Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 27 Agustus 2022

Pekikan Suara "Merdeka" Mahasiswa PBAK IAIN Cirebon Getarkan Gedung FITK


Suasana kegiatan PBAK 2022 IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang akan berlangsung selama 3 hari berturut turut di halaman gedung FITK, Sabtu (27/8/2022).


FOKUS CIREBON, FC - Ribuan Mahasiswa dengan pakaian seragam hitam putih, dibalut kerudung berwarna warni terlihat unik dan nyentrik.  Tak hanya itu, topi yang digunakan pun topi milik petani dengan warna yang disesuaikan dengan  kerudung yang dikenakan.

Dengan warna warni kostum yang dipakai, mereka duduk dibawah, bak ombak laut yang bergelombang. 

Tak hanya itu, mahasiswa PBAK 2022 ini, juga difasilitasi tarub penahan panas sepanjang 100 meter dan  sejumlah TV LCD agar yang berada di bagian belakang dapat dengan jelas melihat aktifitas yang berjalan di atas panggung.

Nampak di lokasi kegiatan, mahasiswa PBAK sangat menikmati kegiatan tersebut. Satu sama lain saling tersenyum dengan kostum yang mereka pakai.

Yang menarik saat ribuan mahasiswa PBAK berdiri serentak, bak pohon hutan yang rindang dengan keindahan rimbanya saat mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Suara keras, lantang dan merdu keluar serentak saat lantunan 'merdeka' 'merdeka' pada lagu Indonesia Raya hingga menggetarkan gedung FITK.

Pada PBAK ini, tak hanya  dekorasi panggung saja yang terlihat indah, tetapi juga suasana di PBAK 2022 IAIN Syekh Nurjati Cirebon bak acara besar dan megah, saat keliling banyak ditemukan stand-stand HMJ yang menawarkan berbagai program kegiatan mahasiswa.

Ketua Pelaksana PBAK 2022, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag saat memberikan sambutan di atas panggung menyatakan, bahwa mahasiswa PBAK 2022 ini adalah orang-orang yang terpilih pada transformasi lembaga di mana IAIN Cirebon akan menjadi UISSI.

Menurut Ilman ada sebanyak 2.875 mahasiswa PBAK 2022 dan mahasiswa baru ini sudah mewakili seluruh daerah di Indonesia termasuk mereka ada di semua jurusan dan fakultas di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ilman juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mensukseskan kegiatan PBAK 2022 ini 

Pada kegiatan PBAK ini, nanti akan diperkenalkan tentang seputar kegiatan rektorat, kemudian fakultas dan selanjutnya pengenalan budaya se-nusantara. 

Ilman juga menjelaskan, kenapa PBAK 2022 ini luar biasa, karena selama 2 tahun PBAK dijalankan secara online, dan PBAK 2022 ini merupakan kegiatan PBAK pertama pasca pandemi.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag yang membuka kegiatan PBAK 2022 di halaman gedung FITK menyatakan, bahwa calon mahasiswa yang mengikuti PBAK 2022 ini akan dilantik menjadi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian juga, PBAK ini akan mengenalkan kepada seluruh mahasiswa PBAK tentang pengenalan budaya akademik mahasiswa dan seluruh yang ada di lingkungan kampus IAIN Cirebon.

"Alhamdulillah, kita memiliki mahasiswa multi etis atau multikultural, sehingga PBAK ini penting untuk dikenalkan kepada mahasiswa. Sehingga PBAK atau ta'aruf ini bisa menjadi ajang untung saling mengenal dan mengetahui, baik antar mahasiswa, mahasiswa dengan Ormawa, mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa dengan pimpinan dilingkungan rektorat," terang Sumanta.

Menurut rektor, menata hidup di kampus haruslah kuat, terutama menguatkan ta'aruf. Karena kita berangkat dari berbagai etnis sehingga kita bisa saling mengenal komunitas satu ke komunitas lain, baik dari segi bahasa maupun segi lainnya yang berbeda karena etnis, sehingga ta'aruf ini sangat penting, baik dari sisi mahasiswa, sisi akademik maupun sisi budaya," katanya.

