Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 Juli 2022

100 Purna PMI Kabupaten Cirebon Dilatih Wirausaha

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 100 purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, mendapatkan pelatihan life skill untuk membuat wirausaha.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon ini, bertujuan untuk mengarahkan PMI Purna, untuk bisa memiliki usaha.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengatakan, banyak sekali permasalahan yang timbul pasca kepulangan PMI usai bekerja di luar negeri.

Menurut Imron, tidak sedikit uang hasil jerih payah para PMI di luar negeri, habis tidak terarah. Sehingga, hal tersebut membuat ekonomi purna PMI kembali bermasalah.

"Sehingga kita arahkan, jika pulang dari luar negeri, uangnya digunakan sebagai modal untuk usaha," kata Imron, Selasa (5/7/2022) di Hotel Aston.

Dalam pelatihan life skill tahap pertama ini, ada sebanyak 100 purna PMI, yang akan diajarkan untuk membuat usaha panganan olahan dengan sistem home industri.

Sehingga dengan adanya usaha yang dimiliki oleh para purna PMI ini, diharapkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarganya menjadi stabi. "Diharapkan, usahanya ini bisa menopang kebutuhan keluarga," kata Imron.

Imron menyebutkan, bahwa Kabupaten Cirebon masuk dalam wilayah pengirim PMI terbesar di Jawa Barat. Oleh karena itu, pihaknya juga cukup memberikan perhatian dalam hal ini.

Ia juga meminta kepada warga Kabupaten Cirebon yang hendak bekerja di luar negeri, untuk bisa berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan. Karena menurut Imron, banyaknya PMI yang bermasalah, dikarenakan jalurnya yang tidak prosedural.

"Sehingga jangan mudah tergiur dengan tawaran. Tapi berkoordinasi juga dengan Disnaker," ujar Imron. (Indah)

Senin, 04 Juli 2022

Komisi III Fasilitasi Pertemuan Ikatan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia Dengan Direksi RS Gunung Jati

CIREBON, FC – Komisi III DPRD Kota Cirebon memfasilitasi Ikatan Lembaga mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI), untuk bertemu dengan direksi Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon, Senin (4/7/2022), di ruang Diklat RSDGJ.

Pertemuan ini guna membahas upah tenaga perawat yang berlaku di RSDGJ. Hadir dalam pertemuan ini direksi RSDGJ dan jajarannya untuk memberikan penjelasan kepada mahasiswa.

Ketua Komisi III DPRD, dr Tresnawaty SpB menjelaskan, pihaknya hanya membantu mahasiswa yang ingin mengetahui besaran upah tenaga keperawatan yang ada di RSDGJ. Apakah sudah sesuai dengan ketentuan pemerintah atau bahkan masih di bawah upah minimum regional (UMR).

“Mereka juga ingin upah tenaga keperawatan di instansi kesehatan bisa naik tiga kali lipat dari UMR Jawa Barat. Karena menurut mereka beban kerja perawat dinilai berat,” kata Tresnawaty.

Setelah menerima penjelasan dari pihak RSDGJ, kata dr Tresnawaty, mahasiswa puas karena upah yang ditetapkan sudah di atas UMR. Bahkan upah yang diterima juga sudah memenuhi UMK.

“Mereka puas karena RSDGJ sudah menghargai tenaga keperawatan dengan baik. Semoga pertemuan ini juga bisa membuka wawasan dan pengetahuan mereka tentang upah,” tuturnya.

Pihaknya hanya menitipkan kepada para mahasiswa, agar RSDGJ menjadi tolok ukur. Sebab, instansi kesehatan tidak hanya rumah sakit milik pemerintah, melainkan ada rumah sakit swasta, kemudian masih ada puskesmas.

“Selain itu, mereka juga harus mengetahui di tempat lain. Katanya mereka juga ingin ke puskesmas. Komisi III akan mengantarkan kemanapun mereka inginkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSDGJ, dr Katibi MKM mengaku berterimakasih kepada mahasiswa yang sudah datang dan peduli terhadap profesi keperawatan agar lebih baik. Pihaknya menegaskan, bahwa upah perawat di RSDGJ sudah melebihi UMR dan memenuhi UMK.

