Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 16 November 2020

Mita Sri Wahyuni Mahasiswi IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 2 Dalam Lomba Protocol Fair 2020 UNPAD Bandung

Mita Sri Wahyuni Mahasiswi IAIN  Cirebon Bangga dengan torehan prestasinya hingga dinobatkan sebagai juara 2 Dalam Lomba Protocol Fair 2020 - UNPAD Bandung


FOKUS CIREBON - Prestasi gemilang kembali ditorehkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada lomba Protocol Fair 2020 yang diselenggarakan UNPAD Bandung, Minggu, (16/11/2020).

Prestasi gemilang tersebut diraih oleh Mita Sri Wahyuni, mahasiswi aktif IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semester 5, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam '(KPI), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD).

"Yang dinilai artikulasi, cara penyampaiannya, gestur tubuh, kemudian kelancaran dalam bicara dan improvisasi yang tidak terpaku pada teksnya, alhamdulillah akhirnya keluar sebagai juara ke II," ujar Mita kepada Fokus Cirebon.

Mita mengaku, dalam kegiatan lomba tersebut sebelumnya terdapat 49 peserta, kemudian masuk pada seleksi final peserta menjadi15 irang, termasuk dirinya.

Tentu saja, keberhasilan yang mendulang prestasi ini sangat membanggakan bagi Mita Sri Wahyuni. Mahasiswa Jurusan KPI FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, termasuk membawa nama baik civitas akademika IAIN SNJ Cirebon.

"Saya berhasil menjadi juara 2 Protocol Fair 2020 yang digelar Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Minggu pada (15/11). Tentu keberhasilan ini sekaligus membawa harum nama kampus tercinta saya di kancah Jawa Barat," kata Mita lagi. 

Mita juga menjelaskan, jika lomba ini diperuntukkan untuk teman-teman mahasiswa yang punya bakat di bidang public speaking khususnya di MC.

Mita hanya kalah dari Sri Sumaldani Tunke sebagai juara 1 dari Universitas Negeri Surabaya. Sementara juara 3 diraih Irma Yuliana dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung.

Mita mengikuti lomba seputar public speaking khususnya di bagian MC atau pewara. "Kemarin saat babak penyisihan sudah ditentukan untuk membawakan acara untuk MC formal. Kemudian saat final, membawakan acara untuk MC semi formal," kata Mita.


Sebelum menampilkan kompetensinya di bidang publik speaking dan membuahkan hasil manis, Mita mengaku melakukan serangkaian persiapan. 

"Persiapannya suka latihan di depan kaca kalau malam-malam gabut, latihan pernapasan dan juga latihan vokal. Nggak lupa juga untuk menghindari makanan yang berminyak seperti gorengan dan minum air putih yang cukup," tandasnya. (Nur)

Penjajagan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pascasarjana IAIN Cirebon Kunjungi Kantor Ke Kantor Bupati.Banjar


FOKUS CIREBON, (FC) - Dalam rangka transformasi lembaga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon berikut Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus melakukan penjajagan kerjasama dengan pihak luar. 


Seperti yang dilakukan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, melalui program kampusanya, Pascasarjana IAIN Cirebon berkunjung ke kantor bupati Banjar dalam rangka penjajagan terkait Tri Dharma perguruan tinggi. 

Dr. H. Didin Nurul Rosidin, S.Ag., Ph.D. (Wakil Direktur Pascasarjana) didampingi unsur pimpinan pascasarjana menjelaskan, kunjungan tersebut dalam proses penjajagan untuk pengembangan SDM di kota banjar. 

”Menjadi titik awal bagi peningkatan SDM yang ada di kota Banjar ini, kami dari perguruan tinggi ingin berperan sebagaimana amanat UU tentang perguruan tinggi. Bahwa salah satu fungsi utama adalah pengabdian masyarakat, pengajaran dan penelitian“ katanya.

