Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 28 Maret 2022

Penjaringan Bakal Calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Dibuka Mulai Hari Ini

CIREBON, FC - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon masa khidmat 2017-2022 akan mengakhiri masa khidmatnya pada 5 Mei 2022. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 141/A.II.04.d/05/2017 tentang Pengesahan PCNU Kabupaten Cirebon Masa Khidmat 2017-2022.

Oleh karena itu, sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga NU Pasal 79 ayat 3 disebutkan bahwa Konferensi Cabang dipimpin dan diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sekali dalam 5 (lima) tahun. Dengan demikian, Konferensi Cabang merupakan tugas yang harus dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) lima tahun sekali, sebagai sarana pengurus dalam menyampaikan pertanggungjawaban kerja-kerjanya selama melaksanakan amanat sebagai pengurus PCNU Kabupaten Cirebon.

Ketua Panitia Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon, H. Imam Taufik, mengatakan, Konferensi Cabang XVI Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon yang akan berlangsung pada tanggal 30 Maret 2022, menjadi sarana untuk merumuskan dan mendiskusikan berbagai persoalan. Baik keorganisasian, kemasyarakatan dan persolan lainnya. 

Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, tersebut mengusung tema "Khidmah Jam'iyyah untuk Meneguhkan Kemandirian menuju Satu Abad NU."

Konferensi Cabang XVI Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon juga akan menetapkan Rais Syuriah dan Memilih Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon masa khidmah 2022 - 2027 serta memilih dan menetapkan Tim Formatur.

"Penjaringan calon Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon dibuka mulai hari ini, Senin (27/3/2022). Pendaftaran calon tersebut dibuka di Sekretariat PCNU Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon," katanya, Minggu (26/3/2022).

Menurutnya, para calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon dipersilakan mendaftar dengan melampirkan sejumlah persyaratan. Di antaranya, pernah aktif sebagai pengurus NU baik di tingkatan pengurus cabang, pengurus wilayah, maupun pengurus besar, dan pernah mengikuti Madrasah Kader NU (MKNU).

Selain itu, calon merupakan warga NU yang dibuktikan dengan menunjukkan KartaNU. Persyaratan selanjutnya dan merupakan yang adalah surat pernyataan dukungan minimal dari 10 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU. Namun, surat dukungan tersebut dapat diserahkan kepada panitia saat penjaringan maupun hari H Konfercab PCNU Kabupaten Cirenon.

"Surat dukungan tersebut harus ditandatangani Ketua Tanfidziyah dan stempel basah MWC NU. Seluruh persyaratan tersebut merupakan  amanat dari AD/ART. Untuk pengambilan formulir penjaringan bakal calon ketua dimulai Senin (28/3/2022) pukul 12.00 WIB dan dikumpulkan paling lambat pada Selasa (29/3/2022) pukul 23.59 WIB," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon juga bakal dimeriahkan Bahtsul Masail tentang wakaf, panggung hiburan kesenian, dan lainnya. Seluruh rangkaian acara tersebut dipastikan bakal menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, dan telah mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua. Panitia pun menyediakan posko kesehatan yang bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit setempat. (Indah)

Jumat, 25 Maret 2022

Peringati Hari Jadi, Bupati Imron Santuni 200 Anak Yatim di Ciwaringin

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Ciwaringin, Jumat (25/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada sebanyak 200 anak yatim dan dhuafa dari 8 desa di Kecamatan Ciwaringin yang mendapatkan santunan. 

"Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga sekaligus meresmikan Balai Desa Budur Kecamatan Ciwaringin. Ia mengapresiasi pembangunan balai desa yang cukup megah tersebut. 

Menurut Imron, dirinya merasa bangga, karena pembangunan balai desa ini, memanfaatkan anggaran Pendapatan Asli Desa (PAD). "Tidak mendapatkan bantuan dari manapun," kata Imron. 

Imron juga menjelaskan, bahwa peringatan Jari Jadi Kabupaten Cirebon pada tahun ini, digelar seperti tahun kemarin dengan sederhana. 