“Upah perawat mengacu pada UMR dan UMK, kita sudah melebihi itu hingga insentif atau jasa pelayanan juga kita berikan. Namun prinsipnya, kita akan memuaskan seluruh SDM agar mereka juga bisa memuaskan layanan kepada masyarakat sebagai pasien,” tuturnya.

Sedangkan salah satu mahasiswa, Herlina berterimakasih kepada RSDGJ karena sudah memberikan penjelasan, termasuk kepada Komisi III DPRD Kota Cirebon yang sudah memfasilitasi.

“Untuk upahnya sudah memenuhi UMK berikut insentifnya. Sekarang kami akan keliling lagi untuk mengetahui upah perawat yang ada di puskesmas, termasuk rumah sakit swasta,” katanya. (din)

Temani Ketua DPR RI, Bupati Cirebon Siap Sukseskan Program Pusat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag menemani kunjungan Ketua DPR RI, Dr. (HC) Puan Maharani di wilayah Kabupaten Cirebon, Senin (4/7/2022). Selain bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Buntet, Puan Maharani juga mendatangi petani tebu di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Dihadapan Ketua DPR RI, Bupati Imron menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon berdasarkan data statistik tahun 2021 memiliki areal lahan perkebunan tebu dengan luas 3.670,71 hektar. Produksi tebu mencapai  211.847,95 ton dan produksi gula mencapai 15.266,25 ton.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani yang sudah menyalurkan bantuan kepada petani tebu di Kabupaten Cirebon. Program Rawat Ratoon seluas 50 Ha, berbentuk paket bantuan berupa Pupuk Majemuk/NPK sebanyak 20 ton atau setara dengan 400 Kg/Ha, Pembenah Tanah sebanyak 650 liter atau setara dengan 13 liter/Hadan Herbisida sebanyak 150 liter atau setara dengan 3 liter/Ha. Bantuan ini berasal dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan lain yang juga diberikan untuk petani tebu di Kabupaten Cirebon, yakni berupa 30 unit hand sprayer dan 10 unit pompa air yang berasal dari Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian Republik Indonesia," ujar Imron.

Melalui Kunjungan Kerja Ketua DPR RI di Kabupaten Cirebon ini, lanjut Bupati Imron, diharapkan menjadi momentum dan merupakan salah satu upaya untuk mengaktifkan kembali Pabrik Gula Sindanglaut dalam menyambut musim giling tebu tahun 2023, sehingga tanaman tebu kembali menjadi salah satu komoditas unggulan, untuk tercapainya arah pembangunan perkebunan dan swasembada gula.

"Kami Pemerintah Kabupaten Cirebon siap mensukseskan program tersebut. Termasuk penyediaan lahan tebu yang dibutuhkan, agar pabrik gula bisa diaktifkan kembali. Kita akan langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, agar tanah bengkok milik desa bisa disewakan untuk dijadikan lahan tebu," tutupnya. 

Sementara itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani mengaku pihaknya saat ini membawa sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. Dirinya menegaskan, keluhan dari petani tebu akan segera ditindaklanjuti.

"Tadi sudah dijelaskan tentang pupuk subsidi dan pabrik gula disini kenapa tidak aktif. Kita ingin semuanya segera dicari solusinya, dan saya juga kalau perlu akan langsung menemui Presiden untuk membahas masalah ini," singkatnya. (din)

Tata Kelola Keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Resmi Berstatus BLU

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bersama Wakil Rektor 1, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III dan KA Biro AUAK siap menjalankan perubahan tata kelola keuangan IAIN Cirebon menjadi BLU.

FOKUS CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon berubah status dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi satuan kerja (Satker) Badan Layanan Umum (BLU) dengan keluarnya surat keputusan Kementerian Keuangan pada tanggal 20 Juni 2022, dengan SK. No. 252/KMK. 05/2022.

Pelaksana Harian (Plh) Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri M.Ag menyatakan, dengan turunnya SK Menteri Keuangan tersebut, tata kelola keuangan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon resmi berubah dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Menurut Saefudin Zuhri, beralih statusnya IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke Satker Badan Layanan Umum (BLU), IAIN Cirebon diberi keleluasaan oleh negara untuk mengelola keuangannya sendiri. Hal ini mendorong IAIN Cirebon bisa lebih mandiri.

