Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 Maret 2023

Wacana Tahun 2023 : Pemerintah, NU dan Muhammadiyah Sepakat Akan Mengawali Ramadhan Tahun Ini

Gambar : Simulasi Kegiatan Rukyatul Hilal, Awal Ramadhan 144 H/ 2023
Kriteria Penentuan Awal Bulan
Muhammadiyah menggunakan kriteria wujudkan hilal untuk menentukan awal bulan kamariah termasuk awal bulan Ramadhan. 


CIREBON, FC - Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah (akan) Sepakat Mengawali Bulan Ramadhan tahun ini. Wacana ini disampaikan oleh dosen Ilmu Falak, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Akhmad Nadiein, M.H untuk menyambut datangnya bulan ramadhan tahun 1444 H dengan sukacita. 

Bulan yang selalu dinantikan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia, termasuk kaum muslimin Indonesia. Bulan suci Ramadhan sebagai bulan penuh rahmat, berkah, dan maghfiroh Allah SWT. 

Banyak keistimewaan bulan ramadhan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan selain bulan Ramadhan. 

Pada bulan ini bagi kaum muslimin diperintahkan untuk menahan diri dari makan dan minum dan lain sebagainya yang dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai implementasi pelaksanaan rukun Islam yang keempat yaitu Puasa di bulan Ramadhan. 

Seluruh kaum muslimin yang telah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa dari awal hingga akhir Ramadhan kecuali bagi yang berhalangan untuk melaksanakannya (adanya udzur syar’i).

"Untuk menentukan awal bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, ada beberapa metode yang digunakan oleh pemerintah dan organisasi keagamaan di Indonesia," ujar Akhmad Nadirin, M.H. 

Dijelaskan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, sebagai dua ormas terbesar di Indonesia menggunakan metode yang berbeda dalam menentukan awal bulan Ramdlan. 

Muhammadiyah menggunakan metode hisab untuk menentukan awal bulan Ramadhan. Hisab adalah metode perhitungan matematis berdasarkan gerakan benda-benda langit, termasuk matahari, bumi dan bulan. Adapun kriteria yang digunakan adalah kriteria wujudul hilal. 

Sedangkan Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode imkanur rukyah, yaitu pengamatan langsung bulan sabit baru setelah matahari terbenam untuk bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah dengan kriteria neo-MABIMS. 

Sedangkan, metode hisab hanya digunakan sebagai data pendukung untuk melakukan kegiatan rukyatul hilal.

Akhmad Nadirin, M.H. juga menjelaskan, dalam buku Pedoman Hisab Muhammadiyah, dijelaskan bahwa awal bulan kamariah ditentukan dengan menggunakan hisab hakiki dan kriteria wujudul hilal. 

Menurutnya, untuk menentukan awal bulan, harus dipenuhi tiga syarat kumulatif pada hari ke-29 ketika matahari terbenam, yaitu (1) terjadi ijtimak, (2) ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam, dan (3) pada saat matahari terbenam, Bulan (piringan atasnya) masih terlihat di atas ufuk. 

Jika salah satu dari kriteria tersebut tidak terpenuhi, maka bulan akan dilengkapi menjadi tiga puluh hari dan bulan baru dimulai keesokan harinya.
Adapun Nahdlatul Ulama’ dan Pemerintah menggunakan kriteri MABIMS yang baru (MABIMS merupakan forum Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). 

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan kriteria imkanur rukyah hilal Nahdlatul Ulama melalui Surat Keputusan LF PBNU No. 001/SK/LF–PBNU/III/2022 Tentang Kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama. 

Lembaga Falakiyah dalam lampiran surat keputusannya menyebut ketinggian hilal awal Ramadhan 1443 H minimal 3 (tiga) derajat dan elongasi hilal minimal 6,4 derajat. 

Kriteria ini merupakan pembaruan dari kriteria sebelumnya, yakni 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat yang mendapat masukan dan kritik dari para pegiata ilmu falak dan astronmi. 

Begitu juga Pemerintah melalui Kementerian Agama, telah mengesahkan penggunaan Kriteria MABIMS yang baru yaitu ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongansi minimal 6,4 derajat, mulai tahun 2022 yang disahkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Kriteria ini sebelumnya telah disepakati saat sidang MABIMS ke-44 di Singapura yang dilaksanakan pada tanggal 11-14 November 2019.

