Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 29 Februari 2024

Kominfo Jalin Kerjasama Peningkatan Literasi Digital dengan PCNU Kabupaten Cirebon

 

Caption : 

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi, saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kominfo RI.


CIREBIN - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon dan 8 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Penandatanganan kerjasama tersebut, terkait dengan peningkatan gerakan literasi digital, di peruguruan tinggi NU, yang berada dalam naungan Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) PCNU Kabupaten Cirebon.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo, Slamet Santoso mengatakan, penandatangan kerja sama dengan PCNU Kabupaten Cirebon merupakan hal yang penting. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari PBNU.

"Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Pak Menteri dengan Ketua Umum PBNU," kata Slamet, Kamis 29 Februari 2024.

Slamet menuturkan, bahwa dukungan dari kalangan NU memang sangat penting, terutama untuk kalangan pesantren dan lainnya. Karena menurut Slamet, untuk meliterasi digital masyarakat di Indonesia, tidak bisa dilakukan oleh Kominfo sendirian.

" Karena memang begitu banyak yang perlu kita lakukan, terkait meningkatkan kapasitas literasi digital seluruh masyarakat Indonesia," ujar Slamet, Kamis 29 Februari 2024.

Lebih lanjut, Slamet menyampaikan bahwa penandatanganan dengan PCNU menjadi sebuah momentum penting. Sebab dengan terjalinnya kolaborasi tersebut, pihaknya berharap akan ada santri dan mahasiswa yang menjadi penggerak digital.

"Sehingga kader digital nantinya bersama dengan Kominfo bisa memberikan edukasi digital kepada masyarakat, yakni terkait 4 pilar literasi digital, di antaranya Kecakapan Digital (Digital Skill), Etika Digital (Digital Ethics), Keamanan Digital (Digital Safety), dan Budaya Digital (Digital Culture)," jelas Slamet.

Harapannya, kata Slamet, masyarakat di Cirebon, terutama santri atau mahasiswanya bisa menjadi fasilitator untuk meneruskan materi 4 pilar literasi digital tersebut.

"Sehingga nantinya ruang digital itu kita penuhi dengan konten yang positif. Dan komitmen ini bisa terus digerakkan sampai tahun-tahun berikutnya," kata dia.

Komitmen terkait literasi digital harus terus digaungkan. Pasalnya, Indonesia menjadi negara paling tidak sopan di ruang digital.

"Masyarakat Indonesia masih banyak yang mengakses pornografi, judi online, dan lain sebagainya," ujar Slamet.

Slamet berharap, ke depannya ada banyak mahasiswa dari PTNU yang menjadi perwakilan duta digital yang bisa menyampaikan bagaimana menggunakan ruang digital menjadi lebih baik.

"Oleh karena itu, Kominfo mengapresiasi PCNU Kabupaten Cirebon yang dinahkodai KH Aziz Hakim Syaerozie. Mudah-mudahan apa yang kita dilakukan dapat dihitung sebagai ibadah kita semua dan menjadi ladang pahala, dan tentunya bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Cirebon," tandasnya

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie menyampaikan terima kasih atas komitmen Kominfo yang bersedia melakukan kerja sama dengan PCNU.

Menurut Aziz, pihaknya menyambut baik kerjasama yang dijalin saat ini, karena program literasi digital, juga merupakan program yang nasional yang perlu didukung oleh NU.

" Tentu kami menyambut dengan baik, sebab memang literasi digital ini menjadi problem tersendiri khususnya di warga NU," ujar Kiai Aziz.

Menurutnya, di level menengah saja, literasi digital di kalangan NU masih kurang. Meskipun belakangan ini di kalangan NU sudah berikhtiar agar aspek digital bisa menjadi kebutuhan di warga Nahdliyin.

Sehingga menurut Aziz, dengan adanya gerakan literasi digital Kominfo yang diselenggarakan disejumlah perguruan tinggi NU tersebut, bisa menjadi jawaban atas permasalahan tersebut.

"Saya kira ini merupakan kesempatan NU untuk menjawab tantangan literasi digital, ," ujar Aziz.

Aziz juga berharap kepada Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), yang sudah melakukan kerjasama saat ini, bisa memaksimalkan program tersebut dengan maksimal.

Sehingga nantinya diharapkan, mahasiswa maupun civitas akademika di PTNU mampu memahami literasi digital di masa datang.

"Diharapkan nanti LPTNU bisa mendistribusikan kader digital. Bahkan syukur-syukur misi literasi digital ini massif di PTNU," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua LPTNU Kabupaten Cirebon, Ahmad Sururi menambahkan, bahwa kerjasama yang dijalin oleh PCNU Kabupaten Cirebon dan 8 Perguruan Tinggi NU, merupakan momentum yang sangat baik, untuk pencapaian perguruan tinggi dalam cakap berdigital..

Sehingga menurut Sururi, pihaknya akan terus berkomitmen, untuk meningkatkan kapastian perguruan tinggi NU di Kabupaten Cirebon, dalam hal literasi digital.

" Semoga dengan perjanjian kerjasama ini, mendorong perguruan tinggi NU di Kabupaten Cirebon makin cakap digital," ujar Sururi.

Share:

Selasa, 27 Februari 2024

PSGA IAIN Cirebon Bedah Kekerasan Seksual Dalam Keluarga, Sekolah dan Lingkungan

FOKUS CIREBON, FC - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Seminar Perlindungan Anak dan Remaja terhadap Kekerasan Seksual dalam Keluarga, Sekolah dan Lingkungan. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lantai 3 gedung rektorat dan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan tamu undangan yang berasal dari Guru SMA/MA dan siswa-siswi SMA/MA disekitar lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Hajam, M. Ag (Warek II) didampingi Dr. Masriah, M. Ag (Kepala PSGA). 

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Dian Novita (DP3APPKB Kota Cirebon), Dr. Farah Hayati Hadrani (RSUD Waled Cirebon), Dr. Naelia Rifatil Muna, M. Pd.I., M. Psi dan selaku moderator Wulandari, M. Hum. Selasa (27-02-24)

Prof. Dr. Hajam, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kekerasan seksual pada zaman sekarang ini sudah sangat memprihatinkan terutama bagi kaum wanita. 

Oleh karena itu diharapkan siswa-siswi, mahasiswa dibekali dengan pendidikan tentang  bahaya kekerasan seksual baik secara kesehatan dan hukum. 

Prof. Hajam melanjutkan, bahwa kita dilahirkan dari rahim seorang ibu, wanita yang harus kita hormati selama hidup kita, oleh karena itulah wanita seharusnya dihormati bukan dilecehkan, baik perkataan, perbuatan ataupun yang lainnya.

Dr. Masriah, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kekerasan seksual kepada anak dan remaja dilingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan pada sekarang ini perlu kita perhatikan, dengan memberikan beberapa pemahaman dan sosialisasi kepada siswa di sekolah dan masyarakat pada umumnya tentang perlindungan terhadap anak dari segi kesehatan dan hukum sehingga bisa menumbuhkan kesadaran bagi para pelaku, dan menambahkan pengetahuan bagi para siswa dan masyarakat tentang hal tersebut.

Share:

Bupati Imron Minta Seluruh Peserta Pemilu dan Masyarakat Menerima Hasil Pemilu 2024

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meminta kepada seluruh peserta Pemilu maupun masyarakat di Kabupaten Cirebon agar bisa menerima hasil Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Imron saat menghadiri pembukaan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan perhitungan perolehan suara Pemilu 2024 di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Hall, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (27/2/2024).

“Kita berharap, kepada seluruh masyarakat untuk menerima siapapun wakil-wakil yang terpilih. Tenang saja, karena untuk membangun Kabupaten Cirebon, jalurnya bukan hanya jadi wakil rakyat saja,” ujar Imron.

Imron menyebutkan, bila ada masyarakat yang tidak puas dengan hasil pemilu 2024, silakan mengajukan gugatan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Bagi yang kurang puas, bisa mengajukan keberatan, dengan catatan sesuai aturan,” katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Sopidi mengatakan, proses rekapitulasi suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) hingga masing-masing kecamatan sudah dilakukan.

Menurut Sopidi, pelaksanaan penghitungan suara di Kabupaten Cirebon berjalan dengan lancar. Dipastikan, seluruh petugas Pemilu bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

“Melalui rapat pleno ini, kami dari KPU akan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dikerjakan,” tukas Sopidi.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum disebutkan, bahwa penghitungan suara dilakukan setelah selesainya proses pemungutan suara sampai dengan penghitungan selesai dilakukan di TPS.

