Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 27 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon: Kabupaten Cirebon Perketat Pengawasan Rokok Ilegal dan Narkotika

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya, SH MSi hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti berupa rokok ilegal, narkotika, dan obat keras terbatas (OKT) tanpa izin edar di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon, Kamis (27/6/2024).

Wahyu menegaskan, pentingnya pemusnahan ini untuk memastikan bahwa hanya barang yang berizin yang boleh beredar di masyarakat. Terkait narkoba dan barang ilegal lainnya, pihaknya berupaya keras untuk mencegah peredarannya di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, harapannya bahwa semua yang beredar di wilayah mereka memiliki izin resmi. Meskipun peredaran masih terjadi, pihaknya akan melakukan pencegahan yang ketat.

“Kami mengapresiasi sinergi semua pihak, terutama Forkopimda, yang memungkinkan proses pemusnahan barang-barang ilegal berjalan dengan lancar. Dengan upaya ini, selain memberikan efek jera bagi pelaku, generasi muda dapat lebih terlindungi dari pengaruh negatif barang-barang tersebut,” ujar Wahyu.

Ia juga menyatakan bahwa Satpol PP dikerahkan untuk memonitor dan menangani situasi di lapangan, termasuk penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal.

“Kami akan memastikan penegakan hukum dilakukan dengan tegas,” tambahnya.

Melihat cukup banyaknya jumlah barang bukti yang dimusnahkan, terutama OKT dan rokok ilegal, menunjukkan bahwa peredaran barang-barang ini masih masif di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Meskipun tidak bisa menghilangkan peredaran OKT dan rokok ilegal, tetapi dengan adanya operasi secara rutin setidaknya dapat meminimalisir peredarannya,” tegas Wahyu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Dr Yudhi Kurniawan, SH MH menjelaskan, bahwa terdapat 236.012 batang rokok ilegal yang disita sebagai barang bukti telah dimusnahkan dengan cara dibakar, agar tidak dapat digunakan atau diedarkan kembali.

“Pemusnahan barang bukti ini sudah memiliki ketetapan hukum tetap sesuai Surat Perintah Kajari Kabupaten Cirebon Nomor 142/M.2.29/BB/06/2026,” kata Yudhi.

Selain rokok ilegal, barang bukti dari kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras terbatas juga dimusnahkan. Rinciannya, narkotika jenis sabu-sabu seberat 41,23 gram, ganja sekitar 36,30 gram, obat farmasi tanpa izin edar sebanyak 31.581 butir, serta 72 botol minuman keras.

Kemudian, ada juga alat komunikasi sebanyak 26 unit dan 191 barang bukti lainnya juga dihancurkan.

Seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan 111 perkara tindak pidana di Kabupaten Cirebon selama periode Januari hingga Juni 2024 yang telah incraht.

“Tidak hanya pemusnahan, kami juga mengedepankan langkah pencegahan melalui kolaborasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah, agar jumlah kasus ini terus berkurang,” pungkas Yudhi. (Hazra)

Share:

Monitoring Hari Keempat Ujian SSE UM-PTKIN 2024: UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siap Sambut Mahasiswa Non-Muslim

CIREBON, FC – Hari keempat pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, Panitia Nasional PMB PTKIN 2024 mengadakan kunjungan monitoring di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Juni dan Sabtu, 29 Juni 2024.

Selain melakukan pemantauan langsung, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi dan Dr. Dadan Rusmana menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam sebuah podcast bersama Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., yang didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Podcast ini dipandu oleh Agus Pamuji, M.Kom., Kepala PTIPD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus PJ SSE. Kamis, (27/06/2024).

Podcast yang berlangsung tersebut mengangkat tema seputar pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN 2024, mulai dari tahapan pendaftaran hingga mekanisme ujian menggunakan SSE. Prof. Abdurrohman dan Dr. Dadan sebagai perwakilan dari Panitia Nasional SSE UM-PTKIN 2024 menyatakan, 

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof. Abdurrohman.

Dr. Dadan menambahkan, “Kami juga ingin mengetahui secara  langsung dari peserta ketika memang ada kendala dalam pelaksanaan seleksi ini, agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini.”

Dalam podcast tersebut, Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menuturkan bahwa PTKIN harus inklusif dan pluralisme. 

Ia juga menegaskan bahwa pada UMPTKIN tahun 2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menerima calon mahasiswa non-muslim sebagai mahasiswanya.

Kunjungan monitoring ini menunjukkan komitmen tinggi Panitia Nasional Ujian SSE UM-PTKIN 2024 untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan peserta ujian. 

Melalui dialog dan interaksi langsung, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan kualitas pelaksanaan seleksi dapat terus ditingkatkan. (din)

Share:

Dosen UIN Siber Cirebon, Mutakhirani Mustafa, M.Hum Menjadi Narasumber Utama di Universitas Sain Islam Malaysia

MALAYSIA - Dalam rangkaian kegiatan International Mobility, Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) menggelar workshop bertajuk “Nusantara Philosophy and Local Wisdom” yang melibatkan dua dosen dari UIN Siber Syekh Nurjati. 

Salah satu pembicara utama dalam acara tersebut adalah Mutakhirani Mustafa, M.Hum, dosen dari Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA). Workshop ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik dan memperkenalkan kekayaan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional. Rabu, (26/06/2024).

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan FUA, memberikan dukungan penuh kepada dosen-dosen muda untuk tampil dalam forum internasional. 

“Sudah saatnya dosen-dosen muda UIN Siber Syekh Nurjati tampil dalam forum internasional untuk mengembangkan kapasitas keilmuannya,” ujarnya. 

Dukungan anggaran maksimal disediakan untuk memfasilitasi seluruh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan internasional ini, sejalan dengan kebijakan Rektor tentang internasionalisasi kampus UINSSC Unggul Mendunia.

Dalam presentasinya, Mutakhirani Mustafa, M.Hum membawakan materi berjudul “Local Wisdom on Ammatoa Kajang Le’Leng”. m

Ia enjelaskan bahwa Ammatoa adalah salah satu suku yang ada di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang masih melestarikan kearifan lokal dan hukum adatnya. Di kawasan Ammatoa, modernitas seperti listrik, alat komunikasi modern, dan perabotan modern lainnya tidak ditemukan.

Beliau menyoroti dua poin penting: Tope Le’Leng dan Pasang Ri Kajang. Tope Le’Leng atau kain hitam yang ditenun oleh masyarakat suku Ammatoa adalah kain sakral yang digunakan dalam berbagai acara, baik kegembiraan maupun duka. Seluruh masyarakat suku tersebut wajib menggunakan tope le’leng, bahkan pengunjung dari luar juga harus mengenakan kain hitam tersebut.

Poin kedua adalah Pasang Ri Kajang atau pesan leluhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Ammatoa. Pesan ini merupakan panduan hidup yang harus diikuti dan tidak boleh dilanggar. Pelanggaran terhadap Pasang Ri Kajang diyakini akan mendatangkan musibah atau bencana dari leluhur mereka. 

Pasang Ri Kajang juga berisi etika, menjaga lingkungan, hidup sederhana, dan gotong royong.

Setelah pemaparan materi, sesi diskusi diadakan. Prof. Madya Dr. Mohamed Mihlar Abdul Muthaliff menanyakan apakah suku Ammatoa mengenal agama Islam atau memiliki kepercayaan tersendiri. 

Dr. Marina Munira Abdul Mutalib bertanya tentang sanksi adat bagi masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang. 

Mutakhirani menjelaskan bahwa suku Ammatoa tidak beragama Islam tetapi mengikuti kepercayaan leluhur mereka, atau patuntung. 

Mereka memiliki kepala suku yang memberikan peringatan kepada masyarakat yang melanggar Pasang Ri Kajang, dan pelanggaran berulang kali akan mendatangkan karma dari leluhur mereka.

Diskusi ini mendapatkan apresiasi dari pihak USIM. Dr. Marina Munira Abdul Mutalib menyatakan bahwa informasi yang diberikan sangat berharga karena menggambarkan kearifan lokal Indonesia yang sarat nilai-nilai pelestarian lingkungan di tengah isu pemanasan global. 

“Kita dapat mencontoh bagaimana suku Ammatoa sangat menjaga dan melestarikan alam,” ujarnya.

Workshop ini berhasil memperkuat hubungan akademik antara UIN Siber Syekh Nurjati dan USIM, serta menegaskan peran penting kearifan lokal dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan di kancah internasional.

Share:

Rabu, 26 Juni 2024

Pansus DPRD Kota Cirebon Bahas Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan dan Diskriminasi

Pansus DPRD, mulai pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi.


CIREBON – Kaum perempuan sampai hari ini masih diposisikan pada komunitas yang rentan dengan kekerasan dan diskriminasi. Untuk pencegahanya, Pansus DPRD dan Tim Asistensi Pemerintah Daerah Kota Cirebon mulia membahasa Raperda Perlindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, bertempat  di ruang rapat DPRD, Rabu (26/6/2024).

