Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Juni 2025

Wali Kota Cirebon Buka Orientasi PPPK Formasi 2023, Tekankan Etika, Kolaborasi, dan Profesionalisme

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah Formasi Tahun 2023, Senin (10/6/2025). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan bagi PPPK yang telah lulus seleksi dan mengemban tugas di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya peran aparatur pemerintah dalam menjawab tantangan zaman yang terus berubah. 

“Kita hidup di tengah era perubahan yang sangat cepat. Globalisasi, kemajuan teknologi, dan dinamika sosial menuntut kita untuk tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh dalam karakter, etika, dan integritas,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa orientasi ini bukanlah acara seremonial biasa, melainkan sebuah titik penting dalam membentuk kultur kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. 

Ia berharap para peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN dan etika birokrasi dalam setiap langkah kerja. “Aparatur bukan sekadar pelaksana tugas, tapi harus jadi penggerak perubahan yang strategis dan kolaboratif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan lima prinsip kunci yang harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan. Mulai dari pentingnya belajar terus-menerus, memahami tupoksi secara utuh, menjaga profesionalisme, menjauhi pelanggaran etika dan hukum, hingga membangun kerja sama yang solid antarpegawai.

“Kita ingin melahirkan ASN yang tidak hanya mampu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi. ASN yang punya orientasi pada hasil dan pelayanan publik yang prima. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai bekal awal dalam perjalanan karier sebagai abdi negara," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan arahan kepada para peserta orientasi. Wali Kota mengajak para PPPK untuk menjalankan tugas dan tanggungjawabnya yang berorientasi pada Visi Misi Kota Cirebon, yakni Setara Berkelanjutan dan menjadi ASN yang Berakhlak (Berorientasi, Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati menjelaskan bahwa kegiatan orientasi dilaksanakan dalam tiga angkatan. 

“Angkatan I dilaksanakan pada 10 hingga 12 Juni, Angkatan II pada 16 hingga 18 Juni, dan Angkatan III pada 23 hingga 25 Juni 2025,” jelasnya. Menurutnya, pembagian ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas pelatihan dan agar proses pendampingan dapat berjalan maksimal.

Sri Laksmi juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Lembaga Administrasi Negara, khususnya Direktorat Pembelajaran Karakter dan Sosial Kultural. 

“Tanpa kerja sama dan dukungan dari LAN, kegiatan ini tidak mungkin terlaksana dengan baik. Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut guna meningkatkan kualitas SDM ASN di Kota Cirebon,” ujarnya.

Orientasi ini sendiri mencakup berbagai materi penting, mulai dari nilai-nilai dasar ASN, penguatan etika profesi, pengenalan sistem birokrasi, hingga penguatan sikap integritas dan pelayanan publik. Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif dan interaktif agar peserta bisa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. (Anin)

Wujudkan Hunian Layak, Pemkot Cirebon dan Baznas Salurkan Bantuan Rehab untuk 22 Rumah

Cirebon — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri langsung penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan Baznas Kota Cirebon, Selasa (10/6/2025). 

Acara ini menandai bentuk nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang tinggal di hunian yang sebelumnya tidak layak.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya sinergi semua pihak agar program seperti ini bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. 

Ia juga menyoroti perlunya data yang akurat dan sinkron di tingkat kelurahan dan kecamatan agar bantuan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

“Kebutuhan kita di lapangan banyak, dan itu artinya kita tidak bisa hanya menunggu. Kita harus jemput bola, baik ke provinsi, bahkan ke pusat. Camat dan lurah juga punya peran besar untuk memastikan data benar dan sesuai kondisi lapangan," tegasnya.

Di akhir acara, Wali Kota menegaskan bahwa upaya perbaikan rumah tidak layak huni akan terus digencarkan, dengan menggandeng berbagai elemen, baik pemerintah daerah, lembaga zakat, hingga bantuan dari tingkat provinsi dan pusat.

"Kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik, semoga semakin baik. Agar persoalan Rutilahu  di Kota Cirebon bisa tuntas," harapnya.

Dalam program kali ini, sebanyak 22 rumah warga mendapat bantuan. Ketua Baznas Kota Cirebon, H Hamdan, menjelaskan bahwa program Rutilahu ini dibagi menjadi dua kategori, yakni 11 rumah yang direhab total dan 11 rumah lainnya mendapatkan bantuan stimulan untuk perbaikan.

