Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 21 Desember 2020

13 Pegawai ASN Dilantik Pejabat Fungsional, Ini Pesan Rektor IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Sebanya 13 pegawai dari jabatan administrator dan pengawas dilantik dan  diambil sumpahnya pada kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional melalui mekanisme penyetaraan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/12/2020).


Dari 13 pegawai yang dilantik, terdapat 4 perempuan dan 9 pria. 

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag membacakan naskah pelantikan. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan fakta integritas. Kemudian dilanjutkan penyerahan petikan putusan Menteri Agama kepada salah satu pegawai ASN yang dilantik.

Dalam amanatnya, Sumanta mengatakan, bahwa penyetaraan jabatan ini tidak dapat dipisahkan dari tanggungjawab sebagai abdi negara yang selalu siap menjalankan tugas.

Sumanta juga berharap semua tetap pada posisi mengabdi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi pada jabatan yang baru, tentu dituntut mampu menata dan bekerja penuh karya. 

Kita juga harus pada posisi integritas, dimana kita harus jujur, harus loyal kepada negara, kepada pimpinan dan harus dijalankan pada prilaku kita dengan penuh tanggungjawab.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kepada kita kekuatan sehingga kita dapat melaksanakan amanah ini dengan sabaik mungkin," ujarnya.

Saat dihubungi, salah satu pegawai ASN yang dilantik Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), H.Mohammad Arifin mengatakan, kinerja pegawai akan lebih terarah setelah ada perubahan. Jabatan Arifin tadinya merupakan Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Cirebon.

“Berbagai program yang telah dicanangkan dapat tercapai dengan maksimal. Dengan pelantikan ini tentunya kami akan bekerja dengan lebih baik demi kemajuan kampus dan sesuai regulasi. Program yang telah disusun pun akan kami kerjakan dengan baik demi tercapainya hasil yang maksimal,” tandasnya.


Sementara itu, kegiatan pelantikan diselenggarakan di Aula Rektorat Lantai 3. Sejumlah pejabat dilibatkan, termasuk saksi, rohaniawan dan tamu undangan. (din)

Sabtu, 19 Desember 2020

Ketua SEMA IAIN Cirebon Terpilih Sebagai Koordinator Pusat Senat Mahasiswa PTKIN se-INDONESIA

SAMARINDA (FC) -  Kabar gembira datang dari kota Samarinda. Rohmawan, Ketua Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon terpilih sebagai Koordinator Pusat pada Forum SEMA PTKIN se-Indonesia.

Terpilihnya Rohmawan ini atas hasil musyawarah Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) yang digelar selama empat hari, dari 17-20 Desember 2020 di IAIN Samarinda dan dihadiri sebanyak 20 SEMA PTKIN se-Indonesia.

Usai terpilih, Rohmawan berharap "Forum Senat Mahasiswa PTKIN Se-Indonesia ini dapat dimaksimalkan perannya dalam rangka mewadahi SDM unggul Senator Muda yang ada dilingkungan PTKIN dan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan tujuan bersama Forum tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh Mahasiswa PTKIN khususnya dan Mahasiswa Se-Indonesia umumnya.

Sementara harapan Rahmiyati, Ketua SEMA IAIN Samarinda, Forum SEMA ini kedepannya tetap solid dan selalu aktif dalam gerakan dan mengawal kebijakan di lingkungan PTKIN se-Indonesia serta kebijakan pada pemerintah di daerah maupun pusat. 

Sementara itu, kegiatan Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) Senat Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Ke 2 yang digelar oleh IAIN Samarinda, dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda Prof. Dr. H. M. Ilyasin, M. Pd, Kamis (17/12/2020) dan dihadiri oleh para pimpinan lembaga IAIN Samarinda.

Rektor IAIN Samarinda menyambut  hangat para peserta SILATNAS SEMA PTKIN se-Indonesia. Dirinya mengenalkan bahwa IAIN Samarinda adalah representasi dari 2 provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sebab IAIN Samarinda ialah satu-satunya kampus PTKIN di wilayah ini yang akan segera bertransformasi menjadi UIN.

Forum Silaturrahmi Nasional SEMA kali ini mengambil momentum yang tepat. Disaat maraknya isu intoleransi, radikalisme dan lain sebagainya di luar sana, SEMA PTKIN mengangkat sebuah tema tentang moderasi beragama yang diharapkan mampu untuk menangkal isu-isu yang ada di Indonesia ini.