Ketua Pansus, Cicih Sukaesih mengatakan, raperda tersebut merupakan sebuah kebutuhan Kota Cirebon untuk melindungi hak-hak perempuan, baik perempuan dewasa hingga anak-anak.

Menurutnya, masih ada beberapa perempuan yang mengalami represifitas baik dari lingkungan keluarga seperti suami, lingkungan sekitar, bahkan antar teman. Sehingga, raperda ini dapat menjadi regulasi atas pelindungan terhadap perempuan.

“Raperda ini untuk melindungi perempuan dari berbagai hal, baik itu di lingkungan rumah, masyarakat, atau dalam aspek pendidikan maupun sosial,” katanya.

Terkait raperda Pelindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi, Cicih menerangkan di dalamnya memuat XIII Bab dan 35 Pasal.

“Untuk raperda ini, tadi kita membahas ada 13 Bab dan 35 pasal,” ujarnya.

Dalam pembahasannya, Cicih menyebut raperda Pelindungan Perempuan ini ditargetkan rampung sebelum tanggal 8 Agustus mendatang, agar dapat segera diterapkan di Kota Cirebon.

Ia pun berharap, raperda tersebut mampu menjadi regulasi untuk melindungi perempuan oleh seluruh pihak dan pemangku kepentingan di Kota Cirebon, agar perempuan dalam bermasyarakat bisa hidup lebih baik dengan merasa aman dan nyaman.

“Harapannya, raperda ini bisa diterapkan sebaik-baiknya, bisa menjadi pelindungan perempuan sebenar-benarnya oleh dinas terkait di kota Cirebon,” tuturnya. (din)

Share:

Selasa, 25 Juni 2024

Perang Lawan Stunting, Pemkab dan Polresta Cirebon Gelar Baksos dan Bansos

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Polresta Cirebon menggelar bakti sosial (baksos), penyaluran bantuan sosial (bansos) dan gebyar stunting.

Kegiatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan penanganan stunting di Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, baksos yang disalurkan berupa sembako untuk 1.000 orang. Sementara itu, bansos untuk penanggulangan stunting disalurkan untuk 500 anak.

“Kemudian ada juga sunatan, dan pemeriksaan ibu hamil di sini. Semoga ini menjadi suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita berkomitmen menurunkan stunting,” ucap Wahyu di Mapolresta Cirebon, Selasa (25/6/2024).

Lebih lanjut, Wahyu menerangkan, saat ini angka stunting di Kabupaten Cirebon sebesar 22,9 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

Pemkab Cirebon bersama Forkopimda saat ini fokus untuk menurunkan angka stunting. “Bareng-bareng dengan Forkompimda menekan angka stunting, setidaknya prosentasenya menurun,” harap Wahyu.

Senada disampaikan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH. Sumarni mengatakan, pihaknya bersama Pemkab dan DPRD Kabupaten Cirebon berupaya menurunkan angka stunting.

“Sekarang sedang running, sebagian hampir selesai. Kita bersama stakeholder terkait, seperti pemda, DPRD dan lainnya, semua pihak turut membantu kegiatan ini. Kegiatan ini (bansos dan baksos) diadakan rutin,” pungkasnya. (Ara)

Share:

Warek I UIN Siber Cirebon dan Para Dekan Lakukan Monitoring Hari Kedua Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2024

CIREBON, FC – Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Jamali, M.Ag., didampingi oleh beberapa dekan dari berbagai fakultas, menggelar monitoring pelaksanaan hari kedua Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2024 di lokasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Prof Jamali ditemani oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr H Saifuddin, M.Ag, Dekan Fakultas Syariah (Fasya) Edy Setyawan, Lc, M.A, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr H Didi Sukardi, M.H., dan Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Rifqi Muslim, S.Ag. 

Mereka berkeliling mengunjungi ruangan-ruangan tempat dilaksanakannya SSE UM-PTKIN, mulai dari lantai 2 hingga lantai 3 di Gedung Siber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.Selasa, (25/06/2024).

Prof Jamali bersama para dekan menyempatkan diri untuk bertegur sapa dengan calon mahasiswa baru jalur UM-PTKIN. Mereka menanyakan tentang layanan yang diberikan oleh panitia dan fasilitas yang disediakan Panitia Lokal SSE UM-PTKIN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa nyaman selama mengikuti ujian ini,” ujar Prof Jamali.

Selain itu, Prof Jamali juga menanyakan kepada para peserta apakah ada hambatan teknis atau administratif yang mereka alami selama mengikuti kegiatan SSE UM-PTKIN.

“Kami ingin mengetahui langsung dari peserta agar bisa segera memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi ini,” tambahnya.

Monitoring ini menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memberikan pengalaman terbaik bagi calon mahasiswa baru. 

Dengan kehadiran langsung dari para pimpinan fakultas, diharapkan segala kendala yang ada dapat segera diatasi dan proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.

Para calon mahasiswa yang ditemui merasa senang dengan perhatian yang diberikan oleh para pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Mereka merasa dihargai dan mendapatkan motivasi tambahan untuk menghadapi seleksi ini dengan lebih percaya diri.

Dengan adanya monitoring ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan serta kesuksesan para calon mahasiswa baru dalam menghadapi ujian seleksi masuk. (din)

Share:

Senin, 24 Juni 2024

Rektor Prof Aan Gelar Dialog Kerja Sama di Sekolah Indonesia Makkah

CIREBON, FC - Di tengah kesibukannya menjalankan ibadah haji, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sesuai Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., tetap menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan internasional dan kerja sama pendidikan. 

Rektor Prof Aan menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan Dialog Kerja Sama dengan Atdikbud KBRI Riyadh, SILN Arab Saudi, serta perwakilan dan praktisi pendidikan Indonesia di Sekolah Indonesia Makkah pada 20 Mei 2024.

Acara yang berlangsung di Gedung Putra Sekolah Indonesia Makkah ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dalam dunia pendidikan Indonesia di Arab Saudi. 

Dialog ini bertujuan untuk membahas peluang dan tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerja sama antara institusi pendidikan Indonesia dan lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan.

 “Meskipun kami berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, kami juga memiliki tanggung jawab besar untuk terus memajukan pendidikan. Dialog ini adalah salah satu langkah konkret untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan Indonesia dan Arab Saudi, serta mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi,” ungkapnya.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai diskusi mendalam mengenai berbagai topik, mulai dari pertukaran pelajar dan staf pengajar, hingga peluang penelitian bersama dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan global. Para peserta dialog sangat antusias dalam menyampaikan ide dan berbagi pengalaman mereka.

Atdikbud KBRI Riyadh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Prof. Dr. H. Aan Jaelani dalam menyelenggarakan dialog ini di tengah pelaksanaan ibadah haji. 

“Kami sangat mengapresiasi upaya Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga pada pengembangan pendidikan. Ini menunjukkan dedikasi beliau dalam memajukan pendidikan Indonesia di kancah internasional,” ujar Atdikbud KBRI Riyadh.

SILN Arab Saudi dan perwakilan dari Sekolah Indonesia Makkah juga menyambut baik dialog ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di kedua negara. 

Mereka menekankan pentingnya adanya follow-up dari hasil dialog ini untuk mewujudkan berbagai program dan inisiatif yang telah dibahas.

Dialog Kerja Sama ini menjadi momentum penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus mengukir prestasi dan memperluas jaringan kerja sama internasional, meskipun dalam situasi dan kondisi yang penuh tantangan. 

Dengan semangat tinggi dan dedikasi yang kuat, diharapkan upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan Indonesia di kancah global. (din)

Share:

Disdik Kabupaten Cirebon Susun Strategi Agar PPDB Lancar dan Lulusan SD, SMP Lanjut Sekolah

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon telah menyusun strategi agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan lancar. Disdik menargetkan seluruh lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB 2024 di SMP Negeri 1 Sumber, Rabu (12/6/2024).

Setelah penandatanganan itu, Disdik Kabupaten Cirebon langsung tancap gas menyusun strategi, agar lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Kuota atau daya tampung PPDB 2024 jenjang SMP di Kabupaten Cirebon, sebanyak 20.800 siswa. Sedangkan jumlah lulusan dari SD di Kabupaten Cirebon, berjumlah 33.883 siswa.

“Kita targetkan tahun ini anak-anak SD maupun SMP bisa melanjutkan semuanya. Pertama, PPDB sekolah negeri utamanya. Setelah sekolah negeri selesai, kami akan himpun data dari sekolah-sekolah mau lanjut ke mana anak-anak ini (yang belum diterima di SMP negeri),” kata Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM di kantornya, Senin (24/6/2024).

Setelah data siswa yang belum melanjutkan sekolah terhimpun, lanjut Ronianto, Disdik Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta. Data siswa yang belum melanjutkan ke sekolah itu diserahkan ke MKKS.

“Mangga (sekolah swasta) jemput bola. Setelah nanti dalam waktu satu minggu SMP swasta sudah tutup (pendaftaran) dan KBM berjalan, maka kami menerima umpan balik dari mereka. Mana yang sudah diterima di sekolah swasta,” ujarnya.