Sumanta juga mengingatkan, bahwa mahasiswa jangan melupakan bahwa masuk ke institusi IAIN ini memiliki distingsi yakni keislaman, sehingga apa pun jurusannya mahasiswa tetap harus bisa baca tulis Al Qur'an. 

Untuk itu marilah kita bangun, kita camkan bersama bahwa IAIN Cirebon akan mengantarkan kita sukses dunia dan akhirat. Kemudian juga jadilah kita sebagai tauladan dan bisa mengimplementasikan dan mengekspresikan ajaran ajaran Islam yang rahmatan lil alamin serta memberikan kedamaian pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya sebagai Rektor dan Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan serta seluruh civitas akademika mengucapkan selamat datang di kampus  IAIN Syekh Nurjati Cirebon, jadilah sosok yang unggul dan berprestasi sebagaimana unggulnya IAIN Cirebon diberbagai bidang, sehingga kita harus memiliki kecerdasan, cerdas spritual, cerdas sosial, cerdas intelektual dan emosional dan terakhir berakhlakul Karimah," tandasnya.

Jumat, 26 Agustus 2022

Walikota Cirebon Lantik Pengurus Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027

Pelantikan lima orang pimpinan Baznas Kota Cirebon



CIREBON – Pelantikan lima orang pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon berlangsung khidmat, Jumat (26/8/2022), di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., yang melantik langsung kelima pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 tersebut. Sebelumnya, Baznas Republik Indonesia telah menerbitkan surat pertimbangan pengangkatan atas kelimanya.

Sesaat sebelum pelantikan, lima orang terpilih sebagai pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 terlebih dahulu melangsungkan rapat pleno, guna menyepakati struktur jabatan pada unsur pimpinan.

Hasilnya, H. Hamdan, S.Ag., sebagai Ketua, Ahmad Banna, S.FilI.I sebagai Wakil Ketua I, Abdul Muiz, M.Pd.I., sebagai Wakil Ketua II, Achmad Nurjannah, S.E., S.Pd., M.Si., sebagai Wakil Ketua III dan Mohamad Taufik, S.Ag., sebagai Wakil Ketua IV.

“Selamat kepada pimpinan Baznas Kota Cirebon periode 2022-2027 yang sudah terpilih dan hari ini dilantik,” ungkap Azis.

Wali Kota Lantik Pimpinan Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027 Wali Kota Lantik Pimpinan Baznas Kota Cirebon Periode 2022-2027

Ia mengajak kepada lima pimpinan Baznas Kota Cirebon yang baru dilantik untuk bersyukur. Salah satunya dengan menjalankan tugas secara optimal sebagai unsur pimpinan Baznas Kota Cirebon.

“Selain lisan, rasa syukur itu harus dibuktikan dengan kinerja. Kita syukuri pemberian dari Allah SWT dengan cara melakukan kerja sebaik mungkin,” katanya.

Menurut Azis, profesionalitas dalam aktivitas penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian hingga pendayagunaan zakat maupun infak sedekah menjadi hal mutlak untuk diterapkan.

“Sehingga harapannya, keberadaan Baznas Kota Cirebon semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Azis.

KKN GM Kelompok 15 Resmi Ditutup

FOKUS CIREBO, FC -  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gemar Mengaji (GM) Kelompok 15 Institut Agama Islam Negeri Cirebon (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon resmi ditutup, Jumat, (26/8/2022).

Acara penutupan KKN GM Kelompok 15 itu berlangsung di kantor kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon dengan dihadiri beberapa tokoh penting, yakni Lurah Kasepuhan beserta jajarannya, Ketua Karang Taruna Kelurahan, Tokoh Agama setempat, dan BABINSA Kelurahan.

Kepala Sie Pelayanan Kelurahan Kasepuhan Ikhwan Izzudin mengatakan, Gerakan KKN GM ini diharapkan bisa mengembalikan rutinitas masa lalu, yakni Magrib Mengaji.

"Selain itu, juga dapat menghapuskan kondisi buta huruf bagi anak-anak, kami pun berharap program ini dapat berkelanjutan," katanya.

Menurutnya, meski telah usai masa pengabdian selama kurang lebih 40 hari lamanya di kelurahan Kasepuhan, namun hal ini bukanlah akhir dari sebuah pegabdian. 

