Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 Mei 2024

IAIN Cirebon Teken Pernyataan Komitmen Penguatan Kapabilitas SPI

CIREBON, FC – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penting berupa Penandatanganan Pernyataan Komitmen Penguatan Kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) yang berlangsung di Ruang Rapat Senat. 

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi kampus, seperti Rektor, Para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Para Dekan, Direktur Pascasarjana, Para Ketua Lembaga, dan Kepala Pusat, serta Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama yang dipimpin oleh Melia Fauziah, didampingi Mia Rahmiawati dan Nisa Hertina. Selasa, (21/05/2024).

Dalam sambutannya, Budi Affandi, S.Ag., M.Pd.I., Auditor Ahli Madya sekaligus Kepala Satuan Pengawas Internal, menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan Tim Inspektorat Jenderal selama 10 hari pendampingan. 

"Kami Seluruh Unsur Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Berkomitmen untuk Mendukung Pelaksanaan Penguatan Kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Budi saat membacakan isi pernyataan komitmen.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Inspektorat Jenderal atas dukungan dan bimbingan yang diberikan. 

Prof Aan menegaskan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap serta mendukung penuh komitmen penguatan kapabilitas SPI. "Penguatan peran dan fungsi SPI sangat penting untuk mendukung visi kami dalam membentuk kampus yang inovatif dan berbasis digital," kata Prof. Aan. 

Ia juga menyebutkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah salah satu dari 15 PTKIN yang mendapatkan program penguatan kapabilitas SPI.

Melia Fauziah, selaku Tim Pengendali Teknis dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, menegaskan bahwa SPI berperan sebagai telinga dan mata rektor serta menjadi garda terdepan dalam menjaga zona integritas lembaga. 

"Penguatan kapabilitas SPI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan unit pengawas non-akademik di PTKN. 

Dengan penguatan ini, kami berharap tata kelola PTKN bisa menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku," ungkap Melia.

Lebih lanjut, Melia memaparkan beberapa langkah strategis yang akan diambil, termasuk pemetaan SPI di PTKN, pengumpulan dokumen pendukung, penilaian aspek kelembagaan, SDM, dan kualitas pengawasan. 

"Dukungan dari Ditjen Pendis Kementerian Agama RI sangat krusial dalam proses penguatan ini," tambahnya.

Dengan adanya program penguatan kapabilitas SPI ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat mempercepat pencapaian target kinerja, termasuk dalam penerapan layanan digital yang mendukung transformasi menjadi kampus berbasis digital. 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan akses, mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menandai komitmen IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat kapabilitas SPI tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri menuju era baru pendidikan tinggi berbasis teknologi. (din)

MAHAPEKA IAIN Cirebon Raih Penghargaan dari Dinas Kehutanan Jawa Barat

CIREBON, FC - Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam dan Konservasi Alam (MAHAPEKA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih penghargaan bergengsi dalam Lomba Wana Lestari yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. 

Dalam ajang tersebut, MAHAPEKA berhasil menduduki peringkat pertama dalam kategori Kelompok Pecinta Alam Tingkat Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII, serta menjadi juara pertama di Lomba Wana Lestari Tingkat Jawa Barat Tahun 2024. Selasa, (21/05/2024).

Rio Amaru Rizki, yang akrab disapa “Beleton,” Ketua Umum MAHAPEKA yang ke-27, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

"MAHAPEKA merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang aktivitas alam terbuka, kelestarian alam, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam menjalankan roda organisasi, kami selalu menjunjung tinggi AD/ART dan Rencana Program yang telah disepakati bersama dalam forum musyawarah anggota," tutur Rio.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyatakan dukungan penuh terhadap MAHAPEKA dalam perlombaan Wana Lestari tingkat Jawa Barat tahun 2024. 

"Alhamdulillah, terbukti UKM MAHAPEKA meraih Juara I Lomba Wana Lestari Tingkat Jawa Barat. Saya sangat bangga melihat keberhasilan mahasiswa kita," ujar Prof. Aan dengan senyum bangga.

