Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 Oktober 2021

Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Dorong Peran Pemda dalam Mendukung Program JKN


KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. Rahmat Sutrisno, M.Si mengikuti acara Evaluasi dan Advokasi Perpres Nomor 64 Tahun 2020 dengan Kemendagri secara Virtual di Ruang Rapat Bappelitbangda, Selasa (26/10/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi Kepala DPMD, Erus Rusmana, Kepala Bappelitbangda, Suhartono, S.Sos, Kepala Bappenda, Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSUD Arjawinangun dan Wakil Direktur RSUD Waled.

Hadir secara Virtual dalam acara tersebut, Asisten Deputi Bidang Manajemen Iuran Peserta Penerima Upah BPJS Kesehatan, Rokhimah Hayati, Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Pemprov Jawa Barat, Hj Raden Dewi Sartika. 

Dalam paparannnya, Asisten Deputi Bidang Manajemen Iuran Peserta Penerima Upah BPJS Kesehatan, Rokhimah Hayati mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah Kabupaten/kota di Jawa Barat yang telah melaksanakan kewajiban penganggaran dan pendaftaran JKN. 

Menurutnya, Perpres Nomor 64 Tahun 2020 mendorong peran pemda dalam mendukung program JKN sebagai program prioritas nasional. 

"Kami mengajak semua untuk kembali berkomitmen dalam kolaborasi untuk  mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera," katanya. 

Hayati berharap, dengan berbekal pengetahun dan informasi yang didapat, semua bisa memastikan penduduk di wilayahnya sudah terdaftar pada peserta aktif JKN.

"Kami memastiakn semua pekerja baik penerimah upah maupun bukan penerima upah termasuk pekerja Non ASN terdaftar secara aktif pada program JKN dan memastikan perndaftaran perencanaan anggaran dan pembayaran sebagai peserta aktif JKN sebagaimana diatur dalam Peraturam Mendargri Nomer 119 Tahun 2019," katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Hukum, dan Kesejahteraan Pemprov Jawa Barat, Hj. Raden Dewi Sartika mengatakan, dibutuhkan peran aktif semua pihak untuk menyukseskan program JKN. 

"Dalam menyukseskan program JKN semua pihak baik dari BPJS Kesehatan maupun pemerintah daerah harus berperan aktif di mana masih mempunyai peran mulai dari pendataan sasaran, jenis keanggotaan mulai dari PBI sampai dengan mandiri, penganggaran, pembayaran yang pembagian perannya mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota kemudian kebijakan dan program pelayanan kesehatan di lapangan," katanya. 

Dewi menjelaskan, data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sampai bulan Oktober 2021 tercatat sebagai peserta JKN sebanyak 78.81 persen dari jumlah penduduk Jawa Barat 47 juta jiwa lebih. 

"Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Jabar sesuai dengan amanat Perpres Nomor 64 Tahun 2020 telah menganggarkan kontribusi PBI pada Anggaran Perubahan 2021 untuk 16.966.876 jiwa selama satu tahun, sampai 12 bulan sesuai kapasitas Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan Jabar," katanya. (din)

DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menggelar Kegiatan Workshop Media

50 mahasiswa IAIN, ikuti kegiatan Workshop Media hasil besutan DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa (26/10/2021).


FOKUS CIREBON -  Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Workshop Media, di ruang kelas 406 FUAD, lantai 4, Selasa (26/10/2021).


Dalam kegiatan ini, sebanyak 50 peserta workshop menyimak pemaparan pemateri dan larut dalam diskusi hangat, membuat kegiatan workshop media dengan tema "Pengembangan Potensi Permediaan Kominfo FUAD Melalui Digital Marketing dan Jurnalistik" sukses digelar.

Ketua Pelaksana, Ahmad Luthfi Firdaus menyatakan, tujuan pertama dari acara kegiatan seminar workshop media ini untuk mengembangkan potensi permedian Kominfo ORMAWA FUAD.

Tujuan kedua sekaligus merealisasikan salah satu program kerja dari Departemen Dimplomasi dan Publikasi DEMA FUAD.

Ahmad Luthfi Firdaus menjelaskan, bahwa pada kegiatan ini, pemateri pertama disampaikan oleh Mochammad Kasrullah seorang Founder Istigfar.id & Cirebon share. Materi yang dipaparkan tentang digital marketing di media sosial agar cara bisa mengekspose di media sosia. 

