Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 11 Oktober 2024

Bangun Kolaborasi, SMSI Kabupaten Cirebon Gelar Konsolidasi dan Silaturrahmi

 

Puluhan Media Online yang tergabung di SMSI Kabupaten Cirebon 


FOKUS CIREBON - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan konsolidasi dan Silaturahmi bersama Pimpinan Media Online melalui kolaborasi untuk mendorong mutualisme karya-karya jurnalis sebagai bentuk penguatan Kabupaten Cirebon lebih dinamis dan maju, Jumat, 11 Oktober 2024.

Kegiatan konsolidasi tersebut juga dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kualitas media di Kabupaten Cirebon, SMSI Kabupaten Cirebon membuka kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. 

Ketua SMSI Kabupaten Cirebon, Toto menyatakan, digelarnya kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama para pemimpin media online lokal, sebagai langkah SMSI dan ini merupakan bagian dari upaya SMSI untuk mendorong pertumbuhan media yang lebih berkualitas serta memperkuat posisi Cirebon di kancah media nasional.

Ketua SMSI juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk membangun hubungan yang lebih erat antara SMSI dan para pemimpin media online. “Kami ingin memastikan bahwa media di Cirebon tidak hanya menjadi sumber informasi yang tepercaya, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mempromosikan potensi daerah ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan konsolidasi ini  banyak membahas berbagai strategi untuk menghadapi tantangan di era digital, termasuk peningkatan kualitas jurnalisme, pengembangan teknologi media, serta kolaborasi dalam penyajian berita yang objektif dan berimbang. Selain itu, SMSI juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme jurnalis di wilayah Cirebon.

Dalam kesempatan yang sama, para pemimpin media online diharapkan dapat saling bertukar ide dan pengalaman, serta menemukan solusi bersama untuk mengatasi permasalahan yang sering dihadapi oleh industri media lokal, seperti keterbatasan sumber daya dan akses terhadap informasi.

"Dengan kolaborasi yang kuat antara SMSI dan media online di Cirebon, kami optimis bahwa Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan industri media, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih inovatif dan kompetitif," tambah Toto.

Silaturahmi dan konsolidasi ini diharapkan dapat membuka pintu bagi berbagai peluang kerja sama di masa depan, yang tidak hanya akan menguntungkan media, tetapi juga masyarakat Cirebon secara keseluruhan.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, SMSI Kabupaten Cirebon optimis dapat mewujudkan media yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan berkontribusi dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Cirebon di era digital. (din)

Pemkab Cirebon Tinjau Kondisi Sungai Guna Pencegahan Banjir

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus berupaya mencegah banjir dengan meninjau sejumlah sungai di wilayah timur di daerah itu pada Kamis (10/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menyatakan bahwa fokus penanganan saat ini adalah pembangunan kolam retensi dan normalisasi sungai di berbagai titik. Pembangunan kolam retensi akan ditinjau untuk empat lokasi strategis.

“Untuk Sungai Ciberes, selain Bendungan Ambit, kami juga berencana membangun kolam retensi di area Waled-Asem. Hal ini bertujuan agar aliran air tidak langsung masuk ke Bendungan Ambit, tetapi terlebih dahulu tertampung di kolam retensi,” ujar Wahyu.

Selain itu, Pemkab Cirebon menjalin kerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk penanaman 12 ribu pohon, guna mengurangi risiko erosi dan memperbaiki daya serap air tanah.

“Kami juga membangun lima titik sumur resapan sebagai langkah mitigasi banjir,” tambahnya.

Terkait Sungai Cisanggarung, Wahyu menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan normalisasi sejak Mei 2024, dengan fokus pada perbaikan tanggul yang rusak.

“Beberapa tanggul yang jebol sedang dalam proses perbaikan, sementara di daerah Pabedilan dan Losari, peninggian tanggul akan dilakukan pada Januari 2024, mencakup sembilan desa,” jelasnya.

Rencana pembangunan kolam retensi akan dimulai minggu depan, termasuk penentuan lokasi dan kedalaman yang dibutuhkan. “Kami berharap, upaya ini dapat mengurangi risiko banjir, terutama saat musim hujan mendatang,” pungkasnya. (din)

Duta Besar RI di Ankara Terima Kunjungan Muhibah 3 Dosen FUA UIN SIber Syekh Nurjati Cirebon


ANKARA - Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menerima kunjungan Muhibbah dari tiga dosen Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), di Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berlokasi di Hilal, Sukarno Cd. No:24 D:1, 06550 Çankaya, Ankara-Turki. Jum’at, (11/10/2924).

Dalam sambutannya, Duta Besar menyampaikan apresiasinya atas kedatangan para dosen FUA UINSSC ke Ankara-Turki. Pertemuan dimulai dengan perkenalan, ramah tamah, serta diskusi mengenai prosedur dalam menjalin kerjasama dengan universitas-universitas di Turki.  