"Pengimplementasian pengalaman juga keilmuan masih harus terus dijalankan, terlebih bagi para kaum akademisi yang memegang laqob agent of change," ujar Ikhwan.

Lebih lanjut, Ikhwan menjelaskan, pada Era 4.0 yang bahkan sudah bertransformasi menjadi 5.0 merupakan tantangan juga peluang yang bisa dimanfaatkan oleh para akademisi demi kemajuan bangsa dan negara. 

"Harapannya pengalaman selama kurang lebih 40 hari tidak berhenti hanya pada titik ini saja, namun bisa berlanjut pada target selanjutnya. Juga kolaborasi spektakuler antar lembaga yang saling bahu membahu membangun negara, bak semboyan gotong royong yang sudah menjadi kultur bangsa Indonesia," ucapnya.

Ketua Kelompok KKN GM, Nandang Kusnandar mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan KKN GM ini, khususnya Kelurahan Kasepuhan yang menjadi tempat kami belajar.

"Alhamdulillah telah usai masa pengabdian selama 40 hari ini, saya mewakili rekan rekan mahasiswa sekelompok memohon maaf apabila selama masa belajar kami ada salah ucap maupun tindak yang kurang berkenan, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, terima kasih," katanya.

Tokoh masyarakat setempat, Akhyar menyampaikan bahwa, anak muda termasuk para akademisi merupakan pewaris nenek moyang, serta penerus generasi Bangsa Indonesia.

"Saya mendukung betul kegiatan KKN GM ini, dan saya juga berpesan untuk tidak lupakan konsepsi hubbul wathon minal iman. saya doakan berhasil untuk kalian semua" ucapnya. (Rs/Jam)

Kamis, 25 Agustus 2022

Bupati Sebut Koperasi Bisa Perkuat Ekonomi Masyarakat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menghadiri Pembukaan Semarak Hari Koperasi ke-75 Tahun Tingkat Kabupaten Cirebon, Kamis (25/8/2022). Dengan tema "Transformasi Digital sebagai Gerakan Milenial Menuju Kemandirian Koperasi", kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 25 s/d 27 Agustus 2022. Rangkaian acaranya yaitu Santunan Anak Yatim, Bazzar, Seminar Perkoperasian, Donor Darah, dan Jalan Sehat.

Kepada wartawan, Imron menyebut Dinas Koperasi dan UMKM sebagai kepanjangtanganan Pemkab Cirebon, harus ikut berperan aktif dalam menumbuhkembangkan perkoperasian. Pasalnya, Imron menegaskan koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi masyarakat.

"Dengan menguatnya ekonomi masyarakat dibawah, maka ekonomi negara juga ikut kuat. Koperasi harus tumbuh dan Dinas Koperasi juga harus membantunya," ujar Imron.

Melihat tema transformasi digital, Imron juga menyebut koperasi harus bisa menuju arah digitalisasi. Artinya, masyarakat harus bisa lebih mudah dalam menjangkau layanan yang diberikan oleh koperasi melalui digitalisasi.

"Nanti Dinas Koperasi juga akan mengadakan pelatihan, pembinaan maupun seminar agar pengurus koperasi bisa lebih memahami digitalisasi," katanya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon, Pandi SE membenarkan saat ini belum banyak koperasi yang memanfaatkan layanan digital. Padahal, dirinya menyebut sudah ada aplikasi tidak berbayar yang disediakan.

"Saat ini baru sekitar 10persen dari jumlah keseluruhan koperasi yang menggunakan aplikasi keuangan digital. Kita sebetulnya sudah menyediakan aplikasi tanpa bayar. Jika dahulu koperasi harus membayar sekitar Rp25 juta untuk aplikasi, sekarang gratis pemasangannya dan hanya dikenakan biaya pemeliharaan," terang Pandi.

Oleh karena itu, Pandi menyambut baik rencana digelarnya seminar maupun kegiatan serupa pelatihan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon. Menurutnya, langkah itu dapat menambah wawasan pengelola koperasi.

