Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 10 Oktober 2024

Maksimalkan Penyerapan Produksi Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan October 12, 2024 Bupati Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan. BUMD ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. Ia juga mengatakan, bahwa proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan. Ia menjelaskan, tujuan pembentukan BUMD pangan ini adalah untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani melimpah, bisa ditangani pemda,” kata Wahyu usai meninjau produksi bawang merah di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kamis (10/10/2024). Berdasarkan data yang ada, potensi lahan pertanian bawang merah di Kabupaten Cirebon mencapai 4.000 hektare, tersebar di tujuh kecamatan, dengan produktivitas lahan sekitar 10 ton per hektare. Wahyu menambahkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat. “Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, namun untuk beberapa wilayah lainnya juga,” sambungnya. Ia optimistis, pembentukan BUMD pangan ini dapat menjadi solusi untuk menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon. Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau. “Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya. Dengan adanya BUMD pangan, Pemkab Cirebon berharap, harga bawang merah di pasar dapat lebih stabil, serta memastikan ketersediaan stok hasil panen yang melimpah, sehingga tidak ada produk yang terbuang. “Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” tutupnya. (DISKOMINFO) CirebonKabupaten CirebonPemkab CirebonPj Bupati CirebonWahyu Mijaya Share: Pemkab Cirebon Tinjau Kondisi Sungai Guna Pencegahan Banjir Harapan Pj Bupati Cirebon di Masa Kampanye Pilkada Serentak 2024 Search … Search Berita Terbaru Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri Pj Bupati Cirebon Apresiasi Program BSMSS di Desa Jatipancur Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pj Bupati Cirebon Apresiasi Program BSMSS di Desa Jatipancur Kesbangpol Kabupaten Cirebon Jalin Sinergitas Lintas Lembaga untuk Ciptakan Kondusifitas Pilkada 2024 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Kesbangpol Kabupaten Cirebon Jalin Sinergitas Lintas Lembaga untuk Ciptakan Kondusifitas Pilkada 2024 Kategori Artikel (9) Bupati (158) Ekonomi (20) Government (184) Pendidikan (4) Perangkat Daerah (104) Sekretaris Daerah (31) Sosial & Kesehatan (32) Umum (46) Wakil Bupati (28) Wisata & Budaya (12) Tags 2024Bayi kembar SiamBudayaCirebonDinas Ketahanan Pangan dan PerikananDinas SosialDinkesDinsosDiskominfoDiskominfo Kabupaten CirebonDisnakerDisporaDKPPDLHEkonomiIdul AdhaIkanInflasiInovasiJawa BaratJobfairJob fairKabupaten CirebonKapolresta CirebonKesbangpolKesehatanKurbanLebaranMudikMudik 2024Pemkab CirebonPencakerPerikananPj Bupati CirebonPMIPolresta CirebonRakorRapat PimpinanRapimRokok ilegalSapiSekretaris DaerahSeniStuntingWahyu Mijaya

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan. BUMD ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. Ia juga mengatakan, bahwa proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan.

Ia menjelaskan, tujuan pembentukan BUMD pangan ini adalah untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani melimpah, bisa ditangani pemda,” kata Wahyu usai meninjau produksi bawang merah di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kamis (10/10/2024).

Berdasarkan data yang ada, potensi lahan pertanian bawang merah di Kabupaten Cirebon mencapai 4.000 hektare, tersebar di tujuh kecamatan, dengan produktivitas lahan sekitar 10 ton per hektare.

Wahyu menambahkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, namun untuk beberapa wilayah lainnya juga,” sambungnya.

Ia optimistis, pembentukan BUMD pangan ini dapat menjadi solusi untuk menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon.

Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau.

“Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya.

Dengan adanya BUMD pangan, Pemkab Cirebon berharap, harga bawang merah di pasar dapat lebih stabil, serta memastikan ketersediaan stok hasil panen yang melimpah, sehingga tidak ada produk yang terbuang.

“Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” tutupnya. (din)


Universitas Malaysia dan UIN Siber Cirebon Lakukan Penandatangan Kerjasama Menuju Twin University dan Internasionalisasi PJJ Yang Berkualitas Global

FOKUS CIREBON - Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Asia e University Malaysia merupakan selangkah menuju Twin University dan Internasionalisasi Pendidikan Jarak Jauh yang berkualitas global.

Untuk diketahui, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU)  bersama Asia e University Malaysia kembali memperkuat hubungan akademis melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang berlangsung di kampus Asia e University, Malaysia. 

Acara ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilakukan kedua universitas pada 26 Mei 2024, dan menandai langkah penting dalam pengembangan kolaborasi internasional terutama dalam pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Senin, (10/10/2024).

Penandatanganan PKS ini melibatkan seluruh fakultas dan pascasarjana di kedua universitas, yang mencerminkan komitmen yang kuat untuk membangun kolaborasi berkelanjutan. 

Dengan adanya perjanjian ini, kedua pihak bertekad untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kerjasama yang saling menguntungkan, serta berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan global.

Salah satu poin penting dalam PKS ini adalah fokus pada pengembangan internasionalisasi enam Jurusan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang ada di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Saat ini, selain menyelenggarakan pendidikan on site, UIN SSC pun menyelenggarakan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk Jurusan PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Sejarah Peradaban Islam (SPI), Pendidikan Bahasa Arab (Hukum Keluarga Islam). 

Melalui kerjasama ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang baik antara kedua institusi untuk menyediakan program-program pendidikan yang lebih beragam dan berkualitas bagi mahasiswa, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. 

Mulai tahun depan, keenam jurusan PJJ akan beroperasi sebagai jurusan PJJ internasional dual degree untuk level magister dengan skema satu tahun belajar di UIN SSC dan satu tahun belajar di kampus Asia e University di Malaysia. Pun untuk yang program sarjana, mahasiswa bisa belajar selama tiga tahun pertama di UIN SSC dan satu tahun terakhir (tahun keempat) di Asia e University. 

Acara ini diinisiasi oleh International Office and Partnership UIN SSC dan delegasi yang terbang ke Malaysia dipimpin oleh Profesor Dr. Jamali (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Transformasi Kelembagaan UIN SSC), para Dekan di lingkungan UIN SSC, dan tim Perencanaan Keuangan UIN SSC. Seluruh pimpinan pucuk Asia e University dan para dekan pun ikut hadir meramaikan acara ini. 

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Profesor Dr. Jamali, mengungkapkan harapannya agar penandatanganan PKS ini dapat menjadi jembatan yang kokoh bagi kedua institusi untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dan produktif. 

"Kami meyakini bahwa melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya akan saling belajar, tetapi juga bertukar pengalaman berharga dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia," tegasnya. 

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk memberikan akses pendidikan global yang terjangkau namun berkualitas tinggi, di mana Asia e University telah menjadi rujukan utama bagi UIN SSC dalam pengembangan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini.

Sementara itu, Profesor Emeritus Tan Sri Datuk Dr. NIK Mustapha Raja Abdullah, Rektor Asia e University Malaysia, juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan tinggi.

"Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan bersama-sama mengembangkan program-program inovatif yang akan membawa manfaat besar bagi mahasiswa kedua belah pihak,' katanya dengan semangat. 

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang pertukaran pengetahuan, tetapi juga tentang menciptakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengakses pengalaman belajar yang lebih luas dan beragam. 

Dengan memadukan keunggulan akademik masing-masing universitas, mereka berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global, sekaligus memperkuat jaringan akademik di tingkat internasional

Acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini diramaikan dengan pelaksanaan International Seminar on Artificial Intelligence in Open, Flexible and Distance Learning (IS-AiOFDL) di mana semua pimpinan kedua universitas menjadi pembicara di seminar ini. Pun tim Perencanaan Keuangan bisa melakukan international benchmarking terkait standar perencanaan keuangan untuk jurusan Pendidikan jarak Jauh berstandar global. 

Dengan penandatanganan PKS ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Asia e University Malaysia siap untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dan sinergis. 

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan pendidikan tinggi sebagai sarana strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif, serta memperkuat hubungan antaruniversitas di tingkat global. 

