Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 04 Maret 2025

Pemerintah Kota Cirebon Siap Bersinergi untuk “Jabar Istimewa"



CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo,  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan TNI, POLRI, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk Jawa Barat Istimewa" yang dipimpim langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Selasa (4/3/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Gubernur Jawa Barat, dalam arahannya, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel dalam tata kelola pemerintahan. Dedi mengaku lebih memilih turun langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal.

“Saya mengubah rapat dengan pola ngobrol, tapi tetap menghasilkan solusi,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Barat mengajak segenap unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dan Forkopimda Se-Jawa Barat untuk dapat berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

Ada beberapa hal yang disoroti oleh Gubernur Jawa Barat, misalnya terkait perubahan tata ruang sebagai upaya adaptasi terhadap banjir, pengelolaan tenaga kerja, distribusi bantuan sosial, dan ketertiban umum. 

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat juga meminta kepada seluruh kepala daerah untuk bekerja jujur dan transparan kepada rakyat. 

“Setiap pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan penyediaan air bersih, harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk sumber anggarannya,” tegas Dedi Mulyadi.

Seusai kegiatan, Wali Kota Cirebon menyatakan bahwa Pemerintah Kota Cirebon akan berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan ”Jabar Istimewa” sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta kewenangan masing-masing.

"Sesuai arahan Pak Gubernur tadi, tentu kita akan bersinergi mewujudkan "Jabar Istimewa" melalui pemberantasan Aksi Premanisme yang terorganisasi dan tidak terorganisasi dalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif di Provinsi Jawa Barat, pembangunan pendidikan istimewa, pembangunan kesehatan istimewa, pembangunan infrastruktur istimewa, dan bentuk-bentuk pembangunan daerah lainnya dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dasar," ungkap Edo. (din)




Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan


CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (din)


FPD Bappelitbangda Kota Cirebon, Komisi II DPRD Tekankan Empat Klausul Dasar


CIREBON – Komisi II DPRD menghadiri acara Forum Perangkat Daerah Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Kamis (27/2/2025) di ruang Gotra Sawala gedung Bappelitbangda.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP menekankan empat klausul dasar terhadap tahapan penyusunan perencanaan pembangunan oleh Bappelitbangda.

“Saya tekankan bahwa perencanaan ke depan tentunya harus selaras dan harmonis, karena berkaitan dengan progres SKPD ke depan. Selain itu, dalam perencanaan penting memiliki empat klausul dasar,” kata Andru, sapaan akrabnya.

Menurut Andru, empat klausul tersebut yaitu meliputi tertib perencanaan, tertib administrasi, tertib pelaksanaan, dan tertib evaluasi.

Dalam tertib perencanaan, ia menekankan agar SKPD tidak melakukan praktik copy paste dalam penyusunan program kerja, akan tetapi melihat skala prioritas. Sehingga, tahapan selanjutnya pun akan berjalan baik.

“Kedua, tertib administrasi. Kendati sebagus apapun perencanaan jika administrasi tidak baik, maka akan resisten jadi temuan ke depan, seperti yang terjadi di DPUTR di 2023,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan dalam tahap pelaksanaan agar disesuaikan dengan skema yang telah ditentukan. Sebab, pada tahap evaluasi seluruh aspek akan menjadi penilaian untuk perencanaan selanjutnya.

“Kami menaruh harapan besar, karena dapur perencanaan Kota Cirebon di sini (Bappelitbangda). Kalau di sini tidak siap, ya, secara otomatis timeline APBD akan bergeser,” tuturnya.

Andru juga berpesan, agar Bappelitbangda memperbanyak kajian-kajian, terutama pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, hal itu dapat mengantisipasi terjadi kebocoran PAD.

“Selain itu, inovasi juga penting dilakukan terutama dalam bidang ekonomi kreatif. Sebab hal ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon Drs Agus Herdyana Msi menyebut masih memetakan program prioritas imbas adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Kendati demikian, Bappelitbangda juga menyampaikan telah merumuskan program untuk perencanaan tahun 2026 dengan memerhatikan tujuh prioritas pembangunan.

“Yaitu penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, penguatan ekonomi, pemerataan infrastruktur, pemajuan budaya dan sejarah, profesionalisme ASN, dan stabilitas politik daerah,” katanya.

Hadir pula anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Abdul Wahid Wadinih SSos. (Ara)

Pidato Perdana Walikota Effendi Edo di Rapat Paripurna, Sampaikan Visi Cirebon Setara-Berkelanjutan

CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon pidato pertama Walikota Cirebon masa jabatan 2025-2030, Effendi Edo SAP MSi. Walikota menyampaikan visi Cirebon Setara Berkelanjutan, Selasa (4/3/2025) di Griya Sawala gedung DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, rapat pidato pertama ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan surat edaran Nomor 100.2.4.3/4378/SJ terkait pengesahan kepala daerah.

