Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 September 2019

DR.H.Sumanta M.Ag : Prof BJ Habibie Titipkan Ilmu, Iman dan Taqwa


FOKUS CIREBON - Rasa duka yang mendalam juga dirasakan oleh seluruh civitas akademika IAIN SNJ Cirebon atas wafatnya putra terbaik bangsa, Bachruddin Jusuf Habibie,
Presiden ke-3 RI yang  mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD, Rabu, 11 September 2019, dalam usia 83 tahun.

Menurut Rektor IAIN SNJ Cirebon, DR H Sumanta Hasyim M.Ag, kepergian Bapak Tekonologi ini tak hanya meninggalkan kisah kesetiaannya dengan sang istri, Hasri Ainun Habibie. Prestasi gemilang BJ Habibie yang terukir semasa hidupnya juga memberikan warisan tersendiri bagi bangsa dan dunia.

"Beliau bukan saja meninggalkan pengetahuan teknologi, tetapi juga pembuka kran demokrasi di Indonesia serta yang masih teringat dalam benak saya adalah menitipkan tiga hal, yakni Ilmu, Iman dan Taqwa," ujarnya, Jum'at (13/9/2019).

Menurut Sumanta, jargon IMTAK ini merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lalu Pak Habibie juga memberikan banyak nasehat saran yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. "Seperti jika ingin maju maka belajarlah dari orang yang lebih maju," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Sumanta, sosoknya menjadi teladan dan tauladan bagi semua, yakni bangsa Indonesia. Sosok Habibie adalah negarawan sejati, yang bisa berdiri di mana-mana, tidak tersekat oleh agama, suku, ras dan golongan yang berdiri.

"Selamat jalan Pak Habibie, ilmu pengetahuan, sosok dan karyamu untuk negara, akan selalu dikenang bangsa sepanjang masa," tuturnya. (din)

Kamis, 08 Agustus 2019

IAIN SNJ Cirebon Gelat Workshop Persiapan Surveillance ISO 9001:2015


FOKUS CIREBON - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Workshop Persiapan Surveillance ISO 9001:2015 di Hotel Grand Tryas Cirebon, Kamis dan Jumat, (08 s/d. 09 Agustus 2019).
Adib selaku Wakil Rektor II dalam sambutannya mengharapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan, perlu ditingkatkan dalam 2 (dua) hal, yaitu hubungan dengan Allah (habluminallah kholifah hablumminannas), yaitu dalam hubungannya melayani masyarakat dan mahasiswa. 
"Sebagai sebuah perguruan tinggi keagamaan kita tidak lepas dari keterkaitan secara horizontal dengan sesama manusia. Kita nyatakan bahwa apa yang kita lakukan ini adalah bagian dari amanah sebagai pengelola perguruan tinggi, tentunya harus maksimal dalam melayani mahasiswa dan masyarakat pada unitnya masing-masing," ujar Adib.
Adib juga menambahkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi di wilayah Cirebon terus berusaha untuk meningkatkan layanannya. "Standar ISO adalah bagian dari indikator mutu layanan sebuah lembaga. 
Maka ada ukuran dalam memberikan layanan, salah satunya melalui standar ISO 9001:2015. Standar ISO yang telah diraih harus terus dipertahankan dan diimplementasikan di lapangan terutama terhadap layanan terhadap mahasiswa dan masyarakat," ungkapnya.
The International Organization for Standardization (ISO) merupakan salah satu badan penetap standar internasional untuk mengukur mutu sebuah organisasi atau lembaga. 
Setiap lembaga yang ingin bersaing secara global dapat diukur kredibilitasnya dengan standar ISO. Lembaga yang telah memiliki sertifikat ISO akan lebih berpeluang memenangkan persaingan pasar global. Pasalnya, lembaga tersebut telah memiliki jaminan kualitas produk (barang atau jasa) dari ISO sehingga layak mendapatkan kepercayaan dari konsumen.
Kartimi, Ketua LPM dalam sambutannya menjelaskan tujuan kegiatan workshop kali ini, "Workshop Persiapan Surveillance ISO 9001:2015 sangat penting dilakukan, tujuannya yaitu untuk melanjutkan ISO 9001:2015 yang telah diperoleh oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2018. 
ISO 9001:2015 dapat mendorong lembaga dalam mengikuti persaingan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, apalagi saat ini kita memasuki era persaingan nasional dan internasional," jelasnya.
Suliswiyadi selaku narasumber mengungkapkan harapannya bagi IAIN Syekh Nurjati setelah diselenggarakannya workshop. 
"IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dapat membangun kultur sistem manajemen mutu dalam tata kelola perguruan tinggi. Dalam akreditasi dengan 9 kriteria, memberikan perspektif baru jika mutu bukan hanya bergantung pada LPM saja. Mutu itu harus bergerak di semua lini dan unit kerja sebuah perguruan tinggi. 
Jika IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah berkomitmen terkait kesadaran mutu, maka niscaya IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan menjelma menjadi sebuah perguruan tinggi keagamaan yang unggul," pungkasnya.