Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi bersama Mentan dan Mendagri

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Pemprov Jabar, Senin (15/7/2024).

Bertempat di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, rakor yang digelar secara virtual itu membahas tentang kerja-kerja konkret pengendalian inflasi tahun 2024.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyinggung soal ketersediaan pupuk di daerah, agar tak menghambat masa tanam dan panen. Sebab, menurut Amran, ketersediaan beras dalam negeri menjadi salah satu penyumbang inflasi di Indonesia.

Sementara itu, Mendagri RI Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, menyampaikan soal pengendalian inflasi juga berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa.

Namun, lanjut dia, yang paling utama adalah pengendalian inflasi di sektor pangan, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Tito mengaku, mayoritas daerah mampu mengendalikan inflasi pada pekan pertama Juli 2024. Namun, ia tak menampik di beberapa daerah harga beras mulai merangkak naik.

“Nah ini perlu kita sikapi, Bapak Mentan sengaja datang ke sini dan rombongan untuk menyampaikan langkah-langkah beliau. Memang strategi besar kita untuk masalah inflasi utamanya adalah, kita berusaha untuk swasembada dengan meningkatkan produksi dalam negeri,” kata Tito.

Pemerintah bakal menggenjot produksi beras dalam negeri untuk pengendalian inflasi. Opsi untuk membuka keran ekspor juga tengah dipikirkan.

“Lahan sawah yang sudah ada jangan sampai dikonversi ke pengguna lainnya, seperti untuk komersial, permukiman dan lain-lain. Ini akan membuat produksi menurun,” katanya. (din)

Senin, 15 Juli 2024

Dr. Naeila-Psikolog UIN Siber Cirebon: Revolusi Pendidikan dan Kurikulum Merdeka Siap Cetak Generasi Unggul

CIREBON, FC - Dalam upaya mendukung revolusi pendidikan di Indonesia, Dr. Naeila, MPdI, MPsi, dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus Ketua Jurusan Tasawuf Psikoterapi, didaulat sebagai keynote speaker dalam workshop penguatan Kurikulum Merdeka. 

Acara yang diinisiasi oleh Sekolah Peradaban Global Qur’an ini berlangsung di Hotel Grand Tryas, Minggu 14 Juli 2024, dan dihadiri oleh para guru serta kepala sekolah dari berbagai lembaga pendidikan.

Workshop ini juga menghadirkan narasumber Setiyo Ismoyo yang membahas tentang tim penyusunan Kurikulum Merdeka Kemendikbudristek. Diskusi seputar penguatan kurikulum tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan dan strategi baru bagi para pendidik dalam menciptakan generasi unggul.

Dr. Naeila, dalam pemaparannya, menekankan filosofi Kurikulum Merdeka yang bertumpu pada dua faktor utama dalam perkembangan anak: pembawaan dan lingkungan. “Anak lahir dengan bakat baik dan buruk. Perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi, pembawaan dan lingkungan sama-sama berperan penting,” ujar Dr. Naeila.

Ia menekankan pentingnya pendidik dalam menciptakan lingkungan yang tepat dan beragam untuk mendukung perkembangan bakat anak. “Pendidik harus memiliki kompetensi mencari jalan untuk mengetahui pembawaan seseorang dan kemudian mengusahakan lingkungan atau pendidikan yang baik dan sesuai,” tambahnya.

Dr. Naeila, yang juga dikenal dengan penemuan alat psikotes tingkat fokus pada anak, memberikan pandangan bahwa pendidikan optimal tergantung pada kombinasi antara bakat bawaan dan dukungan lingkungan yang sesuai. “Anak dengan bakat baik yang didukung lingkungan pendidikan yang baik akan berkembang menjadi individu yang lebih baik. Sebaliknya, lingkungan yang baik tidak dapat menghasilkan perkembangan optimal tanpa dukungan bakat bawaan anak.”

Melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Dengan demikian, generasi unggul yang memiliki kemampuan adaptif dan kreatif dapat tercipta, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Acara ini juga menjadi ajang penting untuk berbagi pengalaman dan strategi antarpendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. “Pendidikan tidak hanya soal pembawaan dan lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana kita, sebagai pendidik, mampu mengembangkan dan memanfaatkan keduanya untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” tutup Dr. Naeila.

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dr. Naeila atas kepercayaan yang diberikan padanya sebagai keynote speaker. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Dr. Naeila yang telah membawa nama baik UIN SSC di kancah nasional. Ini membuktikan kualitas dan dedikasi beliau dalam dunia pendidikan,” ungkap Dr. Anwar.