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berkomitmen untuk bersama-sama menghadapi tantangan pendidikan masa depan dan membuka akses terhadap peluang belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, sehingga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan dunia. (din)

Gus Men : UIN Siber Cirebon Solusi Bagi Santri Akses Terbatas Bisa Lanjut Kuliah


FOKUS CIREBON - Berdirinya UIN Siber Syekh Nurjati menjadi solusi bagi santri dengan akses terbatas untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Hal ini diungkap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam Religion Fest di Jakarta.

“Kementerian Agama terus berinovasi, salah satunya dengan mendirikan UIN Siber Syekh Nurjati di Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di indonesia,” kata Gus Men, panggilan akrabnya, Rabu (9/10/2024).

“Ini tentu pula menjadi afirmasi yang luar biasa untuk para santri yang tidak memiliki akses dan biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya dalam acara yang juga melaunching logo Hari Santri 2024 tersebut.

Cyber Islamic University dirancang untuk menyediakan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses. Dengan konsep pendidikan jarak jauh, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja, termasuk wilayah pelosok yang sulit dijangkau. Program ini menjadi jawaban atas tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia.

“Mereka bisa belajar dan meningkatkan keilmuannya melalui UIN Siber Syekh Nurjati tanpa harus datang ke kampus, bisa belajar di rumah dengan biaya yang ringan, bahkan mendapatkan beasiswa,” lanjut Gus Men.

Gus Men memaparkan, sejak dimulainya pada tahun 2021, UIN Siber Syekh Nurjati telah melayani lebih dari 4.200 mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.000 mahasiswa mendapatkan pembiayaan dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Inisiatif ini tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi guru madrasah yang belum memiliki gelar sarjana, terutama yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Rabu, 09 Oktober 2024

Rapat Pimpinan Kepala Perangkat Daerah Bahas Realisasi APBD Hingga Penanganan Stunting

FOKUSCIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menggelar rapat pimpinan (rapim) bersama sejumlah kepala perangkat daerah di Ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon.

Rapim yang dipimpin langsung Pj Bupati Wahyu Mijaya itu, membahas berbagai hal di Kabupaten Cirebon, dari mulai realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hingga penanganan stunting.

Wahyu awalnya menyampaikan tentang hasil rapim di tingkat Provinsi Jawa Barat, kemudian dilanjutkan pemaparan kepala perangkat daerah. Pemaparan dimulai dari pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat, realisasi APBD, antisipasi bencana, penanganan kemiskinan, hingga penurunan angka stunting.

Wahyu mengatakan, penyerapan APBD sejatinya sudah cukup baik. Namun, perlu adanya percepatan, baik realisasi pendapatan maupun belanja.

“Memang ada beberapa kondisi. Karena banyak alokasi anggaran ini, proses pembangunannya belum direalisasikan,” ujar Wahyu usai rapat.

“Tadi saya sudah minta dibuatkan laporan prognosis, supaya terlihat berapa yang akan terealisasi di bulan Oktober, November, dan Desember. Sehingga alokasi yang sudah tersedia bisa dioptimalkan, terserap anggarannya,” ucapnya menambahkan.

Ia mengapresiasi dinas-dinas yang sudah berupaya maksimal merealisasikan APBD. Menurutnya, dinas yang belum optimal merealisasikan APBD, bukan berarti layak untuk mendapatkan rapor merah. Sebab, penyerapan yang kurang optimal itu dikarenakan dominasi anggarannya lebih pada pembangunan.

“Tidak bisa kita sebutkan, bahwa dinas ini karena kinerja rendah, tapi karena memang ketika telusuri alokasi besarnya itu karena pembangunan,” jelasnya.

Selain menyinggung soal APBD, rapim juga membahas soal angka kemiskinan dan penurunan stunting. Pemkab Cirebon telah berupaya maksimal menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Kinerja Pemkab Cirebon pun mendapatkan hasil yang positif. Hal itu diakui Sekda Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i MPd.

“Tingkat pengangguran, kemiskinan tidak ada yang mencapai merah. Tidak ada yang merah, tetapi juga belum mencapai hijau,” kata Hilmy.