Beliau menambahkan muara dari Tri Dharma adalah peningkatan SDM. Dari hasil penelitian bahwa Indonesia cukup tercecer, dimana level pendidikan masih agak jomplang, apalagi kurang dari satu dekade ke depan, Indonesia akan mengalami bonus demografi. (Wakil Direktur Pascasarjana). Selasa(16/11)

Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon menambahkan, intinya pihaknya ingin maksimalkan perannya sebagai perguruan tinggi, adapun bentuknya bisa melalui MoU yang proposalnya sudah diterima dan dipresentasikan.

"Alhamdulillah sudah diapresiasi oleh Bupati Banjar  Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si.  Sementara itu, sekda kota Banjar. Dr. Drs H. Ade Setiana, M.Pd merespon positif ajuan IAIN Syekh Nurjati Cirebon terkait MoU implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kota Banjar," teeangnya.

Dijelaskan, perguruan tinggi mempunyai keunggulan ketajaman analisiss dan independensi yang dibutuhkan dalampengembangan daerah. 

“MoU nantinya dalamberarti umum. Karena akademik itu punya ketajaman analisis dan independensi. Dalam jangka waktu ini akan dibikin payung besar, pelaksanaannya diserahkan ke pelaksana teknis dengan tim dari IAIN Cirebon," pungkasnya. (Nur)

Upaya Tertib Administrasi, IAIN Cirebon Buka Kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Pegawai

FOKUS CIRENON - Sebagai bentuk penertiban administrasi, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar sosialisasi cara Aktivasi Akun Sistem Informasi Pegawai (SIP) bagi para pegawai, Senin (16/11) di ruang senat kampus setempat. Acara ini merupakan bagian dari upaya tertib administrasi kepegawaian berbasis sistem dan jaringan terintegerasi.

Wakil Rektor II IAIN Cirebon, Dr Kartimi MPd menjelaskan, pada era digital seperti saat sistem terpadu yang mudah dijangkau sangat dibutuhkan. Tam terkecuali pada manajemen kepegawaian di perguruan tinggi.

"Ini adalah hal yang perlu dilakukan. Karena SIP berkaitan dengan SDM di perguruan tinggi dan tuntutan administrasi yang kompleks," ungkapnya, kemarin.

Oleh karena itu, lanjut Kartimi, SIP tidak cukup dikelola secara konvensional. Harus mengguna sistem yang efektif, efisien dan mempunyai integrasi data yang terjamin. "Kita berharap bisa terintegrasi dan mudah-mudahan ke depan bisa diwujudkan," kata dia. 

SIP mencakup berbagai data dan manajemen kepegawaian. Mulai dari input data sampai laporan ke pemerintah. "Dari data pribadi, sistem pengelolaan BKD (beban kinerja dosen),  SKP (sasaran kinerja pegawai) dan seterusnya," kata Kartimi.

Hingga saat ini, baru dua item data kepegawaian yang sudah terintegerasi dalam SIP.  Yakni absensi dan LKD (laporan kinerja dosen) atau LKH (laporan kinerja harian). Namun begitu, akan ada pengembangan supaya lebih banyak sistem yang terintegerasi. 

"Hanya pada saat ini kepegawaian baru akan laiukan baru terkait dua absensi dan LKD atau LKH," terang Kartimi.

Di lokasi yang sama, Rektor IAIN Cirebon, Dr Sumanta Hasyim MAg menegaskan pengembangan SIP merupakan wujud kepedulian IAIN Cirebon pada pegawai. Lantaran, kata Sumanta, data yang terhimpun dalam SIP bisa dipakai untuk melancarkan tunjangan dan peluang karir pegawai.

"Sesungguhnya ini adalah jaringan aliran syaraf darah birokrasi yang itu semua akan nendukung memberikan gerak IAIN Syekh Nurjati. Dengan data yang valid akan berakibat pada kelancaran pada tunjuangan, menunjang karir dosen dan karyawan," tukas Sumanta. (Nur)

FKMTHI Wilayah Jawa Barat Resmi Dilantik

FOKUS CIREBON -  Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI) Wilayah Jawa Barat resmi dilantik.

