Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 Januari 2021

Bupati Cirebon dan Wagub Jabar Temui Fadli yang Lahir Tanpa Anus

FOKUS CIREBON, (FC) - Disela kunjungan kerjanya di Kabupaten Cirebon, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, diajak Bupati Cirebon, untuk menengok Fadli Rahman (14).

Fadli merupakan warga Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, yang memiliki kelainan, karena lahir tanpa anus.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengaku siap memberikan bantuan untuk Fadli. Namun menurutnya, pihaknya masih menunggu permintaan dari Pemkab Cirebon.

"Karena disini masih ditangani oleh Pemkab Cirebon, kami menunggu saja. Biar jangan tumpang tindih. Tapi kami siap membantu, yang dirasa diperlukan," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.

Uu juga secara pribadi, siap memfasilitasi Fadli, jika ingin meneruskan pendidikan ke pesantren miliknya di Tasikmalaya. Bahkan, ia memastikan tidak ada biaya yang akan dikeluarkan oleh keluarga Fadli.

"Kalau mau mesantren di tempat saya. Di Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya, gratis," kata Uu.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada Kang Uu, yang sudah berkenan untuk diajak blusukan dan mengunjungi salah satu warganya yang memerlukan bantuan medis. 


Imron juga menuturkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan pendampingan terhadap Fadli, sampai bisa dilakukan tindakan operasi.

" Kami juga meminta doa dari seluruh masyarakat, untuk kesembuhan Fadli," kata Imron. (Nur)

Wagub Jabar Apresiasi Pemkab Cirebon dalam Tangani Bencana di Slangit

FOKUS CIREBON, (FC) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dengan didampingi Bupati Cirebon, Imron, melakukan kunjungan ke Desa Slangit Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.

Desa ini beberapa hari yang lalu, diterjang angin puting beliung, yang mengakibatkan sekitar 315 rumah warga, mengalami kerusakan.

Saat mengunjungi Desa Slangit, Uu menilai Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah sangat tanggap terhadap penanganan bencana di Slangit ini.

Karena menurut Uu, saat ini sudah terlihat banyak perkembangan yang terjadi dilokasi bencana, seperti perbaikan rumah warga yang rusak.

"Saya ucapkan terima kasih ke Pak Bupati, yang sudah sigap. Saya kesini sudah ada progress, sudah ada perbaikan rumah yang rusak," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.

Uu mengaku diutus langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk melihat secara langsung kondisi terkini Desa Slangit. Uu juga mengetahui informasi terkait bencana ini, melalui sejumlah media massa.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub memberikam bantuan berupa Sembako dan uang tunai yang merupakan CSR dari Bank BJB, sebesar Rp 350juta.

"Kami memberikan bantuan ala kadarnya. Pasti kurang, karena yang mengalami kerusakan juga banyak," ujar Uu.

Selain itu, Uu juga berharap adanya gotong royong antar warga, untuk bisa membantu warga yang terkena musibah angin puting beliung ini.

Ia meminta kepada warga, untuk tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja. Namun, jika ada yang bisa dilakukan secara gotong royong antar warga, agar bisa segera dilakukan.

"Agar proses perbaikannya bisa cepat selesai," kata Uu.

Uu juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Jabar juga memiliki dana untuk penanganan bencana. Jika dana dalam penangana  bencana ini dirasa masih kurang, ia meminta kepada Pemkab Cirebon untuk segera mengajukan, sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan. (Indah)

Rabu, 06 Januari 2021

Kabupaten Cirebon Akan Dapatkan 1,5 Juta Vaksin Covid 19

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag


FOKUS CIREBIN, (FC( - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan menerima vaksin covid 19 sebanyak 1,5 juta buah. Untuk tahap pertama, akan diterima sebanyak 8.009 vaksin, yang akan digunakan untuk memvaksin ribuan Tenaga Kesehatan (Nakes).

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, untuk tahap pertama, nakes memang yang paling didahulukan untuk mendapatkan vaksin. Karena para nakes memiliki resiko paling tinggi, terpapar virus covid 19.

"Ada sebanyak 8.009 vaksin, yang akan diberikan pada 8.009 nakes di Kabupaten Cirebon," kata Imron, Rabu 6 Januari 2020.

Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri, diperkirakan akan dimulai pada Februari nanti. Saat ini, ujar Imron, vaksin tersebut belum tiba di Cirebon.

Selain vaksinasi untuk nakes, beberapa unsur lainnya yang nanti akan didahulukan mendapatkan vaksin, yaitu anggota polisi, TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Imron juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Cirebon akan mendapatkan sebanyak 1,5 juta vaksin. Pihaknya akan memprioritaskan warga yang berumur 18-59 tahun.

