Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 03 November 2022

Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV, IAIN Cirebon Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag saat melakukan pemindahan kuncir sebagai tanda syahnya menjadi sarjana dan magister pada wisuda sarjana dan magister ke XXV tahun akademik 2022-2023, di Swiss-Bellhotel, Cirebon.


FOKUS CIREBON, (FC) - Melalui Sidang Senat Terbuka, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke XXV dengan tema 'Membangun Generasi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045', Kamis, (2-3/11/2022), di Swiss-Bellhotel, Kota Cirebon.

Wisuda Ke XXV tersebut dibagi ke dalam 2 (dua) gelombang, gelombang pertama untuk FITK sebanyak 736 wisudawan dan gelombang kedua untuk 4 fakultas, di antaranya Fakultas Syariah sebanyak 175 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 199 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam sebanyak 153 wisudawan, dan Fakultas Ushuludin dan Adab sebanyak 166 wisudawan. Kemudian Program Pascasarjana (S2) sebanyak 112 wisudawan dan Program Doktoral (S3) sebanyak 10 wisudawan.

Prosesi Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV ini, dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan langsung oleh Qori internasional. 

Kemudian acara dilanjut dengan pembacaan SK Penetapan jumlah wisudawan oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag dan setelah itu dilanjut pelantikan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.  

Wisuda gelombang ke dua ini, dihadiri seluruh wisudawan dan wisudawati, khusus Fakultas  Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab serta dan Program Pascasarjana dan Program Doktoral, dengan jumlah keseluruhan.  (FITK) sebanyak 736 wisudawan.

Berdasarkan SK Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 4 fakultas yang mewisuda pada gelombang kedua ini, di antaranya Fakultas Syariah terdiri atas Hukum Keluarga 67 wisudawan, Hukum Ekonomi Syariah 79 wisudawan dan Hukum Tata Negara 29 wisudawan.

Sedangkan wisuda pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di antaranya Perbankan Syariah 105 wisudawan, Ekonomi Syariah 52 wisudawan dan Akutansi Syariah 42 wisudawan.

Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, di antaranya Komunikasi dan Penyiaran Islam 71 wisudawan, Pengembangan Masyarakat Islam 35 wisudawan dan Bimbingan Konseling Islam 47 wisudawan.

Sedangkan Fakultas Ushuludin dan Adab, di antaranya Sejarah Peradaban Islam 55 wisudawan, Aqidah dan Filsafat Islam 17 wisudawan, Ilmu Al Qur'an dan Tafsir 46 wisudawan, Ilmu Hadis 26 wisudawan, dan Bahasa dan Sastra Arab 22 wisudawan.

Dalam SK Rektor tersebut juga disebutkan khusus wisudawan FITK pada gelombang pertama terdapat sebanyak 736 wisudawan, dengan pembagian Program Studi PAI Sebanyak 153 wisudawan, Bahasa Arab 35 wisudawan, Bahasa Inggris 92 wisudawan, IPS 68 wisudawan, Matematika 107 wisudawan, Biologi 67 wisudawan, PGMI 75 wisudawan, PIAUD 17 wisudawan, Manajemen Pendidikan Islam 72 wisudawan dan Bahasa Indonesia 50 wisudawan. 

"Keseluruhan terdapat 1551 wisudawan program sarjana dan magister tahun akademik 2022-2023," ucap Dr H Saefudin Zuhri, M.Ag saat membacakan SK Rektor tersebut.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag dalam pidato wisuda menyatakan, era Industri 4.0 saat ini menuntut pendidikan Islam untuk mampu mengantisipasi penemuan baru dalam kajian keilmuan dan tantangan baru (the new challenges). 

Pendidikan Islam dalam hal ini adalah sistem pendidikan yang mengupayakan dan melatih peserta didik agar mampu mengambil sikap dan tindakan hidup yang dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual berdasarkan nilai-nilai etika Islam.

Pendidikan Islam juga diartikan sebagai proses pengembangan potensi kreatif peserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berkepribadian muslim, cerdas, terampil, berbudi pekerti dan juga bertanggung jawab terhadap diri, bangsa dan agamanya.

Manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai pribadi tidak terpisah dari pemahaman akan kehidupan intelektual spiritual. Persoalan-persoalan manusia,  masyarakat modern utamanya-tidak terlepas dari hakikat manusia itu sendiri. Esensi manusia kepada substansi immaterial yang terdiri dari term al-qalb, al-ruh, al-'aql dan al-nafs. 

Dalam memaksimalkan keempat term tersebut, yaitu al-qalb, al-rult, ol-'aql dan al-nafs, perlu dilakukan suatu pengayaan dan latihan (riyadah) agff seluruh komponen manusia tersebut dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai suatu cerminan dari diri manusia, unggul terkemuka dan berakhlak mulia.

Kata kunci (Key Word) jawaban dari tantangan baru ini adalah paradigma integrasi. "Integrasi sangat diperlukan dalam pendidikan sebagai upaya untuk memadukan ilmu agama (lslamic Studies/Dirasah Islamiyah) dengan ilmu umum (Islamic Science). Dan dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdont) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal," kata Sumanta.

Karena bagaimana pun hubungan lslamic Science dan Dirasah Islamiyah yang integratif memiliki konsekuensi dan implikasi berupa perluasan akses pendidikan ilmu keagamaan sekaligus penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjabarkan nilai-nilai universal Islam. 

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi spirit transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nu{ati Cirebon. Paradigma kemuliaan dapat ditelaah bahwa Allaha adalah sumber pengetahuan manusia, disampaikan melalui wahyu kepada para Nabi dan Rasul-Nya maupun alam semesta sebagai ruh pembelajaran sejati bagi manusia. Sifat keilfahian ini menjadi payung- dasar-thoriq dari manusia untuk menjadi insan kamil.

Pada tataran kelembagaan, secara epistimologis-aksiologis, integrasi diperlukan dalam ranah pendidikan yang lebih luas sebagai upaya untu memadukan ilmu agama- islamic studies Dirasah lslamiyah dengan ilmu umum (lslamic Science).

"Dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdom) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal sebagai upaya dalam menjawab berbagai macam tantangan di era 4.0 ini," paparnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Sumanta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengupayakan rekonstruksi paradigma keilmuan yang multidimensional dengan menjadikan agama sebagai basis ilmu pengetahuan. 

Tujuannya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mampu mengembangkan bukan sekedar proses pendidikan searah, tetapi proses pendidikan multidimensi yang mampu menyeimbangkan antara akal dan wahyu sehingga mampu mewujudkan pengembangan spiritual, inteleklual, dan sosial dari seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dibarengi dengan semangat pembangunan yang "Unggul Termuka dan Berakhalq Mulia" sebagai tataran aksiologis pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran yang bersumber dari ayat qauliyah dengan ayat qauniyah secara utuh.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan, pada lulusan, harus memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, baik pengetahuan kecerdasan, pengetahuan spiritual dan pengetahuan sosial. Artinya, mereka harus punya sesuatu yang menjadi pembeda dari para lulusan perguruan tinggi lain.

Menurut Farihin, lulusan FITK harus menjadi alumni yang bisa berkiprah di masyarakat dan menampilkan dirinya yang terkemuka dalam arti bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat, yakni bisa menjadi inspirator dan inspirasi masyarakat.

Demikian juga disampaikan oleh Dekan Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr Hajam, M.Ag, bahwa menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia Emas 2045 ini adalah bagaimana lulusan terus mengejar ilmu pengetahuan dengan melanjukan kuliah ke jenjang pasca guna meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi. 

"Dan tentu juga dengan meningkatkan kemampuan skiil keahlian, banyak jaringan serta kemandirian," pungkasnya. 

Kendati begitu Hajam berharap semoga para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa melanjutkan studi ke jenjang pasca sarjana tidak cukup puas hanya di jenjang S1. Hal ini untuk meningkatkan potensi dan kompetensi keilmuan dalam memenuhi era revolusi industri 5.0 dan diharapkan selesai wisuda hendaknya dekat dengan masyarakat guna mengamalkan ilmunya sebagai kontribusi bagi ummat. 

Demikian juga dinyatakan oleh Dekan Syariah, Dr Edy Setyawan LC, MA, bahwa harapan ke depan adalah perlu dilakukan sosialisasi yang apik dan maksimal terutama untuk jurusan-jurusan baru di lingkungan Fakultas Syariah. 