Prof. Aan juga menambahkan bahwa selama 35 tahun kiprahnya, MAHAPEKA telah berkontribusi dalam kelestarian lingkungan, tanggap bencana, dan bakti sosial masyarakat. 

Salah satu contoh bentuk bakti sosial yang telah dilakukan adalah di Desa Payung, dengan pembuatan Perpustakaan Alam untuk meningkatkan minat literasi masyarakat, membuka akses jalan guna meningkatkan perekonomian warga desa, serta membentuk masyarakat peduli api dan pembuatan pos pemantauan api untuk mengantisipasi kebakaran hutan di kawasan perbatasan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. 

"Akhirnya, MAHAPEKA sukses meraih juara pertama tingkat Jawa Barat dalam Lomba Pecinta Alam Wana Lestari Lingkungan. Sebelumnya, mereka juga berhasil menjadi juara pertama di kategori Kelompok Pecinta Alam Tingkat Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII. Selanjutnya, MAHAPEKA IAIN Cirebon akan mengikuti lomba di tingkat nasional untuk mewakili Provinsi Jawa Barat," ungkap Prof. Hajam.

Prof. Hajam juga menambahkan bahwa prestasi ini menunjukkan kemajuan dan dedikasi MAHAPEKA dalam upaya pelestarian alam. 

"MAHAPEKA telah menunjukkan kemajuan dan prestasinya dalam upaya pelestarian alam, yang secara empiris membuktikan perhatian dan kepedulian besar mereka terhadap lingkungan," kata Prof. Hajam. 

Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini akan membuka peluang bagi MAHAPEKA untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi MAHAPEKA, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Diharapkan, prestasi ini akan memotivasi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. (din)

Pusat Karir IAIN Cirebon sambut Kedatangan Koordinator Career Development Center IAIN Langsa

CIREBON, FC -Pusat Karir Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyambut kedatangan Mohammad Khoiri, M.Pem.I., Koordinator Career Development Center (CDC) IAIN Langsa, yang melakukan benchmarking selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 20-22 Mei 2024. 

Kedatangan ini disambut hangat oleh Prof. Dr. Hajam, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Kepala Pusat Karir, Wahyono, M.Pd.I., dan Sekretaris Pusat Karir, Najib Fitriadi, S.Ag. Selasa,(21/05/2024).

Dalam sambutannya, Mohammad Khoiri mengungkapkan maksud dan tujuan benchmarking tersebut. 

“Melalui benchmarking ini, kami berharap dapat memperoleh banyak ilmu dan pengalaman dari Pusat Karir IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk dijadikan role model dalam pengembangan CDC IAIN Langsa,” ujar Mohammad Khoiri. Ia menekankan pentingnya belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan di Pusat Karir IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Wahyono, M.Pd.I., Kepala Pusat Karir IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyatakan rasa terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan. 

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Kegiatan seperti ini memungkinkan kita untuk bertukar pengalaman dan berbagi rencana kegiatan di masa depan. Fungsi Pusat Karir sangat penting sebagai salah satu unit yang mengimplementasikan perkin Rektor IAIN Cirebon,” ungkap Wahyono.

Selama kegiatan benchmarking, kedua pusat karir melakukan diskusi intensif mengenai berbagai program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Diskusi ini mencakup pengembangan layanan karir, peningkatan kapasitas mahasiswa, serta strategi untuk memperkuat hubungan dengan dunia industri dan dunia kerja. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan karir bagi mahasiswa.

Najib Fitriadi, S.Ag, Sekretaris Pusat Karir, juga menyampaikan antusiasmenya dalam kerjasama ini. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua institusi. Dengan saling belajar dan berbagi pengalaman, kita bisa bersama-sama memajukan layanan karir bagi mahasiswa,” ujar Najib.

Prof. Dr. Hajam, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, yang turut hadir dalam kegiatan ini, juga memberikan pandangannya. Ia menegaskan pentingnya Pusat Karir dalam membangun jaringan baik di dalam maupun luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja bagi alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Pusat Karir harus terus berinovasi untuk menyiapkan calon alumni yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap studi lanjutan,” Prof Hajam mengungkapkan. Ia juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Pusat Karir IAIN Langsa yang telah melakukan benchmarking ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat jaringan antar pusat karir di berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. 