“Kedepan, Pemerintah berencana mengirim banyak mahasiswa dari tingkat S1 hingga S3 ke Turki, terutama dalam bidang teknologi, sains, dan kerjasama universitas berbasis industri yang dapat dikembangkan dalam sector riil, baik Indonesia maupun Turki”, ungkap Dubes Purnama. 

Saat ini, Kedutaan Besar Indonesia sedang melakukan inventarisasi universitas-universitas Turki yang memiliki program-program unggulan di bidang-bidang tersebut, tambahnya. 

H. Rijal Mahdi, Lc., MA, Dosen Bahasa dan Sastra Arab di Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat dari Duta Besar. 

“Kunjungan kami ke Ankara bertujuan untuk mempresentasikan hasil penelitian dalam Kongres Bahasa, Sastra, dan Budaya Internasional ke-18 yang diadakan di Haci Bayram Veli University” imbuh Rijal. 

“Selain kegiatan presentasi di kongres tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga berkomitmen untuk mengembangkan hubungan kemitraan dengan berbagai universitas di luar negeri” pungkas Rijal. 

Sementara itu, Syahrul Kirom, M.Phil, dosen Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam menjelaskan bahwa upaya ini diharapkan dapat memperkuat jaringan akademis dan meningkatkan kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penelitian. 

“Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam menjalin kerjasama internasional yang bermanfaat bagi berbagai pihak” ungkap Kirom. Dengan semangat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, delegasi FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat menjalin hubungan yang lebih erat dan produktif di masa depan.

Pertemuan antara dosen Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Duta Besar RI untuk Turki sangat terasa hangat, mirip dengan pepatah Minangkabau “Gayung Bersambut, Kata Berjawab”. 

H. Amin Iskandar, dosen Jurusan Ilmu Hadis (ILHA), juga merupakan alumni Al-Azhar Mesir kampus tempat Duta Besar menamatkan S1 di Jurusan Syariah wal Qanun Al-Azhar Mesir tahun 1999, yang membuat suasana pertemuan semakin akrab. 

Kunjungan muhibah ini tidak hanya memperkuat hubungan, tetapi diharapkan juga menciptakan peluang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Suasana yang hangat dan saling mendukung ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara UIN Siber Syekh Nurjati dengan berbagai pihak dan mitra di Luar Negeri. (Ara)

Perkuat Jaringan, SMSI Kabupaten Cirebon Lakukan Konsolidasi dan Silaturrahmi Bersama Para Pimpinan Media Online

Konsolidasi SMSI dengan Para Pimpinan Media Online



FOKUS CIREBON – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon, Jumat siang, (11/10/2024), menggelar acara konsolidasi dan silaturahmi yang dihadiri oleh para pimpinan media online di Cirebon. 

Acara ini bertujuan untuk melakukan pendataan ulang perusahaan media dan memperkuat solidaritas antar anggota serta membahas isu-isu terkini dalam dunia media siber. Sedikitnya, 18 perusahaan media sudah tergabung di SMSI Kabupaten Cirebon dan masih akan bertambah lagi.

Demikian dikatakan Ketua SMSI Kabupaten Cirebon, Toto M Said yang menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar media.

“Konsolidasi ini bukan hanya untuk memperkuat jaringan, tetapi juga untuk berbagi informasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan. SMSI Kabupaten Cirebon siap berkolaborasi dalam rangka penguatan media dan pemberitaan,” ujar Toto. 

Dalam pertemuan tersebut, Toto juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh media siber, seperti berita hoaks dan tantangan dalam menjaga etika jurnalistik. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas anggota dalam menghadapi dinamika dunia media saat ini.

Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tukar pikiran dalam rangka menyusun agenda dan kegiatan SMSI di Kabupaten Cirebon kedepan. Anggota yang hadir cukup antusias berbagi pengalaman dan ide-ide untuk pengembangan SMSI ke depan. 

Acara ini menunjukkan komitmen SMSI Kabupaten Cirebon untuk terus berkontribusi dalam pengembangan media siber yang berimbang dan berkualitas. (dina)

Kamis, 10 Oktober 2024

Pemkab Cirebon Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih Dari Korupsi

CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menegaskan komitmen Pemkab Cirebon untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi yang digelar di ruang rapat Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (9/10/2024).

Rapat ini diadakan dengan tujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Dalam sambutannya, Wahyu menyatakan pentingnya sinergi antara Pemkab Cirebon dan KPK untuk memastikan pengelolaan pemerintahan yang lebih baik.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik melalui digitalisasi, terutama di sektor kesehatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, digitalisasi merupakan langkah strategis untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan yang disediakan oleh pemerintah.