Karena sedang dalam kondisi pandemi, pihaknya tidak mengadakan kegiatan secara terpusat, namun dibagi di sejumlah lokasi. "Nanti malam, disini juga ada wayang," kata Imron. (din)

Pemkab Cirebon Lakukan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag


CIREBON, FC - Keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan asset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim harus mempunyai keyakinan, bahwa perbedaan merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT. 

Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat menghadiri acara Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, pada kamis malam (25/3/2022).

Imron menjelaskan, Allah yang telah menciptakan makhluk antara yang satu dengan yang lainnya pasti ada perbedaan. Baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan. Semuanya itu untuk membuat manusia saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 

"Adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Imron.

Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan. Ini sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Jadi tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Kita gandeng forum ulama umaroh, karena ideologi pancasila merupakan cara pandang bangsa indonesia," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren KHAS Kempek Cirebon, Mustofa Aqil Siraz menilai,  ideologi pancasila akan semakin kokoh dengan keimanan dan ketakwaan. Dengan semakin kokohnya ideologi pancasila, diyakini dapat menjadi benteng kuat dari pengaruh-pengaruh negatif. 

"Ulama memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan. Juga dapat memberikan pemahaman tentang ideologi dan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat," katanya.

Sedangkan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menambahkan, saat ini investasi yang ada sudah mulai menggeliat. Semuanya itu berkolerasi dengan situasi Kamtibmas yang kondusif. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan langkah perspektif, dan tidak hanya upaya represif juga preventif.

"Kalau kami mengedepankan mencegah di hulu permasalahan. Sehingga silaturahmi ke tokoh agama dan masyarakat menjadi prioritas kami, khususnya di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Bupati Cirebon Buka Forum Musrembang RKPD Tingkat Kabupaten

CIREBON, FC - Forum Musrembang RKPD tingkat Kabupaten Cirebon dibuka Bupati, Kamis (24/3/2022). Bertempat di Hotel Apita, forum ini bertujuan untuk penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kabupaten Cirebon tahun 2023. 

Disamping itu, forum Musrembang RKPD ini, merupakan entry poin untuk membangun keterpaduan dan sinergitas antar wilayah, antar strata pemerintahan, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah, selaku penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian dikatakan Bupati Imron.

Menurutnya, musyawarah pemangku kepentingan Kabupaten Cirebon, untuk mematangkan rancangan RKPD Kabupaten melalui sinkronisasi dan sinergitas. Ini juga hasil usulan sektoral, kewilayahan dan pokok-pokok pikiran DPRD. Nanti hasilnya akan digunakan untuk pemutakhiran rancangan Renja perangkat daerah.

"Ini supaya visi dan misi pembangunan Kabupaten Cirebon tercapai. Perencanaan pembangunan di tahun 2023, merupakan penjabaran tahun ke-4 RPJMD Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024," jelasnya.

Bupati menjelaskan, upaya-upaya dalam mencapai target pembangunan daerah terus dilakukan dan ditingkatkan. Tercatat, pada tahun 2021 rata-rata lama sekolah berada di angka 7,10, yang berarti berhasil melebihi dari target yang ditetapkan, yakni 7.05. Demikian juga dengan tingkat kesempatan kerja yang berada di angka 89,624 dari target 88.884. 

"Tingkat pengangguran terbuka dapat turun di angka 10,38 dari target 11,12. Keberhasilan ini tentunya merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk memajukan Kabupaten Cirebon," ucapnya.

Imron juga menyebutkan, beberapa sektor sudah berhasil mencapai target. Diantaranya reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Ada juga kemiskinan, kualitas sumber daya manusia dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Disamping itu, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dinilai cukup baik.

"Oleh karena itu, tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2023 adalah Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditi Unggulan. Ini didukung oleh pembangunan SDM unggul, serta layanan publik yang berorientasi dan kebijakan kepada masyarakat," papar Imron.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menyebutkan, pasca pandemi penerapan strategi diperlukan. Ini dalam upaya menangani isu strategis, permasalahan, dan tantangan pembangunan. Diantaranya, fokus pada permasalahan utama seperti banjir, sampah, pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, layanan publik, dan penanganan pandemi Covid-19.

