Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 20 November 2024

Kolaborasi BPK-Pemkab Cirebon Tingkatkan Pelayanan JKN

 

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Miijaya menyambut baik tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Jawa Barat yang tengah mengevaluasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Evaluasi kinerja program JKN di Kabupaten Cirebon ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Wahyu mengapresiasi kehadiran jajaran BPK Jabar dalam memberikan perhatian dan arahan untuk memperbaiki pelaksanaan JKN.

“Terima kasih kepada tim yang telah berkenan hadir langsung. Ini menandakan perhatian besar kepada Kabupaten Cirebon,” ujar Wahyu.

“Kami harapkan arahan dan masukan dari BPK, untuk dapat membantu kami memperbaiki pelaksanaan JKN agar lebih optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya saat rapat koordinasi bersama BPK Wilayah Jabar di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (18/11/2024).

Sementara itu, Kepala BPK Wilayah Jawa Barat, Whidi Widayat menjelaskan, pemeriksaan ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja penyelenggaraan JKN untuk periode 2022, 2023 hingga triwulan ketiga 2024. 

Fokus pemeriksaan mencakup empat aspek utama, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan, prasarana dan alat kesehatan, Pemenuhan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta pengelolaan pembiayaan kapitasi dan nonkapitasi.

“Tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk menilai upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang menghambat pelayanan JKN,” katanya.

“Permasalahan seperti antrean panjang di fasilitas kesehatan, dan distribusi fasilitas yang belum merata, menjadi fokus perhatian kami,” tukas Whidi.

Whidi mengatakan, objek pemeriksaan meliputi dinas kesehatan (Dinkes), RSUD, puskesmas, dan BPJS Kesehatan. Ia menambahkan, meskipun program JKN telah berjalan sejak 1 Januari 2014, permasalahan dalam pelaksanaannya masih kerap ditemukan dan menjadi keluhan masyarakat.

Oleh karena itu, pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya kolaborasi antara Pemkab Cirebon dan BPK Jawa Barat, diharapkan pelaksanaan JKN di Kabupaten Cirebon dapat terus ditingkatkan, sehingga memberikan pelayanan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat. (Nur)

Poengky Indarti: Penguatan KPK untuk Pemerintahan Bersih dan Bebas Korupsi

Poengky Indarti 

JAKARTA - Poengky Indarti adalah tokoh yang dikenal luas dalam advokasi hukum dan hak asasi manusia di Indonesia. Lahir di Surabaya pada 18 Februari 1970, ia telah memainkan peran penting dalam berbagai kasus besar yang menyangkut keadilan dan perlindungan HAM. 

Salah satu tonggak awal kariernya adalah keterlibatan dalam kasus Marsinah pada tahun 1993, sebuah peristiwa yang menyoroti perjuangan buruh perempuan. Selain itu, Poengky juga terlibat dalam uji materi Undang-Undang Penodaan Agama di Mahkamah Konstitusi, menunjukkan konsistensinya dalam memperjuangkan hak-hak konstitusional warga negara.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Poengky dikenal sebagai pembela masyarakat marginal dan pionir dalam advokasi HAM di Indonesia. Reputasinya dibangun melalui kerja keras di bidang hukum dan dedikasi terhadap keadilan sosial, menjadikannya salah satu figur penting dalam sejarah pergerakan HAM di tanah air.

Kini, dengan rekam jejaknya yang panjang dan pengalamannya sebagai mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky melangkah sebagai calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membawa perubahan besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Poengky Indarti menjadi salah satu calon ketua KPK periode mendatang. Dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang digelar Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin (18/11/2024), ia menegaskan visi besar untuk memperkuat peran KPK dalam pengawasan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Poengky menyebut pemerintahan baru rentan terhadap potensi kebocoran anggaran. KPK harus mengoptimalkan pengawasan guna mencegah praktik korupsi di kalangan pemangku kebijakan yang baru dilantik. 

"Dengan adanya pemerintahan yang baru, potensi kebocoran anggaran oleh para pemangku kebijakan menjadi hal yang harus diantisipasi," katanya.

Ia juga menyoroti daerah-daerah otonomi baru (DOB) seperti Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya sebagai wilayah yang memerlukan perhatian khusus dalam pengawasan. 

"Fokus utama saya adalah melakukan pengawasan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan korupsi," tegas Poengky.

Sinergi dengan Aparat dan Masyarakat

Poengky menilai kerja KPK tidak dapat dilakukan sendiri. Ia berencana memperkuat koordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta menggandeng masyarakat, perempuan, dan media massa untuk berpartisipasi dalam pengawasan. 

"Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif," ujarnya.

