Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 23 Juli 2023

BRINGAZ Cirebon Raya Gelar Anniversary Ke 30

KABUPATEN CIREBON - Brigade Intellectual Socializer (BRINGAZ) Cirebon Raya gelar Anniversary Ke 30 di daerah Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Minggu (23/07/2023).

BRINGAZ mengangkat tema "Mewujudkan Pemuda yang Berintelektual dengan Menjunjung Nilai nilai Sosial bagi Negara dan Bangsa" ke 430 menuju kedewasaan dan kematangan. Ketua umum BRINGAZ Yuddi mengatakan Anniversary itu merupakan untuk memilih tujuan organisasi yang lebih baik lagi.

“BRINGAZ akan mengambil jalan lebih mengedepankan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Yuddi, saat ini BRINGAZ bukan lagi klub motor melainkan sudah bertransformasi menjadi organisasi masyarakat.

“Secara garis besarnya BRINGAZ sudah berusia 30 Tahun, BRINGAZ akan lebih baik lagi karena sekarang diwadahi menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas),” ucapnya.

Selain itu, menurut Yuddi, pihaknya memiliki misi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tergabung di dalam organisasi.

“Kedepannya kita akan mengubah sumber daya manusia yang menjadi lebih baik dengan harapan minimal merubah ekonomi untuk anggota sendiri khususnya untuk kelompok,” jelasnya.

“Kami pengurus akan ikut berpartisipasi dalam membina karakter anggota ke arah yang lebih baik,” lanjutnya.

Selama ini menurut Yuddi, banyak berandalan jalanan yang menggunakan kendaraan bermotor, yang merasa masyarakat. Untuk itu, pihaknya akan ikut berpartisipasi demi menjaga ketertiban dan keamanan.

“Kami mendukung pihak kepolisian dalam menindak komunitas-komunitas gank motor yang meresahkan dan menganggu ketertiban masyarakat umum,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan Anniversary tersebut, BRINGAZ Cirebon Raya, selain potong tumpeng juga mengadakan bakti sosial berupa Santunan kepada 20 Anak Yatim Piatu. (Red/rls)

Hadiri Haul Mbah Kuwu Cirebon, Ini Kata Bupati Imron

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si., bersama unsur Forkopimda menghadiri acara Haul Mbah Kuwu Cirebon di Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Minggu (23/7/2023).

Dalam kegiatan tersebut rombongan Bupati Imron bersama Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K., MH, Dandenpom III/3 Cirebon, Letkol Cpm Mudhofar, para kepala perangkat daerah dan para Kuwu se-Kabupaten Cirebon melakukan doa bersama di makam Mbah Kuwu Cirebon.

Imron berharap dengan adanya kegiatan ini, dirinya mengajak para kuwu untuk mengambil suri tauladan dari perjuangan Pangeran Cakrabuana untuk menjadi spirit bagi para kuwu di Kabupaten Cirebon.

"Nilai-nilai perjuangan Mbah Kuwu Cirebon ini, kita ambil dan kita laksanakan tentunya. Karena kuwu harus menjadi agen perubahan dalam kemajuan masyarakat  dan desanya," kata Imron.

Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), Muali mengatakan, kegiatan Haul Mbah Kuwu Cirebon rutin dilakukan setiap 1 Muharam atau Tahun Baru Islam.

"Alhamdullilah kegiatan Haul ini sukses dilaksanakan, Bupati bersama Forkopimda dan para kuwu hadir untuk memanjatkan doa bersama," ujar Muali.

Muali berharap, agar kegiatan ini menjadi keberkahan untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. "Kita memanjatkan doa untuk seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon yang lebih baik, dan untuk agenda Pilwu agar berjalan dengan lancar," sambungnya.

Ia menjelaskan, untuk rangkaian Haul Mbah Kuwu Cirebon sendiri, selain doa bersama di makam Mbah Kuwu Cirebon di Talun, ada juga doa bersama di Makam Sunan Gunung Jati.

