Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Maret 2020

Cegah Wabah Virus Corona, Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa Giat Olahraga


JAKARTA, FC - Guna untuk menjaga stamina kesehatan badan tetap fit dan prima, Anggota Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa dipimpin langsung oleh Kapolsek  Kompol Armayni S.H, M.H melaksanakan olah raga jalan sehat mengelilingi Allianz Ecopank, Jumat (13/3), di Ancol.

Kegiatan olah raga pagi yang diikuti oleh personil Polsek  tersebut dilaksanakan dengan diawali Apel Pagi di Mapolsek  dipimpin langsung Kapolsek, setelah itu dilanjutkan gerakan pelenturan dan pemanasan tubuh. "Selesai kegiatan pemanasan dan pelenturan di Mako Polsek dilanjutkan olah raga mengelilingi Allianz Ecopank, Ancol," kata Armayni.

Setiap hari Jumat, meskipun ditengah-tengah kesibukan aktifitas bertugas, anggota tetap perlu meluangkan waktu untuk berolah raga demi kesehatan. "Dengan melaksanakan Olah raga jalan sehat ,tubuh kita akan selalu diberi kesehatan terhindar dari penyakit dan selalu siap dalam melaksanakan tugas tugas Kepolisian yaitu sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat," ujarnya. (dade)

Ingin Miliki Kendaraan Operasional, SLB Negeri Cirebon Berharap Adanya Bantuan Bupati

Kepala SLB Negeri Cirebon, Asih Roswati Dewi M.MPd
CIREBON, FC - Asih Roswati Dewi M.MPd, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cirebon mengaku, sejak 4 tahun membangun kemajuan SLB, dirinya masih kesulitan dalam mewujudkan cita-citanya untuk dapat meringankan beban orang tua siswa. Yakni penjemputan siswa SLB melalui kendaraan operasional yang dimiliki sekolah ini.

Asih berharap, Bupati Cirebon dapat tersentuh dengan kondisi SLB dan memberikan bantuan kendaraan operasional yang sangat membantu bagi kepentingan sekolah dan para siswa SLB.

"Ya, sejak memimpin sekolah ini, saya selalu berharap ada kepedulian dan bantuan dari luar bagi kemajuan SLB, terutama kendaraan operasional. Mengingat selama ini SLB belum memiliki kendaraan operasionl dan kendaraan ini nantinya digunakan untuk meringankan beban orang tua siswa, yakni melalui penjebutan siswa di rumah, ke sekolah," kata Kepsek SLB, Asih Roswati Dewi saat dikunjungi di kantornya, di Jl Arief Rahman Hakim No.33 Kabupaten Cirebon.

Ruang kerja sederhana dengan pemandangan atap plafon sudah banyak yang rusak (berlobang), Asih tampak tak merasa terganggu kenyamannya. Baginya, kenyamanan belajar di ruang kelas siswa SLB dan lingkungan sekolah lebih utama, sehingga Asih banyak mencurahkan waktunya untuk ini. 

"Gak apa-apa mas, saya selalu bersyukur, ruangan kerja ini tidak begitu menganggu bagi tugas-tugas saya sebagai kepala sekolah. Justru yang paling penting adalah  di ruang kelas bagi kenyamanan para siswa SLB. Alhamdulillah, anak-anak SLB saat KBM merasa nyaman," terang Asih, yang tengah memikirkan pula kursi roda yang sudah banyak yang rusak dan berkarat dan perlu diganti dengan kursi roda yang baru.

Pemandangan kontras juga terlihat  di ruang kerja Kepsek yang sederhana itu. Betapa tidak, deretan piala, piagam dan sejenisnya terlihat berderet di atas bufet/lemari kerja. Ini menandakan begitu banyak prestasi yang sudah di torehkan SLB Negeri Cirebon.