Diharapkan hasil dari benchmarking ini dapat diimplementasikan dengan baik di CDC IAIN Langsa, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan karir mahasiswa.

Dengan adanya kerjasama dan pertukaran pengalaman ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan program-program inovatif yang mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Hadiri Tasyakuran HUT Ke 78 Kodam III/Siliwangi, PJ Bupati Cirebon : TNI Ikut Berperan Dalam Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. Wahyu Mijaya SH., M.Si menghadiri Tasyakuran HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi tahun 2024 di Kodim 0620/ Kabupaten Cirebon, Selasa (21/5/2024).

Wahyu mengatakan, dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi, pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjunjung tinggi integritas, serta guna membangun Kabupaten Cirebon yang lebih maju.

“Pada HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi merupakan momentum yang sangat penting, karena merupakan suatu penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan yang telah dilaksanakan dengan tujuan untuk menanamkan rasa kebanggaan dan jiwa korsa para prajurit,” katanya.

Wahyu mengungkapkan, dirinya mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan Dirgahayu ke-78 Kodam III/Siliwangi. Dimana peringatan HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi tahun ini mengusung tema “Militan dalam Pertempuran, Terdepan dalam Pembangunan”.

“Semoga semangat kepahlawanan dan keberanian selalu hadir dalam setiap nafas dan jiwa pengabdian kita, untuk memajukan daerah, bangsa dan negara,” lanjutnya.

“Mudah-mudahan, kita semua bisa meneladani pendahulu kita. Karena apa yang telah dilakukan pendahulu kita merupakan suatu kebaikan, bagaimana membangun semangat juang, kebersamaan,” ujarnya.

“Sehingga, mudahan-mudahan kita semua hari ini diberikan kebahagiaan dengan mengisi pembangunan yang lebih baik,” tambahnya.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Aditya Wira Respati S.E menyebut, pada HUT ke-78 Kodam III/Siliwangi digelar secara serentak dan dipusatkan di Kodam.

Menurut Aditya, peringatan ini merupakan kilas balik apa yang dilakukan para parajurit, khususnya di Jajaran Kodam III/Siliwangi.

“Peringatan ini, merupakan bagian kilas balik kami untuk mengingat dan menyempurnakan tugas-tugas kami kedepannya,” katanya.

Ia berharap dengan peringatan ini, bisa memotivasi kepada para parajurit, khususnya jajaran Kodam III/Siliwangi.

“Angka 78 tahun tidaklah muda lagi, tetapi cukup tua, sehingga kedepannya, kita berkarir dan terus bekerja sama untuk bersama-sama mengabdi bangsa dan negara,” tutupnya.

Senin, 20 Mei 2024

Pemkab Cirebon Raih Opini WTP Ke 9 Berturut-turut

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon 2023.

Penyerahan penghargaan opini WTP disampaikan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA, CFrA kepada Pj Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si di Gedung BPK RI Perwakilan Jabar, Kota Bandung, Senin (20/5/2024).

Sudarminto mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan BPK meliputi pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab mengenai keuangan negara.

Pemeriksaan tersebut, mencakup seluruh unsur keuangan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

“Kami melaksanakan tugas tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” kata Agus di Kantor BPK RI Jawa Barat, Kota Bandung.

Inspektur Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, M.M, M.Si, CGCAE mengatakan, raihan tersebut menjadi bukti kalau kepemimpinan Bupati Cirebon periode 2019-2024, Drs. H. Imron, M.Ag berjalan baik.

Dalam pelaksanaan penatausahaan dan pelaporan keuangan atas APBD Tahun Anggaran 2023 telah memenuhi kriteria pemberian opini BPK RI.

“Kriteria dalam memberikan opini kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon yakni, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI),” jelas Iyan.

Rektor IAIN Cirebon Sampaikan Pesan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mengenai Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar upacara di halaman Gedung Rektorat. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pegawai dari semua unit kerja. 

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si. Senin, (20/05/2024).

Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie Setiadi mencanangkan tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” untuk Harkitnas 2024. 