" Untuk masyarakat umum, ada sekitar 1,5juta vaksin. Diperkirakan akan diberikan pada bulan april," ujar Imron.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, bahwa yang mendapatkan vaksin, memang hanya warga yang berumur 18-59 tahun.

Namun menurut Eni, warga yang divaksin nanti, akan bisa melindungi anak-anak dan lansia dari penularan covid 19.

Pelaksanaan vaksin sendiri, akan dilaksanakan di 75 fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Cirebon. Termasuk diantaranya, yaitu seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Ada 75 vaksinator. Setiap Puskesmas ada satu vaksinator," kata Eni.

Eni memastikan, bahwa seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi, sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Seluruh fasilitas yang dibutuhkan juga sudah tersedia, termasuk tempat penyimpan vaksin.

Selasa, 05 Januari 2021

Rektor IAIN Cirebon Belum Memastikan Perkuliahan Offline di Tahun 2021

 


FOKUS CIREBON, FC- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, perkuliah offline (tatap muka) di tahun 2021 belum dapat dipastikan.

Pasalnya, menurut Sumanta, semua kegiatan harus terintegrasi dengan pusat, yakni Kementerian Agama RI. Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku masih belum mendapat kabar terkait kapan akan diberlakukannya perkuliahan offline.

Ya, belum ada informasi kapan waktunya, kita harus sabar, karena memang kita terintegrasi dengan pusat dan saat ini pemerintah masih terus berjuang melawan virus Covid-19 dengan berbagai cara dan sekuat tenaga, nanti kita tunggu saja informasi selanjutnya,” kata Sumanta usai penanaman pohon di lahan tanah seluas 8.450 M2, GSP Karya Mulya, Selasa (5/1/2021).

Dia mengungkapkan, pihaknya pun sebenarnya sangat berkehendak kondisi kembali stabil. Namun, dirinya pun meminta semua pihak harus mengerti dan menyadari, sebab risiko penularan Covid-19 masih terus berlangsung di tanah air.

Kendati begitu, lanjut Sumanta, kampus yang dipimpinnya ini sudah mempersiapkan berbagai upaya, termasuk berbagai kegiatan yang wajib dilakukan oleh semua sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Disinggung soal kesiapan UIN di tahun 2021, Sumanta menegaskan, semua sudah berjalan baik. Pihaknya tinggal menunggu tahapan-tahapan selanjutnya.

“Sudah siap semua, tinggal menunggu Menteri PAN-RB saja, yang pasti UIN sudah siap dijalankan di kampus ini,” tandas Sumanta. (Nur)

Rektor IAIN Cirebon Belum Bisa Memastikan Kuliah Offline 2021

Rektor IAIN SNJ Cirebon (tengah) bersama Wakil Rektor II (sebelah kanan) dan Direktur Pasca Sarjana IAIN Cirebon (sebelah kiri).


FOKUS CIREBON, (FC) - Desakan masyarakat yang meminta kuliah offline di tahun 2021 masih belum terjawab. Hal itu dipastikan oleh keterangan Rektor IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag usai penanaman pohon di lahan tanah seluas 8.450 M2,. GSP Karya Mulya, Selasa (5/1/2021).

Menurut Sumanta, semua terintegrasi dengan pusat, yakni Kementerian Agama RI. Hingga saat ini masih belum ada kabar terkait kapan akan diberlakukannya perkuliahan offline (tatap muka).

"Ya, belum ada informasi kapan waktunya, kita harus sabar, karena memang kita terintegrasi dengan pusat dan saat ini pemerintah masih terus berjuang melawan virus covid 19 dengan berbagai cara dan sekuat tenaga, nanti kita tunggu saja informasi selanjutnya," kata Sumanta.

Sumanta juga sebenarnya sangat berkehendak kondisi kembali stabil namun semua harus mengerti dan menyadari, sebab resiko penularan pandemi covid 19 masih terus berlangsung di tanah air.

Kendati begitu, kampus sudah mempersiapkan berbagai upaya, termasuk prokes yang wajib dilakukan oleh semua civitas akademika IAIN SNJ Cirebon.

Disinggung soal kesiapan UIN di tahun 2021, Sumanta menegaskan semua sudah berjalan baik, pihaknya tinggal menunggu penyerahan kepada pihak MenPAN-RB saja.

"Sudah siap semua, tinggal.menunggu Menteri PAN-RB saja, yang pasti UIN sudah siap dijalankan di Kampus ini," tandas Sumanta. (din) 

Tema 'Indonesia Rukun' Pada Upacara HAB Ke 75 Diikuti Ratusan Pegawai IAIN SNJ Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) -  Terik sinar matahari yang berbalut udara sejuk pagi menyinari halaman depan kantor Rektorat IAIN Cirebon. Di halaman ini tampak barisan putih hitam dan putih biru berbaris rapih bersama unsur pimpinan IAIN Cirebon untuk melaksanakan kegiatan Upacara Hari Amal Bakti (HAB) Ke 75, Selasa (5/1/2021).