“Baznas hadir sebagai mitra pemerintah untuk membantu percepatan program sosial. Alhamdulillah hari ini, kami bersama Pemkot Cirebon menyerahkan hasil kerja nyata berupa rumah yang lebih layak untuk dihuni,” ungkap Hamdan. 

Penyerahan kunci simbolis ini tidak hanya menjadi bentuk seremonial semata, melainkan juga menjadi momen refleksi dan komitmen untuk terus melanjutkan program serupa. Kolaborasi antara Pemkot dan Baznas dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat. (din)



Fitri Nurkholipah Mahasiswi PBA UIN Siber Cirebon Raih Beasiswa dari Harvard University

CIREBON, FC – Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal Cyber Islamic University (CIU), Fitri Nurkholipah, mahasiswi semester 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), sukses meraih beasiswa penuh dalam Program Aspire Leaders 2025, yang digagas oleh akademisi Harvard University dan Harvard Business School.

Program elit ini dirancang untuk mengasah kepemimpinan global, keterampilan profesional, dan soft skill mahasiswa dari seluruh dunia, serta menjadi batu loncatan menuju dunia internasional. 

Fitri berhasil lolos seleksi ketat dan menjadi delegasi mahasiswa Indonesia yang akan mengikuti program selama 9 minggu secara daring.

"Saya merasa terhormat bisa menjadi salah satu delegasi dari Indonesia yang mendapat fully funded scholarship dari Aspire Institute. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar langsung dari para akademisi Harvard," ujar Fitri antusias.

Diakses dari 195 Negara, Diampu Langsung oleh Dosen Harvard

Program Aspire Leaders diikuti peserta dari lebih 195 negara dan sepenuhnya gratis. Materi diajarkan oleh dosen-dosen terkemuka Harvard, serta menampilkan seminar eksklusif bersama akademisi dan profesional kelas dunia. 

Program ini tidak hanya menawarkan pelatihan akademik, tetapi juga membuka akses pada jejaring global, mentorship, dan peluang karier di tingkat internasional.

Ketua Prodi PBA, Nanin Sumiarni, M.Ag, menyambut prestasi Fitri dengan bangga. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti bahwa mahasiswa PBA UIN Cirebon mampu bersaing di level global.

“Program ini akan memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswi kami, serta membukakan pintu jejaring Aspire alumni yang tersebar di seluruh dunia. Ini prestasi luar biasa,” ungkapnya.

Nanin juga mengajak mahasiswa lain untuk aktif mencari peluang serupa demi meningkatkan kompetensi dan daya saing global.

Rektor: Cermin UIN Siber Cirebon Menuju Kampus Berkelas Dunia

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, turut memberikan apresiasi tinggi atas prestasi Fitri. Menurutnya, pencapaian ini selaras dengan visi UIN Siber Cirebon sebagai kampus unggul dan berkelas dunia.

"Kami bangga atas pencapaian Fitri. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu tampil di level global dan mewujudkan visi universitas sebagai institusi pendidikan yang unggul berkelas dunia," ujar Prof Aan.

Langkah Kecil, Dampak Global

Dengan semangat belajar dan tekad kuat, Fitri Nurkholipah kini tak hanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN Cirebon, tapi juga simbol harapan generasi muda Indonesia untuk menembus batas-batas dunia. Lewat Aspire Leaders Program, langkah kecil dari Cirebon kini menggema di panggung global. (din)

UIN Siber Cirebon Unjuk Gigi di International Converence KRAXII 2025

SURABAYA, FC – Dunia akuntansi tengah menghadapi era baru yang penuh tantangan dan peluang, seiring melesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Isu transformasi profesi akuntansi di tengah revolusi teknologi menjadi sorotan utama dalam International Conference KRAXII yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga, 2–3 Juni 2025.

Mengangkat tema besar tentang masa depan profesi akuntan di era digital, konferensi yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) ini berhasil mencuri perhatian komunitas akademik global. 

Sebanyak 470 makalah ilmiah dari berbagai negara seperti Malaysia, Australia, Inggris, dan Tiongkok dikurasi ketat melalui proses blind peer-review, mempertegas reputasi KRAXII sebagai forum ilmiah unggulan di bidang akuntansi.

Dekan FEB Universitas Airlangga sekaligus Ketua IAI KAPd, Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CA, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pendidikan dan praktik akuntansi.

“Kita berada di titik kritis. Inovasi teknologi, khususnya AI, tidak hanya mengubah metode pembelajaran, tapi juga mendesak akuntan menjadi pemimpin pemikiran, penjaga etika, dan penggerak keberlanjutan,” ungkapnya saat membuka konferensi.

