Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 Oktober 2024

Pemkab Bersama Polresta Cirebon Berikan Makanan Bergizi Gratis Di Sekolah Terpencil

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa SDN 3 Cipanas yang berlokasi di Kampung Pagar Gunung, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/10/2024).

Sekadar diketahui, Kampung Pagar Gunung merupakan daerah yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Majalengka.

Oleh karena itu, program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah terpencil.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan, bahwa pemberian makanan bergizi gratis merupakan inisiatif Polresta Cirebon sekaligus mendukung program nasional.

“Kami berkunjung langsung ke SDN 3 Cipanas dan membagikan makanan bergizi kepada para siswa. Selain itu, saya juga memberikan motivasi, agar anak-anak semakin terbuka wawasan dan semangatnya,” ujar Wahyu usai kegiatan.

Wahyu berharap, meski hanya memiliki 64 siswa, anak-anak di SD tersebut tetap dapat berprestasi dan tidak merasa tertinggal dibandingkan dengan sekolah lain.

Ia melanjutkan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi berbagai pihak untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak, di manapun mereka berada, memiliki hak yang sama untuk menerima gizi dan pendidikan yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengungkapkan alasan pemilihan SDN 3 Cipanas, karena lokasinya yang berada di perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Majalengka.

“Sekolah ini merupakan salah satu sekolah terpencil di Kabupaten Cirebon, berada di wilayah paling ujung dan sulit dijangkau,” ujar Sumarni.

Pemberian MBG ini juga selaras dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah untuk mencapai generasi emas 2045.

“Menu yang kami berikan cukup lengkap, mulai dari nasi, daging teriyaki, telur bulat, sayuran, buah jeruk, susu, puding, hingga air mineral,” tukasnya.

“Harapannya, ini bisa memotivasi mereka, agar kelak menjadi anak-anak yang sukses,” imbuhnya. (din)

Selasa, 22 Oktober 2024

Pemkab Cirebon Apresiasi Pemusnahan Miras Di Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, Imam Ustadi SSi MSi mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, hadir dalam acara pemusnahan miras tersebut.

“Pak Pj (Wahyu Mijaya) mendukung pemusnahan barang bukti miras dari hasil KYD dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon periode September 2024. Semoga ke depan, kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata Imam.

Ia menyebut, barang bukti miras yang dimusnahkan itu merupakan kerja keras jajaran Polresta Cirebon dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Imam mengapresiasi Polresta Cirebon, karena sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Salah satu progres pemerintah daerah adalah menciptakan kondisi yang kondusif, aman, nyaman dan damai di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Karena itu, Pak Pj selalu bersama kita sebagai pijakan dalam rangka menjalankan seluruh program, dan dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera,” lanjut Imam.

“Jadi, keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pemusnahan miras ilegal sebagai wujud komitmen menegakkan hukum dan menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan, ribuan botol miras berbagai merek, dan ratusan liter miras tradisional itu berasal dari barang bukti KRYD.

Selain itu, ada juga barang bukti hasil penindakan tindak pidana ringan (tipiring) dari kejaksaan dan pengadilan.

“Jadi, ada 1.678 botol untuk miras berbagai merek. Kemudian, miras tradisional sebanyak 2.213, dan tuak sebanyak 529 liter,” jelasnya.

“Berharap, kegiatan ini mencegah potensi gangguan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat),” kata Sumarni. (din)

Ratusan Mahasiswa dan Dosen Meriahkan Kegiatan Cyber Ekspo di Halaman Gedung Siber Milik UIN Cirebon

Rektor UIN Syber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag sat membuka kegiatan Cyber Ekspo. di halaman gedung Syber milik UIN Syber Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC- Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag membuka langsung kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X yang digelar di gedung Syber yang baru saja diresmikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada 17 Oktober 2024. 

Prof Aan mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengenalkan dan mensosialisasikan sekaligus menindaklanjuti rangkaian transformasi digital yang sudah membuat perubahan besar.

Menurut Prof Aan, jejak digital ini, kita mengikuti apa yang disebut dengan peta jalan.  "Ini saya kira yang harus disosialisasikan dan diimplementasikan secara masif karena peta jalan atau roadmap yang kita buat ini akan berakhir tahun 20027," jelas Prof Aan.