Wahyu juga menambahkan, bahwa upaya ini tidak hanya fokus pada aspek pelayanan, tetapi juga pada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan.

Ia berharap, dengan sinergi yang baik, Pemkab Cirebon dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mencegah potensi korupsi.

Sementara Direktur Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah II KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama, memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemkab Cirebon dalam memberantas korupsi.

“Kami melihat banyak upaya positif dari Pemkab Cirebon dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan,” ujar Bahtiar.

Menurut Bahtiar, Kabupaten Cirebon meraih skor 67 dalam penilaian potensi korupsi. Skor ini menunjukkan bahwa daerah ini sudah berada pada jalur yang tepat, meskipun masih harus waspada terhadap berbagai potensi penyimpangan.

“Penting bagi Pemkab Cirebon untuk terus berinovasi dan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi yang efektif antara pemerintah dan publik, akan membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

KPK juga mendorong Pemkab Cirebon untuk memberikan informasi yang jelas dan transparan tentang program dan kebijakan yang telah dilaksanakan.

“Dengan informasi yang memadai, masyarakat akan lebih memahami upaya yang dilakukan pemerintah dan terlibat aktif dalam pengawasan,” ujarnya.

Maksimalkan Penyerapan Produksi Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan October 12, 2024 Bupati Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan. BUMD ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. Ia juga mengatakan, bahwa proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan. Ia menjelaskan, tujuan pembentukan BUMD pangan ini adalah untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani melimpah, bisa ditangani pemda,” kata Wahyu usai meninjau produksi bawang merah di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kamis (10/10/2024). Berdasarkan data yang ada, potensi lahan pertanian bawang merah di Kabupaten Cirebon mencapai 4.000 hektare, tersebar di tujuh kecamatan, dengan produktivitas lahan sekitar 10 ton per hektare. Wahyu menambahkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat. “Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, namun untuk beberapa wilayah lainnya juga,” sambungnya. Ia optimistis, pembentukan BUMD pangan ini dapat menjadi solusi untuk menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon. Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau. “Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya. Dengan adanya BUMD pangan, Pemkab Cirebon berharap, harga bawang merah di pasar dapat lebih stabil, serta memastikan ketersediaan stok hasil panen yang melimpah, sehingga tidak ada produk yang terbuang. “Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” tutupnya. (DISKOMINFO) CirebonKabupaten CirebonPemkab CirebonPj Bupati CirebonWahyu Mijaya Share: Pemkab Cirebon Tinjau Kondisi Sungai Guna Pencegahan Banjir Harapan Pj Bupati Cirebon di Masa Kampanye Pilkada Serentak 2024 Search … Search Berita Terbaru Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri Pj Bupati Cirebon Apresiasi Program BSMSS di Desa Jatipancur Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pj Bupati Cirebon Apresiasi Program BSMSS di Desa Jatipancur Kesbangpol Kabupaten Cirebon Jalin Sinergitas Lintas Lembaga untuk Ciptakan Kondusifitas Pilkada 2024 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Kesbangpol Kabupaten Cirebon Jalin Sinergitas Lintas Lembaga untuk Ciptakan Kondusifitas Pilkada 2024 Kategori Artikel (9) Bupati (158) Ekonomi (20) Government (184) Pendidikan (4) Perangkat Daerah (104) Sekretaris Daerah (31) Sosial & Kesehatan (32) Umum (46) Wakil Bupati (28) Wisata & Budaya (12) Tags 2024Bayi kembar SiamBudayaCirebonDinas Ketahanan Pangan dan PerikananDinas SosialDinkesDinsosDiskominfoDiskominfo Kabupaten CirebonDisnakerDisporaDKPPDLHEkonomiIdul AdhaIkanInflasiInovasiJawa BaratJobfairJob fairKabupaten CirebonKapolresta CirebonKesbangpolKesehatanKurbanLebaranMudikMudik 2024Pemkab CirebonPencakerPerikananPj Bupati CirebonPMIPolresta CirebonRakorRapat PimpinanRapimRokok ilegalSapiSekretaris DaerahSeniStuntingWahyu Mijaya

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan. BUMD ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. Ia juga mengatakan, bahwa proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan.

Ia menjelaskan, tujuan pembentukan BUMD pangan ini adalah untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani melimpah, bisa ditangani pemda,” kata Wahyu usai meninjau produksi bawang merah di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kamis (10/10/2024).

Berdasarkan data yang ada, potensi lahan pertanian bawang merah di Kabupaten Cirebon mencapai 4.000 hektare, tersebar di tujuh kecamatan, dengan produktivitas lahan sekitar 10 ton per hektare.

Wahyu menambahkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, namun untuk beberapa wilayah lainnya juga,” sambungnya.

