Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 08 Agustus 2023

RMB Sejati IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan I

KUNINGAN, FC - Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati Cirebon (RMB Sejati) menyelenggarakan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan I sekaligus meresmikan website fihimafihi.id. Kuningan, (08/08/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat paradigma keislaman moderat bagi sivitas akademika sekaligus dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri Agama Nomor 93 tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Moderasi Beragama bagi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama.

Saat menyampaikan materi, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, menyayangkan sikap sebagian Muslim Indonesia yang masih terpapar faham keagamaan yang rigid, kaku, sekaligus ekstrem. Menurutnya, Islam adalah agama ramah dan akomodatif terhadap tradisi.

“Beberapa literatur keislaman yang saya kaji menyatakan bahwa Islam menolak ekstremisme beragama karena tidak sesuai dengan nilai keadilan, setidaknya terwujud pada tiga sikap, yaitu adil pada diri sendiri, adil pada manusia lain dan masyarakat secara umum, serta adil terhadap pemerintah,” ungkapnya.

Lebih jauh Aan menjelaskan, basis ideologi Islam moderat sejalan dengan epistemologi yang dalam literatur keislaman dikenal dengan doktrin al-mashlahah al-‘ammah (kepentingan publik). Dalam locus masyarakat Cirebon, doktrin maslahat telah sejak lama termanifestasi dalam konstruk sosial budaya yang lekat dengan nilai toleransi, adil, seimbang, dan moderat.

“Pada aspek kebijakan, kami menerjemahkan program prioritas Kementerian Agama ini pada tiga aspek kebijakan strategis yang telah kami susun sebagai program prioritas Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2023–2026, yaitu kurikulum berbasis Moderasi Beragama, ruang akademik, serta pelayanan berbasis moderasi beragama,” pungkasnya.

Di saat bersamaan, Direktur RMB Sejati, Mohamad Yahya, menyampaikan tidak kurang dari 672 pegawai yang tercatat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, baik yang berlatar belakang ASN maupun Non-ASN. Angka ini belum ditunjang dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 12.500 orang.

“Dengan jumlah sivitas akademika yang demikian besar, bukan tidak mungkin jika sebagian di antaranya terpapar faham radikalisme dan ekstrimisme beragama. Karena itu, kegiatan ini perlu dilaksanakan secara berkesinambungan karena dampaknya yang sangat signifikan untuk mencegah hal-hal yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara di ruang akademik,” tegasnya.

Kegiatan ini akan menghadirkan Marzuki Wahid (staf khusus Wakil Presiden RI), Imam Safei dan Sahiron sebagai narasumber, dan diikuti 50 peserta yang terdiri atas Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, hingga kepala Lembaga dan Unit, serta akan diselenggarakan hingga empat hari ke depan. (din)

Senin, 07 Agustus 2023

Pemkab Cirebon Memperingati Hari Keluarga Nasional Ke 30 dan Hari Anak Nasional Ke 39

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Keluarga Nasional ke-30 dan Hari Anak Nasional ke-39 tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023 di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (7/8/2023).

Peringatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, dan dihadiri pula oleh Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah dan perwakilan forum anak Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan bahwa momentum peringatan HARGANAS dan HAN ini sebagai pengingat pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesejahteraan keluarga maupun masyarakat. 

Pemkab Cirebon dan berbagai pihak terus berkomitmen, bersinergi untuk menciptakan berbagai program, kebijakan maupun berbagai kegiatan dalam rangka percepatan penurunan stunting serta menjamin pemenuhan hak anak di Kabupaten Cirebon.

"Alhamdullilah angka stunting di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan, ini semua berkat kerja keras semua pihak," kata Imron.

Imron menjelaskan, pada tanggal 23 Juli 2023, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak kategori Pratama yang dianugerahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. 

"Mari kita tingkatkan komitmen bersama anggota gugus tugas kabupaten layak anak, dalam terwujudnya Kabupaten Cirebon layak anak kategori utama di tahun 2024," lanjutnya.

"Saya mengajak seluruh satuan kinerja perangkat daerah, lembaga pemerintah dan non pemerintah, dunia usaha, dan media masa serta forum anak di Kabupaten Cirebon untuk terus meningkatkan komitmennya dan bersama-sama dalam mewujudkan program percepatan penurunan stunting dan kabupaten layak anak," ajak Imron.

