Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 06 Juni 2024

Pemkab Cirebon Bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung Segera Tangani Masalah Banjir Rob di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung akan segera melakukan penanganan masalah banjir rob yang ada di sepanjang pesisir pantai, salah satunya di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Pj. Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si mengatakan, dari hasil peninjauan, pihaknya bersama dinas terkait dan BBWS Cimanuk Cisanggarung, bahwa penanganan banjir rob di Desa Ambulu akan dilakukan normalisasi sungai dan pembuatan tanggul.

“Kondisi sungai di hampir sepanjang jalur ini terjadi sedimentasi, sehingga ketika terjadi rob atau pasang air laut dan masuk ke sungai, akhirnya limpas ke pemukiman masyarakat. Maka, solusi yang akan dilakukan adalah normalisasi sungai sepanjang yang ada di pemukiman masyarakat ini,” ujar Wahyu, Rabu (5/6/2024).

Kemudian, kondisi tanggul sungai juga mempengaruhinya, yang membuat air rob mudah limpas ke permukiman masyarakat.

Maka, kata dia, solusi yang akan dilakukan adalah dengan melakukan pembangunan tanggul kembali pada beberapa daerah aliran sungai (DAS) yang kondisi tanggulnya rusak.

“Penanganan persoalan banjir ini bukan hanya di wilayah pantai Desa Ambulu saja, akan tetapi juga di beberapa pantai yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

“Rencananya, siang ini Pemkab Cirebon akan menggelar rapat koordinasi bersama BBWS Cimancis Cisanggarung, untuk membahas permasalahan banjir rob yang ada di wilayah pesisir Pantura Kabupaten Cirebon,” sambungnya.

“Mungkin saja, bukan hanya persoalan banjir rob, tapi persoalan-persoalan lainnya yang terkait dengan BBWS Cimancis,” pungkasnya. (din)

Rabu, 05 Juni 2024

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Evaluasi Inovatif untuk Pembelajaran Berbasis Siber dengan Jubir Menag RI

CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar rapat koordinasi penting pada hari Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Siber lantai 4 ini diadakan dalam rangka evaluasi proses pembelajaran, Learning Management System (LMS), dan layanan akademik berbasis siber.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor UIN Siber, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Juru Bicara Menteri Agama RI Anna Hasbie, Saefudin, PhD, Dr. Fathu Yasik dari Tim Taskforce Kementerian Agama RI, serta segenap pimpinan dan tenaga pendidikan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., memaparkan langkah-langkah yang telah diambil oleh institusinya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran berbasis siber. 

Prof Aan menekankan pentingnya evaluasi rutin guna memastikan bahwa LMS dan layanan akademik yang disediakan dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa secara efektif.

“Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan teknologi pembelajaran yang inovatif dan memberikan layanan akademik terbaik bagi mahasiswa. Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan kualitas dan efisiensi dalam setiap aspek pembelajaran,” ujar Prof Dr H Aan Jaelani.

Anna Hasbie, yang didampingi oleh Tim Taskforce Kemenag RI, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi LMS dan layanan akademik berbasis siber. 

Ia mengungkapkan bahwa kedatangannya pertama kali ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah untuk melihat paparan pembangunan Gedung Siber melalui video animasi. Setelah satu semester, ia kembali untuk melihat hasil pembangunan gedung secara langsung.

“Saat pertama kali datang ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, saya melihat paparan pembangunan Gedung Siber melalui video animasi. Kini, setelah satu semester, saya kembali untuk melihat hasil pembangunan yang memang belum rampung sepenuhnya sesuai market, namun hasilnya cukup bagus dan representatif,” ungkap Anna Hasbie.

“Dengan berdirinya Gedung Siber 8 lantai yang megah, tentunya akan mengundang animo lulusan-lulusan SMA, khususnya wilayah Cirebon, untuk menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pilihan utama mereka.” tandas Juru Bicara Menteri Agama RI.