Ia optimistis, pembentukan BUMD pangan ini dapat menjadi solusi untuk menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon.

Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau.

“Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya.

Dengan adanya BUMD pangan, Pemkab Cirebon berharap, harga bawang merah di pasar dapat lebih stabil, serta memastikan ketersediaan stok hasil panen yang melimpah, sehingga tidak ada produk yang terbuang.

“Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” tutupnya. (din)


Universitas Malaysia dan UIN Siber Cirebon Lakukan Penandatangan Kerjasama Menuju Twin University dan Internasionalisasi PJJ Yang Berkualitas Global

FOKUS CIREBON - Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Asia e University Malaysia merupakan selangkah menuju Twin University dan Internasionalisasi Pendidikan Jarak Jauh yang berkualitas global.

Untuk diketahui, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU)  bersama Asia e University Malaysia kembali memperkuat hubungan akademis melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang berlangsung di kampus Asia e University, Malaysia. 

Acara ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilakukan kedua universitas pada 26 Mei 2024, dan menandai langkah penting dalam pengembangan kolaborasi internasional terutama dalam pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Senin, (10/10/2024).

Penandatanganan PKS ini melibatkan seluruh fakultas dan pascasarjana di kedua universitas, yang mencerminkan komitmen yang kuat untuk membangun kolaborasi berkelanjutan. 

Dengan adanya perjanjian ini, kedua pihak bertekad untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kerjasama yang saling menguntungkan, serta berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan global.

Salah satu poin penting dalam PKS ini adalah fokus pada pengembangan internasionalisasi enam Jurusan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang ada di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Saat ini, selain menyelenggarakan pendidikan on site, UIN SSC pun menyelenggarakan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk Jurusan PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Sejarah Peradaban Islam (SPI), Pendidikan Bahasa Arab (Hukum Keluarga Islam). 

Melalui kerjasama ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang baik antara kedua institusi untuk menyediakan program-program pendidikan yang lebih beragam dan berkualitas bagi mahasiswa, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. 

Mulai tahun depan, keenam jurusan PJJ akan beroperasi sebagai jurusan PJJ internasional dual degree untuk level magister dengan skema satu tahun belajar di UIN SSC dan satu tahun belajar di kampus Asia e University di Malaysia. Pun untuk yang program sarjana, mahasiswa bisa belajar selama tiga tahun pertama di UIN SSC dan satu tahun terakhir (tahun keempat) di Asia e University. 

Acara ini diinisiasi oleh International Office and Partnership UIN SSC dan delegasi yang terbang ke Malaysia dipimpin oleh Profesor Dr. Jamali (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Transformasi Kelembagaan UIN SSC), para Dekan di lingkungan UIN SSC, dan tim Perencanaan Keuangan UIN SSC. Seluruh pimpinan pucuk Asia e University dan para dekan pun ikut hadir meramaikan acara ini. 

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Profesor Dr. Jamali, mengungkapkan harapannya agar penandatanganan PKS ini dapat menjadi jembatan yang kokoh bagi kedua institusi untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dan produktif. 

"Kami meyakini bahwa melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya akan saling belajar, tetapi juga bertukar pengalaman berharga dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia," tegasnya. 

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk memberikan akses pendidikan global yang terjangkau namun berkualitas tinggi, di mana Asia e University telah menjadi rujukan utama bagi UIN SSC dalam pengembangan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini.

Sementara itu, Profesor Emeritus Tan Sri Datuk Dr. NIK Mustapha Raja Abdullah, Rektor Asia e University Malaysia, juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan tinggi.

"Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan bersama-sama mengembangkan program-program inovatif yang akan membawa manfaat besar bagi mahasiswa kedua belah pihak,' katanya dengan semangat. 

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang pertukaran pengetahuan, tetapi juga tentang menciptakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengakses pengalaman belajar yang lebih luas dan beragam. 

Dengan memadukan keunggulan akademik masing-masing universitas, mereka berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global, sekaligus memperkuat jaringan akademik di tingkat internasional

Acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini diramaikan dengan pelaksanaan International Seminar on Artificial Intelligence in Open, Flexible and Distance Learning (IS-AiOFDL) di mana semua pimpinan kedua universitas menjadi pembicara di seminar ini. Pun tim Perencanaan Keuangan bisa melakukan international benchmarking terkait standar perencanaan keuangan untuk jurusan Pendidikan jarak Jauh berstandar global. 

Dengan penandatanganan PKS ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Asia e University Malaysia siap untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dan sinergis. 

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan pendidikan tinggi sebagai sarana strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif, serta memperkuat hubungan antaruniversitas di tingkat global. 

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berkomitmen untuk bersama-sama menghadapi tantangan pendidikan masa depan dan membuka akses terhadap peluang belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, sehingga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan dunia. (din)