"Saya minta nanti, dalam proses penyusunan RKPD tahun 2023 ini, seluruh pimpinan dan aparatur daerah, serta seluruh perangkat stakeholder untuk dapat integrate inovatif, dan kolaboratif," pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Cirebon, Asisten Administrasi Umum Daerah Pemprov Jabar, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Barat, 

Wakil Bupati Cirebon, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, serta para Kepala SKPD. (din)

Kamis, 24 Maret 2022

IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan Buka Kerjasama di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

KOLABORASI : Dua Perguruan Tinggi Islam, IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan bertemu untuk membuka kerjasama di bidang Tri Dharma Peguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).


CIREBON, FC – Kerjasama antar Perguruan Tinggi kembali dijalin, kali ini kedua pimpinan PT bertemu, yakni Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Rektor Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan, yang sepakat teken kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).

Pertemuan itu dalam rangka kunjungan kerja Unisa ke IAIN Cirebon. Ada sejumlah poin yang dicetuskan. Antara lain, kedua pihak saling sepakat kolaborasi sesama perguruan tinggi jadi kebutuhan.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pintu kolaborasi IAIN Cirebon telah terbuka lebar bagi perguruan tinggi manapun. Apalagi sesama perguruan tinggi Islam.

“Bahwa terbuka sekali bagi kita untuk bersinergi melakukan MoU, melakukan kerja sama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata dia.

Sumanta merasakan betul kebutuhan bekerja atau berkolaborasi dengan pihak lain. Dan pemerintah sudah membuka ruang untuk ini melalui konsep atau kebijakan Kampus Merdeka.

“Karena sesungguhnya masing-masing kampus memiliki kelebihan. Dan saya yakin ada kekurangan,” katanya.

Kelebihan dan kekurangan ini menjadi warna akademik di kampus masing-masing. Dalam Kampus Merdeka yang telah memberikan tawaran untuk belajar di luar kampusnya itu menunjukan bahwa pengayaan terhadap anak didik itu tidak bisa digembleng oleh perguruan tinggi secara mandiri. Harus ada kolaborasi satu dengan yang lainnya.

“Kolaborasi juga telah membuka mata kita semua untuk stake holder yang memakai jasa lulusan kita. Jadi ruang itu dibuka oleh kebijakan Kementerian dan ini sedang dilakukan upaya implementasi dari kebijakan tersebut,” kata Sumanta.

Sementara itu, Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Bima Amrullah SAg MSi, mengatakan, ada hanyak peluang yang bisa dikerja samakan dengan IAIN Cirebon. Pasalnya, Unisa dan IAIN punya fakultas dan program studi yang mirip.

“Unisa punya 4 fakultas dan 14 program studi. Antaranya Fakultas Ilmu Keislaman, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan,” ujar Nurul Iman.

Pihaknya berharap kolaborasi dengan IAIN Cirebon dapat segera diimplementasikan dalam bentuk aktivitas yang riil. “Misalnya kolaborasi KKN mahasiswa,” pungkasnya. (din)

Bupati Cirebon Lantik PAW Kuwu Gumulung Lebak

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, melantik Penggantian Antar Waktu (PAW) Kuwu Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged, Kamis (24/3/2022). Pelantikannya sendiri bertempat di Ruang Paseban Pemkab Cirebon. Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Gumulung Lebak, Ketua BPD, Pejabat Kuwu dan Ketua Panitia PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak.

Menurut Imron, Ahman Sodikin telah resmi menjabat sebagai PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Otomatis, mulai hari itu juga Ahman resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kuwu. Untuk itu, Sebagai kuwu dia harus siap menjalankan roda pemerintahan Desa Gumulung Lebak.

"Saudara harus mampu menjalankan roda pemerintahan desa dan berperan aktif. Kuwu harus bisa menjadi motivator, kreator dan inovator pembangunan di tengah-tengah masyarakat," kata Imron.

Imron meminta, Kuwu Desa Gumulung Lebak mampu memberikan contoh yang baik kepada warganya. Disamping itu, harus bisa bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun desa, serta menjalankan fungsinya sebagai kuwu. Kalau sinergitas dengan warga bisa tercipta, maka dengan sendirinya pembangunan akan berjalan lancar.

