Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 17 Juli 2025

Sesi Terakhir SPMB Mandiri UIN Siber Cirebon 2025 Berakhir, Warek I Monitoring

 

CIREBON, FC – Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri Reguler Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Siber Cirebon resmi berakhir pada Rabu sore, 16 Juli 2025. Sesi kelima yang juga menjadi penutup rangkaian seleksi selama dua hari ini berlangsung di Gedung M, yang dikenal sebagai Gedung Siber Lama.

Sebanyak 400 calon mahasiswa baru ambil bagian dalam proses seleksi yang terdiri dari tes CBT dan wawancara. Sesi terakhir ini menjadi penentu akhir bagi para peserta yang telah melewati tahapan seleksi ketat di lingkungan kampus berbasis digital tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si, melakukan monitoring langsung jalannya seleksi bersama Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag

Menurut Ayus, monitoring bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komitmen menjaga kualitas dan transparansi dalam penerimaan mahasiswa.

“SPMB adalah pintu gerbang pertama bagi calon mahasiswa. Kami ingin mereka mendapatkan kesan awal yang positif: pelayanan yang ramah, sistem yang profesional, dan suasana yang mendukung,” ujar Ayus di sela-sela monitoring.

Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan tim teknis yang telah bekerja maksimal selama dua hari penuh. “Keberhasilan seleksi ini adalah hasil kerja sama solid lintas unit kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Zainal Arifin yang menjadi ujung tombak pelaksanaan teknis seleksi menyebut sesi kelima sebagai momen krusial.

“Kami berusaha menjaga konsistensi kualitas layanan dari awal hingga akhir. Tim kami terus menjaga tempo dan semangat kerja sampai sesi terakhir,” jelasnya.

SPMB Jalur Mandiri Reguler 2025 menjadi ajang penting bagi UIN Siber Cirebon untuk menunjukkan kemampuannya menyelenggarakan layanan akademik berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman. Kampus ini terus mengembangkan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan humanis.

Dengan selesainya sesi kelima, seluruh proses seleksi jalur mandiri tahun ini resmi ditutup. Selanjutnya, panitia akan masuk ke tahap evaluasi dan pengolahan hasil untuk menentukan calon mahasiswa terbaik yang siap menjadi bagian dari perjalanan akademik di UIN Siber Cirebon. (Ara)

Momen Rekonsiliasi Pers Nasional : Kapolri Dukung PWI Segera Bersatu Jelang Kongres Agustus 2025

JAKARTA - Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dijadwalkan pada 29–30 Agustus 2025 di Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan penuh agar PWI segera kembali bersatu. 

Dorongan itu disampaikan melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Shandi Nugroho, usai menerima audiensi panitia kongres di Mabes Polri, Selasa (15/7/2025).

“Pak Kapolri selalu menanyakan, kapan PWI akan kembali bersatu? Ini menunjukkan perhatian dan kepedulian beliau terhadap eksistensi dan soliditas PWI sebagai mitra strategis Polri,” ujar Irjen Shandi.

Audiensi tersebut dihadiri jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Kongres PWI. Hadir di antaranya Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, Ketua OC Marthen Selamet Susanto, Wakil Ketua OC Raja Parlindungan Pane, serta beberapa tokoh seperti Totok Suryanto, Tb Adhi, Musrifah, dan Herwan Pebriansyah.

Polri memandang PWI sebagai mitra penting dalam menjaga iklim demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia. Shandi menegaskan bahwa dalam konteks dinamika internal PWI, semua pihak tetap dianggap sebagai rekan.

“Yang di sana teman, di sini juga teman. Kepedulian kita adalah agar PWI kembali bersatu dan kuat,” tegasnya.

Bentuk dukungan konkret Polri juga terlihat saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, di mana institusi kepolisian turut mengirim perwakilan ke dua lokasi perayaan yang diselenggarakan terpisah di Pekanbaru dan Banjarmasin.

Kongres PWI kali ini mengusung tema “Bangkit dan Bersatu”, yang diharapkan menjadi momentum besar untuk rekonsiliasi dan penyegaran organisasi. Wakil Menteri Kominfo Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya momen ini dalam membangun PWI yang lebih inklusif dan profesional, terutama di tengah tantangan era digital dan penyebaran disinformasi.

Sementara itu, Atal S. Depari selaku Wakil Ketua SC menegaskan bahwa kongres harus menjadi titik balik bagi PWI dalam mengembalikan marwah dan kepercayaan publik.

