Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 Januari 2025

Pj Bupati Cirebon Luncurkan Buku “Bunga Setaman” Sebagai Simbol Kasih Ibu

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, secara resmi meluncurkan buku Bunga Setaman dalam acara yang digelar oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (24/1/2025).

Buku ini menjadi karya pertama TP PKK Kabupaten Cirebon yang merangkum makna kasih ibu dalam simbolisasi bunga.

Wahyu mengapresiasi terbitnya buku ini sebagai wujud nyata kontribusi PKK dalam dunia literasi. “Ini adalah karya perdana yang menunjukkan dedikasi PKK Kabupaten Cirebon,” ujar Wahyu.

“Buku Bunga Setaman menggambarkan ibu sebagai tempat cinta bermuara, pelita yang menyala tanpa henti, dengan hati yang seluas samudra,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan, bunga setaman yang harum dan mewangi melambangkan kasih sayang yang tak pernah pudar.

“Ibu adalah mentari pagi yang menerangi jiwa dengan cinta tulus. Buku ini adalah hadiah penuh makna, buah cinta ibu untuk anak-anaknya,” ucapnya menambahkan.

Ketua panitia penyelenggara, Fitiyah, menjelaskan bahwa buku ini merupakan hasil inisiatif Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri Wahyu Mijaya.

Buku ini dirancang untuk menggambarkan peran ibu-ibu sebagai bunga yang tumbuh harmonis, memperindah kehidupan dengan karakteristiknya yang saling melengkapi.

“Ibu adalah sosok penting yang memperindah kehidupan, seperti bunga setaman yang bermekaran penuh warna dan keharuman. Buku ini mengapresiasi peran mereka yang luar biasa,” kata Fitiyah.

Acara ini dihadiri oleh 225 peserta, termasuk 120 anggota PKK dan 205 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Cirebon.

Penyelenggara kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, seperti DWP Setda, DWP Dinas Pendidikan, DWP Dinas Pertanian, DWP Bappenda, serta PKK Kecamatan Plumbon, Kecamatan Jamblang, Kecamatan Sumber, dan Kecamatan Depok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota PKK dan DWP Kabupaten Cirebon, meningkatkan keterampilan dan kemandirian, serta memperluas wawasan untuk mendukung pembangunan daerah.

Ketua PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri, menyatakan antusiasmenya terhadap karya ini. “Kami ingin terus memberikan kontribusi positif melalui berbagai karya yang dapat menginspirasi,” tutur Risfa.

“Buku Bunga Setaman diharapkan bisa menjadi bagian dari literasi yang menginspirasi banyak pihak,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Risfa, Buku Bunga Setaman diharapkan menjadi simbol semangat kolaborasi dan dedikasi ibu-ibu Kabupaten Cirebon dalam membangun masyarakat yang harmonis, penuh kasih, dan berdaya. (din)

Dengan Semangat Demokrasi Ekonomi Syariah, UIN SIBER Cirebon Sukses Gejar RAT

CIREBON - Koperasi Konsumen Syariah Harapan Sejahtera (Kopsyah) UIN Siber Syekh Nurjati menggelar Rapat Anggota Tahunan dengan semangat demokrasi ekonomi syariah, Jumat, 24 Januari 2025. 

RAT dengan tema "Koperasi Milik Kita untuk Kesejahteraan Kita" ini digelar di  lantai 3 Gedung Pascasarjana, dan dihadiri ratusan anggota koperasi yang terdiri dari pengurus, dosen, tenaga kependidikan, satpam, cleaning service, hingga anggota luar biasa.

Acara ini juga dihadiri tamu undangan istimewa, yaitu Handi Sogiyanto, S.E., M.M., dari Dinas KUKMPP Kota Cirebon, serta Dr. Hj. Maemunah, perwakilan dari Dekopinda Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Ketua Kopsyah Harapan Sejahtera, Edy Chandra, M.A., menegaskan pentingnya RAT sebagai forum evaluasi sekaligus langkah konstruktif untuk memajukan koperasi. 

"Keberadaan RAT ini adalah wujud nyata demokrasi, di mana setiap anggota bebas menyampaikan ide, kritik, dan masukan secara terbuka," ujar Edy.

