Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 Februari 2021

Kadisdik Kabupaten Cirebon Lantik Ketua MKKS Terpilih Periode 2021-2024

FOKUS CIREBON, FC - Tahapan pemilihan yang dilakukan secara profesional dan demokratis, akhirnya membuahkan keputusan bagi Drs DidinJaenudin M,M sebagai Ketua MKKS periode 2021-2024.

Pelaksanaan pemilihan yang gelar di Apita Hotel, Sabtu (19/2/202),  dihadiri Kepala SMPN sekolah se – Kabupaten Cirebon.

Pada kegiatan ini, Didin Jaenudin maju kembali mencalonkan diri dan dalam proses pemilihan tersebut, Didin Jaenudin akhirnya melenggang dengan mudah karena calon lainnya mengundurkan diri dan menjadi calon tunggal. 

Didin Jaenudin pun akhirnya langsung dikukuhkan dan dilantik saat itu juga oleh Kadisdik Drs.H Asdullah Sam Anwar menjadi Ketua MKKS di periode 2021- 2024 .

H.Asdullah berharap siapapun yang terpilih jadi Ketua MKKS hendaknya bisa bersinergi dan dapat membantu dan bekerja sama dengan kepala sekolah orang tua siswa juga yang lainya.

"Pemilihan Ketua MKKS adalah suatu hal yang biasa dan MKKS di bentuk di semua kota kabupaten agar bisa membantu kerja kepala sekolah," tandasnya.

Ketua terpilih Drs.Didin jaenudin M,M. juga menyampaikan bahwa dirinya dengan pengurus baru akan bersinergi dengan kepala sekolah media juga orang tua siswa dan mengarah ke arah lebih baik untuk pendidik di kabupaten Cirebon .

Lebih lanjut Didin Jaenudin juga mengatakan bahwa dengan kondisi Covid-19 ini juga jadi kendala di setiap sekolahan karena menurutnya tidak semua kepala sekolah atau sekolah dapat menjalankan pembelajaran jarak jau ( PJJ) karena setiap lokasi sekolah berbeda beda .

"Ada yang sekolahnya mampu melaksanakan dengan tidak terkendala baik sinyal dan para siswanya memiliki hp ya bisa menjalankan pelajaran cukup dengan PJJ saja namun ada juga yang tidak cukup dengan PPJ karena terkendala," pungkasnya. (Hafiz)

Jumat, 19 Februari 2021

Bupati Cirebon Minta PMII Mampu Bersinergi dan Beri Solusi

Bupati Cirebon, H Imron M.Ag saat membuka acara MAPABA XV PMII, Rayon Pelangi Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (19/2/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag membuka secara resmi Mapaba XV PMII, Rayon Pelangi Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Gedung PCNU Kabupaten Cirebon, Jumat (19/2/2021). 

Acara tersebut diikuti sekitar 76 anggota mahasiswa baru PMII serta beberapa kampus di Cirebon dan berlangsung selama tiga hari. 

"Saya diminta untuk membuka acara Mapaba PMII, karena saya juga alumni PMII tahun 1983. Sehingga ini merupakan salah satu ajang silaturahmi dengan sahabat-sahabat PMII Cirebon," kata Bupati Imron. 

Imron mengatakan, PMII Cirebon harus mempunyai andil dalam permasalahan yang ada di masyarakat. 

Menurutnya, sebagai mahasiswa harus ada kepedulian. Karena dalam organisai itu selain membaca, mereka juga harus mempelajari permasalahan sosial yang ada di masyarakat. 

"Mereka harus membantu masyarakat yang sedang mempunyai masalah baik segi ekonomi maupun sosial. Serta para kader PMII juga harus mempunyai solusi bagaimana cara mengatasinya," kata Imron. 

Imron mengajak para mahasiswa untuk membantu pemerintah dalam berbagai hal. Tidak hanya memberikan mengkritik. Akan tetapi bisa memberi solusi dan bersinergi dengan pemerintah daerah di masa pandemi Covid-19 ini. 

"Mari para mahasiswa khususnya PMII Cirebon untuk ikut menyosialisasikan bahaya Covid-19 kepada masyarakat dengan solusinya 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," katanya. 

Selain itu, Imron mengatakan, PMII oraganisasi mahasiswa yang sangat besar. Sehingga apa yang dilakukan di masa pandemi ini nantinya bisa membantu pemerintah daerah untuk mengatasi pandemi ini. 

"Pemda Cirebon sekarang sedang ada program vaksinasi Covid-19. Sehingga kami meminta agar teman-teman PMII Cirebon agar bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat umum bahwa vaksin itu aman dan halal," katanya. 

