Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 04 September 2024

Pelatihan Optimalisasi AI dalam Penerbitan Jurnal Ilmiah: Langkah Maju STAI Kuningan dalam Era Digital

KUNINGAN, FC – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan efisiensi kerja para editor jurnal ilmiah, Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan (STAIKU) mengirimkan dua dosen sebagai delegasi untuk mengikuti pelatihan bertema "Optimalisasi AI dalam Penerbitan Jurnal Ilmiah." 

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, dari 3 hingga 5 September 2024, ini bertempat di Ballroom Batiqa Hotel, Kota Cirebon, dengan menghadirkan Dr. Sulfikar Sallu, M.Kom, ITIL, MTA, CSCA, MCE, C.DT, C.Ed, seorang ahli di bidang teknologi informasi dan penerbitan jurnal ilmiah, sebagai narasumber.

Kegiatan ini diikuti oleh para editor dari berbagai lembaga pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk STAIKU, yang mengirimkan dua dosennya, Mar'atus Salamah, M.Pd, dan Alifa Suri Rahmadhina, M.Pd. 

Keduanya diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas penerbitan jurnal ilmiah di STAIKU.

Ketua STAIKU, Dedy Setiawan, M.E., menegaskan urgensi pelatihan ini.  Menurutnya, di era digital yang terus berkembang, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), dalam proses penerbitan jurnal ilmiah menjadi sangat penting. 

Pelatihan ini merupakan langkah strategis bagi para editor untuk terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi kerja, sehingga kualitas publikasi akademik kita bisa terus bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dedy.

Dr. Sulfikar Sallu, sebagai narasumber, memberikan berbagai materi yang relevan, mulai dari dasar-dasar penggunaan AI dalam editorial hingga teknik-teknik lanjutan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan proses penerbitan. 

"Penggunaan AI bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa berinovasi dalam dunia penerbitan ilmiah. AI memungkinkan kita untuk mengidentifikasi tren penelitian secara lebih cepat dan akurat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas jurnal yang kita terbitkan," jelas Dr. Sulfikar.

Mar'atus Salamah, M.Pd., Ketua Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIKU, mengungkapkan bahwa partisipasi STAIKU dalam pelatihan ini adalah bagian dari upaya serius untuk meningkatkan kualitas penerbitan jurnal ilmiah di lingkungan kampus. 

"Dalam menghadapi era digital yang serba cepat ini, kompetensi para editor jurnal ilmiah harus terus ditingkatkan. Dengan mengirimkan dua dosen kami sebagai delegasi dalam pelatihan ini, yaitu saya sendiri dan Alifa Suri Rahmadhina, M.Pd, kami berharap dapat mengimplementasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi dalam proses editorial," jelas Mar'atus.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai penggunaan AI dalam penerbitan jurnal, tetapi juga menjadi ajang bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan teknis yang akan membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan jurnal ilmiah di STAIKU. 

Dengan mengaplikasikan teknologi AI, STAIKU berupaya untuk mengoptimalkan proses penerbitan, mulai dari pengelolaan naskah hingga distribusi hasil publikasi.

"Langkah ini merupakan bagian dari strategi kami untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga publikasi akademik dari STAIKU dapat terus bersaing di kancah nasional maupun internasional," tambah Mar'atus Salamah.

Pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan keterampilan teknis para editor, tetapi juga menjadi wadah bagi para peserta untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas jaringan profesional di bidang penerbitan jurnal ilmiah. 

Dengan dukungan teknologi AI, diharapkan para editor jurnal ilmiah di Indonesia, termasuk dari STAIKU, dapat semakin kompeten dalam mengelola dan menerbitkan karya-karya ilmiah yang berkualitas.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, STAIKU mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui penerbitan jurnal ilmiah yang berstandar tinggi. 

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan reputasi akademik lembaga di mata nasional maupun internasional.

Selasa, 03 September 2024

Mahasiswa Asal Sudan Disambut Hangat di UIN Siber Syekh Nurjati, Bersama Menuju Sukses Global

CIREBON, FC  – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), dengan penuh kehangatan menyambut kedatangan Khaled Eltayeb Abdalla Fagdalla, mahasiswa baru asal Sudan. 

Khaled merupakan salah satu dari 11 penerima beasiswa prestisius Syekh Nurjati Global Excellence Scholarship (SN GES) tahun 2024. Ia akan melanjutkan studi di jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Adab.

Acara penyambutan ini berlangsung di ruang Dekan FUA dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Wakil Dekan Dr. Wakhid Nashruddin, Ketua Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Dr. Naeila Rifatil Muna, M.Psi., serta dua dosen pendamping dari tim Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), Wulandari, MA.Hum., dan  Ana Humardhiana, M.Hum. Senin, (02/08/2024).