Dr. Hj. Maemunah dari Dekopinda Kota Cirebon mengapresiasi keberadaan Kopsyah UIN Siber Syekh Nurjati sebagai koperasi konsumen syariah pertama di Kota Cirebon. 

"Dengan lebih dari 270 koperasi di Kota Cirebon, Kopsyah UIN Siber diharapkan menjadi pionir yang menularkan praktik baik kepada koperasi lainnya," ungkapnya. Ia juga mengungkapkan agenda pelatihan koperasi yang akan digelar Dekopinda serta harapannya agar salah satu pengurus Kopsyah dapat menjadi bagian dari pengurus Dekopinda.

Handi Sogiyanto, S.E., M.M., dari Dinas KUKMPP Kota Cirebon menyampaikan bahwa koperasi adalah sokoguru perekonomian masyarakat. Ia mencontohkan praktik koperasi sukses di Islandia yang mengelola ekonomi dari hulu ke hilir. "Saya sangat mengapresiasi Kopsyah UIN Siber Syekh Nurjati sebagai koperasi yang sehat dan mampu menjadi contoh baik bagi koperasi lain," ujar Handi.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopsyah Harapan Sejahtera, mengupas tentang pentingnya demokrasi ekonomi dan ekonomi syariah. Menurut Prof. Aan, koperasi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah adalah sokoguru perekonomian masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menciptakan kesejahteraan bersama.

"Sejatinya, koperasi adalah milik kita bersama, atau yang kita sebut sebagai demokrasi ekonomi Indonesia. Dengan prinsip kebersamaan yang dijunjung dalam koperasi, kita berharap koperasi dapat menjadi jalan untuk mensejahterakan seluruh anggotanya," ungkap Prof. Aan.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menutup sesi sambutan dengan menekankan nilai-nilai demokrasi ekonomi dan prinsip syariah. "Koperasi adalah sokoguru perekonomian masyarakat. Dengan prinsip syariah yang mendasari, koperasi mampu mewujudkan kesejahteraan bersama," ujar Prof. Aan sebelum membuka RAT secara resmi.

Rapat Anggota Tahunan ini berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari para anggota. Sebagai penutup, pembagian doorprize menambah semarak acara, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.

RAT tahun ini kembali menunjukkan komitmen Koperasi Konsumen Syariah Harapan Sejahtera UIN Siber Syekh Nurjati dalam mengedepankan demokrasi ekonomi berbasis syariah demi kesejahteraan bersama.  (din)

Wamen Agama RI Akan Kunjungi UIN SIBER Cirebon, Humas UIN : 'Ini Momen Penting'

CIREBON, FC – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia dijadwalkan melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri (UIN) SIBER Cirebon pada 26 Januari 2025 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dinasnya di berbagai daerah, termasuk Medan, Jakarta, dan Bandung.

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian perjalanan Wamenag yang dimulai dari 24 hingga 26 Januari 2025, di mana beliau menghadiri berbagai acara keagamaan dan kunjungan ke institusi pendidikan Islam.

Sesuai agenda, pada 25 Januari 2025, setelah menghadiri acara Haul Masyayikh dan Harlah ke-103 Pesantren Baitul Arqom Bandung, Wamenag akan bertolak ke Cirebon pada malam hari dan menginap di Hotel Grage Cirebon.

Keesokan harinya, 26 Januari 2025, agenda dimulai dengan kunjungan ke Yayasan Al-Khairiyah untuk meninjau dampak banjir di pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Watu Belah, Sumber, Cirebon. Selanjutnya, pukul 10.00 WIB, rombongan akan bertolak ke UIN SIBER Cirebon, di mana Wamenag akan bertemu dengan pimpinan universitas serta tokoh agama setempat dalam acara makan siang bersama.

Menanggapi kunjungan ini, Humas UIN SIBER Cirebon, H. Arifin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kedatangan Wamenag merupakan momen penting bagi kampus dan dunia pendidikan Islam di Cirebon.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wamenag di UIN SIBER Cirebon. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk berdiskusi langsung dengan beliau mengenai penguatan pendidikan Islam berbasis digital dan integrasi keilmuan di era siber. Kunjungan ini juga menjadi bentuk dukungan bagi pengembangan kampus dan sinergi dengan Kementerian Agama RI," ujar H. Arifin.