"Peningkatan mutu bimbingan karir yang lebih terarah sehingga serapan alumninya lebih baik, Ini akan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," katanya.  (din)

Sekjen PBB Dukung Penuh Presidensi G20 Indonesia

Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan dukungan yang sangat penuh atas penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dukungan tersebut diberikan karena upaya Indonesia yang terus mendorong adanya percepatan pemulihan global di tengah kondisi serba sulit seperti sekarang.

Beberapa waktu lalu, terdapat pertemuan yang diselenggarakan langsung di Headquarters of The United Nations, New York, Amerika Serikat, antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Banyak hal yang diperbincangkan oleh kedua tokoh tersebut, beberapa diantaranya adalah mengenai bagaimana dinamika geopolitik yang terjadi hingga berdampak pada geoekonomi, termasuk juga dampak krisis global. Tidak lupa, Menko Airlangga menyampaikan seperti apa perkembangan dan persiapan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Menyambut kunjungan yang dilakukan oleh Menko Perekonomian RI tersebut, Antonio kemudian menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa PBB memiliki solidaritas yang penuh untuk mendukung bagaimana kepemimpinan Indonesia dalam ajang internasional tersebut. Bahkan, dia juga sempat memberikan apresiasi pada bangsa ini bahwa semua hal yang selama ini sudah dilakukan menjadi pencapaian diplomatik luar biasa bahkan di tengah kondisi global yang serba tidak menentu seperti sekarang.

Bukan hanya takjub dan memberikan apresiasi karena Indonesia mampu memperoleh capaian diplomatik yang besar di tengah kondisi global serba sulit, namun bahkan langkah-langkah dari Tanah Air untuk bisa memimpin forum negara internasional bahkan mempersiapkan untuk bisa menjawab seluruh tantangan dunia yang semakin hari kian kompleks.

Sekjen Guterres juga menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan atas berbagai tantangan global yang terjadi dalam masa kepemimpinan Indonesia pada G20, yang saat ini berlangsung dalam instabilitas geopolitik dunia, krisis multidimensi, dan proses pemulihan pasca pandemi COVID-19.

Sekjen PBB menyempatkan diri untuk menyampaikan perkembangan di berbagai sektor mencakup keuangan, perubahan klim, emerging economies dan transisi energi, dimana Indonesia juga terlibat di dalamnya. Sekjen PBB juga meminta dukungan Indonesia dan negara berkembang besar lainnya seperti Brasil, India, dan Afrika Selatan untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengatasi dampak climate change. Selama ini PBB telah menjalin komunikasi dan memberikan dukungan terhadap isu climate change, dan kedepannya siap memperdalam kolaborasi dengan G20 pada isu penting ini.

Sebagai informasi, Presidensi G20 Indonesia sendiri memang mengawal tiga buah isu yang secara prioritas dibahas; isu pertama yakni mengenai arsitektur kesehatan global karena memang baru saja dunia dihantam oleh badai pandemi COVID-19 sehingga tentu harus ada banyak cara agar pandemi tidak kembali terjadi di kemudian hari. 

Menko Airlangga juga menambahkan bahwa Indonesia bahkan dalam Presiden G20 tersebut berhasil untuk membuat usulan mengenai Financial Intermediary Fund (FIF), yang mana hal tersebut diperuntukkan sebagai dana kesiapsiagaan, pencegahan dan respon terhadap pandemi dengan besaran dana hingga senilai 1,4 miliar US Dollar.

Kemudian isu kedua yang secara prioritas dibahas dalam G20 yakni mengenai transisi energi berkelanjutan karena sejauh ini hampir seluruh negara di dunia masih terus memanfaatkan energi yang berbahan fosil, yang mana sifatnya terbatas dan proses pengolahannya pun bisa memproduksi karbon dioksida sehingga sangat tidak baik untuk keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, isu prioritas lainnya yang dibahas adalah terkait dengan transformasi digital dan ekonomi. hal tersebut dinilai menjadi suatu hal yang sangat penting karena memang di jaman saat ini tidak bisa dipungkiri kalau seluruhnya sangat penting untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital modern. Bahkan hampir seluruh aspek kehidupan manusia pasti berperan di dalamnya sektor digital.