Maka dengan perubahan satker ini, kata Saefudin, seluruh dosen dan karyawan IAIN Cirebon, baik PNS maupun non PNS dituntut lebih profesional dalam pelayanan di bidang akademik maupun non akademik maupun dalam pengelolaan aset dan keuangan.

"Kita telah merancang pengimplementasian BLU dan tahapannya mengacu pada peraturan yang telah dibuat Kementerian Keuangan. Insya Allah kita siap, karena ini sudah kita rancang jauh-jauh hari sebelumnya,” kata Saefudin, Senin (4/7/2022).

Saefudin juga menegaskan, dengan BLU, pihaknya dapat membuat badan-badan usaha atau unit bisnis sebagai sumber pendapatan kampus. Kendati demikian, kata Saefudin, tidak serta merta yang dikejar adalah hanya keuntungan, tetapi juga dalam rangka peningkatan pelayanan akademik.

Sehingga perubahan tata kelola keuangan ini akan berdampak pada lulusan yang semakin berkualitas. Karena, kebutuhan operasional untuk peningkatkan pelayanan ini dapat terpenuhi dengan dukungan sumber-sumber finansial dari unit-unit usaha tersebut.

“Yang paling penting dari perubahan ke BLU ini adalah untuk peningkatan kualitas pelayanan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Sebab kita diberi kewenangan untuk mencari sumber-sumber pendanaan yang tidak hanya fokus pada Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa,” tuturnya. 

Jadi, kata Saefudin, jika ada yang beranggapan bahwa BLU akan menaikan UKT, itu merupakan hal yang salah. Karena, untuk besaran UKT ada peraturan tersendiri yang mengaturnya.

“Itu ada regulasinya tersendiri, mau BLU atau tidak itu ada regulasi yang lain, yaitu ada PMA (Peraturan Menteri Agama) tentang UKT. Jadi dengan BLU ini, kampus dituntut untuk mencari sumber-sumber yang lain,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi M.Pd bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan tindak lanjut instruksi dari Kementerian Keuangan terkait perubahan tata kelola keuangan tersebut.

“Ada 12 poin yang sedang kita tindak lanjuti, di antaranya meminta ijin dan membuka rekening BLU ke KPPN, menyusun atau menyempurnakan standard operating procedure, menyusun rencana bisnis anggaran tahun 2022 dan 2023, dan sejumlah poin lainnya,” jelas Kartimi.

Pihaknya saat ini tengah  menginventarisir sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan sebelum SK perubahan tata kelola keuangan tersebut dikeluarkan.

Setelah menginventarisasi tersebut selesai, kata Kartimi, maka pihaknya dapat menentukan waktu cut off Satker PNBP dan tata kelola keuangan BLU dijalankan.

Kendati demikian, jelas Kartimi, seluruh PNBP yang diperoleh sejak tanggal ditetapkan BLU dapat langsung digunakan tanpa harus disetorkan ke kas negara. Namun, pendapatan yang didapat sebelum ditetapkan, maka harus disetorkan ke kas negara sesuai ketentuan PNBP.

Demikian juga dinyatakan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Sunarini M.Kom bahwa dengan berubahnya tata kelola keuangan menjadi BLU, maka pihaknya dapat lebih leluasa memanfaatkan pendapatan untuk peningkatan pelayanan di kampus setempat. Karena dengan BLU, pendapatan yang diterima tersebut bisa langsung dikelola dan prosesnya pun bisa lebih cepat.

Jadi sangat jelas perbedaan pada Satker PNBP dengan Satker BLU dan BLU bisa memberikan pelayanan lebih baik dan cepat. Kita pun diberikan kewenangan memanfaatkan aset untuk dijadikan unit bisnis dan meningkatkan pendapat untuk peningkatan layanan.

Sunarini menargetkan, tahun 2022 ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat penerimaan sebesar Rp. 74 miliar yang bersumber dari sejumlah unit bisnis, UKT, dan sumber-sumber yang lainnya.

"Targetnya harus tercapai, kita harus melakukan perencanaan dengan baik dan kita pun harus semakin mandiri dengan merubah pola kerja dan mindset,” pintanya. (din)

Minggu, 03 Juli 2022

Wakil Walikota Cirebon Hadiri Acara Malam Penganugrahan Karya Cipta Lagu Film Pulang

FOKUS CIREBON, FC - Kepala Disbudpar Kota Cirebon bersama Wakil Walikota Cirebon menghadiri acara malam penganugerahan karya cipta lagu Film Pulang, Minggu (3/7).