Kondisi hilal akhir Sya’ban
Ketinggian hilal dan sudut elongasi di akhir bulan sya’ban (hari ke-29) yang bertepatan dengan hari rabu, 22 Maret 2023 M yang menjadi kriteria awal bulan kamariah, bervariasi nilainya di seluruh wilayah Indonesia. 

Berdasarkan hasil hisab diketahui bahwa ijtimak telah terjadi pada pukul 00:23:27.90 WIB pada tanggal 22 Maret 2023. Adapun nilai ketinggian hilal bervariasi dari 060 52’ 41” – 090 09’ 05” di wilayah Indonesia bagian paling timur ataupun barat dan wilayah paling selatan ataupun utara. Sedangkan sudut elongasi nilainya berkisar antara dari 090 33’ 11” – 100 40’ 27”. 

Sebagai contoh untuk wilayah Cirebon dengan Markaz Hisab, Masjid Al-Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon maka diperoleh data hisabnya sebagai berikut: ketinggian hilal mari’i sebesar 080 12’ 26” dan sudut elongasi (geosentrik) sebesar 100 11’ 40”.

Awal Ramadhan (akan) Sama
Berdasar data hisab mengenai kondisi hilal tersebut, maka akan terpenuhi semua persyaratan kriteria penentuan awal bula kamariah baik menggunakan kriteria wujudul hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah maupun kriteria imkanur rukyah MABIMS yang diadopsi oleh Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU). 

Kondisi hilal dalam perspektif kriteria wujudul hilal telah terpenuhi semua syaratnya karena ijtimak telah terjadi sebelum ghurub yaitu pada pukul 00:23:27.90, dan hilal di atas ufuk saat matahari terbenam. 

Sedangkan kondisi hilal dalam perspektif NU dan Pemerintah yang menggunakan kriteria imkanur rukyah MABIMS diperoleh bahwa ketinggian hilal berkisar 060 52’ 41” – 090 09’ 05” yang sudah melebihi syarat minimal yaitu 30. 

Sedangkan sudut elongasi berkisar antara 090 33’ 11” – 100 40’ 27”, lebih besar dari syarat minimal yaitu 6,40. Berdasarkan kondisi hilal dan terpenuhinya persyaratan kondisi hilal menurut kriteria wujudul hilal dan imaknur rukyah MABIMS, kemungkinan besar awal Ramadhan antara Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah dan Muhammadiyah (akan) sama pada keesokan harinya yaitu hari kamis tanggal 23 Maret 2023 M. 

"Semoga kebersamaan memulai bulan suci Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kebaikan serta persatuan umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Aamiin ya robbal ‘alamiin.
Marhaban ya Ramadhan," ucapnya. (Nurudin)


Rabu, 15 Maret 2023

Kemenag Siap Membuka Saran dan Kritik Publik

FOKUS CIREBON, FC - Kementerian Agama Republik Indonesia tengah menyiapkan saluran komunikasi dua arah bagi masyarakat. Ke depan, publik bisa sampaikan pertanyaan, kritik, dan saran melalui saluran yang telah disiapkan.

Staf Khusus Menteri Agama bidang Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Wibowo Prasetyo mengatakan saluran komunikasi dua arah ini disiapkan untuk memudahkan akses publik.

“Ada tiga saluran komunikasi yang kami rilis. Publik bisa memanfaatkan WhatsApp center di nomor 081110683146,” terang Wibowo Prasetyo di Solo, Rabu 15 Maret 2023.

Saluran lainnya berupa Email di alamat [email protected] dan Call Center di nomor 146.

Wibowo menegaskan, penyedian saluran komunikasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterbukaan Kementerian Agama. Ini juga bagian dari proses transformasi digital yang terus digenjot implementasinya di Kementerian Agama.

Sebelumnya, dalam rangka penyederhaan, Kemenag juga telah lakukan integrasi layanan melalui penyediaan Superapps Pusaka Kemenag.

“Sistem tiga saluran komunikasi ini, baik WA, Email, mapun Call Center sudah jalan. Sementara ini ada untuk informasi seputar layanan pencatatan nikah, haji, dan juga sertifikasi halal,” paparnya.

“Kita akan terus perkaya menunya agar bisa lebih banyak mengcover kebutuhan masyarakat,” sambungnya.