Apabila setiap negara mampu melakukan transformasi digital, maka tentu jargon utama dari keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia, yakni ‘Recover Together, Recover Stronger’ menjadi lebih mudah untuk diraih karena dengan itu, maka secara otomatis tidak akan ada lagi negara yang tertinggal dan semuanya bisa menyongsong pemulihan secara bersama-sama.

Indonesia pun, menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, dalam melaksanakan peran sebagai Presidensi G20, terus melakukan koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang lebih seimbang, mendorong G20 lebih adaptif terhadap krisis, dan memperjuangkan kepentingan nasional di forum global. 

Ternyata masih banyak hal lagi yang bisa dibanggakan oleh Indonesia di mata dunia, khususnya berkaitan dengan KTT G20. Menko Airlangga membanggakan bagaimana keberhasilan bangsa ini untuk terus mempertahankan pasokan pangan yang menunjukkan bahwa memang ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia sangatlah kuat.

Meski digempur dengan banyaknya ancaman hingga risiko tingkat dunia termasuk adanya konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, nyatanya justru ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia dalam kondisi yang surplus. Hal tersebut diakibatkan oleh produksi pangan yang banyak dan juga ketersediaan pupuk ke depan yang sangat melimpah.

Dengan berbagai keberhasilan dan juga upaya keras yang telah dilakukan oleh Indonesia dalam rangka memimpin Konferensi Tingkat Tinggi G20 tersebut, membuat Sekretaris Jenderal PBB memberikan dukungan yang sangat penuh atas berlangsungnya Presidensi G20 Indonesia karena tujuannya terus mendorong pemulihan dunia di tengah kondisi ancaman krisis multidimensional.


Oleh : Panji Saputra )*

)* Penulis adalah Ruang Baca Nusantara 

Rabu, 02 November 2022

Bupati Cirebon Resmikan Ekowisata Mangrove Desa Pengarengan

KAB CIREBON -- Kabupaten Cirebon kembali memiliki obyek wisata baru. Kali ini, tempat wisata yang baru saja diresmikan oleh Bupati Cirebon, yaitu ekowisata Mangrove Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (2/11/2022). 

Tempat wisata ini, menghadirkan wisata hutan mangrove yang dikombinasikan dengan wisata susur sungai, karena lokasinya yang harus ditempuh dengan menggunakan perahu. Rimbunnya hutan mangrove, akan menjadi pemandangan tersendiri yang menarik untuk dinikmati selama menyusuri sungai. 

Pengunjung pun bisa melihat langsung sejumlah burung khas pesisir yang memiliki habitat disana. Selain dilengkapi dengan berbagai spot untuk berswafoto, pengunjung juga bisa memanfaatkan walking track sepanjang 100 meter di lokasi ini. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengapresiasi kehadiran obyek wisata baru di Kabupaten Cirebon ini. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi, agar sebuah lokasi wisata bisa menjadi rujukan dan kunjungan masyarakat. 

"Yang perlu diperhatikan, yaitu akses jalan, kebersihan, keamanan dan kenyamanan," kata Imron. 

Oleh karena itu, Imron meminta kepada masyarakat, pemerintah dan sejumlah perusahaan yang ada disekitarnya, untuk bisa berperan dalam pengembangan wisata mangrove ini. Pihaknya juga siap untuk berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait lainnya. 

"Kami akan koordinasi dengan BBWS dan kami juga akan mencoba menganggarkan untuk bisa mendukung tempat wisata ini," ujar Imron. 

Sementara itu, Hafid Saptandito, Community Development Manager Cirebon Power mengatakan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dalam rangka mengembangkan wisata mangrove ini.

Menurutnya, perusahaan pembangkit listrik itu sejak tahun 2019 telah cukup lama berperan dalam perencanaan obyek wisata ini, bersama-sama dengan komunitas Penggerak Wisata Pengarengan (Pespa), juga pemerintah Desa Pengarengan.

"Kami ingin potensi wisata ini tidak mubazir, kita desain bersama konsep dan kemasannya agar daya tariknya semakin menonjol, bisa jadi kebanggaan di kawasan Cirebon Timur,” ujar Hafid. 

