Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 22 April 2025

Pemerintah Kabupaten Cirebon Lakukan Survei Awal Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas PUTR, serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan survei awal lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Selasa (22/4/2025).

Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 5,7 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

“Hari ini kita mendapat kunjungan dari Kementerian PUPR untuk mensurvei calon lokasi Sekolah Rakyat yang Insyaa Allah akan dibangun di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk masyarakat miskin, khususnya yang termasuk dalam desil 1 dan 2 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Harapannya, kata dia, generasi muda dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Cirebon bisa tumbuh menjadi agen perubahan.

“Anak-anak dari keluarga miskin bisa mendapat akses pendidikan yang layak, sehingga mereka dapat memperbaiki taraf hidupnya dan menjadi generasi yang lebih maju,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Surveyor Kementerian PU, Nikolas Ananto menyampaikan, survei yang dilakukan merupakan tahap awal untuk mengidentifikasi kesiapan lahan.

“Kami identifikasi apakah lahan sudah aman secara sertifikat, cukup dari sisi luas, dan bagaimana kondisi kontur serta batas-batasnya. Dari hasil pengamatan hari ini, lahan tersebut secara umum sudah memenuhi kriteria,” jelasnya.

Ia menyebutkan, meskipun lahan ideal yang disyaratkan adalah 6,38 hektare, lahan seluas 5 hektare masih dapat digunakan sebagai batas minimum.

“Kontur lahan datar dan berada di kawasan permukiman, sehingga masih memungkinkan untuk dilakukan pembangunan,” katanya.

Rencana pembangunan fisik Sekolah Rakyat dijadwalkan dimulai pada Agustus 2025 dan berlangsung hingga Mei 2026, dengan target operasional pada tahun ajaran 2026.

“Pembangunannya akan mencakup fasilitas pendidikan seperti ruang belajar, laboratorium, asrama, lapangan, serta rumah dinas kepala sekolah dan guru,” pungkas Nikolas. (din)

Senin, 21 April 2025

Peringatan Hari Jadi ke-543, Gubernur Jawa Barat Apresiasi Capaian Pemkab Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Memperingati Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon meneguhkan komitmen untuk terus bergerak maju menuju pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Momentum ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, Senin (21/4/2025).

Perayaan hari bersejarah ini diawali dengan Upacara Peringatan Hari Jadi di halaman Kantor Bupati Cirebon, dilanjutkan dengan prosesi budaya Mapag Kanjeng Dalem dan Gamelan Renteng, serta ditutup dengan Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengungkapkan visi besar untuk menjadikan Cirebon sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat, dengan menyebutnya sebagai “Yogyakartanya Jawa Barat”.

“Cirebon memiliki sejarah, budaya, dan potensi luar biasa. Banyak kemajuan yang telah diraih, namun kita tidak boleh berpuas diri. Harus ada semangat baru untuk menjadikan Cirebon lebih hebat lagi, yang berpotensi menjadi “Yogyakartanya Jawa Barat”,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur sebagai kunci pengembangan daerah, termasuk penataan bangunan dengan mengedepankan arsitektur khas Cirebon.

“Infrastruktur bukan hanya jalan, tetapi juga wajah kota. Bangunan-bangunan perlu ditata ulang agar mencerminkan identitas budaya lokal yang kuat,” tambahnya.

KDM juga menyoroti sektor kuliner yang menjadi salah satu kekuatan Cirebon. Ia menilai makanan khas Cirebon telah berhasil menembus pasar nasional, namun masih membutuhkan penataan ruang dan fasilitas pendukung yang layak.

“Kuliner Cirebon sudah dikenal secara nasional. Pemerintah daerah harus menata outlet-outletnya dengan baik, termasuk trotoarnya. Pemprov Jawa Barat siap mendukung desain tata ruangnya agar menjadi daya tarik wisata,” ungkapnya.

Selain itu, kawasan batik Trusmi juga menjadi perhatian khusus. Ia meminta agar kawasan ini segera ditata, agar mampu mengangkat nilai ekonomi dan budaya masyarakat setempat.

