Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 Desember 2024

FGD Tim Abdimas UIN Siber Cirebon Kembangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Munjul


MUNJUL, FC -  Sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Tim Abdimas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Pengembangan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Bersama Karang Taruna di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Cirebon". 

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan persoalan sampah yang ada di kawasan tersebut, serta mencari solusi bersama guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan pada hari selasa (10/12) ini di Aula Balai Desa Munjul, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, Ketua RT/RW, pegiat sosial, serta undangan dari kalangan masyarakat setempat. Sebanyak 50 peserta turut aktif dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini. 

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat, H. Amin Iskandar, Lc., MA, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa masalah sampah merupakan isu yang krusial dan memerlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat, khususnya di tingkat desa. 

Menurutnya, dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat, pengelolaan sampah yang berkelanjutan akan dapat diwujudkan. 

"Melalui FGD ini, kita berharap dapat memetakan berbagai persoalan yang ada di lapangan terkait sampah. Tentunya, pengelolaan sampah yang baik membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk Karang Taruna yang memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak di tingkat desa," ujar Amin dalam sambutannya.

Moderator acara, Nanin Sumiarni, M.Ag, memandu jalannya diskusi yang menghadirkan Penyuluh Swadaya, Agus Budi Siswoyo sebagai narasumber. Agus, yang memiliki pengalaman dalam bidang lingkungan dan pengelolaan sampah, memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga melibatkan aspek ekonomi dan sosial. 

Ia menjelaskan berbagai konsep pengelolaan sampah yang berkelanjutan, seperti pengurangan sampah di sumbernya, pemilahan sampah, serta daur ulang sampah yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. 

"Karang Taruna memiliki peran yang sangat strategis dalam kegiatan sosial, termasuk dalam program pengelolaan sampah. Diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan sampah," kata Agus.

Kuwu Choiruddin, yang diwakili oleh Ahmad Hidayat selaku Kasi Pemerintahan, menyambut positif agenda ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan. 

Ia mengharapkan agar diskusi ini tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat berlanjut ke langkah-langkah teknis yang lebih konkret dalam pengelolaan sampah. Dengan adanya keberlanjutan dalam program ini, diharapkan dapat tercipta sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di Desa Munjul. 

Ahmad Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak, termasuk masyarakat, Karang Taruna, dan pemerintah desa, untuk mewujudkan tujuan tersebut demi kesejahteraan bersama.

Dalam diskusi FGD yang digelar, berbagai persoalan terkait sampah di Desa Munjul terungkap, mulai dari minimnya fasilitas pengelolaan sampah, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan, hingga kurangnya partisipasi pemuda dalam pengelolaan lingkungan. 

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) aspek Zero Waste, langkah-langkah konkret diharapkan lahir untuk mengatasi tantangan ini. 

Inisiatif ini tidak hanya menjadi solusi lokal bagi Desa Munjul tetapi juga potensi model pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Cirebon. (Nur)

Tadris Bahasa Indonesia UIN Siber Cirebon Gelar Kunjungan Kebahasaan : Fokus pada UKBI dan Literasi Digital

 

JAKARTA, FC – Jurusan Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan Penguatan Adab Literasi Digital dalam Era Siber.” 

Acara ini dilaksanakan di Aula Gedung M. Tabrani, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta, pada Rabu (11/12/2024), dengan dihadiri lebih dari 130 mahasiswa semester 1 dan 3, dosen, staf, serta narasumber ahli dari Badan Bahasa.

Ketua Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Tato Nuryanto, M.Pd., menekankan pentingnya kemahiran berbahasa Indonesia dalam menghadapi tantangan era globalisasi.

“UKBI merupakan instrumen resmi untuk mengukur kompetensi berbahasa Indonesia secara menyeluruh. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa memahami pentingnya UKBI, terutama dalam mempersiapkan diri untuk dunia kerja,” ujarnya.

Selain UKBI, isu literasi digital menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Dr. Atikah Solehah, M.Pd., sebagai pemateri utama, menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga mencakup aspek etika. 

