Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Juli 2024

TPA Regional Di Desa Walahar Dilirik Investor Asing

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menyebutkan bahwa ada salah satu investor asing telah menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Senin (22/7/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyebut, investor tersebut menawarkan untuk mengelola sampah di lahan seluas 8 hektar dengan kapasitas hingga 2.000 ton per hari dan dapat mengatasi masalah sampah di Kabupaten Cirebon, yang notabene mencapai 1.200 ton per hari.

Selain kapasitas yang besar, sistem pengelolaan yang diusulkan juga ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu.

Saat ini, Pemkab Cirebon dan investor tengah dalam tahap penjajakan untuk mencapai kesepakatan.

Lahan seluas 35 hektar telah disiapkan oleh Perhutani, namun hanya 8-10 hektar yang diperlukan untuk pengelolaan sampah 2.000 ton per hari.

Proyek TPA regional ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan mekanisme yang mengikuti arahan Pemprov.

“Kami sangat membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang baik di Cirebon Raya,” ujar Wahyu.

Pemkab Cirebon berharap proses lelang investasi ini, tidak membebani pemerintah daerah dengan tipping fee yang besar. Komunikasi intensif dengan masyarakat sekitar juga telah dilakukan.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon,” tutupnya. (din)

Sabtu, 20 Juli 2024

Upaya Peningkatan Penanganan Stunting, Pemkab Cirebon Terima Penghargaan Bapak Dan Ibu Asuh Anak Stunting Di Harganas Ke-31

KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon mendapatkan kehormatan besar dengan menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024.

Pada acara Malam Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra yang digelar di Hotel Aston Cirebon, Sabtu (20/7/2024), Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima gelar sebagai “Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting” dari BKKBN Jawa Barat.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyatakan, pihaknya sedang berupaya mengoordinasikan langkah-langkah penanganan stunting bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan internal pemerintahan.

Tujuannya adalah agar semua pihak, dapat berperan sebagai bapak dan ibu asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting.

“Dengan berbagai langkah ini, kami berharap, kasus stunting di Kabupaten Cirebon dapat semakin berkurang dan mencegah munculnya kasus stunting baru,” ujar Wahyu.

Kabupaten Cirebon, kata dia, juga telah dipilih sebagai lokasi perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Wahyu menjelaskan, bahwa menjadi tuan rumah Harganas tidak hanya berdampak pada penanganan stunting, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon.

“Menjadi tuan rumah membawa banyak hal positif bagi Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Ia berkomitmen untuk mengoptimalkan berbagai langkah penanganan stunting, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama untuk mencapai kemajuan bangsa.

“Bapak Presiden RI selalu menyampaikan, bahwa keluarga adalah pondasi utama untuk mencapai kemajuan bangsa,” kata Hasto.

BKKBN juga tengah mengembangkan Indeks Pembangunan Keluarga, yang mengukur tiga dimensi, yakni ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan.

Secara nasional, hasil pengukuran tersebut menunjukkan, kalau indeks ketentraman berada di skor hampir 60, indeks kemandirian di skor 52,49, dan indeks kebahagiaan disebut tertinggi.

Untuk Provinsi Jawa Barat, indeks kebahagiaan berada di angka 70,85, sementara indeks kemandirian di angka 51, dan indeks ketentraman di angka 58. (din)

Jumat, 19 Juli 2024

Workshop Batik Jumputan, Inovasi Hasil Kolaborasi UIN Siber Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga

CIREBON, FC - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dimulai pada hari Selasa, 10 Juli 2024. 

Acara pembukaan berlangsung meriah di Desa Giriasih, Girijati, dan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. KKN ini melibatkan mahasiswa dari kedua universitas dengan tujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Lailatus Saidah dan Rendi Perdana dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berperan sebagai penanggung jawab Program Kerja Workshop Batik Jumputan dalam kegiatan KKN Kolaborasi Kelompok 90 di wilayah Dusun Jorong, Kelurahan Girijati. Lailatus Saidah, yang akrab disapa Ela, menjelaskan urgensi dari program kerja ini.

"Salah satu program kerja dari KKN Kelompok 90 di Dusun Jorong adalah Workshop Batik Jumputan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Juli 2024, pukul 14.30 bersama ibu-ibu PKK yang ada di Dusun Jorong, Kelurahan Girijati," ungkap Ela.

Ketua Kelompok 90 KKN Kolaborasi, Iqra Huud Zackyjatsono dari UIN Sunan Kalijaga, juga menuturkan pentingnya program ini dalam memberdayakan masyarakat. "Kami berharap melalui Workshop Batik Jumputan ini, ibu-ibu PKK dapat mengembangkan keterampilan dalam berwirausaha" jelas Iqra.