“Sentra Batik Trusmi harus dibenahi, begitu pula dengan pasar-pasar tradisionalnya. Semua harus dikelola dengan rapi, agar menjadi magnet wisata yang membanggakan,” tegasnya.

Menanggapi persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat, dirinya memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan dukungan konkret.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi dan skala prioritas dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Kami akan evaluasi bersama. Tapi perbaikannya bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Provinsi Jabar juga sedang menyelesaikan jalan provinsi terlebih dahulu, baru kita intervensi ke jalan kabupaten di tahun 2026 dan ditargetkan selesai di 2027,” jelas KDM.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan arahan Gubernur Jawa Barat. Dia menegaskan, bahwa sinergi antara Pemprov dan Pemkab menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.

Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. Ia berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek kondisi jalan dan kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Yang paling utama adalah kehadiran pemerintah. Pemerintah tidak boleh absen dari permasalahan masyarakat. Kalau jalannya rusak, kita cek langsung. Kalau masyarakat butuh solusi, kita hadir,” ujarnya.

“Pemerintah kabupaten dan provinsi telah duduk bersama membahas tahapan perbaikannya. Fokus tahun ini dimulai dari titik-titik prioritas, terutama di wilayah Cirebon Timur,” tutur Imron.

“Dengan bantuan provinsi, kami optimistis pada 2027 seluruh jalan bisa selesai diperbaiki,” ucapnya menambahkan.

Ia juga mengakui keterbatasan anggaran saat ini, namun menyatakan optimisme melalui strategi pengelolaan anggaran yang tepat.

“Kami mulai perbaikan dengan pergeseran anggaran secara efisien. Ini langkah awal, dan kami yakin dua tahun ke depan, kondisi jalan akan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Dengan semangat Peringatan Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon terus menatap masa depan dengan optimisme dan komitmen tinggi untuk menjadi salah satu kabupaten terdepan di Jawa Barat. (Maulan)


UM-PTKIN 2025 Segera Dibuka, UIN Siber Cirebon Tawarkan Puluhan Prodi Unggulan

 

CIREBON, FC — Jalur penerimaan mahasiswa baru Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2025 resmi akan dibuka pada Selasa, 22 April 2025. 

Momen ini menjadi kesempatan emas bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi berbasis keislaman dengan standar mutu nasional dan internasional.

Salah satu kampus yang turut ambil bagian dalam UM-PTKIN 2025 adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal luas sebagai Cyber Islamic University (CIU). 

Kampus ini menjadi pelopor perguruan tinggi keagamaan Islam berbasis digital pertama di Indonesia dan memiliki puluhan program studi unggulan yang telah terakreditasi Unggul dan Baik Sekali.

“UM-PTKIN 2025 menjadi pintu masuk generasi baru yang siap bersaing secara global, dan kami di UIN Siber Cirebon siap memberikan layanan akademik yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkap Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)

UIN Siber Cirebon melalui FITK menawarkan berbagai prodi pendidikan yang sudah terbukti kualitasnya, seperti:

Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Tadris IPS, Tadris Biologi, PGMI, dan Tadris Bahasa Indonesia (Akreditasi Unggul)

Tadris Bahasa Inggris, Tadris Matematika, PAUD, dan Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)

Selain itu, tersedia juga program PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) untuk PAI, PBA, dan PGMI (Baik)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Menjawab kebutuhan dunia industri halal dan keuangan syariah, fakultas ini menghadirkan:

Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Akuntansi Syariah dan Pariwisata Syariah (Baik)

Fakultas Syariah

Memperkuat basis hukum Islam di Indonesia, fakultas ini memiliki:

Hukum Keluarga (Akhwal Syakhsiyah) (Unggul)

Hukum Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Hukum Tata Negara Islam, Ilmu Falak, dan PJJ Hukum Keluarga Islam (Baik)

Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Fakultas ini memfokuskan diri pada komunikasi publik dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai Islam:

Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Bimbingan dan Konseling Islam (Baik Sekali)

Sosiologi Agama (Baik)

Fakultas Ushuluddin dan Adab

Menjadi pusat studi keislaman klasik dan kontemporer, fakultas ini memiliki prodi unggulan:

Sejarah Peradaban Islam dan Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul)

Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadits (Baik Sekali)

Bahasa dan Sastra Arab, Tasawuf dan Psikoterapi, serta PJJ SPI (Baik)

Sebagai kampus cyber-based, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyediakan layanan digital learning, sistem pembelajaran fleksibel, dan platform akademik berbasis teknologi informasi yang mendukung pembelajaran jarak jauh, sehingga sangat cocok untuk generasi muda yang dinamis.