“Pemanfaatan teknologi informasi harus disertai dengan literasi digital yang beradab. Mahasiswa perlu memahami bagaimana menggunakan teknologi secara kritis, bijak, dan bertanggung jawab, khususnya dalam menyebarkan informasi berbasis Bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Rianto, M.Pd., Sekretaris Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, menambahkan bahwa UKBI telah menjadi bagian penting dalam kurikulum jurusan sejak awal berdiri. Ia menegaskan bahwa jurusan ini berkomitmen mencetak pegiat bahasa yang kompeten melalui berbagai program unggulan.

Acara ini ditutup dengan simulasi pengisian UKBI daring serta diskusi interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, terutama saat membahas strategi meningkatkan skor UKBI dan penerapan etika literasi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang kebahasaan sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Diharapkan, langkah ini semakin memperkuat peran Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mampu bersaing di tingkat internasional. (Nur)

Selasa, 10 Desember 2024

Dua Atap Ruang Sekolah SMPN 1 Talun, Ambruk, 7 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

CIREBON, FC – Insiden memilukan terjadi di SMPN 1 Talun, Kabupaten Cirebon, ketika dua atap ruang sekolah tiba-tiba ambruk pada Selasa pagi, pukul 08.15 WIB. Kejadian ini berlangsung saat para siswa tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Atap yang ambruk meliputi satu ruang kelas dan satu ruang laboratorium. Akibatnya, tujuh siswa dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Penyebab ambruknya atap kedua ruangan tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan. Pihak sekolah dan dinas terkait tengah bekerja sama untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan insiden ini.

Berdasarkan laporan di lapangan, bahwa sebelum insiden ini terjadi, terdengar suara gemuruh yang menakutkan dan tidak selang berapa lama terdengar suara brukk, yang terdengar jelas bak dentuman, danembuat suara jeritan dari dalam ruang kelas tersebut.

"Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Keamanan siswa adalah prioritas kami, dan kami akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang," ujar seorang perwakilan sekolah.

Sementara itu, keluarga siswa yang berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk memastikan bangunan sekolah dalam kondisi layak dan aman.

Insiden ini menjadi peringatan bagi pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap kondisi bangunan sekolah, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon, demi menjamin keselamatan seluruh siswa dan tenaga pengajar. (Ara)

UIN SIBER Syekh Nurjati Cirebon Raih Peringkat ke-19 Dari 100 PTKIN Se Indonesia

Kampus Siber Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama RI kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi terbaik dunia versi Webometrics. Dalam edisi Juli 2024, delapan PTKIN berhasil menembus daftar 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. 

Salah satu pencapaian membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (CIU) yang meraih peringkat ke-19.

Indikator Penilaian Webometrics

Pemeringkatan Webometrics didasarkan pada tiga indikator utama yang mencerminkan kontribusi perguruan tinggi di era digital :

1. Visibility (50%) – Mengukur tingkat pengaruh dan keterpaparan konten perguruan tinggi di dunia maya.

2. Openness (10%) – Menilai aksesibilitas hasil penelitian dari 310 peneliti teratas di masing-masing perguruan tinggi.

3. Excellence (35%) – Mengukur jumlah artikel ilmiah yang masuk dalam 10% publikasi dengan kutipan terbanyak di setiap bidang ilmu.

Penilaian ini menunjukkan sejauh mana perguruan tinggi memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat peran mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan global.

Capaian UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Sebagai salah satu universitas termuda, dengan turunnya Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024 pada 21 Mei 2024, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil mencetak sejarah. Universitas ini menduduki peringkat ke-19 di tingkat nasional dan masuk dalam 23 perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama yang berhasil masuk 200 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini.

"Alhamdulillah, di usia yang masih muda, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan menjadikan CIU sebagai universitas unggul dan mendunia, sesuai visi kami," ujar beliau.

Potensi PTKIN di Era Digital

Selain UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sejumlah PTKIN lainnya juga mencatatkan prestasi gemilang dalam pemeringkatan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi Islam di Indonesia mampu bersaing dengan perguruan tinggi umum, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital dan kontribusi akademik di tingkat internasional.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi PTKIN lain untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan optimalisasi teknologi informasi. Dengan komitmen bersama, PTKIN di Indonesia diyakini mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun global.