Dalam sambutannya, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat dan penuh makna kepada Khaled. “Marhaban, Ahlan Wa Sahlan. Kami sangat senang dapat menyambut Anda di Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA). 

Kehadiran Anda di sini adalah suatu kehormatan bagi kami, dan kami berharap Anda bisa segera beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial di fakultas ini,” ungkap Anwar.

Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan dalam belajar sebagai kunci sukses. 

“Rajin adalah kunci kesuksesan. Kesungguhan dalam belajar adalah fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan akademik dan meraih keberhasilan. Kami berharap Anda dapat berkomitmen untuk selalu aktif dan disiplin dalam setiap kegiatan perkuliahan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Dr. Wakhid Nashruddin, yang berharap Khaled merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar di CIU. 

“Kami berharap Anda merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar di sini. Semua dosen dan staf siap membantu Anda dalam perjalanan akademik Anda di Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon,” kata Dr. Wakhid.

Selain itu, Wulandari, MA.Hum., sebagai salah satu dosen pendamping dari tim BIPA, menyampaikan bahwa tim BIPA siap mendukung Khaled dalam belajar bahasa dan budaya Indonesia. 

“Kami siap membantu Anda agar dapat berinteraksi dengan lebih baik di lingkungan kampus,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan foto bersama antara dekan, wakil dekan, dosen pendamping BIPA, dan Khaled, mencerminkan kehangatan dan komitmen Fakultas Ushuluddin dan Adab dalam mendukung mahasiswa internasional. 

Fakultas ini bertekad untuk membantu Khaled dan mahasiswa asing lainnya mencapai kesuksesan akademik di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sebuah institusi yang terus memperluas jangkauan globalnya. (din)

Mahasiswa Internasional Pilih UIN Siber Cirebon untuk Studi Global

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), dengan bangga menyambut kedatangan enam mahasiswa internasional penerima Syekh Nurjati Global Excellence Scholarship (SN GES) dari Filipina. 

Para mahasiswa ini tiba di Soekarno-Hatta International Airport pada Senin tengah malam, 2 September 2024, dan disambut dengan hangat oleh perwakilan universitas yang dipimpin oleh Refaldo Fanther, MBA., Koordinator Pengembangan Komunitas dan Industri di International Office & Partnership UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Setelah tiba di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, keenam mahasiswa Filipina tersebut langsung disambut oleh Kepala Pusat International Office & Partnership (IOP), Lala Bumela Sudimantara, Ph.D., serta dua anggota Global Engagement Team, Farah Syifa Mutiara Riyadi dan Cyrila Zahra Tsania. 

Sambutan ini semakin istimewa dengan suguhan Nasi Jamblang, hidangan khas Cirebon, sebagai sarapan pertama mereka di Indonesia. 

Dengan kedatangan para mahasiswa ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kini memiliki total sebelas mahasiswa internasional dari dua benua (Asia dan Afrika) dan tiga negara (Filipina, Thailand, dan Sudan).

Keenam mahasiswa ini merupakan bagian dari program SN GES yang bertujuan untuk mendukung pelajar berprestasi dari luar negeri dalam melanjutkan pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Beasiswa ini adalah bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mempromosikan pertukaran akademik internasional dan meningkatkan keragaman di kampus. 

Program ini juga menjadi salah satu pilar penting dalam strategi internasionalisasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Para mahasiswa baru ini mengambil jurusan yang beragam di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), dan Perbankan Syariah.

Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan orientasi yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kampus dan budaya lokal di Cirebon. 

Kegiatan ini mencakup pengenalan program akademik, budaya setempat, serta berbagai layanan dukungan bagi mahasiswa internasional.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan internasionalnya dan menyediakan fasilitas yang mendukung bagi mahasiswa dari seluruh dunia. 

Dengan kehadiran mahasiswa dari Filipina ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang diakui secara global dan berkontribusi signifikan dalam dunia pendidikan tinggi digital. (din)

Senin, 02 September 2024

Prof.Dr.Kartimi,M.Pd Wakili Kampus UIN Siber Cirebon Ikuti Pelatihan Lead Auditor ISO 21001:2018 di Yogyakarta

YOGYAKARTA, FC - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, mendelegasikan salah satu guru besar, Prof. Dr. Kartimi, M.Pd, untuk mengikuti Pelatihan Lead Auditor ISO 21001:2018 Educational Organizations Managing System yang diselenggarakan di Grand Keisha Hotel, Yogyakarta. 

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 31 Juli hingga 5 Agustus 2024 dan diorganisir oleh PT Decra Grup Indonesia.