“Kami bukan hanya membuka akses pendidikan, tapi juga membuka jalan menuju masa depan. UIN Siber Cirebon adalah pilihan cerdas untuk masa depan yang lebih berdaya saing,” ujar Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, Penanggung Jawab Humas PMB UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pendaftaran UM-PTKIN 2025 dilakukan secara daring melalui laman resmi https://um.ptkin.ac.id, dan terbuka bagi lulusan MA, MAN, SMA, SMK sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Daftarkan dirimu dan jadilah bagian dari kampus Islam digital pertama di Indonesia yang siap mencetak generasi unggul, moderat, dan melek teknologi. (din)

Buka Pentas Seni Kreatif, Wabup Jigus: Perlu Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Kolaborasi merupakan kunci untuk mewujudkan kemajuan dalam berbagai hal. Pernyataan itu dilontarkan Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman pada saat membuka kegiatan Pentas Seni Kreatif dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon di Taman Parkir Sumber, Sabtu (19/4/2025) malam.

Pria yang akrab disapa Jigus ini mengatakan, dirinya bersama Bupati Cirebon Imron selalu mengedepankan kegiatan maupun program yang pro rakyat. Hanya saja, dirinya menyadari dibutuhkan peran serta berbagai pihak dalam mensukseskannya.

“Tanpa bantuan dan peran serta semua pihak, saya dan Pak Bupati tidak dapat mewujudkan program yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, izinkan saya mengajak membangun Kabupaten Cirebon yang lebih baik lagi,” ujar Jigus.

Di samping itu, Jigus juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan berbagai pihak dalam kegiatan Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon, sehingga dapat berjalan lancar meskipun sempat diguyur hujan yang cukup besar.

“Jika dilihat dari angka 543 itu, bisa dibaca “SAE”. Maka, saya berharap, momentum hari jadi ini bisa membuat Kabupaten Cirebon yang lebih sejahtera dalam segala hal. Terima kasih juga saya ucapkan kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan ini,” tambahnya.

Mengenai Pentas Seni Kreatif, Jigus melihat kegiatan yang dilakukan ini merupakan implementasi dari amanah besar yang dititipkan kepada pemerintah daerah. Amanah yang dimaksud adalah dalam upaya melestarikan dan mengembangkan potensi seni budaya.

“Kegiatan ini juga menampilkan kesenian dan kebudayaan asli Kabupaten Cirebon. Semoga seni dan budaya Kabupaten Cirebon bisa terus lestari dan berkembang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan sekaligus Ketua Panitia Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon Ronianto menjelaskan, dalam Pentas Seni Kreatif terdapat kesenian dan kebudayaan asli Kabupaten Cirebon yang telah dikolaborasikan dengan unsur modern.

Seni dan budaya yang ditampilkan, antara lain Kuda Lumping, Angklung Bungko, Burok, Macapat, Ronggeng Geol, Sintren, Topeng 5 Wanda, Topeng Geni, Sandiwara dan lain-lain.

“Tujuannya tak lain agar generasi muda lebih dapat memahami dan menimbulkan keinginan untuk mempelajari,” singkatnya. (Ara) 

Wali Kota Buka Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026

CIREBON -  Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon Tahun 2025–2029 sekaligus Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cirebon Tahun 2026 di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Senin (21/4/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase awal yang sangat penting dalam membangun pondasi arah pembangunan Kota Cirebon lima tahun ke depan. 

“Sejak pelantikan kami pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, maka sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, kami memiliki tanggung jawab untuk menyusun dan menetapkan RPJMD paling lambat enam bulan setelah pelantikan,” ujarnya.