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Lutfi juga mengapresiasi kolaborasi Cirebon Power (PLTU Cirebon) dengan masyarakat, yang telah berhasil melahirkan obyek wisata yang menarik di kawasan Cirebon Timur. 

"Ini contoh hasil karya CSR dari Cirebon Power untuk wisata ini, kalau bisa perhatiannya terus ditambah," ujar Lutfi. 

Menurut Lutfi, jika hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah saja, maka pengembangan wisata ini akan terhambat. Hal tersebut dikarenakan, adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki. 

Oleh karena itu, ia berharap ada kolaborasi yang lebih nyata dalam pengembangan wisata mangrove ini, baik itu dari dana desa, dari pemkab Cirebon ataupun dari CSR perusahaan yang ada disekitarnya. (Anisa)

Forum R20 Diharapkan Mampu Menghadirkan Solusi Masalah Global

NASIONAL - Forum Religion Twenty (R20) adalah salah satu rangkaian kegiatan KTT G20 yang akan dilaksanakan di Nusa Dua Bali pada 2-3 November 2022. Pertamuan ini menghadirkan beberapa tokoh-tokoh agama dunia yang membahas peran serta kontibusi agama dalam menyelesaikan krisis global.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan, forum R20 diharapkan mampu menghadirkan solusi bersama dalam menghadapi persoalan bersama yang sedang dihadapi dunia.

"Berharap forum ini bisa melahirkan gagasan bersama, langkah bersama dalam rangka mencari solusi bersama terkait sejumlah masalah global," kata Kamaruddin

"Agama-agama dunia harus menjadi solusi terhadap sejumlah masalah global. Berharap forum ini menemukan formulasi bersama," Lanjut Kamaruddin.

Selanjutnya , Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi PBNU, Ishaq Zubaedi Raqib mengatakan, forum R20 ini akan mengundang tokoh-tokoh agama dunia untuk membahas solusi serta kontribusi agama dalam menyelesaikan krisis global.

Ishaq juga mengatakan bahwa pihaknya juga mendorong Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia untuk  menjadi ketua bersama forum R20  tersebut.

"Dengan mengakui adanya tantangan di Indonesia sendiri, NU dan Center for Shared Civilizational Values (Sekretariat R20) mengundang Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia yang berbasis di Makkah, Syaikh Muhammad bin Abdul Karim al-Issa, untuk menjadi ketua bersama dalam acara R20," kata Ishaq.

Sementara itu , Sekjen Liga Muslim Dunia (MWL) Syekh Mohammed Al-Issa  yang telah tiba di Bali dan berkunjung ke rumah jabatan Gubernur Bali I Wayan Koster..

Dalam kesempatan tersebut  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia (MWL) Syekh Mohammed Al-Issa berharap agar Forum Religion of Twenty (R20) memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan dan pembangunan perdamaian dunia.

"Pertemuan R20 akan menginspirasi semua umat beragama di dunia, tidak saja pertemuan yang bersifat formalistik, normatif, tetapi agar hasil pertemuan ini bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata bagi masyarakat dunia, Pertemuan R20  ini betul-betul menjadi acara yang berkesan, acara yang berdampak, acara yang akan memiliki pengaruh besar dalam pengembangan dan pembangunan perdamaian dunia,” Jelasnya.

Kemudian Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif Pertemuan  R20 dalam rangka  KTT G20. 

"Ini merupakan pertemuan yang sangat penting, yang memiliki dimensi spiritual keagamaan, karena pemimpin umat beragama se-dunia bisa  berkumpul di Bali, hal ini sangat relevan dengan materi Presidensi G20 yang akan membahas 3 tema, yaitu: pertama, arsitektur kesehatan global; kedua, percepatan teknologi digital; dan  ketiga, transisi energi bersih."

Oleh karena itu, Pertemuan R20 yang membahas kerukunan, toleransi, persatuan dan kesatuan, kedamaian dan kemanusiaan memiliki makna dan pesan kuat secara Niskala. 

