Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 September 2025

GRAND OPENING GEBYAR BAHASA ARAB 2025 “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”

 

CIREBON – Selasa, 23 September 2025, suasana Gedung ICC UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipenuhi antusiasme sivitas akademika dan para pecinta bahasa Arab. Acara Grand Opening Gebyar Bahasa Arab 2025 resmi dibuka dengan mengusung tema “Menggali Potensi Berbahasa Arab Melalui Kompetisi di Era Transformasi Digital”.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa, dosen, serta tamu undangan hadir memeriahkan pembukaan yang digelar mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya insan akademik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab sekaligus mengasah keterampilan berbahasa di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa internasional yang memiliki peran strategis di dunia pendidikan, budaya, hingga teknologi informasi. Gebyar Bahasa Arab 2025 pun dikemas tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan kolaborasi.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari lomba pidato, kaligrafi, debat berbahasa Arab, hingga seminar inspiratif bersama tokoh-tokoh hebat di bidangnya. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Dengan semangat kebersamaan, Gebyar Bahasa Arab 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital tanpa kehilangan akar budaya serta nilai-nilai keilmuan Islam.

👉 Ayo meriahkan Gebyar Bahasa Arab 2025!

Mari ikuti kompetisi, serap inspirasi, dan rayakan keindahan bahasa Arab di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Nisa)

Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum Atas Raperda Perubahan APBD 2025

CIREBON – Fraksi-fraksi DPRD Kota Cirebon memberikan pemandangan umum atas penyampaian Walikota Cirebon tentang Raperda Perubahan APBD tahun 2025. Hal itu disampaikan saat rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Senin (22/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menjelaskan, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan Perda Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat minggu kedua September tahun anggaran berkenaan.

Hal itu sesuai dalam peraturan pemerintah nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 177. Selanjutnya sesuai pasal 178 ayat 1, setelah disampaikan pembahasan perda tersebut dilaksanakan oleh kepala daerah dan DPRD.

“Pembahasan rancangan perda tentang perubahan APBD, berpedoman pada perubahan RKPD, perubahan KUA dan PPAS. Sementara persetujuan raperda tersebut paling lambat dilakukan 3 bulan sebelum tahun anggaran berkenaan berakhir,” jelasnya.

Andrie juga menyampaikan, raperda perubahan APBD 2025 selanjutnya dibahas secara komprehensif oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemda Kota Cirebon.

“Hal ini harus segera dibahas secara komprehensif, mengingat deadline waktu sampai dengan 30 September, harus sudah ditetapkan untuk difasilitasi gubernur,” tambahnya.

Pemandangan umum disampaikan juru bicara masing-masing fraksi. Untuk Fraksi Golkar disampaikan Indra Kusumah Setiawan AMd, Fraksi NasDem Laurentia Mellynda, Fraksi Gerindra Ruri Tri Lesman.

Selanjutnya, Fraksi PDIP oleh Imam Yahya SFil MSi, Fraksi PKS Nurani H Karso SIP, Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP, Fraksi PAN Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, dan Fraksi PKB Prisilia.

Juru bicara Fraksi NasDem, Laurentia menekankan bahwa capaian pendapatan yang sesuai target yang ditetapkan sangat penting. Ia juga menyoroti penurunan PAD, menurutnya hal tersebut bukan sekadar koreksi teknis tapi masih lemahnya mencari sektor pendapatan yang potensial.

Ia juga menyebut, sejumlah infrastruktur perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Seperti di sektor pendidikan di wilayah pesisir Kota Cirebon.

“Alokasi pendidikan tergolong besar, namun kami menilai porsi itu belum tercermin di lapangan. Seperti di wilayah pesisir, masih ada kerusakan bangunan hingga membuatnya kurangnya fasilitas kelas,” katanya.

Juru bicara Fraksi Demokrat Pembangunan M Handarujati Kalamullah SSos MAP juga menyoroti penurunan PAD sebesar Rp 22,6 miliar, apalagi pemerintah daerah dinilai masih bergantung dari transfer pusat maupun provinsi.