Upacara yang digelar pada pukul 07.15 WIB ini, melibatkan unsur Menwa sang pengibar bendera merah putih serta Pramuka dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM).

Dalam upacara tersebut disegarkan dengan sejumlah informasi beasiswa juga Keputusan Presiden dalam pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN yang sudah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun, dengan kriteria tertentu.

Pada upacara ini juga dibacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia yang disampaikan langsung oleh Inspektur Upacara, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg.

Disebutkan sejak Kementerian Agama diresmikan.pada 3 Januari 1946 banyak sudah torehan sejarah yang dibangun dalam rangka menuju cita cita Indonesia

Selain itu Kementerian Agama RI selalu membangun kehidupan bertoleransi yang merupakan penjabaran dari Pancasila dan UUD 1945.

Niatkan semangat baru untuk membangun Kementerian agama, termasuk kinerja dan pelayanan, juga pelayanan haji dan umroh. Kemudian juga penguatan moderasi beragama, juga terus merawat persaudaraan, ini semua untuk mewujudkan cita cita  Indonesia dan berada pada kebangsaan yang damai dan rukun.

"Mari mengedepankan akal sehat dan hikmat di dalam menyikapi persoalan kebangsaan di negara ini. Jadikanlah agama sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan berbangangsa dan bernegara dengan terus merawat persaudaraan," ujar Sumanta dalam sambutannya. 


Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag saat melakukan penanaman pohon pertama dilahan lingkungan Perumahan GSP, Karya Mulya.

Usai Upacara HAB Ke 75, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lahan Perumahan GSP, Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Pada kegiatan penanaman pohon ini mengambil tema 'Hijau Kampus ku, Semangat Kuliah ku'. 

Sementara itu, Pranata Humas, H. Muhamad Arifin M.PdI, menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon di tanah seluas 8 450 M2 merupakan rangkaian kegiatan yang dilangsungkan pasca Upacara HAB Ke 57.  

"Alhamdulillah, semua rangkaian kegiatan berjalan lancar.  Mulai dari pelaksanaan Upacara HAB ke 57, sampai dengan kegiatan penanaman pohon. Semua ini tentu berkat kerjasama yang baik dari semua unsur di civitas akademika IAIN Cirebon," ucapnya saat ramah tamah usai penanaman pohon di Perumahan GSP, Karya Mulya. (din)
 



Bahas Proyeksi Pembangunan 2021, DPRD dan Pemkot Cirebon Perkuat Sinergitas

FOKUS CIREBON, FC – Di awal tahun 2021, DPRD dan Pemerintah daerah  Kota Cirebon membahas proyeksi program pembangunan melalui coffee morning, di ruang Griya Sawala gedung DPRD, Selasa (5/1).

Dalam pembahasan ini, upaya memperkuat sinergitas pun dilakukan melalui penyatuan pandangan antara legislatif dan eksekutif. 

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah SSos menjelaskan, coffee morning bersama eksekutif menjadi sangat penting sebagai upaya memperkuat sinergitas dan sinkronisasi. Terutama berkaitan dengan program bantuan sosial kepada masyarakat, dimana proses penyelenggaraannya diupayakan melalui pokok pikiran DPRD. 

Pria yang akrab disapa Andru itu mengatakan, topik utama yang mengemuka saat rapat berlangsung yaitu merencanakan bagaimana penanggulangan dan pencegahan Covid-19 pada tahun 2021. Menurutnya, penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Cirebon sudah tergolong baik, maka harus dilanjutkan pada tahun 2021.

“Artinya, catatan tahun lalu menjadi evaluasi dan menyusun rencana yang lebih baik lagi untuk menyelesaikan masalah Covid-19 termasuk dampaknya. Kami menginisiasi dalam penanganan dan pencegahan. Pandemi ini belum berakhir. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Andru

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs Nasaruddin Azis SH menyampaikan awal tahun 2021 ini, ada aura semangat yang berbeda di DPRD Kota Cirebon untuk membangun daerah. Semangat tersebut tersampaikan melalui pertemuan santai antara legislatif dan eksekutif. Momentum ini menjadi pemacu semangat untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. 

“Pertemuan ini membuat semangat membangun sinergitas di tahun 2021 di tengah kesulitan pandemi Covid-19  bisa teratasi. Sinergitas dan koordinasi antara legislatif dan eksekutif, saya yakin optimis akan berjalan dengan baik lagi,” kata Azis. (din)