Selanjutnya, tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara dilakukan berjenjang, mulai dari rekapitulasi di kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Hasil rekapitulasi manual berjenjang dijadikan sebagai hasil resmi Pemilu 2024. (Hafidz)

Share:

Bupati Imron : Korpri Harus Harus Profesionalitas Dalam Menjalankan Tugas-Tugas Pemerintahan, Pembanguna. Dan Melayani Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Cirebon mengadakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-IX Tahun 2024 di Hotel Aston Kecamatan Kedawung, Selasa (27/2/2024).

Dalam Muskab tersebut, sebanyak 92 anggota hadir, yang terdiri dari Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Cirebon, utusan Korpri Unit Kabupaten, dan utusan Korpri Unit Kecamatan.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd mengatakan, Korpri adalah wadah perjuangan dan pengabdian seluruh pegawai Republik Indonesia, yang memiliki peran dan tanggung jawab, bukan sekedar berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Korpri juga merupakan sarana untuk meningkatkan kreatifitas, serta profesionalisme para anggotanya dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan melayani masyarakat dalam berbagai bidang,” katanya.

Hilmy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan sekarang. Pasalnya, ketika dahulu Muskab VIII Korpri tahun 2019 dilaksanakan, kondisi Korpri sangat memprihatinkan.

“Beban defisit tanggungan kadeudeuh mencapai

angka yang cukup besar hingga Rp24 miliar. Ditambah dengan kondisi sarana dan prasana kantor atau sekretariat sebagai sentral pelaksanaan tugas atau tempat bekerja, belum ada. Sehingga semua kondisi saat itu sangat mengkhawatirkan,” jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Hilmy, dengan kerja keras seluruh dewan pengurus beserta anggota dan pihak terkait, serta berbagai skenario kebijakan yang rasional dan terukur yang ditetapkannya, kini seluruh permasalahan itu secara bertahap bisa diselesaikan dengan baik.

“Sekarang, gedung sekretariat sebagai pusat kegiatan Korpri selesai dibangun lengkap dengan aula, taman dan kafenya, dan telah diresmikan pada tahun 2022 yang lalu,” sambungnya.

“Demikian juga dengan defisit kadeudeuh yang hampir mendekati seimbang, meski sejak tahun 2021 sampai tahun 2023 terjadi booming PNS yang pensiun, mengalami peningkatan yang signifikan,” ungkapnya.

Ia mengajak kepada seluruh pengurus DP Korpri Kabupaten Cirebon, unit kabupaten maupun unit kecamatan, menjadikan Muskab IX Korpri ini sebagai wadah untuk belajar secara totalitas mengenai pengabdian kepada masyarakat

“Dengan melihat dan mendengar laporan pertanggungjawaban dewan pengurus Korpri Kabupaten Cirebon masa bakti 2019-2024, kemudian jadikanlah momen muskab ini sebagai ajang pemilihan ketua dan formatur yang dipandang dapat melanjutkan, bahkan meningkatkan keberhasilan program Korpri yang akan datang,” ajaknya.

Seperti diketahui, pada Muskab IX Kopri Kabupaten Cirebon tahun 2024 ini, Drs. Jajang Sofyan, M.SI terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DP Korpri Kabupaten Cirebon periode 2024-2029. (Ara)

Share:

Senin, 26 Februari 2024

Teken Kerjasama, PPB IAIN Cirebon dan ILMA Indonesia, Kembangkan Pelajaran Bahasa Arab

FOKUS CIREBON, FC -  Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dra Hj Darrojatul Jannah, M.Ag, berperan aktif dalam  kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Model Pengembangan Buku Ajar Bahasa Berbasis Teori Spasial”, Senin, 26 Februari 2024.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Pusat Ittihad Mudarrisy Al-Lughah Al-Arabiyah Indonesia (IMLA Indonesia), bekerja sama dengan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Arab Universitas Al Azhar Indonesia.

Narasumber utama dalam acara ini adalah Dr. Khalid Bani Umar dari Ewan Institute Jordan, yang memberikan wawasan mendalam mengenai “Model Pengembangan Buku Ajar Bahasa Berbasis Teori Spasial”.

Pada saat yang sama, perwakilan Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dra Hj Darrojatul Jannah, M.Ag, yang juga menjabat sebagai Ketua PPB, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Pengurus Pusat IMLA Indonesia. Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, selaku Ketua Umum Pengurus Pusat IMLA Indonesia, mewakili pihak IMLA Indonesia dalam penandatanganan tersebut.

Ruang lingkup kerjasama antara Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan IMLA Indonesia melibatkan berbagai aspek, termasuk Sistem Penjaminan Mutu Pembelajaran, Sistem Informasi Manajemen berbasis IT, Kerjasama Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Pengembangan Metode Pembelajaran Bahasa Arab.

Berbagai pihak juga turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk unsur Kementerian Tenaga Kerja RI, Balai Bahasa Kemendikbud, perwakilan prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, serta Pusat Bahasa perguruan tinggi Islam. Dengan sinergi ini, diharapkan pengembangan bahasa Arab di Indonesia akan semakin berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.

Share:

Cetak mahasiswa sukses, Febi IAIN Cirebon Gelar Workshop Kewirausahaan Digitial Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop Kewirausahaan Digital Mahasiswa dengan mengusung tema “Like Dapat, Cuan Mendekat! Strategi Membangun Bisnis dengan Membuat Konten Personal Branding”, Senin, 26 Februari 2024.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman yakni Agis, M. Ramdhani (Founder and CEO Holding Musim Indonesia Corporation). Kegiatan dilaksanakan di SBSN FEBI lantai 2 ruang 24 kampus setempat. 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dr. H. Didi Sukardi, M.H (Dekan FEBI) dalam sambutannya beliau berharap agar para mahasiswa yang ikut pada kegiatan tersebut serius mengikuti jalannya kegiatan dan bisa menyerap ilmu dari narasumber yang berpengalaman di bidangnya, sehingga diharapkan ke depan bisa menjadi wirausahawan yang sukses.

Kegiatan Workshop ini diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa FEBI yang sudah mulai terjun ke dunia wirausaha dan diharapkan dengan kegiatan tersebut, para mahasiswa bisa mengembangkan usahanya, bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman di bidang usaha dari mulai branding usahanya agar bisa dikenal masyarakat dan lain sebagainya.

Share:

DPRD Minta Perumda Air Minum Konsisten Layani Kebutuhan Masyarakat

CIREBON, FC – Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana menghadiri upacara peringatan HUT Perumda Air Minum Tirta Giri Nata ke-66, Senin (26/2/2024). Pada kesempatan tersebut, Ruri mengapresiasi capaian kinerja PAM Tirta Giri Nata sepanjang tahun 2023.

Atas kinerja tersebut, dia berharap PAM Tirta Giri Nata mampu mempertahankan capaian tersebut, terutama dalam hal pemanfaatan air bersih maupun optimalisasi layanan kepada pelanggan.

“Perumda diharapkan terus mempertahankan capaian kinerjanya, sebab PDAM punya peran penting dalam menyediakan pasokan air bersih untuk masyarakat,” katanya usai upacara.

Menurut Ruri, tantangan ke depan semakin beragam. Seperti, bertambahnya jumlah penduduk, luasnya pelayanan, dan beberapa tantangan yang perlu disiapkan langkah tepat untuk mengantisipasinya.

Sehingga, PAM Tirta Giri Nata dapat terus mengakomodir aspirasi masyarakat dalam menyediakan ketersediaan air bersih.

“Tantangan kedepan semakin beragam, dan semoga PDAM bisa mengakomodir keluhan, dan kebutuhan masyarakat soal air bersih,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sofyan Satari SE MM menyampaikan, selama tahun 2023 PAM Tirta Giri Nata mampu menurunkan tingkat kehilangan air dari 42,39 persen menjadi 35 persen.

Terkait optimalisasi layanan umum, PAM Tirta Giri Nata pun memudahkan pembayaran air minum melalui Payment Point Online Banking (PPOB) dan pemanfaatan media sosial dalam keterbukaan informasi.

“Kemudian, kami juga ikut serta dalam program hibah air minum berbasis kinerja (HAMBK),” ujarnya.

Lalu, pada tahun 2023 pendapatan asli daerah (PAD) Perumda AM Tirta Giri Nata kepada Pemda Kota Cirebon berhasil mencapai angka sebesar Rp 3.729.203.851.

Sementara itu, rencana program ke depan Perumda menetapkan penekanan tingkat kebocoran, optimalisasi sumber air dan Sistem penyediaan air minum (SPAM).