Prof Aan menjelaskan, peta jalan ini bukan hanya paradigma cara pandang, tetapi cara pikir, cara bekerja kita untuk transformasi digital. Peta jalan yang pertama adalah struktur digital, yakni pengembangan infrastruktur digital dalam konteks gedung dan isinya, prosedur digital disamping pembangunan gedung cyber juga membuat penguatan infrastruktur jaringan akses internet cepat pelayanan. Ini kata Prof Aan, harus didukung oleh seluruh unit. 

"Termasuk di dalamnya para dosen dan mahasiswa. Digitalisasi ini harus terus tersosialisasikan dengan baik kepada semuanya," pintanya. 

Peta jalan berikutnya adalah kapacity buliding yaitu peningkatan kompetensi dosen, tenaga kependidikan dan juga mahasiswa. Dari sini, kapan kita mulai memikirkan untuk meningkatan kapasitas digital mahasiswa. Apakah semuanya berbasis anggaran ?.

Menurut Prof Aan, bisa by anggaran bisa juga non anggaran. Sehingga kapasity buliding yang kita lakukan yakni peningkatan kompetensi dan penyusunan bahan ajar, modul digital kemudian marketing digital, sosial.media dan lainnya beberapa hal.itu sudah kita lakukan.

"Itu tidak mungkin semuanya dilakukan di tingkat rektorat ya, 100 orang Kajur, Sekjur pimpinan unit itu juga bisa memfasilitasi 5 atau 10 orang mahasiswa secara berantai, karena kita akan bergerak untuk kompetensi digital mahasiswa," paparnya.

Begitu pula diperkuat dengan cara pandang dan cara mahasiswa berorganisasi, juga by digital, ini harus mulai dipikirkan, jadi anak anak itu harus disiapkan kompetensi didgutalnya. Belum lagi nanti kewirausahaan digital, enterpreunership digital, termasuk tenaga kependidikan pun kita berikan. Disamping di TPID dan yang lain memberikan pembekalan-pembekalan. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Cyner-X, Erfan Gazali, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimakasih atas suport yang diberikan Pak Rektor juga dukungan semua pihak dan para panitia sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X sebagai rangkaian kegiatan ini diisi dengan berbagai program, salah satunya lomba antar sekolah Madrasah dan Pesantren, juga rangkaian persemian Gedung Syber pada 17 Oktober 2024 oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas

Erfan Gazali, M.Si juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan produk digital yang dimiliki oleh UIN Syekh Nurjati Cirebon yang di dalamnya diikuti oleh 5 fakultas ditambah dengan Stan dari Pascasarjana dan 3 dari unit pendukung seperti salah satunya Perpustakaan UIN Siber Cirebon yang kesemuanya berkaitan dengan digital.

"Ketiga unit pendukung tersebut, pertama PTIPD sebagai pangkalan data kita, kemudian kedua Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD), dan ketiga  perpustakaan," terang Erfan kepada media, Selasa, 22 Oktober 2024.

Kemudian tujuan lainnya adalah sosialisasi tentang layanan digital yang kita miliki dan memperkenalkan juga terkait jurusan Prodi (program studi), fakultas yang ada di kita kepada masyarakat khususnya kepada siswa-siswa di wilayah III Cirebon.

Selain itu lanjutnya, Cyber-X ini diawali dengan lomba antar sekolah madrasah dan pesantren yang semuanya berbasis digital. Dan hari ini merupakan acara puncak sekaligus pengumuman kejuaraannya. 

"Jadi acara ini merupakan kelanjutan atau rangkaian sudah dimulai sejak September 2024 lalu. Kemudian hari ini menjadi acara puncak untuk pengumuman dari lomba antara sekolah Madrasah dan Pesantren," ujarnya. 

Mengenai lomba antar sekolah dan Pesantren ini, kata Erfan bertujuan untuk menjaring para siswa-siswa berprestasi khususnya yang di kelas 12 , di mana nanti tahun depan akan melanjutkan kuliah. 