Ia berharap, agar PMII Cirebon bisa lebih maju lagi dan solid lagi. "Mari  bersama-sama dengan Pemerintah daerah untuk terus berkomunikasi dan diskusi untuk kemajuan yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Kamis, 18 Februari 2021

Pemda Kota Cirebon Fasilitasi Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif

Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati


FOKUS CIREBON, FC - Wadah ini diharapkan bisa menggandeng pelaku ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Cirebon.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat membuka Rapat Koordinasi Pelaku Ekonomi Kreatif dalam Rangka Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Kota Cirebon di salah satu hotel di Kota Cirebon, Kamis, (18/2/2021).

“Kalau ditanyakan wadah ini perlu, yes. Karena wadah ini nantinya yang akan menggairahkan perekonomian di Kota Cirebon dengan aktivitasnya masing-masing," tuturnya.

Dijelaskan Eti, masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun telah mengubah pola dan kebiasaan hidup masyarakat.

“Banyak pula sektor yang terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Eti. Salah satunya pariwisata.

Menurut Eti, sangat banyak pelaku industri pariwisata yang harus gulung tikar karena tidak sanggup bertahan di masa pandemi ini.

Untuk membangkitkan kembali sektor kepariwisataan di masa adaptasi kebiasaan baru ini, maka gerakan pemulihan ekonomi kreatif dilakukan.

“Kenapa ekonomi kreatif? Karena ini yang bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,” tegas Eti.

Untuk itu, Pemda Kota Cirebon, dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP), menginisiasi rapat koordinasi ekonomi kreatif.

“Ini sebagai upaya awal Pemda Kota Cirebon untuk membangkitkan sektor ekonomi kreatif,” ungkap Eti.

Sementara itu Kepala DKOKP Kota Cirebon, Drs. Agus Suherman, SH., MH., menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini diikuti oleh 70 orang yang merupakan perwakilan dari 16 kelompok pelaku ekonomi kreatif di Kota Cirebon. 

"Mulai dari pelaku seni, pelaku film, UMKM, dan usaha jasa lainnya. Semua memiliki keterwakilan,” ungkap Agus.

Kedepannya, lanjut Agus, diharapkan forum ekonomi kreatif di Kota Cirebon bisa menggandeng semua komponen dan pelaku ekonomi. Sehingga usaha mereka bisa berkembang, setelah sempat terjatuh di masa pandemi Covid-19, dan kembali mengangkat kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. (Nur)


Mahasiswa IAIN Cirebon Raih Medali Emas Pada Kompetensi Sains Indonesia Bidang Matematika

PRESTASI NASIONAL : Tiga mahasiswa IAIN SNJ Cirebon berprestasi nasional di ajang KSI bidang matematika. (foto/ist)

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus Cyber Islamic University, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Di mana ketiga mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Cirebon mampu mendulang prestasi yang membanggakan, yakni medali emas, perak dan perunggu pada ajang Kompetensi Sains Indonesia (KSI) bidang matematika tingkat nasional.

Ketiga mahasiswa tersebut, masing-masing 1. Iman Sariman, kelas 2C meraih medali emas. 2. Allifah, kelas 4E meraih medali perak dan 3. Siti Aah Safaatul Udma, kelas 2B mendapatkan medali perunggu.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirrebon, Dr H Farihin M.Ag menyampaikan, atas nama civitas akademika dan juga pimpinan, pihaknya merasa senang sekaligus bangga atas prestasi mereka di ajang nasional pada even KSI Bidang Matematika. 

Artinya bahwa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa berkompetisi dengan Perguruan Tinggi lain, yang notabene sudah beken dan paforit.

"Ya bangga dan senang, karena prestasi ini diraih oleh mahasiswa kita di tingkat nasional, karena bisa berkompetisi dengan perguruan tinggi yang notabene sudah beken dan paforit," katanya, Kamis (18/2/2021).

Iman Sariman saat dihubungi fokuscirebon.com menyatakan bahwa dirinya mengaku tidak ada persiapan apapun seperti yang lainnya. Iman hanya belajar seadanya dan tidak membeli buku apapun.

"Jujur, Iman ngga ada persiapan yang matang seperti yang lain, Iman hanya belajar seadanya aja. Iman nggak beli buku apapun, dan nggak belajar siang malem, normal aja," kata peraih medali emas di ajang KSI bidang matematika.

Kendati begitu, Iman Sariman memberikan pesan, yakni cuma satu, belajar giat saja nggak cukup, karena semua yang diraih itu atas kehendak Allah SWT, tetapi usaha dan doa itu perlu.

"Jadi tetap semangat bagi yang belum berhasil meraih rangking, dan yang ada niatan buat ikut, giatkan lagi belajarnya, tentunya dengan diiringi usaha yang serius dan doa," tandasnya.

