Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 31 Juli 2024

Staf Ahli Kepresidenan RI Hadiri Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 UIN Siber Cirebon

Prosesi wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 Hari Kedua yang dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI.



CIREBON, FC – Di hari kedua, kegiatan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke 29 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diikuti sebanyak 700 wisudawan dan dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI, Drs Joko Purwanto MPd MM.


Wisuda dua hari, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2024 ini bertempat di Ballroom Apita Hotel jalan Tuparev Kabupaten Cirebon dan dibuka secara resmi melalui sidang senat terbuka UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada hari kedua wisuda Sarjana, Magister dan Doktor terbagi sebanyak, Prodi FEBI 322 orang, Prodi FASYA 135 orang, Prodi FDKI 116 orang, Magister 124 orang dan Doktor 3 orang. Jumlah keseluruhan di hari kedua, wisuda Sarjana, Magister dan Doktor berjumlah 700 orang.

Dalam Pidatonya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang sudah menempuh perkuliahan hingga akhirnya hari ini sukses mencapai gelar kesarjanaan.

Menurut Prof Aan, transformasi kelembagaan dari Institut ke universitas Siber ini, terdapat 4 hal perbedaan, pertama layanan digital, bahwa dengan perubahan menjadi UIN Siber ini semua layanan bersifat digital dan itu sudah kita lakukan, satu contoh di bidang akademik, mulai penerimaan atau  pendaftaran mahasiswa sampai dengan kelulusan semuanya dilakukan dengan layanan digital, kemudian di perkuliahan kita kenal dengan PJJ dan layanan digital bidang-bidang lainnya.

Dijelaskan, transformasi digital ini, kata Prof Aan, ditandai pertama infrastruktur, di mana kita sudah memiliki gedung Siber, serta berjalannya layanan digital lainnya. Transformasi digital kelembagaan ini, ucapnya, difokuskan pada dua (2) hal ini. 

Pertama, terwujudnya tata kelola digital pada perguruan tinggi yang bisa melayani dengan lincah, kolaboratif, dan akuntabel pada bidang administrasi, umum, akademik, dan kemahasiswaan. Transformasi digital pada bagian ini menekankan perubahan struktur kelembagaan dengan digitalisasi sebagai kata kunci untuk percepatan layanan yang lincah dan pencapaian dampak dari program yang diprioritaskan, misalnya pencapaian akreditasi unggul pada program studi dan institusi. Digitalisasi seluruh dokumen yang dibutuhkan pada sembilan kriteria akreditasi tiap saat dapat diakses untuk memenuhi kebutuhan evidence dalam visitasi akreditasi.

Kedua, kebutuhan layanan yang cepat dapat menghasilkan out-put, out-come, bahkan dampak dari program yang dilaksanakan dan juga terwujudnya efisiensi anggaran. Capaian program dan kebermanfaatannya akan diproyeksikan untuk pencapaian visi kampus, bahkan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Misalnya, digitalisasi layanan akan mengurangi jumlah pemakaian dan penggunaan kertas (paperless) yang menyebabkan penggunaan anggaran lebih efisien.

Prof Aan menjelaskan, bahwa wisuda hari ini masih menggunakan IAIN tapi status kelembagaan kita sudah berstatus UIN yang didasarkan kepada Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024.

Namun demikian pada pelaksanaan wisuda hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri, di mana para wisudawan dihadiri oleh kedua orang tua dan masuk mendampingi ke dalam ruangan untuk menyaksikan prosesi wisuda putra-putrinya.

Menurut Prof Aan, wisuda hari ini juga merupakan wisuda terakhir IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan pada Oktober 2024 mendatang menjadi wisuda pertama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Di akhir pidatonya, alumni ini adalah orang-orangnya yang hebat dan sukses yang dibuktikan dengan selesainya kalian yang sekarang sudah menjadi sarjana.