"Peningkatan mutu SDM koperasi tentu akan terjadi dan nantinya berdampak pada keikutsertaan koperasi di era 4.0 seperti sekarang. Tugas kami juga agar koperasi yang selama ini tidak berkembang, bisa merubah pola, sehingga tujuan utama pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui koperasi bisa terlaksana," tutupnya. (Nisa)

Harapan Camat Talun : KKN GM IAIN Cirebon Harus Mampu Melahirkan Identitas Desa Mengaji

Lokakarya dan Penutupan KKN GM IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis, (25/8/2022). 


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa KKN GEMAR (Gerakan Masyarakat) Mengaji di wilayah 3 Cirebon, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan, resmi ditutup, Kamis, (25/8/2022).

Penutupan tersebut digelar di sejumlah tempat dan berlangsung bersama dengan kegiatan Lokakarya, guna menganalisis kegiatan KKN Selama 40 hari kemarin.

Salah satu tempat penutupan yang berhasil diliput fokuscirebon.com adalah di Kecamatan Talun. Penutupan dilakukan di GOR Desa Sampiran dan dihadiri oleh 10 kelompok KKN yang tersebar di 10 desa di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Ketua Panitia, Miko Wijanarko, mahasiswa semester 7, Jurusan SKI, Fakultas FUAD, IAIN Cirebon menjelaskan, pada penutupan KKN GM di Kecamatan Talun ini, dilangsungkan dengan kegiatan Lokakarya 

"Lokakarya ini bertujuan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi  kekurangan, hambatan dan keberhasilan  yang sudah dilakukan para mahasiswa KKN selama 40 hari di masing-masing tempatnya. Jadi intinya kayak presentasi gitu," kata Miko.

Miko juga menjelaskan terkait masa pengabdian 40 hari di KKN GM, yakni setiap kelompok harus mampu menghidupkan masjid atau mushola dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti Maghrib mengaji.

"Ya, setiap kelompok punya tanggungjawab masing-masing, dan setiap kelompok berisikan 14 sampai 15 orang. Dan di Kecamatan Talun ini ada 10 kelompok, karena di Kecamatan Talun terdapat 10 desa," terangnya.

Sedangkan misi utama KKN GM ini, kata Miko, agar masjid dan mushola yang semakin tergerus oleh kekuatan globalisasi teknologi, kembali ramai oleh berbagai kegiatan keagamaan, agar masjid dan mushola tidak tergerus oleh zaman.

Kendati demikian, Miko punya harapan, agar apa ya g sudah dilakukan para mahasiswa KKN GM, tidak terputus pada kegiatan 40 hari saja, diharapkan masih ada kelanjutan dari kegiatan tersebut, agar masyarakat tetap bisa terus meramaikan masjid dan mushola dengan berbagai kegiatan-kegiatan.

Demikian juga dinyatakan oleh Wahyono, M.Pd, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga sekaligus sebagai Koordinator Kecamatan. 

Menurut Wahyono, kerja KKN 40 hari ini memang masih kurang dari ideal untuk membangun kemajuan-kemajuan desa di segala bidang, terutama di bidang keagamaan. 

Namun 40 hari masih bisa dijadikan sebagai titik awal bagi para mahasiswa dalam pengabdiannya dan bisa langsung berbaur dengan masyarakat melalui program-program KKN GM yang dilakukan mahasiswa di lokasinya masing-masing.

"Kontribusi meramaikan Talun, memang kurang waktu untuk KKN dengan masa waktu hanya 40 hari, tetapi ini bisa menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dalam pengabdiannya di masyarakat. Untuk itu saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat, stakeholder dan aparatur desa maupun kecamatan yang sudah membantu mensukseskan kegiatan KKN GM ini," katanya.

Hal sama dinyatakan H Mahmud dari perwakilan LP2M IAIN Cirebon. Menurutnya, KKN GM ini paling tidak untuk mengetahui kinerja mahasiswa dalam pengabdian ke masyarakat selama 40 hari. 

Seperti diungkapkan Wahyono, Mahmud juga beranggapan bahwa 40 hari bagi mahasiswa melaksanakan KKN, tentu belumlah ideal atau cukup untuk berpartisipasi dalam ikut membangun kemajuan yang signifikan di masyarakat.

Tetapi, peran aktif mahasiswa di 40 hari KKN GM tersebut, paling tidak sudah memberikan sedikit warna positif bagi masyarakat dalam bidang keagamaan. Karena memang disinilah mahasiswa  dituntut untuk mampu menggulirkan program-programnya kepada masyarakat.

