Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 Desember 2024

Kinerja Kuwu Sampiran KH Sujito Sukses Jalankan Program Desa Tahun 2024

KH Sujito, Kuwu Sampiran

CIREBON, FC – Kepemimpinan KH Sujito sebagai Kuwu Desa Sampiran mendapatkan apresiasi luas atas keberhasilannya dalam merealisasikan berbagai program kerja desa selama tahun 2024. 

Melalui sinergi yang solid antara aparatur desa dan dukungan masyarakat, berbagai sektor utama seperti ekonomi, infrastruktur, dan pelaksanaan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berhasil menunjukkan pencapaian yang signifikan.

Di bidang ekonomi, program-program pemberdayaan masyarakat berhasil meningkatkan taraf hidup warga. Berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga peningkatan akses pemasaran produk lokal menjadi fokus utama. Hasilnya, perekonomian desa menunjukkan tren positif sepanjang tahun.

Sementara itu, di bidang infrastruktur, pembangunan dan perbaikan sarana desa seperti jalan, saluran irigasi, dan fasilitas umum terus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan produktivitas warga desa. 

Dalam pelaksanaan PBB, partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan keberhasilan pendekatan persuasif dan komunikasi yang efektif dari aparatur desa.

Namun demikian, KH Sujito juga mengingatkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi, khususnya dalam bidang lingkungan dan infrastruktur. Musim hujan menjadi perhatian utama karena seringkali menimbulkan genangan dan kerusakan pada beberapa titik infrastruktur desa. 

KH Sujito mengimbau seluruh warga Desa Sampiran untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, ketertiban, dan keamanan, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Alhamdulillah, seluruh tugas di tahun 2024 telah berhasil kita laksanakan dengan baik. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita perhatikan, terutama di bidang lingkungan dan infrastruktur. Mari kita tingkatkan kerjasama dan kepedulian untuk menjadikan Desa Sampiran lebih baik lagi,” ujar KH Sujito.

Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2025 yang telah dilaksanakan, KH Sujito berharap berbagai program yang dicanangkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan bimbingan kepada kita semua dalam menjalankan tugas-tugas di tahun mendatang,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Desa Sampiran terus melangkah maju untuk mewujudkan visi sebagai desa yang sejahtera, nyaman, dan harmonis. (Ara)







Minggu, 08 Desember 2024

Mahasiswa PMI UIN SSC dan Kolaborator Kebaikan ID Bersinergi dalam Aksi Clean Up di Pantai Kesenden

FOKUS CIREBON, FC – Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Kolaborator Kebaikan ID sukses mengadakan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Kesenden, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi sampah di kawasan pantai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Dimulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB, aksi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, relawan, masyarakat setempat, remaja dari berbagai wilayah, serta instansi seperti Himpunan Mahasiswa Biologi, BPBD, DLH, dan perangkat Desa Kesenden.

Acara diawali dengan apel pembukaan, di mana Ketua Pelaksana, Junaedi, mengucapkan terima kasih kepada perangkat Desa Kesenden atas dukungan mereka. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang kita inginkan bersama,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Kolaborator Kebaikan ID, Rafiqhi, yang menyampaikan apresiasinya kepada seluruh relawan dan pihak terkait. “Terima kasih kepada pemerintah desa dan semua yang hadir. Semoga aksi clean up ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan,” tuturnya.

Perwakilan aparat Desa Kesenden turut mengapresiasi semangat para peserta. “Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman dalam kegiatan ini. Semoga aksi ini memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kita,” ungkapnya.

Selama sekitar dua jam, para relawan bergotong royong membersihkan sampah di area bibir pantai. Kegiatan ditutup dengan upacara penutup yang dipimpin oleh Koramil Kesenden, yang memberikan apresiasi atas kontribusi semua pihak yang terlibat.

Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap pelestarian alam dan upaya nyata untuk mengurangi dampak sampah di kawasan pantai. Selain itu, kegiatan ini juga menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk keberlanjutan gerakan peduli lingkungan di masa depan,” ujar salah satu peserta.

Dengan semangat kolaborasi, aksi ini membuktikan bahwa sinergi berbagai pihak mampu memberikan dampak signifikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (Red/Ajeng)

Hasil Swadaya Warga, Jalan Di Sampiran Sepanjang 500 Meter Di Aspal

SAMPIRAN – Warga Desa Sampiran secara swadaya berhasil melaksanakan pengaspalan jalan sepanjang 500 meter. Inisiatif ini muncul dari kebutuhan mendesak akan akses jalan yang lebih baik guna mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat setempat. Namun, proses pengerjaan ini masih menemui kendala, terutama dalam hal kekurangan material.

Tokoh masyarakat Sampiran, Bambang HS, mengungkapkan bahwa upaya ini sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat, baik dalam bentuk tenaga maupun dana. 