Lebih lanjut, H. Arifin juga menilai bahwa rangkaian kegiatan Wamenag, termasuk perjalanan dari Medan, Jakarta, Bandung, hingga Cirebon, mencerminkan komitmen beliau dalam mendukung pengembangan pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.

Setelah pertemuan di UIN SIBER Cirebon, rombongan Wamenag dijadwalkan kembali ke Jakarta pada pukul 15.04 WIB menggunakan kereta cepat dari Stasiun Cirebon.

Kunjungan ini diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan pendidikan Islam di Cirebon, khususnya bagi UIN SIBER Cirebon sebagai institusi pendidikan berbasis digital yang terus berkembang. (din)

Dr. Hj. Dewi Fatmasari Terpilih sebagai Presenter di Digital Transactions in Asia VI


MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. 

Dalam ajang bergengsi Digital Transactions in Asia VI, Wakil Dekan II, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., terpilih melalui proses seleksi ketat sebagai salah satu presenter yang akan memaparkan hasil penelitiannya. Konferensi ini diadakan di Universitas Brawijaya Malang, bekerja sama dengan The University of Queensland, Australia. Kegiatan berlangsung mulai, 22-24 Januari 2025.

Ajang ini diikuti oleh akademisi dan peneliti dari berbagai negara di Asia, termasuk Australia, Filipina, Hong Kong, Vietnam, India, dan Malaysia. 

Selain itu, konferensi ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Sumatera Utara (USU), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam jajaran perguruan tinggi prestisius ini menjadi bukti semakin diakuinya kualitas akademik dan penelitian yang dilakukan oleh FEBI.

Dalam kesempatan ini, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., mempresentasikan hasil risetnya yang berfokus pada kemajuan teknologi dan dampaknya terhadap industri perbankan, khususnya dalam penerapan green banking. 

“Kesempatan ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan perspektif Indonesia dalam wacana global, terutama mengenai inklusi keuangan di sektor perbankan di Indonesia,” ungkap Dr. Dewi Fatmasari.

Konferensi Digital Transactions in Asia VI tahun ini mengusung tema "Rural Transactions at the Frontiers of Inclusion". Tema ini menyoroti berbagai isu terkait transaksi digital di kawasan pedesaan serta bagaimana teknologi dapat menjadi katalis dalam mendorong inklusi ekonomi di daerah-daerah terpencil di Asia.

Dekan FEBI, Dr. H. Didi Sukardi, SH., MH., mengungkapkan rasa syukur serta bangga atas partisipasi Dr. Hj. Dewi Fatmasari dalam ajang bergengsi ini. “Ini merupakan pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kualitas akademik dan penelitian yang kompetitif di tingkat internasional,” ujarnya.

Partisipasi ini tidak hanya mengharumkan nama FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, tetapi juga membuka peluang kerja sama internasional dalam bidang riset dan inovasi ekonomi digital. 

Dengan kontribusi tersebut, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan global dan mendukung pengaplikasian teknologi demi pemberdayaan masyarakat. (din)

Pj Bupati Cirebon Tinjau Ruas Jalan Sidamulya-Munjul Yang Terputus

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya meninjau langsung kondisi ruas jalan Sidamulya-Munjul di Kecamatan Astanajapura yang terputus akibat jebolnya gorong-gorong pada Kamis (23/1/2025) malam.

Wahyu menjelaskan, peristiwa ini terjadi setelah debit air sungai meningkat signifikan, sehingga gorong-gorong tidak mampu menahan arus deras. Akibatnya, jalan penghubung antara Desa Sidamulya (Ponpes Buntet) dan Desa Munjul itu mengalami kerusakan parah.

“Ini semalam terjadi ketinggian arus sungai, kemudian akhirnya menjebol gorong-gorong dan itu memutuskan jalur di area Sidamulya dengan Munjul,” kata Wahyu saat di lokasi, Jumat (24/1/2025).

Wahyu menyebut, ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur strategis yang ramai dilintasi masyarakat. Ia menilai, akses yang terputus ini berpotensi menghambat berbagai aktivitas warga jika tidak segera ditangani.

“Jadi ini jalan yang cukup ramai dilintasi oleh masyarakat, barusan kita coba lihat kondisinya,” ujarnya.

Dalam upaya menanggulangi kerusakan tersebut, Wahyu memastikan pemerintah daerah bergerak cepat untuk memperbaiki gorong-gorong yang jebol.