Di tempat yang sama, Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. Hj. Nunung Roosmini mengatakan, pihaknya mengajak seluruh elemen agar dapat berkomitmen dalam pemenuhan hak anak di masa sekarang, yang mana merupakan jaminan atas kesediaan sumber daya manusia unggul di masa depan.

"Mari kita kuatkan komitmen bersama dalam terwujudnya kabupaten layak anak untuk saling bahu-membahu mendukung melalui kegiatan yang kita miliki, untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan anak secara terpadu dan berkelanjutan," ujar Nunung.

"Hal ini dapat dilaksanakan melalui upaya pengembangan sekolah dan pesantren ramah anak, ruang bermain ramah anak, pusat kreativitas anak dan fasilitas serta kegiatan lainnya yang diperuntukkan kepada anak-anak dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan," imbuhnya. (Nisa)

FEBI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Workshop dan Praktikum Kewirausahaan Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (F-EBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Workshop dan Praktikum Kewirausahaan Mahasiswa Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnsis Islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon bertempat di gedung SBSN FEBI lantai 4 selama dua  hari Tanggal 07 s/d 08 Agustus 2023. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengusaha muda mahasiswa F-EBI IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan menghadirkan narasumber Hanif ST (CEO Syakha Berkah Kreatif) dan dimoderatori oleh Rijal Assidiq Mulyana, M. Pd. 

Di hari pertama dan hari kedua menghadirkan narasumber Imam Choirul R ( Direktur Utama PT. Mencetak Banyak Gol) dengan moderator Ema Wilianti Dewi, M. Pd. dan selaku ketua panitia Rafeldo Fanther, MBA. Senin (07/08/23)

Dr. Hj. Dewi Fatmawati, M. Si (Wakil Dekan II mewakili Dekan F-EBI IAIN Syekh Nurjati Cirebon) dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan agar mahasiswa merubah minsetnya dimana kalau lulus kebanyakan berfikir masih untuk mencari kerja dirubah minsetnya setidaknya bisa menjadi pengusaha, menciptakan lapangan pekerjaan.

Dengan kemajuan teknologi biasa menunjang mahasiswa untuk kreatif berusaha, dengan didampingi oleh narasumber berharap bisa menumbuh kembangkan semangat berwirausaha. (din)

BSA IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Bersama Kelas Menulis Kolaboratif Melalui Zoom Meeting

FOKUS CIREBON - Pasca pelaksanaan International Lecturer Mobility atau mobilitas dosen lintas negara oleh dosen-dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab di Universitas Islam Intenasional Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) bulan Mei 2023 lalu. BSA kembali melakukan kegiatan bersama berupa “Kelas Menulis Kolaboratif” untuk mahasiswa Jurusan Bahasa Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan fakultas bahasa arab, UniSHAMS. 

Program ini dimulai secara resmi pada Senin, 7 Agustus 2023 melalui platform Zoom meeting dengan dihadiri oleh para civitas akademika dari kedua belah pihak Dekanat, pimpinan Jurusan, Mahasiswa dan dosen. 

Hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Bahasa Arab, UniSHAMS yaitu Dr. Mohd Syauqi Bin Arshad dan juga Wakhid Nashruddin, Ph.D selaku Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan Fakultas Bahasa Arab, UniSHAMS, Dr. Mohd Syauqi Bin Arshad, dalam sambutan sangat mengapresiasi program kelas menulis kolaboratif yang diinisiasi oleh jurusan Bahasa dan Sastra Arab ini,

“Kelas Menulis Kolaboratif ini adalah contoh nyata bagaimana kerjasama antar universitas dapat memperkaya pembelajaran mahasiswa. Kolaborasi semacam ini memupuk semangat inovasi dan membantu mahasiswa membangun keterampilan yang relevan di dunia yang terus berubah,” ujarnya.

Melihat pentingnya kecakapan menulis yang kuat dalam dunia akademik dan profesional, kedua lembaga memutuskan untuk bergandengan tangan dalam program ini. 

Dengan menggabungkan berbagai bakat dan perspektif, para mahasiswa diharapkan dapat belajar bagaimana memadukan gagasan, merangkai kata-kata, dan menghasilkan karya tulis yang kuat dan bermakna.