“Serta pemeliharan kelestarian serta kesiapan dalam penambahan pelanggan Perumda,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua dan Wakil Komisi II DPRD Kota Cirebon H Karso dan M Noupel SH MH. Hadir pula, Pj Walikota Cirebon Dr H Agus Mulyadi MSi, Pj Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, Direksi Perumda Tirta Giri Nata, dan pejabat Forkopimda Kota Cirebon. (din)

Share:

Raperda RTRW Belum Final, DPRD dan Tim Asistensi Fokus Bahas Perubahan Ruang TPU Sunyaragi

CIREBON, FC – Pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kota Cirebon 2024-2044 masih menuai perdebatan. Sedikitnya, terdapat dua fokus pembahasan yang perlu diselesaikan antara Tim Asistensi Pemerintah Daerah dengan Pansus DPRD Kota Cirebon.

Kedua fokus pembahasan tersebut yaitu, alih fungsi lahan tempat pemakaman umum di Jalan Cipto MK, Kelurahan Sunyaragi dan kawasan olahraga Stadion Bima.

Ketua Pansus Raperda RTRW, Dani Mardani SH MH mengatakan, raperda tersebut belum bisa diambil persetujuan pada rapat paripurna. Mengingat, masih ada dinamika pembahasan secara menyeluruh mengenai substansi raperda tersebut.

“Persetujuan substantif raperda RTRW ternyata masih ada dinamika, sehingga perlu waktu tambahan untuk mendiskusikannya,” katanya di Griya Sawala, Senin (26/2/2024).

Sementara itu, Anggota Pansus Raperda RTRW, Andi Riyanto Lie mengaku beratan dengan rencana alih fungsi lahan TPU Sunyaragi.

Menurutnya, perubahan status dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi kawasan perdagangan dan jasa tersebut sama sekali tidak memperhatikan potensi ancaman bencana dan ahli waris makam.

“Sekarang di Jalan Cipto, kalau hujan berpotensi banjir seperti lautan sungai. Apalagi kalau di depan kuburan dibangun mal. Perubahan itu jangan berpikir jangka pendek, tapi jangka panjang ke depan,” katanya.

Andi juga menilai, jika kawasan TPU itu dialihfungsikan, maka harus dipastikan lebih dulu dimana relokasi tempat pemakaman, persetujuan dari ahli waris, dan potensi bencana. Jangan sampai, demi kemajuan kota tetapi mengorbankan kawasan RTH.

“Saya sampaikan untuk menunda dulu rapat paripurna, agar masyarakat tahu pemerintah tidak pernah memikirkan jangka panjangnya, hanya berpikir singkat saja,” tegas Andi.

Sementara itu, Anggota Pansus Raperda RTRW, H Edi Suripno SIP MSi mengatakan, mengenai luasan RTH di Kota Cirebon mengalami penurunan dari 9 persen menjadi 7,4 persen akibat perubahan fungsinya.

Edi beranggapan, kapasitas pemakaman secara keseluruhan di Kota Cirebon sudah melebihi batas, sehingga perlu ada upaya penambahan TPU baru.

Upaya tersebut dapat ditempuh dengan metode pembelian lahan peruntukan pemakaman oleh pemerintah atau melalui pihak ketiga.

“Bisa dibeli oleh pemerintah atau para pengembang yang sudah mengerahkan dana pembelian tanah pemakaman,” ujarnya.

Mengenai kondisi kawasan Bima pun perlu diperhatikan peruntukannya, sebab terdapat perbedaan dalam dua kebijakan yang diterbitkan Kementerian Keuangan dan Walikota Cirebon.

Dalam Keputusan Menteri Keuangan (Kepmenkeu) Nomor 247/2018 disebut bahwa kompleks stadion Bima hanya diperuntukkan sebagai RTH dan sarana olahraga. Sedangkan di dalam Perwali Nomor 72/2021 menyebut, peruntukan kompleks stadion Bima bisa dilakukan pembangunan yang menjadi data dukung di wilayah tersebut.

“Kita masih belum secara detil membahas stadion Bima, kita tahu Kemenkeu 247 kompleks Bima diperuntukan RTH dan sarana olahraga sedangkan di Perwali 72/2021 ada perbedaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rahman Hidayat ST mengatakan, alih fungsi TPU Sunyaragi masih perdebatan. Pihaknya pun masih menunggu hasil rapat internal pansus DPRD Kota Cirebon. Di samping itu, Tim Asistensi juga akan berkonsultasi dengan Pemprov Jabar.

Mengenai kawasan Bima, status tata ruang akan diubah menjadi sarana prasarana umum (SPU). Sebab, dalam Permen Nomor 21/2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang mengakomodir kondisi lokasi terkini.

Menurutnya, kawasan Bima sudah tidak relevan jika disebut sebagai kawasan RTH. Karena di kawasan tersebut terdapat gedung perkantoran, pelayanan umum, fasilitas olahraga dan sebagainya.

“Kantor DPUTR saja terdaftar sebagai RTH, jelas di sini perlu diubah. Di Kawasan Bima juga ada perdagangan, ruang olahraga dan perkantoran, sehingga lebih tepatnya adalah SPU,” tuturnya.

Turut hadir anggota Pansus Raperda RTRW M Noupel SH MH, Andi Riyanto Lie SH, Pj Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, dan Tim Asistensi Pemda. (Ara)

Share:

Songsong Indonesa Emas, Bupati Cirebon Minta Santri Harus Terus Belajar

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag secara resmi membuka Festival CIS (Competition for Islamic Students) Pondok Pesantren Al-Hikmah dengan tema “Ukir Akusara Abadi Ciptakan Nawasena Negeri” di Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (26/2/2024).

Bupati Imron meminta para santri untuk tetap semangat belajar dan menunjukkan prestasi terbaiknya. Tujuannya agar para santri dapat berkontribusi secara positif baik di lingkup kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.

“Tunjukkanlah bahwa kalian mampu berprestasi. Jadilah contoh yang baik untuk kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional,” kata Imron.

Lebih lanjut, Imron mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan festival di Ponpes Al Hikmah yang telah menjadi wadah pembinaan dan pencapaian prestasi para santri.

“Saya beberapa kali berkunjung ke ponpes ini, banyak kemampuan dan pencapaian yang luar biasa dari santri Ponpes Al Hikmah,” ungkapnya.

Dalam arahannya, ia juga mengutip pendapat dari Ibnu Khaldun tentang tiga jenis penguasa di dunia, yakni penguasa alami, politik, dan kenabian.

Ia juga menekankan akan pentingnya model penguasaan kenabian, dimana pemerintah dan masyarakat berusaha untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama dengan tujuan dunia dan akhirat.

“Ini adalah pekerjaan rumah kita semua, terutama para santri. Dengan prestasi dan dedikasi kalian, isi dan bangunlah negara kita tercinta ini, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang kita junjung tinggi,” tutur Imron.

Menyongsong Indonesia Emas, Imron menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya para santri yang saat ini berusia 10-15 tahun, untuk memulai dan terus mengembangkan prestasi mereka dari sekarang.

“Diharapkan dapat menjadi pemimpin dan inovator di masa depan, yang akan membawa negara Indonesia menuju kemajuan yang lebih besar lagi,” imbuhnya. (din)

Share:

Jumat, 23 Februari 2024

IAIN Cirebon dan Al Madinah International University Malaysia Jalin Kerjasama

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati pada lawatan keduanya di Al-Madinah International University (MEDIU) Malaysia menyepakati tindak lanjut Perjanjian Kerjasama (MoU) diantara dua institusi tersebut dalam beberapa program unggulan. 

Delegasi IAIN Syekh Nurjati dalam pertemuan tersebut, antara lain: Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA) IAIN Syekh Nurjati, Wakhid Nashruddin, Ph.D, dan beberapa dosen Jurusan BSA, yaitu Erfan Gazali, MSI, Rijal Mahdi, Lc, MA, Mohammad Andi Hakim, M.Hum dan Ihsan Sa’dudin, M.Hum. 

Disambut seacara langsung oleh pihak MEDIU, yaitu Assoc. Prof. Dr. Wan Mat Bin Hj Sulaiman, Deputy CEO Academic Affair Division (Wakil Rektor Bidang Akademik) dan Assoc. Prof. Dr. Omar Bin Mohammed Din, Deputy CEO Student Affair Division (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), Jum’at, (23/02/2024).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama MEDIU tersebut merupakan momen penting dalam menyepakati beberapa program unggulan. 