"Eratkan kerjasama yang baik dengan masyarakat dan BPD. Semua harus sinergi, demi terciptanya kondusifitas dalam membangun desa," pinta Imron.

Bupati juga mengapresiasi atas suksesnya semua tahapan dalam pelaksanaan PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada ketua dan anggota BPD, Panitia PAW serta penjabat kuwu. Imron menilai, mereka telah  sukses menghantarkan PAW tersebut.

"Pemerintah desa mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan yang disertai dengan hak, wewenang dan kewajiban. Mereka bisa mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Ini pekerjaan yang tidak mudah," ungkap Imron.

Bupati menambahkan, kuwu saat ini harus berperan serta juga dalam penanganan Covid-19. Kuwu harus bisa menjembatani dan ikut serta membantu dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, kuwu harus bisa merangkul dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

"Kuwu harus mengedepankan peran rakyat pada setiap aspek kehidupan, termasuk memfungsikan lembaga kemasyarakatan yang ada di desa. Satu lagi, kuwu harus siap dikritik dan berbesar hati menerima kritikan warganya," tukas Imron. (Bambang)

Rabu, 23 Maret 2022

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Bupati Launching E-KTP

CIREBON - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-540, Bupati Cirebon melakukan Launching E-KTP di wilayah kecamatan, Selasa (22/3/2022). Hal itu, sesuai dengan salah satu misi Pemkab Cirebon, yaitu “Membangun pemerintahan yang baik melalui Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah".

Demikian dikatakan bupati saat melakukan Launching E-KTP, bertempat di kecamatan Losari. Imron mengaku, Pemkab Cirebon bertekad akan memenuhi ketersediaan database kependudukan yang mudah diakses masyarakat. Disamping itu, akan meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan dengan cepat, tepat, murah, dan transparan.

"Kita juga akan meningkatkan kesadaran otentikasi diri sebagai identitas yang wajib dimiliki. Kegiatan ini, berkaitan dengan implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat," ungkapnya.

Bupati menjelaskan, pengelolaan informasi kependudukan, merupakan rangkaian kegiatan yang sistematis dan terpadu. Mulai dari pengumpulan, perekaman, pengolahan dan penyajian data informasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil (registrasi penduduk). 

"Secara umum, registrasi penduduk mempunyai dua fungsi. Pertama, mencatat penduduk dan kejadian penting secara teratur dan berkesinambungan. Ini menghasilkan dokumen KTP, KK, dan akta catatan sipil," jelasnya.

Fungsi kedua, lanjut Bupati, registrasi penduduk sebagai sumber utama statistik vital dan statistik kependudukan. Ini menghasilkan informasi kependudukan yang menggambarkan karakteristik penduduk. Baik dari aspek kuantitas, maupun kualitas.  Sehingga, informasi tersebut dapat didayagunakan untuk berbagai kepentingan. 

"Kualitas pelayanan kepada masyarakat, merupakan salah satu indikator pelayanan publik yang semakin baik. Ini terlihat  pada tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat yang perlu dipenuhi," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kadisdukcapil Kabupaten Cirebon, Iman Supriyadi. Dia menilai, pengelolaan informasi kependudukan membuat Pemkab Cirebon dapat memperoleh legitimasi dukungan masyarakat. Tentunya, hal ini berhubungan dengan penetapan dalam berbagai kebijakan.

"Pelayanan publik itu sendiri pada hakekatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. Ini  merupakan perwujudan aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat," terang Iman.

Dirinya menilai, keinginan tersebut dapat terwujud dengan membangun jaringan informasi (SIAK) yang memadai.  Jaringan ini harus bisa memberikan layanan yang lebih baik dan akurat, dalam hal  identitas penduduk, penyimpanan keamanan data, visualisasi data dan pelayanan prima.

"Kabupaten Cirebon, telah mengembangkan SIAK. Ini sudah terpusat, yang diberlakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil," paparnya.

Iman menambahkan, dengan SIAK terpusat, akan tersedia database kependudukan yang dapat memfasilitasi penyediaan data kependudukan. SIAK terpusat ini juga dapat mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, khususnya yang ada di Kabupaten Cirebon. (Indah)