Salah satu sorotan menarik datang dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang menegaskan kiprahnya dalam kancah akademik internasional. 

Dosen muda Aditya Achmad Rakim, S.E, M.E, membedah strategi pemilihan saham berbasis potensi apresiasi modal dan stabilitas dividen, memberikan wawasan praktis untuk pengambilan keputusan investasi yang lebih cerdas dan berbasis data.

Sementara itu, dua mahasiswa dari jurusan Akuntansi Syariah dan Perbankan Syariah, Raditya Rabert Priatna dan Palagan Abiyyu Gumelar, sukses memikat audiens dengan presentasi mengenai penerapan strategi Magic Formula Greenblatt. 

Mereka membuktikan bagaimana metode analisis keuangan yang sistematis, jika dikombinasikan dengan pendekatan teknologi, dapat menghasilkan seleksi saham yang bernilai tinggi di pasar modal Indonesia.

Menurut H. Ridwan Widagdo, M.Si., Ketua Jurusan Akuntansi Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, partisipasi aktif sivitas kampusnya mencerminkan komitmen dalam mencetak akademisi dan praktisi yang relevan, adaptif, dan siap bersaing di era AI.

“Kami percaya bahwa integrasi antara teknologi dan akuntansi adalah keniscayaan. Konferensi ini memperlihatkan bahwa generasi baru akuntan tidak hanya mampu membaca angka, tapi juga menavigasi kompleksitas dunia digital dengan integritas dan visi keberlanjutan,” tuturnya.

Sementara Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., selaku Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pencapaian tersebut.

“Saya sangat bangga dengan capaian dosen dan mahasiswa kami. Partisipasi mereka di konferensi ilmiah internasional ini tidak hanya membuktikan kualitas akademik FEBI, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa kami siap bersaing secara global, dengan riset yang aplikatif dan relevan di era digital,” ujarnya.

Seluruh makalah yang dipresentasikan dalam konferensi ini telah melalui proses blind peer-review yang ketat dan kredibel, memastikan kualitas dan integritas ilmiah tetap terjaga. 

Kehadiran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam KRAXII 2025 menegaskan komitmen kampus dalam membentuk generasi akuntan yang adaptif, inovatif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberlanjutan dan etika di tengah arus teknologi.

Konferensi KRAXII 2025 menegaskan bahwa masa depan akuntansi bukan hanya soal neraca dan laporan laba rugi—tetapi tentang bagaimana teknologi, etika, dan pendidikan berpadu menciptakan masa depan profesi yang lebih cerdas dan bermakna. (din)

Sambangi DPMPTSP Jabar, Wabup Jigus Bahas Percepatan Izin PLTB Pertama di Pulau Jawa

KABUPATEN CIREBON — Harapan besar untuk kemandirian energi di Kabupaten Cirebon semakin dekat menjadi kenyataan. Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, bertemu dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat pada Selasa (10/6/2025).

Hal tersebut dilakukan guna membahas percepatan proses perizinan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang akan dibangun di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pertemuan penting ini berlangsung di Kantor DPMPTSP Provinsi Jawa Barat dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung proyek strategis nasional dalam bidang energi terbarukan.

“Alhamdulillah, hari ini kami hadir di DPMPTSP Provinsi Jawa Barat untuk membahas kelanjutan pembangunan PLTB yang akan dibangun di Kabupaten Cirebon,” ujar Jigus.

“Tujuan kami adalah memfasilitasi dan menyempurnakan proses perizinan agar proyek ini bisa segera terealisasi,” sambungnya.

Menurut Jigus, pihaknya datang bersama Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, untuk mendengarkan secara langsung apa saja kendala yang dihadapi oleh pihak pengembang, sekaligus menyelaraskan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Saat ini sedang dibahas berbagai kendala yang dialami oleh pengembang. Pihak DPMPTSP Provinsi Jawa Barat pun menunjukkan dukungannya, agar proyek PLTB ini bisa cepat selesai dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau lebih dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga angin, merupakan salah satu bentuk energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Proyek ini menjadi sangat istimewa, karena akan menjadi PLTB pertama di Pulau Jawa, sekaligus menandai transformasi Kabupaten Cirebon sebagai daerah pionir dalam pemanfaatan energi hijau.

Menurut Jigus, keberadaan PLTB di Kabupaten Cirebon akan memberikan dampak positif dalam berbagai aspek.