Hilmy menjelaskan, ada beberapa program yang masuk kategori oranye dan abu-abu. Ia menekankan, agar seluruh elemen bekerja lebih ekstra lagi untuk menggenjot capaian program penanganan kemiskinan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan lainnya. (Hafid)

Kunci Negara Bebas Korupsi Adalah Hakimnya Tidak Dapat Dibeli

Prabowo Subianto, Presiden Terpilih Periode 2024-2029


FOKUSCIREBON - Salah satu kunci negara bebas korupsi adalah hakimnya tidak dapat dibeli. Demikian Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menegaskan saat ditelepon oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat audiensi dengan Solidaritas Hakim Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/24).

“Percayalah bahwa kunci dari negara yang maju dari negara yang baik, dari negara yang bebas korupsi kuncinya adalah hakim-hakimnya harus tidak boleh dibeli orang,” ucapnya.

“Karena itu hakim-hakim harus kuat dan kondisinya harus yang terbaik yang bisa kita bikin, itu tekad saya,” lanjutnya.

Menteri Pertahanan RI saat ini tersebut yang menegaskan jika perbaikan kualitas dan jaminan hidup para hakim harus diperbaiki.

“Saudara bisa dipelajari rekam jejak ucapan-ucapan saya. Saya sangat berpendapat bahwa para hakim harus diperbaiki kualitas kualitas hidupnya dan harus dijamin supaya para hakim sangat mandiri dan bisa menjalankan tugas sebagai hakim dengan sebaik-baiknya,” tegas Prabowo, disadur dari satuarah.co

Karena itu, tekad memperbaiki remunerasi penghasilan para hakim agar menjadi lebih baik menjadi sudut pandang Prabowo sejak dulu.

Seperti diketahui, asosiasi hakim menyambangi pimpinan DPR untuk mengadu soal gaji tak naik selama 12 tahun. Mereka curhat, bahkan gaji saat ini tak cukup menghidupi keluarga.

Untuk hakim yang baru diangkat, mereka terima bersih pendapatan sekitar Rp 12 juta. Hal itu terdiri dari gaji pokok Rp 3,5 juta dan tunjangan Rp 8,5 juta.

"Gaji kami saat ini bisa jadi seperti uang jajan Rafathar 3 hari. Rafathar itu anak selebgram, anak artis Raffi Ahmad. Sedangkan kami punya tanggungan anak istri, orang tua," kata perwakilan asosiasi hakim, Rangga.

la pun bercerita, uang Rp 12 juta dengan tanggung jawab hakim tidak setara. Katanya, untuk dibagi-bagi ke keluarga saja tidak mencukupi. (Ara)

Disertasi AHY Persiapkan Indonesia Emas 2045, Kuatkan Kemajuan Ekonomi dan Kesejahteraan Bangsa

FOKUSCIREBON- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menyempurnakan ketokohan politik yang disandangnya dengan kemampuan akademis yang mumpuni dengan mencapai tingkat doktoral.

Anggota DPR RI Herman Khaeron mengatakan, seorang politisi tidak saja dituntut untuk mampu memberikan pengaruh dengan kemampuan retorika politik, namun juga harus memiliki kemampuan akademis yang berbasiskan keilmuan. 

Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut dinyatakan lulus dengan predikat cum laude dalam sidang doktoral terbuka di Universitas Airlangga (Unair), Senin (7/10/2024) kemarin.

Pada sidang doktoral tersebut, AHY menyampaikan materi disertasinya yang berjudul “Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045”. Judul tersebut diangkat dalam rangka mempersiapkan Indonesia Emas 2045.

“Saya bersyukur dan bangga pak AHY mampu memadukan kemampuan politik dengan basis akademis yang kuat melalui pencapaian gelar doktor dengan predikat cum laude dari Universitas Airlangga,” ujar Herman Khaeron, ketika dimintai pendapatnya soal pencapaian akademis yang bergengsi tersebut. 

Ia berharap, AHY akan memberikan kontribusi terbaik untuk pengambilan kebijakan ke depan, terutama untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bangsa. 

