Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 08 September 2025

Pemkot dan DPRD Kota Cirebon Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon secara resmi menyepakati Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, Senin (8/9/2025). 

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa perubahan KUA-PPAS merupakan bagian integral dari proses perencanaan pembangunan daerah, yang mencerminkan penyesuaian terhadap dinamika fiskal dan kebutuhan prioritas pembangunan yang terus berkembang. 

Dokumen ini disusun sebagai tindak lanjut dari perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025, program strategis nasional dari pemerintah pusat, dan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon Tahun 2025–2029.

"Perubahan ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pembangunan dan fiskal yang terus berkembang, baik dari sisi pendapatan daerah, penyesuaian transfer dari pusat dan provinsi, maupun optimalisasi pemanfaatan anggaran melalui pergeseran belanja," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendefinitifkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diterima setelah penetapan APBD 2025, serta memperhitungkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2024 berdasarkan hasil audit BPK-RI. 

Perubahan ini juga mencerminkan perlunya optimalisasi pemanfaatan anggaran melalui pergeseran belanja, guna merespons perkembangan yang terjadi di lapangan.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Kota Cirebon, disepakati bahwa proyeksi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp1.733.692.516.352, sedangkan belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1.780.750.415.965. Dengan demikian, terjadi defisit sebesar Rp47.057.899.613 yang ditutup dengan pembiayaan netto. 

"Semoga dapat dikelola secara bijak dan akuntabel untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih optimal serta sinergi ini terus terjaga demi pembangunan Kota Cirebon yang lebih baik,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa dokumen perubahan KUA-PPAS yang telah disepakati ini akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Dengan demikian, setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (din)



Sabtu, 06 September 2025

Titania Azzahra Rahman Mahasiswi FEBI UIN Siber Cirebon Raih Gelar Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Titania Azzahra Rahman, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih gelar Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025 pada ajang nasional yang digelar di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/9/2025).

Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Yayasan Abhiyya Parama Mavendra di bawah naungan Kementerian Pariwisata RI sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya sektor kuliner yang menjadi daya tarik utama wisata nasional. 

Rangkaian pemilihan telah berlangsung sejak akhir Juli 2025, melalui tahapan pendaftaran, pra-karantina, karantina, hingga puncak Grand Final.

Peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Titania yang mewakili Jawa Barat. Dalam kompetisi tersebut, ia sukses menunjukkan wawasan, keterampilan komunikasi, serta dedikasinya dalam mempromosikan kuliner Nusantara hingga akhirnya menyandang gelar prestisius Duta Pariwisata Indonesia Kuliner 2025.

Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Titania merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa FEBI memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. 

"Kami sangat bangga dan berharap Titania dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi serta turut berkontribusi dalam memajukan pariwisata Indonesia, khususnya pariwisata syariah dan kuliner,” ujarnya.

Selain menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Jawa Barat, prestasi Titania juga menegaskan peran generasi muda dalam memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia ke kancah nasional maupun internasional. 

Dengan gelar yang diraihnya, Titania diharapkan mampu menjadi role model sekaligus agen promosi kuliner Nusantara di era global. (din)

Kamis, 04 September 2025

Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Prodi Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Sukses Digelar

CIREBON  – Program Studi Fakultas Syariah (Fasya) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum pada Kamis, 4 September 2025, bertempat di Gedung Siber Lantai 8 UIN SSC. 

Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan antusiasme tinggi dari peserta yang hadir.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Fasya UIN SSC dalam memberikan kontribusi akademik sekaligus pengabdian kepada masyarakat. 

Melalui program sosialisasi dan penyuluhan hukum, mahasiswa dan sivitas akademika diajak untuk lebih memahami aspek hukum syariah maupun hukum positif yang relevan dengan dinamika kehidupan sosial saat ini.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan ruang diskusi interaktif sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait persoalan hukum yang sering dihadapi dalam masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), yang menjadi motto Fakultas Syariah dalam mengembangkan keilmuan sekaligus kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fasya UIN SSC tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, sikap humanis, serta keterampilan praktis dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat luas.

Untuk informasi lebih lanjut dan dokumentasi kegiatan, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Fakultas Syariah UIN SSC melalui :

Instagram: @fasya_uin.ssc

Facebook: Fasya Uin Ssc

Tiktok: fasya_uin.ssc

Website: fasya.uinssc.ac.id

Rabu, 03 September 2025

Pemkot Cirebon Launching KOIN KOCIR 2025, Dorong Inovasi Berkelanjutan untuk Kemajuan Daerah

 

CIREBON - Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menghadiri acara Launching dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Kota Cirebon (KOIN KOCIR) Tahun 2025 yang digelar di Kantor Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Rabu (3/9/2025). 

Kegiatan dihadiri juga Asisten Administrasi Umum, M Arif Kurniawan dan para kepala perangkat daerah Kota Cirebon.

L

Dalam sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa sejarah panjang Kota Cirebon adalah cermin keberanian untuk berubah dan berinovasi. 