Menurut Mohammad Andi Hakim selaku mentor kegiatan, ‘Program ini akan berlangsung selama satu semester atau lima bulan terhitung dari Agustus hingga Desember 2023 dan menampilkan serangkaian workshop pendampingan dan sesi diskusi yang dipandu oleh para dosen berpengalaman dari kedua universitas. 

Mahasiswa diberi kesempatan untuk menulis berdasarkan kecenderungan jenis tulisan yang mereka sukai baik non fiksi seperti artikel ilmiah atau berjenis fiksi seperti novel, puisi dan cerita dan di targetkan bulan Desember akan Lauching buku-buku hasil dari program ini.

Salah satu peserta, Sharifah Farhana Al Edruce Binti Wan Saed, mahasiswa dari Fakultas Bahasa Arab, UniSHAMS menyatakan, “Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami untuk melihat pendekatan berbeda dalam menulis. 

Melalui forum bersama dengan teman-teman dari BSA IAIN Syekh Nurjati, saya berharap mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana memandang topik dari berbagai sudut pandang dan akan mengasah bakat menulis saya hingga menghasilkan karya ilmiah berbahasa Arab dan English khususnya. 

"Dalam semangat kerjasama dan pertukaran pengetahuan, program Kelas Menulis Kolaboratif akan menjadi wadah bagi mahasiswa kedua universitas untuk saling belajar dan menginspirasi," ujar Erfan Gazali, Sekertaris Jurusan BSA sekaligus Koordinator kegiatan ini. 

Ikut terlibat dalam program angkatan pertama ini 17 mahasiswa yang terdiri dari 9 mahasiswa UniSHAMS dan 8 Mahasiswa BSA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Adapun mentor terdapat 9 orang dosen, enam orang dosen BSA dan 3 orang dosen dari Fakultas Bahasa Arab, UniSHAMS. (din)

Minggu, 06 Agustus 2023

Desa Wisata Religi Astana Gunungjati Kabupaten Cirebon Masuk 75 ADWI 2023

 

KABUPATEN CIREBON -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menetapkan Desa Wisata Religi Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, menjadi salah satu dari 75 desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Berdasarkan pantauan, Minggu (6/8/2023), Sandiaga Uno tiba di Desa Wisata Religi Astana sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung diarak menggunakan kereta kencana sejauh 200 meter dari jalan masuk hingga pintu gerbang Makam Sunan Gunung Jati. 

Setelah diarak, Sandiaga langsung berdialog dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Wisata Religi Astana dan mengunjungi stand para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si bersama sejumlah pejabat lainnya langsung menuju ke Makam Sunan Gunung Jati untuk berziarah. 

Menurut Sandiaga, dari 4.000 desa yang mendaftar dalam ajang ADWI, sebanyak lima persennya merupakan desa religi. Desa Wisata Religi merupakan yang terbaik, karena memiliki potensi besar. 

"Desa wisata ini tidak hanya mengundang wisatawan dari dalam negeri saja, tetapi juga dari luar negeri. Laporan dari kepala desa, wisatawan dari Brunei Darusalam dan Malaysia juga datang," kata Sandiaga.

Di dalam makam ini, terdapat makam Sunan Gunung Jati yang merupakan Wali Songo penyebar agama Islam di tanah Jawa, juga merupakan sultan pertama Kasultanan Cirebon yang semula bernama Keraton Pakungwati.

Untuk menunjang aktivitas kepariwisataan, di desa ini terdapat sejumlah homestay yang bisa disewa oleh para peziarah. Harga sewa untuk satu rumah relatif terjangkau, hanya Rp150 ribu hingga Rp500 ribu.

Dalam momen tertentu, sejumlah kegiatan budaya dilaksanakan di Desa Wisata Religi Astana, diantaranya grebeg syawal, nadran, dan upacara adat mapagsri. 

Selain itu, beberapa ragam kuliner khas mulai dari empal gentong, docang, nasi lengko, intip (kerak nasi), emping melinjo, emping amba, dan kerupuk lambak ditawarkan untuk memanjakan lidah para wisatawan. 

ADWI merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa wisata yang memenuhi kriteria penilaian Kemenparekraf/Baparekraf. Tak hanya “berlomba”, ADWI 2023 diharapkan dapat menggerakkan perekonomian Indonesia.

ADWI akan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Sehingga, kedepannya bisa mengangkat desa-desa di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia, serta berdaya saing global dan berkelanjutan.