Rangkaian acara yang dilaksanakan berupa Seminar Nasional yang bertemakan "Integritas Senat Mahasiswa Dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Lingkungan PTKIN", yang di isi oleh 2 narasumber yaitu Dr. Ruchman Basori M. Pd selaku Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Dirjen Pendis Kementrian Keagamaan, dan Dr. KH. Moh. Mahrus, S. Ag, M. Hi selaku Wakil Dekan 1 FEBI IAIN Samarinda.

Selanjutnya agenda kegiatan SILATNAS ini merumuskan mengenai AD/ART, pemilihan Koordinator Pusat dan Penentuan tuan rumah RAKERNAS selanjutnya.

Setelah menetapkan AD/ART yang diharapkan nantinya akan menjadi sebuah wadah yang sangat penting untuk membicarakan perihal kemahasiswaan di lingkungan PTKIN se-Indonesia.

Pada akhir persidangan menetapkan UIN Sultan Thaha Saefuddin Jambi menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional pada bulan 3 mendatang.

Agenda SILATNAS SEMA PTKIN ini ditutup oleh Dr. H. M. Abzar D., M.Ag pada sabtu sore di Auditorium 22 Dzulhijah. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada peserta atas partisipasinya untuk mengikuti agenda SILATNAS ini di IAIN Samarinda. (din)

Kabupaten Cirebon Raih Predikat Pemda Sangat Inovatif dari Kemendagri

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan predikat Pemerintah Daerah sangat inovatif dari Balai Penelitian Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri.

Predikat tersebut diberikan kepada Kabupaten Cirebon, dalam acara penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat 18 Desember, kemarin.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa Kabupaten Cirebon meraih indeks inovasi daerah sebesar 3.145, dengan jumlah total sebanyak 185 inovasi.

"Dengan rincian inovasi inisiatif 53, uji coba 71 dan penerapan sebanyak 61 inovasi," kata Imron, Sabtu 19 Desember 2020.

Imron menyebutkan, ada lima inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang mendapatkan penilaian indeks tertinggi, yaitu inovasi sistem pelayanan perizinan terpadu online DPMPTSP dan sistem informasi peresapan obat elektronik di RSUD Waled.

Sedangkan tiga lainnya, yaitu sistem informasi rekonsiliasi online (SIRAOS)-BAKD serta pendataan dan pengukuran tanah aset pemda dan updating database pertanahan yang dilakukan oleh Diskimrum.

"Yang mendapat nilai tinggi juga, yaitu Sistem Informasi Terpadu Kependudukan (Sintren), yang dilakukan  oleh Disdukcapil," kata Imron.

Imron mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, Kemendagri memberikan penghargaan terhadap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dengan dua kategori, yaitu terinovatif dan sangat inovatif.

Untuk penghargaan kategori terinovatif, diberikan kepada 10 Kabupaten/kota dan penghargaan kategori sangat inovatif, yang diberikan kepada 55 Kabupaten/Kota Se-Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Cirebon.

Penghargaan ini ujar Imron, merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, untuk memotivasi perbaikan penyelenggaraan pelayanan, yang menjadi kewenangan daerah.

"Saya ucapkan terima kasih, kepada OPD yang sudah melakukan inovasi dan semoga ini juga bisa memotivasi OPD lain untuk berinovasi," ujar Imron. (din)




 

Rabu, 16 Desember 2020

Pemkab Cirebon Terima Bantuan Empat Ventilator

FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, mendapatkan bantuan empat buah ventilator dari PT Dharma Group. Ventilator ini, nantinya akan digunakan, untuk mendukung penanganan pasien covid 19.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai menuturkan, bahwa Pemkab Cirebon mengucapkan terima kasih, atas bantuan empat ventilator ini.

Menurutnya, ventilator merupakan salah satu alat yang sangat dibutuhkan di rumah sakit. Apalagi, saat ini sedang terjadi pandemi covid 19, sehingga kebutuhan ventilator sangat terasa.

"Karena setiap hari, ventilator di rumah sakit,  ada saja yang membutuhkan," kata Hilmy, Rabu 16 Desember 2020.