Menurutnya, siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sekolah swasta biasanya karena faktor ekonomi, waktu, dan berkebutuhan khusus. Disdik kemudian bakal berkoordinasi dan menggelar rapat dengan penilik.

“Kami ada rapat antara penilik dan pengawas, untuk menyelesaikan (permasalahan) agar anak-anak di Kabupaten Cirebon 100 persen bisa melanjutkan ke SMP atau SMA. Dari penilik itu, selanjutnya akan bergerak dengan pusat kegiatan belajar masyarakat (KBM),” jelas Ronianto.

“Jadi, yang punya kesulitan ekonomi, waktu, dan tenaga untuk bisa melaksanakan pembelajaran formal, kita siapkan pendidikan nonformal,” sambungnya.

“Mereka bisa ikut paket B, paket C. Anaknya tidak mampu, atau alasannya orang tuanya tidak ada semua, atau dia harus bekerja, maka kita tampung ke paket B. Jadi, anaknya tetap bisa bersekolah,” imbuhnya. (Ara)

Share:

Pastikan UM-PTKIN 2024 Berjalan Baik, Plh Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Hajam Lakukan Monitoring Langsung

CIREBON - Untuk memastikan semuanya berjalan baik, Plh Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr Hajam MAg melakukan monitoring langsung di lokasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024, Senin, (24/6/2024).

Monitoring tersebut dilakukan dalam upaya memastikan pelaksanaan SSE UM PTKIN di UIN Siber Cirebon berjalan lancar.

Prof Hajam sendiri langsung meninjau pelaksanaan SSE UM PTKIN di lima ruangan yang telah disediakan Panitia Lokal UIN Siber Cirebon di lantai 2 dan 3 Gedung Siber kampu setempat.

“Kami telah melakukan persiapan matang untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan lancar,” kata Prof Hajam di sela monitoring.

Dijelaskan Prof Hajam, monitoring dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan semua aspek teknis dan logistik berjalan sesuai rencana.

Bahkan, kata dia, tim pengawas dan teknisi telah dipersiapkan dengan baik untuk mengatasi segala kemungkinan yang terjadi selama ujian berlangsung.

“Kami telah melatih seluruh tim teknis dan pengawas ujian agar siap memberikan bantuan teknis kepada peserta ujian dan memastikan semua perangkat komputer dalam kondisi optimal,” jelasnya.

Prof Hajam memaparkan, jumlah peserta SSE UM PTKIN tahun 2024 ini mencapai 1800 orang, sementara total pendaftar UM PTKIN khusus ke UIN Siber Cirebon berjumlah 2633 orang, baik pilihan 1, 2, dan 3.

“Program studi Ekonomi Syariah mendapatkan jumlah pendaftar tertinggi dengan 523 pendaftar, disusul Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan 475 pendaftar, dan Informatika dengan 414 pendaftar,” paparnya.

Menurut Prof Hajam, banyaknya jumlah pendaftar di UIN Siber Cirebon ini menunjukkan minat yang tinggi dari calon mahasiswa terhadap program-program unggulan yang kampus setempat tawarkan.

Sementara, Kabag Umum dan Layanan Akademik UIN Siber Cirebon, Zaenal Arifin SAg menerangkan, persiapan yang telah dilakukan berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Kami memastikan semua aspek teknis dan logistik telah siap, dan kami akan terus memantau jalannya ujian untuk memastikan kelancaran proses seleksi ini,” ujarnya. (din)

Share:

Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kelancaran PBM, Warek I UIN Siber Cirebon Lakukan Monev Ke Jawa Timur

CIREBON, FC - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kelancaran proses belajar mengajar, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof.Dr.H. Jamali,M.Ag, didampingi Dr. Moh. Ali, M.Pd.I, Ketua Jurusan PJJ PAI UIN Siber Cirebon, melakukan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Malang, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Juni 2024 ini disambut antusias para mahasiswa Program Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI) kampus setempat. 

Prof.Jamali, Wakil Rektor I, menyampaikan rasa kegembiraanya melihat semangat mahasiswa dalam mengikuti Monev. 

Ia melihat mahasiswa PJJ PAI di Malang sangat antusias dalam Monev ini. Mereka bisa saling bertemu dan berkenalan lebih dekat. 

"Banyak yang sebelumnya belum saling mengenal, kini menjadi lebih akrab, bahkan ada yang ternyata tetangga namun baru mengetahui mereka sama-sama peserta program PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon..

Dr. Moh. Ali, M.Pd.I, juga menyampaikan harapan besar dari pihak pengelola program agar mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas belajar mereka, menyelesaikan studi tepat waktu, dan meraih prestasi yang membanggakan,” ungkap Kajur PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon..

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses pembelajaran, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa agar tetap semangat dalam menjalani studi mereka. 

Selama kegiatan, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, saran, dan kendala yang mereka hadapi selama mengikuti program PJJ.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya diskusi dan interaksi yang terjadi selama sesi Monev. Banyak mahasiswa yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena mereka bisa mendapatkan solusi atas permasalahan yang dihadapi secara langsung dari pihak kampus.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga dan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal. 

"Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan pengelola program, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi seluruh mahasiswanya, baik yang mengikuti program reguler maupun jarak jauh," tandasnya. (din)
Share:

Sabtu, 22 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon Gerak Cepat Lakukan Pembersihan Sampah di Sungai Jamblang

KABUPATEN CIREBON, FC — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Camat Jamblang, Kuwu Desa Jamblang dan Serang meninjau tumpukan sampah liar di aliran sungai Jamblang Kabupaten Cirebon, Sabtu (22/6/2024).

Kegiatan tersebut merupakan respon pemerintah daerah mengenai adanya laporan dari masyarakat, terkait adanya tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai Jamblang Kabupaten Cirebon.

Wahyu mengatakan, setelah melihat di dua titik lokasi pembuangan sampah liar ini, pihaknya akan segera mengambil tindakan untuk melakukan pembersihan. Pasalnya, Pj Bupati Cirebon ini mempunyai prinsip “segera dan selesaikan”.

“Kita langsung tindaklanjuti dengan bereskan dan bersihkan, dan nantinya kita akan menggunakan alat berat untuk mengeruk sampah tersebut,” katanya.

Selain itu, ia juga akan melakukan komunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS CC), untuk menempatkan kontainer sampah di dekat sungai. Izin tersebut harus dilakukan, karena masuk wilayahnya BBWS CC.

“Kita nanti minta izin ke BBWS CC untuk menempatkan kontainer, sehingga masyarakat yang diduga membuang sampah sembarangan, bisa membuangnya di kontainer yang sudah disediakan,” lanjutnya.

“Nanti kontainernya kita lihat, satu minggu hingga dua minggu apakah penuh, kalau sudah penuh, langsung kita rutin angkut oleh DLH,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, aksi yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon ini disambut baik oleh para kepala desa (kuwu), baik dari Jamblang maupun Serang.

“Tadi juga kuwu sudah mengijinkan untuk segera dieksekusi, karena ada alat berat yang akan melakukan pengerukan sampah,” ungkapnya.

Disinggung soal air Sungai Jamblang yang tercemar limbah batu alam, Pj Bupati Cirebon akan mempelajari terlebih dahulu. Pasalnya, aliran Sungai Jamblang yang tercemar ini, hulunya dari Kecamatan Dukupuntang.

“Kita akan pelajari terlebih dahulu semuanya terkait pencemaran batu alam ini,” ujarnya. (din)

Share:

Kolaborasi UIN Siber Cirebon dan Pustanda Kemdikbudristek Kembangkan Kompetensi Penjaring di Era Digital

 


CIREBON, FC - Pusat Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Pustanda) KEMDIKBUDRISTEK serta IQLAB Indonesia untuk menyelenggarakan agenda penting bertajuk “Diseminasi dan Praktik Pemanfaatan Laman Penerjemahan Daring (Penjaring)”. 

Laman ini dikembangkan oleh Pustanda KEMDIKBUDRISTEK untuk memfasilitasi penerjemahan dokumen penting dalam kegiatan operasional dan publikasi. Jum’at, (21/06/2024).

Pelatihan ini bertujuan memperkenalkan Laman Penjaring kepada mahasiswa di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, khususnya bagi mereka yang berasal dari jurusan kebahasaan seperti Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), serta Tadris Bahasa Indonesia dan Inggris (TBI). 

Dengan pelatihan ini, diharapkan para mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang potensi dan manfaat penggunaan Laman Penjaring dalam penerjemahan daring, serta mengintegrasikannya dalam beberapa mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Terjemah, Terjemah Terapan, dan Terjemah Indonesia-Arab-Indonesia.

Acara ini menampilkan dua pembicara utama. Vianinda Pratamasari, Penerjemah Ahli Pertama, mempresentasikan materi “Sekilas tentang Laman Penjaring”, sementara Choris Wahyuni, Penerjemah Ahli Muda, membahas “Praktik Baik Pemanfaatan Laman Penjaring”. Selain presentasi, ada juga sesi tanya jawab dan diskusi panel yang memfasilitasi pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara peserta.