Wali Kota menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan langkah strategis dan fondasional dalam menentukan masa depan Kota Cirebon. RPJMD 2025–2029 ini merupakan turunan dari RPJPD Kota Cirebon Tahun 2025–2045 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2024. 

“Dokumen ini akan menjadi peta jalan pembangunan yang berkelanjutan dan menyeluruh, yang kemudian dijabarkan secara lebih operasional melalui RKPD tahunan, dimulai dari RKPD Tahun 2026,” jelasnya. 

Menurutnya, Musrenbang kali ini memiliki dimensi yang sangat strategis, sebagai titik awal implementasi arah pembangunan jangka menengah. 

Pemerintah Kota Cirebon telah menetapkan visi pembangunan lima tahunan, yaitu “Terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman dan Berkelanjutan Tahun 2029”, atau disingkat menjadi “Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan." Visi ini menjadi landasan bagi seluruh program dan kebijakan yang akan dijalankan selama masa pemerintahan.

Makna "Setara Berkelanjutan", dijelaskan Wali Kota, adalah memastikan kesetaraan akses, partisipasi, dan hasil pembangunan bagi seluruh warga, tanpa kecuali, dengan pendekatan berkelanjutan lintas waktu dan lintas generasi. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemda telah merumuskan lima misi pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, tata kelola pemerintahan yang baik, pelestarian lingkungan hidup, hingga pemberdayaan sosial dan budaya.

Kelima misi tersebut kemudian dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, yakni peningkatan kualitas SDM dan daya saing tenaga kerja, penguatan ekonomi kota berbasis sektor unggulan, penguatan tata kelola pemerintahan, penataan lingkungan perkotaan yang berkualitas, serta pemberdayaan sosial masyarakat dan pelestarian budaya lokal. Implementasi dari prioritas ini akan mulai dilaksanakan secara nyata mulai tahun 2026.

Wali Kota juga memberikan arahan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk memastikan bahwa seluruh perencanaan dan pelaksanaan program selaras dengan visi dan misi kepala daerah. 

Ia menekankan pentingnya penyusunan Renstra perangkat daerah yang simultan dengan RPJMD, pemanfaatan data melalui sistem Cirebon Satu Data dan e-Walidata, serta pelaksanaan program secara tematik, holistik, integratif, dan spasial.

“Forum ini harus dimaknai sebagai bentuk kesungguhan bersama. Setiap masukan dan aspirasi yang muncul hari ini akan menjadi pondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada angka dan target, tapi juga pada kebermaknaan dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya keterhubungan antara kebijakan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional. 

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang saling terhubung. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus sejalan, searah, dan saling memperkuat demi kemajuan Kota Cirebon yang kita cintai bersama,” pungkasnya.



Usai Terima Laporan, Dishub Kab Cirebon Gerak Cepat Perbaiki Kerusakan APILL di Kawasan Pabuaran

KABUPATEN CIREBON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait kerusakan lampu lalu lintas (APILL) di kawasan Pabuaran. 

Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Hilman Firmansyah, bersama tim pemeliharaan prasarana perlengkapan jalan dari bidang Prasarana, perbaikan dilakukan pada Sabtu (19/4/2025), sehari setelah dilakukan survei lokasi.

“Setelah menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan pada Jumat untuk mengecek kondisi. Ternyata, beberapa komponen seperti power supply, IC mesin CPU, dan program kontrol lampu mengalami gangguan. Kami juga mengganti beberapa lampu merah, kuning, dan hijau yang sudah tidak layak,” jelas Hilman.

Ia mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang melaporkan kerusakan melalui akun resmi call center Dishub. “Terima kasih atas laporan yang masuk. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam menindaklanjuti dan memperbaiki fasilitas yang rusak dengan cepat,” tambahnya.

Namun, Hilman juga mengakui adanya kendala dalam proses pelayanan, terutama terkait keterbatasan sarana operasional. Saat ini, Dishub hanya memiliki lima unit mobil crane, dengan dua di antaranya dalam kondisi tua dan sering mengalami kerusakan. Padahal, untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Cirebon secara ideal, dibutuhkan setidaknya tujuh unit crane agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

“Keterbatasan ini memang menjadi tantangan. Tapi kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, kapan pun dibutuhkan siang maupun malam,” tegasnya.