Prof. Dr. Aan Jaelani menegaskan bahwa keikutsertaan Prof. Kartimi dalam pelatihan ini sangat penting untuk mendukung penerapan standar manajemen mutu di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University. 

"Kegiatan Lead Auditor ISO 21001:2018 ini bertujuan untuk memahami operasi Sistem Manajemen untuk Organisasi Pendidikan (EOMS) berdasarkan ISO 21001, memahami korelasi antara ISO 21001, ISO 9001, dan standar lainnya, serta peran auditor dalam merencanakan dan menindaklanjuti audit sesuai dengan ISO 19011," jelasnya.

Prof. Kartimi, yang merupakan peserta pertama dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam pelatihan ini, mengungkapkan bahwa ISO 21001:2018 merupakan standar manajemen yang dirancang khusus untuk sektor pendidikan, disesuaikan dari ISO 9001:2015. 

"Standar ini mendorong lembaga pendidikan untuk lebih bertanggung jawab secara sosial dan menyediakan layanan pendidikan yang dapat diakses dan adil bagi peserta didik," kata Prof. Kartimi.

Selain itu, standar ini juga membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kepuasan semua pihak yang terkait, termasuk peserta didik, tenaga pendidik, dan sivitas akademika. 

Prof. Kartimi menjelaskan bahwa persyaratan dalam ISO 21001:2018 bersifat umum dan dapat diterapkan oleh semua lembaga pendidikan, baik formal maupun informal, termasuk yang menggunakan metode pembelajaran jarak jauh.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 22 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk PTKIN, PTKIS, dan PT dari berbagai wilayah. 

Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Sholichin Agung Darmawan, Presiden Direktur PT Decra Indonesia. Materi pelatihan mencakup berbagai topik penting, seperti konteks organisasi, manajemen risiko, dan pengelolaan sumber daya, serta penilaian kinerja dan audit.

Kegiatan ini ditutup dengan ujian kelulusan Auditor ISO 21001:2018, di mana para peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikat auditor ISO 21001:2018. 

Pada akhir pelatihan, Prof. Kartimi dinyatakan lulus dan berhak mengantongi sertifikat Lead Auditor ISO 21001:2018. 

Keberhasilan ini membawa harapan besar bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, karena dengan adanya sertifikat ISO 21001:2018, diharapkan universitas ini dapat meraih predikat unggul dalam Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di masa depan.

"Melalui pencapaian ini, kami optimis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan, serta memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh civitas akademika dan pemangku kepentingan lainnya," pungkas Prof. Dr. Aan Jaelani. (din)

DPRD Apresiasi Pemda Menggagas Museum Topeng di Kawasan Cagar Budaya Balai Kota Cirebon


CIREBON – DPRD Kota Cirebon mengapresiasi upaya pemerintah daerah menggagas museum Topeng Cirebon. Inovasi program pemerintah melalui Disbudpar tersebut sebagai melestarikan kesenian Cirebon kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Cirebon M Fahmi Mirza Ibrahim SE, usai meninjau Musem Topeng Cirebon yang berlokasi di Balaikota Cirebon, Senin (2/9/2024).

Menurut Fahmi, Museum Topeng mampu menambah opsi destinasi wisata sehingga meningkatkan kunjungan baik dari wisatawan luar daerah maupun lokal.

“Ini langkah bagus pemda yang digawangi Disbudpar untuk menarik wisatawan maupun masyarakat lokal terkait budaya yang kaya di Kota Cirebon,” katanya.

Ia juga mengatakan, kehadiran Museum Topeng juga berpotensi meningkatkan perekonomian di Kota Cirebon.

“Diharapkan museum ini, dapat menarik wisatawan, dan membuat perekonomian Kota Cirebon lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Kadisbudpar Kota Cirebon Drs Agus Sukmanjaya SSos menyampaikan, penetapan gedung Balai Kota sebagai museum tak lepas dari statusnya sebagai cagar budaya.

Diperkirakan sebanyak 150 karya terdapat di dalam Museum Topeng, termasuk beberapa hasil replika seperti kursi Ong Tien dan Paksi Naga Liman.

“Ada 130-an karya topeng, ada juga hibah tokoh masyarakat 20 topeng, hibah replika paksi naga liman, dan beberapa hibah lain juga,” ujarnya. 

Agus menambahkan, museum akan buka sesuai dengan hari kerja Senin-Jumat, dan masih gratis hingga akhir tahun 2024.

“Museum ini selain jadi tempat apresiasi karya budaya, juga sebagai edukasi anak muda,” pungkasnya. (din)

Festival Cai Diraga Nyiru 2024 Angkat Kearifan Lokal Dan UMKM Di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Festival Cai Diraga Nyiru 2024 yang diselenggarakan di Desa Jatiseeng Kidul, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, pada 30 Agustus hingga 1 September 2024, sukses menarik perhatian masyarakat.