Wibowo menambahkan, melalui saluran komunikasi ini, Kemenag juga telah menyiapkan live agent untuk menerima semua pertanyaan dan permasalahan layanan Kemenag, termasuk di luar masalah penyelenggaraan ibadah haji, pencatatan nikah, dan sertifikasi halal.

Basis menu layanan yang saat ini digunakan adalah semua informasi yang sudah tersedia pada Aplikasi Superapps Pusaka.

“Kalaupun nanti ada informasi yang belum diketahui oleh agent, kita akan eskalasi ke internal Kemenag. Pengguna nanti akan dikasih nomor laporan, dan akan direspon kembali oleh agent ke pengguna bila sudah ada jawaban dari internal Kemenag,” tandasnya.

Dr Ahmad Yani Raih Anugrah Naratama Wiyata Mandala Bidang Pendidikan

CIREBON, FC - Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag menerima anugerah NARATAMA WIYATA MANDALA Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan dari Sultan Kacirebonan Pangeran Abdul Ghani Natadiningrat, SE pada acara milad Keraton Kacirebonan ke 215, senin, 13 Maret 2023. 

Pemberian tanda kehormatan tersebut diberikan pula kepada para tokoh dari berbagai bidang dan para Duta Besar negara-negara Sahabat dari Timur Tengah, antara lain1).Dubes Qatar Y.M. Fauziya Edrees Al-Sulait; 2). Dubes UAE Y.M. Abdulla Salem AlDhaheri;

3). Dubes Bahrain Y.M. Ahmed Abdulla Ahmed Alharmasi Alhajeri; 4).Dubes Oman lY.M. Mohamad Ahmed Salim Al-Shanfari; 5). CDA Kuwait Mr. Abdullah Yateem Al Fadhli; dan 6). Perwakilan Kedubes Saudi, Dr. Hesham Abdullah Koshak.

Kang Yani, sapaan akrab Ahmad Yani mengaku terkejut ketika dirinya dihubungi Panitia milad Keraton Kacirebonan akan mendapatkan anugerah kehormatan. Bagi kang Yani yang motto hidupnya “khoirunnas anfa’uhum linnaas/Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberi manfaat bagi sesama” selalu berusaha di mana pun dirinya berada dapat bermanfaat bagi orang lain tuturnya. 

Dari motto hidup inilah Kang Yani mengabdikan dirinya menjadi aktivis Remaja Masjid At-Taqwa semenjak tahun 1995, ketika dirinya kuliah di IAIN Cirebon dan nyantri di Ponpes Al Istiqomah Kanggraksan Cirebon sampai saat ini mengabdi di almamaternya menjadi Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kang Yani meniti karir dalam dunia pendidikan dimulai menjadi Guru PAI di SMP Islam Al-Azhar 05 Cirebon (2001-2005); Guru bantu di SD Islam Al-Azhar 03 Cirebon (2003-2005); Dosen Luar Biasa Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) di STAIN Cirebon (2001-2005) sampai menjadi Dosen tetap dari tahun 2005-sekarang. Semenjak menjadi Dosen tetap di almamaternya. 

Jiwa pengabdian Kang Yani menyebabkan dirinya banyak berkiprah di P3M/LP2M sebagai Kepala Unit PkM, Sekretaris LPM sampai dengan Ketua LP2M. Kang Yani juga pernah menjabat Kajur PIAUD/PGRA (2013-2015); dan anggota Senat Institut (2015-2019). 

Kang Yani banyak menginisiasi model pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk KKN Mahasiswa (PAR, Posdaya berbasis Masjid (2007-2013), Tematik IPM (2012-2014, dan yang terbaru Gemmar Mengaji (2021). 

Kang Yani juga aktif di organisasi sosial keagamaan sebagai Pengurus Wilayah DMI Jabar; Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon (2019-2024); Ketua Harian At-Taqwa Centre (2018-2023); PCNU Kota Cirebon (2022-2027); Pimpinan Ponpes Pemberdayaan El-Husna! Direktur Titian Mulia Institut, Founder Laziswa Attaqwa. 

Dari aktivitas pengabdiannya, Kang Yani mendapatkan Penghargaan sebagai Tokoh Pemuda Bidang Keagamaan dari Wali Kota Cirebon (2018); Menjadi Nominee Tokoh Inspiratif Pengabdian kepada Masyarakat dari Diktis Kemenag RI dalam International Conference on University Community Engagement (ICON UCE) ke-4 Tahun 2022; dan Penerima Program Hibah Kompetitif Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional di Kinabalu, Sabah Malaysia Tahun 2022, inisiator penerjemahan Alqur’an ke Dalam Bahasa Cirebon, KKN Gemmar Mengaji.