"Nah untuk mereka, peserta ini akan mendapatkan golden tiket dari kampus kita untuk dia dapat masuk ke kampus kita dan memilih jurusan yang dia inginkan," paparnya.

Erfan kembali menjelaskan, jika kegiatan ini didukung oleh 10 booth (stand), yakni 6 booth dari rekanan bank, dan 4 booth dari UMKM. Dan kegiatan ini dilaksanakan dan diisi oleh seluruh civitas akademik UIN Cyber Cirebon.

Saat ditanya kegiatan apa saja  yang akan diselenggarakan pada kegiatan Cyber-X ini, menurut Erfan terdapat sejumlah program kegiatan,  di antaranya ada Talk Show, seni budaya dan juga  tampilan tari seni oleh mahasiswa kita. Selain itu,  juga ada awording (pemberian hadiah) kepada para pemenang.

Selain itu ada game-games juga konjungsi are kemudian nanti ada on the spot jadi langsung melaksanakan kegiatan seperti wawancara segala macamnya dan kegiatan Cyber-X ini dibuka oleh Rektor langsung. (din)

Pemkab Cirebon Gandeng BBWS Upaya Penanganan dan Antisipasi Banjir Musim.Hujan Tiba

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kondisi sejumlah sungai di wilayah barat, Selasa (22/10/2024).

Tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan antisipasi banjir saat musim hujan tiba.

Peninjauan sungai di Desa Bayalangu Kidul dan Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, itu didampingi juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon bersama BBWS akan melakukan normalisasi sungai. “Insyaallah dengan BBWS akan dilakukan normalisasi, tentunya dengan jadwal yang disesuaikan dengan BBWS,” ujarnya.

“Tetapi, kami berharap, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah atau pusat saja, tetapi bersama-sama dengan masyarakat juga,” kata Wahyu usai meninjau sejumlah sungai di wilayah barat Kabupaten Cirebon.

“Jadi, antisipasi banjir bukan hanya kewenangan kami, tapi kebersamaan. Tadi juga, kuwu (kepala desa) sama-sama sudah menunjukkan sungai-sungai yang perlu dilakukan normalisasi,” ucap Wahyu menambahkan.

Ia menyebut, Kecamatan Gegesik memiliki pertanian yang luas. Sehingga, lanjut dia, ketika banjir dampaknya menyasar di kawasan permukiman dan persawahan.

“Ini dampaknya ke hasil panen. Jadi perlu kita antisipasi,” tukasnya.

Senada disampaikan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, BBWS bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah barat.

“Kami nanti koordinasi dengan PUTR untuk alat berat. Mungkin nanti dilakukan di tiga titik sesuai dengan kondisi,” katanya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon berharap upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon bisa mengurai persoalan banjir yang terjadi setiap tahun.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana pun mengapresiasi upaya Pj Bupati Wahyu Mijaya, yang terjun langsung untuk mengantisipasi banjir melalui normalisasi sungai.

“Apa yang dilakukan Pak Pj (Wahyu Mijaya) ini, tentunya akan jadi perhatian tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat, terutama terkait penanggulangan banjir,” ucap Rudiana.

“Apalagi di bulan depan, kan intensitas hujan tinggi. Kita berharap ke depan tidak ada kejadian banjir, setidaknya mengurangi,” singkatnya. (Ara)

Hari Santri 2024 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'

CIREBON, FC - Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), melaksanakan upacara Hari Santri di halaman Gedung Rektorat. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2024 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, yang bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam pidatonya, Prof. Aan Jaelani membacakan sambutan Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya mengenang jasa para santri yang telah berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Prof. Aan.

Sambutan tersebut juga mengingatkan tentang sejarah penting Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945, yang membakar semangat perlawanan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan. 

Peristiwa tersebut menjadi pijakan bagi peringatan Hari Santri yang kini terus diperingati dengan penuh semangat oleh berbagai kalangan, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” dipilih sebagai bentuk penegasan bahwa santri masa kini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. 

Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Dalam pidato tersebut, Rektor juga menekankan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya milik pesantren dan santri, melainkan seluruh elemen bangsa. 