Pelantikan  yang berlangsung di ruang Auditorium Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon itu mengusung tema “Merajut Loyalitas, Menuju Organisasi yang Berintegritas”. Senin, (16/11/2020)

Ketua Pelaksana, Ida Safitri mengatakan, berterima kasih sebesar-besarnya bagi yang telah menyempatkan waktu  untuk bisa hadir dalam acara ini. 

“Saya juga memohon maaf apabila dalam penyambutan maupun pelayanan dari kami selaku tuan rumah kurang berkenan,” katanya.

Ia berharap, semoga FKMTHI khususnya wilayah Jawa Barat ini mampu menjadi organisasi yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi dan menjadi wadah bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan Tafsir Hadis se-Jaawa Barat untuk menjadi lebih baik lagi.

Muhammad Maimun, Selaku pembina FKMTHI Jawa Barat menyampaikan, FKMTHI Jawa Barat ini merupakan organisasi yang menjadi pelayan dan berkhidmat untuk melayani.

“Baik FKMTHI Jabar maupun Nasional semoga semakin jaya dan menjadi tauladan bagi seluruh mahasiswa Tafsir Hadis,” kata Maimun. 

Dalam kesempatan yang sama, M. Panji Romdoni selaku Koordinator FKMTHI Jawa Barat periode sebelumnya mengatakan, Setiap setiap pelantikan maka diminta pertanggung jawabannya,  setelah itu ada proses yang harus dilewati.

“Dalam organisasi, apabila memiliki banyak kesamaan maka tentu akan bersatu, namun  apabila memeiliki banyak perbedaan maka akan berpisah” ujarnya.

Ia menegaskan, walaupun banyak perbedaan tetapi harus mencari persamaan,  persamaanya yakni sama-sama mahasiswa yang menempuh jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir dan Ilmu Hadis.

Sementara itu, Koordinator Wilayah FKMTHI Jawa Barat terpilih, M. Ulyuddin mengucapkan terima kasih kepada panitia gabungan yang berkenan meluangkan waktu dan meluangkan  kesibukan untuk kesukseskan acara ini.

“Dalam kepemimpinan saya kedepan mempunyai satu visi dalam kepengurusan, yakni  kerja sama dan sama-sama kerja,” kata Ulyu.

Menurutnya, Latar belakang yang berbeda apabila kita berproses dengan membawa nama FKMTHI Jawa Barat maka kita satu. (Fas)

Jumat, 13 November 2020

IAIN Cirebon Siap Action Menjawab Permintaan Pemkab Indramayu


FOKUS CIREBON, FC- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjawab permintaan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang menginginkan pihak kampus setempat melakukan action pembangunan di tanah yang berlokasi di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisini, Kabupaten Indramayu yang diproyeksikan untuk kampus II IAIN Cirebon, Kamis (12/11/2020).

Sumanta mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sejumlah pembangunan di tanah hibah pemerintah daerah setempat tersebut. Seperti penanaman pohon, pemagaran, perbaikan jalan, dan sejumlah pembangunan lainnya.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan penanaman pohon di sana, karena kita juga kan harus menyiapkan bibitnya dulu. Kita sudah action, ini salah satu action kita,” ungkap Sumanta.

Setelah penanaman pohon tersebut, lanjut rektor, pihaknya juga akan melakukan pemagaran dan dilanjutkan dengan memperbaiki jalan. Bahkan, kata Sumanta, infrastruktur lainnya pun perlahan akan dibangun yang pada akhirnya akan dilakukan pembangunan bangunan intinya. (Nur)

Rektor IAIN Cirebon Buka Site Plant Kampus II Di Indramayu, Ketua DPRD Dukung Penuh

FOKUS CIREBON - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag melaksanakan kegiatan Presentasi terkait agenda besar yakni transformasi dari IAIN menuju UIN Syekh Nurjati Cirebon. 


