Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 07 Januari 2020

Tingkatkan Kerasipan dan Konsultasi BMN, IAIN SNJ Cirebon Studi Banding Ke UIN Jogyakarta


FOKUS CIREBON - Sebanyak 25 pegawai dari bagian umum dan humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi banding dan konsultasi tentang Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) dan sistem kearsipan ke Jogyakarta, Jawa Tengah, selama dua hari, Minggu-Selasa, (5-7/01/2020).

Januar Fery ST,  Bagian Penyusunan Bahan-Bahan Kerjasama, Bidang Umum, IAIN SNJ Cirebon menyatakan, kegiatan studi banding ini intinya adalah untuk konsultasi menyangkut BMN dan Kearsipan. Dan UIN Jogyakarta menjadi pilot projek dan diakui oleh seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. 

Kemudian kenapa harus ke UIN Jogyakarta, Januar mengaku karena sistem kearsipan di UIN Jogyakarta sudah menggunakan aplikasi dan aplikasi tersebut bernama Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis, oleh ANRI.


Aplikasi Informasi Dinamis ini kata Januar, dipelukan oleh IAIN SNJ Cirebon, mengingat setiap lembaga pemerintah harus dapat mengelola arsip dengan baik serta harus ada keseragaman dalam menata arsip dengan benar.

Hal ini kata Januar, juga merupakan bukti akuntabilitas kinerja, maka memiliki unit kearsipan dengan sarana dan prasarana kearsipan yang memadai menjadi penting dan keharusan.


"Ya kita ingin melihat seperti apa terutama dalam aspek nota dinas serta kerasipan. Apalagi aplikasi ini merupakan suatu bentuk penerapan teknologi informasi dalam manajemen tata kelola modern di bidang  kearsipan (E- Arsip). Dan IAIN SNJ Cirebon harus ke UIN Jogyakarta untuk studi banding soal kearsipan yang sudah menggunakan aplikasi," jelasnya kepada fokuscirebon.com  (din) 

Percepat Menuju UIN, IAIN SNJ Cirebon Lakukan Kunjungan Ke Pemprov Jabar


FOKUS CIREBON - Upaya menuju UIN Cirebon, berbagai usaha pun tengah dilakukan dan dodorong berbagai pihak. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon terus menggenjot agar proses transformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (IAIN) dapat segera terwujud.
Ketua Tim Rektor Untuk Percepatan Pembangunan (TRUPP) IAIN syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sugianto SH MH mengungkapkan, demi mewujudkan rencana tersebut, saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut salahsatunya dengan melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) yang telah dilaksanakan.
“Kunjungan ini untuk meningkatkan sinergitas antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemprov Jabar dalam membangun infrastruktur demi meningkatkan indeks pembangunan manusia di Jawa Barat, khususnya yang ada di wilayah timur provinsi ini,” ungkapnya , Selasa (7/1/2020).
Selain itu, lanjut Sugianto, dalam kunjungan ini pihaknya juga melaporkan terkait realisasi bantuan dana hibah dari Pemprov Jabar sebesar Rp10 miliar. Dana hibah tersebut telah dibelanjakan tanah dengan luas sekitar 4,9 Ha milik 9 warga di sekitar tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu yang diproyeksikan untuk pembangunan kampus 2 IAIN Syekh Nurjati Cirebon di wilayah ini.
“Kemarin itu skalian memberikan laporan hasil pembelian tanah yang bersumber dari dana hibah Pemprov Jabar sebesar Rp10 miliar. Proses pembelanjaan tanah tersebut telah terlaksana dengan baik dan pembelian itu telah selesai. Sudah direalisasikan,” jelas Sugianto. (nur)

Senin, 06 Januari 2020

Polsek Kepulauan Seribu Utara Peduli Penghijauan


FOKUS JAKARTA-- Polsek Kepulauan Seribu Utara sangat peduli penghijauan, salah satu tindakan nyata dalam mendukung program Polri yakni penghijauan adalah dengan melakukan penanaman pohon di Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara dan di pesisir pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Senin (6/1).