Poengky juga menekankan pentingnya sinergi dengan lembaga penegak hukum lainnya, seperti Polri dan Kejaksaan Agung. Sebagai mantan anggota Kompolnas, ia merasa memiliki modal yang cukup untuk memperbaiki hubungan antar-lembaga.

"KPK seharusnya tidak berjalan sendiri. Sinergi dengan Polri dan Kejaksaan adalah kunci dalam pemberantasan korupsi," tambahnya.

Dalam strategi pemberantasan korupsi, Poengky menekankan pentingnya pencegahan melalui pendidikan dan pembenahan sistem pengelolaan administrasi. Ia juga menyatakan koruptor harus diberikan hukuman maksimal untuk memberikan efek jera. 

"Pencegahan yang efektif adalah bagaimana kita meyakinkan masyarakat untuk tidak melakukan korupsi melalui pendidikan," katanya.

Membawa Arah Baru KPK

Poengky menyandang gelar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga (1993) dan Master of Laws dari Northwestern University, Amerika Serikat (2003). Kariernya dimulai di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya pada awal 1990-an.

Poengky terlibat dalam berbagai advokasi penting, seperti kasus Marsinah (1993) dan uji materi UU Penodaan Agama di Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Imparsial dan aktif dalam mendorong perdamaian di Papua melalui Jaringan Damai Papua.

Selain itu, ia menjadi Ketua Dewan Pengawas Yayasan Museum HAM Omah Munir sejak 2018, melanjutkan cita-cita panutannya, almarhum Munir Said Thalib. Saat ini, ia juga merupakan Visiting Research Fellow di Jeonbuk National University, Korea Selatan.

Dengan pengalaman panjang di bidang hukum dan advokasi hak asasi manusia, Poengky Indarti menawarkan pendekatan yang inklusif dan strategis untuk pemberantasan korupsi. Jika terpilih, ia bertekad membawa KPK menjadi lembaga yang lebih efektif, tidak hanya dalam penindakan tetapi juga pencegahan dan pengawasan, demi menciptakan pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Nur)

Resmi MoU, UIN Siber Cirebon dan Polresta Cirebon Jalin Kerja Sama Strategis

 

UIN SIBER CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), resmi menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polresta Cirebon pada Selasa, 19 November 2024.

Acara berlangsung di Rumah Makan Bageur, Jl. Ir. Soekarno, Sampiran, Kec. Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua institusi.

Dukungan untuk Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi ini sebagai langkah strategis mendukung misi pendidikan berbasis digital dan pengabdian kepada masyarakat.

“Meski baru berusia enam bulan sejak diresmikan melalui Perpres No. 60 Tahun 2024, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipercaya Kementerian Agama RI sebagai pilot project PTKIN berbasis digital. Kami telah menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), mulai dari program beasiswa Kementerian Agama untuk para guru didaerah dengan program studi PJJ PAI pada 2022 hingga kini mengelola lima PJJ reguler,” ujar Prof. Aan.

Selain itu, UIN Siber aktif dalam program pengabdian masyarakat, seperti KKN, Desa Binaan, dan Tematik dengan fokus pada literasi baca-tulis Al-Qur'an, kerja sama dengan departemen sosial, hingga kegiatan di panti jompo.

Polresta Cirebon Sambut MoU dengan Optimisme

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni., S.I.K., S.H., M.H, menyebut hari penandatanganan MoU ini sebagai momen bersejarah. Ia mengapresiasi inisiatif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dinilai mempermudah akses pendidikan tinggi, terutama bagi anggota Polresta Cirebon yang ingin melanjutkan studi melalui program PJJ.

“Kami mendukung penuh kerja sama ini. Kehadiran program PJJ dari UIN Siber menjadi peluang besar bagi anggota kami untuk meningkatkan kompetensi diri, terutama dengan metode belajar yang fleksibel dan adaptif,” ujar Kompol Sumarni.

Kapolresta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kedua institusi dalam mendukung ekonomi kreatif masyarakat.

“Kami mengajak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk bekerja sama dalam mengembangkan kemandirian ekonomi kreatif di desa binaan. Program seperti swasembada pangan dan pemanfaatan lahan tidur telah kami kembangkan bersama masyarakat, dan ini bisa menjadi area kolaborasi strategis,” tambahnya.

Langkah Awal Menuju Sinergi Berkelanjutan

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam mewujudkan visi pendidikan berbasis digital serta memperkuat pengabdian masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan dukungan penuh Polresta Cirebon, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga masyarakat Cirebon dan sekitarnya. (Nur)

Tim PkM UIN Siber Cirebon Jajaki Kerjasama Kolaboratif dengan Prince of Songkla University (PSU) Thailand

PATTANI, THAILAND – Dalam rangka memperluas jaringan internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU), mengadakan kunjungan ke Faculty of Islamic Sciences, Prince of Songkla University (PSU) Thailand, Selasa (19/11/2024). 