“Hari Santri adalah milik semua golongan yang mencintai bangsa ini. Oleh karena itu, kita semua diajak untuk merayakan dan memaknai Hari Santri dengan semangat perjuangan dan persatuan.”

Upacara diikuti dengan khidmat oleh seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. 

Acara ini diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan, ulama, dan santri yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemaslahatan bangsa.

Dengan semangat Hari Santri, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi santri yang cerdas, berilmu, dan berintegritas tinggi, serta mampu merengkuh masa depan dengan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih gemilang. (din)

Pemkab Cirebon Ajak Santri Harus Berperan Aktif di Era Modern

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak para santri untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berperan aktif dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Ajakan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri 2024 di Kabupaten Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya para santri memahami peran mereka dalam pembangunan bangsa.

“Santri masa kini harus berjuang melawan kebodohan dan kemunduran, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pena dan teknologi,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa tidak hanya terbatas pada masa kemerdekaan, tetapi juga harus berlanjut di era modern.

Santri, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus terus menimba ilmu pengetahuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci bagi santri untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.

“Santri harus mampu menguasai teknologi yang terus berkembang dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat serta kemajuan bangsa,” tuturnya.

Wahyu juga menekankan, perjuangan santri tidak boleh berhenti hanya pada menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga harus mengantisipasi perubahan di masa depan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat masa lalu. Perjuangan harus disesuaikan dengan tantangan zaman yang terus berubah,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan, bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan para pendahulu, terutama dalam menjaga keutuhan bangsa dan persatuan nasional.

Santri, lanjut dia, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, Wahyu menyampaikan bahwa tema Hari Santri 2024, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Tema ini, katanya, mengandung pesan penting bahwa santri harus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Santri memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya berharap, agar semangat perjuangan yang diwariskan para ulama terus dipegang teguh oleh santri di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perjuangan para santri pada masa lalu, seperti peristiwa Resolusi Jihad 1945, harus dijadikan inspirasi oleh generasi santri saat ini.

Ia menilai, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam konteks masa kini, yakni dengan membangun kecerdasan dan keahlian.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak seluruh santri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan.

“Nilai-nilai perjuangan santri adalah milik kita semua, mari kita rayakan bersama dan ambil bagian dalam menjaga warisan luhur ini,” tutupnya. (Ara)

Senin, 21 Oktober 2024

Warga Apresiasi Kerja Kuwu Desa Sampiran KH. Sujito Yang Aktif Turun ke Masyarakat

KH.Sujito, Kuwu Sampiran


KAB CIREBON, FC – Kuwu Desa Sampiran, KH. Sujito, terus menunjukkan dedikasinya dalam membangun desa dan menggerakkan pembangunan dari bawah. Sosoknya kini diapresiasi warga atas kinerja yang dilakukannya sebagai Kuwu Sampiran.

Sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), KH. Sujito kerap turun langsung ke lapangan, mengawasi, serta berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga.

Menurut Bambang, salah satu tokoh masyarakat Desa Sampiran, KH. Sujito selalu meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Pak Kuwu sangat peduli. Beliau tidak hanya berbicara di atas kertas, tapi turun langsung ke masyarakat, memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Keterlibatan langsung KH. Sujito ini membuat warga semakin merasa dekat dan percaya bahwa aspirasi mereka benar-benar didengar. 

"Beliau tak segan hadir di acara-acara sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong hingga kegiatan keagamaan, semua disempatkan. Itu yang membuat beliau begitu dihormati," tambah Bambang.

Pendekatan ini juga diakui sebagai salah satu faktor kunci kesuksesan Desa Sampiran dalam menyusun program-program yang relevan dan bermanfaat. KH. Sujito tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang aktif mendorong kebersamaan dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Kegiatan-kegiatan seperti ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat, menjadikan Desa Sampiran sebagai salah satu desa yang tumbuh pesat dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Sikap KH. Sujito yang rajin turun ke lapangan dan aktif dalam kegiatan sosial, diakui sebagai teladan kepemimpinan desa yang mengedepankan kerja nyata dan kepedulian terhadap warganya. (din)