Pengembangan kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon bikin sejumlah pihak penasaran. Salah satunya Ketua DPRD Indramayu, H Saefudin, SH. Apa benar di kampus II di Indramayu bakal dikembangkan fakultas dan jurusan yang mendukung pengembangan dan pemanfaatan potensi yang ada di Bumi Wiralodra?

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta,M.Ag pun angkat suara. Sumanta menegaskan, saat ini pengembangan kampus II IAIN Cirebon terus dikebut. Bahkan pada 2022 bakal mulai dibangun sejumlah insfrastruktur pendukung. Seperti pemagaran areal kampus, akses jalan hingga penanaman pohon di areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) kampus II.

Terkait fakultas dan jurusan yang dikembangkan, Sumanta berujar d kampus II bakal dibuka fakultas rumpun keilmuan umum menjurus ke teknis dan saintek. Menurut Sumanta, fakultas keagamaan hanya dikembangkan di kampus I.

“Di Cirebon fakultas agama, di Indramayu fakultas umum. Akan dikembangkan Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan dan yang umum itu di kampus II, Indramayu,” tegas Sumanta.

Dia menambahkan, pembukaan fakultas umum sesuai dengan potensi sumber daya di Indramayu. Sehingga diharapkan bakal mampu menggaet minat mahasiswa lokal untuk melanjutkan pendidikan tinggi di tanah kelahiran.

Saat ini IAIN Cirebon tengah mempersiapkan banyak hal untuk kampus II. Mulai dari pembangunan gedung, struktur birokrasi hingga tenaga pendidik dan kependidikan. Sehingga pada saat kampus II dibuka semua unsur pendukung telah siap.

“Begitu kita buka tahun ajaran, kita sudah siapkan infrastruktur baik gedung, dosen dan strukturnya tidak satu-satu. Tapi berbarengan,” tegas Sumanta.

Mendengar penjelasan Sumanta, Ketua DPRD Indramayu, H.Saefudin,SH pun mendukung dibukannya kampus II IAIN Cirebon. “Tinggal menunggu rencana penganggaran. Dan pembangunannya lancar,” tegas Saefudin. (Nur)

Pemkab Cirebon Berikan Pengobatan Gratis Untuk 5600 Orang


FOKUS CIREBON - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 di Kabupaten Cirebon, diperingati dengan sejumlah kegiatan serba angka 56.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yaitu pengobatan gratis untuk 5600 pasien, pembagian 5.600 masker dan swab massal untuk 5.600 orang.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa dalam peringatan HKN ini, ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa menjaga kesehatannya dengan baik. Terutama kepada tenaga medis yang langsung menangani covid 19.

Imron menyebutkan, kesehatan tenaga medis sangatlah penting, ditengah wabah pandemi covid 19 ini. Karena menurutnya, beberapa puskesmas dan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Cirebon, sempat terhenti akibat adanya tenaga kesehatan yang terpapar covid 19.

"Hal tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. Jadi, tenaga medis harus selalu menjaga kesehatannya," kata Imron.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, alasan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pada HKN ini serba angka 56, dikarenanya menyesuaikan dengan peringatan HKN yang ke 56.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam HKN kali inipun, menyesuaikan dengan kondisi yang sedang dialami saat ini, yaitu terkait covid 19.

"Oleh karena itu, kami mengadakan swab massal untuk 5.600 orang dan pembagian 5.600 masker," kata Eni.

Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 150 Viral Transport Medium (VTM) kepada 60 Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, untuk memberikan semangat dan dukungan kepada tenaga kesehatan yang sedang menangani covid 19, pihakanya juga akan melakukan tepuk tangan massal selama 56 detik secara bersamaan.

"Ini merupakan bentuk dukungan kepada nakes yang tanpa lelah menangani covid 19," kata Eni. (Nur)