"Selain doa bersama di Makam Mbah Kuwu Cirebon di Talun, kita juga panjatkan doa di Makam Sunan Gunung Jati dan terakhir nanti di tanggal 28 Juli ada pagelaran seni dan budaya di Alun-alun Palimanan Cirebon," imbuhnya. (din)

Bersama Gubernur Jawa Timur, Bupati Cirebon Hadiri Harlah Muslimat NU Ke 77

KABUPATEN CIREBON - Pada momentum Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-77 tahun 2023 kali ini mengusung tema “Menguatkan Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Peradaban” sekaligus melaunching peran Muslimat NU sebagai bunda asuh anak stunting. 

Agenda yang dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag bersama Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si beserta jajaran berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon, Minggu (23/7/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengapresiasi program yang digagas oleh Muslimat NU ini. Bahkan, pihaknya menyambut baik apa yang dilakukan oleh Muslimat NU, yaitu melaunching bunda asuh bagi anak-anak stunting di Kabupaten Cirebon. 

Imron berharap, kerjasama ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, yaitu menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon. 

"Harapan saya kepada Muslimat NU, bahwa MoU ini memang benar-benar terlaksana sampai ke daerah-daerah, karena stunting perlu pendampingan dari keluarga," harap Imron.

Imron mengaku, anak bisa menjadi stunting biasanya terjadi pada orangtua yang kurang mengerti cara menangani dan perilaku perhatian terhadap anak. 

"Maka, dengan adanya Muslimat NU menjadi bunda asuh ini, diharapkan edukasi kepada masyarakat ini jadi lebih maksimal, dan angka stunting di Kabupaten Cirebon bisa lebih cepat turun," ujar Imron.

Lebih lanjut Imron mengatakan, menangani anak-anak stunting dan ibu hamil muda itu perlu penyuluhan dan bimbingan lebih, agar mereka mengerti. 

"Seperti apa yang diungkapkan Ketua Umum PP Muslimat NU, bahwa dalam kehidupan awal itu bukan berarti lahir, tapi ketika awal bercampurnya hormon, lalu 40 hari menjadi janin, itulah kehidupan pertama yang harus diperhatikan supaya ketika melahirkan nanti sehat," pungkasnya. 

Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si mengungkapkan, pada agenda ini ada substansi yang diusung, yaitu bagaimana ibu-ibu Muslimat NU ini bisa menjadi bunda asuh bagi anak-anak yang terindikasi stunting, mulai dari proses bulan timbang dan seterusnya, juga bisa mengintervensi dengan berbagai asupan gizi yang dibutuhkan.

"Ranting dan anak ranting Muslimat NU tadi sudah dikukuhkan untuk mereka bersiap menjadi bunda asuh bagi anak-anak yang terindikasi stunting. Apalagi, partnership Muslimat NU adalah dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di daerah sudah nyambung dari dulu, dan sekarang dengan DPPKBP3A," kata Khofifah.

"Mereka yang bisa memberikan partnership dengan apa yang menjadi tugas besar bangsa Indonesia hari ini, antara lain adalah menurunkan stunting lebih signifikan lagi di tahun-tahun yang akan datang," pungkasnya. (din)

Sabtu, 22 Juli 2023

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Tempat CBT Center Uji Kompetensi Nasional

Uji Kompetensi Nasional Mahasiswa Kesehatan Periode II Gelombang I Tahun 2023 di Gedung Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon.



CIREBON, FC - Gedung Siber milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi kegiatan CBT Center Uji Kompetensi Nasional Mahasiswa Kesehatan Periode II Gelombang I Tahun 2023, Sabtu, (22/7/2023).

Pada penetapan CBT Center uji kompetensi ini di pusatkan di gedung Siber, Blok M, IAIN Cirebon. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari dari Sabtu hingga Senin, (22-24/7/2023) dengan jumlah peserta sebanyak 419 orang.