Mungkin nanti jika Belajar Kampus Merdeka (BKM) sudah berjalan, maka KKN bukan lagi berjalan hanya 40 hari, dengan 20 SKS ini, KKN bisa dilaksanakan selama 6 bulan.

Mahmud juga memberikan informasi sekaligus sosialisasi terkait keberadaan perkuliahan PJJ yang hanya ada di PTKIN IAIN Cirebon.

Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) ini, kata Mahmud, di Indonesia baru ada cuma di IAIN Cirebon. Sehingga apabila ada guru, Aliyah, SLTA ataupu. Guru yang sederajat lainnya, bisa bekerja (mengajar) sambil mengambil kuliah PJJ di IAIN Cirebon.

Sementara itu, Camat Talun, Drs H Abadi, M.Si, nampak dengan semangat memberikan orasi sambutannya di hadapan para mahasiswa KKN GM IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Abadi dengan lugasnya mengajak para mahasiswa KKN untuk terus berkelanjutan dalam menggulirkan program keagamaan di masyarakat.

Abadi juga berterimakasih kepada pihak IAIN Cirebon yang sudah mempercayakan Kecamatan Talun sebagai lokasi atau tempat pelaksanaan KKN GM. 

"Mudah-mudahan, setiap tahunnya KKN GM ini terus bergulir atau berlanjut di Kecamatan Talun. Hal ini untuk terus berkesinambungan dari program yang sudah di gulirkan dengan program berikutnya. Sehingga tidak berhenti sampai disini saja," katanya. 

Kendati begitu, Abadi berharap agar ke depan pihak kampus atau kelompok KKN memiliki konsep-konsep membangun dan bertanggungjawab terhadap konsep itu sendiri. 

Dirinya mencontohkan, sebagai Camat tentu  dirinya harus membuat konsep untuk membangun kemajuan di Kecamatan Talun, dan harus bertanggungjawab terhadap konsep tersebut.

"Ini yang saya lakukan untuk Kecamatan Talun, semoga ini juga dilakukan pihak lain yang ingin ikut memajukan pembangunan, agar nanti kita punya nama sendiri seperti desa-desa lain," ungkapnya.

Salah satunya, kata abadi, dibuatnya konsep Desa Mengaji, karena ini belum ada dan IAIN Cirebon bisa membuatnya. Identitas ini, akan menjadi tempat yang tidak bisa dilupakan, dan setiap identitas memiliki keunggulannya, seperti ada Desa Wisata, Desa Budaya, Desa Kuliner dan lainnya. "Kita ingin ada Desa Mengajinya," pintanya.

Dalam penutupan ini, Abadi juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak IAIN Cirebon dan seluruh mahasiswa KKN. Karena Kecamatan Talun sebagai salah satu tempat KKN. Namun diharapkan ada kelanjutan seterusnya, jangan terputus, sehingga bisa meningkatkan kualitas keagamaan di desa-desa. 

Sementara di lokasi kegiatan, tampak hadir Camat Talun, Sekdes dari 10 desa bersama aparatur lain, koordinator lapangan dan Karang Taruna Desa dan Kecamatan, serta tokoh agama dan masyarakat. (Nurdin)


Selasa, 23 Agustus 2022

Pelayanan di PKB Dishub kota Cirebon Puaskan konsumen

Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Disub Kota Cirebon yang bersih dan asri, bikin pelayanan pada konsumen kian nyaman. 


CIREBON, FC – Dinas Perhubungan melalui UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) KIR Kota Cirebon terus melakukan pembenahan guna memaksimalkan pelayanan. Bahkan kini masyarakat sudah bisa menikmati pelayanan di pengujian dengan cepat.

Kendati demikian, pengguna jasa di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), KIR Kota Cirebon, tidak akan dilayani jika kendaraan tidak datang sendiri ke kantor PKB.

Hal itu diungkapkan salah seorang pengujian di kantor UPT PKB Dishub Kota Cirebon, saat dikunjungi di kantornya.

Menurutnya, kegiatan PKB dilakukan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari pukul 15.00 hingga menjelang pulang kantor, dipergunakan untuk merapihkan adminitrasi dan upacara jam pulang kerja. Semua dilakukan setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi.