Bahwa, bagi walikota terpilih yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan pada sidang paripurna setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

“Rapat kali ini untuk mendengarkan pidato Walikota Cirebon termasuk penyampaian visi misi di dalamnya,” kata Andrie.

Andrie berharap, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo SAP MSi dan Siti Farida Rosmawati SPdI mampu mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan Kota Cirebon.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon Dr Drs H Agus Mulyadi MSi yang telah memimpin jalannya pemerintahan daerah selama masa transisi.

“Kami berharap, kepala daerah terpilih dapat bersama-sama dengan DPRD membangun kota Cirebon, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, selama masa kepemimpinannya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Salah satu fokus utama adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, ia memaparkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’ yang bertujuan menciptakan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mencapai tujuan visi, kami merancang lima misi utama yang mencakup peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya,” ujarnya.

Selain efisiensi belanja, Edo juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pihaknya menekankan agar RPJMD Kota Cirebon 2025-2029 akan menjadi landasan awal dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” paparnya.

Edo juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Cirebon yang lebih sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya. (Azis)

Senin, 03 Maret 2025

Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron memimpin apel pagi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (3/3/2025).

Apel pagi ini dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan pegawai dari beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.

“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ungkap Imron.

Ia menegaskan, momentum apel pagi harus menjadi sarana untuk memperkuat tekad dan komitmen dalam mempercepat kemajuan daerah, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, ia berharap, Kabupaten Cirebon dapat terus berkembang menjadi daerah yang beriman, bersih, inovatif, maju, agamis, dan aman.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Imron juga meminta dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran ASN untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon pada periode kepemimpinan yang baru.

Selama bulan suci Ramadan, ia turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada bulan penuh berkah tersebut.

“Mari kita sambut Ramadan dengan penuh suka cita dan keikhlasan. Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” tutupnya. (din)

Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030

 

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menggelar acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 di Lobi Utama, Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Senin (3/3/2025). 

Dr. Drs. Agus Mulyadi, M.Si. yang menjabat Penjabat Wali Kota Cirebon sejak 13 Desember 2023 secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si.

Bertindak selaku saksi dalam serah terima jabatan tersebut adalah Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, Ph.D. 

Seluruh rangkaian acara Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Kota Cirebon, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, dan perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan.

Dalam sambutannya, Agus Mulyadi menyatakan bahwa acara ini merupakan momentum penting dalam sebuah proses pemerintahan. 

“Alhamdulillah, pada hari ini, saya telah menyerahkan sepenuhnya tugas dan tanggung jawab saya selaku Penjabat Wali Kota Cirebon kepada Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030,” ungkapnya.

Agus Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang secara produktif mendukung dirinya dalam kesuksesan pelaksanaan tugas dalam rangka mengawal proses transisi pemerintahan hingga hadirnya pemerintahan definitif.

Selanjutnya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan terima kasih kepada Agus Mulyadi yang telah menjalankan tugas selama 14 bulan sebagai Penjabat Wali Kota Cirebon. 

“Kami haturkan terima kasih banyak atas berbagai pelaksanaan tugas, percepatan program, dan peralihan pemerintahan yang sangat baik,” ucap Effendi Edo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon juga menyinggung terkait munculnya Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. 

“Peralihan roda pemerintahan sekarang menjadi berbeda dengan munculnya instruksi untuk melakukan efisiensi anggaran. Namun, saya dan Ibu Farida memandang bahwa efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk terhambatnya pelaksanaan berbagai program kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Cirebon untuk bekerja sama dan bekerja dengan giat untuk menyelenggarakan roda pemerintahan yang berkualitas dan membawa kemajuan bagi Kota Cirebon di tengah pemangkasan anggaran. (Aisyah)


Effendi Edo sampaikan visi “Cirebon Setara Berkelanjutan” di Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

CIREBON– Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030 (3/3/2025).

Di hadapan segenap pimpinan, para anggota DPRD Kota Cirebon, dan segenap undangan, Wali Kota Cirebon mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Masyarakat Kota Cirebon, yang telah memberikan kepercayaan dan mandatnya kepada pasangan Effendi Edo-Siti Farida untuk memimpin, mengelola, serta menata Kota Cirebon lima tahun ke depan. 

“Secara konstitusional, kami telah sah diangkat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025, tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pada Kabupaten dan Kota, Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, Masa Jabatan Tahun 2025-2030,” jelas Edo.

Pasangan Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati mengusung visi “Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman,dan Berkelanjutan Tahun 2029” atau disingkat “Terwujudnya Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan Tahun 2029”.

“Setara Berkelanjutan mengandung sebuah harapan untuk mewujudkan kesetaraan dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon,” papar Edo.

Menutup pidatonya, Effendi Edo secara khusus memohon dukungan DPRD Kota Cirebon, Pimpinan Instansi Vertikal dan Lembaga, Para Pemangku Kepentingan, dan seluruh elemen masyarakat, agar dapat melaksanakan Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran secara komprehensif pada tahun pertama penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Cirebon dengan tidak menurunkan kualitas layanan publik dan sektor-sektor vital lainnya. (Azis)