Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 14 Desember 2025

Pemkab Cirebon Gelar Cirebon Peduli Bencana Sumatra Dan Palestina Lewat Konser Amal

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Al Falah menggelar kegiatan Cirebon Peduli Bencana Sumatra dan Palestina lewat konser amal bersama Wali Band di Stadion Ranggajati, Minggu (14/12/2025).

Bupati Cirebon Imron hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Imron mengajak masyarakat mendoakan para korban bencana di Sumatra, Aceh serta warga Palestina.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang ada di Sumatra, Aceh dan juga Palestina. Mangga silakan sumbangannya dan sedekah untuk korban di Sumatra dan juga Palestina,” kata Imron.

Imron menyampaikan, kondisi Kabupaten Cirebon yang aman dan tenteram patut disyukuri dengan meningkatkan kepedulian kepada sesama.

Ia menegaskan, berdonasi atau sedekah tidak akan mengurangi rezeki.

“Jangan sampai berpikir karena sedekah duitnya berkurang. Kalau sering bersyukur, Allah akan menambah nikmatnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Imron juga mengapresiasi perjalanan KSPPS BMT Al Falah yang telah memasuki usia ke-30 tahun.

Ia berharap lembaga keuangan syariah tersebut terus berkembang dan berperan dalam membantu masyarakat Kabupaten Cirebon menjalankan usaha, sekaligus mencegah praktik pinjaman tidak sehat seperti bank emok.

Sementara itu, Kepala KSPPS BMT Al Falah, Ahmad Hamdan menyampaikan, KSPPS BMT Al Falah telah membangun gedung tiga lantai yang berlokasi di sekitar kawasan perkantoran Bupati Cirebon serta menerbitkan sebuah buku perjalanan lembaga.

“Rangkaian berikutnya adalah aksi kemanusiaan untuk Sumatra dan Palestina. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ujarnya. (Nur)

MTB Fiesta Bupati Cup 2025 Resmi Ditutup, Dorong Lahirnya Atlet Unggul Cirebon


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup ajang MTB Fiesta 2025 Bupati Cup di JTM Bike Park, Kecamatan Sumber, Minggu (14/12/2025)

Sabtu, 13 Desember 2025

Kabupaten Cirebon Pertama Kali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan MTB Nasiona

 

KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah kejuaraan sepeda gunung (Mountain Bike/MTB) tingkat nasional.

Kejuaraan bertajuk MTB Fiesta Bupati Cup 2025 tersebut resmi dibuka oleh Bupati Cirebon Imron di JTM Bike Park, Kecamatan Sumber, Sabtu (13/12/2025).

Ajang ini diikuti hampir 300 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya itu, sejumlah peserta dari Malaysia dan Singapura juga turut ambil bagian, sehingga menambah gengsi kejuaraan sekaligus menandai meningkatnya pamor Kabupaten Cirebon di kancah olahraga sepeda gunung nasional hingga internasional.

Bupati Cirebon, Imron mengatakan, penyelenggaraan MTB Fiesta Bupati Cup 2025 menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga di daerahnya.

“Kami baru saja membuka lomba sepeda MTB di Kabupaten Cirebon tahun 2025. Ini pertama kalinya digelar di Kabupaten Cirebon dan langsung bertaraf nasional,” kata Imron.

“Pesertanya hampir 300 orang dari seluruh Indonesia, bahkan ada yang dari Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Ia menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya komunitas MTB sekaligus potensi olahraga yang dimiliki Kabupaten Cirebon.

Imron pun menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jajaran Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI).

“Komunitas MTB ini memang sangat banyak. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia, ISSI Kabupaten Cirebon, serta ISSI Jawa Barat. Semoga ke depan, prestasi olahraga Kabupaten Cirebon terus meningkat,” katanya.

Imron berharap, prestasi olahraga Kabupaten Cirebon dapat terdongkrak dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan bisa masuk 15 besar, bahkan 10 besar. Untuk downhill sepeda, kita sudah pernah meraih dua medali emas,” tambahnya.

Terkait dukungan ke depan, Imron menyebut pemerintah daerah akan menyesuaikan dengan kemampuan dan membuka peluang kerja sama.

“Nanti kita lihat kemampuan pemda. Kalau ada, kita buat. Kalau tidak, bisa kita upayakan melalui kerja sama,” jelasnya.