Rahayu Lestary, S.Pd., Ketua Ibu PKK Dusun Jorong, yang juga merupakan istri dari Kepala Dukuh Dusun Jorong, sangat antusias dengan program ini. 

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 90 yang telah menginisiasi kegiatan Workshop Batik Jumputan. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru," ujar Rahayu.

Kepala Dukuh Dusun Jorong, Sardiyono, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. 

"Saya sangat mengapresiasi upaya mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 90 yang telah memilih Dusun Jorong sebagai lokasi kegiatan. Workshop Batik Jumputan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kami," tutur Sardiyono.

KKN Kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini merupakan langkah nyata dalam menjalin sinergi antara dunia akademis dan masyarakat. 

Melalui program-program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi perkembangan desa.

Workshop Batik Jumputan pada 21 Juli 2024 mendatang diharapkan menjadi salah satu kegiatan yang mampu meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha pada masyarakat Dusun Jorong, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat. (din)

Seminar Kesetaraan Gender di Era Digital Sukses Digelar di SMKN 1 Gebang


GEBANG, FC – Seminar bertajuk "Memperkuat Pemahaman Kesetaraan Gender di Era Digital" sukses diselenggarakan di SMKN 1 Gebang pada Jumat,19 Juli 2024. 

Acara ini merupakan kolaborasi antara Karang Taruna Gebang Ilir, SMKN 1 Gebang, dan KKN Reguler Kelompok 56 UIN Syekh Nurjati Cirebon. Seminar ini menghadirkan Imelda Triadhari sebagai pemateri utama dan Jihan Meilinda Alfiani sebagai moderator.

Dalam paparannya, Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, menekankan pentingnya memperjuangkan kesetaraan gender di era digital. 

"Kesetaraan gender di lingkungan sekolah adalah fondasi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi semua siswa, tanpa memandang jenis kelamin. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan dan diskriminasi gender," ujar Imelda.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA UIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan penjelasan mendalam tentang kesetaraan gender dan berbagai bentuk kekerasan serta pelecehan seksual yang sering terjadi di lingkungan sekolah. 

Ia juga menyoroti kekerasan dalam pacaran (toxic relationship) yang menjadi perhatian penting dalam pendidikan remaja.

Ia menjelaskan bahwa pelecehan seksual di sekolah bisa berupa tindakan fisik, verbal, atau non-verbal yang tidak diinginkan dan berdampak negatif pada korban. Contohnya termasuk komentar yang merendahkan, sentuhan tidak senonoh, dan penyebaran rumor yang bersifat seksual.

"Kita harus peka dan berani melaporkan setiap tindakan pelecehan seksual. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut akan kekerasan atau pelecehan," tegas Imelda.

Selain itu, Imelda juga menyoroti kekerasan dalam pacaran atau yang sering disebut sebagai toxic relationship. Ia menjelaskan bahwa toxic relationship adalah hubungan yang tidak sehat dan penuh dengan kekerasan emosional, fisik, atau psikologis.

Hal ini sering kali terjadi di kalangan remaja dan bisa berdampak buruk pada perkembangan mental dan emosional mereka.

"Remaja perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tanda-tanda toxic relationship, seperti manipulasi, kontrol berlebihan, cemburu yang tidak sehat, dan kekerasan fisik atau verbal. Mereka harus diajarkan untuk mengenali dan mengambil langkah tegas untuk keluar dari hubungan yang merugikan ini," jelas Imelda.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan teman-teman dalam mendukung korban kekerasan dalam pacaran. "Dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting bagi korban untuk merasa aman dan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan menghargai."

Seminar ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMKN 1 Gebang dan Karang Taruna Gebang Ilir. Mereka berharap kegiatan ini dapat mengedukasi banyak siswa mengenai pentingnya kesetaraan gender.

"Semoga dengan adanya seminar ini, para siswa dapat lebih memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital yang penuh dengan tantangan baru," kata Kepala Sekolah SMKN 1 Gebang.

Imelda mengakhiri dengan mengajak semua peserta seminar untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender dan melawan segala bentuk kekerasan dan pelecehan. 

"Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraan gender dan keberanian untuk melawan kekerasan, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi semua," tutupnya.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis tetapi juga mengajak peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kesetaraan gender. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta, diharapkan seminar ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan setara di SMKN 1 Gebang dan masyarakat sekitar. (Ara)

Dosen FUA UIN Siber Cirebon Ikuti Program Sertifikat Internasional Tentang 5D Thinking Model dalam Pendidikan

TURKI – Dua dosen dari Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Andri Azis Putra dan Muhammad Ikhsan Ghofur, M.A., berpartisipasi dalam “Online Certificate Program Summer 2024: on 5D Thinking Model” yang diselenggarakan oleh Institute of Integrated Knowledge di Hartford USA, bekerja sama dengan Uskudar University (Turki). 

Program pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari 15 hingga 18 Juli 2024, dan ditujukan untuk meningkatkan pembelajaran berbasis agama, kemampuan berpikir kritis, serta berorientasi pada praktik dan moralitas. Kamis, (18/07/2024).

Pelatihan ini menghadirkan para ahli yang kompeten dalam bidang pengembangan cara berpikir holistik dan komprehensif di dunia pendidikan. Di antara para ahli tersebut adalah Dr. Necati Aydin, seorang profesor ekonomi yang mengeksplorasi kesejahteraan dari perspektif multidisiplin; Ms. Uzma Ahmed, Direktur Pendidikan dan Pelatihan di Institute of Integrated Knowledge, yang merancang program 5D untuk anak-anak; Dr. Saba Irshad Ansari, seorang sarjana terkemuka dengan gelar PhD dalam Studi Islam dari Aligarh Muslim University, India; dan Ms. Nadine Kamal.

Secara umum, pelatihan ini menjelaskan tentang lima dimensi berpikir sebagai alternatif pendekatan dalam dunia pendidikan, yaitu: Analytic Thinking, Analogical Thinking, Critical Thinking, Meditative Thinking, dan Moral Thinking. 

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah menghadirkan unsur ketuhanan dalam setiap aspek pendidikan, terutama dalam membentuk narasi yang disampaikan kepada peserta didik. 

Saat ini, narasi dalam dunia pendidikan cenderung memberikan kesan independen kepada ciptaan dalam berkreasi, padahal sebenarnya Tuhan adalah sebab utama dari proses tersebut.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag.,memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya dua dosen ini. Menurut Dr. Anwar, mencari alternatif dalam pengembangan dunia pendidikan merupakan suatu keharusan untuk memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat. “Integrasi antara ilmu umum dan aspek religiusitas adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.

Selain itu, Dr. Anwar juga mengapresiasi kemudahan yang ditawarkan oleh jaringan siber atau internet, yang memungkinkan para akademisi untuk bertukar pikiran dan berbagi wawasan demi kemajuan kemanusiaan di masa depan.

Partisipasi dalam program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi dosen dalam metode pengajaran yang inovatif tetapi juga memperkuat jaringan internasional UIN Syekh Nurjati Cirebon. Ini adalah langkah positif dalam upaya mengoptimalkan pendidikan berbasis agama, memperkaya kemampuan berpikir kritis, dan membentuk generasi yang lebih bermoral. (din)


Dengan mengikuti program sertifikat internasional ini, Dr. Andri Azis Putra dan Muhammad Ikhsan Ghofur, M.A., menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih holistik dan berorientasi pada nilai-nilai moral dan religiusitas. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kurikulum dan metode pengajaran di Fakultas Ushuluddin dan Adab, serta memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai institusi pendidikan yang unggul di tingkat internasional.

Prodi PGMI UIN Siber Cirebon Raih 5 Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang PD-PGMI Indonesia Award 2024

BANDAR LAMPUNG - Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih lima penghargaan pada ajang PD-PGMI Indonesia Award 2024. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Kerja Nasional ke-10 Perkumpulan Dosen PGMI se-Indonesia yang diselenggarakan di UIN Raden Intan Lampung. Jum’at, (19/07/2024).

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd., Ketua Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyatakan bahwa Prodi PGMI berhasil meraih lima penghargaan bergengsi, yang terdiri dari:

1. Prodi Teladan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan berdasarkan prestasi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

2. Prodi Teladan Penelitian Peringkat 3 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan dana hibah penelitian yang diterima dari pendanaan luar negeri maupun dalam negeri.

3. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI yang dikelola oleh Prodi PGMI, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, meraih Jurnal Teladan Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena jurnal tersebut telah terakreditasi SINTA 2 dan memiliki impact factor tertinggi di antara jurnal lainnya.

4. Jurnal Paling Banyak Disitasi oleh Jurnal Internasional Bereputasi Terindeks Scopus Peringkat 2 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

5. Jurnal Sitasi Tertinggi Versi Google Scholar Peringkat 1 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

Selain itu, Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I, dosen PGMI yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 1 FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menerima penghargaan sebagai Dosen Teladan Penelitian Peringkat 3 Tingkat Nasional di lingkungan Prodi PGMI se-Indonesia.