“PWI ke depan harus tampil lebih utuh, kuat, dan bermartabat sebagai pilar keempat demokrasi Indonesia,” tegas Atal.

Sejauh ini, panitia kongres telah melakukan serangkaian audiensi ke berbagai lembaga negara, seperti Kementerian Hukum dan HAM, TNI, dan Kominfo, untuk memperkuat legitimasi dan sinergi lintas sektor.

Dengan dukungan penuh dari Polri dan keterlibatan aktif berbagai pihak, Kongres PWI 2025 diyakini akan menjadi ajang penting untuk memperkuat kembali jati diri PWI—sebagai rumah besar para jurnalis dan garda depan kebebasan pers di Indonesia. (Nur)

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkot Cirebon Dukung Atlet ASIAFI Tampil di Ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional


CIREBON – Perkumpulan Instruktur dan Fitness Indonesia (ASIAFI) Kota Cirebon secara resmi merekomendasikan salah satu pegiat senam terbaiknya, Rahmadanil Tesardo Pasia, untuk mewakili Kota Cirebon dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat pada 25 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Rahmadanil merupakan anggota ASIAFI Jawa Barat yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa di bidang senam aerobik. 

Salah satu pencapaian gemilangnya adalah meraih Juara 1 dalam kategori Senam Aerobik Perorangan Usia 40 tahun ke Bawah pada ajang FORNAS VII tahun 2023 yang digelar di Jawa Barat. Keberhasilan ini menjadikannya salah satu atlet andalan dalam kontingen Kota Cirebon.

Untuk diketahui, FORNAS dilaksanakan setiap dua tahun dan dinaungi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota (Dispora), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), dan Induk Organisasi Olahraga (INORGA). 

"Saya sangat antusias bisa kembali ikut serta, dan tentunya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Harapan saya, bisa membawa pulang medali emas untuk Kota Cirebon," ujar Tesardo dalam pernyataannya.

Selain Tesardo, perwakilan Kota Cirebon dalam ajang tersebut juga mencakup peserta dari komunitas Barongsai dan Onthel, yang juga berada di bawah naungan KORMI. Partisipasi ini menunjukkan keberagaman dan semangat tinggi pegiat olahraga rekreasi dari berbagai komunitas di Cirebon untuk terus aktif dan berprestasi di kancah nasional.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Cirebon yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi saya untuk ikut serta dalam ajang ini. Ini menjadi penyemangat tambahan untuk tampil sebaik mungkin di tingkat nasional,” tambahnya.

Keikutsertaan Tesardo dan rekan-rekannya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Cirebon. Wakil Wali Kota Cirebon secara langsung menerima kunjungan para peserta yang didampingi Kepala Dispora Kota Cirebon, Irawan Wahyono, memberikan apresiasi serta motivasi agar mereka dapat tampil maksimal. 

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh. Semoga bisa bertanding dengan semangat dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk Kota Cirebon,” ujarnya.

Dukungan ini diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi para atlet untuk mengharumkan nama Jawa Barat, khususnya Kota Cirebon.

Pada FORNAS VII sebelumnya, kontribusi dari KORMI Kota Cirebon cukup signifikan, dengan menyumbangkan 2 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. 

Pencapaian ini turut berperan dalam keberhasilan Jawa Barat menjadi Juara Umum dengan total 420 medali. Harapannya, capaian ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di FORNAS VIII nanti. (din)



Selasa, 15 Juli 2025

Komisi II DPRD Tagih Pemda Kota Cirebon Sehatkan BUMD

CIREBON - Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta komitmen dan konsistensi pemerintah daerah menyehatkan perusahaan BUMD. Hal ini disampaikan Komisi II DPRD saat rapat kerja dengan jajaran Direksi lima BUMD di Griya Sawala, Senin (14/7/2025).

Kelima BUMD tersebut yaitu Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Perumda BPR Bank Cirebon, Perumda Pasar Berintan, Perusahaan Daerah Pembangunan, dan Perumda Farmasi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP mengatakan bahwa BUMD harus berani secara terbuka dalam proses perekrutan SDM, termasuk pemilihan Direktur Utama dan Dewan Pengawas.

Menurutnya, harus ada keterbukaan dalam proses perekrutan direksi dan dewan pengawas di dalam struktur BUMD. Sehingga, masyarakat bisa menilai apa yang menjadikan seseorang layak menjadi Direktur Utama maupun Dewan Pengawas.