Seperti yang diungkapkan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag bahwa kerjasama dengan MEDIU menjadi penting dalam merealisasikan penguatan program Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

“Hal ini secara konsisten akan dilakukan sebagai program prioritas IAIN Syekh Nurjati mewujudkan visi sebagai World Class University (WCU) dan Center for Excellences,” tegas Prof Aan.

Wakhid Nashruddin, PhD menuturkan bahwa IAIN Syekh Nurjati yang akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati terus menggenjot partisipasi lembaganya dalam berbagai bidang Kerjasama global, termasuk dengan MEDIU. 

Menurutnya, pada tahun ini kampus Cirebon tersebut telah siap untuk melaksanakan program-program yang disepakati hari ini, yaitu pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan tridarma perguruan tinggi melalui riset kolaboratif dan Short Course pada bidang keilmuan bahasa dan keislaman.

Hal ini senada dengan pesan yang disampaikan oleh Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati yang komitmen untuk melaksanakan kesepakatan Bersama dengan MEDIU, khususnya sebagai kampus tujuan pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa dan penguatan riset dan pembelajaran. 

Pada tahun ini, disepakati bahwa IAIN Syekh Nurjati akan mengirimkan mahasiswa nya untuk belajar di MEDIU pada program Short Course dan perkuliahan satu semester, termasuk dosen IAIN Syekh Nurjati yang juga turut mengajar di kampus tersebut. 

“IAIN Syekh Nurjati telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung program tersebut secara optimal, baik akomodasi, teknis, termasuk desain penyiapan konsep dan segala perangkatnya,” ungkat Dr. Anwar Sanusi, M.Ag

Assoc. Prof. Dr. Wan Mat Bin Hj Sulaiman, menyambut baik kesepakatan tersebut. Pihaknya juga berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut, yaitu mengirimkan mahasiswa dan dosen nya untuk belajar dan mengajar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Lebih lanjut, Kerjasama bidang penelitian juga dapat dioptimalkan Bersama dalam penguatan kajian kebahasaan dan keislaman,

Assoc. Prof. Dr. Omar Bin Mohammed Din mengungkapkan ketertarikanya terhadap kajian keisalaman di Indonesia, dan khususnya di Cirebon. 

Peran pentingnya keduanya tidak hanya dalam pengembangan ilmu bahasa, studi Islam, pendidikan karakter, sejarah dan yang lainya menjadi penting untuk dipertahankan dan kembangkan. 

“Potensi kerjasama MEDIU terkait pesantren akan dilakukan dengan program konkret, mengingat pesantren memiliki resources yang luar biasa,” harapnya.

Menurutnya, menambahkan bahwa kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati akan dlaksanakan secara terus menerus dengan program-program nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan kelembagaan perguruan tinggi islam dan tridarma bereputasi internasional. 

“MEDIU dan IAIN Syekh Nurjati dapat saling merujuk dalam pengelolaan kurikulum. Selain itu bukan tidak mungkin, BSA akan menjadi partner MEDIU di Indonesia dalam penyelenggaraan pendidikan pascasarjana bagi alumni terbaiknya,” pungkasnya.

Share:

DPRD Sarankan Hasil Musbangkel Diinpit SIPD Agar Bisa Direalisasikan

CIREBON, FC – Pimpinan dan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon menghadiri kegiatan Musyawarah Pembangunan (Musbang) Kelurahan Kecapi Tahun Perencanaan 2024 Pelaksanaan 2025, di salah satu hotel Cirebon.

DPRD pun menyarankan hasil dari Musbangkel tersebut segera diinput Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) agar bisa direalisasikan .

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menjelaskan, Musbangkel merupakan forum strategis kelurahan yang digelar tiap setahun sekali sebagai wadah warga merumuskan rencana pembangunan sesuai skala prioritas. Setelah dimusyawarahkan, keputusan Musbangkel dibawa ke Musrenbang tingkat Kota Cirebon.

Ruri menyarankan, usulan-usulan yang ditetapkan pada Musbangkel segera dikirim ke DPRD, sehingga dapat diperjuangkan untuk direalisasikan pada perencanaan 2024 untuk tahun 2025. Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh komponen dari Kelurahan Kecapi untu memasukkan data ke SIPD sebelum bulan Maret 2024.

“Karena Musbangkel ini merupakan usulan yang berjenjang dari bawah hingga ke atas, kami berharap hasil dari forum ini dapat segera dimasukkan ke SIPD, agar kami juga dapat memantau dan mengawalnya,” kata Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana saat sambutan.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP mengharapkan usulan program yang menjadi prioritas dapat dilaporkan kepada Dewan, terutama yang mendapatkan Dapil di wilayah Kecapi.

Ia mendukung dua program utama yang diusulkan Kelurahan Kecapi dalam mendukung Cirebon Smart City dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi usulan dalam Musbangkel Kecapi yang visioner untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan selaras dengan visi Cirebon Smart City,” ujarnya.

Terpisah, Lurah Kecapi, Wawan Gunawan SE menyebutkan dua program prioritas yang meliputi sarana prasarana CCTV Terpadu dan peningkatan kapasitas melalui pemberdayaan masyarakat.

Usulan tersebut menjadi komitmen Kelurahan Kecapi menuju Cirebon Smart City, serta upaya untuk meningkatkan keamanan wilayah yang terintegrasi dengan Dinas terkait serta kepolisian.

“Selain meningkatkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, program CCTV yang terintegrasi, terutama, dapat menjadi detektor untuk menanggulangi bencana banjir sejak dini di Kecapi,” katanya.

Wawan juga akan memaksimalkan pelaporan program usulan tersebut pada awal Februari mendatang, sehingga dapat segera direalisasikan.

“Untuk program yang sudah dimasukkan bisa masuk ke SIPD RI, 10 Februari maksimal harus sudah masuk. Harapan saya usulan dari bawah ini, mudah-mudahan bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon H Karso SIP, Bappelitbangda Kota Cirebon, serta lurah-lurah di wilayah Kecamatan Harjamukti. (din)

Share:

Biar Kerja Mudah dan Tidak Bingung, Yuhh.. Intip Kegiatan Mahasiswa IAIN Cirebon

CIREBON, FC - Dunia kerja masih menjadi incaran tertinggi bagi para lulusan SLTA maupun mahasiswa. Jika harapan ini bisa terwujud, rasanya masa depan sudah ada di dalam pikirannya. Tapi jangan galau apalagi takut, karena IAIN Cirebon melalui kreatifitas mahasiswanya ikut membantu para mahasiswa lain untuk tidak gamang dalam persoalan mencari pekerjaan.

Hal itu dilakukan pula oleh mahasiswa/i Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mengikuti dengan antusiasme tinggi di seminar bertajuk “Effective Preparation Of Competitive Mentality To Attend Job Competition”, Rabu, 21 Februari 2024.

Kegiatan ini diadakan sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi persaingan sengit di dunia kerja.

Kegiatan workshop yang berlangsung sepanjang hari ini dihadiri oleh jajaran pimpinan akademis, dosen, dan mahasiswa jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Tidak hanya itu, unsur pimpinan dari Cirebon Power juga turut hadir sebagai bagian dari kolaborasi antara dunia akademis dan industri.

Seminar dimulai dengan penuh semangat melalui pembukaan yang menginspirasi oleh ibu Messe, perwakilan Cirebon Power. Dalam sambutannya, Messe tidak hanya memperkenalkan pemateri namun juga menjelaskan dengan rinci tema seminar kepada peserta.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Sitti Fatimah M.Hum, dengan didampingi Dr Izzuddin, M.A., (Wadek I FDKI), Dr  Naila Farah, M.Ag., (Wadek II FDKI), Turasih, M.Si., (Kajur PMI), turut memberikan sambutan inspiratif. Beliau menyatakan keterlibatan aktif dalam kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam membantu mahasiswa melewati transisi dari dunia akademis ke dunia kerja yang dinamis.

“Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan praktis, tetapi juga melatih keterampilan interpersonal dan memberikan pemahaman mendalam tentang tuntutan profesional di berbagai bidang dunia kerja. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan keahlian teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kolaborasi,” ungkap Dr. Sitti Fatimah M.Hum.

Dalam sesi penyampaian materi, Senior Corporate Affairs Manager Cirebon Power, Yusuf Arianto, memberikan wawasan yang berharga mengenai “self development and career strategy”. Yusuf membahas tiga pilar penting dalam persiapan menghadapi dunia kerja, meliputi kegiatan saat ini, persiapan setelah lulus, dan pelaksanaan bekerja.