Maka dari itu, ia menyarankan kepada pemda agar membuat kajian PAD agar sejumlah sektor PAD yang potensial dapat terpetakan.

“Kami mendorong pemda untuk terus mencari sektor PAD yang potensial. Inilah pentingnya kajian PAD, supaya dalam proses ke depan, tidak ada lagi debatable, dan punya data yang terukur,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo SAP MSi menyampaikan, perubahan APBD tahun anggaran 2025, yaitu pendapatan direncanakan sebesar Rp 1,733 triliun. Sedangkan untuk belanja direncanakan sebesar Rp 1,780 triliun. Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp 47 miliar.

Menanggapi pemandangan umum dari masing-masing fraksi, Edo menyampaikan akan terus mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar dialokasikan untuk program yang lebih diprioritaskan.

Sehingga, hal itu dapat menjawab setiap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik agar terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Cirebon.

“Kami berharap, sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipekruat. Sehingga, keputusan anggaran yang ditetapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)

Minggu, 21 September 2025

HUT ke 80 Tahun PT KAI, Wali Kota Cirebon Apresiasi Transformasi Layanan dan Inovasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengenang pengalaman masa kecilnya saat menaiki kereta api, ketika itu masih banyak pedagang berjualan di lorong kereta dan beberapa penumpang masih merokok di dalam gerbong. 

Suasana itu berbeda jauh dengan kondisi saat ini, di mana kereta bersih, rapi, dan nyaman. Kenangan masa kecil ini menjadi bukti perjalanan panjang transformasi layanan KAI.

“Dulu, saya pernah mengalami naik kereta masih ada yang jualan,  merokok, dan berdesakan. Sekarang semuanya sudah bersih, nyaman, dan bertransformasi dengan baik," cerita Wali Kota saat menghadiri family gathering perayaan hari ulang tahun ke-80 PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Kantor Daop 3 Cirebon, Minggu (21/9/2025)

Menurut Wali Kota, PT KAI tidak hanya menjaga layanan, tetapi juga terus berinovasi dengan teknologi untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Kontribusi KAI bagi masyarakat juga dinilai besar.

"Saya berharap di usia ke-80 ini, PT KAI semakin melayani masyarakat dengan lebih prima,” ujar Wali Kota di hadapan jajaran manajemen PT KAI dan para peserta family gathering.

Wali Kota juga menyoroti perhatian PT KAI terhadap estetika kota. Salah satu contoh nyata adalah penataan taman heritage di Krucuk, yang menjadi gerbang masuk Kota Cirebon. Taman ini menampilkan identitas budaya lokal, menciptakan kesan pertama yang menarik bagi pengunjung

"Terima kasih PT KAI telah merubah taman ini menjadi lebih rapi dan representatif," ucapnya 

Ia juga menyampaikan bahwa trotoar di sekitar stasiun akan segera dirapikan agar lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara KAI dan Pemkot Cirebon dalam menciptakan kota yang tertata dan nyaman. 

Penataan taman, fasilitas publik, dan gerbang masuk kota menjadi simbol sinergi yang nyata antara perusahaan dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat identitas Kota Cirebon sebagai kota yang bersih, nyaman, dan ramah bagi pengunjung.

Wali Kota menilai, perayaan HUT ke-80 PT KAI di Daop 3 Cirebon menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kereta api di Indonesia sekaligus motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. 

“Semoga PT KAI terus melayani dengan baik, menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, dan senantiasa berinovasi. Sinergi dengan Pemkot Cirebon diharapkan semakin erat demi kemajuan bersama,” harapnya.

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, menekankan bahwa kesuksesan KAI tidak terlepas dari dukungan   pemerintah daerah. Dengan tema ‘Semakin Melayani’, perjalanan KAI selama 80 tahun penuh tantangan dan pencapaian, yang tidak lepas juga dari dukungan masyarakat yang setia menggunakan layanan kereta api.

 “Berkat dukungan semua pihak, termasuk Pemkot Cirebon, KAI mampu menjaga kepercayaan publik," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menambahkan bahwa penataan ulang taman di Kota Cirebon menjadi salah satu bentuk kontribusi KAI bagi pembangunan kota.