Saat berbincang, pemandangan lain pun terlihat oleh media ini, di mana dua siswa SLB mengetuk dan membuka pintu ruang kerja kepala sekolah dan meminta uang untuk jajan. Asih pun lantas bergegas dan mengambil beberapa pecahan uang seribuan dan memberikannya kepada siswa tersebut dan siswa pun lantas pergi meningalkan ruangan dengan perasaan senang.

Siswi SLB Negeri Cirebon tengah bermain gadget (HP Android) bersama pendampingan, guru setempat. Mereka tampak asyik dan terlihat menyenangkan.
Saat ditanya di luar ruangan, sejumlah guru mengatakan jika hal itu sudah biasa dan kerap dilakukan kepala sekolah maupun para guru SLB. Bahkan di halaman depan kantor terdapat seorang guru yang tengah bermain gadget (HP Android) bersama sejumlah siswa SLB. Mereka para siswa ternyata sudah mahir memainkan perangkat IT tersebut, yang juga mendapat pendampingan dari gurunya.

Walaupun secara mental dan fisik mereka ada kekurangan, namun siswa SLB yang berjumlahkan sekitar 172 ini, terlihat ceria dan bergembira bersama teman-teman dan gurunya. (din)

Kamis, 12 Maret 2020

Berkunjung Ke TPST Bantargebang, Pengusaha Belanda Tertarik Ingin Berinvestasi


BEKASI, FC – Kedutaan Besar Negeri Belanda dan para pengusaha dari Belanda berkunjung ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Rabu (11/03).
Hal itu, rombongan tiba di TPST Bantargebang, telah disambut baik oleh Rizky Febriyanto sebagai Kasubag TU Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dan para stafnya.
Mereka, langsung berkeliling lokasi TPST Bantargebang, dan melihat sistim pengolahan sampah yang di olah menjadi pupuk organik (Komposting), tidak hanya itu mereka melihat PLSTa TPST Bantargebang.
“Para pengusaha dari Belanda tertarik melihat kondisi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang sehingga ingin menamkan investasinya,” ujar Rizky Febriyanto. (*)

Bentuk Rasa Syukur, Kapolsek Kawasan Muara Baru Adakan Pengajian Bulanan


JAKARTA, FC - Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto mengadakan pengajian dan tausiyah. Pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat yang Allah SWT berikan.

Pada pengajian ini, tampak seluruh personil Polsek Kawasan Muara Baru, Ibu-Ibu Bhayangkari Ranting Muara Baru, masyarakat, dan tokoh agama Muara Baru khusyu mengikuti hingga selesai.

"Kegiatan pengajian ini kita laksanakan setiap bulan pada hari Kamis sore sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan dan sebagai motivasi bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Riyanto, Kamis (12/3), di Mushola An-Nur Polsek Kawasan Muara Baru.

Sementara itu, Ustadz H. Gozali selaku tokoh agama di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara yang memimpin Pengajian dan tausiyah menyampaikan bahwa kita selaku hamba Allah sudah sepatutnya kita menjauhi segala larangan Allah dan menjalankan segala perintah Allah SWT.

"Diharapkan dengan diadakannya pengajian setiap bulan ini semoga dapat mempertebal iman kita, dijauhkan dari segala dosa dan kesalahan serta dapat melayani masyarakat dengan lebih profesional," ujarnya. (dade)

SMPN 1 Lemahabang 100 Persen Siap Melaksanakan UNBK Mandiri

Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon
LEMAHABANG, FC - Sebanyak 331 peserta Ujian Siswa Siswi SMP Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 
Kepala Sekolah SMPN 1 Lemahabang, Drs Didin Jaenudin MM melalui Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan menyatakan 100 persen siswa siswinya siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.