Kemudian pemateri kedua disampaikan oleh Dedy S Musashi, SS, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia perwakilan Indramayu & Jurnalis METRO TV. Materi yang dipaparkan tentang Jurnalistik, yakni bagaimana cara menuliskan suatu berita dengan sesuai prosedur. (Heri/Nikia)

Kadin Diminta Jalin Komunikasi Dengan Pemda dan Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon memiliki peranan strategis bersama pemerintah untuk memajukan pembangunan ekonomi yang sempat lumpuh akibat pandemi Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan bupati saat menghadari muskab Kadin Kabupaten Cirebon di Apita Tower, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (26/10/2021).

Imron mengatakan, kemajuan untuk Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Melainkan harus dilakukan secara bersama, termasuk oleh pengusaha yang tergabung dalam Kadin.

"Harus bisa maju bersama-sama. Saya minta Kadin ini terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, supaya kontribusi yang diberikan nyata untuk masyarakat," kata Imron.

Ketua Kadin Jabar Cucu Suara mengatakan, Kadin Kabupaten Cirebon harus memberikan pemikiran dan gagasan kepada pemerintah daerah. Sesuai undang-undang, organisasi ini punya tugas di bidang perdagangan dan jasa.

"Kalau kondisi perekonomian tidak mampu berkembang, Bupati Cirebon bisa salahkan Kadin Kabupaten Cirebon. Kabupaten Cirebon harus bangkit secara ekonomi," katanya.

Cucu mengatakan, pada beberapa kasus sebelumnya banyak anggota dari Kadin yang meminta proyek pembangunan secara langsung kepada pemerintah daerah. Menurutnya, hal itu melanggar aturan.

Anggota Kadin, kata Cucu, harus berjalan sesuai aturan, terutama dalam proyek pembangunan pemerintah. "Jangan pernah mengotak-atik APBD. Seharusnya pengusaha harus bisa memberikan CSR kepada masyarakat," katanya.

Kadin Kabupaten Cirebon, saat ini diketuai Edi Baredi yang merupakan pemilik EB Batik di Desa Panembahan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Pria tersebut merupakan salah satu pengusaha batik ternama di Cirebon. (din)

Wakil Wali Kota Cirebon Membuka Pelatihan SDM Pariwisata Tingkat Kota Cirebon

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herwati


FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati membuka Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata tingkat Kota Cirebon, Selasa (26/10).  

Menurut Eti Herawati, SDM ini berperan penting dalam pengembangan pariwisata. "Ibarat motor penggerak kelangsungan industri sekaligus pelaku utama yang menciptakan produk inti pariwisata," katanya.

Eti juga berharap, sektor pariwisata di Kota Cirebon harus terus dikembangkan. Apalagi Kota Cirebon memiliki banyak potensi wisata dengan keunikan dan keunggulannya. 

"Saya yakin, pariwisata di Kota Cirebon dapat pulih dengan cepat di masa pandemi Covid-19. Tentunya dengan semangat gotong royong yang kita miliki, sektor pariwisata di Kota Cirebon akan bangkit kembali," ujarnya. (din)



Senin, 25 Oktober 2021

Wabup Ayu Ingatkan Semua ASN agar Berkomitmen Tinggi dalam Terapkan SPIP



KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si membuka acara Monitoring dan Evaluasi SPIP dan Evaluasi Maturitas SPIP di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon di Hotel Verse Kecamatan Kedawung, Senin (25/10/2021). 

Wabup Ayu mengatakan, pihaknya mengingatkan kepada semua ASN agar tetap berkomitmen tinggi dalam menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). 

"Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih," katanya. 

Ia pun menjelaskan, sistem pengendalian intern pemerintah adalah proses pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan yang memadai atas tercapainya organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efesien. 

"Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi SPIP ini, kami mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah dan seluruh jajaran wajib menyelenggarakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah mulai dari konsep pedoman, implementasi sampai dengan proses ukuran keberhasilan penyelengaraan SPIP, khususnya di Kabupaten Cirebon," ujarnya.

Selain itu, kata Ayu, maksud dan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyediakan media pengukuran tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP dalam mendukung kinerja yang transparansi, akuntabilitas, dalam  pengelolaan keuangan, administrasi serta pertanggungjawaban. 

"Sistem Pengendalian Intern pemerintah terdiri dari lima unsur antara lain, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, Informasi dan komunikasi, pemantauan pengendalian," katanya. 

Ayu mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat serius dalam melaksanakan sistem pengendalian intern pemerintah. 

