Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 24 September 2025

UIN Siber Cirebon Perkuat Jaringan Akademik Antar Negara

CIREBON - Tim peneliti Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerja sama riset internasional dengan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Penelitian yang berlangsung pada 17-24 September 2025 ini mengangkat tema “Moderasi Beragama dalam Perspektif Indonesia dan Mesir: Studi Komparatif Literatur Kementerian Agama RI dan Al-Azhar Asy-Syarif.”

Tim peneliti terdiri dari Dr Hj Umayah MAg, Amin Iskandar Lc MAg, dan Prof Dr Kamal Abdelaziz Ibrahim Hassanin dari Mesir.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat jejaring akademik antarnegara serta memperkaya wacana moderasi beragama (wasathiyah) di level global.

Selama di Kairo, tim berkesempatan berdialog langsung dengan dua tokoh penting Al Azhar, yaitu Prof Dr Muhammad Abdu Daim Al-Jindi, Sekretaris Jenderal Majma’ Buhuts al-Islamiyah (Lembaga Riset Al Azhar), dan Prof Dr Abdullah Muhyi Ahmad ‘Azb, Guru Besar Universitas Al Azhar sekaligus mantan Dekan Fakultas Ushuluddin.

Prof ‘Azb menjelaskan bahwa konsep wasathiyah (moderasi) merupakan jalan tengah yang menolak segala bentuk ekstremitas, baik dalam akidah, akhlak, fikih, maupun muamalah.

Sementara itu, Prof Jindi menyampaikan bahwa Al Azhar telah menerbitkan beragam literatur moderasi beragama dalam bentuk diktat kuliah, prosiding, artikel ilmiah, khutbah, hingga konten digital yang disosialisasikan secara luas.

Selain dialog, tim peneliti juga melakukan penelusuran literatur di Perpustakaan Universitas Al Azhar untuk mengumpulkan referensi terkait moderasi beragama versi Mesir.

Literatur tersebut nantinya akan dikaji dan dibandingkan dengan dokumen resmi milik Kementerian Agama Republik Indonesia, guna menyusun analisis komparatif yang mendalam.

Riset ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dan Mesir sebagai dua negara yang aktif dalam mempromosikan nilai-nilai Islam moderat di tengah dinamika global keagamaan saat ini.

Dukung Program Kampus Berdampak, Diskominfo Terima Mahasiwa Magang STMIK/IKMI Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menerima mahasiswa magang program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon.

Kegiatan serah terima mahasiswa magang itu digelar di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025).

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto dalam sambutannya mengatakan, Kampus Berdampak merupakan program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Kampus Berdampak sebagai penguat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kampus Berdampak ini menyasar lima poin, yakni pengabdian mesyarakat, kewirausahaan dan inovasi, magang dan pembelajaran industri, penguatan SDM dam riset, serta transformasi tata kelola perguruan tinggi,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti program Kampus Berdampak akan mendapatkan nilai selama satu semester.

Ia memastikan, Pemkab Cirebon melalui Diskominfo mendukung penuh pelaksanaan magang Kampus Berdampak bagi mahasiswa STMIK/IKMI Cirebon.

“Kami mendukung kegiatan MBKM dalam mengimplementasikan kebijakan Satu Data Satu Peta Kabupaten Cirebon,” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, program Kampus Berdampak di Diskominfo Kabupaten Cirebon bakal berjalan selama tiga bulan.

Kegiatannya meliputi pelatihan pengolahan data dan statistik sektoral, penyusunan metadata, visualisasi dan analisis data, serta pelatihan pengolahan data spasial.

“Dengan adanya program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon diharapkan memberikan kesemapatan bagi mahasiswa untuk memperkaya, dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata. Tentunya, sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa,” tandasnya. (din)








Selasa, 23 September 2025

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jadi Tuan Rumah MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon

 

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Pemerintah Kota Cirebon melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) resmi membuka perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Cirebon. 

Acara yang dipusatkan di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini dibuka pada Selasa malam (23/9), dihadiri ratusan peserta dari berbagai kafilah se-Kota Cirebon.

Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Qur’ani dalam Mewujudkan Masyarakat Kota Cirebon yang Setara dan Berkelanjutan”, MTQ kali ini bukan hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat Cirebon.

Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Cirebon, Drs. Sutikno, A.P., M.Si., menegaskan pentingnya MTQ sebagai media penguatan syiar Islam di tengah masyarakat modern.

“MTQ adalah wadah strategis untuk menanamkan nilai Qur’ani agar menjadi spirit dalam kehidupan sosial masyarakat yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, SE. Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an bagi generasi muda.

“Kami berharap MTQ ke-57 ini menjadi momentum membumikan nilai Qur’ani yang mampu membentuk masyarakat Kota Cirebon yang lebih religius dan harmonis,” ungkapnya.

Selaku tuan rumah, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya.

“Kami bersyukur UIN Siber dipercaya menjadi pusat perhelatan MTQ ke-57. Sebagai mitra strategis Pemerintah Kota, kami siap menyukseskan acara ini dan menjadikannya ajang memperkuat sinergi pendidikan, dakwah, dan pengembangan masyarakat,” tegas Prof. Aan.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan dewan juri oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati, S.Pd., yang sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-57. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi tema yang diangkat tahun ini.

“MTQ harus menjadi penggerak dalam membumikan Al-Qur’an, sehingga tercipta masyarakat Kota Cirebon yang setara, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutur Wakil Wali Kota.

Perhelatan MTQ ke-57 Tingkat Kota Cirebon ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifzhil Qur’an, hingga Fahmil Qur’an. Ajang ini diharapkan menjadi wadah melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama baik Kota Cirebon ke tingkat provinsi maupun nasional. (din)

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan RI, Kejari dan Pemkab Cirebon Tanam 100 Pohon di Pasalakan

KABUPATEN CIREBON — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan dan ketahanan pangan.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Pasalakan, Kecamatan Sumber, Selasa (23/9/2025).

Bupati Cirebon, Imron, bersama Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, turut hadir dan secara simbolis menanam pohon di lokasi kegiatan. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak.

Imron menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari Kabupaten Cirebon dalam mendorong kesadaran lingkungan melalui aksi nyata. Ia menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan program prioritas nasional.

“Kita peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden melalui program Asta Cita,” ujar Imron.

“Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kejaksaan yang ke-80 ini, kami mengucapkan terima kasih kepada kepala Kejari atas pelaksanaan kegiatan penanaman pohon. Kami berharap, Desa Pasalakan ini, ke depan, akan menjadi lebih hijau dan sejuk,” lanjut Imron.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan menyebut, sebanyak 100 pohon ditanam dalam kegiatan ini.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata Kejaksaan dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

“Kami dari Kejari Kabupaten Cirebon bersama pemda melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dan ketahanan pangan,” kata Yudhi.

“Hari ini kami menanam sekitar 100 pohon yang Insyaallah akan memberikan banyak manfaat bagi wilayah sekitar,” sambungnya.

Yudhi menambahkan, bahwa ke depan, Kejari bersama pemda akan terus mendorong pelaksanaan program ketahanan pangan sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ia juga berharap, kegiatan ini memberikan kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat, serta menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi momentum kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang lingkungan dan pangan. (din)








Inspeksi ke Dapur MBG, Komisi III Pastikan Pengolahan dan Distribusi Sesuai Prosedur

 

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar inspeksi ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Miftahul Ulum Kesambi, Selasa (23/9/2025).

Yayasan tersebut merupakan salah satu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Cirebon, berlokasi di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd menerangkan, inspeksi tersebut merupakan langkah tegas DPRD untuk memastikan program MBG dari pemerintah pusat berjalan dengan baik.

Seluruh tahapan ditinjau langsung, mulai dari tempat datangnya bahan masakan, dapur, ruang penyimpanan, pengepakan, hingga distribusi MBG.

“Sidak (inspeksi mendadak) ke dapur MBG di Yayasan Miftahul Ulum Karyamulya ini, menjadi upaya DPRD memastikan bahwa progaram MBG ini berjalan baik di Kota Cirebon,” katanya.