“Jika konsumen datang dengan kendaraannya maka dengan cepat kami berikan pelayanan kepada mereka, dan saat proses pelayanan berjalan, mereka sudah disediakan tempat menunggu yang nyaman,” jelasnya.

Diakuinya, bahwa Dishub Kota Cirebon terus berbenah diri. Berbagai kebutuhan konsumen sudah disediakan di kantor UPTD ini. Konsumen yang datang dari mulai masuknya kendaraan, area parkir yang luar, pengaturan kendaraan saat memasuki gedung uji, termasuk ketatnya pemeriksaan, sebagai bentuk kecepatan dan kepuasan pelayanan.

“Kami ingin konsumen puas dan nyaman. ini prinsip kami, di mana kami harus profesional memperlakukan konsumen, hal itu juga sudah berdasarkan aturan yang ada, sehingga kepuasaan, ketepatan dan kecepatan menjadi prinsip kerja kami, inilah profesionalisme para kru dan penguji saat melayani para konsumen di UPTD PKB Dishub Kota Cirebon,” jelasnya.

Sebab yang terpenting dari pelayanan adalah memberikan rasa puas bagi seluruh pengguna jasa KIR atau PKB di Dishub Kota Cirebon.

“Semua kami layani dengan sama, yang penting kendaraannya dibawa ke pengujian. Dan kami akan utamakan mereka yang cinta ketertiban dan cinta aturan. Jika semua bisa dilaksanakan maka pelayanan lebih memuaskan mereka,” ujarnya. (din)

Senin, 22 Agustus 2022

Baru Pertama Kali IAIN Cirebon Menyelenggarakan Akreditasi PBA 2022 Via LAMDIK

IAIN Cirebon melalui LPM tengah mengadakan kegiatan memverifikasi instrumen akreditasi PBA via LAMDIK.


FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan verifikasi instrumen akreditasi PBA via LAMDIK, Senin, (22/8/2022).

Kegiatan ini dilaksankan di ruang rapat LPM dengan mengundang Tim Akreditasi PBA 2022 untuk mempresentasikan hasil penyusunan Instrumen Akreditasi yang sedianya akan diupload ke LAMDIK pada 25 Agustus Mendatang.

Akreditasi PBA 2022 via LAMDIK ini adalah untuk pertama kalinya dalam sejarah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, karena sebelumnya proses Akreditasi selalu dilakukan via Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 

Kini, mulai tahun 2022 ini, akreditasi akan dilakukan via LAM atau Lembaga Akreditasi Mandiri yang di dalamnya terdapat beberapa kelompok keilmuan akreditasi.

Sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Akreditasi Program Studi (APS) dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Sementara untuk Jurusan PBA IAIN SNJ Cirebon, karena memang jurusan pendidikan, maka mengajukan akreditasinya adalah via LAMDIK atau LAM Kependidikan.

Instrumen Akreditasi Program Studi pada Program Sarjana Lingkup Kependidikan sesuai dengan Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Instrumen Akreditasi Program Studi Pada Program Sarjana Lingkup Kependidikan adalah sebagai berikut:

Naskah Akademik, Laporan Evaluasi Diri, Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri, Panduan dan Matriks Penilaian, dan Prosedur Akreditasi.

Yang perlu diupload oleh PBA sebagai pihak yang diakreditasi adalah pertama Naskah Akademik baik dalam bentuk Excel maupun PDF, dan Laporan Evaluasi Diri atau LED. Dalam kesempatan ini TIM PBA dibagi dalam beberapa kelompok, yakni Tim penyusun naskah akademik berbentuk EXCEL yang berisi tentang 9 kriteria instrumen akreditasi.

Tim Penyusun Naskah Akademik Berbentuk PDF yang berupa deskripsi dari Naskah Akademik Berbentuk EXCEL.

Mengenai Tim Penyusun LED (Laporan Evaluasi Diri), maka dalam kesempatan ini LPM Memverifikasi Instrumen Akreditasi PBA 2022 via LAMDIK, mencakup seluruh instruman dari 3 instrumen di atas, dan semua kriteria dari 9 kriteria akreditasi. (din)