“Set your plan and set your goals,” tegas Yusuf, merangsang mahasiswa untuk merumuskan tujuan dan langkah konkret untuk mencapai keberhasilan. Beliau menekankan pentingnya memiliki tujuan dan visi yang jelas, serta mengembangkan keterampilan lunak, seperti komunikasi, kepemimpinan, dan adaptabilitas.

Dalam persiapan untuk memasuki dunia kerja, Yusuf menyoroti motivasi sebagai elemen krusial. “Motivasi yang kuat adalah kunci untuk menghadapi tantangan dan meraih sukses di dunia kerja. Renungkan sumber motivasi Anda, apakah itu untuk mencapai tujuan pribadi, kontribusi pada masyarakat, atau pengembangan diri,” ajak Yusuf.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang harapan dunia kerja, tetapi juga memberikan tips dan strategi praktis bagi mahasiswa untuk meraih kesuksesan profesional. Yusuf berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan sisa waktu kuliah mereka dengan optimal untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Dengan penuh semangat, mahasiswa/i Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menghadapi tantangan dan bersaing di dunia kerja yang kompetitif. Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat menuju kesuksesan karir mereka.

Share:

Kamis, 22 Februari 2024

Program AL-ILM, Dukung IAIN Cirebon Menjadi WCU

FOKUS CIREBON FC - Wakil Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati, Wakhid Nashruddin, Ph.D memberikan apresiasi program Arabic Language and Literature Departement-International Lecture Mobility (AL-ILM) jilid II tahun 2024 di Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia.

Dalam paparanya pada sesi pembukaan kegiatan FGD hasil penelitian yang bertempat di UIS tersebut, secara kelembagaan FUA menekankan pentingnya rekognisi internasional melalui penguatan tridarma perguruan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika globalisasi. Kamis, (22/02/2024).

Selain itu menurutnya, penting sekali membangun jejaring internasional sebagai daya dukung visi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi World Class University (WCU). 

Hal ini sejalan dengan visi Direktorat PTKI, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Kementerian Agama dalam mewujudkan institusi pendidikan Islam yang bereputasi dunia.

Lebih lanjut Erfan Gazali, MSI, Kordinator IMP menambahkan bahawa pada lawatan perdana di UIS, dosen BSA antara lain: Wakhid Nashruddin, Erfan Gazali, Rijal Mahdi, Mohammad Andi Hakim dan Ihsan Sadudin, diundang oleh UIS menjadi pemateri pada kegiatan Kuliah Umum dan FGD tentang kajian manuskrip dan sastra melayu.

Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia dan FUA IAIN Syekh Nurjati Cirebon kemudian menyepakati tindak lanjut kerjasama yang akan diteruskan pada perjanjian Kerjasama dan implementasinya dalam waktu dekat.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari pihak UIS, antara lain: Dr. Rosni Bin Wazir (Dekan Fakulti Pengajian Peradaban Islam), Dr. Suriani Binti Sudi (Wakil Dekan), Dr. Ghazali Bin Zainuddin (Ketua Jurusan Bahasa dan Linguistik Arab).

Dalam sambutan pembukanya Dr. Rosni Bin Wazir menuturkan bahwa program International Mobility menjadi penting dalam mewujudkan visi pengembangan tridarma pendidikan tinggi bereputasi dunia. 

Selain pula sebagai media untuk membangun jejaring internasional yang konsisten dilakukan oleh UIS.

“Melalui kegiatan ini dan bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kami menyepakati beberapa usulan program bersama untuk kemaslahatan lembaga dan bangsa,” ungkap Dr Rosni Bin Wazir.

Beberapa program kerjasama yang potensial dikembangkan oleh FUA IAIN Syekh Nurjati dengan Fakulti Pengajian Peradaban Islam UIS antara lain; Visiting Profesor, Visiting Lecture, Student and Lecture Exchange, Publikasi jurnal dan buku mahasiswa dan dosen.

Dalam kesempatan yang lain, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati menguraikan pentingnya kerjasama tersebut dalam pengembangan profesionalitas dan kompetensi civitas akademika kedua kampus. 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan upaya pendidikan tinggi untuk memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan zaman, lebih berdampak langsung bagi masyarakat, serta mampu mencapai standar pendidikan tinggi internasional. 

“Melalui Jurusan BSA sebagai piloting, FUA berupaya mendukung pengembangan visi IAIN Syekh Nurjati sebagai PTKIN bereputasi Internasional,” pungkas Anwar.

Share:

Rabu, 21 Februari 2024

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Gelar Bakti Sosial Pelayanan KB Serentak

KAB. CIREBON -Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menggelar bakti sosial pelayanan KB serentak berupa metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, MKJP merupakan kontrasepsi yang paling efektif untuk mengendalikan kehamilan dan kelahiran. Oleh sebab itu, MKJP merupakan bagian dari upaya pengendalian penduduk di Kabupaten Cirebon.

Jumlah warga yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni 245 perempuan dan empat orang laki-laki. “Kontrasepsi yang digunakan berupa tubektomi untuk perempuan dan vasektomi untuk pria,” kata Imron.

Menurut Imron, MKJP sangat penting bagi perempuan yang sudah melahirkan lebih dari dua kali. Setelah mendapatkan MKJP, bisa terhindar dari kehamilan yang tidak diinginkan.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes mengatakan, permintaan warga yang ingin mendapatkan kontrasepsi cukup tersebut sangat tinggi. Namun, karena keterbatasan jumlah anggaran, hanya bisa dilakukan di waktu tertentu.

Selama ini, kata Eni, sebagian warga di Kabupaten Cirebon masih menggunakan kontrasepsi jangka pendek, diantaranya metode amenore laktasi (MAL), kondom, suntik progestin, suntik kombinasi, pil laktasi, dan pil kombinasi.

“Saat ini masyarakat mulai sadar, kalau pakai pil, banyak yang sering lupa. Suntik yang harus tiga bulan sekali juga kelewat,” ujarnya.

Tahun ini, lanjut Eni, Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan 500 perempuan agar mendapatkan metode operasi wanita (MOW), sedangkan untuk metode operasi pria (MOP), hanya dua orang. (din)

Share:

IAIN Cirebon Raih Penghargaan Cirebon Satu Data Award 2023

CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, yang kini tengah bertransformasi menuju Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), kembali meraih prestasi gemilang. Pada Rabu (21/02/2024), IAIN Cirebon mendapatkan penghargaan sebagai juara terbaik ketiga dalam kategori Produsen Data Lingkup Non Perangkat Daerah Kota Cirebon pada Cirebon Satu Data Award 2023.

Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh M. Arif Kurniawan ST, Pj Sekda Kota Cirebon kepada Prof Dr Hajam, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan disaksikan Drs H Agus Mulyadi, M.Si., Pj. Wali Kota Cirebon. Upacara penyerahan penghargaan ini berlangsung  di ruang rapat Gotrasawala Bappelitbangda Jln.Monumen No.1.

Dalam kesempatan itu, Drs H Agus Mulyadi, M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi positif yang telah diberikan oleh IAIN Cirebon dalam pengelolaan data. “Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas dedikasi serta kualitas kerja IAIN Cirebon dalam menghasilkan data lingkup non perangkat daerah yang berkualitas,” ujar Pj. Wali Kota Cirebon.

Sementara itu, Prof Dr Hajam, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. “Alhamdulillah, IAIN Cirebon mendapatkan penghargaan sebagai juara terbaik III kategori Produsen Data Lingkup Non Perangkat Daerah Kota Cirebon pada Cirebon Satu Data Award 2023,” ungkapnya dengan senyum sumringah.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Cirebon, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Cirebon atas penghargaan yang diberikan kepada institusi pendidikan tersebut. IAIN Cirebon meraih penghargaan sebagai juara terbaik ketiga dalam kategori Produsen Data Lingkup Non Perangkat Daerah pada Cirebon Satu Data Award 2023.

Prof Aan menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang telah terjalin antara IAIN Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon. “Kami bersyukur atas penghargaan ini, yang menandakan bahwa IAIN Cirebon diakui sebagai mitra strategis pemerintah kota dalam pembangunan sumber daya manusia,” ujar Prof Aan dengan penuh rasa bangga.

Lebih lanjut, Prof Aan menyebut IAIN Cirebon sebagai aset terbesar yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Cirebon di bidang pembangunan sumber daya manusia. “Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi maksimal dalam mendukung visi dan misi pembangunan kota Cirebon, khususnya dalam hal pengembangan potensi dan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi IAIN Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. Prof Aan juga menegaskan bahwa IAIN Cirebon akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk menciptakan sinergi yang positif demi kemajuan bersama.