Adanya ventilator ini, ujar Hilmy, sangat membantu penanganan pasien yang sedang dalam kondisi kritis, terutama untuk pasien covid 19. Rencananya, empat ventilator ini, akan digunakan untuk dua rumah sakit daerah, yaitu RSUD Waled dan RSUD Arjawinangun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan, bahwa adanya bantuan empat ventilator ini, membuat jumlah ventilator di rumah sakit daerah menjadi bertambah.

Sebelumnya, RSUD Waled sudah memiliki lima ventilator. Sedangkan di RSUD Arjawinangun, sudah memiliki sebanyak dua ventilator.

" Dua rumah sakit tersebut, masing-masing akan menerima dua ventilator," kata Eni.

Sehingga dengan adanya bantuan ini, jumlah ventilator di RSUD Waled berjumlah 7 buah. Sedangkan di RSUD Arjawinangun berjumlah 4 buah.

Eni juga mengungkapkan, ventilator merupakan salah satu alat vital yang sangat dibutuhkan di rumah sakit. Apalagi, dengan adanya pandemi sekarang ini, ventilator yang ada, sering digunakan semuanya.

"Di RSUD Waled, lima ventilator pernah digunakan semua. Sehingga adanya bantuan ventilator ini, bisa untuk jaga-jaga," kata Eni.

Walaupun mendapatkan bantuan empat ventilator, Eni berharap alat ini tidak sampai digunakan.

Sementara itu, Direksi PT Dharma Group Irianto Santoso mengatakan, bahwa empat ventilator yang diberikan untuk Pemkab Cirebon, yaitu jenis Dharcov 23s. Dharcov sendiri diambil dari (Dharma Covid).

Irianto mengungkapkan, sebenarnya perusahaannya itu, lebih berpengalaman dalam hal mesin otomotif. Namun atas permintaan presiden, mereka berupaya untuk membantu mencipatkan alat kesehatan.

"Karena saat pandemi ini, alat kesehatan memang sulit dicari. Apalagi ventilator, yang kebanyakan masih impor," ujar Irianto.

Usaha yang dilakukannya akhirnya berhasil. Dimulai pada Maret 2020 lalu, perusahaan ini akhirnya bisa menciptakan ventilator pada bulan Mei. Sedangkan izin edarnya baru bisa keluar pada Juni lalu.

Sudah sekitar 100 buah ventilator yang mereka distribusikan kesejumlah rumah sakit di Indonesia. Irianto mengungkapkan, bahwa pembuatan ventilator ini, memang benar-benar bertujuan untuk membantu pemerintah

Sehingga pihaknya tidak mengkomersialkan. Walaupun ia juga mengakui, ada sejumlah perusahaan yang membeli ventilator buatannya.

"Tapi, itu juga untuk bantuan ke sejumlah rumah sakit," kata Irianto. (Nur)

Selasa, 15 Desember 2020

Hasil Swab Ketiga, Bupati Cirebon Dinyatakan Negatif Covid 19

 

Prosesi Swab ke tiga, hasilnya Bupati Cirebon negatif covid 19.


FOKUS CIREBON, (FC) - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, dinyatakan negatif covid 19, usai menjalani uji swab yang ketiga kalinya. 

Sebelumnya, Imron juga pernah menjalani uji swab dua kali. Namun dari keduanya, hasilnya dinyatakan positif covid 19.

Saat dihubungi melalui panggilan video, Imron mengungkapkan, bahwa dirinya sudah menjalani swab yang dilakukan oleh tim kesehatan dari RSUD Arjawinangun Cirebon. 

"Hari ini sudah di swab, alhamdulillah hasilnya negatif," ujar Imron, Selasa 15 Desember 2020.

Walaupun sudah dinyatakan negatif, namun Imron belum bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Atas anjuran dari tim kesehatan, ia akan menjalani uji swab selanjutnya. 

Rencananya, Imron akan menjalani swab yang keempat kalinya besok. Jika hasilnya negatif, maka Imron sudah dinyatakan benar-benar sembuh dari virus asal Tiongkok itu. 

"Kata dokter, hasil negatifnya harus dua kali. Jadi, besok akan dilakukan swab lagi," katanya. 

Imron juga mengungkapkan, bahwa kondisi fisiknya saat ini cukup baik. Bahkan karena rutin berolahraga, berat badannya turun hingga dua kilogram.

Selain itu, kolesterol yang sempat dihawatirkan oleh tim dokter, juga sudah dinyatakan normal. Hingga hari ini, Imron sudah menjalani isolasi mandiri 15 hari lamanya. 