“Harapan kami, pembangunan PLTB ini bisa segera berhasil. Selain bisa menyerap tenaga kerja lokal, terutama warga Kabupaten Cirebon, proyek ini juga akan memperkuat pasokan listrik, tidak hanya untuk Cirebon, tapi juga Jawa dan Bali. Ini adalah langkah besar untuk kemajuan daerah,” ungkapnya. (din)

Senin, 09 Juni 2025

SMSI Indramayu Laksanakan Qurban, Wujud Kepedulian di Hari Raya Idul Adha

 

INDRAMAYU – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan qurban sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat SMSI Indramayu pada Senin, 9 Juni 2025. Pada kesempatan tersebut, SMSI menyembelih se-ekor kambing yang kemudian dagingnya didistribusikan kepada warga sekitar dan masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar sekretariat.

Acara qurban ini turut dihadiri oleh para pengurus SMSI Indramayu serta warga setempat. Mereka bersama-sama menyaksikan proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.

Ketua SMSI Kabupaten Indramayu, Ihsan Mahfudz, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur serta bentuk kepedulian sosial SMSI terhadap sesama.

“Kami berharap daging qurban ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi berkah bagi semua pihak,” ujar Ihsan.

Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk saling peduli dan membantu satu sama lain.

“Sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media siber, SMSI juga memiliki tanggung jawab sosial. Kepedulian terhadap lingkungan dan sesama adalah bagian penting dari nilai-nilai yang kami junjung,” pungkasnya.

SMSI Indramayu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. (din)


Jumat, 06 Juni 2025

Wali Kota Ajak Warga Jadikan Idul Adha Sebagai Refleksi dan Penguatan Nilai Sosial

CIREBON – Ribuan warga Kota Cirebon memadati Alun-alun Kejaksan untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat (6/6/2025). Turut hadir Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, unsur forkopimda, dan jajaran perangkat daerah.

Wali Kota menekankan bahwa Idul Adha merupakan momentum spiritual yang mengingatkan umat pada nilai-nilai luhur yang tercermin dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. 

Menurutnya, kisah tersebut mengajarkan ketaatan, keikhlasan, serta keberanian untuk berkorban demi kebaikan yang lebih besar.

"Kisah itu bukan hanya bagian dari sejarah keagamaan, tapi cermin kehidupan kita hari ini. Dalam hidup, kita juga dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit. Mengutamakan kepentingan bersama, menunda kenyamanan pribadi, dan berbagi kepada yang membutuhkan, itulah makna kurban yang sesungguhnya," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengutip Surah Al-Hajj ayat 37 yang menekankan bahwa bukan daging atau darah kurban yang sampai kepada Allah, melainkan ketakwaan. Ini menjadi pengingat bahwa esensi kurban terletak pada nilai moral dan spiritual yang dibangun melalui ibadah tersebut.

Lebih jauh, ia menyebut bahwa Idul Adha juga sarat nilai sosial. Kurban bukan sekadar bentuk ibadah personal, tetapi juga sarana pemerataan yang dapat mempererat kepedulian sosial. 

"Yang berkecukupan berbagi dengan yang kekurangan, yang kuat peduli pada yang lemah. Kurban adalah alat perajut keadilan," tegasnya.

Dalam semangat tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen membangun kota secara fisik sekaligus spiritual. 

“Kami ingin menjadikan Cirebon bukan hanya maju, tapi juga Setara Berkelanjutan, berangkat dari nilai moral, keadilan, dan kebersamaan,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan Iduladha sebagai titik tolak pembaruan diri dan semangat gotong royong. 

“Mari kita rawat nilai-nilai luhur Cirebon sebagai kota para wali, kota yang toleran, dan kota yang memuliakan budaya,” tutupnya.

Sementara itu, Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Hj Asep Fauzi Firmansyah, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan Idul Adha dan keberangkatan jemaah haji asal Kota Cirebon. 

“Terima kasih kepada Pemkot, Forkopimda, dan seluruh masyarakat atas peran sertanya dalam memastikan jemaah kita berangkat dengan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah mendoakan saudara-saudara yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Mereka menjalani ibadah yang sangat menguras energi, mulai dari thawaf hingga melontar jumrah. Semoga mereka meraih haji mabrur dan kembali dalam keadaan sehat serta membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya,” tambah Asep.

Di akhir pesannya, Asep mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai refleksi untuk memperkuat iman, memperdalam keikhlasan, dan memperluas manfaat kepada sesama. 

“Semoga kurban kita menjadikan kita insan yang lebih rendah hati dan lebih taat kepada Allah SWT,” pungkasnya. (Olan)