Menurutnya, dalam pengendalian yang menjadi unsur penting adalah pembangunan integritas dan nilai etika organisasi dengan maksud agar seluruh pegawai mengetahui aturan untuk berintegritas yang baik dan melaksanakan kegiatannya dengan sepenuh hati dengan berlandasan etika yang berlaku untuk seluruh pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon tanpa terkecuali.

"Integritas dan etika tersebut perlu dibudayakan sehingga akan menjadi suatu kebutuhan bukan keterpaksaan. Sehingga budaya kerja yang baik pada Pemerintahan Kabupaten Cirebon perlu dilaksanakan secara terus menerus," katanya. 

Sementara itu, Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, M.M mengatakan, tujuan diadakan acara SPIP ini untuk  memberikan gambaran kesiapan pelaksanaan penilaian SPIP di Kabupaten Cirebon. 

"Acara ini diikuti 64 orang dari perwakilan perangkat daerah, sekretaris, bagian program, perwakilan kecamatan, puskesmas dan lainnya," katanya. (dn)

Sabtu, 23 Oktober 2021

Bupati Imron Lantik Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pondok Pesantren Kiai Haji Aqil Siroj Cirebon


KABUPATEN CIREBON - Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Alumni Pondok Pesantren Kiai Haji Aqil Siroj (Ikhwan KHAS) Cirebon, berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (23/10/2021) malam.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, momen pelantikan PC Ikhwan KHAS Cirebon ini bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN). Hal tersebut menjadi pengingat perjuangan para kiai pada zaman kemerdekaan.

Menurut Imron, organisasi yang baru saja dibentuk itu harus memiliki komitmen untuk memajukan pesantren. Pada zaman globalisasi ini, kemajuan bisa diraih semua orang, tidak terkecuali santri.

"Santri ini adalah orang yang beruntung, karena apa? Mereka secara pergaulan terjaga, secara keilmuan agama juga tidak kalah hebat dibandingkan pendidikan lainnya," katanya.

PC Ikhwan KHAS Cirebon diketahui merupakan organisasi alumni resmi yang disahkan langsung Yayasan dan Pondok Pesantren KHAS Kempek. Tujuan dibentuknya organisasi ini, sebagai agen perubahan.

Organisasi tersebut pun dibentuk sebagai wadah dan sarana pengembangan bagi generasi muda agar dapat tumbuh dan mengembangkan potensinya.

Sebelum dilantik PC Ikhwan KHAS Kempek Cirebon sempat berjalan tidak sesuai dengan harapan. Dilantiknya organisasi ini, diharapkan bisa menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik untuk alumni Ponpes KHAS Kempek.

Organisasi tersebut awalnya dibentuk pada 14 Juni 2021 dan Akromi dipilih sebagai ketua periode 2021 sampai 2023. Namun akibat pandemi covid-19, pelantikan baru bisa dilaksanakan pada 22 Oktober tahun ini. (din)

Jumat, 22 Oktober 2021

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Pesantren Mahasiswa ABA Institut, Ini Kata Bupati Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Pesantren Mahasiswa ABA Institute di Blok Mingkrik Kelurahan Kenanga Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Jumat (22/10/2021). 

Imron menjelaskan, pembangunan asrama pesantren mahasiswa ini ke depan bisa mencetak generasi muda yang mampu dalam semua bidang. 

"Dengan adanya asrama pesantren khusus mahasiswa ini akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bisa ikut membantu dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon," kata Bupati Imron. 

Imron berharap kepada para mahasiswa agar memanfaatkan asrama pesantren ini sebagai wadah untuk menuntut ilmu. Pasalnya, di era globalisasi ini semua dituntut untuk mengikuti arus yang ada. 

"Saya berpesan kepada mahasiswa yang ada di asrama pesantren ini tetap belajar sungguh-sungguh untuk ikut dalam pembangunan baik Kabupaten Cirebon maupun bangsa Indonesia, " kata Imron.

Sementara itu, Ketua ABA foundation, M. Dodo Ali Murtadho mengatakan, pembangunan asrama pesantren mahasiswa ini dirintis sudah jauh-jauh hari. 

"Hingga saat ini santri kami yang baru ada 16 orang, dan mereke semua mahasiswa yang sekolah ada yang di IAIN, UMC dan sebagainya, cuma tinggalnya di pesantren kami," katanya. 

"Para santri juga tidak hanya dari Cirebon melainkan dari Majalengka. Ke depan kalau asrama pesantren mahasiswa sudah jadi kita akan menambah jumlah santri baru lagi," tambahnya. (Bam)