Share:

DPRD Kota Cirebon Sampaikan Tiga Usulan Program Prioritas di RKPD 2025

CIREBON, FC – Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana, menyampaikan tiga usulan program prioritas dalam forum konsultasi publik Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025 di Aula Gotrasawala Kantor Bapelitbangda, Rabu (21/2/2024).

Tiga usulan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, penurunan angka stunting dan kesejahteraan UMKM.

Ruri menilai ketiga aspek tersebut menjadi yang tertinggi diusulkan masyarakat kepada DPRD ketika dilaksanakan reses masa sidang I Januari 2024.

Dari infrastruktur, hampir 60 persen berkaitan dengan kondisi jalan raya yang rusak, dan perbaikan kondisi bangunan.

“Kemudian, yg menjadi prioritas kita semua program stunting yang sekiranya menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Sedangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, DPRD mengusulkan penganggaran modal usaha bagi para pelaku UMKM agar mampu memaksimalkan pendapatan usaha.

“Kami harap ini menjadi suatu program yang sangat diprioritaskan, apalagi untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menjelaskan perencanaan tahun 2025 merupakan perencanaan tahun kedua , sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026

Di dalamnya, terdapat tujuh program prioritas pembangunan daerah Kita Cirebon, meliputi ditetapkan pemda dalam meningkatkan pembangunan di Kota Cirebon meliputi; Penanggulangan Kemiskinan, Percepatan Penurunan Stunting dan Penanggulangan ATM, Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas Lingkungan, Pemajuan Kebudayaan dan Pelestarian Nilai Sejarah, Pemulihan dan Penguatan Ekonomi Berkelanjutan, Peningkatan Profesionalisme ASN dan Menjaga Stabilitas Politik di Daerah.

Atas dasar itu, Agus berharap Prioritas Pembangunan Daerah yang sudah dijabarkan ke dalam Renstra Perangkat Daerah tersebut dapat direalisasikan melalui Program dan Kegiatan dalam RKPD Tahun 2025.

“Untuk menyelaraskan prioritas pembangunan tersebut, dapat diawali dengan menggelar forum perangkat daerah sebagai langkah sinkronisasi,” ungkapnya.

Meski kondisi keuangan daerah dalam APBD belum dapat dipastikan kestabilannya, Agus optimis rencana pembangunan kota Cirebon terus berjalan.

“Kami optimis dan berharap, agar pada Tahun Perencanaan 2025 kemampuan APBD Kota Cirebon terus membaik, sehingga perencanaan yang disusun dapat dilaksanakan sesuai harapan,” pungkasnya.

Turut hadir Pj Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, seluruh SKPD di Kota Cirebon, Pimpinan Universitas di Kota Cirebon, serta pejabat terkait lainnya. (din)

Share:

Selasa, 20 Februari 2024

IAIN Cirebon dan International Open University Resmi Tandatangani MoU

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan International Open University (IOU) telah secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam sebuah acara virtual yang dihadiri oleh perwakilan dari kedua institusi pada hari ini. Selasa, (20/02/2024).

Acara penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani, M.Ag.,Wakil Rektor III Prof Dr Hajam, M.Ag., serta Dr. Faqihudin Abdul Qodir selaku Ketua LP2M, yang didampingi oleh beberapa tamu undangan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Sementara dari pihak IOU, turut hadir Dr. Bilal Philips, Dr. Cherno Omar Barry, Dr. Afroza Bulbul, dan beberapa perwakilan lainnya.

Kerjasama yang ditekankan dalam MoU ini adalah kolaborasi dalam bidang riset antar perguruan tinggi. Dr. Afroza Bulbul dari IOU dan Dr. Faqihudin Abdul Qodir dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon memaparkan pentingnya kerjasama ini dalam memajukan dunia riset serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, beliau menuturkan “MoU ini diharapkan akan membuka jalan bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dua institusi, memungkinkan adanya kerjasama dalam penelitian bersama, serta memperluas jaringan akademik bagi mahasiswa dan staf kedua institusi.” tutur Prof Aan.

Kerjasama antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan IOU diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak, serta memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Prof Aan menambahkan.

Share:

PKBH IAIN Cirebon Konsultasikan Pendaftaran HaKI dan Penjajakan MoU Dwngan Kemenkumham RI

FOKUS CIREBON, FC - Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) IAIN Syekh Nurjati Cirebon berkunjung ke Kantor Pusat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, guna konsultasi tentang pendaftaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan penjajakan Memorandum of Understanding (MoU), yang dalam hal ini langsung dipimpin oleh KPKetua PKBH H. Ahmad Khoirudin, MH beserta jajarannya yang terdiri dari Wakil Ketua PKBH Ahmad Dzu Izzin, MH, Sekretaris PKBH Ahmad Ibrizul Izzi, MH dan Bendahara PKBH Ema Nurkhaerani, MH, Jum'at, (16/2/2024).

Pada prinsipnya, mendaftarkan HaKI sangatah penting mengingat semakin banyaknya kemunculan produk-produk baru, ketatnya persaingan usaha dan ramainya penggunaan teknologi informasi serta semakin banyak pula cara yang dapat dilakukan untuk memajukan usaha. 

Selain itu, tidak sedikit dijumpai kecurangan-kecurangan terjadi dalam dunia usaha, baik dalam penggunaan merek, paten, dan sebagainya. 

Untuk itu, diperlukan proteksi akan hak kekayaan intelektual (HKI), yakni hak yang timbul dari kemampuan berfikir, atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk, atau proses yang berguna untuk manusia. 

Pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) menjadi sangat urgen bagi setiap perusahaan atau pelaku usaha dalam bisnis. Kepemilikan HKI terbagi menjadi dua bidang, yaitu, pertama Kepemilikan Perorangan yang meliputi Paten, Merek, Hak Cipta, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), Rahasia Dagang, dan Perlindungan Varietas Tanaman. Kedua, yaitu Kepemilikan Komunal yang meliputi Ekspresi Budaya Tradisional, Sumber Daya Genetik, dan Indikasi Geografis (IG).

Hal ini bertujuan untuk mendorong timbulnya inovasi, pengalihan dan penyebaran teknologi, dan diperolehnya manfaat bersama antara penghasil dan pengguna pengetahuan teknologi, serta menciptakan kesejahteraan sosial dan ekonomi serta keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Selain itu pula, dalam dunia akademik pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, bahwasanya banyak para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa telah menulis dan berkarya berupa buku, jurnal dan artikel. Yang mana mereka masih banyak belum mendaftar kekayaan intelektualnya pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen KI) Kemenkumham. Hal ini sangat disayangkan karena banyak karya ilmiah yang dihasilkan oleh perguruan tinggi terkhusus pada kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kesempatan tersebut disampaikan tentang pentingnya memberikan perlindungan hukum kepada hak Kekayaan Intelektual, tata cara pendaftaran HKI, hingga langkah yang harus dilakukan apabila terjadi sengketa dalam HKI serta kendala-kendala terkait pendaftaran KI.

Pentingnya pendaftaran KI untuk melindungi suatu karya, serta mendorong industri-industri lokal untuk terus kreatif dan berinovasi. Hak Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif yang diberikan suatu hukum atau peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.

Pada akhirnya, PKBH IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertekad untuk mengawal program pendaftaran HKI dengan melakukan sosialisasi kepada UMKM di wilayah Cirebon dan sekitarnya akan pentingnya pendaftaran HKI terutama hak merek yang mereka miliki ke Ditjen KI Kemenkumham. 

PKBH siap melakukan jasa pelayanan UMKM dalam mengurus pendaftaran hak merek mereka dari awal sampai resmi terdaftar di Ditjen KI. Dengan demikian, para UMKM mendapatkan  salah satu bentuk perlindungan HKI dari negara, dan pemiliknya bisa memakai merek dagang/bisnis mereka secara eksklusif.

Share:

Perjuangan Aliya Aulia Pratiwi Sebagai Duta Pariwisata Jawa Barat Harus Diapresiasi Oleh Kampus IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Meraih 0restasi gemilang bukanlah sebuah hal yang kebetulan, tetapi harus dilakukan dengan usaha nyata, gigih dan perjuangan. Hal ini yang dilakukan oleh mahasiswi Jurusan Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semester 4, Allya Aulia Pratiwi, hingga berhasil menyabet predikat 1st Runner Up Duta Pariwisata Jawa Barat pada ajang bergengsi tingkat nasional.  

Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Abhiyya Parama Mavendra ini merupakan pemilik lisensi Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia.