"Pembangunan itu, hendaknya tidak hanya dimaknai membangun kehidupan aspek duniawi saja, tetapi juga membangun kehidupan spiritual dan kerohanian masyarakat dunia. Kalau Pertemuan Presidensi G20 membahas materi yang terkait dengan kepentingan dan kebutuhan yang bersifat duniawi, maka Pertemuan R20 membahas materi yang bersifat spiritual dan kerohanian. Sehingga pembangunan kehidupan masyarakat dunia menjadi seimbang dan lengkap secara Niskala – Sakala." Tutup Gubernur Wayan Koster. (Hem)

Ekonom CORE Indonesia: Presidensi G20 Menjadi Peluang Besar Prospek Ekonomi Indonesia

NASIONAL - Indonesia secara resmi memegang mandat sebagai Presidensi G20 2022 untuk pertama kalinya. Sejak penetapan tersebut, Indonesia langsung mempercepat persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-21 yang akan dihelat di Nusa Dua Bali pada 15-16 November mendatang. 

Menurut Hendri Saparini, S.E, M.Phil, yang merupakan Pendiri dan Ekonomom CORE Indonesia. Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah atau Presidensi G20 merupakan sebuah peluang besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia, bahkan dapat memberikan pengaruh positif pada sektor lainnya.

“Terdapat kesempatan Indonesia untuk mengenalkan tidak hanya ekonomi dan kemajuan Indonesia, tetapi juga pandangan Indonesia terhadap ketidakpastian ekonomi dunia dalam memasuki fase recovery atau pemulihan,” Kata Hendri.

Tidak hanya mendorong negara-negara G20 memiliki pemahaman yang sama dalam pemulihan ekonomi, Hendri menambahkan semestinya perhelatan ini dapat mendorong negara-negara maju untuk memberikan keleluasaan bagi setiap negara untuk memilih kebijakan yang terbaik, baik secara global ataupun untuk kepentingan dalam negeri.

“Sebagai contoh kesepakatan untuk memasuki ekonomi dunia yang lebih hijau, bukan berarti harus menyepakati kebijakan, roadmap atau pilihan teknologi. Sebab, setiap negara G20 memiliki perbedaan struktur ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain,” ungkap Hendri.

Maka dari itu, Kata Hendri, mendorong pemahaman negara-negara dalam KTT G20 merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Dirinya pun berharap penyelenggaraan yang telah dilakukan pemerinta dalam setahun terakhir berjalan lancar dan dapat menutup mandat sebagai Presidensi G20 dengan memberikan kesan yang positif sebagai tuan rumah pertemuan Pucak KTT G20 ke-21.

“Selain itu juga mampu mempromosikan potensi ekonomi untuk industri dan perdagangan di Indonesia, sehingga negara maju mau berinvestasi di Inonesia,” harapnya.

Hendri pun berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk melihat sisi positif dari penyelenggaraan KTT G20 tersebut. Masyarakat bisa ikut menyumbangkan pemikiran dan dukungan, serta yang terpenting memberikan masukkan kepada pemerintah.

“Sebab, pada dasarnya pekerjaan rumah yang ditinggalkan dari pertemuan nanti jauh lebih penting agar Indonesia mendapatkan manfaat yang lebih besar dan jangka panjang untuk kemajuan yang lebih inlusif,” tutup Hendri.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani pun turut menyampaikan hal yang sama. Ia meyakini bahwa forum G20 yang dilaksakan nantinya dapat membawa harapan sekaligus navigasi ketika terjadi krisis.  

“Kami percaya G20 bisa menjadi sinyal harapan yang sangat positif, khususnya ketika terjadi krisis. Kepercayaan itu berdasarkan kenyataan sejarah ketika G20 bisa mengatasi krisis keuangan global,” ungkap Sri Mulyani.

Dirinya juga mengatakan bahwa sebagai tuan rumah Indonesia akan terus berupaya terus menularkan semangat kerja sama, kolanorasi, dan consensus bersama yang bermanfaat “Hal ini kami lakukan guna mencari solusi untuk mengatasi isu global dalam konteks semangat multilateral,” katanya. (Hem)

Selasa, 01 November 2022

Buka MTQ ke-48, Bupati Cirebon Minta Peserta Sportif

KAB CIREBON -- Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2022 secara resmi dibuka oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag di Kecamatan Kaliwedi, Selasa (1/11/2022).