Keberhasilan ini juga menegaskan bahwa perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama RI memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan era digital. (din)

Senin, 09 Desember 2024

UIN Siber Cirebon, Pemerintah Desa Matangaji dan Relawan Bank Sampah dalam FGD Pengelolaan Sampah

FOKUS CIREBON, (FC)– Dalam upaya mengatasi tantangan pengelolaan sampah di Desa Matangaji, Kabupaten Cirebon, Tim Pengabdian Masyarakat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (Cyber Islamic University/CIU) menggandeng Pemerintah Desa, masyarakat, dan relawan bank sampah “Harapan Kita” melalui forum Focus Group Discussion (FGD). 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/12/2024) ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dan merumuskan solusi kolaboratif terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik.

Acara dibuka oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Bambang Ekanara, M.Pd., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan.

“Melalui kerja sama lintas sektor ini, kami berharap dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya. Kepala Desa Matangaji, Rusnadi, dalam sambutannya menggarisbawahi komitmen pemerintah desa untuk mendukung pengelolaan sampah melalui penerapan Peraturan Desa.

Koordinator Relawan Bank Sampah “Harapan Kita” memaparkan kondisi terkini pengelolaan sampah di Desa Matangaji. Ia mengungkapkan bahwa meskipun pengelolaan sampah anorganik, seperti pemisahan botol dan tutupnya, telah berjalan secara rutin setiap Sabtu pagi, pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan utama. 

“Kurangnya fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi hambatan dalam mengelola sampah organik secara efektif,” jelasnya.

Dalam diskusi, Kepala Desa Matangaji menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara semua pihak. “Kami terus menggalakkan sosialisasi dan menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kebijakan pengelolaan sampah. Relawan TPS 3R menjadi mitra penting dalam mencapai tujuan ini,” katanya.

Bambang Ekanara menyatakan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menjadi mitra strategis dalam mendampingi pemerintah desa dan masyarakat. 

“Kami berkomitmen untuk membantu menemukan solusi berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan sampah organik yang selama ini belum optimal,” tegasnya.

Komitmen Bersama untuk Lingkungan Berkelanjutan

FGD ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak yang hadir. Mereka sepakat untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah anorganik sekaligus mencari inovasi dalam pengelolaan sampah organik. Langkah ini diharapkan menjadikan Desa Matangaji sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menghadapi isu lingkungan. Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, Desa Matangaji memiliki peluang besar untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon. (Nur)

Program Ithla Abroad UIN Siber Cirebon di Luar Negeri Tingkatkan Kemampuan Mengajar dan Memperluas jaringan internasional

CIREBON, FC - Mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Telah Mengikuti Program ITHLA ABROAD BATCH 6 Ke Malaysia, Thailand dan Singapura.

Nur Faizah dan Ai Nur Azizah, Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengikuti  program Arabic International Arabic Language Teachers Program (ITHLA ABROAD) Batch 6 selama kurang lebih 3 minggu di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Adapun agenda kegiatan ITHLA Abroad International Arabic Teaching Program ini meliputi.:

Mengajar Bahasa Arab yang bertempat di Mutiara Integrated  Secondary School (MISS), Hulu Langat, Selangor, Malaysia. 

Memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab).

Kerjasama MOA antara Jurusan Bahasa dan sastra Arab dan Pendidikan Bahasa Arab dengan Sekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). 

Studi budaya dengan mengunjungi tempat atau layanan yang berfokus pada bidang tertentu diantaranya yaitu kesehatan. 

Faizah sebagai mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab sedangkan Ai Mahasiswi Pendidikan Bahasa Arab telah mengikuti Kegiatan Mengajar Bahasa Arab didalam kelas. 

Selain itu, memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab) seperti mengajarkan Penyusunan Kalimat dalam Bahasa Arab serta mengajarkan metode berbicara bahasa arab dengan membangun lingkungan dua bahasa (Bilingual) yaitu bahasa Arab dan Inggris. 

Selain itu para peserta ITHLA Abroad termasuk Faizah dan Ai mengadakan Acara Puncak Mahrojan Gemilang Pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui capaian progres pembelajaran serta pengajaran bahasa Arab selama mengajar di Mutiara Integrated Secondary School (MISS).  

Kepala Sekolah Mutiara Integrated School menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan metode pengajaran serta dedikasinya kepada para peserta ITHLA Abroad termasuk Faizah dan Ai. Menurutnya, kehadiran  mahasiswa yang mengabdi disekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). 