Yusuf menekankan agar seluruh tahapan dan prosedural yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional untuk program MBG diterapkan secara serius, sehingga kebutuhan gizi penerima MBG dapat tercukupi maksimal.

Ia juga mengingatkan staf di SPPG agar memiliki langkah mitigasi dalam menjalankan kewajibannya. Sehingga, proses dari hulu ke hilir dapat diawasi dengan ketat.

“Karena sudah ada prosedur, ini cukup bagus, dan harus dipertahankan bahkan lebih baik. Selain itu harus ada mitigasi sebelum semua diproses, diperhatikan betul, agar seluruh aktivitas di dapur MBG benar-benar terpantau dan aman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SPPG Yayasan Miftahul Ulum Fandy Suharianto menerangkan, seluruh proses yang dilakukan di dapur MBG sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah pusat melalui BGN.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu ahli gizi dan akuntan berasal dari BGN, serta 47 orang karyawan yang membantu seluruh proses MBG berjalan optimal.

“Untuk di Kelurahan Karyamulya ada 4000 penerima, mulai dari P3 Posyandu meliputi ibu hamil dan menyusui, serta sekolah tingkat PAUD hingga tingkat SMA,” katanya.

Ia juga menuturkan, hingga saat ini di Kota Cirebon baru delapan dapur MBG yang beroperasi. Sementara, dapur MBG yang dibutuhkan di Kota Cirebon seharusnya sebanyak 38 dapur.

“Idealnya Kota Cirebon berdasarkan data butuh 38 dapur, artinya masih ada 30 dapur lagi yang dibangun,” tuturnya.

Turut mengikuti sidak, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon R Endah Arisyanasakanti SH, dan anggota Komisi III DPRD yaitu Indra Kusumah Setiawan AMd, dan Stanis Klau. (din)

Sivitas Akademika UIN SSC Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terpilihnya Pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia

 


CIREBON, FC – Sivitas Akademika Fakultas Syariah (FASYA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya pengurus Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia periode terbaru.

Dalam pemilihan yang digelar pada Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN Se-Indonesia, terpilih :

Prof. Dr. Muhammad Maksum, M.A sebagai Ketua,

Prof. Dr. M. Nashiruddin, S.Ag., M.A., M.Ag sebagai Sekretaris, dan

Prof. Dr. Khusniati Rofiah, M.S.I sebagai Bendahara.

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi atas amanah yang diberikan kepada para tokoh akademisi tersebut. 

Menurutnya, kepemimpinan baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN dalam menjawab tantangan zaman, memperkokoh keilmuan, serta memperluas kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Selamat kepada Prof. Muhammad Maksum, Prof. Nashiruddin, dan Prof. Khusniati Rofiah. Semoga mampu membawa Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN semakin maju, adaptif, dan inovatif,” ungkapnya.

Dengan semangat FASYA SEHATI (Smart, Empathy, Humanist, Active, Transparent and Impressive), sivitas akademika FASYA UIN SSC berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung kiprah forum dalam membangun iklim akademik yang berkualitas, humanis, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (din)

Senin, 22 September 2025

Rapat Kerja Nasional Pos Pelayanan Terpadu 2025: Perkuat Transformasi Posyandu demi Kesejahteraan Masyarakat

JAKARTA – Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Rakornas yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya istri Menteri Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Masmidah Abdul Mu’ti, serta istri Menteri Pekerjaan Umum Irma Dody Hanggodo.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, yang kini dituntut bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cirebon, Noviyanti Edo, S.E., yang turut hadir dalam Rakornas ini menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran dan fungsi Posyandu.

“Tujuan Rakornas Posyandu 2025 adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan peran Posyandu dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera, melalui evaluasi implementasi kebijakan, penyebaran praktik baik, peningkatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan digitalisasi data. Dengan begitu, Posyandu semakin efektif sebagai ujung tombak pelayanan publik,” ungkap Noviyanti.

Rakornas Posyandu 2025 diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan inovasi antar daerah. 

"Dengan penguatan transformasi dan dukungan teknologi digital, Posyandu diproyeksikan mampu berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia," tandasnya. (Nur)