Penanaman pohon merupakan program Polri guna mendukung penghijauan. Dengan adanya penghijauan, maka kualitas udara akan menjadi lebih sehat, karena sumber oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk bernafas berasal dari pepohonan.

"Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kepulauan Seribu Utara mengikut sertakan para Bhabinkamtibmas, anggota dan Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara serta bersinergi dengan Satpol PP, Damkar, Dishub dan juga PPSU Kepulauan Seribu," kata Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Fery Budiharso. SE.

Kami mendukung Program Polri yang peduli dengan kelestarian alam, dalam hal ini adalah penghijauan. Pohon-pohon kami tanam di beberapa titik, diantaranya depan Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara, dan di pesisir pulau Kelapa ini.

Ini akan sangat bermanfaat untuk anak dan cucu untuk bisa menikmati apa yang kita tanam pada hari ini.

"Momentum yang sangat baik, ketika kita menanam dengan ikhlas insya allah semua pohon yang ditanam akan tumbuh seiring dengan musim hujan yang sedang berlangsung diseluruh indonesia, tinggallah kita jaga dan rawat agar semua pohon yang ditanam dapat tumbuh sesuai dengan yang kita harapkan," ujarnya. (dade)

Lestarikan Lingkungan Dan Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru Taman Bibit Pohon


FOKUS JAKARTA - Upaya mensukseskan Program Polri dibidang lingkungan yaitu Program Polri Peduli Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto, bersama Kanit Lantas Iptu Ayi Supriyadi, Kanit Reskrim Iptu Yudi Hermawan, Kanit Sabhara Iptu Dwi Saksana dan Kanit Intel Ipda Aji Mulyanto serta anggota Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru melakukan penanaman bibit pohon di depan pagar halaman Polsek Kawasan Muara Baru, Senin (6/1).

Bibit Pohon yang ditanam sebanyak 8 (delapan) pohon yang terdiri dari bibit pohon mangga yang memiliki manfaat sebagai pohon penghijauan dan dapat menghasilkan buah, Setelah dilaksanakan penanaman bibit pohon mangga akan dilakukan perawatan sehingga bisa tumbuh kembang dengan baik .

“Kami melakukan kegiatan tanam pohon ini dalam rangka mensukseskan kegiatan Program Polri tentang Peduli Penghijauan, yang salah satu kegiatannya adalah menanam pohon, seperti apa yang kami lakukan sekarang, kata Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet riyanto.

Peduli penghijauan berarti peduli lingkungan, hal penting lain terkait fungsi pohon di dunia ini, seperti kita tahu bahwa pohon dapat menciptakan udara bersih atau oksigen (O2) yang manusia butuhkan.

"Tapi masih banyak lagi manfaat luar biasa dari pohon bagi manusia, di antaranya seperti penyerap air agar tidak terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan mungkin satu manfaat yang kadang tidak terpikirkan dalam pikiran kita," ujarnya. (dade)

Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Apel Gelar Kesiapan Siaga Bencana Alam


FOKIS JAKARTA -  Wilayah Indonesia secara  geografis   memiliki   potensi   bencana alam yang cukup tinggi, terutama tanah longsor, banjir, angin puting beliung, gempa bumi, tsunami dan gunung meletus.

Mqka sebagai bentuk.antisipasi dan kesiapsiagaan, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han), memimpin langsung jalannya Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad, di Lapangan Yonbekang 2 Kostrad, Malang. Senin (6/1).

Sebelumnya, Pangdivif 2 Kostrad tiba di asrama Yonbekang 2 Kostrad disambut oleh Danyonbekang   2   Kostrad   Letkol   Cba  Firmanuddin   Lilawangsa   dengan  menerima laporan dari Komandan Batalyon dan menerima jajar kehormatan dari dinas keamanan Batalyon.

Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad diikuti oleh seluruh   prajurit   Yonbekang   2   Kostrad.   Sementara   itu   Pangdivif   2   Kostrad   dalam amanatnya   menyampaikan,   apel  ini   merupakan   bagian   dari   upaya   kesiapan   kita apabila diterjunkan dan diperbantukan pada penanggulangan bencana alam. "Apapun resiko dan situasinya, prajurit Divif 2 Kostrad harus terus dapat menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan untuk merespon berbagai bencana alam,” kata Tri.