Allya Aulia Pratiwi menceritakan perjalanan luar biasanya dalam sebuah wawancara melalui telepon dengan Humas IAIN Cirebon. Ia menjelaskan bahwa inspirasi untuk mengikuti ajang duta pariwisata Jawa Barat muncul setelah dosen membuat story di WhatsApp tentang pendaftaran. Dengan dukungan dari dosen, Pak Arief Pradana, Allya memutuskan untuk mencoba hal baru tersebut. Selasa, (20/02/2024).

“Berawal dari penasaran, saya mulai mencari informasi dan persiapan melalui media sosial serta bimbingan dari Pak Arief Pradana mengenai materi pariwisata,” ungkap Allya. Dalam perjalanannya, dari tahap pendaftaran hingga tahap wawancara, Allya berhasil melalui semua dengan lancar.

Lanjut Allya Aulia, lalu tepatnya pada tanggal 13 Januari 2024 saya ke Bandung untuk melaksanakan prakarantina dan juga photoshoot yang dimana pada saat itu penilaian sudah mulai berjalan, long story short dari prakarantina menuju karantina penilaian tetap berjalan melalui ke aktifan media sosial sampai akhirnya karantina dimana saat ini penilaian sangat berpengaruh untuk menuju 8 besar.” alhamdulillah saat sesi deepth interview saya lancar tidak ada kendala”.tutur Allya.

Pada grand final, Allya mengalami momen yang menegangkan ketika hampir tidak lolos ke babak 8 besar. Namun, keberuntungan berpihak padanya saat diberi kesempatan menjadi “Duta Favorite” melalui voting publik. Ia kemudian berhasil meraih predikat sebagai 1st Runner Up Duta Pariwisata Jawa Barat.

Allya juga mengungkapkan, “ini adalah hal yang paling tak terduga, yang paling tak di sangka saya bisa sampai di titik ini. terimakasih kepada kerabat, sahabat, keluarga, dosen beserta jajaran, juga kepala dinas budaya dan pariwisata beserta jajaran yang selalu beri saya doa yang tak henti henti juga selalu support agar saya tetap semangat dan selalu berjuang. tidak ada doa dan dukungan kalian saya belum tentu bisa sejauh ini, terimakasih banyak.” ungkapnya.

“Sebagai 1st runner up duta pariwisata jawa barat, saya memiliki tanggung jawab untuk menginfluence banyak orang juga mengajak masyarakat jawa barat khususnya cirebon untuk peduli akan potensi yang ada juga melestarikan sejarah dan budaya yang ada. besar harapan saya untuk menjadikan pariwisata yg ada di jawa barat khususnya cirebon bisa maju, berkelanjutan dan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat sekitar.” tegas Allya mengakhiri sesi wawancara dengan humas.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., menyambut gembira atas prestasi Allya Aulia Pratiwi. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi semua mahasiswa, tidak hanya di Jurusan Pariwisata Islam, namun juga untuk seluruh jurusan di FEBI, serta menjadi tradisi untuk terus berprestasi.

Share:

SMSI Minta Presiden Tertibkan Perpu UU Pers, Pengganti UU Pers No 40 Tahun 1999

FOKUS CIREBON, FC - Ini cerita tentang ibu bernama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang berusaha menyelamatkan hidup anak-anaknya, 2.000 lebih media start up dan media kecil yang dinaunginya.

Meskipun seringkali dianggap kecil dan hanya sebagai komoditas alias alat tawar-menawar, di era revolusi informasi ini, konsep besar dan kecil telah bergeser, media besar dan kecil sama-sama punya hak hidup.

Sekarang ini terdapat perubahan perilaku. Masyarakat menjadi yang memproduksi informasi, bahkan kemudian mengubah media menjadi konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa media yang tidak beradaptasi akan tertinggal.

Dengan bergesernya peran media, kemudian diperparah dengan lahirnya konsep Perpres tentang Publisher Right yang menjadi ancaman terhadap kemerdekaan pers dan bisnis ribuan media start up. Perpres tersebut tampaknya lebih melindungi media arus utama dan para pemegang kepentingan besar, sehingga mengancam eksistensi media start up dan mengurangi esensi media sebagai pilar keempat.

"Negara ini sedang tidak baik-baik saja. Negara ini sakit karena persnya sakit. Penting adanya penataan ulang," demikian seperti terlontar dalam Rakernas SMSI di Ancol, Jakarta Utara, Senin 18 Februari 2024 malam.

Pengurus SMSI yang dinobatkan MURI sebagai organisasi media siber terbesar di dunia ini berjuang untuk menghapuskan pasal verifikasi dalam Perpres, sementara ribuan anggotanya di daerah terus bertahan.

Forum rakernas yang diikuti seluruh pengurus pusat dan perwakilan 38 provinsi itu memandang Perpres Publisher Right berbanding terbalik dengan penerbitan perpu UU kedaulatan digital yang menjadi penting karena mencerminkan kerangka hukum yang lebih baik untuk mengatur lingkungan digital yang terus berkembang pesat.

UU kedaulatan digital dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang timbul dalam dunia digital, seperti keamanan data, privasi, kejahatan cyber, dan pengaturan konten online.

UU kedaulatan digital merupakan undang-undang yang bertujuan untuk mengatur dan melindungi kedaulatan negara dalam ranah digital.

Hal ini mencakup berbagai aspek, termasuk pengaturan penggunaan data, perlindungan privasi online, keamanan cyber, regulasi platform digital, serta pengelolaan konten digital yang sesuai dengan nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Dengan menerbitkan perpu UU kedaulatan digital, pemerintah dapat memberikan kerangka hukum yang jelas dan kuat untuk mengatur berbagai aspek kehidupan digital. Ini akan membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, terpercaya, dan dapat diandalkan bagi masyarakat dan bisnis. (din)

Share:

Senin, 19 Februari 2024

Enam Perumahan di Kabupaten Cirebon Siap Serahkan PSU Ke Pemkab Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Sebanyak enam perumahan di Kabupaten Cirebon melakukan ekspos Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) kepada pemerintah daerah di kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) setempat, Senin (19/2/2024).

Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Cirebon, Yayan Suratman mengatakan, akhir tahun 2023 kemarin, sebanyak 91 perumahan dari 550 perumahan yang sudah menyerahkan asetnya kepada pemerintah daerah (Pemda).

Sedangkan untuk tahun 2024 ini, lanjut Yayan, baru ada enam perumahan dari empat pengembang yang sudah masuk untuk proses serah terima PSU.

“Awal tahun ini, baru ada enam perumahan dari empat pengembang, dan sekarang mereka ekspos,” ujarnya.

“Tahun 2024 ini kita targetkan, ada 10 perumahan yang sudah diserahkan ke pemerintah daerah,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa keenam perumahan dari empat pengembang tersebut, nantinya akan melakukan ekspos. Pemkab Cirebon akan melihat bagaimana kondisi di lapangan, usai mereka melakukan pemaparan.

“Sebelum diserahkan, Pemkab nanti meninjau ke lapangan, apakah sesuai atau tidak antara yang dipaparkan dengan yang ada di lapangan. Kalau semua sesuai, nanti kita buatkan Berita Acara Serah Terima (BAST), agar nantinya bisa diserahkan ke Pemda,” jelas Yayan.

Lebih lanjut, ujar Yayan, keenam perumahan tersebut merupakan perumahan yang dibangun dari tahun 2000an, artinya perumahan yang sudah cukup lama.

“Perumahan sih sudah lama dari tahun 2000an, cuma pengembangnya masih ada,” katanya.

Ia mengungkapkan, keempat pengembang dari enam perumahan yang akan menyerahkan PSU-nya ke pemerintah daerah, yakni:

PT. Putra Mulia Propertindo selaku Pengembang Perumahan Mulialand Ciledug;

PT. Panca Mulia Persada selaku Pengembang Mulialand Patria dan Perumahan Mulia Asri Arjawinangun;

PT. Purimega Saranaland selaku Pengembang Perumahan Taman Anggrek Plumbon dan Perumahan Taman Anggrek Tegalwangi I; dan

PT. Gading Dampar Kencana selaku Pengembang Perumahan Ramayana Residence.

Terkait perumahan yang pengembangnya sudah bangkut atau ada pernyataan pailit, ia menjelaskan bahwa serah terima perumahan bisa dilakukan, meski pengembang sudah tidak ada.

Hal tersebut sesuai dengan Perbup Nomor 189 Tahun 2022, bila pengembang terlantar itu bisa diserahkan ke Pemda.

“Jadi, nanti warga perumahan bisa mengajukan untuk audiensi dengan Pemkab Cirebon untuk PSU-nya,” tutupnya.