Anna juga menekankan pentingnya pembuatan prototype sebagai langkah dalam pengembangan rancangan atau model produk hingga menjadi produk final yang bisa memenuhi kebutuhan serta keinginan pengguna. 

Dalam proses pengembangan produk dan perancangan prototype, pengguna akhir atau end user juga dilibatkan untuk mengevaluasi prototype serta memberikan feedback yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan produk lebih lanjut, termasuk pembuatan roadmap jangka panjang. Pungkas Anna.

Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam proses pembelajaran dan layanan akademik berbasis siber di UIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Dengan komitmen bersama, diharapkan universitas ini dapat terus menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. (din)

Sambut Idul Adha 1445 H, LPH UIN Siber Cirebon Adakan Pelatihan Juru Sembelih Halal

CIREBON, FC - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, Lembaga Penjaminan Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan pelatihan Juru Sembelih Halal khusus ruminansia (Sapi, kambing, kerbau, dll). Pelatihan yang akan digelar dari tanggal 11 – 13 Juni 2024 ini diadakan bekerjasama dengan lembaga pelatihan Halal Institute. 

Halal institute merupakan lembaga pelatihan standar BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan berpengalaman dan teruji dalam dunia pelatihan SDM halal.

Link pendaftaran pelatihan Juleha Batch I: https://halalinstitute.id/pelatihan-juru-sembelih-halal-uin-syeh-nurjati-cirebon/

Dalam pelatihan tersebut peserta akan dibekali dengan materi pelatihan berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Juru Sembelih Halal No. 147 Tahun 2022 dilengkapi dengan lembar kerja dan studi kasus untuk pendalaman pemahaman materi. 

SKKNI adalah rumusan kemampuan yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang relevan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keterampilan dalam penyembelihan hewan ternak secara halal ternyata tidak cukup hanya dengan menyembelih dan memotong dagingnya saja. 

Setidaknya ada 13 kompetensi yang harus dimiliki oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk mendapatkan sertifikat profesional sebagai Juleha. Secara garis besar kompetensi tersebut terbagi menjadi dua kategori besar yaitu pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.

Bagi umat islam, mengkonsumsi produk yang halal merupakan sebuah kewajiban termasuk mengkonsumsi daging yang halal dengan proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. 

Di masyarakat kita masih banyak ditemukan proses penyembelihan yang secara kasat mata terlihat seperti sudah sesuai dengan syariat Islam, namun setelah dilakukan ujian sesuai standar yang ditetapkan masih banyak yang belum sesuai (dengan syariat Islam).

Betapa pentingnya peran Juru Sembelih Halal (JULEHA) dalam proses penyembelihan, hal ini demi terlaksananya penyembelihan hewan sesuai dengan syariat islam dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku guna menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal (sesuai syariat islam).

Dengan pelatihan Juru Sembelih Halal diharapkan semakin banyak lulusan JULEHA yang kompeten. Pelatihan Juru Sembelih Halal yang dilenggarakan oleh LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merpakan yang pertama atau batch 1 khusus ruminansia. Jadwal selanjutnya yakni pelatihan JULEHA khusus unggas.

Tingkatkan Kelembagaan, BPJPH Gelar Rapat Koordinasi Nasional LPH Batch I

FOKUS JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Batch I di Aston Pluit Hotel & Residence, Jakarta. 

Acara yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Juni 2024 ini dihadiri oleh 24 LPH kategori pratama dengan berbagai ruang lingkup pemeriksaan, termasuk Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Kepala Pusat LPH, Mariyah Ulfah, M.Esy.

Rakornas yang dibuka oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, Ph.D, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat koordinasi, dan menyamakan persepsi terhadap kebijakan sertifikasi halal. 

“Rakornas LPH ini adalah langkah penting dalam memperkuat kapasitas dan koordinasi antar lembaga pemeriksa halal di seluruh Indonesia. Kita berupaya keras meningkatkan pengajuan sertifikasi halal jalur reguler,” ujar Muhammad Aqil Irham dalam sambutannya.