Demikian juga diungkapkan Allifah, bahwa dengan prestasi yang diraihnya, dirinya benar-benar merasa bahagia karena bisa membuat orang tua bangga. Rasa bahagia juga lahir karena bisa mengharumkan nama baik kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya Jurusan Tadris Matematika.

"Ya, saya sangat bahagia, karena di saat pandemi covid 19 seperti ini, saya masih bisa mengikuti ajang lomba dan berprestasi. Saat itu, saya hanya belajar dan berdoa dan alhamdulillah meraih prestasi," tuturnya

Allifah juga menjelaskan tentang kondisi perlombaan yang dilaksanakan secara online ini. Menurutnya saat perlombaan tersebut yang dibutuhkan hanya ketelitian, ketepatan waktu dan sinyal yang memadai.

"Prestasi ini memang membahagiakan, dan sebelumnya saya selalu ingat pesan guru saya yang membuat saya untuk berprestasi, yakni belajar itu ibadah dan prestasi itu dakwah," katanya.

Hal senada juga disampaikan Siti Aah Safaatul Udma, bahwa dirinya sama dengan apa yang dilakukan dua teman berprestasi lainnya, yakni belajar dan berdoa.

Tanpa itu rasanya akan berat meraih prestasi. Apalagi peserta yang ikut dalam ajang lomba tersebut berasal dari perguruan tinggi ternama, tentu raihan prestasi ini sangat membahagiakan semua.

Sementara itu, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan rasa syukurnya atas raihan prestasi yang membanggakan sekaligus menggembirakan. 

"Ini bukti bahwa kita mampu bersaing di level nasional dan prestasi ini sangat luar biasa. Semoga ini bisa menjadi motivasi tersendiri dan kita mampu membuktikan prestasi lainnya di level nasional pada ajang lainnya," pungkas Arifin. (din)


Satgas Penanganan Covid-19 Monitoring Prokes di Perum GSI Tukmudal Sumber

FOKUS CIREBON, FC.- Satuan Gugus (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan di Perumahan Griya Sumber Indah (GSI), Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kamis (18/2/2021). 

Monitoring tersebut dilakukan Bupati Cirebon Imron, M.Ag, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE.,M.Si, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, dan sejumlah pejabat lainnya. 

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyebut, Perumahan GSI yang berada di Kecamatan Tukmudal, masuk ke dalam zona merah (risiko tinggi) penyebaran wabah.

Sedangkan, desa/kelurahan lainnya di Kabupaten Cirebon berada di zona orange serta kuning. 

"Tukmudal ini merupakan daerah yang ada di wilayah ibukota kabupaten, sehingga mobilitas masyarakatnya tinggi dan banyak interaksi keluar. Maka dari itu, perlu adanya pemantauan," kata Imron saat melakukan monitoring. 

Selama pandemi Covid-19, kebijakan lockdown tiga kali dilakukan di Perumahan GSI Tukmudal. Hingga saat ini, masih ada warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 

Imron mengatakan, pembatasan aktivitas masyarakat pun masih diterapkan di wilayah tersebut. Pihaknya meminta masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah. 

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon pun baru menyasar kepada 7.203 orang, sedangkan sasaran utama dalam program tersebut 1,5 juta orang. 

"Perlu ada kesadaran semua, karena Covid-19 tidak akan pergi kalau semuanya tidak disiplin," katanya. 

Lurah Tukmudal, Baihaqi, mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi di Perumahan GSI hingga saat ini mencapai 154 orang. Namun yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 15 orang. "Kasus tersebut dari tahun lalu sampai saat ini," katanya. (Maulana)

Tokoh Agama Diminta Ikut Mengedukasi Warga dalam Program Vaksinasi Covid-19


FOKUS CIREBON.- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cirebon untuk ikut berperan aktif dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Menurutnya, para tokoh agama sangat berperan penting dalam pencegahan maupun program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon. 

"Kalau para tokoh agama yang turun ke masyarakat seperti kiai, pendeta maupun tokoh agama lainnya untuk ikut mengedukasi terkait Covid-19,  setidaknya mereka bisa percaya," kata Imrom saat membuka acara dialog dengan FKUB Kabupaten Cirebon di Ruang Paseban Kantor Setda, Kamis (18/2/2021).

Imron mengatakan, dampak akibat pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan di seluruh dunia, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. 

Namun demikian, kita terus berupaya untuk memulihkan keadaan di masa pandemi ini. 

"Mari bersama-sama untuk ikut berperan memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini. Para tokoh agama pun mari bersama membantu pemerintah daerah untuk mewujudkannya sehingga Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19," kata Imron.