Festival tahunan ini menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian desa melalui pameran UMKM dan bazar kuliner.

Festival ini dibuka dengan kirab budaya yang meriah, menampilkan berbagai kesenian tradisional dari desa-desa sekitar. Kirab ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival.

“Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, yang sudah bekerja keras untuk melaksanakan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat meningkatkan UMKM dan perekonomian kita, serta memberikan kebahagiaan melalui berbagai acara yang disajikan,” ujar Wahyu.

Dalam sambutannya, Wahyu juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan acara seperti ini, sebagai salah satu cara untuk mendorong kreativitas generasi muda.

Ia berharap, festival ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka, sekaligus melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas Kabupaten Cirebon.

“Kegiatan ini harus terus berlangsung pada tahun-tahun mendatang, agar kita bisa meningkatkan kreativitas anak-anak muda. Selain itu, mari kita bersama-sama menjaga sumber air dan lingkungan, yang menjadi bagian penting dari kehidupan kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Abraham Mohammad menyampaikan apresiasinya terhadap suksesnya pelaksanaan Festival Cai Diraga Nyiru 2024.

Ia menyebutkan, bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk nyata dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.

“Kita bisa merasakan kearifan lokal melalui acara Festival Cai Diraga 2024 ini, yang tentunya berkat dukungan dari semua pihak. Saya berharap, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus mendukung kegiatan seperti ini di masa depan,” kata Abraham.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran festival ini dalam rangka mempromosikan produk-produk UMKM lokal. Menurutnya, pameran UMKM yang digelar selama festival, memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.

“Pameran UMKM ini menjadi platform yang sangat baik bagi pengusaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan mereka. Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang,” ujarnya.

Kuwu Desa Jatiseeng Kidul, Dadang Darmawan, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para tamu yang hadir. 

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Festival Cai Diraga Nyiru sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, terutama atas berkah air yang menjadi sumber kehidupan.

“Kami atas nama masyarakat Desa Jatiseeng Kidul, mengucapkan selamat datang ke desa kami. Festival ini menjadi salah satu cara kita untuk mensyukuri nikmat yang diberikan, terutama air yang menjadi sumber kehidupan kita,” kata Dadang.

Menurutnya, Festival Cai Diraga Nyiru bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga merupakan momen penting bagi masyarakat desa untuk bersatu dan bekerja sama dalam membangun desa yang lebih baik.

“Kami berharap, desa ini bisa lebih maju dan sejahtera. Melalui festival ini, kita bisa menunjukkan potensi yang dimiliki oleh desa kita kepada dunia luar,” sambungnya.

Festival Cai Diraga Nyiru 2024 tidak hanya menawarkan hiburan dan kegiatan budaya, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat.

Selama festival, diadakan berbagai lokakarya dan seminar yang membahas pentingnya konservasi sumber daya air dan pelestarian lingkungan.

Para peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber air sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. (Nur)

Hari Jadi Ke-76 Polwan, Pemkab Cirebon Dukung Festival Tari Kreasi Nusantara Polresta Cirebon

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni 


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh kegiatan yang diadakan oleh Polresta Cirebon, dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-76 Polwan, bertempat di halaman Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber.

Kegiatan tersebut berupa festival tari kreasi nusantara yang diikuti oleh 172 peserta, dari berbagai tingkatan sekolah di Kabupaten Cirebon, serta beberapa peserta dari Brebes.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Cirebon, Suhartono SSos MM menyampaikan, bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kabupaten Cirebon dalam melestarikan budaya nusantara, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat mereka.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun karakter dan kebanggaan terhadap budaya bangsa, khususnya di kalangan pelajar,” ujarnya, Senin (2/9/2024).

Sementara itu Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni menyampaikan, festival ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar yang selama ini telah memberikan tarian penyambutan saat Polresta Cirebon mengadakan kunjungan edukasi dan motivasi ke sekolah-sekolah.

“Kami ingin memberikan wadah bagi para pelajar se-Kabupaten Cirebon untuk unjuk kemampuan dan kreativitas mereka, sehingga mereka termotivasi untuk terus mengasah bakat yang dimiliki,” kata Sumarni.

Ia juga berharap, agar kegiatan serupa dapat lebih sering diadakan guna memberikan kesempatan lebih luas bagi para pelajar untuk menyalurkan talenta dan bakat mereka.

“Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan antar pelajar dari berbagai daerah,” tambahnya.

Festival tari kreasi nusantara ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung pengembangan seni budaya di kalangan pelajar, serta sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-76 Polwan. (din)