“Kemudian, kita langsung tangani. Mudah-mudahan bisa selesai dalam dua sampai tiga hari, agar bisa dilalui kembali,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada dinas terkait, agar perbaikan dilakukan dengan maksimal, sehingga jalur tersebut kembali dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Menurutnya, penanganan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat pentingnya akses jalan bagi warga setempat.

“Untuk sementara, kami imbau warga memanfaatkan jalan lain. Kami akan memastikan perbaikan ini selesai sesuai target, agar aktifitas warga tidak terganggu terlalu lama,” tuturnya. (Nur)

DPKPP Kabupaten Cirebon Imbau Pengembang Perumahan Segera Serahkan PSU Terlantar


KABUPATEN CIREBON – Menindaklanjuti laporan dari warga Perumahan Persada Sumber Asri, Panorama Bukit Halimpu III, Griya Caraka, Harjamulya Indah, dan Perumahan Griya Mukti Asri perihal permohonan audiensi dan serah terima PSU Perumahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Cirebon mengimbau para pengembang perumahan agar segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang ditelantarkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut merupakan penerapan Pasal 49 ayat (9) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 189 Tahun 2022 tentang Prosedur Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Cirebon, Yayan Suratman mengungkap, ada empat pengembang dari lima perumahan berbeda yang belum menyerahkan PSU yang ditelantarkan.

Pengembang tersebut adalah PT. CIPTA PERSADA PROPERTINDO selaku pengembang Perumahan Persada Sumber Asri dan Perumahan Panorama Bukit Halimpu III; PT. RIDI PRATAMA selaku pengembang Perumahan Griya Caraka; PT. TRIASA TEKNIK INDONESIA selaku pengembang Perumahan Harjamulya Indah; dan PT. SANGGAR GRIYA MUKTI SARI selaku pengembang Perumahan Griya Mukti Asri.

Sebelum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, DPKPP akan melakukan peninjauan PSU ke lapangan.

“Nantinya akan ditinjau lebih dulu, apakah sesuai atau tidak antara yang dilaporkan warga dengan yang ada di lapangan. Kalau sesuai, nanti kita buatkan Berita Acara Serah Terima (BAST), agar nantinya bisa diserahkan ke Pemda,” jelas Yayan. (din)

Kamis, 23 Januari 2025

Musbangkel Pulasaren, DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Perbaikan Infrastruktur

 

CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menghadiri Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) Pulasaren Kecamatan Pekalipan, Kamis (23/1/2025).

Musbangkel merupakan salah satu tahapan dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk satu tahun ke depan.

Khusus di Kelurahan Pulasaren, Andrie menyoroti pembangunan fisik yang belum maksimal, sehingga permasalahan banjir yang masih saja melanda setiap tahunnya. Hal ini dinilai merugikan masyarakat, baik secara material maupun sosial.

“Bahwa pembangunan terutama pembangunan pembangunan fisik di Pulasaren masih kurang baik. Kita bisa lihat dari beberapa hari kemarin, di Kelurahan Pulasaren ada banjir,” kata Andrie.

Ia menduga, penyebab banjir bisa dikaitkan dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Ditambah, infrastruktur drainase di Kota Cirebon masih belum maksimal.

Sehingga, hal ini perlu mendapat perhatian seluruh pihak, baik dari legislatif, eksekutif hingga masyarakat. Di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua stakeholder saling terkait dalam kerja sama dan kesadaran menangani persoalan banjir tahunan ini agar terselesaikan dengan baik,” lanjutnya.

Di tempat sama, Camat Pekalipan Gandi SSTP MSi mengapresiasi atas komitmen DPRD Kota Cirebon, khususnya Ketua DPRD Kota Cirebon yang telah menjalankan fungsi pengawasan secara langsung melalui Musbangkel.

Gandi berharap, hasil musbangkel untuk perencanaan tahun 2026 ini mampu menutup kekurangan anggaran yang ada, sehingga pembangunan daerah dapat dioptimalkan.

“Kami juga sangat berterima kasih atas kehadiran Ketua, dan komitmen dalam menyelesaikan masalah di Kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan khususnya,” tuturnya.

Hadir di acara Lurah Pulasaren Apik Setiati SKM, elemen masyarakat, serta tamu undangan. (Nur)