Sementara itu, Staf Ahli Kepresidenan, Drs Joko Purwanto MPd MM dalam paparnya sebagai keynote speakernya memberikan ucapan selamat dan menginginkan kemajuan lebih dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Selasa, 30 Juli 2024

Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber Cirebon, Prof DR H Aan Jaelani M.Ag Paparkan 'World Class University dari Kampus Cirebon Untuk Dunia

Prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka wisuda program sarjana dan magister ke- 29, bertempat di salah satu hotel di Cirebon, Selasa, 30 Juli 2024.

Acara yang penuh khidmat ini dibuka oleh Ketua Senat Prof Dr. h Farihin, M.Pd. dan dihadiri oleh seluruh anggota senat.

Dalam wisuda ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mewisuda 572 mahasiswa dari Prodi FITK dan Prodi FUA 130 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia”.

Menurutnya, era globalisasi dan revolusi industri 4.0 ini, perguruan tinggi di seluruh dunia menghadapi tantangan besar untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Di tengah dinamika perubahan yang cepat ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi untuk menjadi universitas berkelas dunia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Menjadi universitas berkelas dunia bukanlah sekadar ambisi, tetapi sebuah keharusan. Hal ini berarti kita harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan dunia," ujar Prof Aan.

Prof Aan menegaskan, hari ini adalah bukti dari kerja keras dan dedikasi kalian selama menempuh pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Namun, ingatlah bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru. 

Di era digital ini, kalian dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sebagai universitas yang mengedepankan konsep siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar. 

Kita telah memanfaatkan platform digital untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, penelitian kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas. Langkah ini adalah bagian dari upaya kita untuk 
menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Untuk mewujudkan visi menjadi "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia" kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan terus menjalin kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka, industri, dan organisasi global. Kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman internasional, serta memperkaya wawasan dan keterampilan mereka.

Sebagai perguruan tinggi siber, kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan literasi digital dan etika digital di kalangan mahasiswa. Teknologi adalah alat yang sangat kuat, namun penggunaannya harus selalu didasari oleh nilai-nilai moral dan etika yang kuat. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah kita.

"UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon didirikan dengan satu tujuan mulia: memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas kepada semua lapisan masyarakat," terangnya.

Dalam dunia yang semakin digital ini, jelas Prof Aan, pendidikan tidak boleh lagi menjadi hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Melalui pendekatan siber, kita membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang memiliki semangat untuk belajar dan berkembang.

"Kampus siber adalah solusi inovatif untuk mengatasi berbagai kendala dalam memperoleh pendidikan tinggi, seperti keterbatasan geografis, biaya yang tinggi, dan waktu yang terbatas. Demikian juga dengan teknologi digital, kita mampu menghadirkan ruang kelas ke dalam rumah, di mana pun kita berada. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dengan fleksibilitas yang lebih besar, menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menjadi pusat keunggulan akademik yang diakui 
secara global. Kita percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat memberikan pendidikan yang setara, jika tidak lebih baik, dengan pendidikan konvensional.

"Kita memiliki fasilitas pembelajaran 
digital yang canggih, kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, dan tenaga pengajar yang kompeten dan berdedikasi. Namun, visi ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, kita terus menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan, industri, dan organisasi baik di dalam maupun luar negeri," ucapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, membuka peluang penelitian dan pengembangan, serta meningkatkan daya saing lulusan kita di pasar kerja global.

Prof Aan mengingatkan bahwa kalian adalah harapan masa depan. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa kebaikan bagi masyarakat. Gunakanlah ilmu yang telah kalian peroleh untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan menghadapi tantangan global. Ingatlah selalu bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita memberikan manfaat bagi orang lain.

Wisuda adalah bukti dari komitmen dan ketekunan kalian. Di balik toga dan ijazah yang kalian terima hari ini, terdapat cerita tentang usaha tanpa kenal lelah, malam-malam panjang yang dihabiskan untuk belajar, dan tantangan yang telah kalian hadapi dengan tekad dan semangat. 

Kalian telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai. Namun, wisuda juga merupakan titik awal dari perjalanan baru. Gelar yang kalian peroleh hari ini bukanlah akhir dari segala-galanya. Sebaliknya, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. 