“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi salah satu program unggulan Laboratorium Terpadu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar H. Rijal Mahdi, Lc., MA, Kepala Pusat Laboratorium Terpadu. “Visi kami adalah menjadi pusat pengembangan kurikulum berbasis praktikum yang menghasilkan proyek kolaboratif mahasiswa, mempersiapkan mereka untuk dunia kerja dengan dukungan teknologi digital.”

Ketua IQLAB Indonesia, Dr. Uki Sukiman, M.Ag, bersama Dr. Muhammad Walidin, M.Hum dari Divisi Kerjasama IQLAB Indonesia, turut menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, agenda ini sangat bermanfaat dan menarik banyak perhatian dari mahasiswa dan dosen Prodi Bahasa dan Sastra Arab, yang berasal dari 21 perguruan tinggi, baik agama maupun umum, di seluruh Indonesia.

Agenda diseminasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang teknologi penerjemahan tetapi juga memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah, dengan tujuan akhir untuk menciptakan generasi penerjemah yang handal dan siap bersaing di era digital.

Share:

Jumat, 21 Juni 2024

Dinsos Gelar Rakor Program Keluarga Harapan.(PKH) Kabupaten Cirebon 2024

KABUPATEN CIREBON — Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Dra Indra Fitriani MM menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Cirebon Tahun 2024 yang bertempat di Sutan Raja Hotel Cirebon, Kamis ( 20/6/24).

Turut hadir para pendamping PKH di Kabupaten Cirebon, serta seluruh peserta rapat koordinasi.

Dalam sambutannya, Fitri–sapaan akrab Kadinsos mengatakan, program keluarga harapan merupakan program andalan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kemensos, untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan keluarga stunting.

“Tujuan diselenggarakannya Rakor Program Keluarga Harapan (PKH) ini adalah untuk membangun koordinasi yang harmonis antarinstansi penyelenggara PKH,” ujar Fitri.

“Sekaligus mencari solusi masalah yang dihadapi dan menyepakati tindak lanjut yang harus dilakukan oleh masing-masing instansi sesuai peran kedudukannya,” sambungnya.

Peran pendamping juga sangat penting, lanjut Fitri, untuk menyukseskan PKH. Karena program perlindungan seperti ini, adalah bagian penting dalam strategi pembangunan perlindungan sosial yang bertujuan mengurangi resiko sosial, meningkatkan kesetaraan, serta mengurangi kemiskinan.

Ia menyebut, dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi instansi terkait penyelenggaraan PKH, sekaligus menjadi ajang untuk membangun sinergitas.

“Saya menginginkan kepada semua pihak atau instansi terkait, untuk memadukan langkah dalam menyelesaikan permasalahan penyelenggaraan PKH, guna memaksimalkan penyelenggaraan PKH, agar dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat ” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan, dengan adanya rapat koordinasi ini, dapat memadukan gerak langkah dan sinergitas program semua instansi terkait. Selain itu, dapat menyamakan persepsi dan melahirkan kesepakatan bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Program Keluarga Harapan memiliki korelasi langsung dengan tingkat kesejahteraan dan angka kemiskinan masyarakat,” kata Fitri.

“Maka, saya mengingatkan kepada para pendamping sosial, untuk memberikan pendampingan yang maksimal terhadap penyusunan rencana kerja penerima PKH di wilayah dampingannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa yang terpenting dalam PKH ini adalah bagaimana program tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat penerima manfaat, agar menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan meningkat taraf hidupnya. (din)

Share:

Kamis, 20 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Rapat Virtual Bersama Mendagri Terkait Pilkada Serentak

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait fasilitasi dan koordinasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Kamis (20/6/2024).

Dirinya langsung gerak cepat menindaklanjuti instruksi Mendagri, Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD terkait Pilkada serentak.

Wahyu mengatakan, Mendagri Tito meminta agar pemerintah daerah menjaga kondusivitas saat Pilkada serentak. “Tadi Pak Menteri menyampaikan, khususnya terkait Pilkada, bagaimana kita untuk menjaga kondusivitas lapangan,” ucap Wahyu.

Selain kondusivitas, ia mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menjaga netralitas saat Pilkada serentak 2024 nanti. Sekadar diketahui, netralitas ASN ini tercantum pada Pasal 280 ayat (2) huruf f Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, dan Pasal 9 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“Sehingga mewujudkan pemilihan yang akan dating, berjalan dengan baik. Tindak lanjut dari ini, kita akan komunikasikan secara internal dari kami mengenai desk Pilkada dan lainnya. Kedua, dengan Forkopimda, berkomunikasi kembali dengan beberapa arahan Pak Menteri tersebut,” lanjutnya.

Rapat virtual bersama Mendagri Tito itu tak hanya membahas soal Pilkada serentak, Pj Bupati Cirebon bersama Mendagri Tito juga membahas soal peran penjabat kepala daerah.

“Paling pentingnya lagi, Pj bisa berkontribusi lebih baik terhadap masyarakat. Misalkan, jika memang ada ketentuan yang masih tidak memudahkan untuk iklim investasi, kemudian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ditinjau,” tutur Wahyu.

“Intinya, bagaimana kita optimalkan potensi daerah untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cirebon, Hj Ita Rohpitasari MSi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah meracik formula untuk mengantisipasi gesekan saat Pilkada serentak. Kesbangpol Kabupaten Cirebon bersama sejumlah pihak telah menjalin koordinasi.

“Sudah ada sinergitas antarkecamatan menjelang Pilkada. Forum Kecamatan dan Desa (FKD) sudah terbentuk di 40 kecamatan, dan sudah mulai bergerak. Ke depan, di tingkat kabupaten mengadakan kegiatan,” ucap Ita.

Kesbangpol Kabupaten Cirebon fokus pada deteksi dan pencegahan dini terkait tingkat kerawanan, seperti pencurian, tawuran, dan tindakan anarkis. “Kita antisipasi melalui cegah dini. Cegah dini ini melalui bottom-up, bukan up-down,” tegasnya.

Lebih gamblang Ita menjelaskan, pola bottom-up sejatinya mengantisipasi gesekan saat Pilkada, agar tidak sampai di tingkat atas atau level daerah. Jadi, lanjut dia, ketika terjadi gesekan di bawah, langsung diselesaikan oleh berbagai pihak yang sudah saling bersinergi.

“Bottom-up itu dilakukan di 40 kecamatan, baik dengan kepolisian, TNI dan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, kata Ita, diharapkan kerawanan yang muncul di tengah masyarakat bisa segera diatasi dan tidak meluas menjadi konflik daerah. Jika ada suatu masalah, bisa diselesaikan dahulu oleh tim sinergitas di bawah. Jadi, siapapun yang masuk ke Kabupaten Cirebon bisa tetap merasa aman. (Ara)






Share:

Orang Tua Siswa Kagum Saat Melihat Pentas Seni Siswa Siswi Berprestasi SD 2 Sampiran Yang Tampil Memukau


CIREBON, FC - Pelepasan siswa-siswi Kelas VI, SD Negeri 2 Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, dilakukan dengan menggelar acara Pentas Seni yang dihadiri Kuwu Sampiran, Kepala Sekolah, para guru serta Korwil Talun, Ketua Komite Sekolah dan tamu undangan lainnya untuk menyaksikan acara tersebut.

Acara yang meriah ini, juga dihiasi dengan riuh tepuk tangan ibu-ibu, dari para orang tua siswa, sehingga acaranya sangat menghibur para tamu dan lainnya. 

Acara dimulai dengan menggelar seni tari yang bikin orang tua murid seneng melihat kecerdasan anak-anaknya. 

Selain itu, suasana haru juga sempat menyelimuti tempat acara saat pemberian cindera mata yang ditandai dengan pengalungan medali dan piagam serta  penghargaan pada siswa siswi atas prestasi di bidang setiap perlombaan. 

“Saya bangga dan bahagia melihat anak-anak kita lulus sekolah dasar dengan ilmu pengetahuan yang sudah didapat di SDN 2 Sampiran ini. Terimakasih kepada para guru dan pendidik lainnya yang sudah dengan sabar memberikan pengajaran dan pendidikan kepada anak-anak kami, sehingga melahirkan anak anak berprestasi," ucap salah satu orang tua siswa kepada media, Kamis (20/6/2024).

Kepala SDN 2 Sampiran, Yesi Yusnianingsih, S.Pd.SD menyatakan kebanggaannya atas kreasi dan prestasi yang ditorehkan anak anak didiknya selama mengemban pendidikan di sekolah ini.  

Yesi Yusnianingsih juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh guru dan orang tua siswa dari kelas 1 hingga kelas VI yang sudah bergotong royong membantu dengan tulus hingga terlaksananya pagelaran pentas seni pada kegiatan pelepasan siswa siswi Kelas VI. 