“Ke depan untuk penyehatan BUMD harus didukung SDM yang kuat. Harus berani terbuka dalam proses perekrutan Dirut dan Dewas, kalau perlu bahas dengan kami fit and proper testnya,” kata Andru, sapaannya.

Dalam rapat tersebut, Komisi II juga mengevaluasi kinerja BUMD di Kota Cirebon selama tahun 2024 yang dinilai tidak sesuai harapan. Sebab, dari target dividen sebesar 15,9 miliar, kelima BUMD hanya mampu menyetor 8,5 miliar.

Andru juga akan mengundang kembali masing-masing BUMD untuk memaparkan capaian kinerja sebagai evaluasi dalam format Forum Group Discussion agar lebih mendalam. Sebab, ia menyebut kelima BUMD memiliki persoalannya masing-masing yang berbeda.

“Kelima BUMD memiliki persoalan yang berbeda-beda. Maka, setelah Komisi II akan melakukan pendalaman lewat FGD dengan masing-masing BUMD, dan kami meminta tiap BUMD agar menyusun action plan ke depan seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cirebon Drs Sumanto menyampaikan rapat kerja dengan Komisi II menyoroti beberapa hal dalam upaya memperkuat serta menyelesaikan persoalan yang ada di BUMD.

Di antaranya, perbaikan tata kelola, keberlanjutan bisnis, pengamanan aset hingga pengelolaannya. Pihaknya juga akan membahas lebih lanjut dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM) terkait permintaan action plan dari Komisi II DPRD.

“Kita sedang merumuskan agar lebih kompleks,” katanya.

Hadir dalam rapat Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Ana Susanti SE MSi, dan sejumlah anggota Komisi II DPRD. Di antaranya, Anton Octavianto SE MM MMTr, Abdul Wahid Wadinih SSos, M Noupel SH MH, H Karso SIP, dan Tommy Sofianna SH. 

LSP UIN Sumber Cirebon Gelar Workshop Verifikasi Skema Selama Dua Hari

CIREBON, FC — Dalam upaya memperkuat sistem sertifikasi profesi berbasis kompetensi dan digitalisasi, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Siber Cirebon menyelenggarakan Workshop Verifikasi Skema selama dua hari, Senin-Selasa, 14–15 Juli 2025. 

Kegiatan ini digelar di Auditorium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), lantai 3, dan diikuti oleh 36 peserta calon asesor LSP.

Workshop ini menghadirkan Senggono, seorang Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai narasumber utama, yang memberikan arahan teknis dan praktis dalam penyusunan serta verifikasi skema sertifikasi yang sesuai dengan standar nasional.

Indra Gunawan, M.Pd., selaku Ketua LSP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para calon asesor mengenai prosedur dan prinsip-prinsip dasar dalam verifikasi skema, yang menjadi dasar dalam pelaksanaan uji kompetensi nantinya.

“Verifikasi skema merupakan fondasi utama dalam memastikan bahwa sistem sertifikasi yang dijalankan oleh LSP benar-benar memenuhi standar nasional dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Workshop ini menjadi titik awal strategis dalam menyiapkan asesor yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tegas Indra.

Lebih lanjut, Indra menekankan bahwa pengembangan dan penguatan kapasitas asesor sangat penting, terlebih UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon saat ini tengah bertransformasi sebagai perguruan tinggi berbasis digital dengan lingkup nasional dan internasional.

Senggono menekankan pentingnya keakuratan, legalitas, dan relevansi skema sertifikasi dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Verifikasi skema adalah jantung dari sistem sertifikasi profesi. Melalui proses ini, kita memastikan bahwa setiap skema yang disusun tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja, termasuk sektor digital dan keislaman yang menjadi ciri khas UIN Siber,” jelas Senggono dihadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia memaparkan secara rinci tentang elemen-elemen penting dalam skema sertifikasi, seperti unit kompetensi, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, serta asesor internalisasi pemetaan jabatan. 

Ia juga membimbing peserta dalam praktik verifikasi dokumen skema secara langsung, memberikan umpan balik kritis, dan berbagi pengalaman lapangan sebagai master asesor nasional.

Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyatakan bahwa LSP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Workshop ini bukan hanya tentang teknis verifikasi skema, tetapi lebih dari itu — ini adalah komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai universitas siber dalam menghadirkan lulusan yang tersertifikasi dan siap bersaing di era digital global,” tegas Rektor.

Didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahsiswaan dan Kerjsama Prof. Dr. Hajam, M.Ag.,Prof. Aan, juga menekankan bahwa sertifikasi profesi bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga keharusan bagi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan industri 4.0 dan society 5.0.