Kunjungan ini dilakukan di sela-sela kegiatan PkM di Arun Islam Wittaya School, Pattani.

Rombongan dari UIN Siber Cirebon diterima langsung oleh Asst. Prof. Dr. Kate Asmimana, Direktur Islamic Studies International Program PSU, yang didampingi oleh sejumlah akademisi PSU, termasuk Dr. Rusydi Taher (Direktur Pusat Bahasa), Dr. Qiyaamudden (Kepala Kantor Hubungan Internasional), dan Cici Leviana, dosen asal Indonesia.

Dalam sambutannya, Asst. Prof. Dr. Kate Asmimana memperkenalkan program unggulan di fakultasnya, khususnya Program Islamic Studies International. “Program kami menjadi pionir di Thailand dengan pendekatan pengajaran dalam Bahasa Arab dan Inggris,” ujarnya. 

Program ini, lanjutnya, dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan berpikir kritis, pengetahuan universal tentang studi Islam, serta penguasaan teknologi digital yang inovatif.

Wakhid Nashruddin, PhD, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Cirebon sekaligus ketua tim, menyampaikan harapan besar atas penjajakan ini. 

“Kami berharap kerjasama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk MoU resmi. Salah satu bentuk implementasi yang potensial adalah program dosen tamu untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa asing, memperkaya wawasan, dan memperdalam pemahaman mahasiswa di kedua institusi,” jelas Wakhid.

Sementara itu, Erfan Gazali, MSI, anggota Tim PkM, menyoroti program pengabdian yang sedang berlangsung di Pattani. 

“Kami sedang merancang kurikulum integratif yang menggabungkan Tahfiz Quran, pembelajaran bahasa asing, dan teknologi. Kurikulum ini bertujuan menciptakan pembelajaran holistik yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.

Penjajakan awal ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kerjasama formal yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. 

Dengan terjalinnya sinergi antara UIN Siber Cirebon dan PSU, keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan akademik dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat global.

Harapan Kerjasama Masa Depan

Diskusi antara kedua institusi mencerminkan komitmen bersama untuk mengintegrasikan keunggulan masing-masing dalam menciptakan inovasi pendidikan. 

Jika terwujud, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga mendorong kemajuan pendidikan Islam yang berbasis teknologi dan multibahasa di kawasan Asia Tenggara. (Nur)

Senin, 18 November 2024

Bakesbangpol Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Koordinasi Pantau Stabilitas Politik Pilkada 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Dalam Rangka Menghadapi Pilkada Serentak 2024 di Sutan Raja Hotel Cirebon, Senin (18/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas politik yang kondusif di wilayah Kabupaten Cirebon selama proses demokrasi berlangsung.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Cirebon, Zamroni Alhadi SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah.

“Pemantauan ini penting untuk menciptakan stabilitas politik yang kondusif melalui mekanisme pelaporan dan evaluasi yang terkoordinasi dan berkesinambungan,” ujar Zamroni.

Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon telah membentuk Tim Pemantauan Perkembangan Politik Daerah yang bertugas memantau pelaksanaan Pilkada, situasi politik, serta ketertiban umum.

Tim ini juga bertanggung jawab menyampaikan laporan hasil pemantauan kepada instansi terkait, guna memastikan stabilitas politik daerah agar tetap terjaga.

Tim pemantauan memiliki sejumlah tugas strategis, di antaranya memonitor pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, serta pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Selain itu, tim ini juga bertugas mengevaluasi laporan dari kecamatan di seluruh Kabupaten Cirebon terkait perkembangan politik,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Cirebon, Drs H Mochamad Syafrudin, menegaskan pentingnya koordinasi antarpetugas untuk menyelesaikan setiap potensi permasalahan yang muncul.

“Pemantauan dilakukan secara detail pada setiap tahapan Pilkada, agar tercipta suasana aman dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Syafrudin.

Menurutnya, mendekati Pilkada Serentak 2024, dinamika politik di masyarakat berpotensi memanas dan dapat menimbulkan gesekan.

Oleh karena itu, tim diharapkan bekerja maksimal untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Pemerintah daerah juga memastikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan Pilkada, sesuai amanat regulasi.