"Saya isolasi mulai tanggal 1 (Desember). Jadi, sudah sekitar 15 hari," ujar Imron. 

Untuk kedepannya, ia memastikan akan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, ia juga akan lebih menjaga lagi ketika bertemu dengan para tamu. (Nur)

Senin, 14 Desember 2020

Sejumlah Anggota Dewan Terkonfirmasi Positif Covid 19, Kantor DPRD Kabupaten Cirebon Lockddown 4 Hari

Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, terpaksa harus dilakukan lockdown selama 4 hari.


FOKUS CIREBON, (FC) -  Pasca diketahui adanya anggota dewan dan jajaran lainnya yang terkonfirmasi positif covid 19, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, terpaksa harus dilakukan lockdown selama empat hari.

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan mengatakan, bahwa Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, dilakukan lockdown mulai dari 12 - 15 Desember 2020.

"Keputusan tersebut, berdasarkan rapat pimpinan dewan," ujar Nanan

Diketahuinya sejumlah anggota dewan dan jajarannya terkonfirmasi covid 19, yaitu setelah Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Kabupaten Cirebon, melakukan tes swab kepada seluruh anggota dewan dan jajarannya, yang bertugas di DPRD Kabupaten Cirebon, pada 8 dan 10 Desember 2020 kemarin.

Selama dilakukan lockdown, sejumlah anggota dewan dan jajaran lainnya, akan diberlakukan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). 

"Ada beberapa kegiatan yang masih dilakukan di kantor, tapi sangat dijaga protokol kesehatannya," kata Nanan.

Masih adanya aktivitas di kantor, dikarenakan masih banyaknya agenda yang harus dilakukan oleh DPRD Kabupaten Cirebon, pada akhir tahun ini. Salah satunya, yaitu pembahasan mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Cirebon, tahun 2021.

Untuk saat ini, pembahasan RAPBD, masih dalam tahap evaluasi gubernur. Jika evaluasi dari gubernur sudah selesai, maka anggota dewan akan melakukan penyempurnaan hasil evaluasi gubernur.

"Hal tersebut sangat penting untuk segera diselesaikan. Kalau aktivitas di DPRD berhenti total, maka nantinya bisa menghambat penetapan APBD 2021," ujar Nanan.

Jumat, 11 Desember 2020

Di Swab Kedua, Bupati Cirebon Masuk Level Aman

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC) - Pasca terkonfirmasi covid 19 sepuluh hari yang lalu, Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag, menjalani uji swab yang kedua, untuk mengetahui kondisi kesehatnnya saat ini. 

Hasil yang didapatkan dari uji swab tersebut, Bupati Cirebon masih dinyatakan positif covid 19. Namun, kondisinya sudah bertambah membaik. 

Imron menuturkan, berdasarkan pernyataan tim dokter yang melakukan uji swab, saat ini dirinya berada di level 33-34.

"Level tersebut sudah aman, karena menuju sembuh. Beberapa hari lagi juga sembuh," ujar Imron, Jumat 11 Desember 2020.

Oleh karena itu, Imron juga tetap meminta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk kesembuhannya. 

Selama masa isolasi, Imron mengaku tidak merasakan gejala apapun. Pasca terkonfirmasi covid 19, ia langsung mendapatkan arahan dari tim dokter, untuk segala aktivitas yang dilakukan. 

Sehingga saat menjalankan isolasi, Imron tetap menjaga kebugaran badannya, dengan ruti melakukan olahraga. 

"Saat isolasi, saya isi kegiatannya untuk olahraga, baca qur'an dan buku," ujarnya. 

Selain itu, Imron juga menyarankan kepada warga yang sedang menjalani isolasi, agar memiliki optimisme untuk sembuh. Karena menurutnya, suasana hati yang optimis, sangat berpengaruh untuk pemulihan kesehatan. 

Imron juga kembali mengingatkan kepada warga Kabupaten Cirebon, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Terutama menerapkan Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker (3M). 

Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon ini juga, meminta kepada satgas covid 19 Kabupaten Cirebon, untuk terus melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, terkait covid 19. Karena ia melihat, cukup banyak masyarakat yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan. 

"Agar pandemi covid 19 cepat selesai, harus ada kesadaran masyarakatnya," ujarnya. (Olan)