Di sisi lain, ADWI 2023 diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa tersebut, sekaligus menstimulasi kolaborasi antar unsur pentahelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) demi kemajuan desa wisata.

Ada lima kriteria penilaian yang harus dipenuhi seluruh peserta ADWI 2023, yang pertama, yakni desa wisata harus memiliki keunikan dan keautentikan daya tarik wisata berupa alam, buatan, serta seni dan budaya. 

Selanjutnya, penilaian akan diambil dari peningkatan standar kualitas pelayanan homestay dengan melestarikan budaya lokal. Sekaligus, standar kualitas toilet dalam memenuhi sarana dan prasarana kenyamanan wisatawan yang berkunjung. 

Penilaian ketiga, diambil dari kemampuan akselerasi percepatan transformasi digital, serta menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata secara digital. Sementara itu, penilaian keempat dilihat dari souvenir yang dijual. 

Setiap desa wisata harus bisa menggali kreativitas dan hasil karya desa wisata berupa kuliner, fesyen, dan karya berbasis kearifan lokal. 

Satu lagi kategori penilaian yang akan dipertimbangkan dalam ajang ini, yaitu kelembagaan desa wisata dan CHSE. Desa wisata harus berbadan hukum, memiliki pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan, memiliki manajemen risiko, serta menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) berstandar nasional. 

Bupati Imron berterima kasih pada Sandiaga Uno yang telah memberikan Desa Astana masuk dalam 75 ADWI. Pihaknya berpesan agar seluruh masyarakat, khususnya Desa Astana bisa menjaga keasrian, ketertiban, dan kebersihan.

"Kami berpesan pada masyarakat Cirebon, khususnya yang ada di Desa Astana, mari jaga keasrian, ketertiban, dan kebersihan," kata Imron.

Imron menjelaskan, banyak kelebihan di Desa Astana yang mejadi penilaian Sandiaga Uno. Pihaknya mengharapkan, masyarakat Indonesia yang hendak berziarah ke luar negeri, bisa datang terlebih dahulu ke Cirebon

Sebab, kata Imron, Cirebon merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam peradaban Islam. "Dan wali juga salah satunya ada di sini," tambahnya.

Terkait beberapa faktor yang menjadi kekurangan Desa Wisata Religi Astana, Imron berkomitmen siap membantu. 

"Tadi kata Pak Menteri, yang datang ribuan, tapi manfaat terhadap warung-warung kurang maksimal. Maka harus ada kerjasama antara pemerintah dengan pengelola. Pemerintah daerah siap untuk cari solusinya," sambung Imron. (din)

Sabtu, 05 Agustus 2023

IAIN Cirebon Bersama UIN Sunan Kalijaga Bekerjasama dengan DLH dan Polres Cirebon Adakan Seminar Pengelolaan Sampah


FOKUS CIREBON, FC - KKN kolaborasi antara UIN Sunan Kalijaga dan IAIN Cirebon menyelenggarakan “Seminar Pengelolaan dan Kebermanfaatan Sampah” di Gor GMG Nyimas Ayu Danawati di Desa Kalitengah, Cirebon pada (5/7)

Seminar tersebut merupakan salah atu dari tiga program yang diusung dalam pengelolaan sampah, yakni, seminar pengelolaan dan kebermanfaatan sampah, bakti sosial, dan pengadaan bank sampah. Program tersebut bekerjasama dengan dinas lingkungan hidup dan polresta cirebon.

Seminar tersebut dibuka dengan sambutan oleh Muhammad Fadlan H. daud selaku ketua acara, menurutnya program yang diusung dalam mengatasi sampah tidak akan berhasil dan berkelanjutan kalau tidak ada kerja sama dari lapisan masyarakat.

“Acara seminar pengolahan dan kebermanfaatan sampah merupakan salah satu dari tiga program yang diusung untuk membebaskan lingkungan dari sampah yang ada di kali tengah” ujar fadlan dalam sambutan tersebut.

Selaras dengan Fadlan, Siti Asiyah selaku Kuwu Desa Kalitengah menyatakan bahwa bersama dalam mengatasi sampah akan menciptakan lingkungan yang bersih. Lebih lanjut dengan kerja sama maka sampah bukan lagi masalah, melainkan menjadi peluang untuk mencapai kesejahteraan bersama.