Heni, S.Kep, Ners, M.Kep
Pengawas Pusat (PP), yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas YPIB Majalengka, di gedung Siber tempat uji kompetensi menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan uji kompetensi periode II gelombang 1, tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan ini, menurut Heni,  berasal dari berbagai Prodi, sementara  yang di IAIN Cirebon, pesertanya dari profesi Ners dan profesi bidan. Mereka merupakan mahasiswa STIKES Cirebon dan mahasiswa STIKES Muhammadiyah Cirebon. 

Menurutnya, uji kompetensi ini menjadi bagian dari exit exam, terutama untuk peserta profesi, seperti profesi perawat, profesi apoteker, dan profesi bidan, dan mereka belum bisa dinyatakan lulus apabila uji kompetensi ini tidak lulus. 

"Standarisasi nilai yang ditentukan oleh pusat untuk kelulusan pada uji kompetensi ini adalah kumulatif nilainya  60 persen dari nilai IPK S1 dan 40 persen dari nilai uji kompetensi, dan nanti untuk standar Nilai Batas Lulus (NBL) akan ditentukan oleh panitia pusat, dan uji kompetensi ini  merupakan proses dari pendidikan," terang Heni.

Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) IAIN Cirebon, Agus Pamuji, M.Kom menyatakan, dengan dipilihnya gedung Siber IAIN Cirebon sebagai tempat Uji Kompetensi Nasional ini, karena memang gedung tersebut telah ditunjang dengan teknologi informasi  berbasis Siber.

Menurut Agus Famuji, gedung Siber ini sudah ditunjang teknologi informasi yang mutakhir dan dilengkapi dengan fasilitas internet yang power of the teach.

"Kami dari tim PTIPD IAIN Cirebon  bekerja profesional sesuai dengan kualifikasi pendidikan. Kami pun terus membuka peluang-peluang untuk pemanfaatan layanan digital," paparnya. 

Terkait dengan pelaksanaan CBT ini, PTIPD adalah sebagai tim teknis yang membackup pelaksanaan CBT, tim PTIPD sudah menyiapkan tempat di gedung Siber sebagai pusat layanan tes, kemudian menyiapkan sarana dan prasarana seperti perangkat teknologi informasi, baik laptop ataupun komputer portabel, yang seluruhnya didukung akses internet yang berkecepatan tinggi.

Selain untuk kegiatan Uji Kompetensi ini, kata Agus Famuji, sebagai penyelenggara CBT, pihaknya sangat terbuka kepada siapapun yang ingin memanfaatkan atau menggunakan layanan gedung Siber ini. 

Pihaknya juga akan terus mendukung kebutuhan-kebutuhan kepada masyarakat umum, untuk bisa berinteraksi di ruang digital ini. (Nurudin) 


Bupati Cirebon Apresiasi Warga Tegalwangi Perbaiki Jalan Desa

KABUPATEN CIREBON - Warga Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, secara swadaya melakukan perbaikan jalan secara mandiri.

Jalan yang diperbaiki merupakan jalan desa, yang sebenarnya merupakan tanggungjawab dari pemerintah desa. Walaupun begitu, inisiatif masyarakat ini diapresiasi oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag.

Menurut Imron, dirinya sengaja datang ke Desa Tegalwangi, begitu mendengar adanya gerakan swadaya masyarakat, untuk memperbaiki jalan desa.

"Saya dengar ada gerakan seperti itu, sehingga saya kesini untuk melihat langsung," ujar Imron, Sabtu (22/7/2023).

Imron mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya inisiatif warga untuk memperbaiki jalan desa tersebut. Karena Imron menduga, banyaknya jalan yang harus diperbaiki, ditambah banyaknya kebutuhan lain yang harus dianggarkan oleh Pemdes setempat, membuat ada beberapa perbaikan jalan belum teranggarkan.

Berkaca dari kegiatan yang dilaksanakan oleh warga Desa Tegalwangi ini, Imron juga mengajak kepada masyarakat lainnya untuk kembali mengaktifkan gotong royong.

"Alangkah baiknya jika masyarakat bisa bergotong royong," kata Imron.

