-rekan mahasiswa PMI untuk tidak takut mencoba dan menikmati proses belajar.

“Prestasi dan kesempatan yang diraih oleh Mimin tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa," ucap Dr Siti Fatimah, M.Hum.

Perjuang Mimin adalah contoh nyata dari semangat keunggulan yang diusung oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing dalam kancah nasional maupun internasional.” tegas Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam dengan rasa bangga.

“Kami bangga dan bersyukur atas capaian prestasi Mimin. Ia memiliki visi hidup yang diwujudkan melalui langkah-langkah konkret dengan cara membangun prestasi. Semoga Mimin terus bertumbuh dan sukses selalu. Terima kasih karena telah berdedikasi mengharumkan nama PMI dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” ungkap Turasih.

Semangat juang Mimin adalah contoh bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan menggapai mimpi-mimpi mereka. Keberhasilan Mimin tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (din)

Selasa, 16 April 2024

Bupati Cirebon Gelar Halal Bihalal Bersama Pendamping Desa Se-Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menggelar halalbihalal bersama pendamping desa se-Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/4/2024).

Bupati Imron mengatakan, tujuan halalbihalal yang dilakukan bersama dengan ratusan pendamping desa se-Kabupaten Cirebon ini adalah, yang pertama sebagai ajang silaturahmi, kemudian kedua adalah untuk sharing dengan pendamping desa.

“Kita ingin tahu permasalahan di desa dan potensi desa itu sendiri,” ujar Imron.

Karena, aku Imron, program Kabupaten Cirebon bisa maju ini adalah berawal dari desa. “Kalau desanya maju, maka Kabupaten Cirebonnya juga saya pastikan akan maju,” ungkapnya.

Syaratnya, masih kata Imron, pertama pihaknya harus mengetahui potensi desa dan yang kedua juga mengetahui permasalahan yang ada desa tersebut.

“Nanti kita akan mengurai dan tangani permasalahan desa, kemudian kita menggali potensi-potensi desa tersebut. Maka, sangat diperlukannya kolaborasi dengan pendamping desa itu,” tambahnya. (din)