“Kami sangat berharap adanya perhatian dari Pemkab Cirebon dan Pemerintah Desa Sampiran untuk membantu menyelesaikan pengaspalan ini. Kekurangan material masih menjadi tantangan terbesar bagi kami,” ujarnya.

Jalan yang tengah diperbaiki ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarpermukiman dan juga mendukung perekonomian warga, khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Bambang juga menyatakan apresiasi kepada warga yang telah bergotong-royong untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang lebih baik. Ia juga menyebut akan berkoordinasi dengan Pemkab Cirebon untuk mencari solusi atas kendala yang ada.

“Kami akan berupaya untuk menyampaikan kebutuhan warga ini kepada dinas terkait di Pemkab Cirebon agar bisa mendapatkan dukungan tambahan,” ungkapnya.

Diharapkan, dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Pemkab Cirebon, pengerjaan jalan ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. Jalan yang layak diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan semangat gotong-royong dan dukungan berbagai pihak, perbaikan infrastruktur di Desa Sampiran diharapkan menjadi contoh baik bagi wilayah lain di Kabupaten Cirebon. (din)

PJ Bupati Yakin Kabupaten Cirebon Juara P2WKSS Tingkat Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri pelaksanaan evaluasi akhir Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Balai Desa Karangwangi, Kecamatan Depok, Jumat (6/12/2024).

Wahyu optimistis Kabupaten Cirebon juara P2WKSS tingkat Provinsi Jabar pada tahun ini.

Wahyu mengatakan, evaluasi akhir P2WKSS merupakan peninjauan lapangan terkait kolaborasi berbagai program peningkatan peran wanita di Desa Karangwangi.

Pemkab Cirebon berkoordinasi dengan berbagai elemen untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan wanita.

“Harapannya, mudah-mudahan hasil evaluasi ini kita bisa mendapatkan raihan terbaik, tentunya berharap menjadi juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat,” ucap Wahyu usai menghadiri evaluasi akhir P2WKSS di Desa Karangwangi.

Ia juga berharap, berbagai program yang telah dilakukan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan wanita, khususnya di Desa Karangwangi dan umumnya di Kabupaten Cirebon.

Sehingga, lanjut dia, program yang telah dilaksanakan itu mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Untuk tahun ini, kita konsen dulu di sini. Untuk tahun 2025 itu yang kita ajukan Desa Cangkoak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Hj Eni Suhaeni SKM MKes mengatakan, dasar pelaksanaan P2WKSS ini merupakan amanat peraturan menteri hingga surat keputusan bupati.

Eni memastikan, seluruh elemen, baik dari perguruan tinggi, BUMD, hingga perangkat daerah terlibat dalam P2WKSS.

Ia berharap, P2WKSS bisa mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat serta sejahtera. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan mental spiritual kaum perempuan.

“Melalui kegiatan yang telah diberikan selama delapan bulan, ini adalah untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik di tingkat keluarga hingga masyarakat,” ucap Eni.

“Kemudian, meningkatkan kualitas ibu dan anak, serta akses layanan kesehatan lebih baik. Membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi perempuan, seperti pelatih keterampilan usaha mikro, mendorong pendidikan perempuan, menciptakan lingkungan bersih dan sehat,” imbuhnya. (din)

Sabtu, 07 Desember 2024

Inilah Peran Strategis Media Partner dalam Membangun Kepercayaan Publik terhadap Kampus Siber UIN Cirebon

FOKUS CIREBON, FC – Transformasi digital menjadi agenda utama Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon dalam menghadirkan pendidikan berbasis teknologi modern. 

Dalam upaya membangun kepercayaan publik, UIN Siber Cirebon terus menjalin kolaborasi strategis dengan sejumlah media partner, seperti fokuscirebon.com, Rakyat Cirebon, KabarCirebon.com, Suara Cirebon, dan Radar Cirebon. Upaya ini sebagai penegasan terhadap visi.

Media partner tersebut memainkan peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai inovasi, program unggulan, dan capaian UIN Siber Cirebon dalam mewujudkan konsep kampus siber. Dengan jaringan luas dan kredibilitas tinggi, media-media ini menjadi jembatan komunikasi antara kampus dan masyarakat.

Sinergi Media dan Kampus

Kolaborasi dengan media lokal memiliki dampak besar dalam membangun citra positif kampus. “Media partner adalah mitra strategis kami untuk memastikan masyarakat dapat memahami dan mendukung langkah-langkah transformasi digital yang tengah dijalankan,” ungkap Ka. Humas UIN Siber Cirebon.

Setiap media partner memiliki kontribusi unik. fokuscirebon.com, misalnya, secara aktif memberitakan inovasi digital UIN Siber Cirebon melalui artikel mendalam yang memberikan wawasan edukatif. Sementara itu, Rakyat Cirebon dan Radar Cirebon fokus pada distribusi informasi melalui media cetak dan daring yang menjangkau berbagai segmen masyarakat.