Kegiatan hari ini diisi dengan sesi pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik verifikasi dokumen skema, dan simulasi uji skema. 

Para peserta diharapkan mampu menjadi asesor handal yang dapat melakukan penilaian kompetensi secara objektif dan profesional, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh BNSP.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui LSP-nya meneguhkan komitmen sebagai pelopor sertifikasi profesi berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman yang berorientasi pada mutu, daya saing, dan keberlanjutan. (din)

Wabup Jigus Buka Bimtek PSKS, Tegaskan Pentingnya Data Valid untuk Layanan Sosial

 

KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Sosial menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus, di Hotel Apita Tower Cirebon, Selasa (15/7/2025).

Bimtek ini diikuti oleh berbagai unsur seperti Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Karang Taruna, serta unsur lainnya yang terlibat langsung dalam pelayanan sosial di masyarakat.

Wabup Jigus menyampaikan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi PSKS sangat penting, mengingat mereka merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan SDM PSKS, karena mereka yang paling tahu kondisi di lapangan,” ujar Jigus.


Ia menambahkan, melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan PSKS dapat membantu pemerintah daerah dalam memastikan data masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial menjadi lebih valid.

“Ke depan, kondisi masyarakat di Kabupaten Cirebon yang membutuhkan bantuan dapat divalidasi langsung oleh PSKS. Pemerintah daerah pun bisa menggunakan data yang valid,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi terkait data terpadu kesejahteraan sosial. Salah satunya adalah integrasi berbagai data seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data lainnya ke dalam Data Terpadu Sistem Nasional (DTSN).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas PSKS bertujuan agar mereka dapat bekerja lebih mandiri, profesional, dan optimal dalam pelayanan sosial.

Menurutnya, kehadiran PSKS merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah hingga tingkat desa, terutama dalam penanganan pemerlu pelayanan sosial.

“Dengan adanya PSKS, kami bisa bekerja lebih baik dan pemerintah Kabupaten Cirebon dapat hadir di desa-desa melalui layanan PSKS,” ujar Fitri–sapaan akrab Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon.

“Tugas PSKS adalah membantu Dinas Sosial dalam penanganan pemerlu atensi sosial. Harapannya, ke depan kita bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Melalui Bimtek PSKS ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen memperkuat pelayanan sosial yang lebih berkualitas, berbasis data valid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Senin, 14 Juli 2025

Alun-Alun Kejaksan Jadi Oase Malam Hari bagi Warga Cirebon

CIREBON, FC – Suasana malam di Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon kian nyaman dan menenangkan. Setelah seharian lelah beraktivitas, banyak warga memilih menghabiskan waktu di pusat ruang terbuka ini sebagai tempat untuk melepas penat dan merefleksikan diri.

Beragam permainan anak, deretan jajanan kaki lima, serta suasana yang hangat menjadikan alun-alun sebagai tempat favorit di malam hari. Pencahayaan dari lampu-lampu taman yang tertata rapi juga menambah kesan estetis dan memberikan rasa aman bagi para pengunjung.

Tidak hanya itu, area parkir yang luas di halaman depan Masjid Raya At-Taqwa memudahkan pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. Kuliner malam pun hadir dengan berbagai pilihan, mulai dari makanan ringan hingga sajian khas Cirebon yang menggugah selera. 

Tak heran bila malam hari di Alun-Alun Kejaksan terasa seperti ruang rekreasi terbuka yang memanjakan semua kalangan.

“Kami senang bisa punya tempat seperti ini. Malam-malam ke sini rasanya tenang, anak-anak bisa main, kita bisa ngobrol sambil makan jajanan,” ujar Ani Nurhasanah.

Namun demikian, beberapa pengunjung berharap adanya penambahan fasilitas seperti wahana permainan anak yang lebih representatif dan gratis, serta kehadiran tim keamanan yang memadai untuk membantu pengawasan, terutama saat anak-anak bermain lepas.

“Kalau bisa sih ada tambahan air mancur atau hiburan interaktif, supaya anak-anak juga makin betah,” kata Asiyah, warga pengunjung asal luar kota yang malam itu datang bersama keluarganya.

Antusiasme warga menunjukkan bahwa Alun-Alun Kejaksan telah bertransformasi menjadi ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menyenangkan.

Dengan sedikit tambahan fasilitas dan peningkatan pelayanan, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata malam yang semakin menarik, bukan hanya untuk warga lokal, tapi juga wisatawan dari luar daerah. (Ara)