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika Prodi PGMI serta dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan rektorat. 

Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, kami mendorong semua dosen di lingkungan Prodi PGMI untuk terus produktif menghasilkan karya ilmiah, baik dalam bentuk buku ajar, artikel jurnal nasional dan internasional terindeks Scopus, maupun karya ilmiah lainnya. 

Di bidang penelitian, kami mendorong kolaborasi dosen untuk melakukan penelitian di tingkat lokal maupun nasional. Di bidang pengabdian kepada masyarakat, kami terus mendorong dosen untuk berkontribusi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional," jelasnya.

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. berharap Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat terus meraih prestasi dan menjadi lebih unggul di tingkat nasional maupun internasional. "Dengan penguatan ini, kami berharap Prodi PGMI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin maju dan unggul," tutupnya. (din)

Fakultas Syariah Cirebon Lakukan Benchmarking ke Dirjen Mahkamah Agung


JAKARTA - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan kunjungan ke Dirjen Mahkamah Agung dalam kegiatan benchmarking bertajuk “Mengenal Peradilan Elektronik di Pengadilan Agama”. 

Kunjungan ini disambut hangat oleh Dr. Arif Hidayat, SH., MM., Plt. Direktur Pembinaan Administrasi PA Badan Peradilan Agama, beserta sejumlah Hakim Yudisial.Kamis, (18/07/2024).

Dr. Arif Hidayat dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan Fakultas Syariah UIN Siber.Syekh Nurjati Cirebon “Kami siap mengenalkan sistem peradilan elektronik di pengadilan agama di kesekretariatan Mahkamah Agung ini,” tuturnya. 

Turut mendampingi dalam penyambutan ini adalah Tarno, Kasubdit Bimbingan dan Monitoring Pengadilan Agama; Lala, Kasubdit Data; Rendra dan Yudi, Hakim Yudisial; Rina, Kasubdit Pengembangan; Arif Gunawan, Kabag Ortala; Ica, Kasubdit Tata Kelola; dan Maimun. 

Edy Setyawan, Lc., MA., Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat. 

“Selama kami bekerjasama lewat posbakum, lembaga kami merasa sangat puas karena kami terlayani dengan baik. Jika diizinkan, kami ingin kembali bekerjasama dengan pengadilan agama agar mahasiswa kami bisa menambah wawasan,” ujarnya.

Urgensi Kunjungan: Edy Setyawan menyampaikan pentingnya kunjungan ini, mengingat tingginya volume perkara yang ditangani Badilag, termasuk 33 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) dan 446 satuan kerja (satker). 

Dengan jumlah aparatur pengadilan agama di Indonesia mencapai 12.323 orang dan rerata perkara yang diterima per tahun sebanyak 630.000, sebagian besar adalah perkara cerai yang mayoritas diajukan oleh perempuan.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang kekurangan hakim di pengadilan agama dan pentingnya mendorong lulusan untuk masuk ke sektor ini. Salah satu cara efektif adalah dengan jemput bola, membuka kesempatan bagi lulusan dan mengadakan acara bimbingan belajar,” jelas Edy Setyawan.

Prestasi dan Inovasi: Edy Setyawan juga menyoroti prestasi Ditjen Badilag seperti penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dan penghargaan dari MenPAN-RB sebagai tokoh perubahan di lingkungan peradilan. 

Selain itu, Ditjen Badilag mencatat rekor MURI untuk pemasangan CCTV terbanyak di satker dan mendapat bintang 5 dalam majalah IT terbesar se-Indonesia.

Peradilan Elektronik: Peradilan elektronik pertama kali dikenalkan pada 2018 melalui kunjungan ke Arab Saudi, dimulai dengan pendaftaran via email, pembayaran elektronik, dan pemanggilan elektronik. Namun, pada awalnya, sistem ini hanya berlaku untuk pengacara. 

Pada Agustus 2019, fitur ini diperluas mencakup persidangan secara elektronik. Evaluasi pada tahun 2022 menunjukkan bahwa sistem ini sudah terakomodir melalui surat tercatat jasa pos untuk tergugat dan pemohon, yang tetap berjalan.

“Jika Anda bekerja sendiri, hasilnya akan biasa saja. Namun, bersinergi dengan kekuatan lain pasti menghasilkan hasil yang luar biasa,” pungkas Dr. Arif Hidayat.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pengadilan Agama, serta meningkatkan wawasan mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan sistem peradilan elektronik yang semakin maju. (din)