Partisipasi aktif dalam workshop semacam ini menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung penguatan sistem pendidikan nasional melalui inovasi dan kolaborasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif, sejalan dengan visi Kurikulum Merdeka. (din)

UIN Siber Cirebon Perluas Jaringan Internasional di Digital Universities Asia Times Higher Education 2024

CIREBON, FC – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) semakin memperkuat posisinya di kancah pendidikan global dengan partisipasinya dalam acara bergengsi Digital Universities Asia yang diselenggarakan oleh Times Higher Education (THE) pada tanggal 1-3 Juli 2024 di Hotel Westin Nusa Dua, Bali.

Representasi UIN SSC dalam acara ini diwakili oleh Refaldo Fanther, MBA dari International Office and Partnership (IOP), dan Heru Mudiyanto, M.Pd dari Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD).

Digital Universities Asia merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Times Higher Education, lembaga kredibel yang mempublikasikan peringkat universitas dunia. 

Tahun ini, acara tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Indonesia sebagai tuan rumah, mengusung tema “Inclusive Education for the Digital Edge”. 

Acara ini menarik perhatian luas dengan dihadiri oleh 80 pembicara dan 400 peserta dari 25 negara, yang terdiri dari para pemimpin pendidikan tinggi, pelaku industri, dan pembuat kebijakan di tingkat nasional maupun global.

Partisipasi UIN SSC dalam acara ini bertujuan untuk memperluas jaringan global sebagai langkah nyata dalam proses internasionalisasi lembaga. 

Diskusi-diskusi mendalam dalam acara ini memfokuskan pada bagaimana sektor pendidikan tinggi di Asia dapat memanfaatkan kekuatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi inovatif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan memberdayakan.

Selama acara, tim UIN SSC mengikuti berbagai sesi yang membahas topik-topik penting, seperti penilaian fleksibel dengan integritas, penciptaan jaringan global, pendidikan tinggi di era AI, literasi digital, pembelajaran autentik di era ChatGPT, keamanan siber kampus, dan banyak lagi. 

Selain itu, acara ini juga mencakup studi kasus dan lokakarya interaktif yang mendiskusikan cara-cara institusi di Asia dapat mentransformasi dan memberdayakan staf, dosen, dan mahasiswa dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk beradaptasi dan berkembang dalam masyarakat yang didominasi oleh teknologi.

Sesi networking yang intensif selama acara berlangsung memberikan kesempatan bagi peserta dan pembicara untuk saling mengenal, bertukar ide, dan membangun jaringan internasional yang solid untuk kolaborasi di masa mendatang.

Dengan partisipasi aktif dalam Digital Universities Asia, diharapkan UIN SSC semakin dikenal di tingkat internasional dan mampu menjalin berbagai kolaborasi serta kerja sama internasional dengan institusi dan universitas terkemuka di Asia dan dunia. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya UIN SSC untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan memberdayakan. (din)

Minggu, 14 Juli 2024

Kontingen Kabupaten Cirebon Tembus 5 Besar di Porsenitas XI 2024

KABUPATEN CIREBON — Kontingen Kabupaten Cirebon berhasil tembus lima besar pada gelaran Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XI Kunci Bersama Tahun 2024.

Porsenitas tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Cilacap, yang diikuti 11 daerah, diantaranya Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Banyumas.

Pada kesempatan Porsenitas kali ini, kontingen Kabupaten Cirebon berhasil menyabet delapan medali dan berada di posisi keempat. Capaian ini dinilai lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya, yang bertengger di posisi keenam.

Pada klasemen akhir Porsenitas tahun ini, Kabupaten Cirebon hanya kalah raihan emas dengan Kabupaten Ciamis, yang menduduki peringkat tiga, Majalengka peringkat dua, dan Cilacap sebagai tuan rumah yang menjadi juara umum.

Berikut rincian perolehan medali yang diraih kontingen Kabupaten Cirebon menurut data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon: satu emas dari cabang olahraga (cabor) tenis meja beregu putri, dan tenis lapang beregu putra prestasi; satu perak dari cabor catur nomor beregu prestasi.

Dan, untuk lima perunggu, tiga di antaranya berasal dari cabor tenis meja nomor beregu single putra, beregu ganda putra, dan tunggal eselon. Dua perunggu lainnya disumbang dari cabor catur nomor cepat perorangan, dan cabor bulutangkis nomor beregu putra.

Sementara itu, pada Porsenitas X 2023, kontingen Kabupaten Cirebon meraih 12 medali hingga klasemen akhir. Dari 12 medali itu, tiga di antaranya medali emas, lima perak, dan empat perunggu.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin mengapresiasi capaian Porsenitas XI 2024. Ikin berterima kasih atas kerja keras atlet dari kontingen Kabupaten Cirebon.