Ketua ISSI Jawa Barat, Iman Firmansyah, menyambut positif pelaksanaan kejuaraan MTB Fiesta Bupati Cup 2025. Menurutnya, ajang ini menjadi sarana strategis untuk pembinaan atlet.

“Saya selaku Ketua ISSI Jawa Barat, menyambut baik event ini. Ini sarana yang sangat baik untuk pembinaan atlet. Pesertanya luar biasa, dari berbagai daerah dan juga dari luar negeri,” kata Iman.

Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet baru yang berprestasi dan dapat mewakili Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan dukungan penuh Pak Bupati dan seluruh jajaran, saya yakin, Kabupaten Cirebon bisa masuk 15 besar, bahkan 10 besar,” ujarnya.

Iman juga menilai Kabupaten Cirebon memiliki peran penting sebagai penopang prestasi Jawa Barat, khususnya pada nomor downhill.

“Kabupaten Cirebon punya potensi besar, terutama di downhill. Ini terlihat hari ini, bahwa Kabupaten Cirebon mulai bangkit. Ke depan, harapannya, fasilitas dan sport park bisa beroperasi secara maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana MTB Fiesta Bupati Cup 2025, Dudi Suryadarma mengatakan, kejuaraan ini bertujuan untuk pembinaan atlet sekaligus membuktikan kualitas trek yang dimiliki Kabupaten Cirebon.

“Tujuan kegiatan ini jelas, yaitu pembinaan atlet downhill. Selain itu, kami ingin membuktikan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki potensi trek yang luar biasa dan memenuhi standar nasional,” jelas Dudi.

Ia merinci, sebanyak 176 peserta mengikuti kelas Indonesian Downhill (IDH), sementara sekitar 126 peserta ambil bagian dalam kelas pushbike yang digelar di depan Kantor Bupati Cirebon. Total peserta mencapai hampir 300 orang.

“Alhamdulillah, ada juga peserta dari mancanegara,” katanya.

Menurut Dudi, kejuaraan ini juga menjadi sarana promosi daerah dan diharapkan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

“Ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Cirebon memiliki sarana olahraga downhill yang mumpuni dan sesuai standar nasional bahkan internasional. Harapannya juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Untuk spesifikasi lintasan, Dudi memastikan trek di JTM Bike Park telah memenuhi ketentuan nasional.

“Panjang lintasan 1.326 meter, sementara syarat minimum nasional 1,2 kilometer. Di trek ini juga terdapat sejumlah tantangan, salah satunya big drop,” pungkasnya. (din)

Jumat, 12 Desember 2025

Kota Cirebon Tuan Rumah PKD Jawa Barat, Merajut Pertemuan Ragam Budaya

CIREBON -  Cirebon kembali menegaskan dirinya sebagai ruang perjumpaan berbagai aliran budaya Nusantara. Kota yang sejak lama dikenal sebagai simpul pertukaran gagasan, tradisi, dan jejaring sosial ini menjadi tuan rumah Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025, sebuah momentum yang diyakini dapat menjadi fondasi lahirnya peradaban baru menuju Jawa Barat yang lebih unggul.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, hadir langsung untuk membuka rangkaian kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat yang telah mempercayakan Cirebon sebagai lokasi penyelenggaraan PKD. 

Menurutnya, tema “Caruban Nagri Pangripta Budaya Mapag Pajajaran Anyar" bukan sekadar slogan, melainkan penegasan identitas Cirebon sebagai pusat interaksi budaya yang terus bertransformasi. 

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa PKD harus dipahami sebagai ruang kerja bersama untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal.  Ia menambahkan, hadirnya pertunjukan budaya dan pameran dari 27 kabupaten/kota menjadi bukti kuat bahwa Jawa Barat memiliki keragaman yang patut dirawat dan dirayakan.

“Pekan Kebudayaan Daerah merupakan ikhtiar nyata untuk melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya Jawa Barat,” ujarnya di Alun-alun Kasepuhan, Jumat (12/12/2025).

Di tingkat lokal, Pemerintah Kota Cirebon juga terus menguatkan komitmen terhadap pemajuan budaya. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkot secara konsisten menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Daerah tingkat kota, baik secara luring maupun daring. Upaya tersebut dilengkapi dengan langkah-langkah pengusulan Warisan Budaya Takbenda (WBTb). 