“Acara ini bukan hanya tentang seminar, tetapi juga tentang membangun jaringan, berbagai gagasan, dan menjalin kemitraan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Bersama, kita akan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, lebih hijau, dan lebih makmur untuk generasi mendatang. Sampah bukan lagi masalah melainkan peluang untuk menggapai kesejahteraan bersama” jelasnya. m

Hal itu membuat Mumtaz Afridah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN kolaborasi dalam sambutannya ia berharap bahwa program yang dibuat kkn kolaborasi kelompok 110 dapat memberikan manfaat pada masyarakat kali tengah.

Selanjutnya acara tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi dari dinas lingkungan hidup yang diwakili oleh Yayan Hendrawan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari program KKN Kolaborasi, Yayan berharap upaya penyelesaian sampah tidak hanya berhenti pada saat seminar dan harus ada keberlanjutan di masyarakat. Untuk itu Yayan melanjutkan kesadaran tentang kebersihan sampah harus ditanamkan sejak dini. Sehingga kesadaran tentang sampah harus ditanamkan kepada anak-anak, tapi tidak hanya kesadaran.

Menurut Yayan harus ada tindak lanjutnya hingga kesadaran tentang sampah dapat menjadi karakter dalam diri anak-anak bahkan menjadi budaya di masyarakat.

“Diajarkan ke anak-anak tapi tidak hanya itu, harus dilatih menjadi kebiasaan, lalu karakter, dan kemudian menjadi budaya” ujarnya saat membawakan materi.

Menurut Yayan data BPS tahun 2022 jumlah penduduk Cirebon sebesar 2.315.420 jiwa dan sampah yang dihasilkan sebesar 1.250 ton/hari. Sedangkan baru 2050 ton /hari atau dua puluh persen dari semua itu yang dapat diangkut ke TPA Gunung Santri. Dengan keterbatasan pengelola yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup yang hanya beberapa persen dari jumlah sampah penduduk yang dapat dikelola.

Untuk itu program seminar pengelolaan sampah mendapat apresiasi dari Kapolresta Cirebon yang diwakili oleh Mohammad Ardi Wibowo, sekaligus sebagai pemateri kedua. Menurutnya program yang digagas oleh KKN Kolaborasi antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan IAIN Cirebon merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat sebab terkait dengan pengolahan sampah, apalagi acara tersebut dapat memicu masyarakat untuk perduli terhadap lingkungan yang terbebas dari sampah di Desa Kali Tengah. (Nisa)

Jumat, 04 Agustus 2023

Dorong Solusi Permasalahan Sampah di Desa Paniis, Mahasiswa KKN Kelompok 116 IAIN Cirebon Gelar Diskusi

 


CIREBON, FC - Mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 116 IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan NGOMPAS ( Ngobrol bareng masalah pengolahan sampah ) di Desa Paniis Kec. Pasawahan kabupaten kuningan. Kegiatan ini berlangsung Jum'at 4 Agustus 2023. 

Kepala Desa Paniis, Bapak Raski Baskara, dalam pembukaan diskusi menjelaskan pihaknya sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah mengambil inisiatif mengadakan kegiatan diskusi terkait pengolahan sampah, karena persoalan sampah masih menjadi polemik dikarenakan sampah yang saat ini tidak dikelola dengan baik akan menjadi sumber penyakit dan berakibat buruk khususnya bagi pertanian dan perairan masyarakat. 

Sementara itu, diskusi diisi dengan pemaparan oleh 2 mahasiswa KKN mengenai pengolahan sampah di beberapa desa yang dijadikan referensi pengolahan sampah sehingga memudahkan pemdes dapat mengambil contoh untuk diterapkan di Desa Paniis, kemudian diskusi dilanjut dengan sesi tanya jawab dan dialog interaktif antara Mahasiswa KKN dan Aparat Desa beserta masyarakat yang hadir dalam kegiatan Ngompas tersebut.

Di penghujung acara pak ose/sekretaris desa, mengatakan semoga dengan dilantiknya direktur BUMDes "KIBAS" Desa Paniis yang baru dapat segera membentuk Unit Sampah sebagai solusi permasalahan sampah dan apa yang telah dijelaskan dan dipresentasikan oleh rekan-rekan mahasiswa KKN mengenai beberapa sumber referensi pengolahan sampah di beberapa desa agar dapat segera di tindak lanjuti oleh pengurus BUMDes sehingga pengolahan sampah di desa paniis segera terwujud. (Nisa/Yusuf)