“Ada beberapa cabor yang tidak kita kirimkan atletnya. Kita hanya mengirim atlet-atlet dari cabor unggulan,” ucap Ikin. (din)

Ribuan Mahasiswa UIN Siber Cirebon Gemakan Talbiyah Saat Manasik Haji dan Umroh

 

Praktek Manasik Haji


CIREBON, FC – Ribuan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon gemakan kalimat Talbiyah di kampus mereka pada Minggu, 14 Juli 2024. Kalimat Talbiyah ini menggaung mengiringi semangat mereka dalam mengikuti rangkaian praktek Ibadah Manasik Haji dan Umroh yang digelar oleh Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Direktur Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muhsin Riyadi, M.Ag., menjelaskan bahwa jumlah peserta kegiatan Manasik Haji tahun ini mencapai 2.942 mahasiswa semester 5 dari berbagai program studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Mereka didampingi oleh pembimbing dan pendamping, termasuk dosen serta pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Cirebon dan sekitarnya.
Dr. Muhsin Riyadi menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran dan spiritual mahasiswa. 

“Ketika melaksanakan ibadah haji, semua rangkaian kegiatan harus dilakukan dengan penuh kesungguhan. Seluruh rangkaian ibadah haji yang terdiri dari rukun haji dan wajib haji dilakukan sejak tiba di tanah suci pada tanggal 8 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah,” ujarnya.

Rangkaian ibadah haji yang diajarkan kepada mahasiswa dalam kegiatan ini meliputi:

1. Melakukan Ihram dari Miqat: Dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah, mahasiswa diingatkan tentang pentingnya persiapan ihram, termasuk kebersihan diri dan pakaian ihram.

2. Wukuf di Arafah: Pelaksanaan wukuf di Arafah yang merupakan inti dari ibadah haji, di mana jemaah menghadap kiblat dan memperbanyak doa serta dzikir.

3. Mabit di Muzdalifah: Bermalam di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah, di mana jemaah melaksanakan shalat dan mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah.

4. Melempar Jumrah Aqabah: Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah melempar tujuh kerikil ke tugu aqabah sebagai simbol mengusir setan.

5. Tahallul: Proses mencukur rambut sebagai simbol pembebasan dari larangan ihram.

6. Tawaf Ifadah: Mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran sebagai bagian dari rukun haji.

7. Sai: Berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

8. Bermalam di Mina: Menghabiskan malam di Mina pada hari-hari Tasyrik untuk melaksanakan ibadah tambahan.

9. Tawaf Wada: Tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Mekah.

Dr. Muhsin Riyadi juga menyampaikan urgensi kegiatan praktik manasik haji dan umroh untuk mahasiswa.

"Menanamkan kesadaran kepada semua umat Islam dan khususnya mahasiswa agar memiliki semangat untuk bisa beribadah haji sangatlah penting," ujarnya. 

Muhsin menegaskan bahwa salah satu keuntungan atau kelebihan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah membekali mahasiswanya dengan kegiatan manasik haji dan umroh.

Acara ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami dan merasakan langsung prosesi ibadah haji dan umroh, meskipun dalam suasana simulasi. 


Dr. Muhsin Riyadi berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran spiritual mahasiswa serta mempersiapkan mereka dengan baik jika kelak berkesempatan melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya. (din)

Sabtu, 13 Juli 2024

Suara Adzan dan Khotbah Wukuf Getarkan Kampus UN Siber Cirebon

CIREBON, FC– Lantunan Suara adzan yang dan khotbah wukuf dikumandangkan di tengah ribuan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuat suasana khidmat ini terasa menggetarkan kampus Siber ini . 

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik Manasik Haji dan Umroh yang diselenggarakan oleh Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Direktur Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muhsin Riyadi, M.Ag., mengajak seluruh peserta untuk membayangkan bahwa mereka benar-benar sedang melaksanakan ibadah haji. Dalam rangkaian kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk menjalani semua tahapan ibadah haji mulai dari melakukan Ihram dari Miqat, Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, Melempar Jumrah Aqabah, Tahallul, Tawaf Ifadah, Melakukan Sai, Bermalam di Mina, kembali ke Mekah, hingga pelaksanaan Tawaf Wada.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman spiritual yang mendalam bagi mahasiswa. Dengan membayangkan diri berada di tanah suci, diharapkan mereka dapat merasakan kekhusyukan dan keagungan ibadah haji,” ungkap Dr. Muhsin.

Suasana semakin khidmat ketika Drs. H. Mahfud Said, M.Ag., didaulat untuk memberikan khutbah wukuf. Sebelum khutbah dimulai, Fa’iz Alfaris, S. Ag., seorang tutor manasik haji dan umroh, mengumandangkan adzan dengan suara yang merdu, menggetarkan hati para peserta.