Hingga kini, sebanyak 21 karya budaya dari Cirebon telah ditetapkan di tingkat provinsi maupun nasional, sebuah capaian yang mencerminkan kerja berkelanjutan untuk merawat identitas budaya daerah.

Kegiatan PKD 2025 juga menjadi ruang perjumpaan yang lebih luas bagi masyarakat. Wakil Wali Kota berharap seluruh rangkaian acara tidak berhenti pada perayaan kebudayaan semata, tetapi mampu menjadi panggung promosi pariwisata yang memperkuat posisi Cirebon sebagai destinasi budaya dan sejarah di Jawa Barat. 

“Semoga PKD tahun ini memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus mencintai khazanah budaya bangsa,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, lendra Sofyan menambahkan bahwa PKD telah menjadi program rutin tahunan yang penting bagi upaya pelestarian budaya. Sebagai tuan rumah, Kota Cirebon sekaligus menjadi titik temu bagi berbagai ekspresi budaya dari seluruh wilayah Jawa Barat. 

“Meski setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing, PKD ini menyatukan kita dalam semangat yang sama: menjaga kebudayaan sebagai akar yang memperkuat masa depan,” ujar Indra.

Ia menekankan bahwa kehadiran puluhan kelompok seni dari 27 kabupaten/kota membuka kesempatan bagi masyarakat untuk saling mengenal budaya satu sama lain. Interaksi inilah, menurutnya, yang menjadikan PKD bukan hanya ajang pertunjukan, tetapi juga proses belajar dan berbagi pengalaman antardaerah.

Indra berharap rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. "Kami optimistis PKD 2025 dapat berkontribusi pada kemajuan kebudayaan Jawa Barat sebagai bagian integral dari budaya Indonesia yang majemuk," tuturnya. (din)



Peringatan HKG PKK ke-53, Pemkot Cirebon Dorong Gerakan PKK sebagai Pilar Ketahanan Sosial

CIREBON - Ketahanan keluarga di era digital menjadi sorotan utama dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kota Cirebon yang digelar Jumat (12/12/2025). 

Di tengah perubahan sosial yang sangat cepat, PKK dipandang bukan sekadar pelengkap program pemerintah, melainkan garda terdepan yang memahami denyut permasalahan keluarga dari jarak paling dekat. Karena itu, keterlibatan PKK dalam memperkuat karakter dan ketahanan keluarga menjadi semakin penting.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, hadir membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi mendalam atas kiprah para kader. 

"TP PKK Kota Cirebon sudah berkolaborasi dengan banyak stakeholder, dan itu luar biasa,” ujar Wali Kota. 

Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dan dorongan untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat tidak boleh padam, justru harus semakin menguat dari tahun ke tahun.

Wali Kota juga mengajak seluruh peserta untuk memaknai perayaan HKG sebagai momentum peneguhan kembali komitmen dan sinergi dalam pembangunan, yang menurutnya harus dimulai dari unit paling kecil yaitu keluarga. 

Tema "Bergerak Bersama PKK, Wujudkan Keluarga Hebat, Cirebon Maju” disebutnya sebagai pesan strategis yang perlu diinternalisasi oleh seluruh kader dan masyarakat.

"Gerakan PKK telah membuktikan diri sebagai pilar utama perubahan sosial,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan PKK terletak pada kedekatan dengan keluarga, sehingga 10 Program Pokok PKK menjadi panduan praktis dalam menjawab berbagai tantangan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kemandirian ekonomi. 

Pemerintah Kota Cirebon, tegas Wali Kota, sangat bergantung pada kontribusi PKK untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal masa depan kota.

Wali Kota juga menyinggung kolaborasi TP PKK dengan Dinas Kesehatan, termasuk program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (GELARI PELANGI) serta penanganan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK). 

Menurutnya, kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi penting dalam menekan angka stunting dan memastikan generasi mendatang tumbuh secara optimal. Ia berharap seluruh program tersebut terus diperkuat dan diperluas jangkauannya.

Pada aspek ketahanan keluarga di era digital, Wali Kota menegaskan perlunya peran PKK sebagai benteng moral. Program PAAREDI disebutnya sangat relevan untuk membimbing anak dan remaja agar mampu menghadapi arus informasi tanpa kehilangan karakter. 

"Kita harus memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” katanya.