Tanggung jawab untuk menerapkan ilmu yang telah kalian pelajari untuk kebaikan masyarakat, untuk terus belajar dan mengembangkan diri, dan untuk menjadi individu yang berkontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Kalian adalah bagian dari perjalanan besar ini. Kalian adalah bukti nyata l bahwa pendidikan tinggi yang berkualitas dan mudah diakses bukanlah mimpi, tetapi kenyataan. Dengan segala ilmu dan keterampilan yang telah kalian peroleh, kami berharap kalian dapat menjadi duta dari visi ini, menginspirasi dan membantu orang lain untuk meraih pendidikan tinggi yang mereka impikan.

Ingatlah bahwa kemajuan teknologi bukanlah akhir dari segalanya. Di balik setiap inovasi, terdapat semangat untuk memperbaiki kehidupan manusia, untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih adil. Gunakanlah ilmu dan teknologi yang kalian kuasai untuk membawa perubahan positif, untuk membuka peluang bagi mereka yang belum mendapatkannya, dan untuk selalu berusaha meningkatkan diri.

"Akhir kata, saya mengucapkan selamat sekali lagi kepada para wisudawan/ti. Teruslah bermimpi besar, berjuang, dan 
berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita," tandasnya. (din)

Senin, 29 Juli 2024

Puncak Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 : Konser Budi Doremi dan Penghargaan Bergengsi dari Kemenkumham

CIREBON – Malam puncak peringatan Hari Jadi Cirebon ke-597 berlangsung meriah dengan ribuan warga yang memadati Balai Kota Cirebon pada Sabtu malam (27/7/2024). Acara ini diisi oleh berbagai pertunjukan seni, mulai dari senam poundfit, zumba, hingga penampilan band lokal.

Acara semakin spesial dengan penampilan istimewa dari Budi Doremi yang menghibur dengan berbagai lagu populer. Di momen tersebut, Kota Cirebon juga menerima penghargaan bergengsi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat.

Kota Cirebon dianugerahi penghargaan inventarisasi kekayaan intelektual komunal, yang terdiri dari tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional dan tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional. Penghargaan ini merupakan pengakuan negara terhadap kekayaan intelektual komunal yang dimiliki oleh Kota Cirebon.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perayaan Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini. “Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 ini bukan hanya sebagai bentuk syukur dan refleksi perjalanan panjang kota ini, tetapi juga sebagai momentum untuk merayakan dan menghargai kekayaan budaya serta potensi lokal yang kita miliki. Penghargaan dari Kemenkumham ini menjadi bukti nyata pengakuan atas kekayaan intelektual dan budaya kita,” ujarnya.

Untuk diketahui, tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional tersebut diantaranya Tari Topeng Cirebon, Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Jamasan Cirebon, Goong Renteng, Upacara Perkawinan Kasultanan Cirebon, Tari Bedaya Rimbe, dan Maca Babad.

Sementara, tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional diantaranya Empal Gentong, Sega Bogana dan Docang. Tidak hanya itu, ada juga penghargaan kategori bangunan cagar budaya Kota Cirebon berdasarkan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 165 Tahun 2024.

Pj Wali Kota juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga dan pihak yang telah berkontribusi dalam merayakan Hari Jadi Cirebon ke-597. Ia berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai warga Kota Cirebon.

“Mari kita bersama-sama membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan sejahtera,” ajaknya.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan Kota Cirebon akan terus berkembang dan menjadi kota yang semakin baik di masa depan. (din)

PJ Bupati Cirebon Hadiri Rapat Koordinasi Terkait Inflasi Bersama Kemendagri

KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSI menghadiri rapat koordinasi terkait inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertanian (Kementan), dan sejumlah lembaga lainnya secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, Senin (29/7/2024).

Pemerintah pusat hingga daerah terus berupaya menjaga inflasi. Kemendagri dalam rapat tersebut, menyampaikan tentang komitmen pemerintah dalam menyusun strategi untuk menjaga inflasi.