“Kami optimistis dapat menghadirkan stabilitas politik yang kondusif, demi kesuksesan pesta demokrasi serentak di tahun ini,” pungkasnya. (Ara)

Minggu, 17 November 2024

Lewat PkM, Dosen UIN Siber Cirebon di Pattani-Thailand Mulai Selami Empat Isu Utama

PATTANI, THAILAND - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Internasional dengan tema “Developing an Integrative Curriculum at Arun Islam Wittaya School in Thailand : A Participatory Action Research for Better Education Quality” di Pattani-Thailand dimulai hari ini. 

Kegiatan PkM dimulai dengan mengadakan FGD yang diikuti sekitar 20 guru pengampu mata pelajaran agama dan umum di sekolah itu. 

Acara dibuka dengan sambutan dari pimpinan pondok Ustaz Abdur Razaq, Lc., MA. Dalam sambutannya, Ustaz Razaq menyambut baik pelaksanaan kegiatan PkM ini. 

“Kami berharap kegiatan PkM Kolaborasi Internasional dosen UINSSC ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di sekolah yang kami pimpin”, ungkap Razaq.  Minggu, (17/11/2024).

Focus Group Discussion (FGD) hari pertama difokuskan untuk menggali empat isu utama. Topik pertama adalah pengetahuan para guru mengenai kurikulum yang diterapkan di sekolah Arun Islam Wittaya School Pattani-Thailand. 

Para guru berbagi pandangan mengenai struktur dan isi kurikulum yang ada. Topik kedua membahas keterlibatan guru dalam penyusunan kurikulum, menilai sejauh mana para guru terlibat dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa. 

Selanjutnya, topik ketiga berkaitan dengan evaluasi kesesuaian kurikulum dengan situasi pendidikan yang ada, serta bagaimana kurikulum tersebut dapat diperbaiki agar lebih efektif. 

Topik terakhir adalah pentingnya pengembangan kemampuan berbahasa asing di sekolah untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan kemampuan komunikasi dalam konteks internasional.

Dalam materinya, Erfan Gazali membuka sesi dengan menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini. Menurutnya, “Focus Group Discussion (FGD) ini tidak bertujuan untuk mencari kesalahan dalam pelaksanaan kurikulum, melainkan untuk memahami kondisi nyata yang ada di lapangan” ungkapnya. 

Lebih lanjut, erfan menjelaskan bahwa FGD diadakan untuk menggali berbagai perspektif dan pengalaman para guru terkait implementasi kurikulum di sekolah, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum ke depan. 

Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta solusi yang lebih relevan dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan” pungkasnya.

Wakhid Nashruddin, PhD dalam sesi penutup FGD menyampaikan bahwa Tim Abdimas UINSSC hadir untuk menawarkan konsep integrasi kurikulum yang mencakup pengembangan kecakapan mahasiswa dalam hifzul Quran, penguatan kemampuan bahasa asing, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. 

“Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta kurikulum yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan zaman, yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21 yang mendukung kualitas pendidikan secara keseluruhan”, tutup Wakhid.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki kualitas pengajaran, dan mengoptimalkan proses pendidikan di sekolah, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkualitas. (din)

Sabtu, 16 November 2024

Milad Ke 30 Forum Kajian Kitab Kuning dan Malam Menggapai Berkah Gebyar Maulid Nabi SAW 1446 H

CIREBON, FC - Dalam rangka memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyemarakkan Milad Ke-30 Forum Kajian Kitab Kuning (FK-3), pihaknya mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara yang istimewa :

MALAM MENGGAPAI BERKAH

Acara ini merupakan bagian dari Gebyar Maulid Nabi SAW 1446 H, yang diadakan dengan penuh semangat untuk mempererat ukhuwah, menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan menghidupkan syiar Islam.

Detail acara:

📆 Sabtu, 16 November 2024

⏰ Pukul 19.00 WIB s.d selesai

📍 Halaman Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Acara ini akan menghadirkan :

🌟 Pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebuah tradisi mulia yang mengingatkan kita pada kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW sebagai teladan umat.

🌟 Perayaan Milad Ke-30 FK-3, sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang FK-3 dalam menghidupkan kajian kitab kuning dan syiar keislaman.

🌟 Closing Ceremony, penutup rangkaian acara yang penuh keberkahan dan kebahagiaan.

Dimeriahkan oleh :

✨ Grup Hadrah Babul Musthofa dari Pekalongan, Jawa Tengah, yang akan menghibur kita dengan lantunan shalawat dan seni islami yang memukau.

Acara ini TERBUKA UNTUK UMUM, siapapun dapat turut hadir dan berpartisipasi dalam momen penuh kemuliaan ini.

Mari bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan. 

Jangan lewatkan malam yang penuh cahaya dan doa ini!

Salam Kajian, Fashlun ✊🏻!!!