Acara ini juga menampilkan pemateri kompeten, termasuk Dr. Miftahul Huda dari Komisi Fatwa MUI yang membahas optimalisasi peran Komisi Fatwa MUI Daerah dalam percepatan sertifikasi halal. 

Dr. Hj. Mulyorini Rahayuningsih, M.Si dari Institut Pertanian Bogor, menyampaikan strategi pengelolaan lembaga dan teknik pemeriksaan kehalalan produk sesuai Service Level Agreement (SLA) yang berlaku. Selain itu, Bapak Ari Prabowo, Direktur Fokus UMKM, berbagi pengalaman dalam memfasilitasi ribuan UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Mariyah Ulfah, M.Esy, Kepala Pusat LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam rilisnya menyatakan bahwa kegiatan tersebut semakin memacu semangat para ketua LPH di Indonesia untuk terus meningkatkan performa lembaga. 

“Hasil kegiatan ini memotivasi kami untuk terus mendukung percepatan program sertifikasi halal jalur reguler. Hingga saat ini, LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah membantu proses sertifikasi halal reguler sebanyak 19 sertifikat dan self declare sebanyak 8.495 sertifikat halal yang telah terbit,” ungkap Mariyah.

Program sertifikasi halal merupakan program strategis pemerintah dalam menunjang peningkatan kapasitas pelaku usaha di Indonesia. 

Berdasarkan informasi dari laman resmi BPJPH, www.olap.halal.go.id, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah berperan aktif dalam membantu proses sertifikasi halal, mendukung visi pemerintah untuk memperkuat sektor halal di tanah air.

Rakornas LPH Batch I ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga wahana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, memperkuat jaringan kerja sama antar lembaga, serta mendorong percepatan sertifikasi halal di Indonesia.

Dengan komitmen bersama, diharapkan program sertifikasi halal dapat berjalan lebih efektif dan efisien, membawa manfaat nyata bagi para pelaku usaha dan masyarakat luas.

Selasa, 04 Juni 2024

Buka Acara Workshop Autentifikasi, Sekda Hilmi : Dokumen Memiliki Nilai Sejarah Penting

KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd membuka acara Workshop Autentifikasi Arsip Hasil Ahli Media atau Digitalisasi tahun anggaran 2024 di Hotel Sutan Raja Cirebon, Selasa (4/6/2024).

Sekda Hilmy mengatakan, workshop ini berkaitan dengan ahli fungsi arsip melalui autentifikasi. Jadi, tidak hanya sekedar arsip, tetapi memiliki nilai originalitas dan integritas yang harus dipertanggungjawabkan.

“Arsip harus dipertanggungjawabkan sebagai dokumen yang memiliki nilai sejarah dan manfaat yang lalu, hari ini dan ke depan,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa kegiatan ini sangat penting, karena bisa membangun kesadaran, bagaimana pentingnya arsip untuk pembangunan hari ini dan kedepan.

“Pemerintah daerah akan support kaitan dengan arsip, sehingga arsip nantinya menjadi nilai-nilai yang bermanfaat kedepannya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Drs. H. Abdullah Subandi, M.Si menyebut, selama ini arsip dipandang sebelah mata. Padahal, arsip memiliki suatu hal yang penting, baik untuk menggali masa lalu, kini dan masa depan.

“Banyak dokumen yang belum terasipkan secara baik, seperti sejarah Cirebon, batik trusmi, tari topeng, sintren dan dari pesantren juga, siapa kyai pertama hingga sekarang, itu harus diarsipkan,” katanya.

Ia mengungkapkan, kedepan, pihaknya akan mendaftarkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), karena semua arsip harus didaftarkan sebagai aset bangsa.