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Hetawati memberikan ucapan selamat sebagai bentuk apresiasi atas kegiatan tersebut. 

"Selamat kepada Mas @ade_opick yang terpilih sebagai pemenang teruslah berkarya. Terimakasih kepada @disbudparkotacirebon @cirebonmovie @pulang_the_movie @abah_adjie dan seluruh pihak yang terlibat sudah menggelar kegiatan ini," ucapnya.

Eti Herawati juga menyatakan kebanggaannya dengan ucapan sukses dan tetap semangat menjadi wadah para seniman, musisi serta pemuda Cirebon menyalurkan karyanya. (din)

Sabtu, 02 Juli 2022

Wakil Walikota Cirebon Mengapresiasi Keberadaan Kampung Seni dan Budaya di RW 11 Mekar Mulya

FOKUS CIREBON, FC - Launching Kampung Seni dan Budaya di RW 11 Mekar Mulya, Sabtu (2/7), berjalan lancar. 

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati yang hadir pada kegiatan tersebut mengapresiasi dengan adanya kampung seni dan budaya ini.

"Semoga dengan adanya kampung seni dan budaya ini, dapat memperkuat identitas kebudayaan lokal, sebagai ruang bagi penyelenggara ekspresi seni budaya, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat," papar Eti Hetawati. (Indah)

Duta Dari Dua Kelurahan Kecamatan Lemahwungkuk Raih Gelar Jaka dan Rara Kota Cirebon 2022

Wakil Walikota Cirebon, Drs Hj Eti Herawati


CIREBON - Kesuksesannya patut diapresisi, Qinthara Riella, duta Rara Puteri Pariwisata perwakilan Kelurahan Kasepuhan berhasil meraih juara utama. Berpasangan dengan M. Farrel, duta Putera Pariwisata Jaka dari Kelurahan Panjunan. Keduanya sama-sama dari satu Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirobon.

Keduanya berhasil menyisihkan rival lainnya dari perwakilan kelurahan lain. Tercatat finalis adalah 11 pasangan Jaka Rara dari total pendaftaran awal di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon sebanyak 68 peserta. 

Dalam ajang Grand Final di Hotel Luxton Sabtu (2/7) malam hingga dini hari 00.30, sebanyak 11 pasangan dipilih enam pasangan. Enam pasangan diseleksi ketat lima juri profesional menjadi tiga pasang. Dari tiga pasangan terseleksi, dipilih satu pasangan juara utama Jaka dan Rara. 

Materi seleksi seputar pengetahuan tentang kepariwisataan dan ekonomi kreatif. Baik skala lokal, regional, nasional bahkan internasional. Menyampaikan dengan bahasa Indonesia, juga ada yang bahasa Inggris.

Selama acara Grand Final Jaka Rara itu suasana berjalan meriah, semarak dan seru. Para finalis masing-masing membawa sporter dengan yel-yel dan atribut poster lainnya. 

Acara pendukung lainnya menambah suasana acara terasa berkelas nasional dengan tanpa meninggalkan kekhasan budaya Cirebon. Seperti opening dance tarian para Jaka Ratu diiringi lagu Kota Cirebon yang dipopulerkan Diana Sastra. 

Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati didampingi Kadisbudpar Agus Sukmanjaya, S.Sos dan Kadis PUTR Dr Irawan Wahyono, M.Pd tampak begitu menikmati acara grand final hingga berakhir dini hari pukul 00.30.

Begitu juga Lurah Kesepuhan Deny Rochman, S.Sos., M.PdI juga hadir bersama undangan SKPD, camat dan lurah lainnya.

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati menyatakan, Jaka Rara 2022 tidak hanya sebagai duta dalam mempromosikan kebudayaan dan pariwisata. 

Lebih dari itu,  berharap Jaka Rara berkontribusi dan membantu Pemda Kota Cirebon dalam menginformasikan berbagai  program dan potensi dari Kota Cirebon.

Pengumuman terpilihnya Jaka Rara asal Kelurahan Panjunan dan Kasepuhan itu berlangsung dalam Grand Final Jaka Rara 2022, di Hotel Luxton Kota Cirebon, Sabtu (2/7/2022) malam. (den)