“Para leluhur kita, dari masa Caruban Nagari hingga Kesultanan Cirebon, telah mewariskan nilai penting bahwa kemajuan hanya bisa lahir dari keterbukaan terhadap hal-hal baru. Perdagangan, pendidikan, seni, hingga pemerintahan berkembang karena keberanian untuk berinovasi,” ujarnya.

Sekda juga menegaskan bahwa saat ini Kota Cirebon menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan solusi inovatif. Data terbaru menunjukkan prevalensi stunting sebesar 14,9%, tingkat pengangguran terbuka 6,29%, serta permasalahan kemacetan, keterbatasan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, dan kebutuhan digitalisasi pelayanan publik. 

“Tantangan-tantangan ini adalah realitas yang harus kita jawab bersama melalui inovasi,” tambahnya.

Menurut Sekda, inovasi tidak harus selalu berupa teknologi tinggi atau proyek besar. Ia mengatakan bahwa inovasi bisa sederhana, asalkan menyentuh kebutuhan warga. 

"Contohnya, program membaca 15 menit di sekolah, pengolahan sampah organik menjadi pupuk di kelurahan, atau pemanfaatan aplikasi daring di puskesmas untuk mengurangi antrean. KOIN KOCIR hadir untuk mendorong inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Tema KOIN KOCIR Tahun 2025 yakni “Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi Berkelanjutan,” bukan sekadar slogan, melainkan pesan agar Kota Cirebon terus maju dan mampu bersaing dengan tantangan zaman. 

Sekda mengajak seluruh perangkat daerah, sekolah, puskesmas, kelurahan, komunitas, dan pelaku usaha untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ruang inspirasi dan kolaborasi. 

“Inovasi tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah semata. Dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat harus bersinergi. Semangat kolaborasi inilah yang akan membuat Kota Cirebon semakin tangguh,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana, menambahkan bahwa KOIN KOCIR merupakan salah satu upaya pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. 

“Indeks inovasi daerah Kota Cirebon menunjukkan peningkatan selama tiga tahun terakhir, dari 2022 hingga 2024. Kami berharap kompetisi ini dapat mendorong inovasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta inovasi bentuk lainnya,” jelas Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa inovasi yang dikembangkan Kota Cirebon selama ini telah meraih perhatian di tingkat provinsi Jawa Barat, salah satunya melalui program “Si Gentong” atau Sistem Informasi Geografis Bencana Kota Udang yang digagas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon. 

"Semoga kompetisi inovasi ini tidak akan berhenti di lingkungan pemerintah saja, melainkan akan diperluas hingga melibatkan masyarakat luas," harapnya.

Dengan semangat inovasi berkelanjutan, Pemerintah Kota Cirebon berharap KOIN KOCIR menjadi wadah terbaik dalam menghadirkan gagasan dan karya nyata demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kota Cirebon. (Nur)



Senin, 01 September 2025

Jum’at Berkah, DT Peduli dan KK.ID Tebar Kebaikan di Masjid Al-Muhajirin Sumber Asri

 


CIREBON, FC – Semangat berbagi dan kepedulian kembali hadir di tengah masyarakat. Sejumlah mahasiswa UIN Siber Cirebon yang tergabung dalam Kolaborator Kebaikan Indonesia (KK.ID) bersama DT Peduli Kantor Layanan Cirebon menggelar kegiatan rutin Jum’at Berkah di Masjid Al-Muhajirin, Perum Sumber Asri, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Dalam kegiatan penuh kehangatan itu, sekitar 200 nasi kotak dan minuman es kelapa dibagikan kepada jamaah masjid dan masyarakat sekitar. 

Selain berbagi makanan, panitia juga mengajak jamaah untuk ikut berdonasi melalui open donasi yang diperuntukkan bagi saudara-saudara Muslim di Palestina.

“Jumat adalah hari yang banyak keberkahannya. Kami ingin terus bermanfaat untuk semuanya, karena dibalik senyuman dan ucapan terima kasih jamaah ada kepuasan hati yang tak ternilai,” ungkap Windi, salah satu staf KK.ID sekaligus penerima beasiswa DT Peduli.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pengurus masjid. Ketua DKM Al-Muhajirin, Gaos Asyari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada DT Peduli dan komunitas KK.ID atas kolaborasinya. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Nanda, selaku PIC kegiatan dari KK.ID menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. 

“Setiap senyuman dan ucapan terima kasih dari jamaah memotivasi kami untuk terus melanjutkan program ini,” katanya.

Iqbal dari DT Peduli Cirebon pun turut mengapresiasi kerjasama yang terjalin. “Alhamdulillah Jumber pekan ini berjalan lancar. Terima kasih kepada DKM yang telah memberi ruang, juga teman-teman KK.ID yang luar biasa mendukung dari persiapan hingga pembagian. Kerja kolaborasi membuat semuanya jadi lebih ringan,” pungkasnya.