Tak hanya itu, kontribusi PKK pada bidang ekonomi dan lingkungan juga menjadi perhatian. Wali Kota mendorong PKK agar terus menjadi motor penggerak ekonomi mikro berbasis keluarga, termasuk melalui pengembangan UMKM dan pemanfaatan potensi lokal. 

Praktik-praktik kreatif seperti lomba daur ulang dinilainya sebagai langkah nyata membangun kesadaran lingkungan demi mewujudkan Kota Cirebon yang bersih, rapi, sehat, dan tertib.

Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh kader yang telah bekerja sepenuh hati. Menurutnya, PKK punya peran strategis dalam kesejahteraan keluarga dan masyarakat. 

"Kami berharap peran ini dapat semakin optimal, dan kader semakin berdaya,” ujarnya. 

Ia menegaskan bahwa peringatan HKG menjadi momen untuk memperkuat komitmen mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera. 

“Mari bersama terus bahu membahu,” tambahnya.

Noviyanti mengucapkan terima kasih kepada mitra strategis dan sponsor atas dukungan dalam berbagai kegiatan. Ia menyebut sinergi ini sebagai bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan besar bagi Kota Cirebon.

Noviyanti mengajak seluruh kader menjadikan HKG PKK ke-53 sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi program, meningkatkan kapasitas kader, dan memantapkan komitmen pelayanan. Ia berharap Gerakan PKK Kota Cirebon terus menjadi pelopor dalam mewujudkan keluarga hebat demi Kota Cirebon maju.

"Kita harus bergerak bersama, bukan hanya bekerja bersama," tuturnya. (din)

Kamis, 11 Desember 2025

Tax Awards 2025, Apresiasi Pemkot Cirebon untuk Wajib Pajak sebagai Pilar Pembangunan

CIREBON -  Setiap langkah maju yang terlihat di Kota Cirebon lahir dari peran banyak orang, termasuk para wajib pajak yang setia memenuhi kewajibannya. Melalui Tax Awards 2025, Pemkot Cirebon memberikan apresiasi kepada mereka yang telah menjadi pilar penting pembangunan kota. Gelaran Tax Awards Kota Cirebon Tahun 2025 berlangsung di Hotel Prima, Kamis (11/12/2025).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir didampingi Pj Sekretaris Daerah, Sumanto, serta jajaran perangkat daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa capaian pembangunan Kota Cirebon hanya mungkin terwujud karena komitmen kolektif masyarakat.

"Terima kasih saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian dan seluruh warga Kota Cirebon yang telah menjadi Pahlawan Pembangunan Daerah melalui kepatuhan pembayaran pajak yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap perubahan yang hari ini dapat dirasakan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga layanan publik yang semakin cepat, semuanya bertumpu pada penerimaan pajak daerah. 

"Pajak daerah adalah investasi kolektif kita. Ketika wajib pajak memenuhi kewajibannya, mereka sesungguhnya menjadi mitra strategis utama pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bersama,” tuturnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima Tax Awards yang merupaan beberapa mitra strategis pemerintah. Menurutnya, para wajib pajak adalah pilar ekonomi daerah. 

"Kepatuhan Bapak dan Ibu menunjukkan bahwa kesuksesan usaha dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial kepada kota,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kerja keras di tingkat kewilayahan juga menjadi faktor penting menekan angka KTMDU. Menurut Wali Kota, Camat, lurah, koordinator, dan petugas penelusur lapangan adalah ujung tombak yang berjuang langsung di tengah masyarakat. 

"Dedikasi Bapak dan Ibu telah membuat perubahan signifikan,” kata Wali Kota.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan pajak, mempermudah akses, dan memastikan transparansi pengelolaan anggaran agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari pajak yang mereka bayarkan. Momentum Tax Awards 2025 ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat kesadaran, meneguhkan kepatuhan, dan memperluas kolaborasi lintas sektor.

Dengan semangat Setara Berkelanjutan,  Pemkot Cirebon optimistis dapat terus bergerak menuju kota yang maju, modern, dan sejahtera, seraya kembali memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. “Teruslah menjadi teladan terbaik bagi kita semua,” tutup Wali Kota.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Mastara, menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan tata kelola pajak daerah. Mastara menilai, kerja sama Pemkot Cirebon dengan Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) memperkuat partisipasi seluruh komponen, terutama wajib pajak. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah menciptakan tata kelola pajak yang akuntabel,” jelasnya.