Menurutnya, apresiasi itu patut diberikan mengingat kemajuan terus meningkat setiap tahunnya dan bangga terhadap anak didiknya, karena selain mengikuti pendidikan, juga banyak yang berprestasi di berbagai perlombaan. Bahkan juga ada yang mampu di bidang seni sehingga panggung pentas seni dengan tarian mereka menjadi meriah. 

"Kami semua bangga dengan kalian, dengan prestasi kalian, maka tunjukanlah jati diri kalian, yakni dengan cara menjadi siswa yang rajin belajar, siswa yang patuh terhadap guru di sekolah dan orang tua di rumah, dan jadilah siswa siswi  berprestasi di mana pun kalian sekolah dan yang paling penting bisa menjaga nama baik sekolah," pintanya.

Yesi Yusnianingsih juga berterimakasih kepada guru olah raga, Nengsih, S.Pd, yang telah mendidik di bidang olah raga hingga melahirkan anak anak yang berprestasi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komite Sekolah, Bambang HS, agar para siswa terus bisa untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Carilah ilmu dan jadilah pelajar yang berprestasi.

"Ingat, masa depan kalian adalah ada pada diri kalian sendiri, jadi teruslah belajar untuk mengejar cita-cita, dan jadilah siswa berprestasi di sekolah yang nanti kalian akan menimba ilmu," tutupnya dihadapan para siswa dan siswa lulusan SDN 2 Sampiran tahun ajaran 2024. 

Sementara itu, Korwil/UPTD Talun, Drs H Warfin, MA didampingi pengawas SD  Kec. Talun, Wisma, dalam sambutannya mengimbau kepada para orang tua untuk melanjutkan anak anaknya kejenjang pendidikan berikutnya, yakni SMP/MTs. 

Juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru serta orang tua siswa yang telah menyelenggarakan acara Graduate Ceremony, pelepasan Kelas VI dan pentas seni yang meriah.

Hal senada diungkapkan Wali Kelas, Ariani Mustika Ningsih S.Pd, yang merasa bangga dan bersyukur pada siswa siswi anak didiknya yang telah disiplin dan patuh mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga ujian akhir, hingga lulus 100 persen.

Kuwu Desa Sampiran, Sujito, juga mengucapkan terimakasih atas undangan SDN 2 Sampiran untuk hadir pada acara Pentas Seni dan Pelepasan Kelas VI ini. 

"Terimakasih, ini adalah suatu kehormatan bagi saya. Demikian juga bagi para ibu guru yang telah mendidik putra putri warga kami, yang tentunya dengan penuh suka duka, tetapi ketulusan pengabdiannya luar biasa, baik dalam mengajar maupun membimbing serta mendidik putra putri warga kami, hingga menjadi anak anak yang pintar cerdas dan berprestasi. Semoga kelak mereka semua menjadi anak-anak sukses dan membanggakan orang tuanya," tuturnya. (din)

Share:

UIN Siber Cirebon Adakan Rapat Pembentukan Tim Pengajuan Program Studi S2 BKI

 

CIREBON, FC – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan rapat penting untuk pembentukan Tim Pengajuan Pembukaan Program Studi S2 Bimbingan Konseling Islam (BKI). Rapat ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dari universitas, termasuk dekanat dan jurusan BKI. 

Beberapa tokoh penting yang hadir dalam rapat ini antara lain Plh Rektor Prof. Dr. Hajam, M.Ag, Prof. Hj. Eti Nurhayati, M.Si, Dr. Siti Fatimah, M.Hum.,(Dekan FDKI), Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I.,(Kajur BKI), serta dosen-dosen yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang BKI dan Psikologi.Kamis,(20/06/2024).

Prof. Dr. Hajam, M.Ag, selaku Plh Rektor UIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan arahan dan harapan penting terkait rencana pembukaan program studi S2 BKI ini. Berikut adalah poin-poin utama yang dibahas dalam rapat tersebut:

Pembentukan Tim Penyusun Borang Pengajuan S2 BKI

Prof. Hajam menekankan perlunya membentuk tim khusus untuk menyusun borang pengajuan S2 BKI. Tim ini akan terdiri dari tiga elemen penting: Kurikulum, SDM dosen yang memiliki linearitas keilmuan di bidang BKI dan Psikologi, serta unit Pengelola Program Studi, dalam hal ini Program Pascasarjana. 

Tim ini akan bekerja untuk memastikan segala persyaratan administrasi dan akademik terpenuhi sebelum pengajuan borang ke Ban-PT.

Progres Penyusunan Dokumen

Plh Rektor mengingatkan bahwa sebelum borang pengajuan S2 BKI disubmit ke Ban-PT, dokumen-dokumen yang diperlukan harus dipastikan lengkap dan memenuhi syarat. Prof. Hajam berharap segala hal yang belum rampung berkaitan dengan data dan dokumen pengajuan prodi dapat diselesaikan tepat waktu, dengan target paling lambat bulan September 2024.

Dukungan dari Semua Elemen

Prof. Hajam juga meminta dukungan penuh dari seluruh elemen terkait, baik dari jajaran senat, fakultas, pascasarjana, para guru besar, serta para dosen untuk bersama-sama menyukseskan pembukaan Program Studi S2 BKI. Kolaborasi dan kerja sama yang baik diharapkan dapat memperlancar seluruh proses yang diperlukan.

Dr. Siti Fatimah, M.Hum., Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Beliau optimis bahwa dengan kerjasama yang baik, Program Studi S2 BKI akan segera terwujud dan memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

“Semoga rapat perdana ini menjadi momentum penting dalam langkah maju Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam untuk mengembangkan program studi S2 BKI di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar Dr. Siti Fatimah.

Dengan terlaksananya rapat ini, diharapkan pembukaan Program Studi S2 BKI dapat segera terwujud, memberikan manfaat bagi masyarakat luas, serta meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Share:

Rabu, 19 Juni 2024

DPRD Tetapkan Perubahan Propemperda Kota Cirebon Tahun 2024

 

CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon menetapkan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2024 di Griya Sawala, Rabu (19/6/2024).


Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Ruri Tri Lesmana menyampaikan, landasan perubahan Propemperda Kota Cirebon yaitu surat Pj Walikota 1 Juni 2024 Nomor B/500.16.6.6/2023/Huk/2024 hal penyampaian pencabutan raperda rencana umum penanaman modal.

Kemudian, hal tersebut ditindaklanjuti rapat Bapemperda dengan bagian Hukum Setda yang disepakati untuk melakukan pencabutan terhadap raperda rencana umum penanaman modal.

“Sehingga, berdasarkan rapat tersebut, raperda yang semula berjumlah 14 menjadi 13 raperda,” kata Ruri.

Selain itu, mewakili lembaga DPRD, Ruri pun menyampaikan ucapan selamat atas predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) delapan kali berturut-turut yang diraih Pemda Kota Cirebon atas audit APBD tahun 2023.

“Selamat atas diraihnya predikat WTP 8 kali berturut-turut, semoga di tahun berikutnya bisa lebih baik dan meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bapemperda Tunggal Dewananto menyampaikan, perubahan propemperda tahun 2024 terdiri atas 4 raperda berasal dari inisiatif DPRD, dan 9 raperda berasal dari Pemda Kota Cirebon.

“Adapun empat raperda inisiatif DPRD yaitu raperda Pemajuan Kebudayaan, raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, raperda Pelindungan Anak, serta raperda Pelindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi,” katanya.

Juru bicara pengusul raperda Pemajuan Kebudayaan H Karso SIP menjelaskan bahwa raperda Pemajuan Kebudayaan selaras dengan Pasal 46 UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Di mana ditegaskan bahwa Pemda sesuai dengan wilayah administratifnya berwenang merumuskan dan menetapkan kebijakan pemajuan kebudayaan,” ujarnya.

Juru bicara pengusul Raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Een Rusmiyati SE mengharapkan raperda tersebut dapat segera rampung agar meminimalisir kesalahpahaman yang kerap terjadi.

“Hal ini penting, sebab perlunya suatu kebijakan untuk melakukan tindakan cepat agar yang menjadi korban bencana segera tertangani,” ujarnya.

Sementara itu, juru bicara raperda Pelindungan Anak Cicih Sukaesih, serta raperda Pelindungan Perempuan dari Kekerasan, Eksploitasi dan Diskriminasi Andi Riyanto Lie SH, pun mendorong agar rancangan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

“Raperda ini penting untuk memastikan pencegahan agar tak terjadi pelanggaran atas hal asasi manusia,” ujar Cicih.

Di tempat sama, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menyetujui empat raperda yang diusulkan DPRD agar segera ditetapkan menjadi perda.

Agus pun menyampaikan bahwa keempat raperda tersebut telah melalui proses harmonisasi KanWil Hukum dan HAM serta mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Kemendagri.

“Kami secara prinsip setuju atas usulan empat rancangan tersebut dan berharap dapat diimplementasikan secara efektif di Kota Cirebon,” katanya. (Ara)
Share:

Bahas soal Tapera, Pj Bupati Cirebon Terima Audiensi Serikat Pekerja

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi, beraudiensi dengan serikat pekerja di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (19/6/2024).

Dalam kesempatan itu, serikat pekerja menyampaikan soal penolakannya terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tahun 2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Wahyu menerima masukan dan aspirasi dari serikat pekerja. Selain itu, ia juga menyampaikan maksud dan tujuan pemerintah pusat menerbitkan PP tentang Tapera.

“Tadi juga disampaikan di dalam diskusi tentang tindak lanjut dari PP ini. Ada beberapa poin lanjutan yang memang harus dipenuhi, andai pun itu diimplementasikan, maka diimplementasikannya itu baru di 2027,” ucap Wahyu.

“Tapi sebelum proses itu, rekan dari serikat pekerja menolak, dan kami juga tadi menyampaikan masukan dari rekan serikat pekerja terhadap substansi penolakan itu,” sambungnya.

“Sehingga pada prinsipnya, setiap kita, termasuk rekan-rekan pekerja membutuhkan rumah, tetapi bagaimana yang terbaik pola kebijakan apa, itulah yang sama-sama butuh masukan,” kata Wahyu menambahkan.

Ia menjelaskan, Pemkab Cirebon bakal menyampaikan aspirasi dari serikat pekerja kepada pemerintah pusat terkait PP 21 tahun 2024 tentang Tapera.

“Insyaallah kita sampaikan aspirasi tersebut dalam bentuk surat,” tukasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, serikat pekerja pada intinya menolak tentang penerapan Tapera terkait pemotong upah sebesar tiga persen. Dimana 2,5 persennya dibebankan kepada pekerja, dan sebesar 0,5 persen dibebankan kepada perusahaan.

Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cirebon, Acep Sobarudin menilai PP 21 tahun 2024 tentang Tapera belum layak diterapkan di Indonesia. Ia kemudian membandingkan kenaikan upah dengan potongan Tapera.

“Ada beban 2,5 persen kepada pekerja. Belum lagi jika ada keterlambatan, maka akan dikenai denda. Kita ketahui, upah di Kabupaten Cirebon hanya beberapa persen kenaikan. Kenaikan kita pada 2021 hanya 0,4 sekian persen, dan itu di bawah inflasi,” ucap Acep.

Ia menegaskan, serikat pekerja menolak penerapan Tapera, karena adanya klausul yang menyatakan wajib. Ia memberikan masukan, agar Tapera tak dijadikan kewajiban bagi pekerja, tapi bersifat sukarela.

“Ditambah lagi wajib. Setahu saya, tabungan tidak wajib, tapi ini diwajibkan. Ini yang kami keberatan, harusnya sukarela, jangan wajib,” tukasnya.

Tapera ini harusnya bersifat sukarela, karena di dalam Undang-Undang tersebut, tambah Acep, menyatakan bahwa Tapera ini wajib bagi pekerja yang gajinya di atas UMK, PNS dan Polri, dan lainnya. (din)

Share:

Komitmen Dinsos Kabupaten Cirebon-Polteksos Bandung Bantu PPKS Naik Kelas

KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon bersama Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahkan bantuan sosial (bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 92 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Rabu (19/6/2024).

Dalam laporan kegiatan penyerahan bansos ATENSI, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar PPKS, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian PPKS di Kabupaten Cirebon.

Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan kebutuhan hidup layak, modal usaha, alat bantu untuk teman-teman disabilitas, dan perlengkapan sekolah.

Penyerahan bansos ATENSI kepada 92 PPKS itu tersebar di tiga lokasi. Rinciannya, diberikan kepada 32 PPKS melalui Dinsos Kabupaten Cirebon, diberikan kepada 35 PPKS melalui Yayasan Prama di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, dan sebanyak 25 PPKS yang diserahkan melalui Yayasan Al Ma’rifah Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol.

Kegiatan penyerahan bansos ATENSI merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam melaksanakan amanat undang-undang, yakni melalui bantuan.

“Bantuan ini sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan dukungan untuk menjalani hidup yang lebih layak,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dra. Indra Fitriani MM.

“Para penerima diharapkan dapat mencapai keberfungsian sosial, baik sebagai individu, keluarga, maupun komunitas dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mengatasi masalah dalam kehidupan,” kata Kadinsos yang akrab disapa Fitri ini.

Dinsos Kabupaten Cirebon menjamin penyerahan bansos ATENSI sesuai dengan target. Hasil asesmen, para penerima bansos ATENSI ini seusai dengan kriteria yang telah ditentukan.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang memerlukan layanan kesejahteraan sosial, dapat terbantu dan mampu meningkatkan taraf hidupnya,” ungkapnya.

“Bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Polteksos Bandung sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata,” lanjut Fitri.

Ia juga mengatakan, bansos ATENSI yang diberikan Polteksos Bandung menjadi program yang baik. Sebab, lanjut dia, Pemkab Cirebon belum mampu melakukan sendiri, karena keterbatasan anggaran dan SDM.

Ia menyebut, kolaborasi dengan Polteksos Bandung merupakan bentuk gotong royong? agar PPKS naik kelas.

“Kalau hanya mengandalkan bantuan di setiap bulannya, berarti punya mental orang miskin. Tapi kalau kita mentalnya kaya, Insyaallah akan menjadi kaya, ditandai dengan saling memberi,” tuturnya.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan bisa berjalan dengan lebih baik lagi ke depan, dan akan lebih banyak lagi yang akan dibantu atau bentuk kerja sama oleh Polteksos. Kami sangat siap menindaklanjuti MoU pengkaderan dengan Polteksos,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Polteksos Bandung, Suharman mengatakan, Polteksos Bandung merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos RI.

Selain fokus menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi pekerja sosial, dikatakan Suharman, Polteksos juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat.

“Jadi, Bu Menteri Sosial menugaskan seluruh jajaran UPT di bawah Kemensos, agar melaksanakan pelayanan langsung ke masyarakat,” kata Suharman.

“Wilayah Kabupaten Cirebon tadinya merupakan wilayah kerja Sentra Phalamartha Sukabumi (UPT Kemensos), namun untuk 2024 ini (Kabupaten Cirebon) dialihkan menjadi wilayah kerja Polteksos Bandung,” imbuhnya.

Polteksos Bandung mengaku bakal lebih intens berkolaborasi dengan Dinsos Kabupaten Cirebon. Suharman mengatakan, permasalahan sosial yang ada di wiilayah Kabupaten Cirebon harus segera tertangani, sehingga mampu mengembangkan kemandirian masyarakat.

“Kami sekarang sudah mengasesmen 168 calon penerimaan manfaat. Dan, 92 sudah diasesmen oleh Sentra Phalamartha,” jelasnya. (Ara)

Share:

Selasa, 18 Juni 2024

Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang Hingga 18 Juni 2024

 


CIREBON, FC - UIN Siber Cirebon (Palembang, Panitia Nasional PMB-PTKIN) — Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2024, mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024.

Pendaftaran UM-PTKIN awalnya dibuka sejak 17 April -15 Juni 2024, kini diperpanjang hingga hari Selasa 18 Juni 2024 sampai batas waktu pukul 15.00 WIB.

Perpanjangan pendaftaran UM-PTKIN ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Jadwal UM-PTKIN 2024 No:B-281/PMB-PTKIN/VI/2024.

Ketua Panitia Nasional (PMB PTKIN) tahun 2024, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si. mengatakan bahwa keputusan perpanjangan masa pendaftaran UM-PTKIN dilakukan karena tingginya animo masyarakat untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, hal ini dilihat dari data panitia nasional yang menunjukkan tingginya pendaftar UM-PTKIN dalam beberapa hari terakhir dan masih banyak calon mahasiswa yang belum selesai melakukan finalisasi pendaftaran.

“Perpanjangan masa pendaftaran kami lakukan untuk memberikan peluang seluas mungkin kepada siswa-siswi di Indonesia untuk melanjutkan studi ke PTKIN”, ujar Nyayu di Palembang, Sabtu (15/6/2024).

Nyayu Khadijah melanjutkan perpanjangan waktu pendaftaran tidak akan merubah jadwal pelaksanaan ujian UM-PTKIN yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-30 Juni 2024 dan pengumuman kelulusan akan diumumkan pada tanggal 8 Juli 2024 pukul 15.00 WIB.

Nyayu Khadijah berharap waktu yang tersisa kurang lebih 3 hari lagi dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk melakukan finalisasi pendaftaran.

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa, oleh karenanya kami membuka peluang seluas mungkin kepada anak-anak bangsa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan cara memperpanjang waktu pendaftaran UM-PTKIN.” pungkasnya.

Pendafataran UM-PTKIN tahun 2024 dapat dilakukan melalui link: https://um.ptkin.ac.id

Share:

Idul Adha 1445 H, Ratusan Warga Sampiran Dapat Pembagian Daging Hewan Qurban

CIREBON, FC -  Halaman Masjid Kramat Syekh Bayanillah menggema suara takbir warga Dusun Sampiran. Kumandang suara takbir ini untuk mengiringi moment penyembelihan hewan qurban, berupa 2 ekor Sapi yang  berlangsung di Hari Raya Idul Adha, 1445 H, Senin, (17/6/2024).