 “Taman-taman ini menonjolkan ciri khas Kota Cirebon, seperti bata merah dan Tugu Udang, sebagai bagian dari program TJSL PT KAI," ujarnya.

Selain itu, di taman tersebut ada tulisan ‘Kota Cirebon’ sebagai tanda selamat datang bagi pengunjung. "Kami ingin berkontribusi secara nyata bagi pembangunan kota sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya. (din)



Sabtu, 20 September 2025

Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers : Gaya Menulis Khas Menjadi Kunci Sukses Karier

 


CIREBON — Memiliki gaya menulis khas bukan hanya soal estetika, tapi bisa menjadi penentu arah karier. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers RI, Muhammad Jazuli, S.HI., M.I.Kom., dalam sesi hari kedua Writing Clinic yang diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Karir di Cirebon.(20/09).

Dalam pemaparannya bertajuk "Pentingnya Menulis dengan Gaya Khas dalam Menunjang Karir", Jazuli menekankan bahwa di era digital yang penuh dengan banjir informasi, gaya penulisan yang unik dapat menjadi pembeda sekaligus identitas seorang penulis.

“Tulisan yang menonjol dan punya karakter akan lebih mudah dikenali, diingat, bahkan dipercaya. Ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tapi juga soal membangun citra diri,” ujar Jazuli di hadapan peserta.

Lima Kunci Mengembangkan Gaya Menulis

Untuk membantu peserta mengembangkan gaya menulis pribadi, Jazuli membagikan lima kiat praktis:

1. Kenali Diri dan Nilai yang Ingin Disampaikan

“Mulailah dengan memahami siapa kita dan apa yang ingin disampaikan. Kejujuran dalam tulisan akan terasa lebih kuat dan mengena,” ujarnya.

2. Latihan Menulis Secara Konsisten dan Reflektif

Menurutnya, keterampilan menulis tidak lahir dari teori semata, tetapi melalui praktik rutin dan refleksi terhadap hasil tulisan sendiri.

3. Baca Berbagai Jenis Tulisan

Membaca beragam genre, dari fiksi hingga opini, akan memperkaya gaya dan memperluas perspektif.

4. Minta Umpan Balik

Jazuli mendorong peserta untuk tidak ragu menerima kritik. “Umpan balik adalah cermin. Kita bisa tahu mana yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

5. Eksperimen dengan Format dan Gaya

Ia juga menyarankan agar penulis mencoba berbagai bentuk tulisan untuk menemukan suara dan format terbaik yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Tiga Kunci Sukses dari Jazuli

Menutup sesi, Jazuli berbagi tiga prinsip hidup yang ia yakini sebagai fondasi menuju kesuksesan, yaitu:

1. Ibadah yang benar,

2. Taat kepada orang tua,

3. Menjaga akhlak dalam hubungan sosial.

“Jika tiga hal ini dijaga, insyaAllah kesuksesan akan mengikuti,” pungkasnya.

Sesi ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terutama mahasiswa dan penulis muda yang ingin mengembangkan kemampuan menulis untuk mendukung karier mereka di berbagai bidang. (din)

Jumat, 19 September 2025

Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Cegah Korupsi melalui Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan bersama jajaran kepala perangkat daerah, Jumat (19/9/2025).

Rapat koordinasi ini berfokus pada dua agenda utama, yaitu Evaluasi Perbaikan Tata Kelola melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) serta Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). 

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Koordinasi dan Supervisi KPK yang telah melakukan pendampingan dan supervisi terhadap Pemerintah Kota Cirebon. 

Menurutnya, dukungan dari KPK sangat penting untuk memastikan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan bebas dari tindak pidana korupsi. Wali Kota meminta kepada seluruh perangkat daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan. 

"Mulai dari peningkatan kualitas layanan, keterbukaan informasi, penyelenggaraan forum konsultasi publik, hingga kemudahan dalam akses layanan bagi masyarakat,” tegas Wali Kota.