Kemendagri tak ingin pemerintah bertugas seperti pemadam kebakaran, artinya bergerak ketika muncul masalah saja. Namun, berbagai strategi telah disiapkan jauh-jauh hari, dari jangka menengah hingga panjang untuk mengantisipasi inflasi.

Kemendagri mengingatkan tentang kolaborasi dan sinergitas harus dikedepankan, agar strategi penanganan inflasi bisa berjalan baik.

“Tentunya, kerja sama dengan para gubernur, bupati, dan wali kota dalam pelaksanaannya di daerah masing-masing,” kata Tomsi Tohir, Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri saat rapat virtual.

Tomsi juga menjelaskan soal grafik kenaikan harga komoditas pertanian, seperti bawang, cabai, hingga beras dalam lima tahun terakhir. Kenaikan harga selalu terjadi pada periode yang sama.

“Upaya-upaya yang kita lakukan untuk jangka menengah ke depan, jadi perhatian kita,” sambungnya.

Ia menginstruksikan, agar semua berkoordinasi untuk mengawasi distribusi komoditas yang bisa menyumbang inflasi. Ia juga meminta agar semua lembaga kemudian mengevaluasi.

Sementara itu, perwakilan dari Kementan menyampaikan tentang kenaikan harga pada cabai rawit. Hal ini terjadi, karena kekeringan yang terjadi di Jawa Timur. Selain itu, Kementan juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan harga, seperti bawang merah, cabai merah, dan komoditas lainnya.

Hal serupa juga dilakukan Perum Bulog. Kepala Divisi Perencanaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Epi Sulandari mengaku telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengendalikan harga beras.

Ada empat strategi utama yang dilakukan Bulog, yaitu menjaga stok beras agar cukup, meningkatkan penyaluran stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), persiapan bantuan pangan, dan komunikasi publik. Pihaknya juga telah mengimpor beras.

“Menyusun strategi pengendalian harga beras dengan berkoordinasi ke seluruh kantor wilayah dan pemerintah daerah. Bulan ini, memang umumnya terjadi kenaikan harga (beras). Hal ini disebabkan suplai berkurang, karena selesainya masa panen,” jelas Epi.

Perum Bulog telah turun langsung untuk mengendalikan harga, salah satunya yakni dengan program Warung Masyarakat dan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi). (din)

Minggu, 28 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Evaluasi Layanan Di MPP Dan Buat Peta Investasi

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi melakukan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Cirebon, Jumat (26/7/2024), untuk melihat kondisi pelayanan dan fasilitas di tempat tersebut.

Dalam peninjauan itu, Wahyu menyampaikan rencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi layanan publik di MPP Kabupaten Cirebon.

“Kami berkunjung ke MPP hari ini, untuk melihat langsung kondisi layanan publik yang ada di sini. Kami akan melakukan evaluasi secara keseluruhan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, terdapat layanan yang sudah optimal, namun ada juga yang masih perlu perbaikan. Selain evaluasi layanan, pihaknya juga menyampaikan rencana untuk membuat peta promosi investasi.

“Kami akan membuat peta promosi investasi, sehingga lebih mudah menawarkan potensi investasi kepada para investor yang akan datang ke Kabupaten Cirebon,” ujarnya menambahkan.

Ia juga menekankan pentingnya mengoptimalkan layanan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kita akan mengoptimalkan pemberian kemudahan layanan NIB, sehingga pelaku usaha dapat menempuh proses pembuatannya dengan lebih mudah. Dengan cara ini, mereka bisa mengantongi NIB,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki layanan, khususnya dalam perizinan bisnis dan aspek teknis lainnya.

“Jika layanan sudah baik, maka teknis layanannya akan menjadi lebih optimal,” tukasnya. (Ara)

Mahasiswa KKN Kelompok 139 Desa Warujaya Bangun Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

CIREBON, FC - Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berusaha untuk membuktikan pengabdiannya di masyarakat dengan keilmuan yang diperoleh dari hasil studi di kampusnya. Mereka adalah mahasiswa KKN Kelompok 139 Desa Warujaya dengan dosen pembimbing lapangan Aan Mohamad Burhanudin.