“Harus didaftarkan sebagai arsip bangsa dan nantinya memiliki nilai jual yang cukup tinggi,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon hanya memiliki puluhan Arsiparis, namun jumlah tersebut sangat kurang, melihat banyaknya instansi.

“Kita ada 38 Arsiparis, tetapi masih kurang, dengan jumlah perangkat daerah, kecamatan dan desa yang cukup banyak. Jadi, kita manfaatkan gerakan yang ada dan kita akan bangkitkan,” imbuhnya. (din)

FEBI UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa dengan Pengetahuan Investasi Cerdas

CIREBON, FC - Baru-baru ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan bangga mengumumkan pelaksanaan Sekolah Pasar Modal Syariah dengan tema “Navigating the world of Investment strategies for young student”. 

Kegiatan ini berlansung di Auditorium FEBI, dan kegiatan ini  bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pasar modal syariah serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan investasi yang cerdas dan bertanggung jawab.Selasa,(04/06/2024).

Sekolah Pasar Modal Syariah ini akan terbagi dalam beberapa level, yaitu Level 1, 2, dan Lanjutan, dengan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan peserta. 

Para pemateri ternama seperti Cindy Fortuna dari Otoritas Jasa Keuangan, Firman Hananto dari Bursa Efek Indonesia, dan Beni Fitriadi dari MNC Sekuritas akan hadir untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada para peserta.

Ketua Pelaksana, Gamal Fadilah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berinvestasi dengan bijak. 

Diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh informasi yang benar tentang investasi di pasar modal syariah dan menjadikannya sebagai peluang untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, MH., berharap agar Sekolah Pasar Modal Syariah ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta. 

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi investor muda yang cerdas, teredukasi, dan dapat berkontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Pasar Modal Syariah, yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam, dan Investasi Syariah, yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut, menjadi fokus utama dalam program edukasi ini. 

Sekolah Pasar Modal Syariah di FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk memahami pasar modal syariah secara lebih mendalam dan menjadi investor yang cerdas serta teredukasi. (Ara)

Senin, 03 Juni 2024

Pemkab Cirebon Tutup TPS Liar di Desa Jagapira Wetan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penutupan tempat pemungutan sampah (TPS) liar di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H, M.Si mengatakan, pemerintah daerah sudah mengerahkan personel untuk membersihkan bantaran sungai tersebut dari tumpukan sampah.

Setelah bantaran sungai tersebut bersih, kata Wahyu, akan disimpan sejumlah kontainer untuk menampung sampah. Masyarakat di sekitar lokasi itu, diminta untuk memanfaatkan penampungan baru tersebut.

“Kami menyelesaikan permasalahan di Jagapura, supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah disitu. Masyarakat bisa memasukan sampah langsung ke kontainer yang sudah disiapkan,” ujar Wahyu saat ditemui di Kantor DLH Kabupaten Cirebon, Senin (3/6/2024).

Ia mengakui, masih banyak warga di Kabupaten Cirebon yang memanfaatkan bantaran sungai sebagai tempat penampungan sampah. Pemerintah daerah pun menjamin, memberikan solusi untuk menekan permasalahan itu.

Menurut Wahyu, mengatasi permasalahan sampah bukan hanya menghadirkan solusi jangka pendek, melainkan harus berkepanjangan. Hal ini, untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon bebas sampah.

“Mengatasi permasalahan sampah, bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan untuk jangka panjang kedepannya juga,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Iwan Ridwan Hardiawan, S.Sos, M.Si mengatakan, keberadaan TPS liar di bantaran Sungai Kwista sudah ada sejak 1,5 tahun lalu.

Kemunculan penampungan liar itu pun, terjadi lantaran TPS yang ada di Desa Jagapura Wetan ditutup oleh pihak pemerintah desa, karena tidak menerapkan pola pengangkutan sampah secara reguler.

“Dikomplain oleh masyarakat dan ditutup oleh desa. Akhirnya, masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai,” jelas Iwan. (Ara)