Ia menambahkan, hasil SPI yang tengah berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2025 diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan, seiring dengan upaya perbaikan menyeluruh yang dilakukan oleh seluruh perangkat daerah.

"Jangan ragu menyampaikan kendala yang dihadapi, agar Tim KPK dapat memberikan solusi yang tepat. Ini penting demi keberlangsungan pemerintahan yang bersih dan kredibel di masa depan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya hingga lima tahun ke depan, seluruh unsur pemerintahan di Kota Cirebon harus bekerja secara tegak lurus sesuai peraturan. Ia memastikan akan terus turun langsung ke lapangan untuk mengawasi jalannya program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Tiga hal yang menjadi fokus saya adalah tata kelola pemerintahan yang baik, tata kelola keuangan yang baik, dan tata kelola pembangunan yang baik. Ketiganya menjadi fondasi kita dalam membangun Kota Cirebon yang maju dan bebas korupsi,” katanya.

Wali Kota kembali menekankan pentingnya kolaborasi, integritas, dan kesungguhan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. "Semoga kerja sama yang erat antara Pemerintah Kota Cirebon dan KPK dapat terus terjalin dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan terpercaya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan komitmen bersama penguatan sinergi pemberantasan korupsi oleh kepala daerah dan Ketua DPRD se-Jawa Barat yang digelar sebelumnya di Gedung Pakuan, Bandung.

“Kami harapkan, komitmen tersebut bukan hanya menjadi pernyataan simbolik dari kepala daerah atau ketua DPRD, tapi juga menjadi komitmen nyata seluruh jajaran pemerintah daerah, baik di eksekutif maupun legislatif,” ujar Arif.

Ia juga menambahkan bahwa strategi pemberantasan korupsi tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pendekatan pendidikan antikorupsi sejak dini. "Mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, serta pembinaan kepada ASN, BUMD, dan penyelenggara negara lainnya," pungkasnya.



Wabup Jigus Pimpin Apel Harhubnas 2025

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang dirangkaikan dengan Apel Kebangsaan di Taman Parkir Sumber, Jumat (19/9/2025).

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Jigus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon yang telah menginisiasi apel bersama tersebut.

“Apel ini menjadi momentum penting bagi kemajuan Kabupaten Cirebon. Tema Harhubnas tahun ini, ‘Bhakti Transportasi untuk Negeri’, selaras dengan semangat kebangsaan bahwa transportasi adalah urat nadi kehidupan,” kata Jigus.

Ia menuturkan, transportasi memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian sekaligus perekat persatuan bangsa.

Menurut dia, sistem transportasi yang baik dapat memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

“Dengan transportasi maju, daerah bisa saling terhubung, kesenjangan antarwilayah berkurang, dan masyarakat semakin mudah mengakses pendidikan, kesehatan, maupun peluang ekonomi,” ujarnya.

Jigus menambahkan, apel kebangsaan yang digelar bersamaan, menjadi ruang untuk memperkuat sinergi menjaga persatuan, terutama dalam situasi politik saat ini.

Ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap berkomitmen menjaga kondusivitas Kabupaten Cirebon.

“Kita juga punya kewajiban mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan,” tuturnya.

Selain itu, ia mengajak insan perhubungan, aparatur sipil negara, pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam memajukan sektor transportasi.

“Mari jadikan sektor perhubungan sebagai lokomotif pembangunan daerah dan bangsa, serta momentum Harhubnas ini untuk memperkuat rasa syukur dan cinta tanah air,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah digelar dalam rangka Harhubnas 2025.

Kegiatan tersebut antara lain, bakti sosial berupa pembagian sembako kepada sopir angkot, pengusaha jasa transportasi, hingga pengemudi ojek daring, serta pembagian helm gratis bagi masyarakat.

Dishub pun menggelar edukasi keselamatan lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran tertib jalan dan menekan angka kecelakaan.

“Kami mengampanyekan pentingnya keselamatan lalu lintas agar masyarakat lebih disiplin di jalan,” ujar Hilman.