KabarCirebon.com dan Suara Cirebon juga berperan penting dalam memberikan pembaruan terkait agenda kampus, seperti peluncuran program digital, seminar, dan workshop. Media-media ini membantu memperluas cakupan informasi hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas.

Meningkatkan Kepercayaan Publik

Keberadaan media partner ini memberikan dampak nyata terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UIN Siber Cirebon. Berdasarkan survei internal, lebih dari 80% responden menyatakan bahwa pemberitaan media lokal membantu mereka memahami pentingnya transformasi digital di dunia pendidikan.

“Kami merasa lebih percaya untuk menyekolahkan anak-anak kami di UIN Siber Cirebon setelah membaca informasi tentang fasilitas, inovasi, dan komitmen kampus yang disampaikan oleh media,” ujar seorang mahasiswa.

Komitmen Berkelanjutan

Para media partner juga menyatakan komitmenya untuk terus mendukung UIN Siber Cirebon dalam membangun reputasi sebagai kampus siber terkemuka. [Nama Perwakilan Media] dari Radar Cirebon menyebutkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan kampus, tetapi juga memperkuat peran media sebagai pilar informasi yang edukatif.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang faktual dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga mereka bisa melihat manfaat nyata dari transformasi digital yang dilakukan UIN Siber Cirebon,” ujarnya.

Menuju Masa Depan Pendidikan Digital

Dengan sinergi yang kuat antara UIN Siber Cirebon dan media partner seperti FokusCirebon.com, Rakyat Cirebon, KabarCirebon.com, Suara Cirebon, dan Radar Cirebon, transformasi digital kampus semakin mendapat tempat di hati masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana media dan institusi pendidikan dapat bersama-sama membangun kepercayaan publik demi menciptakan masa depan pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis teknologi. (Nur)

BSA-FIA UIN Siber Cirebon Ikuti Program ITHLA ABROAD BATCH 6 Ke Malaysia, Thailand dan Singapura

CIREBON, FC - Mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Telah Mengikuti Program ITHLA ABROAD BATCH 6 Ke Malaysia, Thailand dan Singapura.

Nur Faizah, Mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengikuti  program Arabic International Arabic Language Teachers Program (ITHLA ABROAD) Batch 6 selama kurang lebih 3 minggu di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Adapun agenda kegiatan ITHLA Abroad International Arabic Teaching Program ini meliputi :

Mengajar Bahasa Arab yang bertempat di Mutiara Integrated  Secondary School (MISS), Hulu Langat, Selangor, Malaysia. 

Memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab).

Puncak Mahrojan Gemilang Pembelajaran Bahasa Arab. 

Kerjasama MOA antara Jurusan Bahasa dan sastra Arab dan Sekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). 

Studi budaya dengan mengunjungi tempat atau layanan yang berfokus pada bidang tertentu diantaranya yaitu kesehatan. 

Faizah Mengajar Bahasa Arab Badar 5 atau setara dengan tingkat SMA akhir selain mengajar dikelas, Faizah  Memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab) seperti mengajarkan Penyusunan Kalimat dalam Bahasa Arab serta mengajarkan metode berbicara bahasa arab dengan membangun lingkungan dua bahasa (Bilingual) yaitu bahasa Arab dan Inggris. 

Selain itu para peserta ITHLA Abroad termasuk Faizah mengadakan Acara Puncak Mahrojan Gemilang Pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui capaian progres pembelajaran bahasa Arab selama mengajar di Mutiara Integrated Secondary School (MISS).  

Program Ithla Abroad diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan mengajar, tetapi dapat memperkaya pengalaman serta memperluas jaringan internasional bagi para peserta. 

Pengalaman ini juga tidak hanya memberi kesempatan bagi Faizah untuk mengasah kemampuan mengajar serta memperdalam keilmuannya, tetapi juga dapat mengenalkan metode pembelajaran Bahasa Arab kepada siswa internasional. 

Di Mutiara Integrated Secondary School, Faizah menggunakan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, sebagai mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab ia juga turut memperkenalkan budaya-budaya serta keterampilan Arab yang bertujuan untuk membangun kepercayaan diri siswa dalam berbicara, mengetahui budaya serta memahami bahasa Arab.  

Pengalaman mengajar di Malaysia ini juga sejalan dengan misi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global. 

Kepala Mutiara Integrated School menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan metode pengajaran yang dibawa oleh Faizah. 

Menurutnya, kehadiran  mahasiswa yang mengabdi disekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). Menunjukkan bagaimana program akademik di seluruh Indonesia khususnya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pendidikan lintas budaya sampai Internasional. (din)

Komisi II DPRD Kota Cirebon Soroti Sejumlah Masalah di Pasar Tradisional

CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menemukan sejumlah permasalahan yang terjadi di pasar-pasar Kota Cirebon. Salah satunya adalah kian maraknya keberadaan pasar tumpah.