Pepen, Ketua RT setempat yang juga panitia, mengatakan bahwa pemotongan hewan qurban di Hari Raya idul Adha 1445 H ini, berjalan sukses dan lancar. Dua ekor Sapi yang dipotong ini akan dibagikan kepada warga di Dusun Sampiran.

"Alhamdulillah, keluarga besar Juru Kunci Makam Kramat Syech Bayanillah, MAIN, memberikan sedekah hewan qurban 2 ekor Sapi. Dagingnya akan kita bagikan kepada warga," terangnya.

Suwati, salah satu warga setempat menyatakan rasa syukurnya setelah mendapatkan bagian dari daging sapi yang dipotong di Hari Raya Idul Adha ini. 

"Alhamdulillah, saya bersyukur di tahun ini bisa ikut merayakan memasak Daging Sapi. Jujur hampir 2 tahun yang lalu di setiap hari qurban tidak pernah mendapatkan sedekah daging qurban," terangnya. 

Suwati berterimakasih kepada panitia yang telah menyalurkan pembagian hewan qurbannya dengan adil dan merata kepada seluruh warga masyarakat di sini.

"Terimakasih juga pada keluarga besar Main, semoga Allah SWT memberkahi nya, Aamiin," kata Suwati dengan ucapan rasa syukur. (Bambang)

Share:

Senin, 17 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon : Idul Adha Momen Tingkatkan Ketaqwaan dan Kesalehan Sosial

KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi melaksanakan salat Iduladha sekaligus menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (17/6/2024).

Wahyu menyampaikan, Iduladha merupakan momen untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah, dan kesalehan sosial.

“Berkurban itu sebuah simbol ketakwaan kita kepada Allah, bagaimana membangun hubungan kita dengan Allah. Kita berkurban itu tidak hanya penyembelihan kambing dan sapi, tapi sebuah proses yang lebih luas dalam kehidupan kita,” ucap Wahyu dalam sambutannya.

“Bagaimana kita membangun kesalehan dalam sosial di antara kita, sehingga memberikan kebermanfaatan dan kebaikan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, berkurban merupakan proses pembelajaran dalam mengasah keikhlasan kepada Allah. Seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dan anaknya, Ismail AS.

Selain kesalehan sosial, ia menyebut Hari Raya Iduladha menjadi momen untuk belajar bersabar dalam menghadapi ujian.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, dirinya berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang telah menunaikan ibadah kurban.

“Semoga kita merayakan Iduladha ini dengan penuh kegembiraan,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon menyerahkan satu ekor sapi untuk kurban. “Mudah-mudahan memberikan kebermanfaatan. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi. Sekali lagi terima kasih, mari kita bangun silaturahmi lebih baik lagi,” pungkasnya. (din)

Share:

Idul Adha 1445 H, DKM Al Muhajirin Sumber Asri Distribusikan Ratusan Bungkus Daging Hewan Qurban Kepada Yang Berhak

Pendistribusian daging hewan qurban siap diberikan kepada yang berhak


CIREBON, FC - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sukses menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah, Senin (17/6/2024).

Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos Asy'ari, S.Ag kepada media menjelaskan rincian pemotongan hewan kurban di Masjid Al Muhajirin pada tahun ini.

Menurut ustadz Gaos, hewan qurban pada Idul Adha tahun 2024 ini terkumpul sebanyak 19 ekor, di antaranya 4 ekor Sapi dan 15 ekor Kambing. 

"Pada tahun ini, ada peningkatan jumlah hewan qurban. Mudah-mudahan peningkatan ini sebagai indikator semakin meningkatnya kepercayaan dari warga Sumber Asri ke DKM Masjid Al Muhajirin," terangnya.


Ustad Gaos juga menjelaskan, bahwa Idul Adha tahun ini mengambil tema "Berqurban mampu merekatkan ukhuwah untuk meraih berkah". Tujuan tema ini untuk terus membangun kekompakan dan soliditas kepanitiaan, dan semua ini adalah  untuk meraih keberkahan.

"Alhamdulillah, kepanitian bentukan DKM masjid Al Muhajirin ini, dalam praktiknya semua benar-benar kompak dan solid, sehingga dari awal pengumpulan hewan qurban sampai dengan pendistribusiannya semua berjalan baik, lancar dan sukses," jelasnya.

Sementara mengenai pendistribusian daging qurban, jelas Ustad Gaos, pendistribusiannya menjangkau masyarakat kecil yang membutuhkan termasuk yayasan di lingkungan komplek perumahan sumber asri.

"Kegiatan pemotongan hewan kurban ini merupakan bagian dari upaya DKM Al Muhajirin dalam mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Sumber Asri dan sekitarnya," ucapnya.

Selain itu, katanya, dengan adanya kegiatan pemotongan hewan kurban ini, DKM Al Muhajirin tidak hanya menunjukkan komitmen dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat peran sosial di tengah masyarakat Sumber Asri dan masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Supriadi, mengungkapkan, pihaknya berterimakasih kepada para warga yang berqurban pada Idul Adha tahun ini. Terimakasih juga diucapkan untuk para panitia yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan pelaksanaan hingga pendistribusian daging qurban. 


"Semoga semua mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT dan berbahagia di hari raya Idul Adha ini. Saya juga mengajak untuk terus menciptakan kebersamaan dan kekompakan di antara kita, yang hasilnya untuk kita, untuk lingkungan kita, untuk masjid kita dan kemajuan RW 08 dalam momentum apapun," terangnya. (din)



Share:

Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Terima Sapi Kurban dari Bank Syariah Indonesia

CIREBON, FC - UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Selasa (18/06/2024). Penyerahan bantuan hewan kurban ini diterima langsung oleh Plh Rektor UIN SSC, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., didampingi Kabag Umum dan Layanan Akademik Zaenal Arifin, S.Ag.

Acara yang berlangsung di halaman Ma’had Al-Jami’ah UIN SSC ini juga dihadiri oleh Takmir Masjid Kampus UIN SSC serta perwakilan BSI KC Cirebon Dr. Cipto. Saefurrohman Branch Manager BSI KC Cirebon Dr. Cipto., yang diwakili oleh Mirza Fachruddin Syah CBRM dan Syaefudin Juhri CBS, menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan oleh UIN SSC.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang telah terjalin, manajemen kantor pusat memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyerahkan bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi untuk dimanfaatkan di lingkungan UIN SSC,” ungkap Mirza Fachruddin Syah. Mirza dan Syaefudin berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar UIN SSC dan mahasiswa yang berada di lingkungan kampus.

Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyambut baik upaya dari BSI ini. “Tentunya hewan kurban ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Rencananya hari ini Selasa langsung akan dilaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Kampus, dan langsung dibagikan ke warga sekitar kampus yang berhak menerima daging kurban tersebut. Semoga kurban yang disalurkan lewat UIN SSC bisa membawa keberkahan bagi kedua belah pihak,” ucapnya.

Prof. Hajam juga menyinggung pentingnya kerja sama yang saling mendukung antar kedua institusi. “Populasi Indonesia yang mayoritas beragama muslim tentunya sangat terbantu dengan fasilitas perbankan yang disediakan oleh BSI,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan hubungan antara BSI dan UIN SSC semakin erat dan terus berlanjut di masa mendatang, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan kampus.

Share:

Minggu, 16 Juni 2024

Plh Rektor UIN Siber Cirebon Hadiri FGD Persiapan Pembukaan Fakultas Baru Untuk Peningkatan Tata Kelola PTKIN Se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon

 

CIREBON, FC - Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri FGD “Persiapan Pembukaan Fakultas Baru” untuk Peningkatan Tata Kelola PTKIN Se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon.

UIN Siber Cirebon (Salatiga) – Dalam rangka meningkatkan tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon, UIN Salatiga menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Persiapan Pembukaan Fakultas Baru”. Acara ini dilaksanakan dari hari Jumat hingga Minggu, tanggal 14-16 Juni 2024, bertempat di Hotel Laras Asri Salatiga ini, dihadiri oleh Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Hajam, M.Ag.

Prof Dr Hajam, M.Ag., selaku Plh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menuturkan bahwa FGD ini sangat penting untuk membahas strategi peningkatan tata kelola PTKIN. “Dalam rangka meningkatkan tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon, kegiatan yang digagas UIN Salatiga dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Persiapan Pembukaan Fakultas Baru’,” ujar Prof Dr Hajam.