Mastara juga memaparkan bahwa penghargaan tahun ini diberikan kepada beberapa kategori, mulai dari mitra strategis, wajib pajak PBJT dengan kontribusi terbesar, wajib pajak PBB-P2 perorangan dengan pembayaran tercepat, notaris PPAT dengan transaksi terbanyak, kecamatan dengan penurunan KTMDU tertinggi, hingga tokoh dan influencer yang turut mempromosikan Kota Cirebon. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi. 

“Semoga ini memotivasi peningkatan kepatuhan pajak dan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor P3DW, Endang Sobirin, mengungkapkan bahwa Kota Cirebon masih memiliki ruang untuk meningkatkan penerimaan. “Saat ini capaian Pajak Kendaraan Bermotor sekitar 87 persen. Antusias masyarakat terhadap program pemutihan juga sangat tinggi, dalam satu hari penerimaan bisa mencapai satu miliar rupiah,” ungkapnya.

Endang juga memberikan apresiasi terhadap penurunan KTMDU di Kota Cirebon yang dinilai sangat signifikan. Awalnya, kata Endang, ada sekitar 46 ribu kendaraan yang belum membayar pajak. Sekarang sudah turun menjadi 22 ribu, hampir 50 persen. 

"Ini capaian yang luar biasa dan harapan kita ke depan, hari-hari Kota Cirebon bisa jauh lebih baik,” pungkasnya. (din)



Bupati Imron Tekankan Transparansi Pengelolaan Bulan Dana PMI Kabupaten Cirebon 2025

 

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menegaskan pentingnya transparansi dan peningkatan kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan, termasuk pengelolaan Bulan Dana PMI 2025.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Imron dalam kegiatan penutupan Bulan Dana PMI yang digelar di Ruang Nyimas Gandasari Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis (11/12/2025).

Imron menyampaikan apresiasi kepada panitia, koordinator, kolektor, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana.

Menurutnya, antusiasme publik menjadi bukti semakin tingginya kepedulian warga terhadap kegiatan kemanusiaan.

“Saya berharap hasil Bulan Dana PMI dimanfaatkan secara transparan dan dipublikasikan dengan baik untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Imron.

Ia menambahkan, keberhasilan Bulan Dana PMI tidak sekadar diukur dari jumlah dana yang terkumpul, namun juga dari peningkatan kualitas layanan PMI kepada masyarakat.

PMI harus hadir lebih kuat di tengah warga, terutama ketika terjadi bencana.

“Melalui Bulan Dana 2025 ini, saya berharap kinerja dan aktivitas PMI semakin meningkat dan semakin menyatu dengan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Imron menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon.

Ia menyebut banjir, kekeringan, dan kebakaran sebagai contoh situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi dari PMI.

Ia meminta PMI memperkuat hubungan kerja dengan instansi terkait melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Cirebon agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Selain itu, ia mengimbau perangkat daerah, camat, dan kuwu untuk terus menyosialisasikan kegiatan PMI kepada masyarakat, termasuk pentingnya peran lembaga kemanusiaan tersebut dalam membantu korban bencana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menyatakan, pemerintah daerah mengapresiasi capaian Bulan Dana PMI 2025 yang berjalan lancar.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung peningkatan kapasitas PMI, terutama pada aspek sumber daya manusia dan sarana penanganan bencana.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan PMI perlu terus diperkuat agar pelayanan kemanusiaan semakin optimal,” kata Hendra.

Sementara itu, Kepala Bidang SDM PMI Kabupaten Cirebon, Dodi Kusuma menyampaikan, laporan resmi bahwa total dana yang terkumpul pada Bulan Dana 2025 mencapai Rp988.310.038.

Angka tersebut berasal dari spontanitas peserta serta hasil penggalangan dana dari berbagai sektor.

Dodi menyampaikan, PMI memberikan penghargaan kepada kolektor tercepat dan terbesar setoran sebagai bentuk apresiasi kepada para petugas lapangan.

Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan motivasi pada pelaksanaan tahun berikutnya.

PMI turut melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penggalangan dana, termasuk optimalisasi penggunaan QRIS dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami bersyukur pelaksanaan Bulan Dana berjalan baik berkat dukungan seluruh pihak,” ujar Dodi. (din)