Oleh   karena itu,  kita  sebagai  prajurit TNI harus dapat menjaga  kesiapan  fisik dan mental   jika   sewaktu-waktu   diterjunkan   sebagai   Satuan   tugas   penanggulangan bencana   alam.   Karena   tanggap   terhadap   bencana   alam   merupakan   panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

"Bina   dan   pelihara   kesiapan   satuan,  agar selalu   dalam   kondisi   prima   untuk melaksanakan   tugas.   Menjaga   kesiapan   sebuah   satuan   merupakan   sebuah  proses yang bertahap, bertingkat dan berlanjut. Optimalkan kemampuan yang kita miliki, semuanya itu memerlukan aktifitas, tenaga dan pikiran, pengetahuan serta kerjasama yang baik," ungkap Tri. 

Disamping itu, dibutuhkan juga kesungguhan   dari   para   prajurit   sehingga  tujuan   pelaksanaan   tugas   dapat   dicapai secara optimal. (dade)

Bupati Dan Mantan Kapolres Kuningan Tanam Pohon

FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama dan Brigjen POL Hasanudin, Kapolres Kuningan terdahulu yang telah memasuki masa pensiun dan menjadi staf ahli Badan Penanggulangan Bencana Nasional kompak melakukan penanaman Porang di komplek perumahan Jananuraga Kecamatan Cirendang Kuningan, Senin 6/1/2020.
Dalam kesempatan tersebut Brigjen POL Hasanudin mengungkapkan bahwa Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk pembuatan lem dan “jelly” yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang dan China.
Umbi porang banyak mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental. Papar Hasanudin.
Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain. 
Untuk bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung. 
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya mengatakan, pohon porang ini sudah lama ditanam di Kuningan, bahkan di Kecamatan Ciniru sudah lama berjalan. Tetapi Bupati tetap berharap dengan adanya pengetahuan yang telah diberikan oleh Kapolres Kuningan terdahulu Brigjen POL Hasanudin dapat memberikan semangat kembali kepada masyarakat tentang manfaat dari Porang.
Jika dinilai secara ekonomis dan cara penanaman yang mudah memang porang sangat menguntungkan, selain harganya yang mahal juga cara penanamannya dangat mudah sekali, cukup sekali tanam maka akan tumbuh dan berkembang secara otomatis. 
Olehk karena itu Acep berharap kedepan Dinas Pertanian dapat mengembangkan budidaya pohon porang ini sehingga bisa menjadi nilai ekonomis yang dapat memberikan nilai untuk kesejahteraan masyarakat. Tutup Acep.

Presiden Instruksikan Jajaran Terkait Turun Langsung Bantu Penangangan Banjir


FOKUS JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan dalam melakukan penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah.
Secara khusus, Kepala Negara menggarisbawahi soal pentingnya pemberian pelayanan kesehatan serta bantuan bagi warga terdampak banjir. Seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir benar-benar terus terjun ke bawah,” ujarnya dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (6/1).
Kepala Negara menginstruksikan Kementerian Kesehatan untuk menangani persoalan kesehatan yang dialami warga terdampak.
Selain itu, Presiden juga meminta Kementerian Sosial dan Kementerian BUMN untuk bergerak memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan.
“Yang berkaitan dengan kesehatan, berarti Menteri Kesehatan, yang berkaitan dengan bantuan-bantuan, berarti Menteri Sosial. Mungkin juga di Kementerian BUMN bisa menggerakkan BUMN agar bergerak,” tuturnya.
Adapun Kementerian Dalam Negeri ditugaskan oleh Presiden untuk mengingatkan seluruh kepala daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan dengan kondisi yang cukup ekstrem seperti sekarang ini.
Kewaspadaan tersebut dapat berwujud perencanaan maupun persiapan untuk melakukan evakuasi bagi warganya yang terdampak banjir.
Sementara itu, TNI beserta Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana diminta untuk terjun langsung dan memberikan bantuan tenaga ke lokasi terdampak banjir.
“TNI dan Polri setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan, juga Basarnas dan BNPB. Saya kira perintah tidak usah saya ulang-ulang lagi,” tandasnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden