Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 Agustus 2021

Dirjen Pendis Kementerian RI Buka Secara Online PBAK IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON -  IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan pembukaan Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara VIRTUAL. 

Pada kegiatan tersebut diawali dengan sambutannya Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Muh. Ali Ramdhani, MT, menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir ini, karena pandemi covid 19 yang masih mendera bangsa indonesia dan juga umat manusia dipelbagai belahan dunia

"Kita dipertemukan secara virtual termasuk dalam momentum Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)," ujarnya. 

Dalam pertemuan ini, Dirjen Pendidikan Islam juga menyampaikan selamat kepada mahasiswa-mahasiswa baru yang telah lolos seleksi dari ribuan calon mahasiswa yang antri daftar di PTKI dan diterima di pilihan jurusannya masing-masing. 

“Pilihan anda sudah sangat tepat menjadi bagian dari kampus kebanggaan Indonesia, karena PTKI adalah masa depan Indonesia dan Indonesia masa depan” terangnya  dihadapan seluruh peserta kegiatan PBAK Virtual ini. 

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan sebagai manusia yang hidup di abad ini, kita sedang memasuki sebuah era yang disebut dengan era revolusi industri 4.0, sebuah era yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat dengan ciri yang menonjol kehidupan yang memerlukan dukungan teknologi dan kita harus bersahabat dengan teknologi, mahasiswa harus bisa beradaptasi terutama dengan kemungkinan mesin menggantikan pekerjaan lulusan perguruan tinggi, mahasiswa harus dididik dengan pengetahuan dan keterampilan yang belum bisa dilakukan oleh mesin, kecerdasan buatan/artificial intelligences. Rabu (18-08)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Ilman Nafi’a, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan acara pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2021/2022 diikuti oleh 3100 mahasiswa dan dilaksanakan dengan metode online sesuai dengan petunjuk teknis dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan Kasubdit Sarana, Prasarana, dan Kemahasiswaan Kementerian Agama. 

Dengan tema PBAK “Generasi Unggul Intelektual, Emosional, dan Spiritual dengan Kompetensi Digital”, kegiatan PBAK virtual dapat terlaksana karena bantuan dan dukungan dari panitia dan tim teknis.

Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr. H. Sumanta, M.Agmemberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan PBAK IAIN Syekh Nurjati Tahun 2021 disertai dengan pemukulan gong, dalam sambutannnya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan 2 hal.

Pertama, ucapan tahniah ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, saat inilah kita memasuki pintu gerbang untuk mengasah kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. 

"Di lembaga ini kita akan bergabung, kita akan menjadi keluarga besar, yang satu dengan yang lainnya saling bersinergi untuk memajukan lembaga dan untuk membesarkan diri kita masing-masing," ujarnya. 

Kedua, ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa baru yang telah memilih IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi kawah candradimuka, penggemblengan diri, pendewasaan menjadi pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah. (din) 

Selasa, 17 Agustus 2021

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sampaikan Pesan Presiden RI Pada Upacara HUT RI Ke 76

FOKUS CIREBON - Upacara HUT RI Ke 76 di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan pesan penting kepada seluruh civitas akademika IAIN Cirebon. Hal itu disampaikan langsung oleh  Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag selaku Inspektur Upacara. 

Upacara sendiri dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, dengan Pengibar Bendera Merah Putih dari UKK Menwa, dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) yang mengiringi penaikan bendera dengan lagu Indonesia Raya. 

Dalam pesannya, Inspektur Upacara, Sumanta, mengingatkan bahwa krisis, resesi dan pandemi itu seperti api.  

"Kalau bisa kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari. Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi juga menguatkan. Kita ingin pandemi ini memerangi kita untuk malas diri,  memperbaiki diri, dan menguatkan diri dalam menghadapi tantangan masa depan," jelasnya dihadapan seluruh peserta Upacara, Selasa (17/8/2021).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini juga menjelaskan, pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, yang mengajarkan, dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat kepada kita, beban yang penuh dengan resiko dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya. 

"Semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita dialah. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepanasan dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah," terangnya. 

Sumanta juga menegaskan, di tengah dunia yang penuh diskusi sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani untuk mengkreasi hal-hal baru, merupakan fondasi untuk membangun Indonesia maju. 

"Kita telah berusaha mengimigrasi ke cara-cara baru di era revolusi industri 4.0 ini, agar bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif. Adanya pandemi Covid 19 ini, akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita," paparnya.  

Dengan demikian, ujar Sumanta, kita jaga keseharian kita,  disiplinkan diri dalam protokol kesehatan, serta saling menjaga dan membantu. Tidak ada orang yang bisa aman dari ancaman Covid 19, selama masih ada yang menderitanya. 

"Saya menyadari adanya kepenatan, kejenuhan, kelemahan, kesedihan, dan kesusahan selama pandemi Covid 19 ini. Saya juga menyadari, begitu banyak kritikan kepada pemerintah, terutama terhadap hal-hal yang belum bisa kita selesaikan," terangnya. 

Kritik yang membangun itu sangat penting, dan selalu kita jawab dengan pemenuhan tanggungjawab, sebagimana yang diharapkan rakyat. 

"Terimakasih untuk seluruh anak bangsa yang telah menjadi bagian  dari warga negara yang aktif, dan terus ikut membangun budaya demokrasi. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, yang menjadi semboyan bulan kemerdekaan pada tahun ini, hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disupsi. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, hanya bisa dicapai jika kita semua bahu membahu dan saling bergandengan tangan dalam satu tujuan," tandas Sumanta saat membacakan isi pesan HUT RI Ke 76 Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo. (din) 


Jadikan HUT Ke-76 RI untuk Wujudkan Indonesia Lebih Tangguh dalam Hadapi Semua Persoalan

KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan HUT-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 secara sederhana di Kantor Setda, Selasa (17/8/2021). 

Dalam upacara tersebut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih. 

Tampak hadir, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si bersama unsur Forkopimda, Para Veteran Kemerdekaan dan para undangan. 

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, melalui momentum upacara HUT Kemerdekaan tahun ini diharapkan bisa mewujudkan Indonesia menjadi tangguh dalam menghadapi semua persoalan, terutama pada pandemi Covid-19. 

"Peringatan tahun sekarang sama seperti tahun lalu dilakukan secara sederhana sesuai prokes. Sebab, pandemi Covid-19 masih ada. Akan tetapi perayaan ini tidak mengurangi rasa khidmat sesuai pesan-pesan dari patriot pendahulu kita yang merebut kemerdekaan," katanya.

Imron mengungkapan, kemerdekaan merupakan rahmat dan anugrah yang tak ternilai dari Allah yang telah diperjuangkan oleh para pejuang dengan linangan air mata, keringat dan darah. Bahkan dengan mengorbankan jiwa raga. 

"Kemerdekaan ini merupakan titik awal bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan semua harapan berbangsa dan bernegara yang tertuang dalam UUD 1945," katanya.

Imron menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk mengikuti vaksinasi yang sudah diadakan oleh Pemkab Cirebon untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Kami menargetkan 70 persen warga Kabupaten Cirebon sudah divaksin untuk mencapai kekebalan tubuh. Tujuannya adalah untuk melindungi 30 persen kelompok yang tidak boleh divaksin seperti orang mempunyai penyakit bawan dan anak dibawah 12 tahun," katanya. 

Selain itu, Imron mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan di masa pandemi ini agar Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19. 

"Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sejahtera sesuai amanat kemerdekaan. Juga agar terselenggaranya kesinambungan sendi-sendi perekonomian, khususnya di Kabupaten Cirebon," katanya. (Bam) 

425 Napi Peroleh Remisi di HUT Ke-76 RI

 


KABUPATEN CIREBON - Pada Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, Kabupaten Cirebon, memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman kepada 425 narapidana (napi). 

Menurut Kepala Lapas (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon Nur Bambang Supri Handono, mereka yang mendapatkan remisi sudah memenuhi syarat dan aturan yang berlaku.

"Seperti berkelakuan baik, sudah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan, dan menjalani 1/3 masa pidana," katanya.

Diungkapkannya, dari 425 narapida tersebut, sebanyak 156 mendapatkan remisi 5 bulan, 106 remisi 4 bulan, 62 remisi 3 bulan, 51 remisi 6 bulan, 49 remisi 2 bulan, dan 1 remisi 1 bulan.

"Pertimbangan pemberian remisi mengacu kepada aturan yang ada. Dan ada yang langsung bebas juga sebanyak 48 orang," tuturnya. 

Diakui Bambang, di lapas yang dipimpinnya itu terdapat 628 narapidana. "Sebenarnya, idealnya hanya menampung 430 narapidana," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, berpesan, narapida yang memperoleh remisi agar bisa ‎memperbaiki diri dan kembali lingkungan masyarakat dengan baik.

"Mereka yang di penjara itu sebenarnya disayang Tuhan. Sebab, mereka diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Setelah keluar nanti, diminta untuk patuh terhadap aturan negara," katanya.‎ 

Data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), jumlah narapidana di seluruh Indonesia yang dapat remisi di HUT ke-76 RI sebanyak 134.430. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.491 orang di antaranya langsung bebas.

Menkumham Yasonna Laoly menyebutkan, penerima remisi tersebut diharapkan bisa menunjukkan sikap lebih baik setelah terbebas dari hukuman atau yang saat ini masih menjalani hukuman.

"Selamat menjalani kebersamaan di tengah keluarga. Selamat merajut kembali tali kebersamaan dengan lingkungan masyarakat," kata Yassona yang disampaikan secara virtual.

Yassona pun mengingatkan, kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan agar bekerja secara ekstra. Menurutnya, Covid-19 masih mengancam, termasuk di dalam lapas. (Heri) 

Senin, 16 Agustus 2021

Forkopimda Simak Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

KABUPATEN CIREBON - Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka sidang tahunanan bersama MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI tahun 2021 secara daring di gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Senin (16/8/2021).

Dalam acara yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Cirebon, dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag dan Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si.

Dalam pidato kenegaraan yang dibacakan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo laporan Kinerja Lembaga-lembaga Negara dan Pidato dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kemudian, menyampaikan pula pidato pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2021-2022 yang akan dimulai pada pukul 10.30 WIB dan dibuka Ketua DPR RI.

Dalam kegiatan tersebut, 60 orang yang hadir secara fisik adalah Presiden dan Wakil Presiden RI, Pimpinan DPR RI (5 orang), Pimpinan MPR RI (10 orang), Ketua Fraksi/Kelompok DPD RI (10 orang), Ketua Fraksi di DPR RI (9 orang), Pimpinan DPD RI (4 orang), Perwakilan subwilayah (4 orang), serta Pimpinan lembaga tinggi negara (Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), dan Ketua Komisi Yudisial (KY)).

Selain itu, hadir juga dari unsur pemerintah antara lain Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.

Sedangkan undangan yang mengikuti secara virtual, antara lain mantan presiden (3 orang), mantan wakil presiden (4 orang), mantan Ketua MPR (2 orang), mantan Ketua DPR (4 orang), dan mantan Ketua DPD (4 orang). 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon,  Moh. Lutfi mengatakan, dalam pidato Presiden RI Joko Widodo memberikan pesan penting terkait semangat Indonesia di masa akan datang. 

Menurutnya, semua harus tetap kuat dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan semua kebijakan yang pro kontranya.

"Kita harus bisa melewati masa-masa berat selama pandemi ini. Oleh karena itu, semua pihak harus bersinergi dan berkolaborasi untuk memastikan Covid-19 ini selesai," kata Lutfi. 

Lanjut Lutfi, pesan Presiden Jokowi, semua harus mendorong berinvestasi serta hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. 

"Dengan adanya pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih besar dan berkulitas dan produktif," katanya. 

Lutfi menjelaskan, di masa pandemi ini, pemerintah pusat memastikan UMKM harus bisa  masuk ke dalam ekonomi digital. Bahkan UMKM yang masuk di ekonomi digital baru  22 persen atau kurang lebih 14 juta UMKM di Indonesia. 

"Kita berharap Kabupaten Cirebon bisa ikut memastikan pembangunan UMKM secara ekonomi digital dengan cara mengupgrade dengan menaikan kelas UMKM serta mengsinergiskan  dengan industri pasar dan komponen permodalan," kata Lutfi.

Ia mengungkapkan, dalam pidato kenegaraan, hal ini merupakan tujuan bagus dan mulia perlu didorong untuk memastikan khususnya Kabupaten Cirebon agar lebih baik lagi.

Selain itu, lembaga negara harus berkolaborasi dengan semua pihak. Pasalnya saat ini banyak kritikan pro maupun kontra. 

"Maka dari itu kita harus bisa menjawab kritikan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dan pesan Presiden Jokowi sangat strategis dan harus ditindaklanjuti ditingkat daerah karena dengan semangat pembangunan diharapkan pembangunan di Kabupaten Cirebon lebih baik lagi," katanya. (Bam)

Jumat, 13 Agustus 2021

Pemda Kota Cirebon Apresiasi Berbagai Bantuan Bagi Warga di Tengah Covid 19

CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon berterima kasih kepada siapa pun yang membantu warga Kota Cirebon di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri penyaluran 150 paket sembako untuk warga Kota Cirebon di aula kantor Kecamatan Kesambi, Jumat, 13 Agustus 2021.

“Saya sangat apresiasi dan ucapkan terima kasih,” ungkap Eti.  

Apalagi, lanjut Eti, pandemi Covid-19 masih terjadi. Sehingga uluran tangan dari organisasi, lembaga maupun masyarakat yang mampu sangat dibutuhkan. 

“Pemerintah Daerah Kota Cirebon tidak bisa sendiri menghadapi pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Bantuan yang diberikan oleh PT Indomarco Prismatama hari ini merupakan bantuan kedua yang diberikan untuk masyarakat Kota Cirebon. “Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga kami,” kata Eti.

Sementara itu, atas nama warga, Camat Lemahwungkuk, Adam Wallessa, S.STP., M.Si., juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Insya Allah bantuan ini akan bermanfaat untuk warga,” kata Adam.

Di tempat yang sama, Brand Manager PT Indomarco Prismatama, L. Sanjaya Trio Purnomo menjelaskan, pihaknya membagikan 150 paket sembako untuk warga di tiga kecamatan.

“Masing-masing Kecamatan Kesambi, Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Lemahwungkuk,” jelasnya.

Sanjaya juga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga yang saat ini tengah dilanda kondisi tidak mudah.

Dijelaskan Sanjaya, bantuan untuk dua kecamatan lainnya di Kota Cirebon, yakni Pekalipan dan Kejaksan, sudah mereka berikan. Sehingga bantuan yang diberikan hari ini ditujukan untuk 3 kecamatan lagi di Kota Cirebon.

“Ini bukan bantuan yang terakhir. Untuk CSR berikutnya akan kita koordinasikan kembali,” katanya, seraya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga semuanya dapat beraktivitas normal kembali. (din)

Kamis, 12 Agustus 2021

KH Wawan Arwani M.Ag : Diesnatalis Harus Menjadi Momen Reflekasi Untuk Menatap Masa Depan Lembaga


Ketua Senat Institut IAIN SNJ Cirebon bersama Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam moment refleksi ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (12/8/2021).


FOKUS CIREBON, FC -  Diesnatalis ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharap menjadi momen reflekasi bagi kalangan civitas akademika IAIN Cirebon. Apalagi diesnatalis IAIN Cirebon ke 56 ini baru digelar di periodisasi ini, sehingga keberadaannya sangat penting bagi IAIN Cirebon ke depan, Kamis (12/8/2021).

Ketua Senat Institut Agama Islam Negeri Cirebon, KH Wawan Arwani M.Ag menyatakan, selain sebagai bentuk refleksi, diesnatalis ini sesungguhnya menggelar banyak kegiatan, namun karena terkendala pandemi covid 19, kegiatan terpaksa dilaksanakan pasca acara diesnatalis. 

"Kita akan menggelar sejumlah kegiatan, selain ziarah, salah satunya adalah saresehan alim ulama se-wilayah 3 Cirebon," katanya.

Saresehan alim ulama ini, kata Wawan sudah direncanakan lama, terlebih IAIN Cirebon akan menjadi UISI, maka bagaimanapun sebagai institusi yang mengembangkan pemahaman ajaran keislaman tentu saja salah satu langkah strategisnya adalah berbicara dengan ulama.

"Apalagi kita tahu bahwa  Cirebon ini dikelilingi dengan pesantren-pesantren besar yang potensinya sangat luar biasa, sehingga untuk hal-hal tertentu tentu akan sangat baik untuk melangkah ke sesuatu yang baru, kemudian kita bersilaturahmi, bertukar pikiran dan memohon dukungan dan doa para alim ulama," terangnya.


Wawan juga menegaskan, seiring dengan usia yang terus bertambah, maka tentu ada target peningkatan yakni mutu dan terjemahan mutu di sini ada banyak indikatornya, baik mutu akademis maupun mutu administrasi, termasuk pelayanan dan partisipasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan diesnatalis ini menjadi pijakan dan membuka mata kita bersama, bahwa keberadaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon masih terus eksis dan ke depan semakin memberikan banyak manfaat kepada sebanyak mungkin orang. Maka inilah semangat kami dalam melaksanakan diesnatalis ini," tandasnya. (din)