Dalam dunia pendidikan keagamaan dan kemasyarakatan Kang Yani dkk dipandang berhasil membawa masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon dengan motto: Makmur, Melayani dan Mencerahkan” menjadi lebih maju dan mandiri dengan manajemen langit berbasis jama’ah. 

Masjid At-Taqwa di bawah kepemimpinan Kang Yani mampu melakukan diversifikasi program sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan jama’ah, antara lain selain tentang pelaksanaan layanan Ibadah rutin yang lebih tertib, juga layanan pendidikan dan sosial keagamaan: RA Reguler, RA Tahfizh Qur’an; Rumah Tahfizh Qur’an dan Ponpes Tahfizh Berbasis Life Skills, TKQ/TPQ Kuliah Subuh At-Taqwa sepanjang tahun, penguatan Remaja Masjid.

Selain it juga Kajian Islam Tematik, Lembaga filantrofi/LAZISWA, Gerakan Cinta Marbot, Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, Pemberian Jaminan Sosial dan Umrah Gratis bagi Marbot. Gerakan Subuh Berjama’ah, At-Taqwa Language Centre, bimbingan ibadah haji dan umroh mandiri, Radio Dakwah At-Taqwa, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah dan layanan sosial kemasyarakatan lainnya.

Staf Khusus Menteri Agama Nyatakan Pentingnya Media Publikasi Bagi Kemajuan Sebuah Kampus

 

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M.Arifin saat berdialog dengan Staf Khusus Menteri Agama RI, Wibowo Prasetyo pada acara Rakornas Pranata Humas di Surakarta, Jawa Tengah.


CIREBON, FC -  Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M.Arifin, mengikuti kegiatan rapat kerja nasional (Rakornas) Pranata Humas se-Indonesia selama 3 hari, 14-16 Maret 2023 di Surakarta, Jawa Tengah.

Kegiatan besutan Kementerian Agama Republik Indonesia ini, menjadi penting mengingat Pranata Humas di lingkungan Kementerian Agama berada pada posisi strategis dalam membangun stigma dan paradigma pada kemajuan sebuah kampus.

Staf khusus (Stafsus) Menteri Agama, Wibowo Prasetyo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi untuk saling kenal antar sesama pranata Humas seluruh Indonesia, dimulai dari tingkat pusat sampai daerah, mulai dari Kanwil sampai PTKN. 

"Ini semoga menjadi ajang atau pertemuan dari para Pranata Humas untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi Pranata Humas dalam rangka menjaga marwah kementerian agama," terangnya.

Dijelaskan Wibowo, bahwa kita harus mampu mentransformasikan nilai nilai baru karena kita ada di perkembangan jaman. Ini semua sendi-sendi kehidupan yang sudah tergitalisasi. 

Oleh sebab itu, katanya, diperlukan langkah langkah konkrit dalam melakukan komunikasi publik kepada masyarakat, bagaimana agar kita satu komando, satu persepektif, satu pemahaman bahwa komunikasi kepada publik itu terus menerus dilakukan sesuai dengan arah dan tujuan dari Kementerian Agama, salah satunya memberikan edukasi program-program kerja maupun menyampaikan kegiatan Kementerian agama.

"Namun yang paling penting adalah bagaimana kita mampu memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat," jelasnya.

Masih menurut Wibowo, dalam rakornas ini kita memiliki tagline Be Smart, jadilah humas-humas yang smart. Smart itu akronim atau kependekan dari Sinergis, Moderat, Adaptif, Responsif, dan Transformatif.

Nilai-nilai smart ini diharapkan juga ada di dalam tubuh Pranata Humas, sehingga langkah-langkah Pranata Humas dalam mengkomunikasikan semua, mulai dari kebijakan atau policy dari Kementerian agama searah dan satu persepektif, sehingga goalnya menjadi satu atau tujuannya satu yakni menjadikan Pranata Humas satu unsur yang paling penting dalam menjaga wajah Kementerian Agama sehingga lebih baik ke depan. 