"Kami siap melaksanakan UNBK. Persiapan kami juga sudah100 persen, karena kami sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan gladibersih yang diselenggarakan oleh seluruh siswa dan alhamdulillah tidak ada kendala, karena server dan sebagainya sudah kami cek semaksimal mungkin, sehingga tidak ada hal yang mengganggu pelaksanaan kegiatan UNBK nanti," terang Imam Mulyadi, Kamis (12/3/2020).
Kendati begitu, Imam mengaku dengan keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki, maka pelaksanan UNBK dilaksanakan secara bergelombang yakni dibagi kedalam tiga seasson. 
Gelombang pertama jam 08.00 WIB sampai dengan Jam 10.00 WIB. Gelombang kedua jam 10.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB dan  gelombang ketiga jam 13.00 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB. 
"Ada 4 mata pelajaran yang diujikan, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA," terangnya.
Sementara menyangkut kesiapan siswa, Imam menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah mempersiapkan melalui kegiatan pengayaan yang dilaksanakan pada semester ganjil, yakni di bulan September 2019.  
Sedang untuk semester genap ini, karena musim hujan, kegiatan pengayaan dilaksanakan sebelum jam KBM berlangsung dan semuanya berjalan lancar.
Demikian juga dengan persiapan lainnya, pihak sekolah sudah mengantisipasi agar siswa bisa mempersiapkan diri melalui imbauan yang diberikan para guru di sekolah, yakni agar tetap menjaga stamina, perbanyak latihan (belajar), dan menjaga dari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.


"Ini kami lakukan bagi kelas sembilan, agar mereka bisa lancar dan sukses mengikuti UNBK tanpa hambatan apapun," jelas Imam yang juga mewakili Wakasek Kurikulum SMPN 1 Lemahabang yang tengah menjalankan tugas sekolah. (din)

Rabu, 11 Maret 2020

PT Pelindo II (Persero)/IPC dan Port of Rotterdam Kerja Sama Pengembangan Logistik Maritim dan Infrastruktur


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/ IPC dan Operator Pelabuhan Rotterdam, Belanda (Port of Rotterdam) menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang pengembangan logistik maritim dan infrastruktur. 

Selama tiga tahun ke depan, kedua belah pihak menyusun program pengembangan dan manajemen pelabuhan, digitalisasi pelabuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.            

"Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat. Port of Rotterdam akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan Terminal Kijing sebagai salah satu dari tujuh pelabuhan hub di Indonesia,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Rabu (11/3/2020), saat acara  penandatanganan MoU, di IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Utara.

Dalam penandatanganan tersebut, Pelabuhan Rotterdam diwakili oleh Rene Van Der Plaas selaku Direktur Port Rotterdam International. 

Hadir juga delegasi utusan Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen. 

Sebelum penandatanganan berlangsung, Cora mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan menandatangani kerja sama guna meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, IPC akan terus mengembangkan kerja sama dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia, untuk memperluas jejaring di kancah global. 

“Dengan adanya kerja sama ini tentu ada transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas SDM,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) sebagai anak perusahaan IPC juga menjalin kerja sama dengan PT Van Oord Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama berbagai proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia. 

MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Rukindo, Wahyu Hardiyanto dan  Direktur PT Van Oord Indonesia, Mark Alexander Van Der Hoeven.

"Kami sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pelaksanaan beberapa proyek reklamasi dan pengerukan beberapa pelabuhan di Indonesia. Dengan kompetensi, pengalaman serta peralatan dan metode yang mereka punya, kita optimistis pengerjaan proyek pengerukan atau reklamasi ini bisa lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu pengerjaan,” ungkap Wahyu. (dade)

Cegah Wabah Corona, Universitas 17 Agustus 1945 Ciptakan Hand Sanitizer Bantu Masyarakat


JAKARTA, FC - Virus corona sudah masuk ke Indonesia. Kondisi ini membuat seorang pasien meninggal dunia, sementara 33 orang dinyatakan positif terjangkit virus yang memiliki nama lain Covid-2019 tersebut.

Masuknya corona membawa dampak lanjutan lainnya seperti berbondong-bondongnya masyarakat membeli masker dan hand sanitizer, sebagai upaya pencegahan. Hal ini membuat kedua barang itu menjadi langka di pasaran, atau jika ada, harganya menjadi mahal.