Selain sebagai sarana berbagi, Jum’at Berkah juga menjadi ajang silaturahmi antara relawan dengan masyarakat sekitar. Program ini diadakan rutin setiap pekan, dan terbuka bagi siapa pun yang ingin turut serta. Harapannya, kegiatan ini bisa terus istiqomah dalam menebar manfaat dan menjemput keberkahan di hari penuh rahmat, Jum’at. (Nur)

Deklarasi Kota Cirebon Damai, Bukti Nyata Sinergitas Wujudkan Kondisi Aman dan Kondusif



CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) , stakeholder terkait dan lapisan masyarakat menegaskan komitmen menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dengan menggelar rapat koordinasi dan penandatanganan Deklarasi Kota Cirebon Damai pada Senin (1/9/2025). Langkah ini diambil sebagai respons atas terjadinya aksi unjuk rasa yang terjadi.

Kegiatan berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon dihadiri jajaran forkopimda, pimpinan perangkat daerah, perwakilan dari organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, LSM, dan organisasi kepemudaan.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo didampingi Wakil Wali Kota  Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah.

Dalam keterangannya, Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Cirebon.

“Agenda hari ini bersama forkopimda adalah sebagai wujud kesepakatan kita semua untuk menjaga Kota Cirebon tetap damai. Ini merupakan respons terhadap aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir. Kami menginstruksikan seluruh elemen mulai dari RT, RW, lurah, camat, hingga tokoh masyarakat dan agama untuk aktif menjaga wilayah masing-masing,” ujarnya.

Wali Kota juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan tetap menjaga suasana yang kondusif, terutama di media sosial.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kita semua. Jangan sampai upaya percepatan pembangunan yang sedang kita jalankan rusak karena tindakan segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Tidak hanya itu, langkah yang dilakukan Pemkot Cirebon adalah sinergi dengan unsur forkopimda dan pihak terkait dengan menggelar patroli keamanan. Wali Kota juga meminta lurah dan camat untuk terus berkoordinasi dan mengedukasi warga. 

"Khususnya anak-anak muda, para pelajar untuk tidak terprovokasi apalagi hingga mengikuti ajakan perusakan fasilitas umum. Mari kita jaga Kota Cirebon bersama-sama agar aman, nyaman dan damai," ajaknya.

Sementara itu, Komandan Korem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menekankan bahwa penanganan aksi massa harus dilakukan secara bijak, terukur, dan bertanggung jawab.

“Perlu kita garis bawahi, para peserta unjuk rasa itu adalah saudara-saudara kita. Namun demikian, terhadap tindakan anarkis, tentu harus ada penindakan yang tegas sesuai aturan,” jelas Danrem.

Danrem juga menegaskan bahwa keamanan Kota Cirebon merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

“Kami mencatat, sebagian besar peserta aksi berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Namun, kami juga tidak menutup kemungkinan adanya provokasi dari pihak luar. Karena itu, antisipasi dan sinergi antar elemen menjadi sangat penting,” tegasnya.

Penandatanganan Deklarasi Kota Cirebon Damai menjadi simbol komitmen bersama seluruh elemen untuk menjaga ketertiban dan menghindari segala bentuk provokasi maupun kekerasan. Seluruh pihak sepakat bahwa stabilitas keamanan adalah syarat utama untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (din)



Yudi Prasetyo Mahasiswa FEBI UIN Siber Cirebon Raih Best Performance di Pasanggiri Mojang Jajaka Ciamis 2025

 

CIAMIS - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Yudi Prasetya, mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih penghargaan Best Performance sekaligus terpilih sebagai Finalis Jajaka 2025 dalam ajang bergengsi Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis 2025.

Kompetisi yang digelar sejak 15 Juni hingga 2 Agustus 2025 oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Yayasan Paguyuban Mojang Jajaka ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk tampil sebagai duta budaya dan pariwisata daerah. Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari kecerdasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, wawasan kebudayaan, serta komitmen terhadap pengembangan pariwisata lokal.

Dalam ajang tersebut, Yudi tampil memukau dengan kepercayaan diri, penguasaan materi kebudayaan, serta kepiawaian berkomunikasi. Hal ini membuatnya layak menerima penghargaan Best Performance.

“Keikutsertaan saya di Pasanggiri Mojang Jajaka ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi pariwisata Ciamis ke khalayak luas,” ujar Yudi.

Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa binaannya.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih saudara Yudi Prasetya. Keikutsertaannya dalam Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis tidak hanya membawa nama baik dirinya, tetapi juga mengharumkan nama FEBI dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Penghargaan Best Performance ini membuktikan bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitasnya dalam bidang budaya, komunikasi, dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Didi menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi FEBI dalam mencetak generasi unggul yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global dengan tetap berakar pada nilai budaya serta kearifan lokal. (din)

Keberhasilan Yudi di Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis 2025 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu berkontribusi di berbagai bidang, tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga di panggung budaya dan pariwisata.

Ajang ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga identitas bangsa serta mengangkat potensi wisata daerah ke tingkat nasional bahkan global.