Dalam sambutannya Bupati meminta kepada seluruh peserta MTQ ini, untuk bisa menerapkan sportifitas dan tidak melulu hanya mengejar kemenangan. "Karena sebenarnya, hikmah dari membaca Al-Qur'an, lebih besar dibandingkan dengan kalah dan menang," ujar Imron.

Imron yakin, bahwa seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini, merupakan insan terbaik dan pilihan dari wilayahnya masing-masing, yang tentunya memiliki kemampuan yang luar biasa. Oleh karena itu ia berharap, kepada seluruh perwakilan yang mengikuti perlombaan, untuk melakukan kompetisi dengan sportif dan mengedepankan kebesaran hati.

"Mudah-mudahan pelaksanaan MTQ ini, bisa menjadi penyemangat generasi muda, untuk bisa terus mempelajari Al Qur'an," kata Imron.

Syafrudin, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Cirebon menuturkan, bahwa kegiatan MTQ diselenggarakan selama 6 hari, pada tanggal 1 s/d 6 November 2022. Ada sebanyak 534 peserta dari 40 kecamatan, yang terlibat dalam 7 musabqoh yang diselenggarakan dalam kegiatan MTQ ini.

"Terdiri dari 292 peserta putra, 242 peserta putri, 69 hakim dan 20 panitera," ujar Syafrudin. 

Syafrudin juga mengungkapkan, bahwa pelaksanaan MTQ pada tahun ini, masih menerapkan protokol kesehatan yang baik. karena hingga saat ini, status pandemi belum dicopot pemerintah.

Namun menurut Syafrudin, walaupun masih dianggap pandemi, namun dirinya bersyukur, pelaksanaan pawai para kafilah bisa mendapatkan izin. "Tahun kemarin, pawai ta’aruf tidak bisa dilaksanakan," kata Syafrudin.

Ia berharap, pelaksanaan MTQ Kabupaten Cirebon ini bisa melahirkan bibit-bibit unggul, untuk bisa mendapatkan perwakilan, guna mengikuti MTQ tingkat provinsi. “Semoga bisa mendapatkan yang terbaik, untuk perwakilan Kabupaten Cirebon dalam lomba MTQ tingkat Jawa Barat," ujarnya. (Yar)

Para Kafilah dari 40 Kecamatan Ramaikan Pawai Ta’aruf MTQ ke-48

KAB CIREBON -- Bupati Cirebon beserta forkopimda, para kepala perangkat daerah, para camat serta forkopimcam menghadiri dan melepas Pawai Ta'aruf MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2022 di depan kantor Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon, Selasa (1/11/2022). 

Bupati Cirebon, Drs H. Imron M.Ag menyambut baik penyelenggaraan kegiatan MTQ ke-48 ini dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah peserta MTQ. 

“Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah yang tersebar dari 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon. Saya merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan MTQ ini,” ujar Imron, sapaan akrab Bupati Cirebon.

Penyelenggaraan MTQ ini sebagai wujud komitmen semua unsur terkait terhadap pembangunan etika moral spiritual, sebagai pondasi membangun karakter masyarakat Kabupaten Cirebon, khususnya generasi muda penerus perjuangan bangsa Qur’ani. MTQ sepatutnya mampu menjadi penyemangat generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an. 

“Saya berharap kegiatan ini dapat dijadikan ruang serta media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, yang secara nyata mampu menjadi daya dorong dalam memacu percepatan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” tutur Imron.

Di samping itu, dirinya juga menambahkan bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an ditengah derasnya arus media sosial. Dan menjadi sebuah upaya dalam membentuk karakter generasi muda Kabupaten Cirebon yang unggul berkarakter, religius, berbudaya, kreatif dan inovatif serta menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada segenap kafilah MTQ, saya ucapkan selamat berkompetisi. Tunjukkan segenap kemampuan saudara semaksimal mungkin. Masing-masing dari saudara adalah insan terbaik yang memiliki potensi luar biasa. Mari jadikan kompetisi ini sebagai salah satu jalan untuk menggapai ridho Allah SWT,” kata Imron.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmannirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-48 tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2022, saya nyatakan dibuka,” pungkas Imron sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan MTQ ke-48 ini. (Anisa)