"Saya berharap AHY akan berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Indonesia Emas 2045, ditandai dengan bonus demografi yang tidak semua negara bisa mencapainya," ujarnya.

Sementara itu, dalam keterangannya, AHY menyatakan bersyukur karena bisa menuntaskan studinya. 

“Selain tentunya saya berharap itu bisa saya kontribusikan untuk pengambilan kebijakan ke depan, karena kita ingin Indonesia semakin tumbuh ekonominya, makin maju dan juga makin sejahtera,” katanya.

Menurutnya, perlu ada berbagai upaya perbaikan agar kapasitas SDM bangsa semakin baik kualitasnya. Dengan demikian bonus demografi tidak menjadi sia-sia, sekaligus terciptanya industri yang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga mengatakan harus ada kedekatan antara politisi dengan akademisi. (Ara)

Selasa, 08 Oktober 2024

Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Menggelar Festival Bahasa Arab 2024 Tingkat ASEAN

CIREBON, FC - Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), secara resmi membuka Festival Bahasa Arab 2024 tingkat ASEAN.

Acara tersebut digelar di Gedung ICC UIN Siber Syekh Nurjati dengan tema “Menjelajahi Keragaman Sastra Arab sebagai Jembatan Antar Bangsa di ASEAN”. 

Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menggali kekayaan sastra Arab serta memperkuat kerjasama antar negara ASEAN melalui bahasa dan budaya, sejalan dengan upaya UIN Siber Cirebon untuk meningkatkan daya saing internasional, Senin, (07/10/2024).

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Maman Dzul Iman, S.Ag., MA, dalam sambutannya menyoroti pentingnya bahasa sebagai alat komunikasi dan pemahaman lintas budaya. 

“Kita ingin mengajak semua pihak untuk menjadikan sastra Arab sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai bangsa di ASEAN. Festival ini diharapkan menjadi platform bagi mahasiswa dan peneliti untuk saling bertukar ide serta mengapresiasi karya sastra Arab,” ucap Maman.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan festival ini. Ia menyampaikan bahwa sastra Arab tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan. 

“Melalui festival ini, kita dapat melihat bagaimana sastra Arab bisa menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda ASEAN dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan,” jelas Anwar.

Acara ini juga mendapat sambutan hangat dari perwakilan pemerintah Kota Cirebon. Iman Fachrurochman, S.Kep., Ners., MH.Kes, selaku Plt. Kabid Kepariwisataan Kota Cirebon, menegaskan pentingnya pariwisata budaya sebagai salah satu penguat kerjasama antar negara. 

“Kami mendukung penuh festival ini karena turut memperkenalkan budaya Arab dan meningkatkan daya tarik wisatawan untuk mengenal lebih dekat warisan budaya di Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, Ir. Agung Sedijono, M.Si, Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, mewakili Plt. Wali Kota Cirebon, menekankan pentingnya acara semacam ini dalam mempererat hubungan antar negara ASEAN. 

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan saling pengertian dan kerjasama antar bangsa, dan kami berharap festival ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Cirebon dan negara-negara ASEAN,” kata Agung.

Puncak acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Hajam, M.Ag., Wakil Rektor 3 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia mengajak para peserta untuk menjadikan festival ini sebagai momentum dalam mengembangkan sastra Arab di tingkat internasional.

"Mari bersama-sama kita wujudkan sastra Arab sebagai kekuatan budaya yang mampu menyatukan kita semua di ASEAN dan dunia internasional,” tuturnya.

Festival Bahasa Arab 2024 ini diproyeksikan sebagai ajang produktif dan inspiratif, memperkuat hubungan antar negara ASEAN melalui kekayaan budaya dan sastra. 

Selain pameran budaya, festival ini akan menyuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti seminar internasional, diskusi dosen, visiting lecturer, dan perlombaan bidang bahasa Arab yang diikuti peserta dari seluruh ASEAN. (Ara)

Dengan semangat kolaborasi dan persahabatan, fesctival ini menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan serta pemahaman terhadap sastra Arab di kawasan ASEAN.