Hal itu disampaikan saat rapat kerja komisi II DPRD bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, DKUKMPP Kota Cirebon, Satpol PP, dan Administrasi Umum Setda Kota Cirebon.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP menyebut, bahwa keberadaan pasar tumpah yang berada di luar wilayah pasar tradisional membuat perbedaan harga jadi lebih murah.

Hal itu disebabkan karena pelaku pasar tumpah tidak membayar retribusi kepada pemda, akan tetapi hanya membayar sewa kepada pemilik lahan.

Kendati demikian, ketika hal tersebut kian marak dapat dilakukan penertiban oleh petugas Satpol PP. Apalagi jika melihat status pasar tumpah masuk dalam kategori pedagang kaki lima.

“Contohnya di pasar Kramat, Gunung Sari. Itu pedagang (pasar tumpah) harganya lebih murah, daripada yang di dalam pasar tradisional. Seharusnya masuk di dalam, tetapi berjualan di luar pasar,” kata Handarujati bersama APPSI dan sejumlah pedagang pasar tradisional Kota Cirebon di Griya Sawala, Kamis (7/11/2024).

Begitu pula dengan ketentuan retribusi di dalam peraturan walikota yang harus sudah disesuaikan. Sebab, pedagang mengaku keberatan dengan tarif Rp22 ribu untuk kios dan Rp9 ribu untuk los.

Meski begitu, Perumda Pasar Kota Cirebon memberikan kelonggaran dengan menyesuaikan kondisi pedagang sehingga tarif menjadi Rp10 ribu untuk kios dan Rp5 ribu untuk los.

“Hal ini menjadi bahan kami ke depan untuk berkomunikasi dengan pemda, agar merasionalisasikan target dan mengurangi resistensi ke depan,” tambah Andru, sapaan akrabnya.

Komisi II juga menyoroti perihal penataan pasar tradisional dan modern agar tercipta situasi yang perlu pembaharuan. Sebab, sampai saat ini pedagang pasar tradisional kian berkurang. Dari semula sejumlah 6000 pedagang, kini hanya tersisa 2500 pedagang.

Menurut Andru, pembahasan peraturan walikota terkait pasar tradisional dan modern dapat segera dilakukan, mengingat perwal tentang RDTR juga telah diterbitkan oleh pemda Kota Cirebon.

“Ke depan, kami akan meminta pemda untuk merevisi tentang toko modern tersebut. Pemda juga harus bisa mendengarkan aspirasi dari pedagang pasar, seperti berkaitan dengan jarak, jam operasional, termasuk mengundang pelaku usaha toko modern,” ungkapnya.

Andru juga berpesan agar keberadaan pasar tradisional dapat dilestarikan dengan pengelolaan yang baik, mulai dari kebersihan, ketertiban dan kemanan, agar pengunjung tetap nyaman berbelanja serta tak kalah saing dengan toko-toko modern.

Ia pun berkomitmen, DPRD akan menindaklanjuti permasalahan-permasalahan tersebut. Mengingat keberadaan pasar tradisional juga menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) potensial di Kota Cirebon.

“DPRD akan menindaklanjuti permasalahan ini, karena merupakan hal serius yang tengah dihadapi pedagang pasar di Kota Cirebon,” tuturnya.

Sementara itu, pedagang dari Pasar Kramat, Siti Rahayu (48) berharap pihak terkait dapat meninjau langsung ke pasar-pasar tradisional di Kota Cirebon. Terlebih, penindakan pedagang di luar pasar yang makin banyak.

“Kita juga berharap Pak Direktur Perumda Pasar turun langsung. Karena dari 2012 itu saling lempar tanggung jawab. Kita juga sudah komunikasi ke satpol PP, walikota, mereka (pedagang pasar tumpah) mau masuk, asal bisa difasilitasi pemerintah,” ungkapnya.

Di samping itu, Ketua APPSI Kota Cirebon Romy Arief Hidajat SE juga berharap agar keberadaan pasar tradisional harus tetap eksis, meski toko-toko modern pun kian banyak.

“Kami harapannya pasar tradisional harus dilesatarikan jangan dihilangkan, bagaimana pun juga karena suatu budaya, dan mengangkat perekonomian masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya.

Rapat dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH, Sekretaris Komisi II Subagja dan anggota Komisi II Anton Octavianto SE MM MTr dan Abdul Wahid Wadinih SSos.

Turut hadir Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, Dirut Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon Drs Sekhurohman, perwakilan DKUKMPP Kota Cirebon, dan sejumlah pedagang pasar di Kota Cireblon. (Silmy)