"Program kegiatan ini hasil dari assesment lapangan mahasiswa kkn kel 139 Desa Warujaya atas bimbingan Dosen DPL," ujar Aan Mohamad Burhanudin.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mengkaryakan dirinya dengan meluncurkan sejumlah program di masyarakat. Salah satunya adalah menciptakan kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Dusun 3 Desa Warujaya. Program ini dilaksanakan berdasar kebutuhan masyarakat setempat.

Aan Mohamad Burhanudin menjelaskan bahwa agenda kegiatan tersebut bernama 'budi daya magot' bertempat kegiatan di Dusun 3  (tempat budidaya ikan) Desa warujaya, Kecamatan Depok, kabuoaten Cirebon. Dengan tema KKN "Desa Mandiri Pengelolaan Sampah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat".

Aan Mohamad Burhanudin menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi sampah, pakan alternatif ternak dan meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan capaian kegiatan yakni kandang magot 80 persen perkembangan magot umur 1 hari (penetasan telur).

Sementara peserta pada kegiatan ini, kata Aan Mohamad Burhanudin di antaranya perangkat desa, para peternak, warga dusun 3, dan mahasiswa KKN selaku fasilitator.

Aan Mohamad Burhanudin juga menjelaskan, bahwa untuk target dan harapan pada kegiatan ini targetnya adalah masyarakat mampu mengelola sampah, dengan harapan Desa Warujaya bersih sampah, sekaligus pemberdayaan dan peningkatan ekonomi.

"Nara sumber dalam kegiatan bapak Heri selaku pengusaha magot," terang Aan Mohamad Burhanudin. (Ara)

Sedekah Laut Di Desa Citemu, Tradisi Pesisir Yang Menjaga Alam Dan Budaya

KABUPATEN CIREBON — Upacara adat sedekah laut atau Nadran, yang merupakan tradisi nelayan di pesisir utara, kembali digelar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (28/7/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensyukuri hasil tangkapan ikan yang melimpah, serta berharap peningkatan hasil pada tahun mendatang, sembari memohon keselamatan dalam mencari nafkah di laut.

Penjabat Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan, apresiasinya terhadap masyarakat Desa Citemu yang telah melestarikan budaya sedekah laut.

Menurut Wahyu, tradisi ini sangat baik untuk terus dijaga, karena melalui rasa syukur dan sedekah, masyarakat tidak hanya memelihara budaya, tetapi juga berharap mendapatkan berkah dan hasil laut yang melimpah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi masyarakat di Desa Citemu yang telah memelihara budaya sedekah laut. Ini adalah hal yang baik untuk dilestarikan,” ujarnya.

Selain itu, Wahyu berharap, tradisi sedekah laut dapat menjadi atraksi wisata yang menarik di Desa Citemu, sehingga dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga kelestarian laut, agar dapat terus memberikan manfaat dan kebaikan bagi alam dan masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap nelayan di sini memelihara laut dengan baik, sehingga memberikan kebaikan untuk alam kita,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori menyoroti pentingnya menjaga aspek utama dalam tradisi sedekah laut, yakni semangat atau rasa syukur masyarakat pesisir yang menjadi inti dari kegiatan ini.

Hasan berharap, semangat menjaga laut dan mencari ikan terus menjadi tradisi yang diwariskan. Ia juga melihat potensi tradisi ini, untuk dijadikan acara tahunan yang dapat menarik wisatawan ke pesisir Kabupaten Cirebon.

“Harapannya, ini bisa menjadi event tahunan di Kabupaten Cirebon, yang dapat menarik di pesisir pantai di Cirebon,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Citemu, Heritianto, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam acara sedekah laut. Ia menyatakan bahwa masyarakat hari ini bergembira ria melaksanakan acara syukuran ini.

Upacara Nadran ini tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian alam laut.

Tradisi yang diadakan setiap tahun ini, menjadi simbol budaya yang kaya dan potensi wisata yang menjanjikan bagi Kabupaten Cirebon.

“Masyarakat hari ini bergembira melaksanakan acara syukuran atau sedekah laut. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya,” tuturnya. (Ara)