Ia menekankan, bahwa transportasi menjadi urat nadi pembangunan sekaligus berpengaruh terhadap inflasi. Karena itu, kata dia, penyediaan transportasi publik yang layak harus menjadi perhatian bersama.

“Harapan kami seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga sektor swasta dapat bersama-sama memikirkan ketersediaan transportasi publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (din)

Kamis, 18 September 2025

Cek Kesehatan Gratis Sudah Menjangkau Hampir 30 Juta Penerima Manfaat

JAKARTA – Hingga pertengahan September 2025, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah menjangkau hampir 30 juta orang. CKG merupakan program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam upaya membangun sistem kesehatan yang adil, menyeluruh, dan fokus pada pencegahan.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini sudah menjangkau sebanyak 29,8 juta penerima manfaat,” ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (18/9).

Masyarakat yang sudah mendaftar CKG tercatat sebanyak 32,3 juta orang yang tersebar di 10.226 puskesmas di seluruh Tanah Air. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program CKG pada 10 Februari 2025 sebagai bagian dari strategi nasional membangun sistem kesehatan yang adil. 

Selain pelaksanaan nyata dari PHTC, program ini juga bagian dari Asta Cita untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang sehat, produktif, dan terlindungi sejak dini. Layanan ini diberikan gratis minimal satu kali dalam setahun.

Tahun ini pemerintah menargetkan 60 juta penerima manfaat dan cakupan penuh secara bertahap untuk seluruh rakyat Indonesia. CKG melibatkan puskesmas, posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, dan komunitas.

Endang menjelaskan, dari 29,8 juta masyarakat yang sudah mendapatkan layangan kesehatan gratis, 5,9 juta di antaranya adalah peserta didik yang berasal dari 91.184 sekolah. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk pesantren di 38 provinsi.

Endang mengatakan, sebaran dari masyarakat peserta cek kesehatan gratis meliputi perempuan dengan total 17.176.524 orang dan laki-laki sebanyak 12.688.214 orang. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat.

“Tentu kita bisa mengerti karena jumlah populasi yang sangat besar di provinsi-provinsi tersebut. Tapi tentu kita juga menginginkan supaya provinsi-provinsi lain segera juga mengejar dengan rate yang sama,” ujarnya.

Provinsi yang jumlah peserta CKG masih kecil, kata Endang, adalah Provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan. Untuk mengejar target 60 juta penerima manfaat tahun ini, Endang mengatakan pemerintah akan terus mengoptimalkan tren pendaftar dan kehadiran periode 10 Februari hingga 17 September 2025, yakni 603.059 pendaftar dan 491.597 orang setiap hari, baik di puskemas maupun di sekolah.

Data penyakit yang terdeteksi

Terkait hasil pemeriksaan kesehatannya, Endang memaparkan, untuk bayi baru lahir didapati lima masalah kesehatan tertinggi. Meliputi kelainan saluran empedu, berat lahir rendah, penyakit jantung bawaan kritis, hipotiroid kongenital, dan defisiensi enzim G6PD (kelainan yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim pelindung sel darah merah).

Sementara, pada anak balita adalah gigi karies, anemia, stunting, gizi kurang, dan perkembangan tidak normal. Dan untuk hasil pemeriksaan masyarakat dewasa, top lima masalah kesehatan tertinggi adalah kurangnya tingkat aktivitas fisik, karies gigi (gigi berlubang), obesitas sentral, kelebihan berat badan (overweight) & obesitas, serta hipertensi.

“Jadi pesan kami, pertama tolong CKG ini dimanfaatkan. Sekolah-sekolah juga dikunjungi dan orang tua mengizinkan anak-anaknya untuk cek kesehatan gratis,” kata Endang. Pesan kedua, Endang meminta masyarakat mengubah gaya hidup dengan lebih banyak berolah raga dan mengurangi makanan minuman manis, asin, dan berlemak.

“Ketiga, kalau sudah diketahui hasilnya dan harus diobati, obatnya harus diminum untuk mencegah penyakit yang lebih berat,” tutup Endang. (Nur)