Wibowo juga menegaskan, bahwa Rakornas ini tidak berhenti di sini, kita masih ada beberapa pertemuan untuk mengkonsolidasikan berbagai macam agenda.

Untuk itu, kata Wibowo, untuk mengkonsolidasikan agenda kerja ini, maka  salah satunya adalah kita ingin membuat satu organ yaitu komunitas sahabat religi di mana akan diisi oleh para pegiat kerukunan umat, pegiat toleransi, pegiat keagamaan di mana seluruh agama bisa bersatu langkah, satu tujuan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama di dalam tahun politik.

"Tidak hanya tahun politik, ke depan juga organ atau komunitas atau apapun namanya itu akan terus berjalan, karena menjaga kerukunan umat beragama ini penting sekali tidak hanya untuk momentum-momentum tertentu, dan kerukunan umat beragama ini menjadi tugas kita semua, tidak hanya Kementerian agama, tetapi seluruh komponen atau elemen atau unsur masyarakat agar kehidupan keagamaan kita di antara sesama anak bangsa tetap terjaga harmonis, rukun damai sehingga Indonesia ini akan baik dan damai, dan nanti ujungnya adalah kesejahteraan," jelasnya.

Sementara itu, disinggung soal pentingnya sindikasi media, Wibowo menjelaskan, bahwa ini dicetuskan atau merupakan usulan dari Direktur Diktis, Pendidikan Tinggi Islam, ini langkah baik, karena sindikasi media sangat berperan dalam menyatukan berbagai kepentingan kepentingan yang ada di kampus.

"Jadi tidak hanya di Kampus A yang akan menonjol tapi kita menginginkan semua kampus memiliki peran yang sama dan diberikan ruang yang cukup untuk mengkomunikasikan segala kebijakan, termasuk program maupun hasil-hasil karya ilmiah di teman-teman di kampus," tandasnya.

Sementara itu, H.M.Arifin, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat dikonfirmasi melalui handphone genggamnya menyatakan, kehadirannya di Rakornas ini banyak hal yang dibahas. Bahkan juga menemukan hal-hal baru bagi penguatan Pranata Humas dalam posisinya sebagai penjaga marwah Kementerian Agama. 

"Banyak hal yang dibahas, termasuk pentingnya media sebagai salah satu piranti publikasi yang efektif dengan jangkauannya yang dimiliki bagi eksistensi perguruan tinggi yang dihadirkan ke tengah masyarakat," tandasnya. (din)

Selasa, 14 Maret 2023

Sebanyak 96,07 Persen Warga Kabupaten Cirebon Sudah Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, sebanyak 96,07 persen warga Kabupaten Cirebon terdaftar sebagai peserta program JKN-KIS.

"Sebanyak 96,07 % warga Kabupaten Cirebon sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS," ujar Imron, Selasa, (14/3/2023).

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder, terutama Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dan instansi lainnya, atas kerjasama dan upayanya dalam mensukseskan program JKN-KIS.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2023).

Penghargaan ini diberikan sebagai salah satu apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, atas prestasi yang diraih ini," sambung Imron.

Selain Kabupaten Cirebon, penghargaan ini juga diberikan kepada 22 provinsi, serta 334 kabupaten dan kota di Indonesia.

Capaian UHC ini, merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), guna mendorong target RPJMN.

Targetnya, yaitu 98 persen penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui program JKN-KIS pada tahun 2024, dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran, serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. (din)

Senin, 13 Maret 2023

Bupati Cirebon Gelar Monitoring Penerapan UMK 2023, Struktur Skala Upah dan Jaminan Sosial Pekerja

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag didampingi beberapa kepala perangkat daerah beserta jajaran melakukan monitoring pemberlakuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2023, Struktur Skala Upah dan Jaminan Sosial Pekerja di beberapa perusahaan di Kabupaten Cirebon, Senin (13/3/2023). 

Selain memastikan upah yang diterima pekerja sudah sesuai UMK terbaru, Imron juga ingin memastikan semua ketentuan terkait pekerja dipenuhi oleh pihak perusahaan saat ia mendatangi beberapa perusahaan, seperti PT. Embee Plumbon Textile di Kecamatan Plumbon, PT. Hi Lex Cirebon di Kecamatan Plered, PT. Long Rich Indonesia di Kecamatan Pabedilan dan PT. Smart Techtex di Kecamatan Pangenan.