Ia pun meminta, di masa pandemi ini para tokoh agama, selain membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19, juga bisa mengedukasi masyarakat terkait bahaya ajaran terlarang di Indonesia. 

"Di masa pandemi ini, menjadi kesempatan bagi sejumlah orang untuk mempengaruhi atau mencuci otak orang yang dalam segi agamanya kurang meskipun segi pendidikan tinggi. Sehingga mereka akan cepat terjerumus dalam ajaran-ajaran yang terlarang. Maka dari itu, kami mengajak para tokoh agama untuk bisa membentengi umatnya agar tidak terjerumus," katanya.

Selain itu, kata Imron, pemerintah daerah juga sedang mencanangkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19. 

"Pemkab hingga saat ini masih melakukan vaksinasi untuk para tenaga kesehatan. Nanti juga kita akan vaksinasi untuk pelayan publik serta masyarakat. Kami berharap para tokoh agama bisa ikut menyosialisasikan program vaksinasi ini karena vaksin ini aman dan halal," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani mengatakan, pihaknya akan membantu pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan vaksin serta prokes di masa pandemi ini. 

Menurutnya, para pemuka agama banyak peluang untuk didengar oleh umat maupun jemaahnya. Sebab, masih banyak warga percaya apa yang diomongkan oleh panutannya. 

"Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar. Nah vaksin ini merupakan ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19. Bagaimanapun kita hanya manusia kita hanya bisa berusaha," kata Kiai Wawan. 

Wawan menegaskan tentang vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah ini merupakan bagian dari ibadah. 

"Kalau kita sedang menjaminkan kesehatan maka dalam pandangan agama, itu sama halnya dengan ibadah kita," katanya. 

Lebih lanjut Wawan mengatakan, pemerintah tidak mungkin sembarangan untuk menyatakan bahwa vaksin itu aman dan Halal. Sebab, di dalam MUI tersebut banyak kiai dan orang-orang yang ahli di sana. Dalam prosesnya pun pasti tidak sebarangan sampai dinyatakan vaksin itu aman dan halal. 

"Maka dari itu kita mengajak kepada masyarakat jangan takut divaksin karena vaksin itu aman dan halal," katanya. (Nur)

Pengurus ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Resmi Dilantik


PELANTIKAN ORMAWA : Wakil Dekan III FUAD, Dr H Anwar Sanusi M.Ag melantik Pengurus ORMAWA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, masa bakti 2021-2022, Kamis.(18/2/2021) di Auditorium Gedung ICC, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC -  Aktivitas organisasi kemahasiswaan siap tancap gas, mengingat pelantikan  pengurus ORMAWA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (18/2/2021) resmi dilantik. 

Sebelumnya, pelantikan pengurus ORMAWA FUAD untuk periode 2021-2022 sempat tertunda, namun akhirnya pelantikan dapat  dilangsungkan di gedung ICC IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.

Keterlambatan pelantikan yang semula akan digelar pada Rabu (17/2/2021) atas dasar pertimbangan Ketua Pelaksana pelantikan ORMAWA FUAD, Jaenal Abidin.

Pihaknya mempetimbangkan penundaan pelantikan tersebut,  disebabkan karena adanya kendala tempat, namun satu hari berikutnya pelantikan sukses digelar.

"Keputusan penundaan pelantikan, karena kondisi gedung yang tengah direnovasi. Tapi alhamdulillah, sehari berikutnya pelantikan bisa langsung digelar dan mengikuti aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pembatasan peserta dan berjaga jarak," kata Ketua Panitia, Jaenal Abidin.

Di gedung ICC, pelantikan terlihat berjalan khidmat dan lancar. Acara  diawali dengan sambutan Ketua  Pelaksana, selanjutnya Ketua SEMA demisioner dan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan III FUAD sekaligus pelantikan.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, mantan ketua SEMA, Eva Zulfauzah periode 2020-2021 dan Dr. Anwar Sanusi, M.Ag selaku Wakil Dekan III Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah.

Usai pelantikan, acara dilangsungkan dengan pengucapan ikrar pelantikan yang dibacakan oleh Wakil Dekan III dan diikuti oleh perwakilan pengurus periode 2021-2022. 

Isi ikrar tersebut “Pantang menyerah, pantang berputus asa, dan pantang meninggalkan organisasi dalam kondisi apapun, ketidaksetiaan terhadap pimpinan adalah suatu bentuk pengkhianatan”.

"Maksud pembacaan ikrar ini, agar para pengurus berjanji dan akan bertanggung jawab apa yang telah menjadi tanggung jawabnya," jelas Jaenal Abidin. (Eva/Nisa)