Dalam kunjungannya tersebut, Imron juga memberikan bantuan berupa dukungan alat berat, solar dan stimulan dana untuk menunjang perbaikan jalan yang dilakukan. (din)

Jumat, 21 Juli 2023

DT Peduli Kolaborasi Jumat Berkah Bersama Mahasiswa KKN IAIN Cirebon di Masjid Kramat Megu

CIREBON, FC - DT Peduli melakukan kolaborasi pada program berbagi paket Jum'at berkah di awal tahun baru Islam 1445 Hijriyah. Kegiatan tersebut dilakukan  di Masjid Kramat Desa Megu Gede, Weru Kab. Cirebon, Jum'at, (21/7/2023).

Menurut aktivis DT Peduli, Omar Qad Panitia, pada kegiatan ini, panitia tidak  hanya bersinergi dengan komunitas Kolaborator kebaikan saja, melainkan dengan sekelompok Mahasiswa KKN yang di tempat tugaskan di Desa Megu Gede.

Pada paket Jum'at berkah ini kurang lebih sebanyak 150 kotak yang merupakan titipan para donatur dibagikan kepada para jama'ah atau masyarakat.

"Terlihat antusias kawan-kawan di lapangan baik itu dari pihak komunitas maupun mahasiswa KKN. Terhitung ada sekitar 15 orang di lapangan dan ini termasuk sepadan melihat kuantitas paket dan situasi kondisi masjid yang cukup luas, bisa di bilang masjid Jami' yang mampu menampung sekitar 500 orang," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan di lapangan, ratusan paket ludes dibagikan kepada berbagai kalangan dari anak-anak kecil, para remaja desa, dan orang tua serta sesepuh masyarakat setempat. Tak lupa juga disisihkan untuk pihak DKM masjid Kramat.

Kemudian, PIC program Jumber dari DT Peduli Cirebon, Sugeng. Turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam penyaluran paket nasi kotak ini,

 "Alhamdulillah berjalan dengan lancar, semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat disini" ujarnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Omar Qad Panity dari pihak Kolaborator Kebaikan ID, pihaknya bersyukur dan senang bisa selalu terlibat dalam aksi kebaikan yang dipelopori oleh DT Peduli ini, mudah-mudahan istiqomah," katanya.

Begitu pun dengan tanggapan dari pihak mahasiswa KKN, Lisna. Tentu ucapan terima kasih kepada kedua pihak khususnya DT Peduli, semoga dengan acara ini dapat menjadi motivasi masyarakat Desa Megu Gede untuk semangat berbagi kebaikan. (din)

Rabu, 19 Juli 2023

Kabupaten Cirebon Masuk 3 Besar Program Gagah Bencana Provinsi Jawa Barat

KAB CIREBON, FC - Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon masuk tiga besar dalam Program Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana (Gagah Bencana) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa dirinya berharap Desa Pamengkang ini menjadi yang terbaik di Jawa Barat. Karena saat ini, sedang menjalani proses penilaian dari Jawa Barat.

"Sekarang sedang dinilai oleh tim dari Provinsi, semoga Desa Pamengkang menjadi juara pertama," kata Imron, Selasa (18/7/2023).

Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Eti Yuliati mengungkapkan, bahwa Kabupaten Cirebon masuk tiga besar dalam program ini, bersama dengan dua daerah lainnya. "Selain Kabupaten Cirebon, yaitu Kabupaten Bogor dan Ciamis," kata Eti.

Eti menuturkan, bahwa dalam program Gagah Bencana ini, Kabupaten Cirebon masuk 3 besar dalam kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pihaknya akan melakukan penilaian terhadap 10 indikator terkait PHBS, yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. "Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan PHBS di daerah," ujar Eti.

Eti juga menyebutkan, bahwa salah satu tujuan dari peningkatan PHBS ini, yaitu untuk menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di sejumlah daerah.

Pihaknya sendiri menargetkan, pada tahun 2024 nanti, angka stunting di Jawa Barat bisa ditekan habis hingga zero stunting. "Kita target tahun 2024 zero stunting," tutup Eti. (din)