Ia hadir didampingi oleh sejumlah petinggi universitas, antara lain:

Prof Dr H Jamali, M.Ag. (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan)

Prof Dr H Ilman Nafi’a, M.Ag. (Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan)

Dr H Saifuddin, M.Ag. (Dekan FITK)

Dr H Didi Sukardi, MH. (Dekan FEBI)

Edy Setyawan, Lc., MA. (Dekan Fasya)

Dr Siti Fatimah, M.Hum. (Dekan FDKI)

Dr Wakhid Nasruddin, M.Pd. (Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Administrasi Umum FUA)

Deding Sudarso, S.Ag., Nining, SE, dan Nana Mulyana, SE. (Bagian Perencanaan)

Rektor UIN Salatiga, Prof Dr Zakiyuddin, M.Ag., menekankan pentingnya FGD ini dalam memetakan isu-isu strategis terkait PTKIN yang akan dibahas dalam sidang komisi. “Komisi terbagi menjadi dua yakni Komisi I dan Komisi II yang nantinya akan disidang plenokan, kemudian akan ada perumusan rekomendasi dan kesepakatan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan kesepakatan strategis yang berguna bagi peningkatan tata kelola dan persiapan pembukaan fakultas baru di PTKIN wilayah Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon. Dengan adanya kolaborasi dan diskusi intensif ini, diharapkan PTKIN dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pendidikan tinggi di Indonesia.

Share:

Jumat, 14 Juni 2024

Himpunan Mahasiswa Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Jurusan PGMI Gelar International Education Talk Show

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Guru Madrasah Ibtidaiyah  (HIMAGUMI) dan Jurusan PGMI, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (SSC)  menggelar International Education Talk Show dengan tema “Challenges and Innovation Global Perspectives on Elementary Education in Digital Era”.

Dalam kegiatan ini juga sekaligus melaunching Mars PGMI UINSSC bertempat di Auditorium gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) lantai 5 dan melalui zoom meeting secara online.

Hadir dalam kegiatan ini, Dr Atikah Syamsi, M.Pd.I. (Wakil Dekan I FITK UIN SSC), Dr. Asep Mulyana, M.Si. (Wakil Dekan III FITK UIN SSC), Dr Ahmad Ariffudin, M.Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC) dan didampingi Idah Farida Laily, M.Pd (Sekretaris Jurusan PGMI UIN SSC). Kegiatan tersebut menghadirkan 4 (Empat) Narasumber yaitu : Prof Muhammad Ali (Dosen Universitas California, USA), Dr Ahmad Ariffudin, M.Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC), Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I (Ketua Umum PD PGMI Indonesia),  dan Lia Anggraeni, S.Pd.Gr. (Guru Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Malaysia), dan selaku moderator Ibu Yuriska  Dewi Suwarno Putri, M.Pd. (Dosen PGMI UIN SSC). 

Kegiatan disiarkan secara hybrid melalui zoom meeting dan dihadiri secara offline di Auditorium FITK lantai 5. Kamis, 13/06/2024

Syamsul Ma'arip (Ketua Umum HIMAGUMI) dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal yang diselenggarakan oleh HIMAGUMI yang mampu menghadirkan narasumber-narasumber hebat dalam ranah internasional. 

Disambutan ini pula Ketua Umum HIMAGUMI menjelaskan bahwa meski kegiatan dipersiapkan kurang dari seminggu sebelum acara tetapi Alhamdulillah kegiatan International Education Talk Show ini bisa berjalan dengan baik. 

Selain itu Ketua Umum HIMAGUMI berpesan kepada seluruh peserta Talkshow untuk mengambil pelajaran dari materi yang dipaparkan oleh narasumber dan diharapkan bisa mengikuti jejak para narasumber. 

Dr Ahmad Arifuddin, M. Pd (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC) dalam sambutannya melalu zoom meeting menyampaikan bahwa kegiatan International Education Talk Show merupakan salah satu program Unggulan dari HIMAGUMI yang dapat menjadi sarana pengembangan keilmuan, khususnya dalam ilmu pendidikan dasar. 

Lebih lanjut, pak Arif-sapaan akrabnya- berharap ke depan HIMAGUMI dapat lebih banyak membuat kegiatan-kegiatan yang tarafnya internasional guna mensupport jurusan PGMI untuk mendapatkan Akreditasi Unggul. 

Dr. Asep Mulyana, M.Si. (Wakil Dekan III FITK UIN SSC) dalam sambutan sekaligus membuka acara International Education Talkshow menyampaikan bahwa saat ini masyarakat global menghadapi tantangan di era digital. Di era digital yang semakin berkembang, masyarakat global dihadapkan pada tantangan kompleks. 

Masyarakat yang disebut sebagai masyarakat 1 dimensi ini memiliki tampilan yang sama di seluruh dunia, namun kebutuhan manusia telah digantikan dengan keinginan. Salah satu buku yang pernah beliau baca mengatakan bahwa anak-anak kecil di Amerika telah melakukan tindakan kriminal yang semakin meningkat. 

Oleh karena itu, guru-guru sekolah dasar di masa depan harus dibekali tidak hanya dengan kompetensi digital saja, tetapi juga dengan kemampuan memasukkan pendidikan karakter dalam promosi digital. 

Tampilan digital yang sangat penting ini dapat membantu murid-murid Sekolah Dasar yang kehilangan masa bermainnya. Mereka memerlukan kombinasi antara pengetahuan dan permainan untuk menghadapi tantangan di era digital ini.

Prof. Muhammad Ali, Ph.D, (Dosen University of California, USA) dalam pemaparannya  mengatakan bahwa dalam ranah global, proses pembelajaran di tingkat pendidikan dasar di berbagai negara memiliki banyak kemiripan. 

Namun, perbedaan yang mencolok dapat dilihat dari segi ekonomi negara, misalnya, di Amerika Serikat, sebagian besar pendidikan dasar telah menggunakan sumber daya digital dan jarang menggunakan buku tulis. 

Sementara itu, di Indonesia, meskipun telah terjadi transformasi pembelajaran dengan teknologi, masih banyak pendidikan dasar yang menggunakan buku tulis sebagai alat belajarnya. Belajarnya Perbedaan yang paling mencolok adalah ciri pendidikan dasar di Indonesia, yaitu pendidikan keagamaan. 

Di Indonesia, setiap murid hanya mempelajari agamanya saja. Berbeda dengan di Amerika, mereka mempelajari seluruh agama dalam satu kelas. Hal ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam pendekatan pendidikan keagamaan di kedua negara. 

Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I (Ketua Umum PD PGMI Indonesia) dalam materinya beliau menyampaikan bahwa  dalam era digital yang semakin berkembang, penerapan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi sangat penting dalam pengembangan mutu pendidikan dasar.

Sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 1940-an, AI telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan mulai tenar pada tahun 2021. Penerapan AI dalam pendidikan dasar dapat membantu dalam deteksi iklim pembelajaran, pengembangan lab virtual, serta menjadi sumber belajar yang efektif. 

Namun, dengan berkembangnya peluang tersebut, muncul tantangan integrasi akdemik yaitu meningkatnya tingkat plagiasi karena ketergantungan dalam menggunakan AI. Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I berpesan bahwa etika dalam mengunakan AI yaitu dengan mengutip dengan benar karena sesuatu yang kita kutip dari AI akan terdeteksi plagiasi, kemudian di reformulasi, sintesis dan kita riset lebih lanjut. 

Lia A.nggraeni, S.Pd.Gr. (Guru Sekolah Indonesia Kinabalu), Melalui paparannya, Lia Anggraeni, S.Pd.Gr mengulas berbagai upaya yang dilakukan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar bagi anak-anak Indonesia di Malaysia. 

Mulai dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, SMA Terbuka Jarak Jauh, hingga Community Learning Center (CLC) yang tersebar di Sabah dan Sarawak. Tidak hanya itu, Lia Anggraeni, S.Pd. Gr juga akan menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi serta inovasi-inovasi yang dikembangkan untuk menghadapi era digital saat ini.

Dr. Ahmad Arifuddin, M.Pd. (Ketua Jurusan PGMI UIN SSC), dalam pemaparannya beliau mengatakan bahwa strategi untuk menjadi guru pendidikan dasar di era digital adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Guru, pengembangan profesional, Infrastruktur Teknologi, Peningkatan akses terhadap perangkat intemet dan teknologi, menjalin Kolaborasi dan Kemitraan Kemitraan dengan sektor swasta dan organisasi nirlaba. 

Kegiatan Internasional Education Talkshow ini tidak hanya diisi dengan Talkshow, tetapi juga digunakan untuk Launching Mars PGMI UIN SSC yang dibawakan perdana oleh Harmoni PGMI. Dengan menggabungkan beberapa alat musik tradisional seperti, Angklung, Bonang, Saron, dengan alat musik modern Seperti Piano, Bass. Yang dimana Harmoni PGMI adalah salah satu grup band yang dimiliki oleh Club Diskusi Seni Budaya yang didalamnya berisi Mahasiwa PGMI yang memiliki bakat dalam seni musik. Harmoni PGMI sendiri dinaungi oleh Jurusan PGMI UIN SSC dan di koordinator oleh Departemen Minat Bakat HIMAGUMI.

Melalui acara ini,  diharapkan dapat menciptakan peluang kolaborasi, inspirasi, dan pemahaman yang lebih baik  dan mendapatkan wawasan berharga dalam International Education Talk Show ini. Kamis, 13/06/2024 (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support