Dalam khutbahnya, H. Mahfud Said menjelaskan pentingnya wukuf di Arafah sebagai salah satu rukun haji yang paling utama. “Setelah berihram, jemaah haji berangkat menuju Jabal Arafah dengan membaca talbiah. Bagi jemaah haji dianjurkan membaca talbiah dengan suara keras, sedangkan jemaah perempuan cukup melafalkan dengan suara lirih,” jelasnya.

Beliau juga menekankan bahwa pada saat wukuf di Arafah, jemaah harus menghadap kiblat dan mendengarkan khutbah wukuf. Selain itu, jemaah dianjurkan untuk menjamak qasar takdim shalat Dzuhur dan Asar, memperbanyak doa, dan membaca Al-Qur'an. “Wukuf di Arafah dilaksanakan tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah yang dimulai saat matahari terbit hingga terbenam. Setelah itu, jemaah haji akan segera menuju ke Muzdalifah untuk bermalam,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga menanamkan semangat untuk bisa melaksanakan ibadah haji di masa depan. Dr. Muhsin Riyadi menegaskan bahwa salah satu keuntungan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah adanya pembekalan manasik haji dan umroh, yang sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Dengan rangkaian kegiatan yang begitu mendetail dan mendalam, praktik Manasik Haji dan Umroh ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk terus mendalami ajaran agama dan bersemangat dalam menjalankan ibadah, serta menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka kelak. (din)

Kamis, 11 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Sampaikan Rancangan KUA-PPAS TA 2025

KABUPATEN CIREBON — DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna tentang Hantaran Bupati terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2025, di Ruang Abhimata Paripurna, Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan nota pengantar ringkasan dokumen rancangan KUA-PPAS TA 2025.

Dalam penyampaiannya, Wahyu menjelaskan, rancangan KUA-PPAS TA 2025 mempertimbangkan isu strategis pembangunan daerah. Maka, fokus pembangunan Kabupaten Cirebon adalah peningkatan perekonomian daerah dan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Wahyu mengatakan, pembangunan ekonomi diarahkan pada percepatan ekonomi yang berkualitas, di antaranya pertumbuhan yang menciptakan pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, membuka kesempatan kerja yang luas, serta menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan.

Hal ini didasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Cirebon Nomor 72 tahun 2024 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2025.

Dalam penyampaian nota pengantarnya, ia juga menyinggung soal dinamika ekonomi global, baik di Asia maupun ASEAN. Wahyu juga menjelaskan soal tren positif pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi yang positif itu mendorong perbaikan lapangan kerja secara nasional.

“Sejalan dan mempertimbangkan hal-hal tersebut (pertumbuhan ekonomi), maka prioritas pembangunan daerah Kabupaten Cirebon tahun 2025 diarahkan pada pelaksanaan tujuh prioritas pembangunan,” ucap Wahyu.

Ketujuh prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon pada 2025, di antaranya pendidikan merata dan berkualitas berbasis Iptek, pelayanan kesehatan sesuai standar dan terjangkau, perekonomian inklusif dan berdaya saing, serta ketahanan pangan, kualitas dan taraf hidup masyarakat, serta sistem perlindungan sosial, keamanan dan ketahanan daerah, infrastruktur memperhatikan kualitas lingkungan hidup, dan reformasi birokrasi serta inovasi pelayanan.

“Penyusunan rancangan PPAS tahun 2025 ini, secara umum disusun secara rasional dengan memperhatikan kondisi keuangan daerah, dan skala prioritas pembangunan daerah. Dalam hal ini, belanja daerah tidak akan melampaui kemampuan pendapatan dan pembiayaan daerah,” jelasnya.

“Prinsip dalam pengelolaan keuangan, maka pendapatan daerah diproyeksikan pada besaran pendapatan yang optimis tercapai. Sedangkan pada sisi belanja, merupakan batas tertinggi yang dapat dibelanjakan,” imbuhnya.

Ia juga menerangkan soal kerangka pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) 2025. Dalam kerangka APBD itu, disebutkan pula soal pendapatan asli daerah (PAD), target pajak daerah, retribusi hingga pengelolaan hasil kekayaan daerah.

Wahyu juga menjelaskan soal proyeksi pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan transfer. Dan, proyeksi tentang target belanja daerah juga disampaikan dalam nota pengantar rancangan KUA-PPAS TA 2025.

“Dokumen rancangan yang telah disampaikan dan akan dibahas untuk disepakati bersama menjadi KUA-PPAS definitif sebagai dasar penyusunan RKA-SKPD tahun anggaran 2025,” tukasnya. (din)