Tema ini diangkat untuk menyalakan semangat dan kekuatan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi era transformasi teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.

Kita semua menyaksikan bahwa kemajuan teknologi telah menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari. Dalam dua dekade mendatang, langkah kita sangat menentukan dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa ini. 

Refleksi terhadap perjalanan sejarah kebangsaan menjadi penting sebagai bekal menghadapi masa depan. Sejarah bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Tanggal 20 Mei 1908 menandai lahirnya organisasi Boedi Oetomo, yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia, dan menjadi motor penggerak gerakan nasionalisme. 

Boedi Oetomo menjadi tempat pembelajaran dan perdebatan tentang pentingnya pendidikan dan perluasan keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Sebelum Boedi Oetomo, Kartini sudah lebih dahulu mengawali gagasan kemerdekaan dan kemajuan melalui tulisan-tulisannya. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah jalan menuju kemerdekaan dan kebebasan, baik bagi individu maupun bangsa. Kartini menjadi inspirasi bagi para pemuda yang kelak menjadi pelopor kebangkitan nasional.

Saat ini, Indonesia berada di fase kebangkitan kedua. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. Bonus demografi dengan 60% penduduk usia produktif dalam dua dekade ini menjadi kekuatan yang harus dimanfaatkan untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Presiden Joko Widodo sering menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi ini untuk meraih peluang menjadi negara maju dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.

Transformasi digital menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman. Tingkat penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79.5% menunjukkan potensi besar dalam ekonomi digital. 

Transformasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas. 

Di sisi sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.A,  juga menegaskan agenda besar transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari kebangkitan kedua ini. Dengan memanfaatkan potensi teknologi dan bonus demografi, IAIN Syekh Nurjati siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain upacara peringatan Harkitnas, acara tersebut juga diisi dengan agenda penyerahan SK Pensiun. 

Pada kesempatan ini, SK Pensiun diserahkan kepada Prof.Dr. H. Abdus Salam DZ, M.M., Drs. H. Dadang Romansyah, M.Si., Drs. H. Ibnu Sina, M.Si., dan Sumarjo. Semuanya adalah pegawai yang telah mengabdi selama puluhan tahun di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Penyerahan SK Pensiun ini menjadi momen penghargaan atas dedikasi dan pengabdian beliau terhadap institusi dan dunia pendidikan.

Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!

Minggu, 19 Mei 2024

Dikawal Ratusan Motor, Imron Tinggalkan Rumah Dinas

KABUPATEN CIREBON, FC - Drs. H. Imron, M.Ag resmi meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon setelah masa kepemimpinannya berakhir, Minggu (19/5/2024).

Masa jabatan Imron sebagai orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini selesai pada Jumat (17/5/2024).

Imron meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon mengendarai sepeda motor bersama istri Dra. Hj. Nunung Roosmini, diantar ratusan pengendara motor dari unsur pejabat Pemkab Cirebon dan para kuwu se-Kabupaten Cirebon.

Rombongan melakukan touring menuju Makam Sunan Gunung Jati dan dilanjutkan menuju kediaman pribadinya yang berada di Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani.

Diketahui, Imron sudah lima tahun menempati rumah tersebut selama menjadi Bupati Cirebon.

Dalam sambutannya, Imron meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, jika ada program-program yang belum diselesaikan. Terima kasih pun ia ucapkan kepada pihak-pihak yang sudah membantunya selama bertugas.

“Mohon maaf kalau selama menjabat, masih terdapat banyak kekurangan. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu dan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh pejabat di Kabupaten Cirebon, agar tetap mengutamakan masyarakat dalam pelayanan. Kebersamaan seluruh pihak mampu menghasilkan yang terbaik untuk publik.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang dilakukan seluruh pihak menjadi kunci kesuksesan pembangunan. Selama ini, kedua hal tersebut sudah berjalan di Kabupaten Cirebon.

“Meskipun sudah tidak menjabat, saya harapkan agar silaturahmi tetap terjalin. Pintu tetap terbuka kepada siapapun yang hendak berkunjung,” tutupnya.