Untuk itu, Hilman berharap ke depan dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perhubungan di tiga wilayah mulai dari wilayah Barat, Tengah, dan Timur Kabupaten Cirebon. Dengan adanya UPT, kendaraan crane dan peralatan pendukung bisa standby di wilayah masing-masing, sehingga lebih efisien dari sisi anggaran, bahan bakar, dan waktu respons pelayanan.

“Dengan perbaikan ini, diharapkan arus lalu lintas di wilayah  kembali lancar dan masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman,” pungkasnya

Minggu, 20 April 2025

UPT Bahasa UIN Siber Cirebon Sukses Gelar Tes TOEFL ITP Onsite Digital Perdana

 

CIREBON, FC Tonggak sejarah baru resmi tercatat di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon! Untuk pertama kalinya, UPT Bahasa sukses menyelenggarakan Tes TOEFL ITP Onsite Digital secara perdana di kampus yang juga dikenal dengan julukan Cyber Islamic University (CIU) ini. Sabtu, (19/04/2025).

Bertempat di Gedung Siber Lama Lantai 2, pelaksanaan tes perdana ini diikuti oleh 10 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni. Meski digelar dengan jumlah terbatas, acara ini sarat makna dan menjadi simbol komitmen nyata kampus dalam menghadirkan layanan internasional berbasis teknologi di daerah.

Momen Bersejarah dan Penuh Harapan

Kepala UPT Bahasa, Dra. Hj. Darrotul Jannah, M.Ag, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas pencapaian ini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini bukan hanya tentang ujian, tapi tentang langkah konkret menuju internasionalisasi pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dengan TOEFL ITP Onsite Digital, kami membuka akses seluas-luasnya bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk memiliki sertifikasi bahasa Inggris yang diakui dunia,” ujarnya.

Menurut beliau, penyelenggaraan ini merupakan implementasi dari MoU dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF), satu-satunya pemegang lisensi resmi ETS (Educational Testing Service) di Indonesia. Tes ini menjadi bekal strategis bagi peserta dalam melanjutkan studi, memasuki dunia kerja, atau sekadar mengembangkan potensi diri di era global.

Respons Positif Peserta: Profesional dan Aksesibel

Pelaksanaan yang profesional dan lokasi yang strategis turut mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satunya adalah Ihsan Sa’dudin, dosen Prodi Bahasa dan Sastra Arab, yang menyebut pengalaman mengikuti tes ini sangat positif.

“Adanya tes TOEFL ITP di UIN SSC benar-benar memudahkan kami. Fasilitasnya lengkap, pelaksanaannya tertib, dan terasa sangat profesional. Saya berharap ini jadi awal dari banyak kegiatan serupa yang berkualitas,” ungkapnya.

Didukung Teknologi Kampus dan Siap Ekspansi Layanan

Keberhasilan pelaksanaan tes ini juga tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Zaenal Mutaqin, M.I.Kom., Sekretaris UPT Bahasa, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan universitas, peserta, serta Pusat Teknologi dan Komunikasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang telah memfasilitasi sarana dan prasarana digital secara optimal.

“Tes ini akan terus kami kembangkan, tidak hanya dalam format onsite digital, tetapi juga paper-based maupun online home edition untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, bahkan hingga luar daerah,” jelas Zaenal.

Langkah Awal Menuju Layanan Bahasa Berstandar Global

Dengan suksesnya pelaksanaan perdana ini, UPT Bahasa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuktikan diri sebagai pionir dalam menghadirkan layanan bahasa internasional berbasis digital di wilayah Cirebon dan sekitarnya. 

"Ini bukan hanya kemajuan institusi, tapi juga kontribusi strategis untuk meningkatkan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing di tingkat global," tandasnya.

Ke depan, UPT Bahasa akan menyelenggarakan Tes TOEFL ITP secara berkala, menjadikannya agenda rutin yang membuka peluang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (din)