"Tadi kita sudah cek soal penerapan UMK, kita bahkan uji petik langsung dan menanyakan ke perwakilan buruh. Intinya, UMK 2023 sudah diterapkan,"ujar Imron.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga ingin mendengar langsung masukan, kritik maupun saran dari para pelaku usaha di Kabupaten Cirebon, untuk mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki. 

"Kita kan baru melewati Pandemi Covid-19, kita ingin tahu dampak real ke perusahaan seperti apa dan bagaimana dalam menghadapi situasi tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan, bahwa dari uji petik saat monitoring tersebut, aturan terkait regulasi UMK 2023 dan beberapa regulasi lainnya sudah dilaksanakan.

"Tadi kita lihat langsung dari uji petik yang dilakukan, penerapan regulasi sudah dilakukan dan diterapkan,"katanya.

Menurutnya, kondisi saat ini terkait iklim investasi, Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbuka dengan iklim investasi yang positif. Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan signifikan pada tahun 2022 lalu. Penurunan tersebut, merupakan salah satu efek positif dari banyaknya investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Cirebon.

"Angka pengangguran terbuka di tahun 2021 sebesar 11,3 persen. Di tahun 2022 mengalami penurunan secara signifikan diangka 8,5 persen. Ini menunjukkan, serapan tenaga kerja juga berjalan dengan baik di Kabupaten Cirebon,"ungkapnya.

"Perlindungan kesehatan maupun ketenagakerjaan adalah hal yang wajib diterima oleh pekerja. Sudah kita sampaikan ke pihak perusahaan, dan Alhamdulillah terlaksana dengan baik,"pungkas Novi. (Olan)

Sabtu, 11 Maret 2023

Climate Ranger Cirebon dan DEMA Fakultas Syariah Ajak Mahasiswa Hukum Hadapi Ancaman Perubahan Iklam

FOKUS CIREBON, FC - Climate Ranger Cirebon melakukan kolaborasi dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah menggelar seminar dengan tema "Peran mahasiswa hukum menghadapi ancaman perubahan iklim", bertempat di IAIN Cirebon Center (ICC), pada Sabtu 11 Maret 2023. 

Acara ini dilaksanakan dalam rangka mengedukasi mahasiswa mengenai mitigasi perubahan iklim yang melanda dan berdampak pada Indonesia saat ini. 

Kegiatan ini turut mengundang bapak Abdul Muhit dari LBH Bandung, Kak Adhinda Maharani sebagai aktivis Karbon dan Bapak Suryadi darmoko dari Walhi Bali yang berkenan menjadi pembicara pada seminar kali ini. 

Acara ini diawali oleh sambutan dari Izzul Muna sebagai koordinator Climate Ranger Cirebon dan dipandu oleh Arif Abdul Wahid atau dikenal dengan sapaan akrab ( Bung Awe ) dari aktivis Climate Ranger Cirebon. 

Dalam pembukaannya beliau menuturkan bahwa edukasi ini penting dilakukan guna menanggulangi krisis iklim yang kian hari kian memburuk dampaknya sehingga hal itu bisa langsung dirasakan oleh manusia. 

Selanjutnya pembicara menyampaikan bahwa isu perubahan iklim ini merupakan isu yang terbilang krusial dan kompleks. 

Fakta bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang tidak percaya dengan krisis iklim dan hal ini berdampak pada tanda perubahan iklim yang tanpa disadari seperti peningkatan suhu cuaca dan cuaca yang tidak menentu. 

Beberapa penyebabnya adalah deforestasi dan degradasi lahan sehingga akan berimplikasi pada sistem industrialisasi, hasil emisi pembakaran PLTU, kualitas udara yang kurang baik untuk manusia dan konflik antar warga akan diterima secara langsung efeknya oleh masyarakat terdampak. 

Pembicara menggagas bahwa sebagai upaya mentransisikan energi di Cirebon harus dilakukan pensiun dini PLTU Cirebon dan penting bagi kita untuk mengawal hal tersebut. 

Karena krisis iklim yang terjadi saat ini dinilai menjadi hal yang paradoks. Kemudian acara ditutup dengan penyampaian pertanyaan dan penyampaian petisi mengenai krisis iklim kepada penyelenggara kegiatan ini secara terbuka.

Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan seminar ini mahasiswa sebagai kaum intelektual akan mengawal dan terus melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi kita semua. (Red/Vit)