Share:

Minggu, 18 Februari 2024

Siswa Siswi SDN 2 Sampiran Bergembira Mendapat Pelajaran tambahan dari Study Tour

FOKUS CIREBON, FC - Rasa gembira menyemat di hati para siswa siswi kelas V, SD Negeri 2 Sampiran, Kabupaten Cirebon. Betapa tidak, keinginan untuk bisa study Tour bersama teman-teman seangkatan di kelasnya akhirnya bisa terlaksana. Ini menjadi moment yang paling berkesan dan bahagia. 

"Senang sekali, bisa Study Tour bersama teman-teman sekolah, banyak hal yang di dapat dari kegiatan ini. Selain ke tempat-tempat bersejarah, juga ke sejumlah tempat lainnya yang bikin hati juga senang dan bahagia," terang para siswa saat ditanya media.

Menurut Bambang HS, Ketua Komite Sekolah SD Negeri 2 Sampiran, kegiatan study tour ini dalam rangka untuk memperkenalkan dan menggali beberapa tempat-tempat bersejarah, seperti Candi Prambanan, Pantai Karangtritis, Marllioborro, Taman Pintar dan lainnya.

"Ada hal baru yang didapat para siswa, mereka sangat senang dan bergembira dengan  kegiatan ini, khususnya siswa-siswi kelas V. Kegiatan edukasi ini sangat membantu bagi para siswa dalam  memberikan pelajaran tambahan. Intinya semua senang dan satu sama.lain saling bertanya saat di lokasi study tour, ini ada pelajaran sejarah, budaya dan alam yang harus mereka ketahui sebagai anak bangsa Indonesia,' papar Bambang HS.


Sebagai Komite Sekolah, Bambang menyambut baik berbagai kegiatan yang diselenggarakan sekolah, sebab hasilnya untuk proses pembelajaran dan kebaikan siswa. Sehingga ilmu yang didapat siswa bisa mendapat tambahan pendidikan yang dilakukan pihak sekolah dari luar lingkungan sekolah.

"Inilah proses pendidikan yang harus diberikan kepada siswa, sehingga siswa benar-benar sebagai generasi bangsa yang cinta akan budaya, cinta akan sejarah dan cita terhadap ilmu-ilmu  pengetahuan lainnya. Dan semua ini adalah untuk masa depan mereka nanti," tandasnya menutup perbincangan dengan media ini. (Nurdin)

Share:

Lala Bumela Sudimantara, Ph.D Catatkan Rekor Baru Sebagai Co-Host Ke-24 Internasional TESOL Podcast With AsiaCALL

CIREBON, FC - Fase transisi dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kini makin banyak diwarnai aktifitas ilmiah kolaboratif dalam skala internasional

Salah satu dosen Tadris Bahasa Inggris IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lala Bumela Sudimantara, Ph.D., yang juga merupakan direktur International Office, kini telah mencatatkan rekor baru sebagai co-host dalam episode ke-24 International TESOL podcast with AsiaCALL (The Asia Association of Computer Assisted Language Learning) pada Sabtu kemarin (17/2/2024).

Podcast bertajuk “Reading Professional Literature” ini dihadiri oleh lima (5) pembicara lintas benua (Asia dan Australia) yang terdiri dari Ania Lian, Ph.D. (Charles Darwin University, Australia), Profesor Andrew Lian (University of Canberra, Australia) yang kini juga berdinas di Suranaree University of Technology, Thailand, dan Ho Chi Minh Open University, Vienam), Lala Bumela Sudimantara, Ph.D. (IAIN Syekh Nurjati Cirebon), Nguyen Nhat Quang, Ph.D. (Nova College, Vietnam), dan Mengly Ky asal Kamboja yang baru saja merampungkan gelar Master in Digital Learning di Charles Darwin University, Australia.

Pada podcast kali ini, kelima pembicara menegaskan bahwa professional reading skills development semestinya menjadi kegiatan yang integral dari pengembangan kurikulum, pedagogi, dan asesmen yang holistik sehingga ia harus disistematisasi sebagai bagian terpenting dari kegiatan ilmiah di setiap kampus. 

Demikian juga di podcast ini, Lala Bumela Sudimantara, Ph.D, menegaskan bahwa professional reading skills setidaknya mencakup enam kompetensi utama: mengakses dan mengevaluasi sumber informasi; mensintesa informasi, menganalisis temuan penelitian terbaru; mengaplikasikan teori ke dalam praktik yang baru; memutakhirkan keilmuan dan beradaptasi dengan perubahan; dan merefleksikan praktik mengajar-meneliti-mengabdi kita selama ini. 

Apabila ia keenam kompetensi ini menjadi sebuah sistem yang bergerak maju, maka sebuah kampus tak akan pernah terperangkap pada stagnasi keilmuan yang telah kedaluwarsa. 

Demikian pun, praktik dari professional reading dari literatur riset terbaru akan menggaransi sebuah transformasi kurikulum, pedagogi, dan asesmen, yang sejatinya adalah sebuah keutuhan, bukan entitas yang terisolasi.


Profesor Andrew Lian yang juga berperan sebagai presiden AsiaCALL menegaskan bahwa “We need to do things that surprise us, the one that excites us, and that will help us rethink our common practices”. Beliau merujuk pada beberapa riset transformati dari tesis doktoral Lala Bumela Sudimantara, Ph.D. dan Luqman Baehaqi, Ph.D. yang sukses memperkenalkan pedagogi baru berbasis ritme, intonasi, dan emosi untuk pembelajaran literasi akademik, dan kini pendekatan serupa telah sukses dilakukan di Vietnam dan beberapa tempat di Cina. 

Oleh karena itu, katanya, podcast ilmiah semacam ini sangat penting sekali untuk terus diproduksi untuk meningkatkan tingkat visibility dari riset-riset inovatif yang sedang digarap para anggota AsiaCALL yang tersebar di Australia dan Asia.

Lala Bumela Sudimantara, Ph.D. pun menambahkan bahwa dalam konteks transformasi menjadi UIN Siber, pergeseran epistimology mestinya terjadi karena transformasi pembelajaran apapun tak akan perah terjadi kalau hanya mengandalkan teknologi belaka. 

Artinya adalah bahwa harus ada mindset, energi, dan inspirasi baru sehingga praktik pembelajaran (literasi khususnya) di kampus UIN Siber Syekh Nurjati bisa menjadi rujukan best practice untuk PTKIN lain dan kampus lain di belahan dunia lain.

Podcast dua mingguan yang dimulai setiap Sabtu pukul 2 siang pun rampung dalam waktu 1.5 jam dan diakhiri dengan nuansa penuh inspirasi. 

Menuju produksi podcast yang ke-25 dalam dua minggu ke depan, maka para pembicara yang terlibat dalam produsi podcast ini berharap bahwa podcast ini menjadi oasis keilmuan baru untuk bidang pembelajaran bahasa Inggris khususnya sehingga akan banyak ide riset inovatif yang lahir dan mewarnai kehidupan ilmiah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tengah bersiap menjadi kampus global. (din)

Share:

Kemenag RI Dinobatkan Sebagai Satuan Kerja Terbaik Tahun 2023

CIREBON, FC - Prestasi gemilang kembali diraih oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Surat Keputusan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, melalui Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Jakarta IV Nomor Kep-17/KPN.1204/2024 tentang Penetapan Peringkat Satuan Kerja Terbaik Tahun 2023. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI dinobatkan sebagai Satuan Kerja Terbaik Tahun 2023, dengan nilai luar biasa 98,67 dalam kategori Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Jumat, (16/02/2024).

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan ucapan selamat kepada Inspektorat Jenderal atas prestasi Terbaik Kedua dalam Kategori Pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2023. 

Dalam keterangannya, Prof Aan menjelaskan bahwa IKPA adalah ukuran kualitas pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga, yang mencakup implementasi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pelaksanaan anggaran.

Dalam suasana penuh kebanggaan, Prof Aan menyampaikan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga berhasil meraih gelar Terbaik Pertama dalam Akselerasi Implementasi Transaksi Non Tunai Melalui Virtual Account CMS Bendahara Semester II Tahun 2023. 

Prestasi ini, menurut Prof Aan, merupakan bukti nyata komitmen kuat lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik melalui penerapan teknologi terkini di sektor keuangan kampus, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Kementerian Agama RI.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi semua pihak di Inspektorat Jenderal dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik melalui inovasi dan teknologi terkini,” tegas Prof Aan.

Prestasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan Inspektorat Jenderal dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, tetapi juga sebagai dorongan positif untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan memberikan kontribusi maksimal bagi sektor keuangan dan pendidikan di Indonesia. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support