Menyikapi kondisi itu, Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA'45) Jakarta mencoba membantu masyarakat dengan memproduksi hand sanitizer hasil racikan mereka sendiri yang sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Upaya ini kita lakukan karena hand sanitizer langka, sudah sangat sulit ditemukan di pasaran," kataWakil Rektor II UTA '45 Jakarta, Brian Matthew Darsono, Rabu (11/3), di kampus UTA' 45 Jakarta, Sunter, Jakarta Utara.

Hand sanitizer yang mereka buat dijual di bawah harga pasaran yakni Rp 7.500 per botol. Mereka hanya menghitung biaya penyediaan botol, belum bahan baku dan lain sebagainya. Harga yang teramat murah ini dipatok, agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan cairan tersebut.

"Kita jual di bawah harga pasar, agar bisa membantu saudara-saudara kita," ujarnya.

Dalam penyediaan hand sanitizer murah ini, UTA '45 bekerja sama dengan pihak lainnya untuk pengemasan dan bahan baku. Sementara yang meracik, ialah para ahli dari Fakultas Farmasi UTA' 45.

Pada tahap awal, 2 ribu botol dijual Fakultas. Setiap orang bisa membeli dua botol.

Untuk sementara, penjualan hand sanitizer hanya dilakukan bagi internal kampus yakni kepada dosen, mahasiswa, dan warga UTA '45 lainnya.

Menurut Dekan Fakultas Farmasi UTA '45 Diana Laila Ramatillah, penjualan hand sanitizer masih dilakukan di internal lantaran mereka masih mengurus izin produksi dan izin edar ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sesuai ketentuan yang berlaku. Jika izin sudah didapat, mereka akan memasarkannya ke masyarakat luas.

"Sudah sampai Kemenkes, izin produksi dan izin edar. Mudah-mudahan tidak sampai satu bulan ini selesai," ungkap Brian .

Menurut Diana, hand sanitizer yang diproduksi sangat efektif membunuh virus, karena sesuai standar WHO yakni menggunakan alkohol jenis etanol.

"Hand sanitizer kita sesuai standar WHO karena pakai formula yang satu, pakai ethanol. Pakai etanol itu lebih efektif membunuh virus dibanding alkohol propanol. Propanol lebih efektif untuk bakteri, sementara etanol ini lebih efektif untuk membunuh virus," papar dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan UTA '45 Jakarta, Rudyono Darsono, berharap adanya kerja sama yang terjalin baik dengan seluruh pihak guna mengatasi wabah corona di Indonesia. Tak terkecuali keterlibatan para akademisi seperti yang dilakukan kampusnya.

"Kami berharap adanya kerja sama yang baik, koordinasi yang baik, antara pemerintah, pejabat-pejabat pemerintah. Antara pemerintah dengan legislatif. Antara pemerintah dengan yudikatif," kata Rudyono.

"Karena corona ini bukan masalah pribadi-pribadi lagi, tapi masalah bangsa. Dibutuhkan kesatuan, kebersamaan kita untuk mencegah, menanggulangi," imbuhnya.

Gotong-royong seluruh rakyat Indonesia dalam menanggulangi virus yang telah membunuh 4 ribu orang ini, dinilai penting. Mengingat dampak yang ditimbulkan dari keberadaan virus asal Wuhan, China ini cukup serius.

"Masalah corona ini keselamatan bangsa, karena yang dihantam corona bukan hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, mungkin juga politik, kalau terus dipolitisir, diributkan, dikaitkan dengan masalah lain, saya khawatir dengan kelangsungan bangsa kita," paparnya.

Rudyono pun meminta proses produksi dan proses penyebaran secara massal barang seperti hand sanitizer maupun masker oleh pihak-pihak yang berniat membantu, bukan mencari untung, dipermudah pemerintah. Sebab, menurutnya ada kondisi darurat di mana diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikannya. (dade)