Menunjukkan bagaimana program akademik di seluruh Indonesia khususnya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pendidikan lintas budaya sampai Internasional. 

Program Ithla Abroad diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan mengajar, tetapi dapat memperkaya pengalaman serta memperluas jaringan internasional bagi para peserta. 

Pengalaman ini juga tidak hanya memberi kesempatan bagi Faizah dan Ai untuk mengasah kemampuan mengajar serta memperdalam keilmuannya, tetapi juga dapat mengenalkan metode pembelajaran Bahasa Arab kepada siswa internasional. 

Pengalaman mengajar di Malaysia ini juga sejalan dengan misi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global. (Nur)

Menteri Agama RI Resmi Membuka PMB PTKIN 2025, UIN Siber Cirebon Tawarkan 36 Prodi Unggulan

CIREBON FC — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Change the World” di Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah, Palembang, pada Selasa, 3 Desember 2024. Tema ini menjadi panggilan untuk semua pihak agar berani melakukan perubahan mulai dari dalam diri sendiri, demi mengubah dunia.

Dalam pidatonya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya PMB sebagai sarana transformasi psikologi bagi para mahasiswa, yang merupakan generasi muda dengan potensi besar untuk membawa perubahan. 

“PMB ini bukan hanya soal memilih perguruan tinggi, tapi juga sebagai alat untuk mengukur seberapa besar pengaruh lembaga pendidikan dalam membentuk karakter dan kesadaran mahasiswa,” ungkap Menag.

Diikuti oleh lebih dari 58 PTKIN di seluruh Indonesia, PMB PTKIN Tahun 2025 memiliki dua jalur utama seleksi, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). 

Proses pendaftaran untuk jalur SPAN-PTKIN akan dimulai pada 6 Januari 2025 hingga 25 Januari 2025, sedangkan pendaftaran jalur UM-PTKIN dibuka dari 22 April 2025 hingga 28 Mei 2025.

Dalam rangkaian peluncuran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2025, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memaparkan berbagai program studi (Prodi) unggulan yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa. 

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menjadi salah satu kampus inovatif yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.

Rektor menjelaskan, sebanyak 36 Prodi yang tersebar di berbagai fakultas ditawarkan melalui dua jalur utama, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Berikut rincian program studi yang tersedia:

1. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)

Pendidikan Agama Islam (Unggul)

Pendidikan Bahasa Arab (Unggul)

Tadris Bahasa Inggris (Baik Sekali)

Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Unggul)

Tadris Matematika (Baik Sekali)

Tadris Biologi (Unggul)

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Unggul)

Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Baik Sekali)

Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)

Tadris Bahasa Indonesia (Unggul)

Tadris Kimia (Memenuhi Syarat)

Program Jarak Jauh (PJJ): PAI, PGMI, PBA (Izin Operasional)

Informatika (Baik)

Matematika (Baik)

2. Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA)

Sejarah Peradaban Islam (Unggul)

Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul)

Ilmu Al-Quran dan Tafsir (Baik Sekali)

Ilmu Hadis (Baik Sekali)

Bahasa dan Sastra Arab (Baik)

Tasawuf dan Psikoterapi (Baik)

PJJ Sejarah Peradaban Islam (Izin Operasional)

3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)

Perbankan Syariah (Baik Sekali)

Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Akuntansi Syariah (Baik)

Pariwisata Syariah (Baik)

4. Fakultas Syariah (FS)

Hukum Keluarga (Unggul)

Hukum Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Hukum Tata Negara (Baik)

Ilmu Falak (Izin Operasional)

PJJ Hukum Keluarga Islam (Izin Operasional)

5. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI)

Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali)

Pengembangan Masyarakat Islam (Baik Sekali)

Bimbingan Konseling Islam (Baik Sekali)

Sosiologi Agama (Baik)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berwawasan global melalui program-program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan berbagai pilihan program studi tersebut, diharapkan calon mahasiswa dapat memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai PMB PTKIN Tahun 2025 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, informasi lebih detail dapat diakses melalui laman resmi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di https://admisi.syekhnurjati.ac.id.

PMB PTKIN Tahun 2025 merupakan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk berkontribusi dalam membentuk masa depan yang lebih baik, sesuai dengan tema besar “Change the World” yang mengajak generasi muda untuk berani melakukan perubahan dari dalam diri mereka. (Nur)